Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10534

Brimob Polda Kepri Semprot Disinfektan Ruang Kerja Batam Pos dan Mal MB2 

0

batampos.co.id – Cegah penyebaran virus corona (Covid-19) personel Satbrimob Polda Kepri melakukan pembersihan dan menyemprotkan disinfektan di mal Botania 2 dan kantor Batam Pos.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Kombes pol Mohamad Rendra Salipu melalui Kepala Sub Detasemen (Kasubden) Unit Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Gegana Brimob Polda Kepri AKP ZAC Tamba, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai sosialisasi pola hidup bersih sehat (PHBS) kepada masyarakat guna mengantisipasi penularan virus Corona.

“Penyemprotan dilakukan oleh 11 personel dari Unit Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Gegana Brimob Polda Kepri, lengkap dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) saat menyemprotkan disinfektan,” jelasnya.

Para personel unit KBR melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh sudut mal. Terutama pada bagian yang sering dipegang oleh pengunjung.

“Mulai dari pembatas, pegangan pintu, eskalator sampai ke toilet kita semprot semua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyemprotan merupakan sinergi antar instansi dalam pencegahan virus corona di Kota Batam.

Unit Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Gegana Brimob Polda Kepri menyemprot ruang kerja Batam Pos di lantai 3 Gedung Graha Pena, Batamcentre. Foto: Iman wachyudi/batamos.co.id

“Penyemprotan disinfektan ini siapa saja boleh meminta bantuan ke Satbrimob Polda kepri dengan surat pengajuan kepada Kapolda Kepri dan Komandan Satuan Brimob Polda Kepri,” jelasnya.

“Memang tugas kami untuk melakukan penyemporatan dan ini kerja sama lintas instansi selama Covid-19 mewabah,” katanya lagi.

Semenjak Covid-19 mewabah, Subden KBR Satbrimob Polda Kepri telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah kantor.

Termasuk di kantor kepolisian dan TNI, Rutan, Lapas bahkan Kantor Harian Batam Pos.

Di kantor harian Batam Pos personel unit KBR juga menyemprot di seluruh sudut ruangan disemprot disinfektan.

“Hingga kemarin, sudah banyak yang mengajukan permohonan penyemprotan. Sampai saat ini sudah masuk 37 permohonan dan kita akan melakukan penyemprotan sesuai antrean. Jadi masyarakat diminta bersabar,” imbuhnya.

Pengelola Mal MB 2, Tony Richard Lim, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan Satbrimob Polda Kepri.

Selain meminta bantuan penyemprotan, dalam usaha antisipasi penyebaran virus corona, pihaknya juga melakukan pembersihan ke beberapa tempat yang selalu disentuh oleh pengunjung serta melakukan pengecekan suhu tubuh pengunjung mal.

“Sebelum masuk dilakukan pemeriksaan suhu dulu dan kita juga siapkan hand sanitizer. Untuk pembersihan kita lakukan 15 sampai 20 menit sekali, dibersihkan gagang pintunya,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan, sejak merebaknya virus corona ini, jumlah pengunjung menurun drastis hingga 50 persen.

Selain itu, pihaknya juga merubah jam operasional mal dari sebelumnya.

“Jam bukanya kita ubah. Jadi buka mulai pukul 12.00. Kalau biasanyanya pukul 10.00,” tuturnya.(gie)

Jaksa Terindikasi Tertular Virus Korona

0

batampos.co.id – Seorang jaksa di wilayah hukum Bantul, Daerah Istimewa Jogjakata, dinyatakan terindikasi terinfeksi virus korona atau Covid-19. Pegawai Korps Adyaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jogjakarta itu, saat ini tengah mendapat perawatan di ruang isolasi RS Panembahan Senopati.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono. Menurutnya, saat ini jaksa senior tersebut tengah mendapat perawatan di rumah sakit, namun dipastikan kondisinya telah membaik.

“Laporannya sudah membaik, memang sakit gejala sakit mendekati itu (Covid-19),” kata Hari, Minggu (22/3).

Kendati demikian, Hari belum bisa menyampaikan secara rinci soal keadaan anggotanya saat ini. Menurutnya, penanganan wabah virus korona atau Covid-19 sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah daerah terkait.

“Protokolnya diserahkan ke Pemda masing-masing. Nah laporannya seperti apa kita tunggu Senin (23/3) ya,” ucap Hari.

Dalam surat Pencegahan dan Penanganan Virus Korona yang dikeluarkan Kejati Jogjakarta yang diterima JawaPos.com, hasil pemeriksaan RS Panemban Senopati, jaksa tersebut menunjukkan adanya indikasi terinfeksi virus korona.

Kejati Jogjakarta pun memberikan instruksi kepada pegawai yang sempat menjenguk pasien tersebut agar memeriksa dirinya. Karena melakukan kontak langsung, sehingga harus melakukan isolasi diri dan bekerja di rumah sampai pegawai tersebut dalam kondisi sehat.

Bahkan, pada Jumat (20/3) seluruh pegawai Kejari Bantul dilakukan tes kesehatan dari Dinas Kesehatan Bantul. Surat itu ditandatangani oleh Wakil Kajati Jogjakarta, Elan Suherlan. (jpc)

Warga Batam, Ayo Salat Tolak Bala

0

batampos.co.id – Menyebarnya virus Covid-19 menimbulkan ke prihatinan berbagai pihak, salah satu anggota DPRD Batam, Hendrik.

Ia pun mengajak warga Batam untuk melaksanakan salat tolak bala agar terhindar dari virus yang mematikan tersebut.

“Doa tolak bala itu bisa dilakukan di rumah ataupun di tempat ibadah masing-masing pemeluk agama,” katanya, Minggu (22/3/2020).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), itu menjelaskan, dengan adanya musibah virus corona, jangan justru menjauhkan masyarakat dari rumah ibadah.

“Justru harus mendekat ke rumah ibadah, tingkatkan ibadah dan berdoa agar musibah ini mereda,” ujarnya.

Hendrik juga meminta agar pemerintah menginstruksikan seluruh masyarakat Batam agar melaksanakan doa tolak bala sesuai dengan keyakinan masing-masing.

“Kalau bisa dilakukan serentak usai melaksanakan ibadah masing-masing, baik itu di rumah maupun di rumah ibadah masing-masing. Tidak harus berkumpul, berdoa saja di rumah masing-masing,” ujar Hendrik lagi.

Anggota DPRD Batam, Hendrik. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Hendrik juga berharap pemerintah dapat memberikan alat-alat kesehatan di rumah-rumah ibadah.

Salah satunya alat pengukur suhu. Agar semua jemaah yang datang ke rumah ibadah dapat diketahui kesehatannya.

Hal yang sama lanjutnya juga harus dilakukan di tempat-tempat pelayanan umum atau bisnis.

Seperti hotel, mall, perbankan, bandara, pelabuhan, dan lainnya dapat mengukur suhu tubuh pengunjung dan menyediakan hand sanitizer.

“Kita minta pemerintah menyediakan call centre siaga corona. Kalau ada masyarakat terbukti terindikasi virus dan dikarantina 14 hari, agar pemerintah menanggung biaya hidup keluarganya,” jelasnya.

Ia mencontohkan apabila suspect corona terjadi pada pengemudi ojek yang menjadi tulang peunggung keluarganya.

Saat dikarantina, pemerintah harus menanggung biaya dan kebutuhan keluarga yang ditinggalkannya.

Hendrik meminta agar masyarakat tidak panik dan membeli sembako dalam jumlah banyak.

Kepada seluruh pedagang di Batm, Hendrik memohon utnuk tidak mengambil kesempatan pada musibah virus corona.

“Kita minta kepolisian menindak bos-bos pedagang, kalau ada terbukti menimbun sembako. Bila perlu sidak gudang-gudang sembako,” tegas Hendrik.

Ia menjelaskan, dampak virus corona salah satunya adalah perlambatan ekonomi dan daya beli masyarakat rendah.

“Jangan sampai harga sembako naik. Kalau ada pengusaha nakal, harus ditindak. Ini perlu kerja sama stakeholder lintas sektoral,” pungkas Hendrik.(ash)

Angka Kematian Pasien Korona di Indonesia Kini 9,3 Persen

0

batampos.co.id – Jumlah masyarakat yang terpapar virus Korona jenis baru di Indonesia makin mengkhawatirkan. Per Minggu (22/3), terdapat tambahan kasus baru 64 positif. Dengan demikian yang total yang positif terjangkit korona mencapai 514 kasus.

Angka itu disertai dengan tambahan kasus meninggal 10 jiwa. Maka, total korban meninggal menjadi 48 orang. Artinya, jika dipersentase, kematian atau angka kematian (Mortality Rate) di Indonesia naik menjadi 9,3 persen.

Yakni jumlah kasus meninggal dikali 100 dibagi dengan total positif. Angka itu naik lagi dsri sebelumnya hanya di sekita 8 koma sekian persen.

“Totalnya 514 orang. Sembuh 29 orang. Meninggal total 48 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Minggu (22/4).

Yurianto menegaskan hasil tersebut sudah diberitahukan ke dinas kesehatan masing-masing kabupaten, kota, provinsi dan rumah sakit yang merawat pasien. Mereka pun juga melakukan dilakukan pelacakan kontak atau contact tracing.

Dengan meningkatnya jumlah kasus ini, Yuri–begitu Yurianto disapa, berharap masyarakat tetap menerapkan disiplin atas jarak sosial atau social distancing.

“Sosial distancing, jaga jarak, laksanakan dengan basis komunitas. Masyarakat harus saling mengingatkan dan mengawasi. Kami juga terus menyiapkan rumah sakit tambahan,” jelasnya.

Yurianto menegaskan, skrinning atau rapid tes (tes cepat) akan terus ditingkatkan. Berharap dengan langkah itu jumlah kasus positif akan semakin banyak diketahui meskipun harus dikonfirmasi ulang menggunakan metode PCR.

“Jaga imunitas diri agar tetap sehat. Bisa lakukan aktivitas segat yang seimbang. Semoga yang sehat sehat cepat sehat. Dan yang sakit tak menularkan,” paparnya.(jpc)

Pasien Korona Melesat, 514 Positif dan 48 Orang Meninggal Dunia

0

batampos.co.id – Jumlah kasus virus korona di Indonesia terus melesat dan makin mengkhawatirkan. Data Per Minggu (22/3), ada tambahan kasus baru, yakni 64 positif sehingga totalnya menjadi 514 kasus positif.

Dari jumlah itu ada tambahan kasus meninggal 10 jiwa. Sehingga total korban meninggal menjadi 48 orang. Artinya jika dihitung secara prosentase, angka kematian (Mortality Rate) di Indonesia naik tajam menjadi 9,3 persen. Dari yang yang sebelumnya masih delapan persenan.

“Update ada tambahan kasus, 64 orang. Totalnya 514 orang. Sembuh 29 orang. Meninggal total 48 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Minggu (22/4).

Yurianto menegaskan, hasil tersebut sudah diberitahukan kepada Dinas Kesehatan masing-masing dan rumah sakit yang merawat pasien untuk dilakukan pelacakan kontak atau contact tracing. Dia berharap, masyarakat tetap menerapkan disiplin atas jarak sosial atau social distancing.

“Tetap lakukan Sosial distancing, jaga jarak laksanakan dengan basis komunitas. Masyarakat harus saling mengingatkan dan mengawasi. Kami juga terus siapkan rumah sakit tambahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yurianto juga menegaskan, skrinning atau rapid tes (tes cepat) akan terus ditingkatkan. Sehingga jumlah kasus positif akan semakin banyak diketahui meskipun harus dikonfirmasi ulang menggunakan metode PCR.

“Jaga imunitas diri agar tetap sehat. Bisa lakukan aktivitas segar yang seimbang. Semoga yang sehat sehat cepat sehat. Dan yang sakit tak menularkan,” paparnya. (jpc)

RS Darurat di Pulau Galang Siap Tangani Pasien Korona

0

batampos.co.id – Proses pembangunan Rumah Sakit Darurat untuk penanganan pasien terinfeksi virus korona atau Covid-19 di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau sudah mencapai 80 persen. Lokasi observasi dan isolasi di Pulau Galang merupakan bekas RS Vietnam, Sijantung, Galang.

“Kita merehab Rumah Sakit Vietnam dulu, sekarang sudah sampai 80 persen. Kemudian membangun sedikit untuk observasi dan isolasi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/3).

Basuki menyampaikan, tahap pertama akan selesai pada Sabtu, 28 Maret 2020. Menurutnya, RS Darurat itu bakal siap menangani 400 pasien observasi dan 50 pasien isolasi.

“Listrik sudah masuk, air sudah masuk, ITA sudah 100 persen, Insya Allah 28 (Maret 2020) ditinjau Bapak Presiden (Joko Widodo) sudah siap. Jadi ada dua hal itu. Jadi masyarakat tak perlu khawatir kita sudah siap dan melayani dan antisipasi virus,” ujar Basuki.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan TNI turut menyiapkan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

“Jadi kami silahkan, ada yang merasa sakit dan memang terpapar menggunakan rumah sakit milik TNI/Polri, RS milik BUMN, termasuk rumah sakit pemerintah daerah di luar rumah sakit yang ada di Pulau Galang dan yang dibangun di rumah sakit tersebut,” ucap Hadi.

Senada juga disampaikan Kabarharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Menurutnya, Polri telah menyediakan 2000 kamar bagi para pasien korona. Hal ini tersebar di Jakarta dan tersebar di Tanah Air.

“Sebagaimana perintah bapak Kapolri di Jakarta di RS Brimob sudah ada 200 kamar. Sudah siap dengan fasilitas respirator dan sebagainya. Kemudian 50 (kamar) di rumah sakit Kramatjati,” jelas Agus.

Menurutnya, Polri turut menyiapkan 52 rumah sakit untuk bisa menampung pasien terinfeksi virus korona. “Ada 52 rumah sakit yang sudah disiapkan di seluruh jajaran kepolisian. Ada klasifikasi I, II, III untuk melayani masyarakat sekitar ada 2000 kamar,” tukas Agus.(jpc)

Osco Calon Wakil Wali Kota Alternative Terkuat di Batam

0

batampos.co.id – Berdasarkan hasil survei Roda Tiga Konsultan (RTK), bakal calon Wakil Wali Kota Batam, Osco Olfriady Letunggamu, merupakan calon wakil wali kota alternatif terkuat.

Bahkan beliau berada di atas Ruslan Ali Wasyim, Yusiani Gurusinga, Iman Setiawan, Candra Ibrahim dan Hotman Hutapea.

Menanggapi hasil survei dari RTK, Ketua Perempuan Demokrat Provinsi Kepulauan Riau, Yenni Marlina, mengatakan, dalam survei RTK untuk calon wali kota juga dijabarkan jika diberikan pilihan tertutup nama dan foto calon, maka nama Osco Olfriady Letunggamu berada sejajar dengan Lukita Dinarsyah Tuwo.

Kata dia, base pemilih Osco berdasarkan demografi 63.2 persen dari kaum millenial, professional, pekerja, buruh, dan pengusaha.

“Sedangkan basis pemilih Osco terbesar adalah di kecamatan Belakangpadang, Batuaji, Batuampar, Lubukbaja, Bengkong, Sekupang serta Batam Kota,” katanya Minggu (22/3/2020).

Yenni mengatakan, Osco adalah Kader Partai Demokrat. Namun dalam mensosialisasikan dirinya tidak memakai mesin Partai Demokrat di Kota Batam.

Osco Olfriady Letunggamu. Foto: Dokumentasi Pribadi untuk batampos.co.id

Beliau menghargai, menghormati serta memprioritaskan kader terbaik DPC Partai Demokrat kota Batam yang juga ingin mengikuti pilkada 2020 ini seperti Hotman Hutapea dan Helmy Hamilton.

“Osco menggalang kekuatannya di basis anak muda dan konsisten memperjuangkan pertumbuhan ekonomi, industri dan investasi di Kota Batam sehingga banyak lapangan pekerjaan yang tercipta,” jelasnya.

Yenni beranggapan, Osco merupakan sosok pekerja keras yang fokus kepada kepentingan umum bukan hanya kepentingan golongan.

“Kita di Batam butuh pemimpin muda seperti bang Osco, sangat enerjik dan mempunyai wawasan serta jaringan internasional”, ucap Yenni.

Osco yang dikenal dengan jargon serta tagline Harapan Batam Perjuangan Osco, membuat peta politik di Batam menjadi berubah.

Konsistensinya dalam memperjuangkan perubahan dibidang ekonomi membuatnya sangat dilirik oleh warga Batam.

Sementara itu, perkembangan virus COVID 19 yang sedang berkembang membuat prihatin Tim Sahabat Osco.

Ketua Sahabat Osco, Boy Hermansyah, menyampaikan keprihatinannya dan memberhentikan semua kegiatan sosialisasi sahabat Osco di setiap kelurahan di kota Batam.

“Kami sangat peduli terhadap kesehatan Tim Sahabat Osco serta kenyamanan warga Batam. Bersyukur sekali Tim Survey dari Roda Tiga Konsultan (RTK) pimpinan M.Kahfi Siregar selesai sebelum mewabahnya virus COVID 19” ucap Boy.(*)

Mulai Besok, Singapura Tutup Akses Masuk

0

batampos.co.id – Singapura akhirnya memutuskan menutup akses masuk bagi pengunjung. Hal itu diungkapkan Ministry of Health (MOH) atau Kementerian Kesehatan Singapura guna mencegah kasus impor COVID-19 di Singapura yang mungkin dibawa oleh para wisatawan.

Dilansir dari Channel News Asia, Minggu (22/3), pembatasan tersebut akan berlaku pada 11.59 malam pada hari Senin besok (23/3). “Ini juga (dilakukan) untuk menghemat sumber daya sehingga kami dapat fokus pada warga Singapura saja,” jelas pihak MOH.

Diungkapkan, hampir 80 persen kasus COVID-19 baru Singapura selama tiga hari terakhir berasal dari kasus impor. Yakni berasal dari sebagian besar warga Singapura dan pemegang Long Term Pass yang kembali dari luar negeri.

“Kasus impor ini memiliki sejarah perjalanan ke 22 negara yang berbeda,” imbuh pihak MOH.

Meksi menyatakan menutup akses dari luar, Singapura memberikan pengecualian. Yakni ada pihak yang masih bisa masuk atau transit di Singpura. Misalnya orang yang memegang izin kerja untuk layanan penting, seperti perawatan kesehatan.

Seperti yang diumumkan sebelumnya, semua warga Singapura dan pemegang paspor jangka panjang di Singapura, diperintahkan tinggal di rumah selama 14 hari.

Pembatasan terbaru diumumkan sehari setelah Singapura mengonfirmasi dua kematian pertamanya karena penyakit tersebut. Yakni seorang wanita Singapura berusia 75 tahun dan seorang pria Indonesia berusia 64 tahun meninggal karena komplikasi akibat COVID-19 pada Sabtu (21/3) pagi.

Wanita itu, yang dikenal sebagai kasus 90, memiliki riwayat penyakit jantung kronis dan hipertensi. Dia terhubung dengan cluster di The Life Church and Missions Singapore.

Pasien kedua, yang dikenal sebagai kasus 212, adalah seorang pria Indonesia berusia 64 tahun dengan riwayat penyakit jantung. Singapura telah mengonfirmasi 47 kasus baru virus korona pada hari Sabtu, sehingga total nasional menjadi 432.

Untuk mengurangi risiko penularan lokal, langkah-langkah yang lebih ketat pun telah diumumkan pada hari Jumat. Termasuk melarang semua acara dan pertemuan dengan 250 atau lebih peserta.

Operator tempat umum, seperti toko ritel dan gerai makanan dan minuman (F&B), juga harus melakukan tindakan pencegahan untuk memastikan pemisahan setidaknya 1 juta orang. Negara ini juga meluncurkan aplikasi seluler TraceTogether baru dalam upaya untuk mempercepat upaya pelacakan kontak.(jpg)

Lockdown Dibuka, 297 WNI di Malaysia Pulang ke Tanah Air

0

batampos.co.id – Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia berhasil pulang ke Tanah Air. Hal ini menyusul adanya kebijakan pemerintah Malaysia yang memulangkan WNI selama dua hari yakni 19-20 Maret, usai penetapan lockdown (karantina wilayah). Kepulangan mereka Indonesia dilakukan via Nunukan.

“Pembukaan lockdown oleh pemerintah Malaysia selama dua hari, berhasil memulangkan 87 warga negara Malaysia via Tawau, dan 297 WNI kembali ke Pelabuhan Tunon Taka,” ungkap Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Imigrasi Klas II Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka, Karel, Sabtu (21/3), seperti dikutip dari Radar Tarakan (Jawa Pos Group).

Pemulangan tersebut dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, penjemputan dilakukan terhadap 108 WNI dengan menggunakan 5 unit Kapal. Mereka tiba di Pelabuhan Tunon Taka dari Tawau, Malaysia pada Kamis (19/3) sore. Sementara untuk tahap kedua dilakukan pada Jumat (19/3) sore. Dalam tahap kedua ini, sebanyak 189 orang dijemput dengan 2 unit kapal dari Pelabuhan Tawau.

Terkait kepulangan 297 WNI dari Malaysia, Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tarakan Wilker Nunukan, dr. Bahrullah memastikan, seluruh WNI yang tiba pada 19 dan 20 Maret di Pelabuhan Tunon Taka dalam keadaan sehat.

“Tidak ada (WNI ODP-Red),” jawabnya singkat ketika ditanya apakah ada WNI yang masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP), saat KKP melakukan pemeriksaan.

Terpisah, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono menyampaikan, hingga 21 Maret pukul 18.00 WITA, jumlah ODP sebanyak 16 orang. Jumlah ini meliputi, Sei Menggaris 1 ODP, Sebatik 3 ODP, Nunukan Selatan 2 ODP, Nunukan 9 ODP, Krayan 1 ODP.

“Untuk yang berstatus PDP (pasien dalam pengawasan) tidak ada,” ungkap Aris. Informasi mengenai perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Nunukan senantiasa diperbarui.

Langkah-langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Nunukan cukup intens dilakukan berbagai pihak. Selain meliburkan sekolah-sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan secara berkala melakukan sosialisasi hidup sehat kepada masyarakat.

Bahkan di beberapa pusat kesehatan, mulai diberlakukan social distancing (pembatasan) antarpengunjung. Kursi-kursi pada ruang tunggu, diberi jarak 1 meter hingga 1,5 meter. Hal ini sebagai upaya agar antarpengunjung tidak melakukan kontak langsung.(jpg)

Kelompok Usia Muda Lebih Cepat Menularkan Virus Korona

0

batampos.co.id – Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto mengatakan kelompok usia muda memiliki daya tubuh yang lebih kuat ketimbang usia tua. Hal ini yang menjadikan usia muda saat terkena virus Korona ini tidak memiliki gejala apapun.

Namun, masalah besarnya justru ada di sana. Menurut Yuri, kelompok muda ini adalah orang-orang yang paling cepat menularkan virus Korona ke masyarakat di sekitarnya karena mereka tidak merasa terpapar.

‎”Ini lah yang kemudian menjadi salah satu faktor cepatnya penyebaran,” katanya.

Celakanya, banyak kalangan muda yang tak sadar bahwa mereka sudah menjadi carrier virus Korona dan menularkannya ke kalangan tua yang notabene punya sistem imun lebih rendah. “Apabila virus menyebar ke saudara-saudara kita yang usianya lebih tua, ini akan menjadi permasalahan yang serius,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Yuri mengajak kepada masyarakat untuk sementara mematuhi‎ yang dianjurkan oleh pemerintah. Seperti jangan dahulu keluar rumah. Sehingga cara itu bisa menekan penularan virus Korona.

‎”Beberapa kali kita bilang penularan didasari kontak dekat akibat cemaran sakit kepada orang lain baik melalui batuk atau bersin,” pungkasnya.

Adapun, kasus positif Korona di Indonesia hingga Sabtu (21/3) berjumlah 450 orang. Angka kematian berjumlah 38 orang, sedangkan yang berhasil sembuh 20 orang.‎(jpc)