Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10299

Menanti Limpahan Investasi Amerika

0

DINAS Tenaga Kerja Kota atam mencatat, ada 15.336 pekerja yang terdampak Covid-19 hingga 1 Mei mendatang. Mereka berasal dari 327 perusahaan di Batam.

Rinciannya, ada 12 perusahaan tutup sementara dan 18  perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Jika dirinci lagi dari 15.336 pekerja yang terdampak, ada 9.113 karyawan yang jam kerjanya dikurangi, 2.400 orang karyawan dirumahkan, 3.057 karyawan disuruh cutri tanpa dibayar, dan 766 orang yang di-PHK.

Mayoritas yang terdampak adalah sektor pariwisata dan  perusahan terkait lainnya. Seperti hotel, restoran, angkutan  pariwisata, tempat atraksi pariwisata, dan lainnya.

Dalam skala Provinsi Kepri, lebih besar lagi. Untuk sektor pariwisata saja, ada 73 hotel yang tutup sementara. Sekitar  9.000 sampai 10 ribu karyawannya terdampak.

Jumlah itu terus bertambah seiring belum hilangnya Covid-19 dari Kepri. Hanya sektor industrilah yang masih bertahan. Khususnya di Batam, semua sektor ini masih beroperasi.

Hal ini diakui Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri
(HKI) Kepri, Tjaw Hoeing.

Meski terdampak juga setelah beberapa negara tujuan ekspor lockdown dan negara sumber bahan baku lockdown, namun tak sampai membuat industri di Batam babak belur.

“Terdampak juga, tapi masih tetap eksis di tengah pandemi
Covid-19 ini,” ujar Tjaw, belum lama ini.

Bahkan Tjaw melihat, industri di Batam masih ada peluang berkembang, meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: dalil Harahap/batampos.co.id

Apalagi Presiden Amerika Donald Trump, berencana merelokasi sejumlah pabrik Amerika dari Tiongkok ke Indonesia, karena  hubungan kedua negara yang tidak akur.

“Batam dengan fasilitas dan infrastruktur yang baik, insentif, letak strategis yang dapat memanfaatkan Singapura sebagai hub. Jadi, bisa menampung limpahan investasi tersebut,” katanya, Jumat (15/5/2020).

Tapi, jika limpahan investasi dari Amerika tersebut berorientasi pada perdagangan domestik, maka Batam tidak bisa menerimanya.

“Karena Batam itu dipersiapkan untuk perusahaan asing yang berorientasi kepada ekspor luar negeri. Kalau benar ada, maka kawasan industri di Batam sudah cukup siap,” ungkapnya.

Ia yakin Batam pasti dilirik, meski pemerintah telah menyediakan lahan seluas 4 ribu hektare di Kawasan Industri Wijayakusuma di Brebes, Jawa Tengah.

“Kalau targetnya ekspor, Batam pasti dilirik, bukan hanya Brebes. Apalagi seluruh kawasan industri di Batam belum 100 persen terisi, jadi masih ada lahan yang sangat luas untuk bisa menampung relokasi industri Amerika dari Tiongkok,” paparnya.

Sedangkan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, mengatakan, peluang Batam mendapatkan investasi lebih besar daripada daerah lain.

“Karena status Free Trade Zone (FTZ) Batam akan sangat menguntungkan investor yang orientasinya ekspor. Ditambah infrastruktur yang sudah bagus, pasokan air dan listrik juga baik,” jelasnya.

Namun, masih ada beberapa hambatan masuknya investasi ke Batam. Di antaranya ongkos kontainer yang lebih mahal ketimbang pelabuhan lain di Indonesia.

“Lalu lahan yang tersedia sudah banyak dikuasai oleh para calo sehingga menyulitkan investor mendapatkan lahan di tempat yang strategis, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah harus membenahi berbagai hambatan investasi di Batam ini jika ingin investor datang dan berinvestasi di Batam.

Hal serupa juga tengah dilakukan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri.

Ketua Kadin Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana mempersiapkan lahan seluas 30 hektare sebagai tahap awal dalam menggaet investor asing lewat program Paket Ekonomi Batam, Bintan, Karimun (BBK) Murah.

Menurut Ma’ruf, penyebab hengkangnya perusahaan asing dari Tiongkok disebabkan karena tak ingin mengambil risiko lebih jauh lagi, imbas dari pandemi Covid-19.

“Karena ada risiko besar hanya berinvestasi di satu negara. Jika negara tempat investasi terkena wabah seperti saat ini, maka sangat merugikan investor. Kami tengah berusaha menangkap peluang ini,” tuturnya, beberapa waktu lalu.

Adapun lahan seluas 30 hektare yang disiapkan berada di Kabil, Batam. Selain lahan di lokasi tersebut, Ma’ruf mengaku sudah berkoordinasi dengan bupati-bupati dari Bintan dan Karimun
untuk membantunya jika ada investor asing yang berinvestasi di BBK.

“Pada intinya, kami siapkan lahan seluas 30 hektare di Kabil. Tolong itikad kami disambut dengan baik. Saya harap BP Batam juga berani, biar kami yang bayar, kami kasih free ke investor,” tegasnya.

Berikan Penundaan atau Penghapusan Kewajiban Melihat kenyataan bahwa hanya industri di Batam yang mampu menggeliat di tengah pandemi Covid-19, anggota Komisi I DPRD Batam, Utusan Sarumaha, meminta Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, memberikan perhatian serius
sektor ini, baik saat ini maupun ke depannya.

“Berikan kemudahan-kemudahan atau relaksasi atau stimulus agar industri di Batam makin berkembang. Ingat, sektor ini paling banyak menyerap tenaga kerja. Untunglah masih bisa bertahan, kalau tidak akan banyak pengangguran di Batam ini,”
ujar Utusan, kemarin.

Ia mencontohkan, untuk industri yang perpanjangan UWTO-nya jatuh tempo, jangan hanya kemudahan berupa bisa dicicil sampai 10 kali, tapi bisa lebih dari itu.

Misalnya, tak ada denda, atau pembayaran bisa diundur beberapa tahun ke depan atau diberi diskon besar. Begitupun kewajiban membayar pajak bumi dan bangunan (PBB), dan keringanan pajak lainnya.

Ia menambahkan, jika kewajiban-kewajiban terhadap industri tersebut diatur di dalam Peraturan Daerah (Perda), maka sesuai dengan mekanismenya, harus melalaui perubahan APBD yang ditampung dalam Renca Kerja dan Anggaran (RKA).

Sebab, Pemko Batam tidak bisa bertindak secara sepihak. Pembahasan perlu dilakukan bersama-sama dengan DPRD.

“Kita berterima kasih pada para pelaku industri di Batam. Bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 itu luar biasa,” ujarnya.

Tidak hanya kepada sektor industri, sektor pariwisata yang paling terdampak dan butuh waktu lama untuk bangkit kembali, juga harus mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah.

Utusan mengusulkan, penundaan kewajiban tanpa denda atau penghapusan kewajiban dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, harus diberikan.

“Namun, ini juga harus tetap melalui pembicaraan dan kesepakatan bersama dengan DPRD,” katanya.

Tidak hanya itu, Pemko Batam juga harus menjamin ketersediaan kebutuhan yang diperlukan di sektor pariwisata dengan pengawasan harga secara normal.

Ketua Fraksi Partai Hanura tersebut menegaskan, Partai Hanura sangat mendukung segala bentuk program dari Pemko Batam dalam menggairahkan perekomian di Kota Batam.

“Baik itu program dalam bentuk kebijakan. Ataupun dalam bentuk anggaran,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Dewan Kehormatan Apindo Kepri dan Batam, Abidin, mengatakan, saat ini, semua sektor usaha yang terdampak Covid-19, baik dampaknya besar maupun kecil, membutuhkan relaksasi kewajiban-kewajiban terhadap pemerintah.

“Bisa relaksasai UWTO, PBB, atau pajak-pajak lainnya. Juga
jangan buat aturan-aturan yang membuat industri kesulitan,”
ujarnya, pekan lalu.

Ia yakin, 2021, dunia usaha di Batam akan bangkit, seiring meredanya pandemi Covid-19.(leo/gie)

Nonton Streaming Music dan Film Impor Dipungut PPN per 1 Juni

0

batampos.co.id – Pemanfaatan produk digital dalam bentuk barang (impor) tidak berwujud, maupun jasa oleh konsumen di dalam negeri akan dikenai pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen. Kebijakan ini berlaku mulai 1 Juni mendatang.

”Pemungutan, penyetoran, dan pelaporan PPN atas produk digital yang berasal dari luar negeri tersebut akan dilakukan para pelaku usaha perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE), yaitu pedagang atau penyedia jasa luar negeri, penyelenggara PMSE luar negeri, atau penyelenggara PMSE dalam negeri yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Pajak,” ujar Kepala Kanwil Pajak DJP Kepri Slamet Sutantyo lewat siaran persnya, Minggu (17/5).

Dia mengatakan, pengenaan PPN ini merupakan upaya pemerintah menciptakan kesetaraan berusaha atau level playing field bagi semua pelaku usaha khususnya antara pelaku di dalam negeri maupun di luar negeri, serta antara usaha konvensional dan usaha digital.

”Dengan berlakunya ketentuan ini, maka produk digital seperti langganan streaming music, streaming film, aplikasi dan games digital, serta jasa online dari luar negeri akan diperlakukan sama seperti produk konvensional yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari yang telah dikenai PPN,” tegas Slamet Sutantyo, dalam rilisnya.

Pelaku usaha PMSE yang memenuhi kriteria nilai transaksi atau jumlah traffic tertentu dalam waktu 12 bulan ditunjuk oleh Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Pajak sebagai pemungut PPN. Pelaku usaha yang telah memenuhi kriteria tetapi belum ditunjuk sebagai pemungut PPN dapat menyampaikan pemberitahuan secara online kepada Direktur Jenderal Pajak.

Dijelaskannya, sama seperti pemungut PPN dalam negeri, pelaku usaha yang ditunjuk juga wajib menyetorkan dan melaporkan PPN. Penyetoran PPN yang telah dipungut dari konsumen wajib dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya, sedangkan pelaporan dilakukan secara triwulanan paling lama akhir bulan berikutnya setelah periode triwulan berakhir.

Pengaturan lengkap mengenai tata cara pemungutan, penyetoran, dan pelaporan PPN dapat dilihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48/PMK.03/2020 yang salinannya tersedia di www.pajak.go.id. Kriteria dan daftar pelaku usaha yang ditunjuk sebagai pemungut PPN atas produk digital dari luar negeri akan diumumkan kemudian.

”Selain untuk menciptakan kesetaraan antar pelaku usaha, penerapan PPN produk digital dari luar negeri ini juga diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara yang saat ini sangat penting sebagai sumber pendanaan untuk menanggulangi dampak ekonomi dari wabah Covid-19.” ujarnya. (noel)

Harris Resort Waterfront Batam Sebagai Destinasi Liburan dan Lokasi untuk Prewedding Calon Pengantin 

0

HARRIS Resort Waterfront Batam, merupakan resort yang berlokasi di Waterfront City, Marina, Sekupang , Batam. Memiliki 250 kamar, dengan konsep HARRIS New Generation, kamar yang telah selesai direnovasi pada Desember 2018 memberikan kenyamanan dan pengalaman berlibur yang berkesan.

Pelayanan oleh karyawan yang terkenal dengan sebutan “HARRIS Player” juga menjadi bagian penting untuk menambah pengalaman liburan menjadi lebih berkesan.

Apa yang bagus dari HARRIS Resort Waterfront Batam?

Memiliki keindahan lansekap pantai, hutan pinus dan hutan bakau serta lansekap resort dengan kolam renang raksasa membuat resort ini sebagai lokasi prewedding yang banyak dipilih oleh calon pengantin.

Memiliki taman dengan gerbang yang terbuat dari ranting-ranting kayu dengan berlatar belakang pantai marina selalu dipergunakan sebagai lokasi berfoto oleh tamu-tamu.

Lokasi Prewedding di Harris Resort Waterfront Batam. Foto: Harris Resort untuk batampos.co.id

Berapa harga dan tipe kamar di HARRIS Resort Waterfront Batam?

HARRIS Resort Waterfront menawarkan berbagai tipe kamar, mulai dari HARRIS Room, HARRIS Room Beach Access, HARRIS Family Room, HARRIS Family Room Pool Access dan HARRIS Suite.

HARRIS Resort memberikan promo “best rate guaranteed” dengan pemesanan sampai dengan tanggal 30 Juni 2020 untuk periode menginap hingga 30 Desember 2020.

Dibandrol dengan harga mulai dari Rp. 500.000/malam/kamar untuk tipe kamar HARRIS room.

Harga paket prewedding HARRIS Resort Waterfront Batam
Calon pengantin bisa memesan paket prewedding ini dan mendapatkan manfaat seperti penggunaan lokasi foto di hutan pinus, hutan bakau, beachfront (tepi pantai), monkey bar dan juga kolam renang.

Penggunaan lokasi dapat digunakan selama 4 jam diluar makan siang yang telah dipersiapkan oleh pihak resort yang dapat dinikmati untuk sampai 5 orang.

“Jadi bukan saja calon pengantin tetapi fotographer, MUA dan asisten juga dapat menikmati makanan yang dipersiapkan khusus untuk paket prewedding” ini ujar Dila Bachmid selaku Marketing & Branding Manager Shared Service HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam.

Untuk paket prewedding ini dibandrol dengan harga Rp. 1.000.000 yang mencakup penggunaan lokasi sampai dengan 4 jam, set makanan untuk 5 orang dan penggunaan listrik untuk perlengkapan foto.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket-paket yang ditawarkan oleh HARRIS Resort Waterfront Batam dapat menghubungi 0778-381888.

Dan untuk mendapatkan informasi lebih mengenai paket prewedding dan paket pernikahan dapat menghubungi Meri Sagita di nomor 0811-776-595.(*)

Bebas dari Covid-19 Bayi Baru Lahir Dipulangkan

0

batampos.co.id – Seorang bayi perempuan yang baru lahir dari ibu yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dipulangkan setelah dinyatakan tak terinfeksi Covid-19.

Direktur RSUD Ani Dewiyana mengatakan, bayi tersebut lahir pada Jumat (8/5) lalu dan saat ini dalam kondisi sehat dan bebas dari Covid-19. “Sempat dirawat sehari, tapi sekarang sudah kembali bersama keluarganya. Ibunya masih di sini karena berstatus PDP. Bayinya sehat dan tidak ada kaitan dengan Covid-19,” ujar Ani.

Bayi tersebut lahir normal saat sang ibu sedang dalam pengawasan. Namun, belakangan kondisi sang bayi dinyatakan sehat dan tidak terpapar virus, selanjutnya diserahkan kepada keluarganya.(eja)

Pemerintah akan Salurkan Bansos Besar-Besaran H-5 Idul Fitri

0

batampos.co.id – Pemerintah pusat berencana mengebut pembagian bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menuturkan, pemerintah akan menyalurkan bantuan secara serentak pada periode 5 hari sebelum Idul Fitri.

“Lima hari menjelang lebaran ini akan dikakukan penyaluran besar-besaran,” kata Muhadjir saat dikonfirmasi, Senin (18/5).

Penyaluran akan bekerjasama dengan PT Pos Indonesia. Koordinasi secara virtual telah dijalankan bersama petinggi PT Pos dan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara.

Mereka pun turut membahas ihwal ketersediaan dana bantuan, hingga sistem penyaluran kepada masyarakat. Di sisi lain, para pekerja PT Pos harus bekerja keras selama menyalurkan bantuan. Sejumlah kendala masih kerap ditemui petugas.

“Bilamana perlu, jajaran PT Pos tidak libur lebaran untuk memenuhi target,” ucap Muhadjir.

Dia menargetkan 80 persen bansos sudah tersalurkan kepada warga pada periode 5 hari sebelum lebaran. “Dari 9 juta target KPM, diharapkan bisa tersalur 8,3 juta. Sekitar 80 persen. Sisanya adalah KPM yang berada di lokasi jauh dan sulit. Membutuhkan waktu lebih lama untuk menjangkau mereka,” pungkas Muhadjir.(jpg)

Viral Istri Anggota TNI Doakan Rezim Segera Tumbang

0

batampos.co.id – Viral sebuah postingan seorang istri prajurit TNI Angkatan Darat (AD) di media sosial yang menuai kritik dari warganet. Pasalnya, dalam cuitan tersebut, pelaku berharap agar rezim bisa segera tumbang sebelum 2020 berakhir. Postingan di media sosial itu ditulis dalam bahasa campuran yakni Jawa dan Indonesia serta berbunyi “Mugo rezim ndang tumbang sebelum akhir tahun 2020”.

Terkait hal itu, TNI AD memutuskan menggelar sidang terhadap Sersan Mayor (Serma) T selaku suami pelaku pada Minggu (17/5). Sidang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. Serta dihadiri oleh Wakasad, Komandan Pusat Polisi Militer AD, Pangdam Jaya, Asisten Intelijen KSAD, Direktur Hukum AD, Kepala Pusat Sandi dan Siber AD, dan Kadispenad.

“Pertama, mendorong proses hukum terhadap saudari SD dalam kapasitasnya sebagai anggota Persatuan Istri TNI AD,” kata Kadispenad Kolonel Inf Nefra Firdaus kepada wartawan, Senin (18/5).

SD diduga telah melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sidang juga memutuskan menjatuhkan Hukuman Disiplin Militer kepada Sersan Mayor T (anggota Rindam Jaya), berupa penahanan ringan sampai dengan 14 hari.

“Karena tidak menaati perintah kedinasan yang sudah dikeluarkan berulang kali tentang larangan penyalahgunaan sosial media oleh Prajurit TNI AD dan keluarganya,” imbuh Nefra.

Kolonel Inf Nefra menyebut Sidang Disiplin Militer terhadap Serma T akan dipimpin oleh Komandan Rindam Jaya sebagai atasan yang bersangkutan. “Sudah dijadwalkan oleh Pangdam Jaya untuk digelar pada jam 10.00 hari Senin, 18 Mei 2020, di Mako Rindam Jaya,” pungkas Nefra.(jpg)

Remaja 16 Tahun Sembuh dari Covid-19

0

batampo.co.id – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam, Batuaji, kembali memulangkan dua pasien positif Covid-19, Minggu (17/5) pagi. Kedua pasien tersebut adalah Novi Maria Astuti, 41, ASN di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam. Satu lagi Revinna Anastasyah Thamrin, remaja cantik berusia 16 tahun. Keduanya merupakan pasien kasus 33 dan 36.

Keduanya dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali swab dan hasilnya negatif oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam.

Seperti pasien-pasien sembuh sebelumnya, pemulangan dilakukan dengan suasana sukacita di Gedung Tun Sendari Terpadu, yang merupakan gedung khusus menangani pasien Covid-19. Mereka diberi bingkisan berisi obat-obatan dan vitamin, bunga, dan ucapan selamat.

Suasana haru sangat terasa sebab kedua pasien terlihat begitu gembira dan semangat setelah dinyatakan sembuh dari penyakit yang berbahaya itu. Begitu juga dengan petugas medis, bahagia karena upaya mereka untuk menyembuhkan pasien dari virus yang menggemparkan dunia ini berjalan dengan baik.

“Alhamdulilah ya Allah, berkah Ramadan yang sangat luar biasa. Saya akhirnya bebas dari virus ini. Terima kasih berlimpah kepada bapak ibu petugas medis di sini. Semoga kita semua sehat selalu ke depannya. Kawan-kawan yang masih dirawat tetap semangat, yakin pasti sembuh,” ujar Novi Astuti.

Tak kalah bahagianya dengan Revinna. Matanya berbinar dan terus mengumbar senyum. Bahkan terus melambaikan tangan dan ucapan terima kasih kepada tim medis yang menanganinya dengan baik selama dirawat. “Terima kasih semua tim medis yang telah berjuang membantu kesembuhan saya,” ujarnya.

Revinna, 16, pelajar SMK
tersenyum kepada tim dokter
serta perawat dari dalam mobil
saat hendak meninggalkan
RSUD Embung Fatimah, Batuaji,
Minggu (17/5). Dia dinyatakan
sembuh dari covid-19.
(F. Dalil Harahap/batam pos)

Revinna divonis positif Covid-19 pada 5 Mei lalu. Pelajar asal Batam Center ini merupakan putri dari kasus 22 dari klaster ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Batam, yang juga telah sembuh.

Sesuai hasil tracing yang dilakukan Tim Surveilans dan Epiodemiologi Dinkes Batam, pada 16 April dilakukan RDT kepadanya, ayah dan dua saudaranya yang lain. Hasil yang bersangkutan disimpulkan reaktif.

Sedangkan ayah dan dua saudaranya nonreaktif. Selanjutnya pada 1 Mei, mereka menjalani swab tenggorokan, hasilnya baru diterima pada 5 Mei dan yang bersangkutan dinyatakan positif. Sedangkan ayah dan seorang saudaranya terkonfirmasi negatif.

Ani berharap, para pasien yang sembuh ini tetap tetap mengikuti protokol kesehatan di rumah masing-masing.”Pulang dari sini tetap jalani karantina mandiri selama 14 hari. Ikuti semua instruksi pemerintah. Jaga jarak sosial dan fisik serta pakai selalu masker saat keluar rumah,” pesan Ani.

Wakil Direktur RSUD Sri Rupiati menjelaskan, pemulangan ini menambah daftar panjang pasien positif Covid-19 yang sembuh dari RSUD, yakni 10 orang. Sementara pasien yang masih dirawat tersisa 11 orang yang terdiri dari 9 positif dan dua PDP. “Untuk yang sembilan ini, lima di antaranya sedang menunggu kabar baik juga. Hasil swab terakhir mereka akan segera keluar dan kalau hasilnya negatif mereka juga akan segara pulang,” ujar Sri. (eja/iza)

Bertambah, 11 Warga Batam Kembali Dinyatakan Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Tim gugus tugas Covid-19 Kota Batam kembali merilis adanya penambahan masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pada Senin (18/5/2020), Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya menyampaikan, ada 11 warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari cluster terkonfirmasi positif Nomor. “32”, Nomor. “35” yang telah
meninggal dunia dan Kasus Nomor “49” yang saat ini masih dalam perawatan di ruang isolasi rumah sakit swasta di Kota Batam,” katanya.

Ia menjelaskan 11 orang tersebut terdiri dari tiga orang perempuan dan 8 orang laki-laki.

Mereka ialah:

1. LM

LM berusia 39 tahun dan beralamat di kawasan perumahan kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batuampar dan merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 55 Kota Batam.

2. H

H berusia 45 tahun dam merupakan buruh angkut barang, beralamat di kawasan
perumahan kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batuampar Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 56 Kota Batam.

3. S

S berusia 55 tahun berprofesi sebagai karyawan dan beralamat di kawasan perumahan kampung
Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batuampar Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 57 Kota Batam.

4. B

Berusia 43 Tahun, Swasta , beralamat di kawasan perumahan Batam Centre Kelurahan Taman Baloi Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 58 Kota Batam.

5. KMB

KMB berusia 13 tahun berstatus pelajar, beralamat di kawasan
perumahan Batam Centre Kelurahan Taman Baloi Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 59 Kota Batam.

6. ED

ED berusia 44 Tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan perumahan Batam Centre Kelurahan Taman Baloi Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 60 Kota Batam

7. CMB

CMB berusia 7 Tahun, Pelajar, beralamat di kawasan perumahan
Batam Centre Kelurahan Taman Baloi Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 61 Kota Batam.

8. IK

Berusia 21 Tahun, sekuriti/Satpam, beralamat di kawasan perumahan
kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 62 Kota Batam.

9. SYK

SYK berusia 20 Tahun, Karyawan, beralamat di kawasan perumahan
kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 63 Kota Batam.

10. Z

Z berusia 15 Tahun, Pelajar, beralamat di kawasan perumahan
Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 64 Kota Batam.

11. WSC

Berusia 22 Tahun, Pelajar, beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 65 Kota Batam.(esa)

Hilang 20 Jam, PNS Kota Batam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

0

batampos.co.id – Tharmizi, warga Taman Kota Mas Blok B3-3A RT 004 RW 009, Lubukbaja yang sempat dinyatakan hilang saat memancing ditemukan di Perairan Pulau Nguan, Galang Baru, Minggu (17/5/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.

Sebelumnya, pria 55 tahun ini dinyatakan hilang di Perairan Pulau Airsaga, Galang, Sabtu (16/5/2020) malam.

Pria yang berstatus sebagai pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam ini terjatuh dari pancung boat saat memancing.

“Sudah kita temukan dan jasadnya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Kasat Polair Polresta Barelang, AKP Syamsurizal.

Syamsurizal, mengatakan, jasad Tharmizi menghilang selama 20 jam dan ditemukan berjarak 5 mil dari lokasi jatuh dan hilangnya.

Untuk pencarian jasad tersebut, petugas mengerahkan 2 unit kapal, yakni dari Sat Pol Air Polresta Barelang dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

“Ada beberapa warga sekitar juga membantu. Kita fokuskan
pencarian di sekitar lokasi korban terjatuh,” kata Syamsurizal.

Informasi yang didapatkan, Tharmizi menuju Perairan Pulau Airsaga bersama rekannya, Supardi warga Perum Arta Guna Lestari Blok C/13 RT 001 RW 012.

Keduanya menumpang boat fiber. Dari keterangan Supardi, saat
rekannya tersebut terjatuh, ia berusaha melemparkan jirigen.

Hanya saja, keberadaan rekannya tersebut tak terlihat karena minim cahaya.

“Temannya sudah berusaha menolong. Tapi tak berhasil. Kita langsung ke lokasi, dan mengevakuasi Supardi,” kata
Syamsurizal.

Sementara itu, Kapolsek Galang, AKP Herman Kelly, membenarkan jasad Tharmizi yang sudah ditemukan dan
dievakuasi.

“Kita sudah beri tahu kabar duka ini ke pihak keluarga juga,” katanya.(opi/eja)

Aksi Peduli PWI Anambas, Berikan Paket Sembako kepada Masyarakat

0

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris memberikan apresiasi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Anambas atas aksi peduli dan gerak cepat membagikan sembako untuk membantu masyarakat dan jurnalis yang terdampak Covid-19.

Abdul Haris mengatakan dengan bantuan yang diberikan itu diharapkan juga mampu ikut meringankan beban masyarakat di tengah covid di bulan penuh berkah ini.

“Kami pemerintah daerah mengapresiasi kepedulian kawan-kawan PWI yang telah ikut peduli di tengah covid yang telah melanda dunia hingga ke Anambas,’ujar Haris, dalam sambutannya pada penyerahan simbolis bantuan di Halaman Kantor Dinas Kesehatan KKA, Senin (18/5/2020).

Di sisi lain, ia mengatakan dalam pemberitaan terkait Covid-19, ia berharap agar dapat memberikan informasi dan penulisan yang baik kepada masyarakat.”Berikan berita yang menyejukkan sehingga memberikan ketenangan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris dalam penyerahan simbolis bantuan paket sembako bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Anambas di Halaman Kantor Dinas Kesehatan KKA, Senin ( 18/5/2020). ( Foto : Faidillah /batampos.co.id).

Sementara itu Ketua PWI Kepulauan Anambas Indra Gunawan mengatakan, bantuan yang diberikan untuk sedikit meringankan beban yang mendera ditengah covid 19 sekaligus bentuk kepedulian menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H.

“Alhamdulillah, bantuan yang diberikan ini diharapakan dapat membantu anggota dan rekan-rekan seprofesi,”jelasnya.

Ia mengaku apa yang diberikan sebenarnya di luar ekspektasi, sehingga bantuan yang diberikan dapat menyasar hingga masyarakat yang membutuhkan.(fai)