Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 10354

Penumpang di Bandara Hanga Nadim Anjlok, Segini Jumlahnya….

0

batampos.co.id – Jumlah penumpang yang lalu lalang di Bandara Internasional Hang
Nadim terus tergerus, akibat dampak mewabahnya virus corona yang melanda Indonesia.

Penurunan drastis jumlah penumpang setiap harinya terus terlihat. Kondisi ini dibenarkan oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso.

”Jumlah penumpang yang berangkat dan datang turun,” katanya, Minggu (12/4/2020).

Ia mengatakan dampak virus corona ini mulai terasa dari beberapa pekan yang lalu. Setiap hari terus terjadi penurunan penumpang di Bandara Hang Nadim.

Suwarso mengaku jumlah penumpang di Hang Nadim terendah dalam beberapa belas tahun ini.

Penumpang di Bandara Hang Nadim tercatat dari 30 Maret, yang datang sebanyak 3.615
orang, berangkat 4.918 orang. 31 Maret penumpang yang datang 3.009 orang, berangkat
4.501 orang. 1 April penumpang yang datang 2.974 orang, berangkat 4.742 orang. 2 April penumpang yang datang 1.940 orang, berangkat 2.966 orang.

Kondisi di Bandara Internasional Hang Nadim Batam terlihat sepi. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

3 April penumpang yang datang sebanyak 2.838 orang, dan berangkat 3.535 orang. 4
April penumpang yang datang sebanyak 1.608 orang dan berangkat 2.206 orang. 5 April penumpang yang datang sebanyak 2.478 orang dan berangkat 3.515 orang. 6 April penumpang yang datang di Bandara Hang Nadim sebanyak 1.258 orang.

Sedangkan penumpang yang berangkat sebanyak 1.950. Lalu di 7 April penumpang yang datang sebanyak 1.132 orang, penumpang berangkat tercatat sebanyak 1.940 orang.

Untuk 8 April penumpang yang datang sebanyak 1.667 orang, dan berangkat 2.697
orang. 9 April penumpang datang sebanyak 1.162 orang, berangkat 1.993 orang. 10 April penumpang yang datang sebanyak 1.569 orang dan berangkat 2.575 orang.

Suwarso mengaku di 11 April penumpang datang tercatat di titik terendah.

”Penumpang yang datang hanya sebanyak 849 orang. Sedangkan yang berangkat sebanyak 1.663 orang,” ucapnya.

Jumlah penumpang yang datang tersebut, sangat jauh berbeda dengan 6 Maret lalu. Dimana saat itu, jumlah penumpang yang tiba dan berangkat berada di kisaran 6.200 hingga 6.400 penumpang per hari.

“Berangkat segitu, datang pun segitu,” sebut Suwarso.

Dia mengatakan, untuk jumlah penumpang normal sebelum ada wabah Corona biasanya berada pada kisaran 7 ribuan tiap harinya.

Jumlah tersebut bisa dicapai saat akhir pekan atau peak season.

“Di atas peak season bisa sampai 8 ribu penumpang. Pernah juga di hari Minggu
bisa datang 7.000,” terangnya.

Mengenai diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, menurut Suwarso, sejauh ini PSBB belum memberikan dampak.

”Masih ada penerbangan ke Batam atau sebaliknya. Tapi jumlahnya cuma Garuda
satu penerbangan, Lion satu penerbangan dan Citilink satu penerbangan,” ujarnya.(ska)

Satlantas Polresta Barelang Bagi Sembako, Masker dan Sarung Tangan

0

batampos.co.id – Satlantas Polresta Barelang menggelar kegiatan anjangsana ke panti asuhan tiga panti asuhan yang berada di Sekupang serta di Batam Center dan Nongsa, Senin (13/4/2020).

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevany, yang diwakiliKanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Viktor, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan pihaknya dalam rangka operasi seligi 2020 dan sekaligus memasuki bulan suci ramadan 2020.

“Kita membagikan paket sembako yang berisi beras, kental manis, gula pasir, telur ayam, minyak goreng dan lain-lain,” katanya.

Satlantas Polresta Barelang menggelar kegiatan anjangsana ke panti asuhan tiga panti asuhan yang berada di Sekupang serta di Batam Center dan Nongsa, Senin (13/4/2020). Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Pada kesempatan itu pihaknya bersama anak-anak Panti Asuhan melakukan doa bersama agar terhindar dari musibah.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan tali asih kepada saudara-saudara kita yang kurang beruntung dan butuh uluran tangan, khususnya anak-anak yatim piatu yang ada di Kota Batam,” kata dia.

Ada beberapa panti asuhan yang dikunjungi Satlantas Polresta Barelang. Di antaranya panti asuhan Al-Risalah di Patam lestari, Sekupang serta  panti asuhan di Batam Center dan Nongsa.

“Kita juga membagikan masker, sarung tangan dan melakukan penyemprotan dilingkungan panti asuhan untuk mencegah penularan Covid-19,” ujar Viktor.(ali)

Tak Pakai Masker, Penumpang Tidak Boleh Naik Kapal Pelni

0

batampos.co.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) mewajibkan seluruh penumpang yang akan bepergian dengan kapal Pelni menggunakan masker sebagai salah satu bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 di atas kapal.

“Kepada seluruh pelanggan kami harap kerja samanya dalam penggunaan masker selama berpergian dengan kapal Pelni. Manajemen tidak akan memberikan izin untuk naik ke atas kapal jika tidak menggunakan masker,” terang Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero), Yahya Kuncoro dalam keterangannya, Sabtu (11/4).

Manajemen juga telah menginstruksikan seluruh cabang untuk mengawasi dan mengingatkan penumpang akan kewajiban penggunaan masker. “Ini adalah salah satu upaya yang dapat kita lakukan dalam mencegah penyebaran virus di area kapal,” imbuhnya.

PT Pelni (Persero) juga telah menyosialisasikan kebijakan tersebut melalui pengumuman yang dipasang pada setiap kantor cabang, loket, serta akun media sosial resmi perusahaan (@pelni162). Sebagai bentuk antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19, Pelni secara konsisten menjalankan pengukuran suhu tubuh bagi seluruh penumpang sebelum naik ke atas kapal.

Perusahaan juga melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh kapalnya secara berkala, serta menerapkan physical distancing bagi para penumpang dengan mengatur jarak antar penumpang sejauh 1-2 meter baik itu pada nomor bed maupun saat mengantre makan.

Begitu pula dengan hand sanitizer yang telah disediakan pada setiap dek penumpang, sabun cuci tangan di setiap toilet, pemberian masker bagi penumpang yang sakit di tengah perjalanan, serta memberikan imbauan mengenai kesehatan melalui pengeras suara setiap tiga jam.

Pelni sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang.(jpc/*)

Kemenag Pastikan Dana Jamaah Haji Tak akan Digunakan untuk Penanganan Covid-19

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan, anggaran jamaah haji dipastikan tidak digunakan untuk program penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kemenag juga menegaskan, tidak ada rencana menggunakan dana jamaah haji untuk tujuan tersebut.

“Saya pastikan tidak ada dana jamaah haji yang digunakan untuk pencegahan Covid-19,” kata Juru Bicara Kementerian Agama Oman Fathurahman dalam keterangannya, Senin (13/4).

Menurut Oman, pasal 44 UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah mengatur, bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bersumber dari biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), APBN, Nilai Manfaat, Dana Efisiensi atau sumber lain yang sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“BPIH yang bersumber dari Bipih, Nilai Manfaat, dan Dana Efisiensi berasal dari dana setoran awal dan pelunasan dari jamaah haji serta dana hasil kelolaan (investasi) Badan Pengelola Keuangan Haj (BPKH), sepenuhnya dipergunakan untuk layanan kepada jamaah haji,” tuturnya.

Sementara itu, BPIH yang bersumber dari APBN dipergunakan untuk operasional petugas dalam melayani jamaah haji. Menurutnya, dana yang bersumber dari APBN itu antara lain digunakan untuk akomodasi dan konsumsi petugas haji.

Selain itu, lanjut Oman, dana APBN tersebut juga digunakan untuk biaya transportasi darat petugas selama di Arab Saudi, serta transportasi udara petugas haji dari Indonesia ke Arab Saudi dan sebaliknya. Terlebih, anggaran rekrutmen dan pelatihan petugas haji, penyiapan dokumen perjalanan haji, sewa kantor sektor dan kantor Daker serta kebutuhan-kebutuhan operasional lainnya baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi juga menggunakan dana APBN, bukan dana haji.

“Apabila haji batal dilaksanakan tahun ini, hanya BPIH yang bersumber dari APBN yang dapat direalokasi untuk mendukung upaya penanganan penyebaran Covid-19,” tegasnya.

“Sedangkan untuk BPIH yang bersumber dari Bipih, Nilai Manfaat, dan Dana Efisiensi akan dikembalikan ke Kas Haji yang ada di BPKH untuk pelaksanaan operasional haji pada tahun-tahun mendatang,” sambungnya.

Oman menyebut, dalam rangka pelaksanaan operasional haji 2020, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) mendapatkan alokasi dana dari APBN sebesar Rp 486 miliar. Total alokasi APBN untuk Ditjen PHU tersebut, terdapat juga alokasi untuk pelaksanaan tugas dan fungsi Ditjen PHU.

“Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Arab Saudi mengenai keberlangsungan penyelenggaraan ibadah haji 2020. Pemerintah terus mempersiapkan PIH 2020,” pungkasnya.(jpg)

Dua Ribu Masker Dari STM Maranata Pantai Gading

0

batampos.co.id – Dua ribu masker gratis dibagikan Serikat Tolong Menolong (STM) Maranata Perumahan Pantai Gading Bengkong kepada masyarakat.

Ketua STM Maranata, Rio Rianto Tambunan, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu pemerintah dan mengedukasi masyarakat untuk melawan Vovid-19.

“Kita membagikan rua ribu masker kepada warga perumahan dan Pasar Kaget Bengkong Laut depan Kantor Camat Bengkong,” jelasnya, Minggu (12/4/2020).

Ia menjelaskan, pemerintah mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah. Namun lanjutnya, saat ini masker sangat langka dan harganya mahal.

“Ini yang mendorong kami membagi masker gratis. Supaya kita yang di perumahan dan tetangga kita sehat semua,” katanya.

Serikat Tolong Menolong ) Maranata Perumahan Pantai Gading Bengkong membagikan masker kepada pedagang di Pasar Bengkong Laut. Foto; Iman Wachyudi/batampos.co.id

Ia menegaskan, masker yang mereka bagikan langsung dipesan dari pabrik dan pembiayaannya berasal dari kas STM Maranata dan donatur anggota.

“Kita bagi seribu masker di perumahan yang terdiri 500 kepala keluarga. Sisanya 1.000 masker kita bagi ke pasar dan ini merupakan inisiatif ibu Santi Sihombing anggota STM,” kata dia.

Simson Nainggolan warga Perumahan Pantai Gading mengatakan, warga perumahan sepakat ingin sehat.

Tokoh masyarakat Pantai Gading yang juga mantan Ketua Rukun Warga (RW), Sugianto, memberikan apresiasi apa yang dibuat STM Maranata.

“Sebelumnya ada organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan penyemprotan. Sekarang STM Maranata mengedukasi masyarakat pakai masker dan jaga kebersihan,” jelasnya.(iwa)

KKP Tangkap Tiga Kapal Ikan Asing Berbendera Malaysia

0

batampos.co.id – Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan
Perikanan (Ditjean PSDKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
menangkap tiga kapal ikan asing (KIA) yang mencuri ikan di
wilayah perairan Indonesia.

Tiga KIA berbendera Malaysia ini ditangkap oleh kapal pengawas perikanan (KP) Hiu 03 yang dinakhodai oleh Capt Ardiansyah dan Hiu 04 yang dinakhodai oleh Capt Rusdianto di WPP-NRI  571-Selat Malaka, Minggu (12/4/2020).

Melalui siaran pers yang dikeluarkan biro Humas KKP, Menteri Kelautan
dan Perikanan, Edhy Prabowo, menuturkan, penangkapan ini merupakan
tangkapan kedua dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Sebelumnya armada KKP juga sudah mengamankan lima KIA ilegal serupa di Laut
Natuna Utara dan Laut Sulawesi.

Rentetan penangkapan ini merupakan penegasan bahwa KKP tetap konsisten
dalam melindungi sumber daya laut Indonesia, sekalipun dunia dihebohkan dengan wabah virus Corona atau Covid-19.

Salah satu kapal ikan asing yang ditangkap KKP. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Untuk tiga tangkapan terakhir, Menteri Edhy menjelaskan, KP Hiu 03 berhasil melumpuhkan KM. SLFA 4429 pada posisi koordinat 03º 21.996’ LU dan 100º 21.530’ BT dan KM. SLFA 2030 pada posisi koordinat 03º 23.598’ LU dan 100º 21.260’ BT, serta KP HIU 04 berhasil melumpukan KM. PK.3853 F pada posisi koordinat 03º 23.426 LU – 100º 30.303 BT.

”Ketiga kapal berbendera Malaysia tersebut melakukan kegiatan
penangkapan ikan secara ilegal di WPP-NRI tanpa dilengkapi dengan
dokumen perikanan sebagaimana ketentuan. Selain itu kapal-kapal
tersebut juga mengoperasikan alat penangkapan ikan trawl”, tambah
Edhy.

Bersama tiga KIA illegal tersebut, Kapal Pengawas Perikanan KKP juga
mengamankan 14 awak kapal yang seluruhnya berkewarganegaraan Myanmar.

Untuk proses hukum lebih lanjut, ketiga kapal perikanan tersebut
selanjutnya akan di ad hoc ke Pangkalan PSDKP Batam.

Edhy memastikan bahwa penangkapan yang dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Memorandum of Understanding (MoU) on Common Guideline antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia.

Menteri Edhy juga menjelaskan, rentetan penangkapan 19 KIA ilegal dalam kurun waktu 1,5 bulan terakhir di masa tanggap darurat pandemi Covid-19 ini menggambarkan bahwa KKP sangat konsisten dalam melindungi sumber daya di Laut Indonesia.

Hal tersebut ditunjukkan dengan operasi pengawasan yang terus dilakukan selama periode tersebut.

”Kami sama sekali tidak mengurangi intensitas operasi pengawasan di
laut, ini komitmen dan konsistensi KKP bahwa sumber daya kelautan dan
perikanan harus kita lindungi dalam kondisi apapun,” tegas Edhy.(eja)

Pejabat Pemko Tanjungpinang Meninggal Dunia karena Covid-19

0

batampos.co.id – Satu lagi pasien positif Covid-19 di Kepri meninggal dunia. Kali ini menimpa pasien ke-22 di Kepri atau ke-11 di Tanjungpinang. Laki-laki berinisial HS berusia 58 tahun itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT), Minggu (12/4).

Diketahui, pasien yang meninggal tersebut merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan pasien tersebut meninggal di RSUD RAT pukul 08.00 WIB. “Benar, yang bersangkutan pasien Covid-19 ke-11 di Tanjungpinang,” kata Rustam saat dikonfirmasi Batam Pos, kemarin.

Sebelumnya, Rustam menyampaikan pasien ke-11 tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 usai kontak dengan ayah kandungnya yang juga positif Covid-19. “Iya, dia kontak dengan salah satu kasus positif sebelumnya. Laki-laki 87 tahun, yang merupakan orangtua korban,” kata Rustam.

Ia menambahkan, karena pasien Covid-19, meskipun seorang pejabat di Pemko Tanjungpinang, pemakaman korban tetap sesuai standar penanganan pasien Covid-19 yang semuanya dikerjakan tim kesehatan. (cr2/jpg)

Dukung Physical Distancing, Matahari Kini Antar Pesanan Pembeli

0

batampos.co.id – Sejalan dengan imbauan dari pemerintah untuk menyediakan layanan pengantaran, kini peritel modern mulai melaksanakan imbauan tersebut. PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) memperluas jangkauan layanan pengantaran di gerai-gerai ritel modern yang dikelolanya.

Director Corporate Secretary & Public Relations MPPA Danny Kojongian mengatakan, untuk keselamatan dan kenyamanan pelanggan dalam melakukan social distancing, physical distancing dan stay at home seperti yang disarankan pemerintah pusat dan pemerintah daerah di tengah situasi Covid-19 ini, pihaknya menyediakan layanan yang memungkinkan melakukan pengantaran pada pelanggan.

Yang pertama, memperluas jangkauan layanan Chat & Shop oleh Hypermart, Foodmart, Primo, HyFresh, dan SmartClub. Yakni melalui whatsapp hingga jangkauan 10 kilometer dari toko terdekat, yang sebelumnya hanya 5 kilometer.

’’Saat ini, Chat & Shop dapat memberikan layanan pada lebih banyak pelanggan secara nasional, dimana beberapa pelanggan sebelumnya tidak dapat memesan melalui WhatsApp karena rumah mereka berada di luar radius 5 kilometer,’’ tuturnya, Jumat (10/4).

Layanan lainnya yaitu perseroan mengaktifkan kembali Next Day Home Delivery untuk aplikasi Hypermart Online. ’’Layanan ini memberi pelanggan lebih banyak pilihan produk non-fresh dari Hypermart Online dibandingkan dengan yang dapat dilakukan oleh express delivery,’’ tukasnya.

Untuk memperkuat platform pemesanan online, perseroan juga mengenalkan layanan baru Park & Pickup. Untuk itu MPPA akan memperkenalkan DOKU, platform pembayaran e-wallet online, sekaligus melengkapi layanan pembayaran memakai OVO.

’’Tapi kami juga masih menerima pembayaran dengan tunai, kartu debit, dan kartu kredit,’’ lanjutnya.

Menurutnya dengan berbagai layanan tersebut pihaknya berupaya untuk memastikan keselamatan pelanggan tapi tetap dapat membeli kebutuhan rumah tangga sehari-hari dari rumah tanpa melakukan interaksi fisik.

Lebih lanjut dikatakan meski jumlah pusat perbelanjaan yang tutup terus bertambah, tapi seluruh toko Hypermart, Foodmart, Primo, HyFresh & SmartClub tetap buka. ’’Jadi, kami masih bisa melayani pelanggan di dalam gedung mal,’’ ungkapnya. (res/jpg)

Arab Saudi Perpanjang Jam Malam, Bagaimana Nasib Penyelenggaraan Haji?

0

batampos.co.id – Arab Saudi memperpanjang jam malam untuk menekan penularan Covid-19. Semula, jam malam berakhir pada 11 April. Kini pemberlakuannya diperpanjang sampai waktu yang belum ditetapkan. Hal itu sekaligus membuat penyelenggaraan haji tahun ini kian belum jelas.

Kabar perpanjangan penerapan jam malam itu disampaikan oleh Pelaksana Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Riyadh Djoko Sulastomo. Dia mengatakan, sampai kemarin belum ada keputusan dari Saudi kapan jam malam itu bakal berakhir. ”Yang jelas (jam malam, Red) bertambah sampai pemberitahuan lebih lanjut,” tuturnya Minggu (12/4).

Djoko menambahkan, pemberlakuan jam malam dibagi menjadi dua. Kelompok pertama adalah pemberlakuan jam malam penuh selama 24 jam. Itu diterapkan di Kota Riyadh, Makkah, Madinah, Tabuk, Dammam, Dhahran, dan Hofuf. Kemudian di Jeddah, Taif, Qatif, dan Khobar.

Kelompok berikutnya, jam malam mulai pukul 15.00 sampai 06.00 waktu setempat. Kelompok itu diterapkan di kota-kota selain yang disebutkan sebelumnya. Perkembangan hingga 11 April, ada tujuh WNI yang positif Covid-19. Perinciannya, tiga orang di Makkah, dua orang di Riyadh, serta masing-masing satu orang di Najran dan Madinah.

Total kasus Covid-19 di Saudi sampai 11 April sebanyak 4.033 atau bertambah 382 kasus baru dari hari sebelumnya. Total yang meninggal 52 orang. Sementara itu, yang sembuh mencapai 720 orang. Sampai saat ini Arab Saudi belum memutuskan apakah haji tahun ini tetap diselenggarakan atau ditunda.

Sementara itu, meskipun belum ada kepastian penyelenggaraan haji 2020, pemerintah Indonesia terus membuka pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Data sampai 9 April lalu, pelunasan biaya haji untuk haji khusus maupun reguler mencapai 70 persen.

”Sampai 9 April, sebanyak 142.883 jamaah atau 70,27 persen sudah melunasi biaya haji reguler,” kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhadjirin Yani. Dari jumlah tersebut, 580 orang kategori lansia.

Meskipun ada permintaan supaya pelunasan biaya haji dilakukan secara non-teller atau online, tetap saja banyak calon jamaah yang membayar ke bank. Catatan Kemenag, 122.967 calon jamaah melunasi biaya haji di teller. Sedangkan yang melunasi secara non-teller atau online hanya 19.916 orang. Muhadjirin mengingatkan, pelunasan tahap pertama dibuka sampai 30 April. ”Jika masih ada sisa kuota, dibuka pelunasan tahap kedua 12-20 Mei,” tuturnya.

Sementara itu, jumlah jamaah haji khusus yang sudah melunasi ongkos haji mencapai 12.539 orang atau 76,90 persen. Kuota haji tahun ini sebanyak 221 ribu jamaah. Terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. Kemenag menetapkan 1 persen dari kuota haji reguler atau 2.040 kursi dikhususkan untuk jamaah lansia.(jpg)

RS Graha Hermine Permudah Pasien Lewat Pendaftaran Online

0

batampos.co.id – Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) mitra BPJS
Kesehatan berlomba-lomba melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.

Seperti yang dilakukan RS Graha Hermine. Rumah sakit yang berada di Komplek Ruko Asih Raya, Jalan Jendral Suprapto Batu Aji itu mulai memberlakukan pendaftaran online untuk mempermudah peserta BPJS Kesehatan.

Koordinator Rawat Jalan RS Graha Hermine, Fitri, menjelaskan, pendaftaran online bisa dilakukan melalui aplikasi whatsapp dan sudah bisa berjalan sejak pertengahan Februari lalu.

Menurut Fitri, sebelumnya RS Graha Hermine hanya memberlakukan pendaftaran pasien
melalui antrean elektronik.

Namun karena pasien semakin ramai sementara ruang tunggu pasien terbatas, maka diberlakukanlah pendaftaran online.

“Tujuan utamanya tentu untuk mempermudah pasien, selain itu ruang tunggu juga terbatas, sehingga terkadang pasien menumpuk. Makanya perlu diberlakukan pendaftaran online. Setelah diberlakukan pendaftaran online, kondisinya sedikit lega,” kata Fitri.

Pelayanan di RS Graha Hermine. Saat ini rumah sakit tersebut menerapkan pendaftaran secara online untuk para pasiennya. Foto; BPJS Kesehatan untuk batampos.co.id

Fitri mengatakan, pendaftaran online sangat memudahkan pasien yang tidak memiliki banyak waktu seperti pekerja. Apalagi tujuannya ke poli atau dokter yang ramai pasiennya.

ia menjelaskan, untuk melakukan pendaftaran online, pasien hanya perlu mengirimkan data dan foto surat rujukan, yang kemudian akan diteruskan ke program oleh petugas di rumah sakit.

Setelah itu, pasien diminta datang satu jam sebelum jadwal untuk melakukan pendaftaran ulang ke customer care.

“Sampai saat ini sudah banyak pasien yang menggunakan pendaftaran online untuk berobat termasuk peserta JKN-KIS. Kendalanya mungkin di pasien yang sudah lanjut usia karena terkadang akses teknologinya terbatas,” paparnya.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Batam, Andi Marisah Hijriyyah Lestari, mengapresiasi bentuk inovasi yang dilakukan faskes untuk mempermudah peserta.

Marissah mengatakan, dari 23 FKRTL yang menjadi mitra BPJS Kesehatan, sudah beberapa FKRTL yang memberlakukan pendaftaran online.

Marisah berharap hal tersebut dapat segera diikuti oleh FKRTL lainnya.

“Apalagi di masa pandemik sekarang, penumpukan pasien sangat dihindari sehingga dapat diatasi dengan pendaftaran online,” jelasnya.

Rumah sakit Graha Hermine kata dia, bergabung menjadi mitra BPJS Kesehatan Cabang Batam sejak tahun 2015.(*/esa)