Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10319

Tak Hanya Indonesia, 6 Negara Lainnya Juga Batalkan Haji Tahun Ini

0

batampos.co.id – Negara-negara yang tidak mengirimkan jamaah haji tahun ini terus bertambah. Selain Indonesia, terdapat enam negara lain yang tersebar dari Asia Tenggara, Asia Tengah, dan Afrika.

Negara tersebut adalah Singapura, Brunei Darussalam, India, Mesir, dan Uzbekistan. Lalu yang paling baru, Kamis (11/6) pemerintah Malaysia memutuskan tidak menyelenggarakan haji tahun ini. Layaknya di Indonesia, calon jamaah haji Malaysia yang sedianya berangkat haji tahun ini diprioritaskan berhaji tahun depan.

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan ada tujuh negara yang telah memutuskan tidak menyelenggarakan haji tahun ini.

Endang pun mendapatkan kabar langsung dari Konsul Haji Malaysia. “Menteri Urusan Ugama Malaysia telah mengumumkan hal tersebut (pembatalan haji 2020, Red) pada hari ini,” kata dia.

Endang mengatakan kebijakan tersebut secara resmi sudah disampaikan ke Kedutaan Arab Saudi di Kuala Lumpur.

Begitu juga dengan India, kata Endang, sejak 6 Juni lalu Komite Haji India mengumumkan calon jamaah haji diberikan kebebasan untuk membatalkan haji 2020. Komite akan mengembalikan seluruh uang jamaah 100 persen.

Di India tidak ada sistem setoran awal pendaftaran haji seperti di Indonesia. Di India pembayaran haji dilakukan secara langsung atau dicicil selama enam bulan bagi calon jamaah yang dinyatakan lolos di tahun berjalan.

Untuk pemberangkatan periode 2020 ini, calon jamaah haji India mulai mengangsur sejak Oktober 2019. Total biaya haji di India sebesar USD 2.500 atau sekitar Rp 35,4 juta/jamaah. Hampir sama dengan rata-rata biaya haji jamaah Indonesia.

Endang menyebut adanya kabar bahwa pemerintah Arab Saudi akan membuka haji namun dengan kuota sangat terbatas. Yakni hanya 20 persen saja untuk keseluruhan. Seperti diketahui tahun lalu jumlah jamaah haji secara keseluruhan sekitar 2,4 juta orang. Dengan adanya kuota hanya 20 persen, maka kuota haji hanya sekitar 480 ribuan jamaah.

“Berita itu (kuota haji 2020 hanya 20 persen, Red) sudah saya komunikasikan dengan kantor Sekretariat Menteri Haji (Arab Saudi, Red),” kata Endang. Namun belum ada pernyataan resmi terkait kabar tersebut. Dia mengatakan merujuk informasi dari Dirjen Haji Kementerian Haji (Kemenhaj) Arab Saudi, mereka tidak bisa memutuskan.

Saat ini pembahasan haji 2020 di Arab Saudi sudah di komite tinggi. Namun belum sampai ke komite tertinggi. Setelah dibahas di komite tertinggi, baru ditetapkan di tingkat kerajaan. Struktur perhajian di Arab Saudi berlapis. Sementara Kemenhaj hanya urusan teknis saja.

Sampai saat ini, kata Endang, belum ada keputusan resmi pencabutan larangan jamaah umrah oleh Arab Saudi. Meskipun sudah ada pelonggaran ketentuan lockdown di Arab Saudi di tengah wabah Covid-19, belum ada kabar kapan larangan umrah dicabut. Dia menjelaskan aturan larangan perjalanan umrah dikeluarkan sejak 27 Februari lalu.(jpg)

Jelang New Normal Kasus Positif Covid-19 di Batam Bertambah Empat

0

batampos.co.id – Menjelang penerapan new normal atau aturan prokol baru di Batam, kasus positif Covid-19 bertambah, Kamis (11/6). Kemarin, empat orang warga Batam dinyatakan positif Covid 19 Kota Batam.

Empat kasus baru tersebut antara lain pedagang Pasar Toss 3000 dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Instansi Vertikal Kementerian Kesehatan RI. Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, membenarkan adanya tambahan kasus positif dari pedagang Toss 3000 Jodoh dan seorang ASN.

“Dari empat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang kita rilis hari ini (Kamis, 11 Juni) dua laki-laki, dua perempuan. Salah satunya pedagang Toss 3000,” ujar Rudi, Kamis (11/6).

ASN instansi vertikal Kementerian Kesehatan RI tersebut sebelumnya sudah pernah dinyatakan positif Covid-19 dengan nomor 23. Karena kambuh kembali ia dilabeli nomor baru yakni kasus nomor 166 Kota Batam.

Selanjutnya, penjual sayur di Pasar Toss 3000 Jodoh. ini merupakan pasien nomor urut 167. Seorang guru sekolah dasar negeri di Batam Kota juga dinyatakan positif Covid-19. Tinggal di Kompleks Perumahan Ditpam, Baloi. Ia pasien positif baru nomor 168.

Terakhir ada tambahan kasus baru seorang penjual jamu gendong. Pasien nomor 169 merupakan perempuan teman satu kost penjual jamu yang sehari sebelumnya juga dinyatakan positif Covid-19 dan pasien nomor 161.(*/uma)

Singapura, Swiss, dan Jerman, Negara Paling Aman Selama Pandemi

0

batampos.co.id -Singapura, Swiss, dan Jerman, menjadi salah satu negara teraman dalam hal hidup selama pandemi Covid-19. Hal itu karena angka kematian kasus Covid-19 di negara-negara itu terbilang rendah. Upaya deteksi dan pencegahan wabah virus Korona juga diklaim berhasil.

Sebuah studi terbaru menyebutkan Singapura sebagai negara peringkat keempat paling aman dari 200 negara. Indikatornya termasuk efisiensi karantina, pemantauan dan deteksi kasus, serta kesiapan darurat dalam menangani wabah seperti dilansir dari The Straits Times, Jumat (12/6).

Posisi teratas adalah Swiss dan Jerman dalam peringkat yang dirilis pada 4 Juni lalu. Survei dilakukan oleh Deep Knowledge Group, sebuah konsorsium perusahaan nirlaba yang dimiliki oleh Deep Knowledge Ventures yakni perusahaan investasi yang berbasis di Hongkong. Singapura juga berada di urutan keempat dalam survei yang sama yang dirilis pada April tepat ketika kasus virus Korona melonjak di antara pekerja migran yang tinggal di asrama.

Swiss dan Jerman mendapat nilai tertinggi karena mereka bertindak lebih awal untuk menangani jumlah kasus baru. Taiwan, yang memiliki nol kasus baru selama setidaknya satu minggu, berada di peringkat ke-16. Vietnam, yang mencatat 25 infeksi baru pada 15 Mei, berada di peringkat 20.

Meski begitu, Singapura mengambil nilai tertinggi dalam hal memantau dan mendeteksi kasus. Sedangkan Swiss terbaik dalam hal karantina. Mayoritas wilayah dengan skor positif terletak di Asia. Sedangkan Mali, Rwanda dan Sudan Selatan adalah tempat paling berbahaya dalam hal kehidupan selama pandemi Covid-19.(jpg)

Pemko Batam Harus Siapkan Fasilitas Internet, Bagi UMKM Jalankan Sistem Online di Pasar

0

batampos.co.id  – Keinginan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Batam untuk mendorong pelaku UMKM beralih menggunakan sistem online atau pasar online mendapat dukungan dari anggota DPRD Batam Komisi II, Sahat Tambunan.

Namun dorongan itu hanya bersifat lisan saja tanpa didukung fasilitas dan anggaran yang memadai, hal itu akan sangat sulit diwujudkan atau diimplementasikan.

Perubahan dari pola konvensional menuju digital seperti pasar menurut Sahat, menjadi keniscayaan di masa pandemik Covid-19 ini tanpa didukung fasilitas sistem online seperti ketersediaan internet di pasar-pasar.

“Kami dari Komisi II DPRD Batam meminta Pemko Batam menghadirkan kemudahan bagi pelaku UMKM seperti pedagang di pasar-pasar tradisional, sediakan tiap pasar itu fasilitas internet. Pelaku UMKM seperti pedagang pasar misalnya, juga harus dibimbing dan dibina agar bisa beralih ke sistem online dalam menjalankan usahanya atau berdagang,” ujar politikus dari Partai Demokrat Batam ini, Jumat (12/6) pagi.

Terkait adanya anggaran yang digelontorkan oleh pusat sebesar Rp 150 triliun untuk memulihkan sektor UMKM, Sahat berharap apabila sudah sampai ke daerah, bisa didistribusikan dengan cermat dan harus tepat sasaran.

“Kami mendukung pendataan UMKM di Batam yang dilakukan oleh Dinas KUKM Batam, meski saat ini kami belum dapat datanya karena masih berjalan. Hal tersebut akan membantu UMKM yang terdampak Covid-19,” terang Sahat.

Sementara anggota Komisi II DPRD Batam lainnya, Mulia Rindo Purba menegaskan, untuk memulihkan kondisi perekonomian yang terdampak Covid-19 di Batam ini, khususnya di sektor pelaku UMKM, Pemko Batam harus segera mereorientasi dan merefocusing anggaran atau APBD yang ada.

“Mereorientasi APBD atau merefocusing APBD itu misalnya seperti mengubah postur anggaran khusus untuk Dinas KUKM agar bisa digunakan untuk memulihkan sektor UMKM yang muaranya nanti pada peningkatan produksi KUKM sendiri,” ujar politikus Partai Gerindra ini.

Saat ini, lanjut Rindo, anggaran untuk Dinas KUKM Batam kurang dari Rp 3 miliar, lebih kecil dari refocusing untuk penangangan Covid-19. Hal tersebut dinilai tak sejalan dengan harapan besar dan keinginan untuk memulihkan sektor perekonomian daerah.

“Pemerintah daerah harus segera mendorong peningkatan produksi, bukan justru memperbesar tantangan bagi UMKM dengan menginstruksikan impor. Memang benar impor lebih murah seperti misalnya lele, namun efeknya itu bisa memukul UMKM,” terangnya.

Rindo mendorong Pemko Batam agar segera memperbaiki sistem pendataan UMKM yang dinilainya masih belum mumpuni. Bank data yang tidak maksimal ini, membuat program-program yang ada selama ini menjadi tidak maksimal.

Dengan beresnya sistem pendataan kedepannya, Rindo meyakini akan ada perubahan. Apalagi dengan kebijakan yang berorientasi penuh pada peningkatan kinerja UMKM.(gas)

Pedagang Pasar Toss 3000 Positif Covid-19 Terus Bertambah

0

batampos.co.id – Kasus positif corona virus deases 2019 (Covid-19) di Pasar Toss 3000 Batam terus bertambah. Tidak hanya pedagang pasar yang positif terinfeksi, tetapi juga sudah ada pedagang yang rutin belanja di pasar itu juga tertular.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, membenarkan adanya tambahan kasus positif dari pedagang Toss 3000 Jodoh. “Dari empat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang kita rilis hari ini (Kamis, 11 Juni) dua laki-laki, dua perempuan. Salah satunya pedagang Toss 3000,” ujar Rudi, Kamis (11/6).

Hasil tersebut didapat dari penelusuran atau tracing close contact dengan pedagang Toss 3000 sebelumnya yang lebih dahulu terinfeksi Covid-19. Rudi menyebutkan, pedagang Toss 3000 yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu seorang laki-laki berinisial AS. Pria 42 tahun itu beralamat di Kompleks Ruko Jodoh Maritim Square, Kelurahan Seijodoh, Kecamatan Batuampar.

Ini merupakan pasien nomor urut 167. “Dia rekan sesama pedagang dengan terkonfirmasi positif nomor 151,” sebutnya.

Sebelumnya, kasus positif Covid-19 di Batam bertambah enam orang, Rabu (10/6). Tiga diantara pasien baru ini adalah para pedagang di Pasar Toss 3000 Batam atau berinteraksi dengan pedagang. Mereka tertular dari pasien Covid-19 nomor 146 dan 151, yang merupakan sesama pedagang di pasar yang terletak di kawasan Jodoh itu.

Pasien pertama adalah seorang perempuan berinisial UK, usia 47 tahun. Penjual sayur di Pasar Toss 3000 Jodoh. Beralamat di kawasan perumahan Kampung Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja. Ia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 162 Kota Batam.

Pasien kedua, seorang perempuan berinisial AbrS, usia 48 tahun. Juga penjual sayur di Pasar Toss3000 Jodoh. Beralamat di kawasan perumahan Kampung Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja. Ia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 163 Kota Batam.

Adapun pasien ketiga, seorang perempuan berinisial K, usia 64 tahun. Penjual sayur keliling, beralamat di kawasan rumah toko (Ruko) Gajah Mada, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang. Ia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 165 Kota Batam. Meski ia pedagang sayur keliling, namun sumber dagangannya dibelinya sendiri setiap hari dari pasar Toss 3000 Jodoh.(*/uma)

Penyerangnya Dituntut 1 Tahun Penjara, Novel Baswedan Emosi

0

batampos.co.id – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tak kuasa menahan amarah mengetahui pelaku penyerangan terhadapnya hanya dituntut satu tahun penjara. Novel sudah menduga, sidang perkara teror yang dialaminya pada 11 April 2017 silam hanyalah formalitas.

“Memang hal itu sudah lama saya duga, bahkan ketika masih diproses sidik dan awal sidang. Walaupun memang hal itu sangat keterlaluan karena suatu kebobrokan yang dipertontonkan dengan vulgar tanpa sungkan atau malu,” kata Novel dikonfirmasi, Kamis (11/6).

Novel merasa miris mengetahui dua oknum Brimob yang telah membuat matanya nyaris buta hanya dituntut satu tahun penjara. Dia menilai, persidangan ini menjadi ukuran fakta betapa rusaknya hukum di Indonesia.

“Lalu bagaimana masyarakat bisa menggapai keadilan? Sedangkan pemerintah tak pernah terdengar suaranya,” sesal Novel.

JPU, lanjut Novel, sebagai pengacara negara seharusnya mementingkan perlindungan masyarakat, karena Novel merupakan korban dari penyerangan kedua oknum Brimob tersebut.

“Penuntut umum itu mewakili negara. Jadi, kepentingan yang diwakili negara adalah kepentingan perlindungan kepada warga negara dalam hal ini adalah korban. Nah, ketika itulah kepentingannya harus seperti itu,” tegas Novel.

Sebelumnya, terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette dituntut satu tahun pidana penjara. Jaksa menilai, Ronny dan Rahmat terbukti melakukan penganiayaan berat terhadap Novel.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa dengan hukuman pidana selama satu tahun,” kata Jaksa Fedrik Adhar membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (11/6).

Dalam pertimbangan Jaksa, hal yang memberatkan Ronny dan Rahmat dinilai telah mencederai institusi Polri. Sedangkan hal yang meringankan, keduanya berlaku sopan selama persidangan dan mengabdi di institusi Polri.

Jaksa meyakini, Ronny Bugis bersama-sama-sama dengan Rahmat Kadir terbukti melakukan penganiyaan berat dengan terencana. Terencana, yang dimaksud jaksa adalah kedua terdakwa terbukti melakukan pemantauan rumah Novel sebelum melancarkan aksinya.

Kedua oknum Brimob Polri itu menyebabkan mata Novel Baswedan mengalami penyakit sehingga kornea mata kanan dan kiri berpotensi menyebabkan kebutaan. Kedua terdakwa melakukan perbuatannya karena membenci Novel Baswedan yang dinilai telah mengkhianati dan melawan institusi Polri.

Keduanya kemudian pada 11 April 2017 bertempat di Jalan Deposito Blok T Nomor 10 RT 003 RW 010 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara sekitar pukul 05.10 WIB menyiram cairan asam sulfat (H2SO4) kepada Novel Baswedan yang keluar dari Masjid Al-Ikhsan menuju tempat tinggalnya.

Akibat ulah kedua terdakwa, cidera yang dialami Novel itu disebutkan berdasarkan hasil visum et repertum nomor 03/VER/RSMKKG/IV/2017 yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga menyatakan ditemukan luka bakar dibagian wajah dan kornea mata kanan dan kiri Novel. Atas perbuatannya, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir dituntut Pasal 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(jpg)

Salah Pakai Masker dan Berkerumun Penyebab Angka Covid-19 Naik Terus

0

batampos.co.id – Angka kasus baru positif Covid-19 yang melonjak selama sepekan terakhir diklaim karena tes uji spesimen yang masif. Tetapi selain itu, harus diakui pula bahwa masih banyak masyarakat yang tak disiplin mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya tetap senang berkerumun dan ceroboh dalam memakai masker.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan dari hasil positif yang didapatkan, rata-rata spesimennya dikirim berdasarkan kontak tracing dari kasus positif yang gencar dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Namun kendalanya adalah sulitnya menemukan siapa saja kontak positif dengan pasien, karena rata-rata masyarakat gemar berada di kerumunan.

“Karena dari kontak tracing yang ada kami sering tak bisa menelusurinya. Karena kasus positif yang ditemukan, sebelumnya sering berada di kerumunan. Di pasar, di tempat-tempat ramai. Sehingga memungkinkan proses penularan dan sulitnya menjaga jarak,” kata Yuri dalam konferensi pers, Kamis (11/6).

Yuri mengatakan, penularan juga terjadi karena masyarakat tak disiplin dalam memakai masker yang benar. Masker semestinya dipakai menutup atas hidung, mulut, hingga ke bawah dagu untuk mencegah droplet.

“Penggunaan masker yang tak benar juga berkontribusi pada penularan. Hanya tutup hidung atau mulut, kemudian hanya menutup dagunya. Ini juga menjadi keprihatinan,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, keprihatinan juga terjadi pada kasus yang diderita oleh anak dan balita. Apalagi jika mereka tertular oleh orang dewasa dengan mobilitas yang tinggi di luar rumah.

“Kita butuh lingkungan yang aman agar tak tertular. Agar aman di tengah keluarga dibutuhkan komitmen yang disiplin,” tandasnya.(jpg)

Cara BP Batam Menjaga Ketahanan Waduk untuk Menjamin Ketersediaan Air Baku ke Depan

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketahanan waduk-waduk yang ada di Kota Batam.

Caranya adalah dengan melakukan pengawasan dan patroli oleh Direktorat Pengamanan (Ditpam) bersama Direktorat Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Lingkungan di sekitaran Daerah Tangkapan Air (DTA)

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam Binsar Tambunan, mengatakan, Kota Batam tidak memiliki sumber air baku selain dari air hujan.

Karena itu pihaknya terus melakukan pengawasan ekstra di DTA untuk mencegah terjadinya aktivitas ilegal. Sehingga dapat menjaga ketahanan waduk dan menjamin ketersediaan air baku.

“Ke depan air ini masih belum cukup dan kita akan cari pulau-pulau lain dan Pulau Galang nanti akan mempunyai 2 Dam salah satunya Sei Gong,” katanya, Jumat (12/6/2020).

Binsar menjelaskan, setiap pulau berpotensi memiliki sumber air. Dengan adanya sumber air atau waduk dapat memenuhi kebutuhan air bersih di sekitarnya.

“Itu semua akan ketemu di 2025, setalah waduk di Rempang-Galang dan Galang Baru dibangun,” jelasnya.

Kondisi salah satu waduk di Kota Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Selain itu lanjutnya untuk menjaga ketahanan waduk dan menjaga kebutuhan air baku, pihaknya akan membawa air dari daerah lain.

Di antaranya dari Lingga dan Bintan.

“Kita memerlukan sumber air dari daerah lain. Seperti dari Lingga. Lingga memiliki air terjun yang kapasitasnya 4 ribu liter/detik,” paparnya.

Ia menjelaskan, BP Batam akan bekerjasama dengan Pemerintah Pusat dan Pemkab Lingga untuk membuat Feasibility Study (FS).

“Sekarang kita sedang menyelesaikan DED (Detail Enginering Design,red) dan jika ini feasible air akan dikirim dari Lingga melalui pipa bawah laut,” tuturnya.

Ia menjelaskan, investasi tersebut memang sangat mahal. Karena harus menggunakan pipa bawah laut dengan panjang sekitar 100 kilometer agar sampai ke Galang Baru.

“Kemudian ada juga dari Dam Busung dan ini sudah dilaksanakan FS dan DED tinggal pembebasan lahan dan menunggu selesainya pembangunan jembatan Batam-Bintan,” tuturnya.

Karena lanjutnya dari Sei Busung ini akan melewati jembatan Batam-Bintan. Apabila proyek pembangunan jembatan tersebut disetujui pemerintah pusat dalam waktu tiga hingga empat tahun dan bersamaan dengan itu akan dilakukan pembangunan WTP di
Galang Baru.

“Dam Busung bisa memberikan kontribusi 2 ribu liter/detik dari Bintan ke Batam,” tuturnya.

Selain itu BP Batam kata dia, juga berencana membangun Dam Laut dan sudah ada dua lokasi yang sudah diselesaikan FSnya.

“Pertama Dam Laut di bawah Dam Duriangkang. Meliputi Pulau Tanjungsauh, Moi-moi dekat jembatan satu dan itu akan menjadi alternatif pengembangan wilayah Dam lautnya,” paparnya.

Dam Laut lainnya akan dibangun di bawah Dam Sei Gong. Menurutnya pembangunan Dam Laut dilakukan karena kebutuhan air pada 2045 diperkirakan dua kali lipat dari saat ini yaitu mencapai 7500 liter/detik.

“Inilah sumber-sumber yang akan kita kembangkan dan kedepan kita bisa lanjutkan untuk mengembangkan Barelang menjadi lokomotif pembangunan indonesia karena infrastruktur air dan lingkungan harus siap,” ucapnya.(esa/adv)

Prabowo Bakal Maju Kembali di Pilpres 2024

0

batampos.co.id – Prabowo Subianto kembali diusung oleh kader Partai Gerindra untuk menjadi ketua umum periode 2020-2025. Selain itu, Prabowo Subianto juga digadang-gadang maju kembali di Pilpres 2024 mendatang.

Menanggapi hal tersebut,‎ Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan menghormati jika Gerindra akan kembali mencalonkan Prabowo Subianto.

“Haknya Pak Prabowo dan semua tokoh terbaik di negeri ini untuk maju. Selama niatnya membangun negeri. Kita dorong dan apresiasi,” ujar Mardani kepada wartawan, Kamis (11/6).

Meski demikian, anggota Komisi II DPR ini mengatakan PKS akan berusaha memajukan kadernya untuk Pilpres 2024 mendatang. Sehingga bisa memeriahkan hajatan besar demokrasi lima tahunan tersebut. “Tahun 2024 PKS akan berusaha mengusung kadernya sendiri,” imbuhnya.

Mardani berujar pihaknya siap bekerja sama dengan partai politik lainnya untuk bisa berkoalisi jika syarat pencalonan di Pilpres tidak terpenuhi. “Peluang koalisi dengan partai lain untuk memajukan Indonesia tetap terbuka,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan bahwa Prabowo Subianto siap kembali maju sebagai capres apabila diminta oleh kadernya.

“Selama kekuatan, selama hayat masih di kandung badan, selama itu diminta oleh kader, selama partai memanggilnya, beliau InsyaAllah akan siap menghadapi, akan siap memikul beban tugas partai tersebut,” ujar Muzani.

Muzani menyebut Prabowo akan segera menetapkan keputusan soal capres dari Gerindra. Hanya, Menteri Pertahanan (Menhan) itu meminta semua kader Gerindra bersabar dalam pengambilan keputusan tentang calon presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.

“Tentang pencalonan presiden, Pak Prabowo sekali lagi meminta agar segenap kader Partai Gerindra bersabar, pada saatnya nanti kita akan mengambil keputusan yang terbaik,” jelas Muzani.(jpg)

Kabar Baik, Perusahaan Asing di Batam Mulai Rekrut Karyawan Baru

0

batampos.co.id – Kabar baik kembali dirasakan masyarakat Kota Batam karena  beberapa perusahaan asing saat ini mulai merekrut karyawan baru.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, akibat pandemi Covid-19 sebelumnya memang banyak perusahaan yang terpaksa melakukan efisiensi pengurangan karyawan.

Namun saat ini banyak perusahaan yang mulai membuka lapangan pekerjaan baru, terlebih lagi di sektor industri manufactur.

“Beberapa perusahaan sudah kembali membuka perekrutan karyawan bulan ini,” kata Rudi di Batam Center, Selasa (9/6/2020).

Dijelaskannya bahwa akibat tutupnya perusahaan-perusahaan di Malaysia dan Filipina membuat beberapa perusahaan di Batam kebanjiran orderan barang. Banyak produksi barang dialihkan ke Batam.

“Dengan adanya permintaan yang meningkat otomatis membutuhkan karyawan untuk memenuhi permintaan tersebut,” katanya.

Ilustrasi pekerja. Foto: batampos.co.id /Dalil Harahap

Rudi menjelaskan dengan mulai adanya kembali lapangan pekerjaan tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu solusi bagi karyawan yang sebelumnya di berhentikan dari perusahaan lamanya.

Laporan di Disnaker Kota Batam, tercatat hingga Mei 2020 ada sektar 15 ribu karyawan terkena dampak Covid-19.

Pihaknya juga berharap dengan adanya kepercayaan pelaku usaha terhadap Batam bisa mendorong pulihnya ekonomi Batam, meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir.

Rudi mengaku juga terus mengingatkan kepada perusahaan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai imbauan dari pemerintah.

“Saya sudah beberapa kali turun langsung ke perusahaan-perusahaan. Alhamdulillah protokol kesehatan sudah diterapkan dan kalau dilihat perusahaan ini malah sebenarnya lebih ketat menerapkan protokol kesehatan itu,” katanya.

Mulai dari masuk kantor, kemudian jaga jarak saat makan, pembagian shif termasuk jumlah orang di dalam ruangan juga sudah diatur dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan.

Termasuk saat perekrutan karyawan baru, tidak hanya orangnya yang dibatasi tapi sistemnya juga sudah menggunakan online seluruhnya.

Sehingga kata dia, saat ini tidak ada penerimaan di centre community (cc) atau tempat keramaian lainnya.

“Tes seleksi masuk perusahaan juga dibatasi. Setiap kali tes paling banyak itu yang dipanggil mungkin sekitar 10 pelamar. Jadi tidak sekaligus semuanya,” katanya.(*/esa)