Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 9892

600 Karyawan Swasta di Batam Terkonfirmasi Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (27/9/2020) sebanyak 1.548 orang dan dari jumlah tersebut lebih dari separuhnya berprofesi sebagai karyawan swasta.

Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, saat ini sudah 600 karyawan swasta di Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Temuan paling banyak terjadi pada minggu kedua dan ketiga September. Karyawan swasta yang terkonfirmasi positif Covid-19 paling banyak terdapat di dua kawasan industri yang berada di Muka Kuning.

Berikut 5 daftar pekerjaan warga Kota Batam yang paling banyak terkonfimrasi positif Covid-19:

1. Karyawan swasta 600 orang
2. Ibu Rumah Tangga 175 orang
3. Tenaga Kesehatan 148 orang
4. Wiraswasta 131 orang
5. Pelajar 115 orang

Daftar warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan pekerjaan.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan, dari hasil penyelidikan epidemiologi
terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal ini kata dia, sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal itu nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker. Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

Depresi karena Pekerjaan, Pria di Bengkong Coba Bunuh Diri

0

batampos.co.id – Warga Bengkong Sarmen dihebohkan dengan tingkah Ari Apriana. Pria 35 tahun ini mencoba bunuh diri dengan melompat dari lantai dua Masjid Al-Amin, Minggu (27/9) pagi.

Beruntung, dalam aksi tersebut, Ari hanya mengalami luka di bagian kepala. Kemudian, ia dievakuasi ke RS Harapan Bunda untuk menjalani perawatan.

Kapolsek Bengkong, AKP Yuhendri, mengatakan, aksi Ari pertama kali diketahui Imam masjid bernama Sultan. Saat itu, Sultan melihat Ari berada di lantai dua.

”Saksi langsung menyuruh korban ini untuk turun. Karena rencananya pintu lantai dua masjid akan ditutup,” ujar Yuhendri.

Melihat saksi mendekat, Ari langsung melompat ke arah samping masjid. ”Korban ini baru pertama terlihat di masjid.”

Usai membawa korban ke RS Harapan Bunda, pihaknya melakukan pencarian keluarga Ari. Dari keterangan keluarganya, Ari dalam beberapa pekan terakhir memang mengalami depresi.

”Dari keterangan keluarganya, korban ini sering linglung. Sering diam dan terkadang berbicara sendiri,” ungkapnya.

Dari keterangan keluarga, kata Yuhendri, Ari mengalami depresi akibat permasalahan pekerjaan. ”Tapi belum kita pastikan. Karena korban belum bisa dimintai keterangan,” tutupnya. (*/jpg)

Pasien Covid-19 Bertambah, Segini Jumlah Sekarang…

0

batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam bertambah 34 orang para Minggu (27/9/2020) dan didominasi oleh karyawan swasta.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan, temuan kasus baru itu terdiri dari 15 orang laki-laki dan 19 orang perempuan.

“Totalnya ada 34 orang,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dari hasil penyelidikan epidemiologi
terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Jumlah pasien Covid-19 Kota Batam hingga Minggu (27/9/2020).

Hal ini kata dia, sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal itu nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker. Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Dengan adanya penambahan tersebut, saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sebanyak 1.548 orang.

Dengan rincian 974 orang dinyatakan sembuh, 47 orang meninggal dunia, 525 dalam perawatan dan 3 orang dalam persiapan evakuasi ke rumah sakit.(*/esa)

Pelaku Rapid Test Cabul Ditahan Polisi

0

batampos.co.id – Polresta Bandara Soekarno Hatta resmi menahan terhadap tersangka EFY, seorang tenaga kesehatan yang diduga melakukan tindakan asusila dalam kasus rapid test di Bandara Soetta beberapa waktu lalu. Penahanan ini dilakukan usai aparat kepolisian berhasil menangkap tersangka di Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara pada Jumat (25/9).

“Sudah ditahan sejak kemarin, Sabtu 26 September 2020,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Alexander Yurikho dikonfirmasi, Minggu (27/9).

Tersangka EFY dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama. Aparat kepolisian akan menyelesaikan pemberkasan terhadap perkara tersebut. “Sudah cukup (pemeriksaan saksi dan korban). Alhamdulillah sudah masuk pemberkasan,” ucap Alex.

Penangkapan terhadap EFY dilakukan setelah sebelumnya menghilang. Dia berharap, penahanan terhadap tersangka dapat membuka secara jelas terkait dugaan pelecehan seksual, penipuan dan pemerasan yang disangkakan terhadap EFY.

“Banyak pertanyaan lain yang bisa terjawab untuk dapat kami sampaikan ke masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, viral sebuah kabar di media sosial bahwa telah terjadi pelecehan seksual di Bandara Soekarno Hatta. Kisah ini dibagikan oleh perempuan berinisial LHI, 23, selaku pemilik akun Twitter @listongs.

LHI menyebut pelecehan itu terjadi saat dia melaksanakan rapid test yang disediakan oleh Bandara Soekarno Hatta sebagai syarat perjalanan menuju Nias, Sumatera Utara, pada Minggu (13/9). Hasil rapid tes itu dinyatakan positif oleh sang dokter.

LHI kemudian memutuskan membatalkan perjalanan ke Nias karena takut menularkan virus. Ditambah, dia meresa perjalannya ke Nias tidak begitu mendesak.

Namun, oknum dokter tersebut menawarkan bantuan memanipulasi data rapid test. Dia kemudian meminta uang Rp 1,4 juta kepada korban. Bahkan dokter tersebut sempat mencium dan meraba payudara korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan, tersangka EFY sudah dibebastugaskan oleh PT Kimia Farma. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga telah memastikan bahwa oknum dokter EFY tak terdaftar sebagai anggotanya.

Dalam kasus ini, polisi menjerat EFY dengan pasal berlapis, termasuk pasal pencabulan. EFY disangkakan melanggar Pasal 289 KUHP tentang pencabulan dan atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau Pasal 268 KUHP tentang pemerasan. (*/jpg)

Dinginnya, Ternyata Segini Suhu Udara di Batam Sekarang

0

batampos.co.id – Suhu udara di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada malam hari terasa cukup dingin yaitu mencapai 23 derajat celcius.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Hang Nadim Batam, Rizky Fatimahtuzzuhro Widowati, menyampaikan, suhu udara di Kota Batam terasa lebih sejuk terutama saat malam hari.

Sementara pada malam hari suhu udara mencapai 30 derajat celcius. Suhu inipun jauh lebih rendah dibandingkan beberapa hari terakhir yang mencapai 31 hingga 32 derajat celcius.

“Untuk cuaca hari ini diprakirakan berawan dan hujan pada siang hingga sore hari,” jelasnya, Senin (28/9/2020).

Sementara untuk kecepatan angin diprakirakan 30 kilimeter/jam dengan kelembabab udara 70 hingga 95 persen.

BMKG juga memprakirakan pada Senin (28/9/2020) Kota Batam akan diguyur hujan pada siang hingga sore hari.(*/esa)

85 Persen Guru Ngaku Kuota Umum 5 GB Tidak Cukup

0

batampos.co.id – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) melakukan survei terkait dengan kebutuhan kuota siswa dan guru. Hal itu dilakukan pada rentang waktu 24-26 September 2020 dengan 2.074 responden dari kalangan siswa, guru dan orang tua.

Hasil survei tersebut, diisi oleh responden guru sekitar 13,8 persen. Kemudian untuk responden siswa ada 43,6 persen dan orangtua ada 42,6 persen.

Hasil survei menunjukkan bahwa berdasarkan pengalaman pembelajaran, untuk kuota siswa, hanya 21,7 persen responden yang mengaku cukup dengan kuota umum 5 GB. Selebihnya beranggapan kuota tersebut kurang karena biasanya kuota yang digunakan lebih dari 5 GB untuk mengakses segala jenis aplikasi.

“Sementara untuk kuota guru persentasenya lebih kecil lagi, hanya 15 persen guru yang menyatakan cukup dengan Kuota Umum 5 GB,” ungkap Wasekjen FSGI Fahriza Marta Tanjung dalam Rilis Survei Bantuan Kuota Internet dan Dukung Penyederhaan Kurikulum 2013 secara virtual, Minggu (27/9).

Siswa sebanyak 21,7 persen menyatakan bahwa kebiasaan belajar siswa ini cukup dengan kuota 5 GB, itu sudah sesuai dengan kegiatan belajar mereka. Tapi sisanya sekitar 79,3 persen itu ternyata tidak cukup dengan total 5 GB kuota belajar 35 GB.

Begitu juga dengan guru, dalam kebiasaan guru-guru mengajar hanya 15 persen guru yang menyatakan kuota umum 5 GB dan kuota belajar 37 GB cukup bagi mereka.

“Sementara sisanya sekitar 85 persen yang 5 GB itu tidak cukup, hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masing-masing itu berbeda-beda, tidak bisa disamaratakan karena memang metode pembelajaran juga berbeda-beda disesuaikan kondisinya masing-masing,” ujarnya. (*/jpg)

Maling Motor Babak Belur Dihajar Warga, Kejadiannya di Perumahan Cendana

0

batampos.co.id – Pardi alias Rangga, babak belur dihajar warga Perumahan cendana, Batam Kota, Sabtu (26/9/2020) malam.

Pria 32 tahun ini tertangkap tangan saat hendak mencuri
sepeda motor. Ia dipergoki oleh pemilik motor tersebut.

Informasi yang didapatkan, Pardi bersama rekannya mengendarai sepeda motor dan masuk ke perumahan tersebut.

Kemudian, pelaku menuju ke kos-kosan di Perumahan Cendana Tahap 6, lalu mengincarsepeda motor Suzuki Satria FU 6332 GH, yang diparkir di teras kamar kos.

”Saya pas keluar dari kos, lihat dia (pelaku) menggeser dan mengengkol motor saya. Lalu langsung (tancap) gas motornya,” ujar Ari, pemilik sepeda motor seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Melihat aksi pelaku, Ari langsung mengejar dan menarik motor miliknya tersebut dari belakang.

Akibatnya, ia terseret hingga luka di bagian tangan dan kaki.

”Waktu motor itu digas, langsung saya tarik. Dia terjatuh, dan langsung saya teriak,” katanya.

Menurut Ari, pelaku beraksi bersama rekannya. Namun, rekan pelaku berhasil kabur dari kejaran warga.

”Saya hanya fokus ke pelaku yang mengambil motor saja. Satu
lagi kabur dengan motor yang dibawanya sendiri,” ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Marganda Pandapotan, mengatakan, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Batam Kota.

Barang bukti yang diamankan di antaranya kunci T dan motor Suzuki Satria FU 6332 GH.

”Kita masih melakukan pengembangan. Diduga pelaku beraksi bersama rekannya,” kata Marganda.

Dengan kejadian ini, Marganda mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Di antaranya, menggunakan kunci ganda saat memarkir motor.

”Modusnya pelaku ini berkeliling ke perumahan menggunakan sepeda motor bersama rekannya untuk mencari target,” tutupnya.(jpg)

Pembelian Gas Melon Pakai Kartu Brizzi Batal, Penyebabnya…

0

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam membatalkan rencana pembelian gas melon atau elpiji bersubsidi kemasan 3 kilogram (kg) menggunakan kartu Brizzi.

Hal itu karena kondisi masyarakat yang banyak kesulitan di masa pandemi covid-19.

Dilansir dari Harian Batam Pos, Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, rencana pembelian gas melon dengan kartu Brizzi sebenarnya bertujuan agar penyaluran gas bersubsidi itu tepat sasaran.

”Jadi, kan rencananya kalau ada yang beli gas melon, harus menunjukan kartu Brizzi. Nah, kartu ini hanya diperuntukkan bagi warga kurang mampu,” ujar Gustian, Minggu (27/9/2020).

Apalagi selama ini, banyak warga mampu yang memanfaatkan gas melon untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha.

Padahal, gas bersubsidi itu mestinya diperuntukkan bagi warga miskin atau tak mampu.

Menurut Gustian, rencana penerapan itu sudah dibicarakan dengan Pertamina, dan perusahaan pelat merah itu sepakat dengan rencana tersebut.

Kemudian, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke beberapa kelurahan. Namun, tiba-tiba terhenti karena pandemi covid-19.

”Awalnya sudah fix (tetap), tapi melihat kondisi seperti ini, tak mungkin rencana tersebut dilangsungkan. Lihat kondisi masyarakat serbasusah juga. Jadi kami batalkan dulu rencana itu,” terangnya.

Ilustrasi gas tiga kilogram. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Di sisi lain, Gustian menegaskan bahwa persediaan gas melon di Batam cukup hingga akhir tahun 2020.

Pihaknya sudah mengkalkulasi berapa jumlah warga miskin, pangkalan dan agen LPG bersubsidi.

Mengenai adanya kelangkaan, menurut Gustian, itu karena tak adanya pengawasan dari Pertamina. Pertamina dinilai tak melakukan pengawasan saat penyaluran elpiji ke pangkalan.

”Pengawasan Pertamina ke pengecer tak ada. Sementara mereka juga tak berkoordinasi dengan kami dalam pengawasan, mereka mengambil alih sendiri,” pungkas Gustian.

Sebelumnya, rencana penerapan sistem distribusi secara langsung untuk elpiji 3 kg akan dilakukan tahun ini.

Masyarakat yang boleh membeli gas bersubsidi tersebut, hanya yang memiliki kartu khusus sesuai arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sementara itu, Manager Communication and CSR MOR I Pertamina, Roby Hervindo, mengatakan, belum ada arahan lebih lanjut dari Kementrian ESDM terkait sistem distribusi elpiji tepat sasaran.

Namun pada prinsipnya, Roby menegaskan bahwa Pertamina siap melaksanakan arahan pemerintah.

”Jadi saat ini masih dengan sistem distribusi yang sudah ditetapkan pemerintah selama ini,” katanya.(jpg)

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 3.874

0

batampos.co.id – Positif Covid-19 di tanah air bertambah 3.874 kasus baru pada Minggu (27/9). Kini sudah 275.213 orang di Indonesia terinfeksi Covid-19. Sementara DKI Jakarta masih menjadi penyumbang tertinggi sebanyak 1.217 kasus.

Dalam laman Covid19.go.id, Minggu (27/9), sebaran positif tertinggi kedua ditempati oleh Jawa Barat 437 kasus. Jawa Tengah 258 kasus. Jawa Timur 220 kasus. Dan Sumatera Barat 216 kasus.

Angka kasus kesembuhan bertambah 3.611 dalam sehari. Paling banyak pasien sembuh terjadi di Jakarta sebanyak 1.297 pasien. Kini sudah 203.014 orang sembuh dari Covid-19.

Sedangkan angka kematian bertambah 78 jiwa dalam sehari. Paling banyak kasus kematian terjadi di Jawa Timur sebanyak 16 jiwa. Total kini sudah 10.386 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19.

Pasien berstatus suspek sebanyak 129.553 orang. Spesimen harian yang diperiksa sebanyak 37.272 spesimen.

Sementara sebaran kasus positif semakin meluas di tanah air. Kini bertambah lagi 2 kabupaten kota terdampak Covid-19. Sudah 497 kabupaten kota terdampak. Namun, ada 6 provinsi di bawah 10 kasus.(jpg)

Kasus Covid-19 di Batam, 1.514 Positif, 942 Sembuh, 43 Meninggal Dunia, 527 Dalam Perawatan

0

batampos.co.id – Hingga Sabtu (26/9/2020) jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 1.514 orang, terdiri dari 759 wanita dan 755 orang pria.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui dari 1.514 warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19, 942 orang dinyatakan sembuh.

Kemudian 43 orang meninggal dunia, 527 orang dalam perawatan dan 2 orang dalam persiapan evakuasi ke rumah sakit.

Pada Sabtu (26/9/2020) diketahui ada 50 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Dengan rincian 14 orang bergejala, 15 orang tanpa gejala dan 21 orang kontak erat dengan pasien Covid-19.

Selain itu pada sabtu (26/9/2020), juga diketahui 108 orang warga Kota Batam dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Mayoritas mereka yang sembuh masuk dalam klasifikasi asimptomatik atau tanpa gejala.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Sabtu (26/9/2020).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu lanjutnya sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah,” jelasnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)