Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 10395

Perekrutan CPNS untuk Menuju Profesi Aparatur Sipil Negara

0

Didalam proses pelaksanaan pembangunan nasional pada saat ini, dimana peranan dari Pegawai Negri Sipil (PNS) selaku aparat pemerintah sangatlah penting, hal ini mengingat bahwa Pegawai Negeri Sipil merupakan salah satu unsur yang paling dominan dan strategis dalam proses pencapaian sebuah tujuan nasional.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN pasal 1 ayat (1) menyatakan bahwa “Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah”.

Pegawai Negeri Sipil juga mempunyai peranan yang penting, hal itu disebabkan karena Pegawai Negeri merupakan unsur aparatur negara untuk menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan dalam rangka mencapai tujuan negara. Kelancaran dari pelaksanaan pemerintah dan pembangunan nasional tersebut sangat dipengaruhi dari kualitas yang dimiliki Pegawai Negeri.

Pada Senin, 28 Oktober 2019 pemerintah melalui Kemenpan RB telah resmi mengumumkan seleksi penerimaan CPNS tahun 2019 dan pendaftaran CPNS tersebut di buka pada 11 November 2019 di website resmi sscasn.bkn.go.id, hal tersebut menjadi sebuah kabar gembira untuk masyarakat Indonesia yang memiliki kualitas yang baik dan juga membutuhkan pekerjaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Menurut Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menyatakan bahwa jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 mencapai 5.056.585 pelamar dan jumlah pelamar di Kota Batam mencapai 4.246 orang walaupun dibandingkan pada data tahun 2018 turun sekitar 27 persen.

Pemerintah melakukan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil di tahun 2019 ini dengan alasan pemenuhan kebutuhan yang sangat penting yang mana kebutuhan tersebut terjadi karena disebabkan oleh banyaknya anggota PNS yang akan pensiun dalam satu tahun ini, dan banyak dari mereka ialah merupakan tenaga fungsional disamping tenaga administrasi. Hal itulah yang menjadi alasan pemerintah saat ini merekrut CPNS ditahun 2019 ini yang bertujuan untuk mengisi kekosongan akibat anggota PNS yang pensiun.

Alasan lain perekrutan CPNS pada tahun 2019 ini ialah untuk mencari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan kualifikasi tertentu yang dapat mendukung program Nawacita (atau disebut juga dengan 9 agenda prioritas) pemerintah saat ini, yang mana hal tersebut bertujuan untuk menyelenggarakan pembangunan nasional yang baik dan memiliki kualitas yang tinggi, hal ini telah disampaikan pada keterangan diatas yang menyatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki peranan yang sangat penting untuk mencapai tujuan nasional.

Perekrutan CPNS ini juga dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang memiliki kualitas yang baik yang juga akan mengurangi angka pengangguran yang sangat tinggi. Sehingga dapat dikatakan bahwa perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil sudah baik untuk dilaksanakan namun setiap implementasi di dalam sebuah perencanaan akan mengalami yang namanya ketidaksempurnaan seperti di dalam pelaksanaan perekrutan CPNS 2019 yaitu yang dinyatakan oleh Ombudsman Republik Indonesia dimana masing-masing instansi hanya membuat help desk yang sifatnya umum untuk formalitas saja, namun seharusnya setiap instansi memiliki internal complain handling yang sifatnya ad hoc sehingga ketika ada laporan yang masuk akan selalu diatasi secara langsung tanpa harus menunggu.

Selain itu, sebaiknya pemerintah saat ini lebih mengutamakan Honorer K2 (guru tidak tetap yang belum berstatus CPNS) di dalam pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan mempercepat regulasi yang mengatur peraturan mengenai ASN, yang mana hal tersebut dikarenakan pegawai Honorer K2 sudah sangat lama menanti pengangkatan dirinya untuk menjadi ASN dan menerima gaji dan tunjangan layaknya PNS.

Disamping itu semua pegawai Honorer K2 sudah sangat mengabdikan dirinya untuk menjadi seorang pendidik dan ikut di dalam proses mencerdaskan anak bangsa, seharusnya pemerintah sedikit lebih memberikan apresiasi terhadap apa yang telah pegawai Honorer K2 itu lakukan untuk melahirkan anak bangsa yang cerdas yang di masa depan akan ikut membantu pembangunan nasional dan dapat pula menjadi rakyat yang membantu memajukan negara ini.

 

oleh: Tesa Prilia
Mahasiswa Administrasi Publik, FISIP, STISIPOL Raja Haji, Kota Tanjungpinang

Dinas Kependudukan Rekam Data Pelajar 

0

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk) Karimun melakukan perekaman data terhadap para pelajar yang sudah memasuki usia 17 tahun.

Petugas Disduk Karimun langsung turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman dengan membawa alat yang telah disediakan.

“Baru 13 SMA/Sederajat yang sudah dilakukan Print Ready Record (PRR) mencapai 783 pelajar,” jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karimun M Tahar, Selasa (3/3/2020).

“Untuk di pulau Karimun saja, nanti akan dilakukan hal yang sama di luar pulau Karimun,” kata dia lagi.

Proses perekaman tersebut, bertujuannya untuk mendapatkan identitas bagi para pelajar yang akan lulus nanti.

Mengingat, pada bulan depan akan dilaksanakan Ujian Nasional (UN) yang secara otomatis para pelajar akan fokus menghadapi UN pada awal bulan nanti.

Sehingga, untuk perekaman digesa hingga akhir bulan Maret nanti.

“Jadi kita kejar untuk dilakukan perekaman. Agar, nanti ketika sudah selesai melaksanakan UN,” paparnya.

Petugas Dinas Kependudukan Kabupaten Karimun merekam data pelajar di salah satu sekolah. Foto: batampos.co.id/Tri Haryono

Para pelajar tersebut lanjutnya, sudah bisa mengantongi KTP-elektronik sebagai identitas diri untuk persyaratan melanjutkan sekolah maupun bekerja,

Menurutnya, saat ini sudah ada 4000 lembar blangko KTP-elektronik yang diambil dari pusat pada akhir Februari lalu.

Namun, lanjutnya, pihaknya masih kekurangan blangko KTP-elektronik. Seperti, KTP-elektronik yang rusak, hilang, perubahan biodata dan sebagainya masih tetap dipergunakan Surat Keterangan (Suket) sementara pengganti KTP-elektronik.

“Untuk pencetakan Suket, tetap kita keluarkan tanpa batas. Tapi, untuk pencetakan KTP-eL terbatas satu hari bisa mencetak 100 blangko KTP-eL saja,” terangnya.

Pantauan di kantor Disduk Karimun, masyarakat yang melakukan pengurusan KTP-elektronik masih cukup ramai.

Sedangkan, di sekolah para pelajar cukup antusias mengikuti perekaman KTP-elektronik.

Dengan antri satu persatu, para pelajar tersebut mendatangi petugas mulai dari perekaman sidik jari, mata, tanda tangan digital hingga foto setengah badan.

“Alhamdulillah, kali pertama saya mempunyai identitas diri. Sebagai pegangan dalam aktivitas diluar rumah nanti, bisa dipergunakan untuk berbagai keperluan,” ucap salah seorang pelajar.(tri)

Vietnam Bisa Dicontoh Sembuhkan Semua Pasien Virus Korona

0

batampos.co.id – Sejumlah negara berhasil menyembuhkan pasien virus Korona jenis baru meski kasus kematian masih cenderung naik setiap hari. Salah satunya Vietnam. Total 16 pasien virus Korona berhasil sembuh setelah dirawat di rumah sakit. Begitu juga di Tiongkok, pada Selasa (3/3) dari 80 ribu orang positif virus Korona, pasien yang sembuh mencapai lebih dari 47 ribu orang.

Secara global, data dari South China Morning Post, Selasa (3/3), jumlah pasien meninggal sebanyak 3.127 orang dan pasien sembuh ada 48 ribu orang. Dan sejumlah kasus bahkan bisa sembuh dengan sendirinya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto menegaskan karakter virus bisa dicegah dengan daya tahan tubuh yang kuat. Dunia baru mengenal virus itu sejak Desember 2019 dan belum ada obatnya.

Namun, kesembuhan bisa didapat karena karakter virus merupakan self limiting disease, atau penyakit yang sembuh dengan sendirinya berdasar kondisi tubuh. Pada indikasi self limiting disease, medis hanya mengelola atau menangani gejala-gejalanya. Misalnya batuk dan pilek itu bisa dikelola dengan gejala-gejalanya saja. Pasien batuk diberikan obat batuk, pasien panas tinggi diberikan obat penurun panas, tapi tidak untuk membunuh virusnya.

“Belum ada obatnya. Itu karena penyakit ini self limiting disease. Kita sering kan batuk pilek enggak minum apapun sembuh sendiri,” tuturnya.

Sehingga, kata Yurianto, terpenting imunitasnya harus baik. Catatan pasien yang sembuh di berbagai negara usianya sekitar 30-35 tahun. Sebaliknya, korban meninggal dunia adalah 65-75 tahun.

“Yang meninggal karena usia 65-75. Karena memang usia tua dan ada faktor penyakit pendahulu seperti jantung, diabetes, dan penyakit kronis lainnya yang membuat daya tahan tubuh menurun,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Vietnam dr Kidong Park, yang menghubungkan keberhasilan Vietnam dengan tindakan proaktif dan konsistensi pemerintah. Mimpi buruk virus Korona di Vietnam dimulai ketika dua warga negara Tiongkok ditemukan menjadi kasus pertama di Kota Ho Chi Minh pada 23 Januari. Saat itu merupakan hari pertama liburan perayaan Tahun Baru Imlek. Tentu membuat kepanikan selama perayaan.

Vietnam secara resmi menyatakan virus Korona sebagai epidemi pada 1 Februari 2020, ketika jumlah kasus di negara itu meningkat menjadi enam orang. Pada 13 Februari, Kementerian Kesehatan Vietnam memerintahkan 10.600 penduduk Son Loi untuk diisolasi selama 20 hari, setelah lebih banyak kasus dikonfirmasi.

“Vietnam telah mengaktifkan sistem responsnya pada tahap awal wabah, dengan mengintensifkan pengawasan, meningkatkan pengujian laboratorium, memastikan pencegahan dan pengendalian infeksi dan manajemen kasus di fasilitas kesehatan, pesan komunikasi risiko yang jelas, dan kolaborasi multi sektoral,” kata Park kepada Al Jazeera.(jpg)

Indonesia Bangun Rumah Sakit Rehabilitasi Penyakit Corona, Dalam Tempo Sebulan Jadi

0
Calon rumah sakit penyakit menular di bekas kamp pengungsi Vietnam, Pulau Galang, Kota Batam.
foto: batampos.co.id / eusebius sara

batampos.co.id  – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meninjau lokasi di bekas kamp Vietnam, kelurahan Sijantung, kecamatan Galang, Kota Batam, Rabu (4/3/2020).

Rencananya pemerinta akan jadikan sebuah gedung di sana sebagai rumah sakit rehabilitasi pasien yang terjangkit virus Corona atau penyakit menular berbahaya lainnya.

“Bekas rumah sakit ini akan direhab lagi sebagai tempat observasi atau penyembuhan apabila ada WNI terinvekasi virus Corona. Hari ini kami sudah cek bersama Pak Basuki (Kemenpupera) dan secepatnya akan dibangun,” ujar panglima TNI kepada wartawan di pintu gerbang masuk kamp Vietnam.

Rumah sakit ini nantinya dibangun sesuai standar kesehatan yang ada dan mampu menampung 1000 pasien sekaligus. Selain itu rumah sakit ini juga akan dilengkapi dengan 50 ruangan isolasi yang sesuai dengan standar kesehatan internasional.

“Sesuai aturan kesehatan dua persen dari seluruh kamar yang ada untuk ruangan isolasi. Jadi ruangan isolasi ada sekitar 50 kamar nantinya,” sebut Hadi.

Rencana pembangunan rumah sakit khusus pasien Corona ini sebut Hadi sebagai upaya antisipasi pemerintah Indonesia atas mewabahnya virus Corona di berbagai belahan dunia. Sebagai negara yang besar tentu pemerintah punya tanggung jawab untuk menjamin kesehatan masyarakatnya.

“Warga di sini tentu bertanya-tanya aman atau tidak nanti mereka. Pemerintah bangun rumah sakit ini untuk menjamin kesehatan masyarakat secara umum. Jaminan keamanan masyarakat sekitar tentu sudah diperhitungkan secara matang. Ini rumah sakit kedua setelah Natuna dan dipastikan aman untuk lingkungan sekitar,” tutur Hadi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono kepada awak media menyebutkan, rencana pembangunan rumah sakit untuk pasien yang terjangkit virus Corona ini sudah dipersiapkan dengan matang. Pembangunan akan segera dimulai dan diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan untuk tahap rekonstruksinya.

“Secepatnya kita bangun. Rekonstruksi dalam sebulan sudah siap,” ujar Basuki. (eja)

 

Ada Galeri Investasi di Batam

0

batampos.co.id – Yayasan Panacea Training Centre bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Jasa Utama Capital Securitas (JUCS), meresmikan galeri investasi di Tiban Bukit Asri Sekupang, Selasa (3/3/2020) malam.

Direktur galeri investasi bursa efek Panacea, Gabriel Sianturi, mengatakan, dengan hadirnya galeri investasi diharapkan memberikan sebuah wadah berkumpul bersama dan belajar mengenal mengenai dunia saham.

“Bagi yang sudah berpengalaman mengenai saham, bagi yang pernah gagal atau berhasil dan bagi yang belum mengenal sekalipun seperti apa itu saham, silakan datang,” jelasnya.

Ia mengatakan, galeri investasi terbuka untuk siapa saja yang ingin mengetahui tentang saham, berdiskusi bersama dan sama-sama belajar.

“Tujuan didirikannya galeri investasi untuk memberikan pemahaman ke masyarakat tentang saham, sekaligus pelatihan pendidikan manajemen untuk meminimalisir penipuan berkedok investasi saham,” jelasnya,

Ia menjelaskan, pihaknya fokus pada pendidikan kesehatan dan keuangan.

“Kenapa? Karena keuangan itu tak terlepas dari kondisi perekonomian saat ini,” terangnya.

Menurutnya pengeluaran dan kemauan seseorang itu jangan sampai melampaui batas dan kondisi keuangannya.

“Jangan sedikit-sedikit menyalahkan pemerintah, masyarakat juga harus memahami dan memanajerial keuangannya sendiri,” paparnya.

Peresmian galeri investasi di Tiban Bukit Asri Sekupang, Selasa (3/3/2020) malam. Galeri investasi ini digagas oleh Yayasan Panacea Training Centre bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Jasa Utama Capital Securitas (JUCS). Foto: batampos.co.id/Galih

“Sekuritas sudah ada di genggaman melalui seluler kalau ingin belajar memahami dunia saham,” katanya lagi.

Sementara Direktur Operasional PT JUCS, Rangga Raharja, menegaskan, calon investor harus mengerti apa yang diinvestasikannya.

“Galeri investasi, sangat membantu masyarakat untuk belajar apa itu investasi, seperti apa caranya,” ujarnya.

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, Evan Octavianus Gulo, mengatakan Galeri Panacea merupakan galeri investasi BEI yang ke-5 di Provinsi Kepri dan non kampus perdana di Kepri.

“Kalau Indonesia sudah yang ke-15. Di Kepri sudah tercatat 12 ribu investor dan terus bertambah. Kedepannya akan ada kegiatan setiap bulannya,” ujarnya.

Pihaknya juga akan mengajak masyarakat untuk nabung saham. Selama ini yang beredar, persepsi di masyarakat bahwa saham itu ada judinya, padahal sebenarnya bukan judi.

Kepala Perwakilan OJK Kepri, Iwan M Ridwan, mengatakan, tahun ini akan terlaksana juga galeri investasi di Tanjungpinang. Masyarakat sering melihat dari sisi perbankan.

“Kami sering juga menyampaikan 3 M yakni Mengatur, Mengawasi, dan Melindungi. 2014 pasar modal ini masih langka, banyak masyarakat yang tidak mengenal, 2019 ini mengalami peningkatan,” ujarnya.(gas)

BMKG: Curah Hujan Februari dan Maret Sangat Rendah

0

batampos.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Batam memprakirakan curah hujan pada Maret masih sangat rendah.

Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasi Datin) BMKG Hang Nadim Batam, Suratman, mengatakan, pihaknya memprakirakan hujan akan terjadi pada April mendatang.

“Peluang hujan tetap ada, tetapi apabila melihat rata-ratanya hujan di Batam Februari dan Maret merupakan yang terendah dibanding bulan yang lain,” ujarnya, Rabu (4/3/2020).

Awan hitam terlihat di sebagian area Batam Centre. BMKG memprakirakan curah hujan pada Februari hingga Maret adalah yang terendah di Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Sementara untuk angin kencang, Suratman, mengatakan, sudah mulai berkurang. Kecepatan angin saat ini dikisaran 10 hingga 30 kilometer perjam.

Sedangkan untuk gelombang air laut di wilayah Kepri juga sudah mulai turun. Saat ini gelombang air laut di Batam dikisaran 0,3 hingga 0,8 meter, Pinang/Bintan 0,3-0,8 meter, Karimun 0,3-0,8 meter, Lingga/Dabo Singkep 0,3-0,8 meter.

“Di Natuna dan Anambas yaitu 0,5-1,5 meter,” tutupnya.(nto)

Pak Bupati/Walikota, Begini Etika Soal Informasi Pasien Virus Korona

0

batampos.co.id – Sikap pemerintah daerah dalam penyampaian informasi mengenai identitas pasien virus Korona jenis baru dianggap menyalahi etika. Untuk itu, Kemenkes meminta para pemerintah daerah menahan diri dalam menyampaikan kasus virus korona.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto menegaskan, pemerintah daerah harus menegakkan etika dalam penyampaian informasi pasien. Semua informasi seharusnya satu pintu dari Kementerian Kesehatan.

“Jaga etikanya, di dalam penegakan diagnosa ada rahasia-rahasia etika kedokteran. Merahasiakan identitas pasien. Kalaupun disebut hanya gender dan usia,” tegas Yurianto kepada wartawan, Selasa (3/3).

Jika ada penyebutan identitas pasien dan di mana merawatnya, kata dia, pasti hal itu bukan dari Kemenkes. Merahasiakan nama RS tempat pasien dirawat juga bagian dari etika.

“Merahasiakan nama RS. Ini etika. Sama ketika Asisten Rumah Tangga di Singapura enggak diberitahu. RS-nya juga enggak dikasih tahu. Kalaupun Anda tanya, pasti saya enggak jawab,” katanya.

Maka, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah bagaimana seharusnya penyampaian informasi terkait pasien. Pengumuman kasus pertama pun disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Kami sampaikan kasus ini konfirm positif atau tidak itu detailnya Kemenkes. Karena kasus pertama, maka biar Pak Presiden,” ujar Yurianto.

“Dalam ranah-ranah medis, biarkah medis yang umumkan. Nanti malah bias informasinya,” jelasnya.

Seperti diketahui, kasus pasien positif virus korona di Depok, sejumlah data identitas pasien bocor di ruang publik. Dari mulai nama, identitas, hingga alamatnya. Padahal semuanya itu menyalahi etika kedokteran di mana nama dan identitas pasien harus dirahasiakan dan baru bisa diumumkan jika pasien dan keluarganya mengizinkan.

Namun yang terjadi di Depok, justru informasi terlalu terbuka secara gamblang. Begitu pula rumah sakit tempat pasien dirawat. Wali Kota Depok Mohammad Idris juga menggelar konferensi pers dan menyebutkan nama rumah sakit tempat pasien dirawat. Baru-baru ini pun daerah Cianjur juga mengumumkan pasien virus Korona.(jpg)

Diajak Main Boneka, Bocah 7 Tahun Dicabuli

0

batampos.co.id – R diamankan di Polsek Batuampar karena mencabuli bocah tujuh
tahun bernisial T di kos-kosannya.

Warga Melcem, Batuampar itu diketahui melakukan perbuatan asusila pada, Jumat (28/2/2020) siang.

R membujuk korban bermain boneka dan memperlihatkan video tidak senonoh.

”Iya, pelaku sudah kita amankan dan dalam pemeriksaan,” ujar Kanit Reskrim Polsek
Batuampar, Iptu Abid Uais Al-Qarni Aziz, Selasa (3/3/2020).

Kata dia, sebelum mencabuli korban, pelaku mengajak korban menuju kos-kosannya usai
pulang sekolah.

Rumah korban sendiri hanya berjarak sekitar 20 meter. Pelaku juga diketahui pernah bekerja bersama keluarga korban.

“Dari TKP kita amankan boneka dan bantal tidur,” kata Abid.

Abid menjelaskan, pencabulan itu terkuak dari cerita korban kepada ibunya, N.
Dalam pemeriksaan, alat vital korban diketahui mengalami lecet.

“Korban sudah menjalani visum. Kita juga minta keterangan korban dan ibunya,” kata Abid.

Dari pengakuan R, ia nekat mencabuli bocah tersebut karena dipengaruhi film porno.

“Film itu diperlihatkannya dari handphone pelaku,” tutup Abid.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 81 Jo Pasal 76D Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak.

”Ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun penjara,” ujar Abid.(opi)

Ganja Senilai 27 Ribu Dolar Singapura Disita dari Mobil di Tuas

0

batampos.co.id – Pihak berwenang di Singapura menyita enam bundel ganja senilai 27.000 dolar Singapura (setara Rp 275 juta) dalam sebuah mobil yang terdaftar di Malaysia di Tuas Checkpoint, Senin (2/3). Penangkapan itu dilakukan setelah petugas mengarahkan seorang pengemudi yang tampak gugup ke tepi jalan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dikutip dari The Strait Times, Rabu (4/3), pengemudi itu, seorang pria Malaysia berusia 24 tahun, kemudian ditangkap dan kasus itu sedang diselidiki oleh Biro Narkotika Pusat (CNB). Sementara, enam bundel ganja beratnya sekitar 2,4 kg, itu cukup untuk pemakaian sekitar 340 pelaku selama seminggu.

Sementara pihak ICA juga mengatakan bahwa mereka akan terus melakukan pemeriksaan pada kendaraan, penumpang dan kargo, karena cara-cara seperti menyembunyikan narkoba untuk diselundupkan di sini juga dapat digunakan untuk membawa orang-orang yang tidak diinginkan ke Singapura, senjata, bahan peledak dan barang selundupan lainnya.(uma)

Saatnya Negara Muslim Memeluk Demokrasi

0

batampos.co.id – Pendiri Lembaga Survei Indonesia (LSI), Denny JA meluncurkan buku terbarunya ‎dengan judul ‘Jalan Demokrasi dan Kebebasan untuk Dunia Muslim: Indonesia sebagai Model’. Menurut Denny, perubahan mendasar dunia akan terjadi jika mayoritas dari 50 negara muslim hijrah memeluk demokrasi.

“Indonesia dapat menjadi model, walau Indonesia harus terus berevolusi menuju demokrasi yang penuh,” ujar Denny JA dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3).

Melalui buku ini, Denny mencurahkan hasil perenungannya selama 30 tahun. Itu dimulai sejak ia menjadi aktivis demokrasi era mahasiswa 1980-an, mendalami Ilmu politik tingkat Ph.D di Amerika Serikat pada 2000-an, dan penelitiannya mengamati perkembangan terbaru.

“Tapi mungkinkah itu? Mungkinkah mayoritas lima puluh negara muslim berbondong-bondong atau berangsur-angsur hijrah memeluk demokrasi dan kebebasan?” tanyanya.

Denny yakin jawabnya tak hanya mungkin, tapi harus. Hal itu sangat mungkin terjadi karena sistem yang tumbuh di satu negara adalah anak kandung dari dinamika politik, ekonomi dan budaya.

“Terbanglah lebih tinggi melihat lima ribu tahun peradaban. Apa yang kita lihat? Tak lain dan tak bukan yang tampak hanya satu: Yang tak berubah hanyalah perubahan itu sendiri,” katanya.

Bekerjanya hukum sosial mungkin memaksa lima puluh negara muslim hijrah memeluk demokrasi dan kebebasan. Pew Research Center, lembaga peneliti berpusat di Amerika Serikat menyatakan pada 2070 penduduk muslim akan menjadi populasi terbanyak di dunia.

“Hadirnya negara muslim yang bebas dan demokratis, atau yang sebaliknya, akan mempengaruhi dunia, nyaman atau bergolak. Apalagi saat itu, mulai 2070, muslim adalah populasi paling banyak,” ungkapnya.

Maka dari itu, menurut Denny, demi dunia yang lebih baik, mayoritas lima puluh negara muslim harus hijrah memeluk demokrasi dan kebebasan. Namun, pertanyaan kemudian adalah kapan dan bagaimana.

“Maka kitapun menyelam mengelaborasi “the social origin of democracy and freedom.” Asal usul dan kekuatan sejarah yang melahirkan demokrasi serta kebebasan itu yang menjadi kunci,” ungkapnya.

Buku yang Denny tulis ini penuh dengan data dan teori. Denny mengupas pula sejarah pertumbuhan demokrasi di Eropa, Amerika Serikat dan belahan dunia lain.

Namun buku ini juga banyak kutipan puitis. Salah satunya dari Victor Hugo: “Tak ada yang lebih kuat dibandingkan gagasan yang waktunya telah tiba.” Gagasan demokrasi dan kebebasan telah tiba di dunia muslim.

Menariknya lagi, buku ini sengaja Denny bagikan gratis lewat media sosial dalam format Pdf. “Saya ingin ikut mewarnai ruang publik agar semakin banyak debat gagasan,” pungkasnya.(jpg)