Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10693

Barang Masuk Akan Minim

0

batampos.co.id – Berlakunya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 199 pada 30 Januari kemarin membuat dunia usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) gelisah. Pasalnya, PMK ini berdampak signifikan ke Batam yang memiliki status free trade zone (FTZ). Ia berharap pemerintah mengkaji ulang pemberlakuan PMK ini, khususnya untuk Batam.

“Masyarakat dan dunia usaha perlu diberikan pemahaman yang baik mengenai PMK tersebut. Tujuannya untuk menyamakan persepsi sehingga bisa meredam keresahan,” kata ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, Sabtu (1/2/2020).

PMK mengenai pengenaan cukai atas barang kiriman impor ini memang sangat berdampak pada Batam. Mes-ki berlaku di seluruh Indonesia, tapi Batam akan terimbas karena statusnya sebagai kawasan FTZ. Dimana selama ini barang impor masuk ke Batam tidak dikenakan pajak. Tapi ketika keluar ke wilayah pabean Indonesia, maka akan dikenakan pajak berupa bea masuk dan juga pajak pertambahan nilai (PPN). Nilainya relatif tergantung jenis barang kiriman, tapi nilai minimalnya 17,5 persen untuk setiap barang kiriman dengan nilai diatas 3 dolar Amerika.

“Bagi pengusaha online shop yang ada di Batam tetap akan menjadi berat dan menyebabkan produknya jadi menurun daya saingnya. Akibat PMK ini, maka mereka akan menjualnya lebih mahal,” terangnya.

Sebelumnya, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman (Asperindo) mengeluhkan kebijakan ini. Sekretaris Asperindo, Arif Budianto, mengatakan, dampak dari PMK ini tak lama lagi akan berimbas pada penurunan volume barang kiriman dari luar negeri.

“Tiap kebijakan yang berlaku pasti ada pengaruhnya. Kita masih butuh adaptasi dan sosialisasi dengan PMK ini. Kalau hari ini belum ada kelihatan, tapi dampaknya nanti berimbas pada arus volume pengiriman barang,” katanya.

Dengan diterapkannya aturan ini, dikhawatirkan volume barang akan turun dan berpengaruh terhadap volume tenaga kerja. Selain PJT, dampak terbesar akan dirasakan pedagang online atau reseller yang mengimpor dari luar negeri. (leo)

BP Batam Minta Wewenang Izin Impor

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam meminta Kementerian Perdagangan memberikan wewenang izin impor bahan baku dan penolong industri yang termasuk dalam kategori barang larangan terbatas. Ini untuk mempermudah dan mendukung investasi di Batam.

Kasubdit Industri Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Krus Haryan-to mengatakan dengan begitu maka industri di Batam bisa mengajukan izin pemasukannya ke BP Batam.

“Aturannya tertuang dalam PP 10/2012, dimana bahan baku dan penolong industri harus ajukan ke menteri terkait,” katanya, Sabtu (2/1/2020).

Sebelumnya, industri memang harus ajukan persetujuan impor ke Kementerian Perdagangan (Kemendag). Waktunya cukup lama karena Kemendag harus mendapatkan rekomendasi dari kementerian terkait, dalam hal ini Kementerian Perindustrian.

Selain itu, BP juga berupaya memberi insentif dalam pemasukan barang modal tidak baru.
Sebagai contoh, perusahaan yang relokasi ke Batam harus repot-repot mengurus izinnya ke kementerian terkait di Jakarta. Hal ini memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

“BP usulkan bagi perusahaan yang relokasi atau untuk pengembangan usaha dan perluas kapasitas produksi harus dikecualikan,” tuturnya.

Sebelumnya, berdasarkan Permendag Nomor 76/2019 izin terkait relokasi ini harus langsung ke Kemendag.

“Tapi usulan kami untuk relokasi tak perlu lagi ke Jakarta, bisa ajukan saja ke BP Batam,” terangnya.

Perwakilan dari dunia industri juga menanggapi positif niat BP Batam ini dalam menyelesaikan persoalan ini.

“Seperti pembatasan impor untuk produk tertentu (lartas), contohnya adalah pembatasan produk hasil kehutanan seperti karton industri dan juga garam industri,” ungkap Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing.

Ayung, sapaan akrabnya mengakui kebijakan lartas menjadi momok bagi perusahaan asing di Batam.

“Pengurusan izin bisa memakan waktu hingga satu setengah bulan, meskipun sudah online. Apalagi susahnya minta ampun dalam mendapatkan rekomendasi dari kementerian atau lembaga terkait,” terangnya.

Bahkan meskipun sudah mendapat rekomendasi, hal tersebut tidak menjamin persetujuan impor bisa terbit dengan cepat. (leo)

WNI Asal Wuhan Naik Pesawat TNI AU segera Menuju Natuna

0

Pembaca batampos.co.id yang budiman, saudara kita WN Indonesia yang selama ini tinggal di Wuhan, Hubei, Tiongkok telah tiba di Batam.

Saat ini mereka satu per satu berpindah ke pesawat TNI AU. Ada dua Boeing  dan Hercules yang disiapkan di Hang Nadim.

Petugas menyambut mereka. Para petugas mengenakan baju pelindung khusus. (ptt)

Batik Air Pembawa WNI dari Wuhan Mendarat di Hang Nadim, Batam

0

batampos.co.id – Pesawat Batik Air yang membawa WNI dari Wuhan, China telah mendarat di Hang Nadim, Batam, pukul 08.30 WIB.

Pesawat itu parkir di depan terminal kargo, dimana tigas pesawat TNI AU telah menunggi sejak semalam.

Menurut rencana mereka akan pindah pesawat ke pesawat TNI AU untuk kembali terbang ke Natuna. (ptt)

Mengenal Batik Air yang Menjemput WNI dari Wuhan, China

0
Sesaat sebelum terbang.
foto: humas Batik Air

Batik Air terbang dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) menuju Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan yang terletak di Distrik Huangpi, 26 kilometer utara dari pusat kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (WUH), siang tadi.

Batik Air menyebut penerbangan bernomor ID-8618 adalah misi kemanusiaan bersama pemerintah dalam upaya mendukung program negara.

Manajemen Bati Air menerbangkan pesawat Airbus 330-300CEO (18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi) registrasi PK-LDY.

“Batik Air tetap sesuai dengan prosedur keamanan dan keselamatan penerbangan (safety first),” sebut keterangan pers Batik Air yang kami terima.

Pesawat itu membawa 19 kru dan 30 tim medis, lepas landas dari Soekarno-Hatta pukul 13.00 tadi.

Dijadwalkan tiba di Tianhe Wuhan pada 19.00 waktu setempat.

Pelaksanaan penerbangan berpedoman kepada prinsip-prinsip dan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dalam memastikan pengamanan awak pesawat, tim medis, tamu atau penumpang dan lainnya

Dalam tindakan pencegahan dimaksud, telah merekomendasikan guna menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker dan alat pelindung diri (APD), sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

Armada Airbus 330-300CEO telah didukung atau memiliki peralatan yang dapat menyaring udara di dalam pesawat.

Setelah pesawat tiba di Indonesia, sesuai SOP akan langsung masuk hangar (pusat perawatan pesawat) guna dilakukan pembersihan, sterilisasi dan perawatan. Untuk awak pesawat setelah selesai bertugas akan menjalani proses karantina kesehatan dalam tahapan pengawasan (monitoring).

Batik Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. (*)

 

WNI dari Wuhan akan Ditempatkan di Fasilitas Militer di Natuna

0

batampos.co.id – Pemerintah Indonesia akan memulangkan sekira 250 warganya kembali ke tanah air dari Wuhan, China.

Mereka akan dibawa ke Fasilitas militer di Pulau Natuna, Provinis Kepri.

Wabah virus Corona membuat mereka harus dipulangkan.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, seperti dilansir, reuters.com mengatakan WNI dari sana akan dibawa kembali pulang dengan Batik Air.

Adapun Panglima TNI, Jenderal Hadi Tjahjanto menuturkan WNI yang dipulangkan akan ditempatkan di Pulau Natuna Besar. Ada fasilitas militer di sana dimana ada sebuah rumah sakit.

Hadi Tjahjanto tidak menjelaskan berapa lama mereka akan diobservasi di Natuna.

Menlu, Retno menuturkan setidaknya mereka akan berada di ruang observasi selama 14 hari.

(ptt)

Penjelasan Menkes; WNI yang Dipulangkan ialah yang Sehat, WNI yang Positif Tertular Virus Corona Tidak Diizinkan Keluar dari China

0
Menkes di hadapan warga Natuna.
foto: batampos.co.id / aulia

batampos.co.id – Menteri Kesehatan, drTerawan Agus Putranto menemui masyarakat Natuna yang melakukan aksi protes, atas rencana dijadikan lokasi karantin 250 WNI dari Wuhan, Sabtu (1/2/2020), sore.

Bahkan dalam aksi protes masyarakat yang dikawal aparat gabungan tersebut menyatakan tetap menolak. Meski Menteri kesehatan memberi penjelasan rencana pemulangan WNI dari Cina ini dalam kondisi sehat.

Menteri kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan, WNI yang berada di China adalah kalangan masiswa yang melakukan studi. Namun mereka berada pada waktu yang tidak tepat.

Dijelaskannya, pemulangan WNI tersebut dilakukan sesuai prosedur dan harus dilakukan observasi. WNI yang boleh dipulangkan dalam kondisi sehat. Sementara WNI yang tidak sehat atau sudah positif tertular virus Corona tidak diizinkan keluar dari Cina.

“Kami juga tidak sembarangan melakukan pemulangan. Petugas di pesawat juga berisiko. Saya sendiri menawarkan diri untuk ikut. Saya juga di Natuna, saya juga punya keluarga,” jelas Menkes.

Meski mendapat penjelasan dari Menkes, masyarakat tetap menolak kedatangan pemulangan WNI dari China untuk diobservasi di Natuna.

Hingga berita dibuat sekitar pukul 18.30WIB, masyarakat masih bertahan dihalaman kantor DPRD Natuna dan meneriaki penolakan penempatan karantina WNI dari Cina di Natuna. Sementara menkes, Kepala BNPB dan jajaran TNI dan DPRD melakukan pertemuan terbatas menentukan kebijakan.(arn)

Masyarakat Natuna Tolak Karantina WNI dari Wuhan

0

batampos.co.id – Masyarakat Kabupaten Natuna, Kepri menyatakan penolakan dijadikan lokasi karantina WNI dari Wuhan.

Penolakan juga dilakukan protes masyarakat di Lanud Raden Sadjad dan DPRD, Sabtu (1/2/2020).

Bahkan protes masyarakat tersebut kebanyakan dari kalangan ibu rumah tangga. Yang cemas wabah virus Corona meluas di Natuna.

Ketua DPRD Andes Putra dalam pertemuan dengan masyarakat mengatakan, saat ini komplek Lanud Raden Sadjad sudah diseterilkan. Dalam koordinasinya pemerintah sudah membuat keputusan menetapkan Natuna lokasi karantina.

Kekuatiran ini katanya, karena tenaga medis rumah sakit kebanyakan anak daerah yang memiliki risiko. Namun dalam penegasan pihak TNI tidak akan melibatkan sipil dalam penindakan karantina.

“Tapi mereka menyebutkan ini misi militer, mereka tidak libatkan aparat sipil,” ujarnya.

Ardi, warga Ranai menyatakan, sebaiknya kementerian kesehatan mengambil keputusan untuk mengisolasi WNI di kapal rumah sakit, tidak mesti dikawasan penduduk.

“Negara lain juga sudah melakukan karantina tidak didaratan penduduk,” ujarnya.

Belum jelas di mana di Natuna yang akan jadi lokasi. Yang mencuat ialah di pangkalan TNI. (arn)

Ingat, Ahad Pagi, Matahari Morning Sale

0

batampos.co.id – Matahari Department Store (MDS) Mega Mall akan menggelar ”Morning Sale” pada Minggu pagi, 2 Februari 2019, dari 07.00-10.00 WIB.

Morning Sale ini menawarkan promo harga spesial untuk pakaian pria, wanita, dan anak dengan aneka merek ternama dan favorit. Acara ini digelar di Atrium Barat Mega Mall, Batam Center.

”Promonya kita adakan morning sale beli satu gratis dua dengan diskon up to 75 persen untuk jenis pakaian pria, wanita dan anak dari brand favorit,” ucap Sales Supervisor MDS Mega Mall, Ulfa Zulaita, kemarin.

Adapun merek yang menjadi diskon tersebut adalah, Nevada, Details, Connexion St Yves, Tzone, Aero Boy, Aero Girl, Cole, Disney, Arrow, Stanley Adams, Pierre Cardin, underwear Crocodile underwear Kidz too Little M Boy, Little M Girl, Traffic, Annisa Whiteberry, Nevada Intimate, St Yves Intimate, Nevada Boy, Nevada Girl, Naura dan Neona, Toys Character Rider.

Sepatu anak anak beli dua Rp 100 ribu, Yongkidz Fladeo kids Rp 79 ribu Special price mulai Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu. Sepatu pria Special price Rp 99.900 ribu untuk brand fladeo, Yongki komaladi, DR KEVIN, beli dua Rp 100 ribu, Novel Miece diskon 75 persen, Osella spesial price Rp 69.900 , Chic girl beli satu gratis dua dan Exit, diskon 70 persen.

”Durasi hanya tiga jam saja. Tak hanya pakaian sepatu juga diberi diskon dan harga spesial, segera kunjungi gerai Matahari Department Store di Mega Mall Batam Center di Minggu mendatang,” pungkasnya. (zis)

BP Batam Sebut Ada 25 Perusahaan Baru, Serap 7.900 Pekerja

0

batampos.co.id – Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar, menyebutkan realisasi investasi sepanjang tahun 2019 mengalami peningkatan 10 persen dibanding 2018.

Pada 2019, realisasi investasi tercatat 359 juta dolar Amerika. Sementara tahun sebelumnya tercatat 326 juta dolar Amerika.

”Angka tersebut berasal dari 108 perusahaan yang menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak lebih dari 15 ribu karyawan,” kata Dendi, Kamis (30/1) di Gedung Marketing Center BP Batam.

Dia menyebutkan, total realisasi investasi tersebut terdiri dari nilai investasi baru sebesar 229 juta dolar Amerika di 83 perusahaan. Nilai investasi baru ini menyerap 7.000 lebih tenaga kerja.

Sementara perluasan investasi nilainya 130 juta dolar Amerika.

”Investasi baru ini berasal dari 25 perusahaan dan menyerap lebih dari 7.900 tenaga kerja.

Dari perkembangan realisasi investasi baru berdasarkan negara tahun 2019, ada 12 negara yang berinvestasi di Batam, yakni Australia, Tiongkok, Jerman, Hongkong, India, Indonesia, Malaysia, Singapura, Taiwan, UEA, United Kingdom, British Virgin Islands.

”Singapura menyumbang 81 juta dolar Amerika dan Tiongkok menyumbang 30,2 juta dolar Amerika,” sebut Dendi.

Jumlah perusahaan terbanyak berasal dari Indonesia dan Singapura yang totalnya 25 perusahaan. Total dari investasi baru berdasarkan negara ini berjumlah lebih dari 229 juta dolar Amerika yang menyerap 7.689 orang tenaga kerja domestik.

Dendi mengungkapkan, BP Batam akan senantiasa mengawal realisasi investasi dan perluasan di Batam.

”BP Batam mengharapkan akan lebih banyak penanaman modal asing (PMA) baru yang masuk ke Batam dan menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Untuk 2020, target investasi yang dibebankan ke BP Batam sebesar 900 juta dolar Amerika. (leo)