Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 10279

5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar Sekolah Pilot

0

Menjadi pilot adalah mimpi bagi sebagian orang yang sedari dulu bercita-cita untuk menerbangkan pesawat dan bepergian ke berbagai tempat.

Selain itu, profesi ini juga sangat-sangat menjanjikan karena setiap bulannya, pilot bisa menghasilkan puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah.

Tetapi menjadi pilot itu tidaklah gampang, calon pilot harus menempuh pendidikan selama 1-2 tahun di sekolah penerbangan terlebih dahulu guna mendapatkan lisensi yang dibutuhkan.

Ada cukup banyak sekolah pilot baik di Indonesia maupun di luar negeri yang sudah berhasil mencetak pilot-pilot terampil dan sudah bekerja di berbagai maskapai penerbangan.

Untuk masuk ke flying school sendiri juga tidaklah gampang. Hal ini tidak hanya menyangkut soal biayanya yang mahal tapi juga keterbatasan informasi yang dirasa masih cukup membingungkan bagi sebagian pelajar.

Alasan ini pula yang membuat mereka banyak mengajukan pertanyaan kepada pihak sekolah atau pun konsultan sekolah pilot.

Ilustrasi Pilot. Foto: Jawa Pos

Adapun pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan antara lain:

Harus IPA?

Ada dua opini yang mengatakan bahwa untuk masuk sekolah ini diharuskan jurusan IPA dan ada juga yang mengatakan jurusan apa saja boleh asal lulus seleksi masuknya.

Mana yang benar? Kedua opini ini benar tapi jurusan IPA diperuntuhkan untuk sekolah pilot yang dikelola oleh pemerintah (negeri).

Sedangkan untuk sekolah penerbangan swasta, jurusan IPA, IPS, Bahasa dan lain sebagainya diperbolehkan.

Namun, ini bukan berarti bahwa sekolah negeri itu lebih baik dibandingkan swasta. Soal kualitas pembelajaran baik negeri atau pun swasta bisa dikatakan sudah sama saat ini.

Ada tes matematika dan fisika?

Pertanyaan ini berkaitan dengan apa yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya. Untuk yang memilih sekolah pilot negeri, tes matematika dan fisika sudah pasti ada. Itulah sebabnya mengapa, jurusan IPA diharuskan oleh pihak sekolah.

Lalu untuk yang swasta apakah ada tes ini? Karena sekolah pilot swasta menerima beberapa jurusan, tes ini biasanya tidak diadakan.

Jika pun ada tesnya, biasanya soal-soal matematika atau fisika dasar yang diberikan.

Mata minus/silinder gimana?

Pihak sekolah pilot menerapkan peraturan yang berbeda-beda terhadap calon kadet dengan gangguan mata minus/silinder.

Umumnya, maksimal minus 3 atau silinder 1 yang masih boleh mengikuti tes masuk. Lebih dari itu, calon siswa disarankan lasik terlebih dahulu.

Gigi ompong/berlubang?

Gigi yang berlubang sebaiknya ditambal terlebih dahulu. Mengapa? Nanti saat tes kesehatan, ada cek gigi untuk memastikan bahwa calon kadet tidak bermasalah dengan bagian ini.

Usahakan saat tes, sudah tidak adalagi gigi yang bermasalah. Bagaimana dengan gigi ompong? Biasanya hal ini tidak jadi masalah.

Sekolah pilot itu belajar apa?

Sebenarnya, jawaban dari pertanyaan ini sudah sangat jelas, yaitu belajar menerbangkan pesawat dan mendapatkan lisensi-lisensi pilot yang dibutuhkan untuk bisa menjadi pilot di kemudian hari.

Adapun lisensi yang didapat nantinya adalah Private Pilot License (PPL), Commercial Pilot License (CPL), Instrument Rating (IR), dan Multi-Engine Rating (MER).

Untuk info lengkap soal Pengertian Lisensi Pilot: PPL, CPL, IR dan MER bisa dilihat di sini.
Semoga dengan adanya jawaban dari setiap pertanyaan di atas dapat membuat para pelajar yang tertarik untuk masuk flying school bisa mendapatkan informasi yang jelas.(*)

Dua Pelajar Divonis 7 Bulan, Kasusnya Bikin Miris

0

batampos.co.id – Dua remaja berstatus pelajar di Batam, yakni H dan N divonis 7 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Keduanya dinyatakan terbukti menawarkan rekan sebaya mereka kepada pria hidung belang.

Vonis terhadap keduanya lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni 1 tahun penjara. Hukuman itu dibacakan secara online melalui video teleconference oleh majelis hakim.

”Hakim sependapat dengan jaksa, namun mengurangi hukuman terhadap terdakwa,” ujar JPU Immanuel, kemarin.

Menurut dia, dalam amar putusan yang dibacakan hakim, keduanya terbukti bersalah, karena menjadi muncikari dan menjual dua remaja yang juga berstatus pelajar SMP ke pria hidung belang.

Ilustrasi. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Namun karena keduanya masih berstatus pelajar dan masih di bawah umur, majelis hakim pun memberi keringanan hukuman.

”Terdakwa menawarkan korban kepada pria hidung belang untuk berhubungan badan. Hal itu juga atas permintaan korban, dua korban terakhir masih berstatus pelajar,” ujar jaksa yang akrab disapa Noel ini.

Selain hukuman badan, majelis hakim juga menjatuhkan denda Rp 50 juta kepada kedua pelajar tersebut. Apalagi denda tak dibayar, maka diganti dengan kerja sosial di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) selama 1 bulan.

”Untuk jumlah denda sama, namun waktu untuk mengganti denda lebih ringan 2 bulan, kami menuntut 3 bulan, hakim vonis 1 bulan,” jelas Noel lagi.

Atas putusan itu, baik kedua terdakwa maupun jaksa menerima, sehingga putusan inkracht.

Diketahui, pada tanggal 1 April lalu polisi membongkar praktik prostitusi online yang melibatkan dua pelajar SMP di Batam.

Kasus ini terbongkar karena adanya informasi masyarakat sehingga polisi melakukan penyamaran sebagai pemesan jasa pelajar SMP ini.

Mirisnya, tak hanya korban yang masih di bawah umur dan masih berstatus pelajar, muncikarinya juga di bawah umur yakni sepasang remaja inisial H dan N.(she)

THR Harus Dibayar Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

0

batampos.co.id – Pemerintah memastikan tunjangan hari raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, dan pensiunan segera cair. Paling lambat Jumat (15/5) dana tersebut dibagikan. Lalu, bagaimana dengan THR untuk pegawai swasta?

’’THR keagamaan merupakan pendapatan nonupah yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja atau buruh, paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan,’’ tegas Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kemarin.

Dia meminta semua pengusaha mematuhi ketentuan itu. Aturan THR keagamaan tercantum dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016. Permenaker tersebut merupakan turunan dari PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

’’Pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan dikenai denda, sedangkan pengusaha yang tidak membayar THR dapat dikenai sanksi administratif hingga penghentian sebagian usaha,’’ tegas Ida lagi.

Pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan dikenai denda 5 persen dari total dana THR. Denda itu dikelola dan dipergunakan untuk kesejahteraan buruh serta tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR.

Kemenaker juga telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor: M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi Covid-19. Melalui SE tersebut, para gubernur seluruh Indonesia diminta memastikan perusahaan membayar THR keagamaan sesuai peraturan.

’’Semangat surat edaran ini adalah mendorong dialog antara pengusaha yang tak mampu membayar THR dan pekerjanya. Tapi, tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR keagamaan,’’ ujarnya.

Jika perusahaan tidak mampu membayar THR pada waktu yang ditentukan, solusi hendaknya diambil melalui proses dialog antara pengusaha dan pekerja. ’’Dialog tersebut dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi dengan laporan keuangan internal perusahaan yang transparan,’’ beber Ida.(jpg)

Bocah Lima Tahun Tewas Terseret Arus

0

batampos.co.id – M Zainal bocah lima tahun yang sempat dinyatakan hilang karena terseret arus air di sungai Marina ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (11/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Bocah ini hilang pada Minggu (10/5) sore sekitar pukul 18.00 WIB. Informasi yang didapat, korban menghilang saat orangtuanya sedang sibuk melayani pembeli yang berbelanja di lapak kios kaki lima mereka.

Korban diduga main ke sungai yang berada tak jauh dari lapak dagangan orangtuanya. ”Sebelum kejadian dia minta makan, ibunya buatkan makan dia, saya lagi layani pembeli, selesai itu dia tak nampak lagi,” ujar Zaidun, ayah korban.

Orangtua korban dan saksi mata dari pemancing sekitar lokasi kejadian yakin jika korban terseret arus, sehingga menghubungi pihak kelurahan dan kepolisian setempat.

ilustrasi

”Katanya ada pemancing yang nengok cuman tak ditegur atau panggil kami (saat korban mendekati sungai),” kata Zaidun lagi.

Lurah Tanjungriau, Agus Sofyan yang turut melakukan pencarian membenarkan adanya kejadian itu. Malam itu juga dia menghubungi pihak kepolisian dan tim SAR untuk melakukan pencarian.

”Kemungkinan terseret arus air, tapi sudah ditangani pihak kepolisian dan SAR,” ujar Agus.

Kapolsek Sekupang AKP Yudi saat dikonfirmasi mengaku tim gabungan SAR Batam, Polair Polda Kepri, SAR Pemadam Kebakaran, Kecamatan dan Polsek Sekupang masih terus melakukan pencarian bocah.

“Setelah kita mendapatkan laporan malam, tim langsung turun dan melakukan pencarian. Tadi sore sudah ketemu namun sudah meninggal dunia,” ujar Yudi.

Untuk kepentingan penyelidikan jenazah korban dibawa ke RSBP Batam untuk ditindak lanjuti.(eja)

Warga Batam, Perbanyak Transaksi Secara Non Tunai Ya…

0

batampos.co.id – Guna mendukung pencegahan penyebaran Covid-19, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan penggunaan
transaksi secara non tunai atau digital.

”Seperti melalui kartu debit, mobile banking, uang elektronik baik berupa kartu maupun aplikasi, termasuk di antaranya penggunaan QR Code Indonesia Standart (QRIS), dimana satu QR Qode dapat digunakan untuk seluruh transaksi pembayaran,” kata Kepala BI Perwakilan Kepri, Musni Hardi, Senin (11/5/2020).

Mendukung transaksi digital, BI telah mengeluarkan kebijakan untuk mendorong penggunaan transaksi non tunai tersebut pada masa pandemi Covid-19.

Pelanggan bertransaksi di kasir gerai kuliner dengan memanfaatkan QR code.
Foto: Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos

”Yakni melalui pembebasan biaya pemrosesan transaksi menggunakan QRIS, penurunan biaya dan penyesuaian jadwal pelaksanaan kliring,” tuturnya.

BI juga melonggarkan kebijakan kartu kredit, antara lain menurunkan batas atas suku bunga kartu kredit, penurunan batas minimal angsuran kartu kredit dan denda keterlambatan, serta mendorong akselerasi penyaluran dana bansos pemerintah secara nontunai.

”Untuk menjaga kelancaran transaksi secara tunai pada masa pandemi, BI juga telah menetapkan langkah-langkah memastikan Rupiah yang didistribusikan telah melalui proses pengolahan secara khusus guna mencegah penyebaran Covid-19,” tuturnya.(leo)

Festival Padang Melang 2020 di Anambas Dibatalkan

0

batampos.co.id – Festival Padang Melang 2020 yang merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas yang berkonsep funtouristik dibatalkan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Masykur mengatakan Festival Padang Melang 2020 itu ditiadakan karena refocusing anggaran untuk percepatan penanganan dampak Covid-19.

“Semua anggaran kegiatan kita hingga akhir tahun sudah di-refocusing semua,” sebutnya kepada Batampos Online, Senin (11/5/2020).

Diketahui sebelumnya, Festival Padang Melang merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas yang dilaksanakan pada setiap bulan Juli. Tepatnya di Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja.

Tujuan Festival Padang Melang juga diselenggarakan dengan tujuan mempromosikan potensi Kabupaten Kepulauan Anambas pada umumnya. Festival Padang Melang itu, bakal menjadi perhatian dunia internasional. Bagaimana tidak, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melakukan terobosan besar dengan wacana akan mengundang beberapa negara.

Di sisi lain, saat ditanya soal anggaran Festival Padang Melang 2020, Kepala Seksi Informasi dan Teknologi Pariwisata KKA, James Richard A. Maynasse mengatakan sebesar 2 milyar.

“Semua kegiatan pariwisata Kabupaten Kepulauan Anambas di-cancel (dibatalkan,red), termasuk untuk Festival Padang Melang 2020,” sebutnya. Harapan kedepan pandemi Covid-19 ini cepat berakhir, sehingga dapat melaksanakan kegiatan seperti sediakala.(fai)

Hang Nadim Hanya Melayani 106 Penumpang

0

batampos.co.id – Bandara Internasional Hang Nadim hanya melayani sebanyak 105 orang penumpang dalam sehari, Senin (11/5/2020).

Ada tiga maskapai yang datang dan berangkat di Hang Nadim yakni Citilink, Garuda dan Susi Air. Dibandingkan sebelum pelarangan penerbangan, jumlah ini cukup miris.

Sebelum larangan penerbangan, penumpang yang memadati Hang Nadim di kisaran 4 ribuan orang yang datang dan berangkat.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, mengaku apabila merujuk jadwal, seharusnya ada sembilan penerbangan.

”Tapi yang berangkat hanya empat flight,” katanya, Senin (11/5/2020).

Empat penerbangan tersebut dilayani maskapai Garuda yang datang dari Jakarta membawa 33 orang penumpang.

Petugas Avsec Bandara Hang Nadim Batam memeriksa suhu tubuh penumpang di pintu keberangkatan beberapa waktu lalu. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Lalu berangkat lagi dari Batam membawa sebanyak 49 penumpang. Maskapai Citilink dari Jakarta ke Batam membawa sembilan penumpang, dari Batam ke Jakarta membawa tujuh penumpang.

Lalu rute dari Surabaya ke Batam mengangkut tiga penumpang, sebaliknya dari Batam ke Surabaya membawa empat penumpang. Susi Air juga telah beroperasi kembali, dari Dabo ke Batam membawa satu penumpang.

”Dari Batam ke Dabo nihil,” ungkap Suwarso.

Ia mengatakan, Citilink rencananya Senin (11/5/2020) akan menjalani lima penerbangan. Namun, tiga penerbangan ke Palembang, Padang dan Pekanbaru dibatalkan.

Sementara itu, Lion Air Grup juga direncanakan akan melayani penerbangan ke Jakarta dan Natuna. Namun, penerbangan ini juga batal.

”Mungkin karena tidak adanya penumpang,” ujarnya.

Suwarso mengaku penumpang-penumpang yang diberangkatkan tersebut telah memenuhi kriteria dan syarat yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Salah satunya yakni pejabat negeri atau swasta yang bertujuan untuk bekerja bukan mudik, dengan melampirkan dokumen penugasan, surat bebas Covid-19 atau kesehatan.(ska)

Singapura Temukan Hasil Positif Palsu pada 33 Pasien Covid-19

0

batampos.co.id – Kementerian Kesehatan Singapura mengungkapkan sejumlah hasil uji pada pasien positif Covid-19 yang masih samar-samar. Hal itu menyusul adanya hasil positif palsu pada 33 pasien Covid-19. Kondisi itu disebabkan karena masalah kalibrasi peralatan untuk salah satu alat uji.

Pengujian ulang pun harus dilakukan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Nasional untuk mengonfirmasi ulang hasilnya. Dan, dua spesimen lainnya yang memiliki hasil samar-samar, sebenarnya hasilnya negatif seperti dilansir dari Straits Times, Senin (11/5).

Depkes Singapura menegaskan tindakan lebih lanjut telah diambil untuk memperbaiki situasi. Laboratorium juga telah menghentikan semua tes dan bekerja untuk menyelesaikan masalah kalibrasi.

Singapura baru-baru ini melaporkan kasus impor pertama sejak lebih dari dua minggu, terakhir dikonfirmasi pada 26 April. Lebih dari 20.961 pekerja dari asrama telah didiagnosis dengan Covid-19 sejauh ini, terhitung sekitar 6,5 persen dari 323.000 penduduk asrama.

Depkes Singapura juga mengidentifikasi lima klaster baru pada hari Minggu. Klaster itu yakni lokasi konstruksi di 15 Serangoon North Avenue 1 dan Tanah Merah Coast Road, 9 dan 11 Woodlands Industrial Park E1, dan 515 Yishun Industrial Park A.

Tiga kasus baru terakhir adalah warga Singapura dan penduduk tetap. Satu dikaitkan dengan kluster Mustafa Centre, sementara yang lain dikaitkan dengan Acacia Home di 30 Admiralty Street. Secara keseluruhan, 2.715 pasien telah pulih sepenuhnya dan ada 1.097 yang masih di rumah sakit, dengan 22 orang lainnya berada di unit perawatan intensif.

Sisanya 19.498 berada di fasilitas isolasi masyarakat, yang menampung pasien Covid-19. Sejauh ini, 20 orang telah meninggal akibat komplikasi Covid-19 dan 6 lainnya yang dinyatakan positif meninggal karena sebab lain. Lonjakan kasus di Singapura sebagian besar didorong oleh meningkatnya kasus pekerja migran yang tinggal di asrama.(jpg)

Begini Cara Hotel di Batam Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

0

batampos.co.id – Beragam upaya dilakukan bisnis perhotelan agar bisa bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19 di Batam.

Sebagian besar hotel memilih untuk membuka bisnis baru yang momennya disesuaikan dengan kehadiran Bulan Ramadan.

Dari mulai jualan takjil, membuka jasa laundry hingga melayani penyemprotan disinfektan.

Salah satunya adalah Hotel Aston Batam. Hotel yang berlokasi di Nagoya, Batam ini memilih untuk berbisnis kuliner hingga penyemprotan disinfektan.

”Bermain di bisnis katering ini karena mumpung lagi Ramadan, dan sekarang juga tak boleh kumpulkumpul. Makanya buka bisnis ini untuk makanan buka puasa, takjil, healthy bos dan makanan sahur. Bisa diantar ke rumah si pemesan,” kata General Manager Hotel Aston Batam, Yanuar Deddy, Senin (11/5).

Selain kuliner buka puasa dan sahur, Hotel Aston juga menyediakan layanan laundry. Jika total berat dari seluruh pakaian yang dicucikan seberat lima kilogram, maka pihak Aston akan menjemputnya langsung ke rumah.

Kemudian ada layanan penyemprotan disinfektan. Adapun ongkosnya dihitung tiap penyemprotan per meter.

”Ini merupakan langkah-langkah yang kami lakukan untuk bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19,” jelasnya.

Hotel Aston di Kota Batam. Foto: Suprizal Tanjung/batampos.co.id

Meskipun memprioritaskan lini usahanya pada bidang kuliner, Aston tetap tidak melupakan bisnis utamanya yakni berjualan kamar.

Namun, karena situasi global imbas dari pandemi Covid-19 yang memukul dunia pariwisata, Aston tidak bisa berharap banyak dari penjualan kamar.

”Kamar juga tetap jualan. Tapi untuk lebih menarik minat konsumen, kami sediakan private voucher dengan harga mulai dari Rp 650 ribu. Voucher tersebut berlaku sampai dengan akhir 2021. Secara garis besar, kami juga tidak membuka semua lantai di hotel,” jelasnya.

Dan terakhir ada spuckation package yang sebenarnya sama dengan berjualan kamar. Perbedaannya terletak pada tujuannya.

Dengan spuckation package, konsumen bisa memilih tiga opsi, yakni menginap di hotel selama 7 hari, 14 hari hingga 30 hari.

Meski secara tidak langsung diungkapkan, tapi penawaran ini berlaku bagi tamu-tamu
yang ingin melakukan isolasi mandiri. Bujetnya mulai dari Rp 9.750.000 untuk menginap selama tujuh hari.

”Sebenarnya spuckation package ini untuk tamu-tamu yang sehat, tapi merasa was-was dan tak nyaman akibat virus coroba. Sehingga memilih untuk isolasi mandiri untuk memastikan kesehatannya,” katanya.

Selama di hotel, tamu tidak boleh keluar sama sekali dari kamarnya. Tapi sebelum itu, tamu harus menjalani protokol kesehatan umum, seperti cek suhu tubuh dan lainnya.

”Karyawan yang akan mengantarkan makanan juga harus dilengkapi masker dan sarung tangan,” ucapnya lagi.

Senada dengan Yanuar, ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansyur mengatakan pengusaha bidang perhotelan sekarang harus pintar-pintar menyiasati diri agar bisa bertahan hidup.

”Pandemi ini ke bisnis hotel sangat berdampak. Lihat Singapura dan Malaysia yang belum pulih, pasti akan berpengaruh ke Batam,” ungkapnya.

Adapun hotel yang masih bertahan untuk tetap beroperasi harus menelan pil pahit. Sebab okupansi yang rendah. Okupansi tertinggi paling hanya 20 persen dan itupun jarang terjadi.

“Yang masih beroperasi ini juga menerapkan kebijakan cuti tanpa digaji bagi sebagian karyawannya. Ada juga yang jam kerja dikurangi Dengan demikian pendapatan pe
kerja juga berkurang,” sebutnya lagi.

Ia juga menyebut dilakukan promosi di media sosial. Selain itu, hotel-hotel juga banyak yang bergantung dari tamu asing yang tak bisa kembali ke negaranya karena lockdown, imbas dari pandemi Covid-19.

”Hotel yang sekarang ini banyak yang pertahankan tamunya,” tuturnya.(leo)

Persiapkan 5 Hal Ini untuk Berobat Keluar Negeri

0

Malaysia dan Singapura adalah destinasi terfavorit masyarakat Indonesia berobat di luar negeri. Dokter spesialis profesional, peralatan medis canggih, dan mutu pelayanan baik menjadi alasan utama yang melatarbelakangi masyarakat mengambil keputusan tersebut.

Selain itu, orang-orang juga tertarik untuk pelesir ke dua negara tersebut saat berobat keluar negeri.

Punya rencana untuk berobat ke Malaysia atau Singapura? Ada lima hal penting yang harus dipersiapkan sebelum berangkat:

Pilihan rumah sakit

Memilih rumah sakit yang tepat agak tricky karena setiap rumah sakit mengklaim bahwa mereka memberikan pelayanan medis yang terbaik. Lalu bagaimana cara memilih yang benar?

Coba perhatikan pusat keunggulan (centre of excellence) rumah sakit tersebut karena tiap rumah sakit memiliki keunggulan sendiri-sendiri.

Ada yang unggul di bidang jantung, saraf, ortopedi, pencernaan, anak, dll. Pilih rumah sakit yang pusat keunggulannya sesuai dengan keluhan yang dialami.

Untuk memudahkan Anda, berikut beberapa rumah sakit favorit orang Indonesia di:

  1. Malaysia = Loh Guan Lye, Island Hospital, Gleneagles Hospital Penang, Beacon            Hospital, Sunway Medical Centre, Gleneagles Kuala Lumpur
    2. Singapura = Mount Elizabeth, Gleneagles Singapore, Mount Alvernia
ilustrasi

Janji Dengan Dokter

Setelah menentukan rumah sakit yang dituju, kini saatnya menemukan dokter spesialis sesuai kebutuhan dan buat janji konsultasi.

Anda bisa minta bantuan kantor perwakilan rumah sakit Malaysia dan Singapura seperti Medisata untuk membuat janji ketemu dokter.

Jangan asal dating ke klinik dokter tanpa appointment terlebih dahulu karena dokter yang mau Anda temui bisa sedang cuti atau appointmentnya sudah penuh. Sayang sekali jika Anda sudah datang jauh-jauh namun tidak bisa konsultasi.

Akomodasi

Pesanlah kamar hotel beberapa hari atau minggu sebelum keberangkatan. Pilih hotel yang sesuai budget dan keinginan Anda.

Jangan lupa pertimbangkan lokasi hotel. Akan lebih menyenangkan dan memudahkan jika hotel yang Anda pilih tak jauh dari lokasi rumah sakit dan dekat dengan pusat keramaian.

Tiket Pesawat

Selain kamar hotel, tiket pesawat juga mesti dipesan dari jauh hari tapi pastikan bahwa jadwal konsultasi Anda dengan dokter sudah fix.

Beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan dalam poin ini adalah harga tiket, tempat duduk, dan waktu keberangkatan. Jika memungkinkan, cari diskon atau promo tiket pesawat untuk menghemat biaya.

Paspor

Sudah punya paspor? Bagi yang belum, Anda harus membuat paspor terlebih dahulu di kantor imigrasi atau secara online melalui aplikasi.

Jika sudah mempunyai paspor tapi masa berlaku hampir habis, segeralah perpanjang. Adapun syarat pembuatan dan perpanjangan tidak berbeda dari yang biasanya (untuk keperluan ke luar negeri lainnya).

Bagaimana dengan visa? Untungnya, berobat ke Malaysia dan Singapura hanya membutuhkan paspor saja.

Ketika dana sudah tersedia dan lima hal di atas telah dipersiapkan dengan matang, Anda bisa berangkat berobat keluar negeri dengan lancar tanpa rasa cemas.(*)