Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10694

Kamu Suka yang Mana….. Kamu Pilih yang Mana…..

0

Nuramima Harahap (23) bersama suaminya, Parhimpunan (22) ditemani keluarganya melihat website BTN PROPERTI melalui laptop di rumah, Kamis (23/1/2020).

Mereka kini menyewa di Perumahan Putra Jaya Residence, Tanjunguncang, Batuaji.

Nurhamima dan Parhimpunan hendak membeli rumah melalui Bank BTN dengan mencari di Website BTN Properti.

Nurhamima dan Parhimpunan mendapat info membeli rumah melalui wesite BTN lebih mudah dan murah serta bisa dimana saja.

BTN menggenjot generasi muda untuk lebih akrab dengan perbankan dan pembiayaan perumahan.

 

foto dan teks: Dalil Harahap / Batam Pos

Tips Cermat Berhemat Gas Serta Cara Mengecek Tagihan PGN Online

0
ilustrasi: irishtimes.com

Dapatkah Anda membayangkan jika tidak ada gas di rumah Anda? Memang benar Anda bisa saja menggunakan oven atau microwave untuk masak. Namun, kalau masakannya harus dibuat dalam porsi besar, tentu akan sulit kalau Anda tidak menggunakan kompor buat memasaknya. Belum lagi, Anda juga tidak bisa mengolah masakan dengan cara yang lebih bervariasi, seperti menggoreng, mengukus, menyangrai dan sebagainya. Pada dasarnya oven dan microwave memiliki fungsi yang lebih baik untuk memanaskan makanan. Maka dari itu, cara konvensional memasak dengan kompor masih tetap dilakukan hingga saat ini.

Gas Sudah Menjadi Bagian Tidak Terpisahkan dari Kehidupan Kita

Hampir setiap rumah tangga di Indonesia pasti menggunakan gas elpiji untuk kebutuhan sehari-hari. Terutama, gas ini dipakai untuk menyalakan api kompor yang kemudian digunakan untuk memasak. Selain gas elpiji sendiri, sebenarnya ada alternatif lainnya yang bisa Anda gunakan. Alternatif tersebut yakni pemasangan jaringan gas bumi di rumah Anda. Jadi, nanti gas bumi langsung dialirkan melalui pipa, sehingga Anda tidak memerlukan tabung elpiji lagi.

Jika ada di antara Anda yang mungkin merasa masih asing dengan jaringan gas bumi, sebenarnya di negara-negara yang sudah lebih maju, instalasi ini sudah biasa dilakukan. Sebagai contohnya, di Korea Selatan, penggunaan gasnya juga sudah memakai jaringan gas bumi ini di setiap rumah. Jadi, masyarakat di sana hampir tidak menggunakan tabung gas. Di Indonesia sendiri, layanan pemasangan jaringan gas bumi ini sedang dibangun di berbagai daerah. Dengan sistem berlangganan, nanti Anda bisa cek tagihan PGN untuk membayarnya.

Namun, tidak hanya sistem jaringan gas bumi ini saja yang bisa Anda manfaatkan untuk berlangganan. Anda juga bisa berlangganan elpiji dengan mudah. Sementara, untuk pembayaran tagihannya bisa Anda lakukan secara online. Kalau sudah berbicara tentang tagihan, tentu besar nominalnya juga bergantung kepada penggunaan gas Anda di rumah. Semakin banyak dan sering Anda menggunakannya, maka makin besar juga biaya tagihan gas yang perlu Anda bayar. Untuk itu, Anda bisa menerapkan tips cermat untuk menghemat pemakaian gas.

Berhemat Penggunaan Gas di Rumah dengan Tips-Tips Sederhana

Mungkin Anda sedang heran sendiri, mengapa biaya pengeluaran gas elpiji Anda semakin tinggi? Anda pun berupaya hemat gas namun tetap saja tidak terjadi perubahan. Sebenarnya tidak ada yang salah. Bisa jadi, Anda hanya belum menerapkan semua jurus terjitu untuk menghemat pemakaian gas tersebut. Sebab, sebenarnya, kalau Anda cermat dalam menggunakan gas, maka Anda bisa berhemat sampai 30%. Jadi, Anda pun tidak akan keseringan beli tabung gas elpiji. Mari simak beragam cara menghemat penggunaan gas seperti berikut ini:

Membuat Perencanaan Masak Pakai Kompor Gas

Pernah tidak, Anda asal saja melihat bahan-bahan masak yang ada, lalu mempersiapkannya tanpa memikirkan takarannya serta cara masaknya nanti? Kalau iya, ini menjadi salah satu hal yang bisa menyebabkan penggunaan gas menjadi boros. Akan lebih baik kalau Anda membuat perencanaan yang matang sebelum mematangkan masakan Anda tersebut. Jadi, misalnya Anda ingin membuat sop ayam. Maka, Anda kira-kira saja bahan dan bumbunya terlebih dahulu, setelah itu baru Anda mulai persiapkan masak.

Sebab, terkadang kita tidak sadar kalau masakan yang dibuat itu ternyata terlalu banyak. Jadi, akhirnya masakan Anda jadi bersisa karena tidak habis dimakan. Jika bisa disimpan dan dipanaskan, maka tidak masalah. Namun, ada masakan yang harus dihabiskan dalam sekali makan, bukan. Maka dari itu, perencanaan masak itu penting. Bukan hanya untuk berhemat gas, namun Anda juga jadi hemat bahan makanan.

Memasak dengan Cara Presto Itu Lebih Hemat Gas

Salah satu masakan yang terkenal biasa diolah dengan cara presto yakni ikan bandeng. Namun, sebenarnya Anda bisa membuat berbagai macam masakan dengan teknik presto. Tidak hanya membuat makanan Anda menjadi benar-benar empuk, namun teknik presto juga bisa membantu Anda berhemat gas. Alat presto sendiri umumnya berupa panci bertekanan yang materialnya tebal dengan desain tertutup seluruhnya. Di dalamnya ada wadah kecil tempat Anda menaruh bahan makanan.

Jadi, nanti pancinya diisi dengan air atau cairan masak lain. Kemudian, Anda memasukkan bahan makanan yang akan dimasak ke dalam wadah, lalu wadahnya dimasukkan ke panci tadi. Desain panci presto menghantarkan panas dengan sangat baik dan cepat, serta menyeluruh dari segala sisi ke bahan makanan yang Anda masak. Anda bisa memasak nasi, sayur hingga daging dengan cara ini. Penggunaan presto lebih hemat gas 20% untuk masak nasi, dan 41,5% saat dipakai memasak daging. Bagaimana mungkin ini tidak menghemat tagihan gas Anda?

Gunakan Air Maksimum Secukupnya Tanpa Berlebihan

Biasanya, banyaknya air bergantung dari jenis hidangan yang Anda masak. Namun, terkadang hal tersebut juga tergantung pada orang yang memasaknya. Air sendiri biasanya digunakan untuk merebus bahan seperti sayur atau daging agar menjadi empuk. Terkadang, ada orang yang tanpa sadar terbiasa memasukkan air sangat banyak ke dalam panci, dengan alasan agar bahan-bahan yang hendak direbus bisa tenggelam dan terebus sepenuhnya.

Namun, sebenarnya Anda tidak perlu melakukan ini. Bukan hanya membuat penggunaan gas boros karena jumlah air yang terlalu banyak. Namun, waktu merebus yang juga menjadi terlalu lama bisa menghilangkan kandungan nutrisi penting, terutama yang ada di dalam sayuran. Maka dari itu, gunakan air secukupnya saja, sesuai dengan bahan masak yang akan Anda rebus. Menghemat air untuk merebus seperti ini bisa membuat Anda hemat gas hingga 65%.

Kecilkan Api Begitu Air untuk Merebus Sudah Mendidih

Ketika Anda ingin merebus bahan makanan, umumnya Anda memanaskan airnya terlebih dahulu sampai mendidih, barulah Anda memasukkan berbagai bahan ke dalamnya. Hal yang sering terjadi yakni Anda tidak mengecilkan api, bahkan setelah bahan-bahan dimasukkan ke dalam air yang mendidih tersebut. Sebenarnya ini tidak berbahaya untuk dapurnya, namun bisa membahayakan penggunaan gas Anda karena jadi lebih boros. Bukankah sayang sekali?

Maka dari itu, Anda bisa membiasakan untuk mengecilkan api begitu air sudah mendidih. Sebab, air tersebut sudah mencapai panas yang maksimum. Jadi, tidak apa-apa jika Anda mengecilkan api, karena panas airnya pasti awet di suhu tersebut. Jika Anda terbiasa melakukan ini setiap kali merebus makanan dengan air, maka penggunaan gas Anda bisa hemat hingga 25%. Anda juga tidak perlu khawatir Anda akan memasak lebih lama, karena waktu masaknya juga sama saja dengan ketika Anda membesarkan apinya.

Merendam Bahan Masakan Sebelum Merebusnya

Ini bisa Anda lakukan untuk bahan masak seperti sayur dan daging. Terutama, Anda bisa menggunakan metode ini untuk sayuran. Jadi, alih-alih memasukkan sayuran yang masih benar-benar mentah dan keras, Anda bisa merendam aneka sayur tersebut terlebih dahulu. Rendamlah di air biasa dan bukan air panas atau air mendidih di kompor. Sedikit banyak, ini bisa membuat sayurnya jadi lebih empuk. Jadi, setelah itu Anda pun lebih mudah untuk merebusnya.

Ketika sayuran yang akan Anda rebus atau masak sudah empuk, maka Anda juga tidak akan memerlukan waktu yang terlalu lama untuk memasaknya. Jika ingin benar-benar maksimal, Anda bisa merebus sayur tersebut semalaman baru kemudian dimasak keesokan paginya. Merendam sayur sebelum memasaknya seperti ini bisa menghemat penggunaan gas Anda hingga 22%. Berarti, ini menguntungkan Anda, bukan.

Burner Kompor yang Bersih Bisa Menghemat Gas

Bukan hanya dari segi teknis memasak saja, namun Anda juga perlu memperhatikan kompor gas yang Anda gunakan untuk masak. Perhatikan burner kompor tersebut. Burner merupakan alat penyangga peralatan masak seperti panci, wajan dan teflon. Biasanya, burner ini terletak di atas kompor dengan bentuk persegi dan ada lingkaran di tengahnya, tempat api menjalar ke peralatan masak. Ketika burner ini dipakai masak, sangat lumrah jika minyak dan sisa bahan masakan lainnya menempel pada burner-nya.

Jika ini dibiarkan terlalu lama, maka bisa membuat burner-nya kotor serta jadi lebih lambat dalam menghantarkan panas. Inilah yang bisa menyebabkan penggunaan gas melebihi yang semestinya. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk rajin membersihkan burner tersebut. Selain membuat kompor gas Anda sedap dipandang, ini juga dapat membantu menghemat penggunaan gas Anda. DI samping itu, kompor Anda juga terasa nyaman dipakai.

Rajin Membersihkan Semua Peralatan Masak

Kalau Anda memperhatikan wajan penggorengan Anda yang sudah berusia tua, mungkin Anda akan melihat kerak pada permukaan bagian bawah luarnya. Kerak tersebut terlihat menempel di bagian wajan yang biasanya dipanaskan api saat Anda gunakan untuk menggoreng atau memasak. Setipis apapun kerak tersebut, jika tidak Anda bersihkan maka ini bisa membuat wajan Anda lebih lama menghantarkan panas api, sehingga gas yang terpakai juga makin banyak.

Padahal, sebenarnya Anda tidak perlu menggunakan gas sebanyak itu. Namun, karena adanya kerak itu tadi, Anda jadi membuang gas untuk keperluan yang kurang begitu penting. Oleh karena itu, akan sangat baik apabila Anda rajin membersihkan seluruh peralatan masak Anda yang ada di rumah. Terutama alat-alat yang Anda gunakan langsung untuk masak. Khususnya, peralatan yang berfungsi sebagai wadah masakan selama proses memasak, seperti wajan dan panci. Jika semua peralatan Anda bersih, maka bukan hanya menyenangkan saat dilihat, namun juga membantu Anda berhemat gas.

Berhemat Gas Menguntungkan Anda yang Berlangganan Elpiji

Jika Anda sudah hemat gas, pasti jumlah tagihannya pun akan lebih bersahabat. Untuk membayar tagihan PGN sendiri, Anda cukup melakukannya secara online. Anda tinggal mengunjungi toko online yang juga melayani pembayaran tagihan PGN, masukkan nomor pelanggan Anda, lalu bayar sesuai dengan jumlah tagihan yang tertera. Prosesnya cepat dan mudah, bahkan Anda bisa menikmati kemudahan paperless dan frictionless. Jadi, Anda tak perlu menggunakan kertas struk dan juga tidak usah menggesekkan kartu apapun.

Kebiasaan menghemat gas sendiri tidak hanya menguntungkan Anda saja. Namun, tindakan cerdas ini dapat turut membantu penggunaan gas bumi secara bijak. Jadi, secara tidak langsung Anda juga menjadi konsumen yang semakin sadar akan penggunaan sumber energi, dengan cara yang lebih baik. (*)

Perayaan Hari Ulang Tahun Dewa Rezeki di Vihara Viria Pala, Meriah

0
Pengambilan door prize saat acara perayaan ulang tahun Dewa Rezeki Cai Shen Ye

batampos.co.id – Perayaan ulang tahun dewa rezeki Cai Shen Ye di Vihara Viriya Pala, Batam Center pada Rabu (29/1/2020), meriah..

Dalam perayaan ulang tahun dewa rezeki Cai Shen Ye yang dilaksanakan pada hari kelima setalah tahun baru cina atau Imlek, juga diikuti dengan berbagai hiburan khas Tiongkok, dan pembagian angpao kepada para masyarakat.

Siha, Ketua yayasan Vihara Viria Pala menyampaikan bahwa perayaan ulang tahun dewa rezeki ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun, yang telah berjalan sejak 15 tahun lalu.

Hingga saat ini perayaan hari ulang tahun tersebut masih terus dijalankan, terlebih lagi, banyak juga para umat vihara yang mendukung kegiatan tersebut agar dipertahankan.

“Kami tetap konsisten menjalankan kegiatan tersebut, apalagi kegiatan ini sangat diterima dan memiliki manfaat luas bagi masyarakat,” ucap Siha, Kamis (30/1/2020)

Satu hal yang perlu diketahui bahwa Vihara Viriya Pala menjadi satu-satunya vihara kota Batam yang terdapat dewa rezeki.

Lebih dari empat ribu umat meramaikan kegiatan Cai Shen Ye, berbagai permintaan pun disampaikan kepada dewa rezeki ini, dari mulai kesehatan, kelancaran usaha hingga jodoh.

“Tentunya sangat banyak permintaan yang disampaikan, yang pasti lebih mengarah pada kesejahteraan,” ungkap Siha.

Siha juga menambah telah mendirikan sekolah Minggu untuk para pelajar, agar bisa mendapatkan berbagai pelajaran tambahan mengenai keagamaan. (rng)

KKP Awasi Kapal yang Ditumpangi Pasien dalam Pengawasan Terjangkit Virus Corona

0

batampos.co.id – Seorang warga Batu Aji, suspek (dalam pengawasan) terjangkit VirusCorona.

Saat ini ia berada di Rumah sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji.

Ia berada di ruang isolasi.

Mulanya ia mengeluh demam, batuk dan sesak napas sejak tanggal 26 Januari lalu. Dia tiba di RSUD pada, Rabu (29/1/2020) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Sesuai arahan dari Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk penyebaran virus corona yang sedang mewabah di China dan beberapa negara lainnya, pihak rumah sakit menempatkan pasien tersebut di ruangan isolasi dan diberi penanganan yang sesuai.

Direktur RSUD Embung Fatimah Ani Dewiyana, saat ggelar siaran pers bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didik Kusmajardi dan dokter yang menangani menjelaskan, pasien tersebut masih sebatas suspek alias dalam pengawasan jika dikaitkan dengan penyebaran virus corona.

Berkenaan dengan hal itu pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Batam melalui Kepala Bidang Tata Usaha KKP, Ikron, menyampaikan saat ini kru dan kapal MV. WaveMaster 6 ditunda keberangkatannya.

Alasannya, kapal itu dalam pengawasan kekarantinaan kesehatan sesuai Undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan. (ptt)

Pada Penghujung Konsensi, ATB Gelontorkan Rp 6 M Untuk Penguatan Suplai Area Batu Aji dan Tanjung Uncang

0
ATB tengah melakukan rangkaian pekerjaan peningkatan produksi IPA Mukakuning guna meningkatkan kontinyuitas suplai ke wilayah Batuaji, Tanjunguncang dan sekitarnya.

PT Adhya Tirta Batam (ATB) menggelontorkan investasi lebih dari Rp 6 miliar untuk peningkatan kontiniunitas suplai ke wilayah Batuaji, Tanjung Uncang dan sekitarnya. Upaya ini dilakukan melalui rangkaian pekerjaan di Piayu dan Muka Kuning.

“ATB berkomitmen untuk menjaga keandalan suplai hingga titik terakhir. Ini bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan air bersih terbaik bagi masyarakat Batam,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

Ada dua rangkaian pekerjaan utama yang dilakukan ATB dalam rangka meningkatkan kontinyuitas suplai ke wilayah Batuaji, Tanjunguncang dan sekitarnya. Yakni peningkatan kapasitas pompa di Piayu, dan peningkatan kapasitas produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Muka Kuning.

Rangkaian pekerjaan ini akan meningkatkan kapasitas pompa di IPA Piayu dari 200 Liter Perdetik menjadi 270 Liter Perdetik. Sementara kapasitas produksi di IPA Mukakuning akan meningkat 40 liter perdetik dari sebelumnya.

Kedua paket pekerjaan ini akan mendorong naiknya waktu air mengalir di Batuaji, Tanjunguncang dan sekitarnya. Kendati belum bisa mengalir 24 jam, namun waktu aliran air akan bertambah secara signifikan.

“Hasil dari pekerjaan ini tidak hanya untuk mengatasi kekurangan air yang saat ini ada, tapi juga mengantisipasi pertumbuhan pelanggan di daerah tersebut,” jelas Maria.

Kedua pekerjaan ini sudah mulai dilakukan sejak pertengahan Januari 2020 silam, dan diprediksi akan selesai pada Februari 2020 mendatang. Dengan selesainya keperkaan ini, warga akan mendapat solusi sementara terkait rendahnya kontinyuitas suplai ke wilayah tersebut.

Sementara itu, Menurut Maria butuh solusi jangka panjang untuk menjamin suplai ke daerah tersebut bisa 24 jam. Sebagai perencanaan jangka panjang tentu dibutuhkan waduk baru seperti waduk Tembesi untuk menambah suplai air.

“Permintaan kebutuhan air bersih di wilayah Tanjung Uncang dan Batu Aji terus meningkat. Butuh waduk baru untuk mengatasi hal tersebut. Harapannya pemerintah bisa menggesa pengelolaan waduk Tembesi,” imbuh Maria.

Sebelum solusi jangka panjang itu direalisasikan, ATB tetap berupaya mengoptimalkan keandalan suplai melalui berbagai cara. Ini dilakukan sebagai upaya dan dedikasi ATB dalam memberikan tanggung jawab dari sisi pelayanan ke pelanggan.

“Kami tentu punya rasa tanggung jawab, walau akan berakhir kami tetap memberikan pelayanan air bersih yang berkualitas ke pelanggan. Ini rangkaian program jangka pendek yang kami siapkan selain membenahi jalur-jalur pipa existing distribusi yang sudah ada,” sebutnya. (*)

 

Pollux Nyatakan Insiden Pagar Ambruk Murni Force Majeur

0
Pagar tembok Pollux yang roboh itu.

batampos.co.id – Insiden ambruknya pagar proyek apartemen Pollux Meisterstadt Batam di perumahan Citra Batam disebabkan hujan deras. Pengembang kawasan megasuperblok ini telah bersama-sama warga dan Pemerintah Kota Batam berkoordinasi mengatasi bencana ini.

General Manager Pollux Meisterstadt Batam Richie Laseduw mengungkapkan tak lama setelah insiden Rabu (29/1/2020) malam, perseroan sudah bergerak cepat menurunkan tim membersihkan puing-puing pagar. Pollux, warga Perumahan Citra Batam dan Pemerintah Kota Batam tadi malam juga sudah saling koordinasi untuk membangun ulang pagar lebih kokoh dan drainase yang ideal agar bencana serupa tidak terulang.

Penyebab ambruknya pagar proyek itu adalah hujan deras dan drainase yang belum terhubung langsung dengan drainase utama sehingga menimbulkan bencana. Insiden tersebut dipastikan adalah musibah fisik yang sifatnya force majeur.

Sepanjang proses pembersihan puing dan langkah koordinasi bersama warga dan Pemko Batam, General Manager Pollux Meisterstadt Batam Richie Laseduw beada di lokasi. Richie terjun langsung mengkoordinasikan langkah-langkah setelah bencana pagar ambruk. Termasuk berdialog dengan Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang meninjau lokasi tadi malam.

Langkah yang ditempuh Pollux juga termasuk menjamin menanggung kerugian yang dialami warga akibat bencana ini. Proses pendataan kerugian terus berjalan. Pollux sudah berkoordinasi dengan warga.

Konstruksi pagar beton dan drainase yang lebih besar dijadwalkan dilaksanakan mulai Kamis (30/1). Pollux sudah menunjuk kontraktornya.

Perseroan berkomitmen terus menjamin pembangunan proyek investasi ini dengan senantiasa mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan baik kepada pekerja proyek dan warga sekitar.

Pagar proyek kawasan megasuperblok Meisterstadt Batam ambruk di Perumahan Citra Batam Rabu (29/1) sore setelah diterjang hujan deras. Lokasi insiden sudah bersih dari sisa puing. (*)

Urus STNK Hilang, Gratis

0

batampos.co.id – Sekretaris Badan Penge-lolaan Pajak Dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri, Dicky Wijaya, menjelaskan prosedur pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) hilang sangat mudah. Masyarakat cukup membuat surat laporan kehilangan ke kantor polisi terdekat.

Dari laporan itu, nantinya, masyarakat yang kehilangan wajib membuat pengumuman kehilangan di salah satu media cetak selama tiga hari berturut-turut.

”Laporan kehilangan dan bukti pengumuman kehila-ngan selama tiga hari itu dibawa saat pengurusan STNK di Kantor Samsat,” ujar Dicky.

Dijelaskan, pengurusan STNK hilang tidak dikenakan biaya apapun. Masyarakat cukup membawa

  • bukti kepemilikan seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kendaraan,
  • identitas diri (Kartu Tanda Penduduk elektronik/e-KTP) dan membuat formulir.

”Tak ada biaya untuk pengurusan STNK hilang. Yang paling penting itu syarat lengkap,” pungkas Dicky. (she)

Pemulung Pungut Sabu Divonis 6,5 Tahun

0

batampos.co.id – Ramadhon Saleh, pemulung, divonis penjara enam tahun dan enam bulan di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (28/1). Ia juga wajib membayar denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan penjara jika tak sanggup membayar.

Ramadhon terbukti memiliki tiga bungkus narkotika jenis sabu seberat 1,2 gram. Barang haram itu didapat dari dalam tong sampah di pinggir jalan ruli Kampung Aceh, Kelurahan Mukakuning, usai dibuang orang. Baru beberapa menit di tangannya, polisi sudah menangkapnya.

Kepada majelis hakim, Ramadhon membantah barang haram itu miliknya. Menurutnya, sabu itu dibuang beberapa orang pria saat ada razia di Kampung Aceh. Karena sudah terbiasa melihat kejadian serupa, Ramadhon pun punya niat lain. Ia bermaksud menjual lagi sabu itu dengan harga Rp 50 ribu per bungkus.

Di sisi lain, Ramadhon mengaku juga sebagai pengguna narkoba. Sudah tiga tahun ia kecanduan barang terlarang tersebut. Namun selama itu, ia tak pernah membeli sabu, karena selalu didapat di tempat sampah.

Akibat perbuatannya, terdakwa dijerat dengan pasal 114 ayat 1 , UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Di persidangan agenda putusan, Ramadhon menyesali. Ia minta keringanan hukuman dan berjanji tak mengulangi lagi.

Berdasarkan keterangan terdakwa, saksi dan fakta persidangan, majelis hakim akhirnya memvonisnya 6,5 tahun penjara. Hukuman itu lebih ringan 1,5 tahun dari tuntutan JPU yang menuntut 8 tahun penjara.

”Kami sudah vonis,kami harap kamu benar-benar menyesal dan tak mengulangi lagi perbuatannya,” pungkas ketua majelis hakim Christo E.N Sitorus. (she)

Polisi Tilang 133 Pengendara

0

batampos.co.id – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di awal 2020, jajaran Sat Lantas Polresta Barelang melakukan razia kendaraan di Jalan Duyung, Seijodoh, Rabu (29/1) pagi. Dari kegiatan itu, 133 surat tilang dikeluarkan kepada pengendara. Sanksi tilang diberikan kepada pengendara agar dapat memberikan efek jera.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Muchlis Nadjar, mengatakan, dalam kegiatan itu, pihaknya meng-amankan barang bukti kenda-raan roda dua sebanyak 61 unit, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 61 lembar dan Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak 11 lembar. Adapun, barang yang disita tersebut baru bisa diambil jika pelanggar sudah mengikuti proses sidang maupun membayar denda.

”Kita akan lebih tegas lagi dalam memberikan sanksi tilang. Ini kita lakukan supaya angka kecelakaan pada tahun 2019 ini lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2018 kemarin,” katanya.

Dijelaskannya, mayoritas pelanggar roda dua dilakukan penilangan karena tidak mempunyai SIM atau masa berlaku SIM sudah mati. Kemudian, disusul dengan pelanggaran tidak membawa STNK dan SIM saat berkendara. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan seluruh kelengkapan sebelum berkendara.

”Periksa seluruh kelengkapan sebelum berkendara. Baik itu kelengkapan kendaraan se-perti kaca spion, perhatikan lampu rem dan lampu sein. Selain itu juga, perhatikan surat-surat kendaraan,” kata-nya.

Selain untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, razia ini juga dilakukan untuk menekan angka kejahatan jalanan. Jika menemukan narkoba maupun barang terlarang lainnya, pihaknya akan menyerahkan ke jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang.

Dan jika menemukan adanya benda-benda seperti senjata tajam, maka pihaknya akan menyerahkannya ke Satreskrim Polresta Barelang untuk diusut lebih mendalam.

”Tentunya kita akan selalu koordinasi dengan seluruh satuan di Polresta Barelang. Razia ini tentunya tidak ha-nya kita lakukan di siang hari. Namun, juga kita lakukan pada malam hari,” bebernya.

Ia menambahkan, untuk sasaran lokasi razia ke depannya akan dilakukan di beberapa titik. Baik itu di Tiban, Nagoya, Jodoh hingga di depan Polresta Barelang. Dalam ope-rasi razia yang dilakukan beberapa hari ini, pihaknya telah menahan ratusan kendaraan.

”Ditahan kendaraannya karena tidak bisa menunjukkan surat suratnya, makanya kita tahan kendaraannya. Kalau ada surat-suratnya dan membayar tilang di pengadilan, kendaraan bisa diambil,” imbuhnya. (gie)

Marbot Masjid Ditemukan Tewas

0

batampos.co.id – Warga kampung Tembesi Lestari, kelurahan Tembesi, kecamatan Sagulung heboh, Kamis (30/1/2020) pagi. Pasalnya Achir Santoso, 47, marbot masjid ditemukan tewas di kamar kontrakanya di Tembesi Lestari sekitar pukul 07.00 WIB.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Tafsitul Anan, imam masjid yang mencarinya sebab sudah dua hari tak muncul ke masjid. Saat mendatangi kontrakan korban, Tafsitul Anan mendapati pintu rumah terkunci dari dalam. Setelah dipanggil berulang-ulang tak ada sahutan, Tafsitul meminta bantuan warga lain termasuk pemilik kontrakan untuk mendobrak pintu.

“Saat masuk itulah mereka jumpa korban sudah meninggal. Posisinya baring menyamping tanpa busana,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Rifi.

Temuan itu ditindaklanjuti tim identifikasi Polresta Barelang dan menyimpulkan jika marbot masjid itu meninggal karena sakit yang dideritanya.

“Tak ada tanda-tanda kekerasan. Di sampingnya ditemukan obat-obatan dari medis, foto ronsen sakitnyanya dan tongkat sebagai alat bantu jalan. Keterangsan saksi juga menyebutkan dia sakit stroke selama ini, jadi disimpulkan meninggal karena sakit,” terang Rifi.

Terkait meninggal tanpa busana, Rifi menyebutkan bisa saja korban meninggal saat akan mandi.

“Karena baru meninggal dia. Jasadnya masih utuh seperti orang baru meninggal. Mungkin saja mau mandi subuh tapi malah meninggal,” kata Rifi.

Korban asal dari pulau Jawa dan di Batam tinggal seorang diri. Kesehariannya dia adalah marbot masjid di Tembesi Lestari. Jenazahnya rencana akan dimakamkan di TPU Seitemiang oleh masyarakat Tembesi Lestari. (eja)