Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10278

Bertambah Satu Lagi Pasien Covid-19 di Kota Batam, Lokasinya di Kelurahan Jabi

0

batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah pada Kamis (21/5/2020). Pasien nomor 79 tersebut diketahui bermukim di Kelurahan Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi, Kusmarjadi, menjelaskan, pasien tersebut berjenis kelamin pria dan sudah dirujuk ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) di Galang.

“Benar dan itu berdasarkan hasil tracing tim Puskesmas,” ujarnya, Kamis (21/5/2020).

Petugas medis RS Bhayangkara Polda Kepri mengambil darah salah seorang warga Batam untuk di tes menggunakan rapid test. Foto: Polda Kepri untuk batampos.co.id

Didi mengatakan, pasien baru tersebut masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Hal itu dikarenakan pasien tersebut tidak merasakan apapun yang berkaitan dengan Covid-19.

“Informasi yang kita terima dia (pasien Covid-19,red) kerap berbelanja ke Pasar Jodoh dan dia berjualan di rumahnya,” tuturnya.

Pihaknya juga belum mengetahui dari mana pasien tersebut terinfeksi Covid-19.

“Kita masih melakukan penyisiran,” katanya.(esa)

Dompet Dhuafa Kepri dan MTT Telkomsel Bagikan Parcel Ramadan

0

batampos.co.id – Dompet Dhuafa Kepulauan Riau (Kepri) kembali berupaya menghadirkan kebahagiaan untuk masyarakat pra sejahtera di Kota Batam.

Kali ini 130 paket kado pangan disalurkan Dompet Dhuafa Kepri berkolabarasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT).

“Parcel Ramadan dalam program Kado Pangan ini Bagian dari program Dompet Dhuafa di bulan Ramadhan Tahun ini yang juga berbarengan dengan Pandemi virus corona,” ujar Didik Supriyanto, Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Kepri, Kamis (21/5/2020).

Dompet Dhuafa Kepri berkolabarasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) memberikan paket pangan kepada masyarakat Kota Batam. Foto: Dompet Dhuafa untuk batampos.co.id

Melalui kado pangan ini, pihaknya berharap dapat membantu masyarakat kurang mampu di Batam dalam menyambut hari raya Idul Fitri yang hanya tinggal hitungan beberapa hari lagi.

“Ini Merupakan bentuk kepedulian kami di bulan Ramadhan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19,” Kata Regional Support MTT Sumbagteng, Priandoko.

Pembagian parcel ramadhan ini tersebar di beberapa Kecamatan di Kota Batam. Kado pangan yang dibagikan berisi beras, tepung, gula, minyak Goreng, telur dan mie.

“Terima kasih banyak ya, semoga Rezekinya banyak, sudah mau antar jauh jauh Ke kampung Kami,” doa salah satu lansia penerima parcel, Halijah.(*)

Indonesia Mulai Produksi Masal Ventilator dan Alat Rapid Test

0

batampos.co.id – Selalu ada hal positif di balik setiap musibah. Itu pula yang tampak saat Covid-19 melanda Indonesia. Di tengah pandemi yang belum berakhir, para peneliti Indonesia berhasil menemukan inovasi-inovasi baru di bidang kesehatan.

Hasilnya, sampai saat ini lahir sembilan penemuan baru yang dapat mendukung penanganan Covid-19. Inovasi tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai lembaga yang tergabung dalam Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19.

Sembilan penemuan itu Kamis (20/5) secara resmi diluncurkan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Peluncuran virtual yang dihadiri sekitar 500 orang, termasuk perwakilan media massa, tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. ’’Ini adalah momentum baru bagi kebangkitan bangsa,’’ ujar presiden.

Beberapa penemuan penting tersebut diyakini bakal mengurangi ketergantungan impor alat kesehatan (alkes). Misalnya, alat tes PCR, rapid test, hingga ventilator. Kemampuan produksi rapid test kit, misalnya, sudah mencapai 100 ribu per bulan. Begitu pula PCR test kit yang kemampuan produksinya sudah di atas 100 ribu per bulan.

Ada juga kabar baru dari sektor pengembangan vaksin. ’’Saya gembira karena lembaga Eijkman sudah mendapatkan data mengenai tujuh urutan genom lengkap virus,’’ lanjutnya. Temuan itu berguna untuk pengembangan vaksin ke depan. Ditambah lagi, komunitas peneliti terus bekerja untuk menemukan obat dan terapi yang efektif bagi pengobatan Covid-19.

Yang terpenting, penemuan-penemuan tersebut harus terus berlanjut. Jangan berhenti hanya di laboratorium atau sebatas cetak biru. ’’Harus bisa diproduksi secara masal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan diekspor ke mancanegara,’’ tambah mantan gubernur DKI Jakarta itu. Industri berbasis riset akan terus dikembangkan karena keyakinan bahwa Indonesia mampu melakukannya.

Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 berisi berbagai lembaga. Mulai Kemenristek-BRIN, BPPT, Kemenkes, BUMN, swasta, hingga kalangan perguruan tinggi. Misalnya, kerja sama ITS dan Universitas Airlangga Surabaya yang menghasilkan Medical Assistant Robot Raisa. Robot tersebut mampu melayani kebutuhan pasien isolasi Covid-19 sehingga mengurangi pekerjaan para perawat.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Riset dan Teknologi (Ristek)/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menjelaskan, Konsorsium Riset dan Teknologi Penanganan Covid-19 didirikan pada awal Maret 2020. Para peneliti, perekayasa, inovator, industri, dan kementerian juga ingin ambil bagian terkait perjuangan dalam perang melawan pandemi ini.

”Ada empat fokus penelitian dan inovasi. Yakni, pencegahan, skrining dan diagnosis, obat dan terapi, serta alat kesehatan dan pendukung,” ujar Bambang.

Dia menjelaskan, inovasi-inovasi yang diluncurkan kemarin sudah memasuki tahap produksi. Ventilator, misalnya. Dari lima ventilator inovasi pertama, seluruhnya sudah lolos uji klinis dan mendapat izin edar. Diperkirakan minggu depan sudah bisa diproduksi dalam jumlah besar. ”Tentu beda-beda kapasitas produksinya untuk masing-masing pabrik. Bisa 100–300 per minggu per pabrik,” katanya.

Begitu pula rapid test kit. Hingga kini sudah diproduksi sebanyak 10 ribu unit untuk uji validasi di sejumlah rumah sakit di Jawa Tengah. Rencananya, bulan depan kapasitas produksi ditingkatkan hingga 40–50 ribu sehingga bisa membantu untuk melakukan tes cepat. ”PCR test kit juga sama. Sudah mendapat izin edar. Jadi, bulan depan rata-rata siap diproduksi masal,’’ jelasnya.

Yang tak kalah menggembirakan ialah mobile LAB BSL 2 untuk swab PCR. Laboratorium yang dibangun dari kontainer dan bisa dipindah-pindah itu sudah beroperasi di RS Moh. Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur. Lab itu bisa melayani tes swab hingga 300 spesimen per hari.

Bagaimana dengan akurasi hasil tes? Bambang menjelaskan, seluruh produk inovasi tersebut, termasuk rapid test dan PCR test kit, telah melalui semua prosedur. Salah satunya, uji validasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dengan demikian, semua sudah teruji dengan standar akurasi yang ditetapkan Kemenkes. ”Yang barangkali membedakan dibanding yang lain, pengembangannya akan selalu menggunakan local transmission virus atau virus yang beredarnya di Indonesia. Sehingga akurasinya makin baik,” jelas alumnus Universitas Illinois Urbana-Champaign tersebut.

Kepala BPPT Hammam Riza menambahkan, rapid test kit yang dikembangkan pihaknya memiliki akurasi 70–80 persen. Jauh lebih tinggi daripada rapid test pada umumnya yang akurasinya sekitar 50 persen.

Hammam juga memastikan bahwa produk inovasi dalam negeri itu jauh lebih murah daripada bikinan luar. Untuk rapid test kit, misalnya, harganya bisa di bawah Rp 100 ribu. Begitu juga PCR test kit. Harganya berkisar Rp 100 ribu. ’’Rapid test ini, kalau harga pasar sekarang sangat jauh dibanding yang kami gunakan. PCR test kit di rumah sakit saja saat ini bisa sampai Rp 1 juta,” paparnya.

Meski demikian, dia mengakui, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah satunya soal reagen yang hingga kini masih didatangkan dari luar negeri. ”Saya yakin dengan kegigihan kita, pasti bisa mengembangkan reagen di dalam negeri,” ujar Hammam.

Hal itu diamini Bambang. Menurut dia, biaya produksi berbagai alat tersebut lebih murah. Untuk ventilator misalnya, harga pengadaan lebih murah jika dibandingkan dengan produk impor setara yang kualitasnya sama. ”Ini menjadi daya tarik dan bukti kemampuan peneliti dan inovator kita,” tutur Bambang.

Dia juga mengapresiasi para mitra industri. Dia mengatakan, kebanyakan di antara mereka sebetulnya tidak bergerak di bidang produk yang dibuat. Namun, karena memiliki ilmu dan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk produksi alat-alat kesehatan, mereka bersedia ikut berkontribusi.(jpg)

Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Provinsi Kepri Bagikan Sembako dan Nasi Bungkus Gratis Kepada Masyarakat

0

batampos.co.id – Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Provinsi Kepri membagikan paket sembako dan nasi bungkus gratis kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di wilayah kota Batam dan Tanjungpinang.

Pembagian paket sembako dan nasi bungkus gratis dilakukan secara rutin setiap hari sejak Jumat (1/5/2020) hingga Kamis (21/5/2020).

Tim relawan memprioritaskan pendistribusian bantuan kepada masyarakat miskin di kawasan kumuh dan pemukiman liar yang ada di kota Batam serta pekerja buruh dan ojek pangkalan di kota Tanjungpinang.

Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Provinsi Kepri, Reza Kurniawan menjelaskan aksi pembagian sembako dan nasi bungkus gratis dilakukan sebagai bentuk kepedulian para anggota relawan yang prihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Banyak masyarakat yang tinggal di lingkungan kumuh dan pemukiman liar tidak memiliki pekerjaan sehingga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari susah, jadi kami berinisiatif untuk mendistribusikan bantuan ke daerah tersebut,” terang Reza.

Lokasi pembagian sembako dan nasi bungkus telah dilakukan, antara lain di kawasan Rumah Liar (Ruli) Kampung Belian, Ruli Pantai Stress Jodoh, Ruli Bukit Senyum, Ruli Baloi Center, Ruli Bundaran Punggur, Ruli Kampung Mangsang, Ruli Kampung Aceh, Ruli Baloi Kolam, Ruli Tanjung Buntung, Ruli Melcem, Ruli Tiban Indah, Patam Lestari dan beberapa kawasan persimpangan dan lampu merah di wilayah Batam.

Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Provinsi Kepri membagikan paket sembako dan nasi bungkus gratis kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di wilayah kota Batam dan Tanjungpinang. Foto: istimewa untuk batampos.co.id

Sementara untuk pembagian sembako di Tanjungpinang diberikan kepada masyarakat pekerja/buruh yang di-PHK dan tukang ojek pangkalan di kawasan Jalan Sultan Mahmud Km 2, Jalan Gudang Minyak Km 2, Jalan Pelantar II dan Jalan Panglima Dompak Km 8.

Paket sembako dan nasi bungkus yang dibagikan merupakan hasil penggalangan dana anggota relawan yang memiliki kepedulian bersama untuk melakukan aksi sosial nyata di tengah masyarakat selama pandemi Covid-19.

Total jumlah paket sembako yang dibagikan sebanyak 500 paket, yang berisi 5 Kg beras, 1 Kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 1 kaleng ikan sarden dan 10 pcs mie instan.

Sedangkan total pembagian nasi bungkus sebanyak 3.000 bungkus yang dibagikan setiap hari jelang Buka Puasa.

Tim Relawan bekerjasama dengan warung-warung makan kecil yang ikut terdampak Covid-19 untuk menyediakan nasi bungkus sehingga gerakan ini juga sekaligus membantu para penjual nasi mendapatkan pemasukan di tengah pandemi Covid-19.

“Selama pandemi Covid-19 ini, banyak penjual makanan terutama warung-warung makan kecil yang ikut terdampak sehingga ini mendorong kami untuk turut membantu para penjual kecil agar tetap dapat bekerja dan mendapat pemasukan dengan berjualan nasi bungkus,” jelas Reza.

Diharapkan dengan adanya gerakan pembagian sembako dan nasi bungkus gratis ini dapat menularkan semangat positif bagi masyarakat untuk saling bekerjasama membantu satu sama lain di tengah pandemi Covid-19.(zis)

Pengumuman, Kecamatan Nongsa Zona Kuning Penyebaran Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam

0

batampos.co.id – Status Kecamatan Nongsa yang awalnya Hijau berubah menjadi kuning dikarenakan adanya seorang warga di wilayah tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, peningkatan status Kecamatan Nongsa disebabkan salah seorang warga di Kelurahan Jabi, Nongsa, dinyatakan positif Covid-19.

“Itu berdasarkan penyisiran dari tim Puskesmas Kampung Jabi dan saat di rapid test ternyata reaktif. Kemudian dilakukan swab dan diketahui hasilnya positif,” jelasnya, Kamis (21/5/2020).

Didi menjelaskan, berdasarkan keterangan pasien, dia hanya menjalani aktivitasnya sehari-hari dan tidak merasakan gejala apapun.

“Keterangan yang kita dapat dia ini kerap berbelanja di Jodoh dan berjualan di rumahnya,” paparnya.

Petugas medis memeriksa suhu badan salah seorag pedagang di Pasar Botania 2 Kota Batam. Foto: Media Center untuk batampos.co.id

Hingga saat ini pihaknya belum mengetahui dari mana pasien tersebut terjangkt Covid-19.

Agar penyebaran tidak semakin luas, pihaknya bersama tim Puskesmas melakukan penyisiran ke mana saja pasien tersebut beraktivitas di sekitar kediamannya.

“Dia bilang pernah salat jamaah di masjid dan kita lakukan penyisiran ke situ dan sekarang yang bersangkutan sudah dirujuk ke RSKI di Galang,” paparnya.

“Dengan temuan ini Kecamatan Nongsa yang awalnya status hijau menjadi kuning,” paparnya lagi.

Didi berharap seluruh masyarakat Kota Batam terus mengikuti imbaun pemerintah. Yaitu menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan jika mendesak dan harus keluar rumah wajib menggunakan masker.

“Intinya virus ini bisa kita cegah, dengan catatan masyarakat harus disiplin,” tuturnya.(esa)

Kepala BP Batam Muhammad Rudi Serahkan Bingkisan Ramadan

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) telah merampungkan kegiatan Ramadan 1441 H/2020 M.

Dalam rangkaian kegiatan penutup, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyerahkan Bingkisan Ramadan kepada marbot dan imam di tiga masjid, yaitu Masjid An-Nur Batu Besar, Masjid Al-Kautsar Sagulung, dan Masjid Baitud Dakwah Bida Asri 1, dan satu Panti Asuhan Al-Amani Tiban, yang dilaksanakan di halaman Kantor BP Batam di Batam Centre, Rabu (20/5/2020).

Penyerahan bingkisan tersebut didampingi oleh Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Dendi Gustinandar, yang juga selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Ramadhan 1441 H/2020 M BKDI BP Batam beserta sejumlah pengurus BKDI BP Batam.

Usai menyerahkan bingkisan, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh karyawan BP Batam.

“Tentunya kami sangat berterima kasih kepada seluruh karyawan BP Batam yang telah berinfaq dan bersadaqah melalui BKDI BP Batam. Sehingga melalui kegiatan tersebut, terjalinlah kebersamaan, tidak hanya antarpegawai, namun juga kepada masyarakat Batam yang membutuhkan,” ujar Muhammad Rudi.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (kanan) menyerahkan Bingkisan Ramadan kepada salah satu iman masjid. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Kepala BP Batam Muhammad Rudi juga berencana untuk mengembangkan BKDI BP Batam dapat menyediakan layanan zakat untuk mempermudah pembayaran zakat mal bagi pegawai BP Batam yang saat ini masih dilakukan secara individu.

“Kalau di Pemerintah Daerah sudah ada klausul yang mengatur pengumpulan zakat tersebut. Jadi prosesnya tidak individu lagi, akan dibantu oleh BKDI. Jika sudah terkumpul, nantinya akan kita serahkan langsung kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS),” kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi juga berharap, BKDI dapat terus eksis dan memaksimalkan pelayanan sosial-keagamaan di lingkungan BP Batam, agar kegiatan sosial terus berjalan bagi masyarakat Kota Batam yang membutuhkan.

Terkait dengan kegiatan sosial, Ketua Pelaksanan Kegiatan Ramadhan 1441 H.2020 M BKDI BP Batam Dendi Gustinandar merinci beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan BKDI BP Batam.

Dikatakan Dendi, jumlah Bingkisan Ramadhan pada tahun ini, yaitu 7 paket untuk Guru TK BKDI, 111 paket untuk imam dan marbot di 37 masjid, 880 paket untuk pegawai outsourcing dan tenaga cleaning service, 30 paket untuk tenaga pengamanan di kawasan perumahan BP Batam, 29 paket anak yatim karyawan BP Batam, dan 50 paket untuk para guru mengaji di beberapa yayasan.(*)

PGN dan Pertamina EP Tandatangani Surat Perjanjian untuk Implementasi Atas Penyesuaian Harga Gas Bumi Hulu sesuai Kepmen ESDM 89.K/2020

0

batampos.co.id – Sebagai upaya PGN dalam menjalankan penerapan perpres 40 tahun 2016, permen ESDM 8 tahun 2020, dan kepmen ESDM No 89.K/2020 sesuai dengan peraturan yg berlaku, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani Surat Perjanjian dengan Pertamina EP dalam Implementasi Atas Penyesuaian Harga Gas Bumi untuk Keperluan Proyek Sumatera Selatan–Jawa Barat dan Keperluan Pelanggan PGN Medan.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Komersial PGN, Fariz Aziz dan President Director Pertamina EP Nanang Abdul Manaf, disaksikan oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif, Kepala SKK MIgas, Dwi Sudjipto, dan Direktur Utama PGN, Suko Hartono, Selasa, melalui mekanisme penandatanganan virtual, Rabu (20/5/2020).

Fariz mengungkapkan kerja sama ini dalam rangka untuk mendukung dan menindaklanjuti implementasi Permen ESDM 08/2020 dan Kepmen ESDM 89K/2020.

Menteri ESDM menerbitkan Permen 08/2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Gas Industri dan Kepmen 89K/2020 tentang Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri.

Oleh karena itu, PGN dan Pertamina EP sepakat untuk membuat dan pelaksanakan Surat Perjanjian ini sebagai perubahan PJBG.

Dengan demikian, PGN dan Pertamina EP sepakat untuk mengubah harga gas pada PJBG sesuai Kepmen 89K/2020 menjadi USD 4/ MMBTU dari harga awal USD 5,33/ MMBTU, dengan volume 90 BBTUD.

Direktur utama PGN Suko Hartono (kiri) dan Direktur komersil PGN, Fariz Aziz. Foto: PGN untuk batampos.co.id

Surat Perjanjian ini berlaku efektif dalam jangka waktu 13 April 2020 sampai dengan 31 Desember 2024. Selain itu untuk PGN Medan dengan volume 7 BBTUD dan harga USD 4/MMBTU.

Harga penyesuaian sebagaimana yang telah disebutkan, berlaku sampai dengan berakhirnya jangka waktu penyesuaian Harga Gas Bumi dalam Kepmen 89K/2020.

Setelah itu, harga gas bumi yang berlaku adalah sebagaimana yang dinyatakan dalam PJBG.

“Jangka waktu penyesuaian Harga Gas Bumi bisa diperjanjang, apabila ada keputusan lebih lanjut dari Menteri ESDM dan Pemerintah,” tambah Fariz.

Ditambahkan bahwa diterbitkannya Permen No 08 tahun 2020 dan Kepmen 89.K tahun 2020 pada pertengahan April 2020 yang salah satunya menetapkan volume gas bumi, maka disepakati besaran volume sebesar 90 BBTUD sampai tahun 2024 untuk wilayah Sumatera Selatan dan Jawa Barat serta volume 7 BBTUD untuk wilayah Medan dengan harga gas hulu sebesar USD 4 per MMBTU oleh kedua belah pihak.

“Kami berharap, melalui penandatanganan surat perjanjian ini dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan target pemerintah untuk mendorong kemajuan industri serta penyediaan listrik yang terjangkau bagi masyarakat, agar bisa berefek positif pada pertumbuhan ekonomi nasional dan dampak multiplier effectnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Direktur Utama PGN, Suko Hartono saat menyaksikan penandatanganan tersebut.

Secara bertahap penyesuaian harga gas di hilir akan dilaksanakan sejalan dengan semangat bahwa gas bumi diharapkan dapat mendorong dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk tahapan waktu, akan disesuaikan dengan tahapan penyelesaian amandemen kontrak di hulu antara PGN dgn produsen.

Dimana pada saat bersamaan akan dilakukan juga pembahasan amandemen PJBG dengan pelanggan dan badan pengatur hilir migas untuk penentuan tarif toll fee.

Saat ini pasar niaga gas bumi di Jawa Bagian Barat adalah pasar terbesar dan dilayani oleh integrasi infrastruktur sub holding gas.

SSJW sendiri dibangun untuk mendukung kegiatan usaha niaga PGN di Jawa Bagian Barat dan Sumatera Bagian Selatan dengan mengoptimalkan penyaluran gas dari PEP Pagardewa, COPI Grissik, dan FSRU Lampung.

Pipa SSJW 1, SSJW 2, Transmisi Jawa Barat Pertagas dan FSRU Lampung saat ini dioperasikan secara terintergasi untuk mendukung kehandalan penyaluran gas ke Sumatera Selatan dan Jawa Barat.

“Langkah awal ini diharapkan menjadi milestone penting bagi peran Sub Holding Gas beserta seluruh stakeholder dan juga komitmen PGN dalam menyediakan pasokan gas bumi yang handal dengan harga yang kompetitif,” jelasnya.

“Sehingga hal ini dapat menjadi modal bagi industri untuk meningkatkan daya saing industri. Tidak hanya bagi wilayah Jawa Barat dan Medan namun juga bagi kepentingan industri dan pertumbuhan ekonomi nasional seperti yang diharapkan oleh Pemerintah,” tutup Suko.(*)

Batalkan Kenaikan BPJS, Turunkan Harga BBM

0

batampos.co.id – Fraksi PKS di DPR melayangkan dua surat resmi sekaligus ke pemerintah. Satu surat ke Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto terkait permintaan untuk membatalkan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Satunya lagi surat ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif untuk mendesak turunnya harga bahan bakar minyak (BBM).

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan, surat tersebut merupakan bentuk respons atas aspirasi publik. Menurut dia, itu adalah cermin kesungguhan fraksinya untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. ”Ini semata-mata untuk merespons dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” ujarnya dilansir dari Jawapos.com, Kamis (21/5).

PKS memiliki argumentasi rasional dan objektif atas permintaan itu. Terkait pembatalan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang kenaikan iuran BPJS misalnya. Saat ini bukan waktu yang tepat untuk menaikkan iuran. Baik untuk besaran iuran kelas I, kelas II, maupun kelas III.

Alasannya, pandemi Covid-19 benar-benar menurunkan penghasilan dan daya beli masyarakat secara drastis. Pemerintah justru punya tanggung jawab membantu dan meringankan beban. Apalagi, pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin dalam konstitusi UUD 1945. ”Bukan sebaliknya, menambah beban ekonomi masyarakat dengan menaikkan iuran BPJS Kesehatan,” cetus anggota Komisi I DPR tersebut.

Di bagian lain, PKS menilai masyarakat juga menanti penurunan harga BBM. Itu juga perlu untuk memenuhi rasa keadilan konsumen, mengingat harga minyak dunia sejak Februari sudah menurun.

Berdasar kalkulasi Fraksi PKS, saat ini harga minyak dunia sudah mencapai kisaran USD 30 per barel. Sementara asumsi dalam APBN 2020 adalah USD 63 per barel. ”Karena turunnya sudah lebih dari separo, sangat wajar bagi pemerintah melalui Pertamina untuk menurunkan harga BBM,” tambah Sekretaris Fraksi PKS Ledia Hanifa.

Sebagai perbandingan, beber dia, delapan negara ASEAN seperti Malaysia, Myanmar, Vietnam, Kamboja, Filipina, Thailand, Laos, dan Singapura sudah menurunkan harga BBM dalam dua bulan terakhir. Malaysia dan Singapura tercatat sudah menurunkan harga BBM enam kali. Myanmar bahkan sudah menurunkan sampai sembilan kali.(jpg)

bright PLN Batam Bagikan 2.939 Paket Sembako Pada Warga Terdampak Covid-19 dan Panti Asuhan

0

batampos.co.id – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, bright PLN Batam membagikan sebanyak kurang lebih 2.939 paket sembako gratis kepada masyarakat Batam dan masyarakat disekitar 8 lokasi pembangkit PLTG Mobile Power Plant (MPP) tersebar yang terdampak pandemi Covid-19.

Penyerahan paket sembako diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga oleh Jajaran Direksi bright PLN Batam di Kantor Korporat dan pada masing–masing unit bisnis tersebar pada Selasa (19/5/2020).

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia (DIRKEUSDM), Bayu Widyarto, mengatakan, acara ini merupakan wujud kepedulian dari bright PLN Batam kepada sesama.

Pembagian sembako kepada anak di panti asuhan dan warga masyakarat merupakan kegiatan rutin dari bright PLN Batam setiap Ramadhan.

Khususnya saat ini kepada masyarakat yang terkena dampak secara ekonomi dari pandemi Covid-19 dalam menjalani Bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri 1441 Hijriah.

“Kegiatan ini merupakan program CSR bright PLN Batam yang dilaksanakan setiap tahunnya. Kami kembali memberikan bantuan paket sembako ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak dengan Pendemi Covid-19,” jelasnya.

Paket sembako diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga oleh Jajaran Direksi bright PLN Batam di Kantor Korporat dan pada masing–masing unit bisnis tersebar pada Selasa (19/5/2020). Foto: PLN Batam untuk batampos.co.id

“Sehingga masyrakat dapat tetap merasakan kebahagiaan dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri di tengah Pandemi Covid-19. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat, menjadi sedikit pelipur lara dan menjadi keberkahan bagi masyarakat dan juga perusahaan,” ujar Bayu lagi.

Selain memberikan bantuan melalui Area Pelayanan dan Unit Bisnis. Bantuan sembako berkah ramadhan dan antisipasi covid-19 juga didistribusikan secara langsung pada 19 panti asuhan tersebar, mulai dari wilayah panti asuhan yang berada di Pulau Batam, Pulau Rempang hingga Pulau Galang.

Dalam pendistribusian bantuan paket sembako tersebut, bright PLN Batam turut dibantu oleh beberapa organisasi Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus.

Tentunya, dalam setiap pelaksanaan kegiatan pemberian bantuan bright PLN Batam selalu mematuhi himbauan pemerintah untuk selalu melaksanakan physical distancing dan tidak membuat pengumpulan massa.

Mukini (69), warga di Kelurahan Bida Ayu, Tanjungpiayu, yang menerima bantuan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada bright PLN Batam.

“Kami berdoa apa yang dilakukan bright PLN Batam ini mendapat berkah dari Allah SWT, terutama pada bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya ini. Semoga PLN Batam selalu diberi kemudahan serta kelancaran dalam melayani masyarakat agar listrik kami tetap bisa menyala dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Vice President Public Relations bright PLN Batam, Samsul Bahri, menambahkan bahwa dampak dari pandemik Covid-19 ini juga sangat dirasakan bagi PLN Batam.

“Untuk itu kami berharap kepada pelanggan dapat membayar listrik tepat waktu, agar PLN dapat terus menyalurkan energi listrik ke pelanggan dengan mutu dan keandalan yang diharapkan,” ungkapnya.

“Pembayaran tagihan listrik juga saat ini sangat mudah dilakukan bisa melalui SMS Banking, Internet Banking, ATM, E-Comerce, Kantor Pos, dan Payment Point Online yang ada ditempat perbelanjaan serta tersebar dimana-mana. Karena peran serta pelanggan dalam membayar rekening listrik setiap bulan sangat menentukan keberlangsungan penyaluran energi listrik sampai ke rumah pelanggan,” tutup Samsul.(*)

Jenazah ABK WNI Dilarung di Laut, Ini Kronologinya

0

batampos.co.id – Kementerian Luar Negeri RI menjelaskan kronologi kasus anak buah kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal Tiongkok dan meninggal dunia yang kemudian dilarung di laut. Pelarungan itu dilakukan di perairan Somalia. Kasus tersebut mengemuka setelah video yang memperlihatkan pelarungan jenazah ABK bernama Herdianto viral di media sosial. Video itu kemudian ditelusuri oleh Kemenlu bersama kementerian/lembaga terkait.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu, Judha Nugraha, mengatakan bahwa ABK kapal Lu Qing Yuan Yu 623 itu meninggal dunia pada 16 Januari 2020. Kemudian, jenazahnya dilarung di perairan Somalia pada 23 Januari 2020.

“Pada saat dicoba dibangunkan oleh sesama ABK WNI, almarhum diketahui sudah meninggal dunia. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kematian,” kata Judha dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu (20/5).

ABK bernama Herdianto tersebut diduga merupakan korban perbudakan dan penganiayaan di kapal Tiongkok tersebut. Dalam unggahan video yang beredar di Facebook, dijelaskan bahwa meski sakit, Herdianto tetap dipaksa bekerja hingga kakinya lumpuh. Bahkan, sampai akhirnya meninggal dunia.

Menindaklanjuti kasus tersebut, Kemenlu segera berkoordinasi dengan KBRI Nairobi, yang wilayah akreditasinya meliputi Somalia, untuk meminta informasi dari otoritas setempat mengenai pelarungan jenazah ABK WNI. Hanya saja, otoritas Somalia disebut tak mengetahuinya.

“Sampai saat ini tidak ada informasi mengenai peristiwa tersebut. Jadi peristiwa tersebut tidak diketahui oleh otoritas Somalia,” beber Judha.

Kemenlu melalui KBRI Beijing juga telah mengirim nota diplomatik kepada Kemenlu Tiongkok untuk meminta penyelidikan lebih lanjut mengenai peristiwa kematian Herdianto. Tentunya termasuk peristiwa pelarungan, penyebab pelarungan, dan meminta agar ada penyelidikan mengenai kondisi ABK lainnya.

Selanjutnya Kemenlu telah mengadakan pertemuan dengan kementerian/lembaga terkait dan mengundang ahli waris keluarga serta perwakilan PT Mandiri Tunggal Bahari (MTB). Itu merupakan agen yang mengurus penempatan kerja almarhum Herdianto di luar negeri.

Dalam pertemuan itu, PT MTB menyatakan telah membuat surat keterangan kematian pada 23 Januari 2020 dan ditembuskan kepada pihak-pihak terkait seperti Kemenlu, Kemenaker, dan BNP2TKI. “Kami sudah melakukan pengecekan ternyata surat tersebut tidak pernah dikirimkan,” kata Judha.

Ternyata dalam proses penelusuran kasus, Kemenlu mengungkap bahwa PT MTB yang berlokasi di Tegal, Jawa Tengah, tidak memiliki izin untuk menempatkan awak kapal Indonesia di luar negeri. Karena itu, kasus ini kini ditangani oleh Bareskrim Polri bekerja sama dengan Polda Jateng.

Terlepas dari itu, Judha menegaskan bahwa Kemenlu dan kementerian/lembaga terkait akan terus berupaya memperjuangkan pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan almarhum Herdianto. “Berdasarkan informasi yang kami dapat dari PT, hak gaji sudah dibayarkan, santunan sebagian sudah dibayarkan, asuransi sedang dalam proses administrasi. Tetapi kami akan mencocokkan informasi dengan ahli waris mengenai penerimaan hak-hak tersebut,” tutur Judha.

Kasus meninggalnya Herdianto muncul tidak lama setelah dugaan penganiayaan dan perbudakan juga dialami 46 ABK WNI yang bekerja di empat kapal berbendera Tiongkok. Kasus yang termasuk pelarungan tiga jenazah ABK serta satu ABK yang meninggal karena sakit setelah dirawat di Busan, kini tengah ditangani oleh Bareskrim Polri bekerja sama dengan otoritas Tiongkok.(antara)