Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 10348

WHO Akhirnya Nyatakan Virus Korona Sebagai Pandemi Global

0

batampos.co.id – Setelah menginfeksi lebih dari 121 ribu orang di dunia dan melumpuhkan aktivitas sejumlah negara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya menyatakan virus Korona jenis baru atau COVID-19 sebagai pandemi global pada Rabu (11/3). Virus yang baru muncul selama 3 bulan terakhir itu telah dengan cepat menyebar ke seluruh benua.

“Dalam dua minggu terakhir jumlah kasus di luar Tiongkok telah meningkat 13 kali lipat dan jumlah negara yang terkena dampak telah meningkat tiga kali lipat,” kata Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dilansir dari CNBC.

Dia mengatakan hal itu pada konferensi pers di kantor pusat organisasi di Jenewa. Dalam beberapa hari dan minggu ke depan, pihaknya melihat jumlah kasus dan jumlah kematian dan jumlah negara yang terkena dampak bisa naik lebih tinggi.

Tedros mengatakan beberapa negara telah menunjukkan kemampuan untuk menekan dan mengendalikan wabah. Namun beberapa pemimpin dunia dinilai gagal bertindak cukup cepat atau cukup drastis untuk menahan penyebaran.

“Kami sangat prihatin dengan tingkat penyebaran dan keparahan yang mengkhawatirkan, dan dengan tingkat kelambanan yang mengkhawatirkan,” katanya.

“Kami telah membunyikan bel alarm dengan keras dan jelas,” kata Tedros.

Kasus-kasus di Tiongkok dan Korea Selatan telah menurun secara signifikan. Dia menambahkan bahwa 81 negara tidak memiliki kasus yang dikonfirmasi dan 57 negara memiliki hanya 10 kasus atau kurang.

“Semua negara masih dapat mengubah arah pandemi ini. Beberapa negara sedang berjuang dengan kekurangan kapasitas. Beberapa negara sedang berjuang dengan kekurangan sumber daya. Beberapa negara sedang berjuang keras,” tukasnya.

Jumlah kasus dan kematian berubah setiap jam, melampaui 121.564 dengan setidaknya 4.373 kematian di seluruh dunia pada Rabu pagi (11/3) menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins. Di luar Tiongkok, dengan 32.778 kasus di setidaknya 109 negara telah dikonfirmasi.

Tedros berdalih bahwa WHO sebelumnya tidak menyatakan pandemi, karena sebagian besar kasus Coronavirus masih ditelusuri kontaknya dan belum ada bukti apa pun bahwa virus tersebut menyebar bebas di masyarakat.

Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Dr. Mike Ryan juga memperingatkan warga dunia. “Bangun. Bersiaplah. Virus ini mungkin sedang dalam perjalanan dan Anda harus siap,” tegasnya.(jpg)

Pembongkaran Pasar Induk Jodoh Kembali Ricuh

0

batampos.co.id – Pembongkaran dan pemagaran kios di area Pasar Induk Jodoh, kembali ricuh, Rabu (11/3) sore. Alat berat yang mengangkut beton untuk pemagaran dibakar warga yang mengklaim sudahlama menempati aset milik Pemerintah Kota (Pemko) Batam itu. Tepatnya di depan pintu masuk pasar.

Pada aksi kali ini, polisi mengamankan dua orang yang diduga sebagai provokator dan pembakar alat berat. Sehari sebelumnya, juga terjadi adu pukul antara warga/pedagang dengan petugas Tim Terpadu Kota Batam dari Satpol PP dan Ditpam BP Batam. Dalam penertiban lanjutan tersebut, beberapa orang mengalami luka baik dari warga maupun petugas Tim Terpadu.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, mengatakan pemasangan pagar tersebut merupakan lanjutan kegiatan penertiban sebelumnya. Alat berat dikerahkan untuk bongkar muat beton untuk pagar. “Kita tetap lanjutkan dari pagi untuk bongkar muat dan pemasangan pagar,” jelasnya.

Ia membenarkan, ada dua warga yang diamankan. Warga tersebut tertangkap tangan saat menyiramkan bensin dan melakukan pembakaran ke arah alat berat. “Alat berat dibakar dan kami cepat memadamkan pakai debu,” ujarnya.

Imam mengimbau masyarakat yang mengklaim memiliki lapak dan sudah lama beraktivitas di pasar induk itu tidak menolak pembangunan pasar tersebut. Selain itu, ia meminta warga tidak terprovokasi dengan oknum yang memanfaatkan keributan ini.

“Marilah kita sama-sama membangun Batam ini. Saya prihatin, karena ada yang dimanfaatkan. Kenapa ada warga yang mau dan ada yang tidak. Ingat, pasar itu aset pemerintah kota,” tegas Imam.

Harnita, salah seorang warga yang melakukan protes membantah ada dari pihak mereka membakar alat berat. “Tidak ada yang dibakar, tadi api itu dihidupkan untuk menghalangi mereka (petugas) masang pagarnya,” ungkapnya.

Seluruh Area Dipagar Beton

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan pemagaran Pasar Induk Jodoh merupakan langkah untuk mencegah kembalinya pedagang yang berjualan. “Iya, kita masih lakukan pemagaran di hari kedua pasca penertiban. Langkah ini untuk menjaga aset pemerintah,” katanya, Selasa (11/3).

Dia menuturkan, pemagaran dan pengosongan lahan area Pasar Induk Jodoh ini untuk mensterilkan lokasi. Artinya, seluruh area pasar akan ditutup semua, walau diketahui terdapat beberapa pedagang yang masih berjualan di area pasar yang belum terpagar beton.

“Supaya ini lebih steril, makanya kita pagari. Nantinya pedagang akan direlokasi ke pasar yang baru. Jadi, ini pemagaran dan pengosongan lahan secara keseluruhan,” tegasnya.(opi/cr1)

Polisi Gadungan Ditangkap Karena Diduga Lakukan Pemerasan dan Pemerkosaan

0

batampos.co.id – Aksi pemerasan dengan cara menyamar sebagai anggota polisi kembali terjadi. Dalam kasus ini polisi mengamankan MYA, 25. Dia kedapatan melakukan pemerasan kepada seorang perempuan.

Kapolsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kompol Rosiana Nurwidajati mengatakan, peristiwa bermula saat pelaku dan korban berkenalan di sebuah aplikasi chatting. Setelah menjalin komunikasi secara intens, keduanya memutuskan menjalin tali kasih.

Pelaku kemudian mengajak korban menginap di salah satu hotel di kawasan Pesanggrahan. Saat memasuki kamar hotel, pelaku langsung mengaku sebagai polisi sambil menunjukkan lencana palsu yang dibeli secara online.

“Ngaku sebagai seorang polisi yang melakukan penyamaran untuk menangkap korban. Pelaku menuduh korban wanita panggilan,” ucap Rosiana saat dikonfirmasi, Kamis (12/3).

Pelaku kemudian meminta uang Rp 1,8 juta jika korban tak mau diamankan ke kantor polisi. Namun, korban menolak, dengan alasan tak memiliki uang.

Pelaku terus memaksa korban untuk mengeluarkan uang. Hingga akhirnya korban memberikan uang Rp 500 ribu. Tak puas sampai disitu, pelaku pun langsung mencabuli korban di dalam kamar hotel tersebut.

Korban yang tak berdaya hanya bisa pasrah melayani nafsu bejad pelaku. Usai pelaku pergi, korban langsung membuat laporan polisi. Setelah dilakukan pengejaran pelaku diamankan di kawasan Pesanggarahan.

“Setelah korban melakukan hubungan seks, pelaku pergi dengan membawa uang langsung meninggalkan hotel,” jelas Rosiana.

Kepada polisi pelaku melakukan pemerasan dan pemerkosaan karena butuh uang untuk menikah. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan pengancaman Juncto Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(jpg)

KPK Selidiki Dugaan Imam Nahrawi Bawa Ponsel Masuk Sel

0

batampos.co.id – Mantan Menteri Pemuda dan Olah raga (Menpora) Imam Nahrawi harus berurusan dengan otoritas pengamanan rumah tahanan negara (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terdakwa kasus suap terkait hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan penerimaan gratifikasi itu juga terancam sanksi disiplin tahanan.

Persoalan disiplin di luar pokok perkara itu merupakan buntut dari inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kamar rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur pekan lalu. Petugas rutan menemukan sebuah ponsel di kamar sel Imam. Dalam ruang tahanan itu, Imam mendekam bersama beberapa tahanan KPK lain. ”Para tahanan ini kan ada aturannya, (membawa ponsel) itu dilarang dan ada sanksinya berupa hukuman disiplin,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (11/3).

Sampai saat ini KPK masih mendalami apakah ponsel itu benar milik Imam. Bila terbukti, Imam terancam sanksi disiplin. Dugaan bahwa Imam adalah pemilik ponsel itu mencuat seiring adanya laporan terkait unggahan status di story WhatsApp Imam pada 5 Maret lalu.

Postingan itu lah yang menjadi acuan KPK melakukan sidak di sejumlah kamar di rutan KPK di Pomdam Jaya Guntur sehari setelah unggahan itu dilaporkan. Saat dikonfirmasi, Imam yang kemarin menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta mengaku tidak mengetahui siapa si empu ponsel itu. Dia memilih menunggu hasil forensik yang tengah dilakukan KPK. ”Yang pasti (ponsel di rutan) bukan milik saya,” ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut saat dikonfirmasi.

Imam menyebut hasil forensik atau pendalaman yang dilakukan KPK akan membuat polemik kepemilikan ponsel itu menjadi proporsional. ”Orang kayak saya ini kan rentan juga dituduh-tuduh, sudah disidang, sudah lah kita tunggu (hasil pendalaman KPK). Yang pasti itu (ponsel) bukan milik saya,” tuturnya.

Ditanya soal postingan yang ada di story WA, Imam belum mau memberikan pernyataan sebelum ada hasil pendalaman dari KPK. ”Saya belum memberikan statement apa pun (soal postingan di story WA). Kita tunggu hasil (pendalaman) dari KPK,” paparnya.

Imam menegaskan tidak pernah menggunakan ponsel selama ditahan di rutan KPK.Sementara itu, dalam lanjutan sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, jaksa menghadirkan bekas Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Alfitra Salam sebagai saksi perkara suap dan gratifikasi Imam.

Di persidangan Alfitra mengaku mendapat informasi terkait perilaku Miftahul Ulum (asisten pribadi Imam) yang kerap meminta uang ke pejabat Kemenpora. Namun, Imam menilai pengakuan Alfitra itu hanya berdasar persepsi. Bukan berasal dari sumber atau fakta yang akurat. ”Tidak ada satu fakta pun, hanya persepsi. Tidak ada dari saksi yang mengatakan memberikan kepada saya. Semua katanya, kan ini susah,” ujar Imam. (tyo)

Raja dan Ratu Belanda Berkunjung ke Danau Toba

0

batampos.co.id – Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti tiba di Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, Kamis (12/3). Turun di Bandara Silangit, rombongan langsung bertolak ke Bukit Singgolom, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba.

Tiba di Singgolom, Raja Willem dan Ratu Maxima disambut oleh Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menteri Pariwisata Wishnutama Kusbandio, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, dan Dirut BPODT Ari Prasetyo.

Raja Willem dan Ratu Maxima tampak begitu modis dan cerah. Willem memakai setelan jas berwarna gold, sedangkan Maxima, memakai dress berwarna peach bermotif floral.

Pada kesempatan itu, Raja Willem dan Ratu Maxima melakukan sesi foto dengan berlatar belakang pemandangan Danau Toba dengan bingkai Pulau Samosir nan memikat.

Sebelumnya Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Senin (9/3).

Kunjungan kenegaraan Raja dan Ratu Belanda ke Indonesia tersebut membawa misi untuk peningkatan kerja sama bilateral di bidang ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia.

Berdasarkan siaran pers dari Kemenlu, kunjungan kenegaraan penguasa Belanda, Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima, ke Indonesia akan membawa empat menteri dan hampir 200 delegasi pengusaha.

Kunjungan Raja-Ratu Belanda selama 9 hingga 13 Maret 2020 itu dikhususkan untuk fokus ke Indonesia karena bukan merupakan rangkaian lawatan kenegaraan.(Antara)

Aktor Tom Hanks dan Istrinya Umumkan Positif Virus Korona

0

batampos.co.id – Kabar cukup mengagetkan datang dari aktor gaek Tom Hanks. Aktor yang tenar lewat film Forrest Gump itu mengumumkan bahwa dia dan istrinya, Rita Wilson, positif virus Korona.

Aktor peraih Academy Awards yang berusia 63 tahun itu saat ini berada di Australia. Dia dan istrinya terjangkit di sana. Hanks sedang dalam proyek film tentang kehidupan Elvis Presley.

Lewat akun Twitter-nya, seperti dilansir The New York Times, Hanks tiba-tiba merasakan gejala seperti flu.

“Halo teman-teman. Saya dan Rita ada di Australia. Kami merasa sedikit lelah, seperti pilek, dan beberapa tubuh sakit. Rita mengalami flu meriang yang datang dan pergi. Demam ringan juga,” katanya, Kamis (12/3).

“Untuk bisa menjalani proses syuting dan berakting, seperti yang diperlukan di dunia saat ini, kami dites untuk virus Korona, dan ternyata hasilnya positif,” lanjut pengisi suara Woody dalam film Toy Story itu.

Dia menambahkan bahwa dia dan istrinya akan diobservasi, diamati dan diisolasi. Hal itu demi keselamatan mereka dan orang-orang di sekitar mereka. Hal ini juga patut dilakukan karena sudah ada 120 kasus virus Korona di Australia.

“Kami akan terus mengabari kalian tentang kondisi kami,” katanya.

Dalam proyek film tentang Elvis Presley itu, Hanks berperan sebagai Kolonel Tom Parker, manajer eksentrik Presley yang mengangkat penyanyi terkenal itu menjadi bintang pada tahun 1950-an. Produksi film yang disutradarai oleh Baz Luhrmann itu harusnya dimulai pada hari Senin mendatang.(jpg)

Dukung Soerya Maju Bakal Cagub Kepri, Gerindra-PDIP Berkoalisi

0

batampos.co.id – DPD Gerindra Provinsi Kepri dan DPD PDIP Kepri resmi berkoalisi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kepri, tahun ini. Koalisi tersebut keluar setelah PDIP dengan Gerindra menggelar pertemuan di kediaman Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani di Banten, Selasa 10/3).

Atas koalisi tersebut, artinya Gerindra Kepri sah akan mendukung Soerya Respationo maju menjadi bakal calon Gubernur Kepri 2020. ”Yang pasti koalisi ini (Gerindra-PDIP) sudah final, tak bisa lagi digoyang,” ujar Sekjen Gerindra Kepri Onward Siahaan, Rabu (11/3).

Atas koalisi yang sudah final tersebut, lanjut Onward, pihaknya akan menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut dengan menggelar rapat pimpinan daerah (rapimda).

”Rapimda untuk mengkonsolidasikan seluruh pengurus dan kader Gerindra di Kepri merapatkan barisan menguatkan dan mendukung koalisi. Intinya koalisi ini harus menang dan bisa mengantarkan jagoan atau pasangan yang diusung Gerindra duduk sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri. Rapimda akan kami gelar Maret,” terang Onward.

Sebelum digelar rapimda, pihaknya akan mengumumkan bakal calon Wakil Gubernur Kepri yang akan mendampingi Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo, maju dalam pencalonan bakal Gubernur Kepri.

”Intinya sebelum digelar rapimda Gerindra, nama yang akan mendampingi Soerya Respationo itu sudah keluar,” ujarnya.

Berdasarkan PKPU, Gerindra dan PDIP sudah memenuhi syarat untuk mengusung pasangan bakal calon Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri tahun ini.

”Kalau tak ada halangan, Senin (16/3) nanti kami dari Gerindra, PDIP, dan PKB akan bertemu untuk menggelar rakor mematangkan strategi di Pilgub Kepri,” tegasnya.

Meskipun Gerindra telah resmi berkoalisi dengan PDIP namun siapa yang nantinya akan mendampingi Soerya Respationo di Pilgub Kepri, sampai saat ini masih belum diputuskan.(jpg)

Antisipasi Penularan Virus Korona, Sekolah Diminta Sediakan Tisu

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan surat edaran (SE) terkait antisipasi penularan virus Korona atau Covid-19. Dalam SE 3/2020 tersebut, sejumlah kegiatan diimbau untuk tak dilakukan terlebih dahulu. Mulai bersalaman hingga kegiatan kemah atau studi wisata.

Surat edaran itu ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan, tidak hanya sekolah, tapi juga perguruan tinggi negeri. Baik formal maupun nonformal. ”Surat edaran ini sesuai dengan protokol yang dibuat KSP,” ujar Kepala Biro Hukum Kemendikbud Dian Wahyuni.

Dia menjelaskan, ada beberapa poin yang dijelaskan secara detail mengenai pencegahan penularan Covid-19. Namun, intinya mengacu pada bagaimana seluruh satuan pendidikan bisa mengoptimalkan peran unit kesehatan sekolah atau unit pelayanan kesehatan di perguruan tinggi. Baik dalam meningkatkan koordinasi dengan unit pelayanan kesehatan setempat maupun melakukan pencegahan persebaran Covid-19. ”Kita minta setiap satuan pendidikan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun,” tuturnya.

Selain itu, menghindari penggunaan alat-alat secara bergantian. Lap tangan sebaiknya diganti menjadi tisu sekali pakai. Penggunaan alat-alat sarana pendidikan seperti peluit, seruling, dan sebagainya secara bergiliran pun tidak diperkenankan.

Kegiatan makan dan minum dalam wadah yang sama juga dilarang. Dikhawatirkan berbahaya bagi kesehatan anak-anak. ”Sebaiknya alat-alat yang selalu kena pegang tangan itu dibersihkan secara rutin, paling tidak satu kali setiap habis pakai.”

Sekolah ataupun perguruan tinggi turut diminta memonitor absensi atau ketidakhadiran siswa. Ketika terjadi ketidakhadiran dalam jumlah besar terkait persoalan pernapasan, mereka wajib melapor ke dinas kesehatan dan dinas pendidikan setempat. Siswa harus diberi izin libur jika memang terjangkit atau sakit.(jpg)

Polisi Janji Terus Menumpas Tambang Pasir Ilegal

0

batampos.co.id – Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri akan menghitung kerusakan lingkungan akibat penambangan pasir ilegal di kawasan Sambau, Nongsa.

Kasubdit IV Ditreskrimsus, AKBP Wiwit Ari Wibisono, mengaku sedang berkoodinasi
dengan dinas terkait, untuk penghitungan kerusakan lingkungan tersebut.

”Belum keluar hasilnya, kami menunggu dari dinas terkait untuk menghitungnya,”
katanya, Rabu (11/3/2020).

Ia mengatakan, pihaknya sudah menetapkan satu orang pelaku sebagai tersangka
yakni Aguan. Saat ini, yang bersangkutan juga masih dimintai keterangan polisi.

”Proses pemeriksaan masih terus berlanjut,” ungkapnya.

Wiwit mengaku, tidak menutup kemungkinan tersangka kasus ini akan bertambah.  Namun, semua itu butuh pembuktian dan penyelidikan mendalam.

”Yang pasti, kasusnya masih kami dalami dulu,” ucapnya.

Selain mengamankan Aguan, polisi juga mengamankan 20 orang yang disuruh melakukan
penambangan.

Status 20 orang tersebut, masih sebatas saksi. Dari 20 orang tersebut, memiliki peran berbeda, sebanyak empat orang sebagai operator alat berat, empat orang sebagai tukang checker (pencatat), 11 orang sopir truk, dan satu orang penjual makanan.

”Kami pastikan kegiatan penambangan tanah ilegal ini, tidak memiliki izin,” ungkap
Wiwit.

Pengungkapkan kasus ini bermula dari laporan masyarakat. Dari laporan tersebut, polisi menghentikan aksi kawanan penambang pasir ilegal ini, Jumat (6/3/2020) lalu.

Selain mengamankan para penambang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 11 unit truk, empat unit ekskavator, dan empat buku rekapan hasil penjualan tambang.

Dari pantauan di lokasi penambangan pasir, terdapat banyak ceruk akibat penggerukan. Cerukan-cerukan tersebut memiliki kedalaman yang berbeda-beda.

Lahan yang rusak akibat penambangan pasir ini diperkirakan seluas 1 hektare. Setelah penindakan, tidak ada aktivitas penambangan pasir di kawasan tersebut.

Di tempat ini hanya tersisa satu unit ekskavator rusak, yang sudah dilingkari garis polisi. Wiwit juga menyebut, pihaknya akan terus menindak praktik penambangan pasir ilegal di Batam.

Tak hanya di wilayah Nongsa, tapi juga di kawasan lainnya yang terjadi praktik ilegal yang merusak lingkungan tersebut.

”Penindakan tetap terus kami lakukan,” kata Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Wiwit Ari Wibisono, Selasa (10/3/2020).

Ia mengatakan, dari awal tahun, Subdit IV Ditreskrimsus sudah melakukan penindakan. Penindakan yang dilakukan tak hanya di kawasan Sambau, Nongsa, tapi juga di Teluk Mergung, Nongsa.

”Di Teluk Mergung, kami sudah police line beberapa tempat,” ucapnya.

Saat ditanyakan, masih ada praktik pencucian pasir di Kampung Panglong. Wiwit mengaku akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

”Terima kasih, nanti akan kami cek,” ucapnya.

Namun, ia mengaku fokus penindakan hanya dilakukan terhadap praktik penambangan.

”Setahu saya di daerah itu (Kampung Panglong), hanya pencucian. Kalau penambangan kami tumpas, tidak akan ada lagi pencucian. Tapi kami akan cek untuk melihat lagi di
sana,” Wiwit juga berharap laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal itu.

”Sampaikan saja. Kami akan melakukan penindakan langsung,” ujarnya.(ska)

Warga Batam, Suhu Saat Ini Mencapai 32 Derajat Celcius

0

batampos.co.id – Sudah hampir dua bulan Batam dilanda musim kemarau, selain krisis air, suhu udara meningkat hingga 32 derajat celcius.

Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasi Datin) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas l Hang Nadim Batam, Suratman, menyampaikan, suhu udara saat ini masih terbilang normal.

“Suhu ini sebenarnya masih normal, yang membuat panas karena lapisan awannya tipis,” jelansya, Kamis (12/3/2020).

Kata dia, lapisan awan yang tipis membuat sinar matahari langsung sampai kepermukaan bumi.

Para pekerja menggunakan payung saat keluar dari tempat kerja mereka. Saat ini suhu udara di Kota Batam mencapai 32 derajat celcius. Foto: batampos.co.id/Yusuf

“Ini mengakibatkan penguapan tinggi, sehingga disamping terasa panas juga gerah,” ujarnya.

Selain itu salah seorang warga Batam, Nurliya, mengatakan suhu panas dan gerah dirasakan sudah hampir tiga minggu terakhir.

“Rasa panas dan gerah mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB mas, bahkan hampir setiap ruangan yang ada kipas, kita nyalakan semua, jelasnya.

Nur berharap musim kemarau yang melanda Batam cepat berakhir dan meminta agar hujan turun.

“Supaya tidak panas lagi dan debu tak bertebaran,” tutupnya.(nto)