Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10533

36 Mahasiswa Anambas di Jakarta Tiba di Kampung Halaman

0

batampos.co.id – Sebanyak 36 mahasiswa Anambas yang malanjutkan pendidikan di Jakarta, beserta 3 orang masyarakat Anambas, tiba di Bandara Matak Anambas, Selasa (24/3) pukul 09.00 WIB.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Anambas yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar. Ia mengatakan 36 mahasiswa Anambas beserta 3 orang masyarakat Anambas, telah dilakukan pemeriksaan deteksi dini pencegahan penyebaran Covid -19, yaitu pemeriksaan suhu tubuh, sebelum diberangkatkan dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta tujuan Matak Anambas yang menggunakan pesawat Travira Air Medco Energi.

Kemudian setelah tiba di Bandara Matak Anambas, mahasiswa dan masyarakat tersebut kembali diperiksa deteksi dini Covid -19, yaitu pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan disenfektan oleh petugas Dinas Kesehatan Anambas, beserta Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Anambas.

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Anambas, yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar. Saat diwawancarai (24/03/2020)(Foto: Faidillah/Batampos.co.id)

“Mahasiswa Anambas sebanyak 36 orang dan masyarakat Anambas 3 orang, jadi total 39 orang, semuanya sudah dilakukan pemeriksaan deteksi dini Covid -19,” jelasnya saat diwawancarai wartawan Batampos Online di Posko Tim Gugus Tugas Covid 19 Anambas, Tarempa, Selasa (24/3).

Sahtiar menambahkan dari hasil pemeriksaan mahasiswa dan masyarakat Anambas yang tiba di Bandara Matak, tidak ditemukan gejala yang mendekati Covid-19. Tidak lupa pihaknya menyampaikan pemberitahuan kepada seluruh mahasiswa dan masyarakat yang tiba di Anambas, untuk tetap selalu di rumah dan membatasi aktifitas.

Disamping itu, Sahtiar mengatakan mulai besok dari edaran pemberitahuan dari perusahan Medco Energi, pihaknya tidak akan memberi penumpang lagi baik mahasiswa maupun masyarakat, siapapun, kecuali karyawan perusahaan tersebut.(fai)

Pelanggar Terekam ATCS, Langsung Ditilang

0

batampos.co.id Voice Announcer Area Traffic Control System (ATCS) atau pengumuman menggunakan pengeras suara yang dipasang di sepuluh titik persimpangan jalan protokol dinilai dapat meningkatkan kesadaran pengendara terhadap rambu maupun keselamatan di jalanan.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevany mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Batam untuk menindak pelangar lalu lintas yang terpantau kamera.

“Apapun pelanggarannya akan langsung kita tilang. Intinya langsung ditindak,” tegas Yunita, Jumat (20/3) siang.

Sepuluh titik pemasangan ATCS yaitu:
-Simpang Martabak Har Nagoya,
-Ibnu Sina Pelita,
-Seraya Atas Bengkong,
-Masjid Agung Batam Center,
-Simpang Frengky,
-Simpang Kara,
-Simpang KDA,
-Simpang Kabil,
-Simpang Dam/Panbil
-Simpang Basecamp, Batuaji.

“Anggota sudah selalu ada di lapangan. Karena saat tidak ada yang mematuhi aturan, lampu tetap merah,” kata Yunita.

Yunita menjelaskan ATCS tersebut hanya dipantau oleh petugas Dishub Batam. Petugas akan melakukan peneguran terhadap pengendara melalui pengeras suara yang terhubung monitor di Kantor Dishub. “Yang pantau Dishub saja. Mereka berkoordinasi untuk penindakan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Batam, Rustam Efendi mengatakan dengan pemasangan ATCS tersebut dapat membantu pihak kepolisian untuk menekan pelanggar maupun kecelakaan lalu lintas. Sebab, melalui layar monitor akan akan terlihat jelas wajah, jenis kendaraan, dan pelat nomor kendaraan pengendara yang melanggar.

“Tentu mereka (pengendara) akan dapat efek jera. Semoga mereka sadar, keselamatan dalam berkendara itu penting,” katanya.(opi)

Melonjak 107 Kasus, Total Pasien Positif Virus Korona Jadi 686 Orang

0

batampos.co.id – Penularan virus korona jenis baru atau COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Dalam kurun waktu 24 jam sejak Senin (23/2) hingga Selasa (24/3), ada tambahan 107 kasus baru. Lonjakan lebih dari 1oo kasus ini membuat total pasien positif di Indonesia menjadi 686 orang.

Jumlah lonjakan itu diklaim terus bertambah. Sebab pemerintah sedang berupaya melacak pasien baru dengan tes cepat atau rapid test serta pelacak kontak (tracing contact) dari kasus positif sebelumnya. Sedangkan jumlah pasien meninggal juga terus bertambah yakni sebanyak 7 jiwa.

“Meninggal ada 7 orang sehingga totalnya 55 kasus kematian,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Selasa (24/3).

Dengan angka itu, artinya angka kematian atau Death Rate (Mortality Rate) di tanah air adalah sebanyak 8,01 persen. Jumlah kematian dibagi pasien positif dikali 100. Angka itu turun dibandingkan hari sebelumnya yakni 8,4 persen.

“Ada tambahan konfirmasi 107 kasus. Totalnya 686 kasus. Ini akumulasi sejak dari awal,” jelas Yurianto.

Pasien Sembuh

Sementara itu di satu sisi junlah pasien positif dan meninggal terus bertambah tapi kasus sembuh sulit sekali untuk dicapai di Indonesia. Grafik kasus angka sembuh sangat berjalan lambat. Hari ini tak ada satupun pasien sembuh.

“Tak ada yang sembuh. Masih sama angkanya 30 pasien sembuh seperti kemarin,” jelas Yurianto.

Pasien yang sembuh sesuai aturan Organisasi kesehatan Dunia (WHO) adalah mereka yang spesimennya sudah dinyatakan negatif dua kali. Itu semua diperiksa kembali setelah hari kelima dan hari ketujuh dirawat.

“Ada beberapa yang sudah diuji 1 kali negatif. Kita tunggu sampai 2 kali. Semoga segera sembuh,” katanya.(jpc)

Warga Batam, Jalan Protokol dan Fasilitas Umum Disemprot Disinfektan

0

batampos.co.id – Ruas jalan protokol dan fasilitas umum di Kota Batam disemprot cairan disinfektan guna mencegah penyebaran vidur corona (Covid-19).

Seperti ruas jalan Engku Putri Batam Centre dan dataran Engku Putri. Pantauan batampos.co.id, terlihat satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemko Batam mengelilingi jalan raya di sepanjang alun-alun Batam Center.

Sementara itu di belakangan mobil Damkar tersebut langsung dikawal oleh mobil lainnya dengan bak terbuka sembari menyalakan bunyi sirene.

Selesai menyirami jalan raya dengan cairan disinfektan. Kendaraan tersebut mulai masuk ke dalam kawasan alun-alun dan melakukan hal yang sama.

Mobil Pemadam Kebakaran (PBK) Kota Batam menyemprotkan cairan disinfektan guna mencegah menularnya virus corona. Foto: batampos.co.id/Azis Maulana

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Azman, mengatakan, cairan disenfektan yang disemprotkan dicampur dengan carbol sehingga tidak membahayakan bagi pengguna jalan dan fasilitas umum.

“Penyiraman ini akan dilakukan selama 10 hari kedepan dan diuapayakan terbagi dalam tiga zona Batamcentre, Sekupang dan Batuaji,” jelasnya, Selasa (24/3/2020).

Ia menjelaskan, pihaknya berkosentrasi kepada fasilitas umum. Dimulai hari ini dan akan dilakukan di kantor pemerintah kemudian masjid di bagian luarnya.

Azman menambahkan, satu tangki berisi air lima ribu liter dicampur disenfektan 20 liter dan 15 liter karbol.

“Ini tidak akan berdampak ke tumbuhan,” jelasnya.

“Intinya kita akan menyisir daerah fasilitas umum di jalan protokol serta berkumpulnya masyarakat di luar,”tutupnya.(zis)

Ahli Waris Korban Virus Korona Terima Santunan Rp 15 Juta

0

batampos.co.id – Kementerian Sosial (kemensos) akan menyalurkan dana santunan sebesar Rp 15 juta untuk ahli waris dari tiap korban meninggal dunia akibat virus korona atau Covid-19. Pemberian santunan itu merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat.

“(Santunan ini) ditujukan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Kemensos RI memberi santunan ke ahli waris Rp 15 juta per orang yang meninggal,” kata Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Asep Sasa Purnama di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Selasa (24/3).

Selain itu, Asep menyebut Kemensos juga menaikkan uang program sembako dari Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu tiap bulan. Bantuan ini akan diterima sejak Maret sampai Agustus 2020.

“Upaya selanjutnya adalah memperceapat penyaluran PKH yang harusnya April jadi Maret, kemudian tahap ketiga yang harusnya Juli jadi April, sehingga masa tanggap darurat penerima PKH dapat manfaat ganda,” ucap Asep.

Kemensos juga turut menyiapkan beras pemerintah untuk digunakan kepala daerah di seluruh Indonesia yang terdampak wabah korona. Hal ini agar kebutuhan masyarakat terkait kebutuhan pangan teratasi.

“Kami telah memberi surat edaran untuk ini dan apabila keurang bisa mengusulkan kekurangan ke Kemensos,” jelas Asep.

Untuk diketahui, data terakhir Senin (23/3), jumlah korban akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 49 jiwa. Sementara itu, jumlah pasien yang positif tertular virus ada 579 jiwa. Dari jumlah itu, 30 diantaranya dinyatakan sembuh.(jpc)

Ternyata, Hujan Belum Berdampak Naikan Level Air di Dam Duriangkang

0

batampos.co.id – Kondisi air di Dam Duriangkang sudah mencapai minus 3,38 meter dari permukaan bangunan pelimpah atau spillway.

Jika level air turun dua sentimeter lagi, maka Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjungpiayu akan berhenti beroperasi dan berdampak pada ratusan industri.

Penurunan dua sentimeter itu bisa tercapai dalam hitungan sehari.

“Jika sudah menyentuh level minus 3,4 dari permukaan bangunan pelimpah, maka pipa Intake IPA Tanjungpiayu sudah menyentuh dasar waduk. Jadi tak mungkin lagi beroperasi,” ujar Head of Corporate Secretary, ATB, Maria Jacobus, Senin (23/3/2020).

Hujan deras yang mengguyur Batam belum memberikan dampak apapun kepada peningkatan level Dam Duriangkang.

Dengan tumbangnya IPA Tanjungpiayu, maka Batam telah kehilangan produksi air bersih sebesar 225 liter per detik yang selama ini melayani sekitar 21 ribu pelanggan di wilayah
Tanjungpiayu dan sekitarnya.

Intake IPA Tanjungpiayu telah turun lebih dari 3 meter akibat menyusutnya level air di waduk Duriangkang. Saat elevasi air mendapai minus 3,4 dari permukaan bangunan pelimpah, IPA ini akan berhentu beroperasi, dan Batam kehilangan produksi air bersih sebesar 225 liter perdetik. Foto: ATB unutk batampos.co.id

Jika Badan Pengusahaan (BP) Batam memerintahkan untuk melakukan penggiliran, ATB
telah siap dengan skema yang paling minim dampak bagi pelanggan.

“Pada prinsipnya, kami akan mengikuti arahan pemerintah. Dan kami sudah siapkan skema dengan memperhitungkan dampak–dampak yang muncul,” jelasnya.

Penggiliran akan dilakukan dengan skenario empat hari mati dan tiga hari hidup untuk wilayah Tanjungpiayu dan tiga hari mati dan empat hari hidup untuk wilayah Batam Center.

Dampaknya, suplai air kepada 21.642 pelanggan piayu akan mati total di hari Minggu hingga Rabu dan kembali mengalir di hari Kamis hingga Sabtu.

Lalu ada 32.285 pelanggan Batam Center akan mengecil atau mati total di hari Kamis hingga Sabtu dan kembali mengalir normal di hari Minggu hingga Rabu.

“Ada sekitar 577 industri yang akan terdampak,” paparnya.

Kondisi ini tidak bisa dihindari, karena kondisi air baku yang semakin terbatas. Satu-satunya harapan agar Batam terhindar dari kondisi ini adalah turunnya hujan dengan intensitas yang memadai.

ATB mendukung segala upaya yang dilakukan BP Batam agar hujan segera turun.

“Mari kita bantu upaya pemerintah melalui doa-doa kita, agar hujan segera turun.  Tingkatkan toleransi dalam menggunakan air. Jangan berlebihan menampung air, kita harus peduli dengan sesama yang membutuhkan air bersih,” ajaknya.

ATB juga mengimbau pelanggan untuk lebih bijaksana di musim kemarau ini, dengan menggunakan air bersih untuk aktifitas yang penting saja.

Budaya 3R (Reuse, Reduce, Recycle) sudah harus menjadi budaya bersama. Penggiliran
tak terhindari mari budayakan toleransi untuk berbagi.(leo)

Cara bright PLN Batam Cegah Covid-19

0

batampos.co.id – bright PLN Batam menerapkan standar yang lebih tinggi terutama pada operasi penyediaan listrik dari pembangkitan hingga pelayanan kepada pelanggan di tengah meningkatnya wabah Coronavirus (Covid-19) di Kota Batam.

Corporate Secretary bright PLN Batam, Denny Hendri Wijaya, mengatakan, PLN Batam tetap profesional untuk menjaga tingkat mutu pelayanan dan kontinuitas pasokan listrik ke pelanggannya.

Termasuk melaksanakan pekerjaan pemeliharan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

“Semua itu kami lakukan untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh pelanggan PLN Batam,” ujarnya, Selasa (24/3/2020).

Petugas keamanan bright PLN Batam memeriksa suhu tubuh pengunjung saat hendak masuk ke kantor pelayanan. Foto; PLN Batam untuk batampos.co.id

“Kami juga menginstruksikan kepada seluruh insan PLN Batam agar tetap bertugas menjaga pasokan energi listrik,” katanya lagi.

Ia menjelaskan, sejak awal Maret 2020, bright PLN Batam telah melakukan langkah preventif pencegahan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan perusahaan dengan penyemprotan disinfektan di seluruh kantor bright PLN Batam.

Selain itu, bagi setiap pegawai dan tamu yang akan masuk ke gedung bright PLN Batam wajib dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan disediakan hand sanitizer.

“Untuk seluruh pegawai juga dilakukan pengecekan riwayat perjalanan dan di setiap unit bisnis menyediakan logistik seperti masker, hand sanitizer, sarung tangan dan thermal gun secara cukup,” paparnya.(*)

Pembunuh Menangis Minta Keringan Hukuman

0

batampos.co.id – Terdakwa pembunuh Arnol yakni RM, JA, dan JF menangis minta keringanan dari tuntutan 12 tahun penjara.

Hal itu disampaikan ketiga terdakwa dalam pembelaan atau pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (23/3/2020).

Terdakwa Rotlan misalnya, kepada majelis hakim menyesali perbuataanya. Ia mengaku masih punya tanggungan keluarga yang harus dibiayai.

”Saya menyesal sekali Pak Hakim, saya mohon keringanan hukuman,” kata RM sembari menangis.

Hal hampir senada diucapkan kedua terdakwa lainnya. Meski minta keringanan hukuman, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yan Elhas tetap pada tuntutannya.

Yakni menuntut terdakwa dihukum 12 tahun penjara karena terbukti melanggar pasal 170 KUHP ayat 3.

”Kami tetap pada tuntutan yang mulia,” ujar Yan kepada majelis hakim.

Atas duplik JPU, majelis hakim yang dipimpin hakim Jasael pun menunda sidang hingga
dua minggu ke depan, Senin (6/4/2020).

Dengan agendanya putusan. Diketahui, ketiga terdakwa nekat menganiaya korban
Arnol hingga tewas karena diduga memiliki hubungan dengan keluarga terdakwa.(she)

40 Angkot Disemprot Disinfektan

0

batampos.co.id – Tim Batam Baru ikut mengambil peran mencegah meluasnya wabah
corona (Covid-19).

Anggota tim Batam Baru bergerak me- nyemprotkan disinfektan pada kurang lebih 40 angkot di sekitaran Batuaji, Senin (23/3/2020).

“Kami tidak ingin membiarkan Pemerintah Kota Batam bekerja sendirian dalam melawan wabah Covid-19,” jelas ucap Ketua Tim Batam Baru, Gishen Zhangles.

“Kami percaya senjata untuk melawan Covid-19 adalah solidaritas dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga kami bertekad untuk ikut ambil bagian sesuai porsi kita masing-masing,” kata dia lagi.

Setiap harinya mayoritas pekerja di Batam menggunakan transportasi angkot menuju tempat kerjanya masing-masing.

Di tengah wabah Covid-19 ini, teman-teman pekerja tetap harus berangkat kerja. Berangkat dari kegelisahan tersebut, Tim Batam Baru berinisiatif untuk menyemprotkan disinfektan pada kurang lebih 40-an angkot.

Teman-teman sopir angkot kooperatif dengan kegiatan penyemprotan yang dilakukan Tim Batam Baru mereka memarkir angkotnya dan membiarkan Tim Batam Baru melakukan penyemprotan disinfektan.

“Kami yang setiap harinya harus beraktivitas di jalan dan kami tidak tahu siapa saja yang naik angkot kami. Kami cukup lega dan senang dengan langkah pencegahan seperti ini dari teman-teman Batam Baru,” ucap salah seorang sopir angkot.

Selain itu, sopir angkot juga berharap dapat diberi masker ataupun suplemen untuk meningkatkan antibodi dalam tahap pencegahan ini.(rng)

Presiden Putuskan Tidak Ada Ujian Nasional 2020

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan meniadakan Ujian Nasional (UN) untuk tahun 2020. Sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa UN mulai dihapus pada 2021. Keputusan ini sebagai bagian dari sistem respons wabah virus Korona jenis baru atau COVID-19 yang salah satunya adalah mengutamakan keselamatan dan kesehatan rakyat.

“Seperti yang telah disampaikan bahwa sistem respons CoOVID-19 harus menyelamatkan kesehatan rakyat, daya tahan sosial, dan dunia usaha,” kata Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman dalam keterangannya, Selasa (24/3).

Fadjroel menyampaikan, peniadaan UN pada 2020 menjadi penerapan kebijakan pembatasan sosial atau social distancing untuk memotong rantai penyebaran virus Korona. Hal ini telah disampaikan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas mengenai pembahasan Ujian Nasional melalui video conference.

“Ujian Nasional ditiadakan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkat Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setingkat Madrasah Tsnawiyah (MTs), dan Sekolah Dasar (SD) atau setingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI),” beber Fadjroel.

Oleh karena itu, Fadjroel mengharapkan, kebijakan peniadaan UN perlu diikuti partisipasi aktif warga dalam menerapkan perilaku social distancing.

“Pemerintah mengharapkan masyarakat kerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah,” tegas Fadjroel.(jpc)

Play sound