Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10707

Ditinggal Istri ke Batam, Warga Kediri Gantung Diri

0

batampos.co.id – Diduga karena ditinggal istrinya ke Batam, Sugeng Riyadi, 37, warga Dusun Cangkringan, Desa Sumberjo, Kandat, Kediri, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Petani ini ditemukan tergantung di pohon johar pekarangan tetangganya, Minggu (22/12/2019).

Saat ditemukan, kondisi jasadnya sudah membusuk dan ditengarai sudah lebih tiga hari tewas.

“Korban ditemukan dalam keadaan menggantung sekitar pukul 15.30 WIB,” terang Kasihumas Polsek Kandat, Bripka Sugianto.

Diduga Sugeng gantung diri karena ditinggal istrinya pergi ke Batam. Ironisnya, kepergian sang istri tanpa pamit. Dia juga membawa anak semata wayangnya.

Sekitar tiga bulan silam, Sugeng pernah mengirim pesan singkat pada Kepala Dusun (Kasun) Cangkringan, Gatut Eko Suyoto, 52.

Petugas dan warga saat berada di lokasi penemuan jasad Sugeng. Sugeng nekat mengakhiri hidupnya karean ditinggal sang istri ke Kota Batam. Foto: Jawa Pos

Intinya ia akan bunuh diri di pohon mauni karena ada permasalahan asmara. Namun batal dilakukan.

Bowo, 35, tetangga Sugeng, menyebut sudah tiga hari temannya itu meninggalkan rumah.

Ditengarai ketika itulah ia nekat gantung diri. Kali pertama jasadnya ditemukan Siti Rofi’ah, 52, tetangga.

Sore itu, Siti mencari kayu bakar di pekarangan Karwiyah. Tanpa sengaja dia terkena tetesan air dari atas pohon.

“Saksi lalu melihat ke atas dan ternyata ada orang menggantung,” ujar Sugianto.

Makanya, Siti segera memberitahu Kasun Gatut lantas diteruskan ke Polsek Kandat.

“Jarak antara korban dengan tanah tingginya sekitar 10 meter,” ungkap Sugianto.

Leher Sugeng terjerat tali tampar biru di pohon jowar setinggi sekitar 15 meter. Dari TKP, polisi mengamankan tali 2 meter, dompet berisi KTP serta uang Rp 25 ribu dan celana panjang hitam.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban murni meninggal bunuh diri.

“Jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga,” pungkas Sugianto.(jpg)

Anggota Satpol PP Kedapatan Bawa Sabu

0

batampos.co.id – Satuan Narkoba Polres Sampang, Jawa Timur, menangkap anggota Satpol PP karena terlibat narkoba.

Anggota Satpol PP itu berinisial AS (40), Warga Jalan Pahlawan VIII Kota Sampang. Ia ditangkap petugas di area SPBU Desa Kamoning pada Selasa (17/12) dini hari pukul 02.00 WIB.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro, mengatakan, pihaknya terus memburu jaringan narkoba dengan tersangka anggota Satpol PP Pemkab Sampang.

“Selain menggerakkan personel intel, kami juga telah berkoordinasi dengan polres jajaran di Jawa Timur untuk memburu pengedarnya,” kata Sabtu (21/12/2019).

Menurut Didit, langkah itu dilakukan karena peredaran narkoba di Sampang sudah sangat memprihatinkan. Peredaran narkoba sudah masuk ke semua lini, termasuk aparat pemerintah.

“Tidak menutup kemungkinan, ada juga anggota polisi yang terjerat kasus ini,” katanya.

Upaya polisi mengusut kasus tersebut hingga tuntas hingga jaringan pengedar dan bandar narkoba, kata Didit, sebagai bentuk komitmen institusinya dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro saat merilis hasil penangkapan tersangka narkoba di Mapolres Sampang. Foto: ANTARA/Abd Aziz

Apalagi, sambungnya, Sampang termasuk zona merah dalam hal peredaran narkoba, dan hal itu terbukti dengan banyaknya tersangka pengguna dan pengedar yang telah berhasil ditangkap polisi dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Peredaran narkoba di kabupaten (Sampang), bukan hanya di perkotaan saja, akan tetapi juga di pedesaan, bahkan hampir 50 persen kepala desa di Kabupaten Sampang pernah terlibat kasus narkoba,” ungkapnya.

Menurut Didit, oknum Satpol PP itu merupakan pengguna narkoba jenis sabu-sabu.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita sabu seberat 0,35 gram. Barang haram tersebut ditemukan di kantong kiri tersangka.

“Oknum ini kedapatan membawa sabu 0,35 gram yang dibungkus rokok di kantong kiri,” ucap Didit.

Didit juga membenarkan bahwa AS pernah menjalani rehabilitasi selama tiga bulan di Surabaya. Namun tersangka yang menjadi ASN selama 8 tahun itu tak membuat efek jera.

Saat ini, polisi terus menyelidiki kasus peredaran narkoba yang melibatkan oknum abdi negara tersebut.

“Yang jelas kami berkomitmen memberantas narkoba, siapapun tersangkanya baik ASN ataupun Polri dan sipil kami tindak dan disanksi hukum,” tegasnya.(antara/jpnn)

Balita yang Tewas Dalam Galian Septic Tank Bilang Begini Kepada Orang Tuanya

0

batampos.co.id – Kematian Faizal, balita yang meninggal dunia di dalam galian septic tank di belakang rumahnya meninggalkan duka yang mendalam bagi kedua orangtuanya.

Korban diketahui anak kedua, yang mana kakak pertamanya sudah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.

Kedua orangtua korban juga tidak menyangka ternyata pesan korban tiga hari sebelum kejadian adalah tanda-tanda kepergiannya.

“Tiga hari sebelumnya, dia (korban) kasih tahu ke mamanya untuk jaga baik-baik boneka kesayangannya,” papar Suhardi paman korban.

Ilustrasi

Suhardi menjelaskan, dari obrolan korban dengan orang tua perempuannya, Faizal menyatakan mau pergi.

“Dia bilang dijemput abangnya yang sudah meninggal. Ini yang membuat bapak dan mamanya terus menangis sampai hari ini. Ternyata pesan itu tanda kalau dia mau pergi selamanya,” katanya lagi.

Jenazah Faizal kini telah dikebumikan dan keluarga ikhlas dengan kepergiannya sehingga tidak dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.(eja)

Balita Tewas Dalam Galian Septic Tank

0

batampos.co.id – Seorang balita berusia tiga tahun ditemukan tewas dalam galian septic tank yang tergenang air di belakang rumahnya di kampung Jatim RT 02/ RW 16, Tanjunguncang, Minggu (22/12/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

Balita itu diketahui bernama Faizal. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat namun nyawanya tak tertolong.

Diketahui, Faizal tewas di belakang rumahnya sendiri saat bermain bersama saudara sepupunya.

ilustrasi

Jenazah korban pertama kali diketahui oleh neneknya. Sang nenek yang mendapat laporan dari sepupu korban, menyampaikan Faizal terjatuh ke dalam lubang septic tank.

“Sepupunya ini bicaranya belum jelas. Masih tiga tahun juga usianya,” ujar Suhardi, paman korban.

“Neneknya dengar informasi tidak jelas jadi agak lambat respon. Saat ke belakang, anak ini (korban) sudah di dalam dan sudah tak bernapas lagi,” katanya lagi.(eja)

Dua WNI Bebas dari Abu Sayyaf

0

batampos.co.id – Pemerintah Filipina sukses membebaskan dua dari tiga warga negara Indonesia (WNI) dari tawanan Abu Sayyaf kemarin.

Upaya pembebasan diwarnai dengan kontak senjata. Dua WNI itu adalah Maharudin Lunani dan Samiun Maneu.

Keduanya berhasil dibebaskan setelah 90 disandera. Pemerintah Filipina melakukan upaya pendekatan militer.

Pendekatan tersebut sudah dibahas dengan pemerintah Indonesia sejak KTT ASEAN-Republic of Korea (RoK) pada awal Desember lalu.

Saat itu Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Marsudi, meminta Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, untuk mengintensifkan upaya pembebasan tersebut.

Ilustrasi. Jawa Pos

Pada kesempatan yang sama, Presiden RI Joko Widodo juga melakukan bertemu langsung dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte membicarakan hal yang sama.

Kemarin pagi, militer Filipina melakukan operasi pembebasan di markas Abu Sayyaf.

”Sesampai di posisi penyandera terjadi kontak senjata,” terang Plt Juru Bicara Menlu Teuku Faizasyah.

Dalam operasi tersebut hanya dua WNI yang bebas.

“Sementara, MF (Muhammadiyah Farhan, red) masih terus diupayakan pembebasannya,” tambah Faizasyah.

Saat ini, Maharudin dan Samiun sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit di Filipina.

Untuk kemudian, akan segera direpatriasi ke Indonesia. Faizasyah, menyampaikan, apresiasi atas kerja sama Pemerintah Filipina yang baik.(han/jpg)

Pengamat Pesimistis Kasus Novel Segera Terungkap

0

batampos.co.id– Penanganan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan terus saja menemui jalan buntu.

Meski sudah berganti periode kepemimpinan, pengamat pesimistis akan ada gebrakan dalam penyelesaian kasus tersebut.

Hal itu disampaikan dalam paparan catatan tahunan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK).

Mengingat tidak dipenuhinya komitmen pemerintah dalam menangani kasus-kasus penting dan berkaitan dengan pelanggaran HAM di periode sebelumnya, peneliti PSHK juga menyatakan kemungkinan kecil ada tindakan nyata di periode yang baru.

”Catatan kami bahwa tidak terealisasinya komitmen pemerintah dalam penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu. Contohnya dalam kasus Novel,” jelas Direktur Advokasi dan Jaringan PSHK Fajri Nursyamsi.

Pemerintah hanya fokus pada penyelesaian pelanggaran yang dianggap mengancam posisi penguasa saja.

Khususnya untuk kasus Novel, Fajri menyatakan sebenarnya sudah cukup lama waktu yang dibutuhkan untuk mengungkap. Hanya tergantung pada kemauan pemerintah saja, ingin mengungkap atau tidak.

”Karena sebenarnya, muaranya ada di Presiden untuk pengungkapan kasus ini,” lanjut Fajri.

Melihat perubahan yang terjadi dalam UU KPK dan keraguan masyarakat akan upaya pemberantasan korupsi oleh pemerintah, Fajri pun mengaku pesimistis bisa segera diselesaikan tahun 2020 mendatang.

Novel Baswedan memberikan keterangan pers usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/6/2019) lalu. KPK memfasilitasi penyidik Polda Metro Jaya didampingi oleh tim asistensi ahli atau tim gabungan yang sudah dibentuk oleh Kapolri untuk memeriksa penyidik senior KPK Novel Baswedan sebagai saksi terkait kasus penyiraman air keras. Foto: Miftahulhayat /JAWAPOS

”Kasus Novel belum akan terungkap sepanjang tidak ada tindak lanjut yang terukur,” tegasnya.

Ukuran yang dimaksud adalah pengungkapan hasil penyidikan tim pencari fakta kepada publik. Selama tidak ada publikasi, kasus itu belum selesai.

Sementara Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Argo Yuwono menjelaskan, memang akan ada penjelasan soal kasus Novel di tahun ini.

Diharapkan tidak sampai pergantian tahun. ”Bagaimana perkembangannya semua akan dipaparkan,” urainya.

Namun begitu, memang membutuhkan waktu. Dalam sebuah penanganan kasus itu untuk memeriksa orang saja butuh waktu cukup lama.

”Yang pasti, Polri seirus dalam menangani kasus ini,” tuturnya.

Sedangkan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menjelaskan bahwa pihaknya pesimis bila perkembangan kasus tersebut sudah sampai ke pelaku. Sebab, selama ini ada berbagai petunjuk yang terus saja berulang.

”Dari permintaan tim pakar untuk meelakukan kajian jejak digital alat komunikasi. Ada pula soal dua orang yang nongkrong di masjid,” paparnya.

Informasi-informasi itu hanya diulang-ulang, namun sayangnya tidak dikembangkan atau didalami.

Dia mengatakan, bila memang Polri serius tentunya dalam pemaparan nanti akan mendalami dua informasi itu.

”Bukan mengulang-ulang informasi yang dangkal,” terangnya.

Kasus ini bagi Polri merupakan pertaruhan. Bila bisa mengungkap kasus ini Polri akan semakin dipercaya dan bila tidak akan menggerus kepercayaan publik.

”Saya berharap Polri mampu untuk memenuhi ekspektasi publik,” ujarnya.(idr/deb/jpg)

UNIQLO Sediakan Pakaian untuk Bayi yang Baru Lahir

0

batampos.co.id – UNIQLO, perusahaan retail global asal Jepang, memperkuat komitmennya dalam menyediakan pakaian berkualitas dan nyaman bagi masyarakat Indonesia melalui kerjasamanya dengan Yayasan Bumi Sehat untuk menyediakan pakaian bagi bayi-bayi yang baru lahir di Bali.

Acara ini diadakan pada Sabtu (21/12/2019) di Yayasan Bumi Sehat Ubud, Bali dan dihadiri oleh Yugo Shima selaku Chief Operating Officer dari PT. Fast Retailing Indonesia dan Robin Lim selaku pendiri Yayasan Bumi Sehat.

Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian program berkelanjutan UNIQLO untuk membuktikan komitmennya terhadap Indonesia.

Yayasan Bumi Sehat adalah organisasi non-profit yang didirikan pada tahun 1995 di Bali, yang bertujuan untuk menyediakan akses layanan kesehatan berkualitas, higienis, serta membantu kelahiran anak secara layak bagi keluarga yang mencari perawatan dari klinik.

Yayasan ini juga mengajak individu serta organisasi untuk membantu komunitas dengan melakukan donasi baju bayi untuk sesama.

Kesamaan misi dalam mendukung kelangsungan hidup bayi dan keluarga telah menyatukan UNIQLO dan Yayasan Bumi Sehat untuk bekerja sama dan menyediakan pakaian berkualitas bagi bayi-bayi yang baru lahir di Bali.

UNIQLO Bekerjasama dengan Yayasan Bumi Sehat memberikan pakaian untuk bayi yang baru lahir kepada salah seorang ibu di Bali. Foto: Uniqlo untuk batampos.co.id

“Kami memahami pentingnya pakaian yang nyaman dan berkualitas bagi bayi-bayi yang baru lahir, terutama karena kulit mereka yang sensitif,” kata Chief Operating Officer PT. Fast Retailing Indonesia, Yugo Shima.

UNIQLO lanjutnya membawa LifeWear bagi pelanggan di Indonesia yang merupakan sebuah pendekatan dari nilai budaya Jepang.

Yakni kesederhanaan, kualitas, dan daya tahan untuk membuat kehidupan yang lebih untuk memberikan pakaian yang layak dan nyaman untuk bayi yang baru lahir.

LifeWear lanjutnya, dirancang dengan inovasi bahan yang nyaman dan cocok untuk memberikan kehangatan, keringanan dan kenyamanan bagi siapapun.

Kerja sama UNIQLO dan Yayasan Bumi Sehat ditandai dengan penyerahan pakaian bayi kepada para ibu yang hadir dalam acara tersebut.

“Kami sangat senang karena UNIQLO Indonesia turut peduli dengan kesejahteraan bayi-bayi yang baru lahir,” ujar Pendiri Yayasan Bumi Sehat Robin Lim.

“Kami berterima kasih kepada UNIQLO atas dukungan yang luar biasa dan kami berharap agar pakaian-pakaian ini tidak hanya berguna bagi para bayi, namun juga dapat membantu keluarganya,” katanya lagi.

Sejak kehadiranya di Indonesia, UNIQLO percaya bahwa pakaian dapat diubah menjadi sebuah kekuatan yang baik.

Pakaian yang baik berarti pakaian yang dikenakan dapat memperkaya kehidupan para penggunanya dengan memberikan kenyamanan, perlindungan dan kesenangan.

“Kolaborasi bersama Yayasan Bumi Sehat merupakan bagian dari program berkelanjutan dari brand kami, yang bertujuan untuk selalu bekerja bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik,” Shima-san menambahkan.

UNIQLO saat ini memiliki 32 toko di 10 kota di Indonesia. UNIQLO berkomitmen untuk membuat LifeWear lebih mudah diakses dengan dibukanya toko-toko baru.

Sekaligus bertujuan untuk menambah jumlah brand di Asia Tenggara. Melalui The Power of Clothing, UNIQLO akan terus memberikan manfaat dari pakaian dan bercita-cita untuk membuat kehidupan yang lebih baik di mana kita semua akan berkembang, termasuk di Kota Batam.(*)

Harga Sayur Selangit, Pedangang: Pembeli Ngomel-ngomel

0

batampos.co.id– Harga komoditas sayuran di Batam terus melambung tinggi. Bahkan, ada beberapa sayuran hijau yang harganya sudah melebihi Rp 30 ribu per kilogram (kg).

Musim hujan dan gagal panen diindikasi jadi penyebab tingginya harga komoditas sayuran tersebut.

Di Pasar Mitra Raya Batam Centre, harga sawi hijau dijual Rp 35 ribu per kg. Sedangkan bayam Rp 30 ribu per kg, kangkung Rp 25 ribu per kg, kacang panjang Rp 30 ribu per kg, timun Rp 25 ribu per kg dan terong Rp 18 ribu per kg.

Ratih, penjual sayur di Pasar Mitra Raya Batam Center, mengatakan harga sayur mahal disebabkan faktor cuaca.

Menurutnya, petani gagal panen selama musim hujan. Hasil panen sayur berkurang drastis sehingga petani menaikkan harga jual.

”Pasokan sayur masih ada, cuma enggak banyak, makanya mahal,” kata dia, Minggu (22/12/2019).

Ratih mengatakan, hampir semua jenis sayur dijual dengan harga tinggi. Bahkan, ada beberapa barang yang sampai saat ini belum turun harganya, seperti bawang Jawa yang dijual Rp 45 ribu per kg.

”Satu bulan lewat belum juga turun,” ujarnya.

Warga memilih sayuran di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji, beberapa waktu lalu. Harga sayuran mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat karena musim penghujan. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Tingginya harga barang cukup merepotkan penjual. Banyak pembeli yang mengeluh dan marah-marah saat mengetahui harga sayuran yang melonjak drastis.

”Pastinya ngomel-ngomel. Biasanya harga sayur dijual Rp 8 ribu sampai 12 ribu, sekarang naiknya 100 persen,” sebutnya.

Sementara di Pasar Melcem, Batuampar, harga sayuran hijau juga cukup mahal. Sawi hijau ditawarkan antara Rp 30 hingga Rp 34 ribu per kg, kangkung Rp 25 ribu per kg, dan kacang panjang Rp 30 ribu.

ahalnya harga sayuran hijau ini juga sudah terjadi sejak sekitar sepekan terakhir.

”Kemarin itu kan hujan terus, sayuran gampang busuk makanya sekarang mahal,” kata Joni, pedagang di pasar tersebut.

Harga sayur juga naik di Pasar Mega Legenda, Batam Center. Rata-rata penjual menjajakan sayuran dengan harga tak biasa.

”Mau diturunkan harganya, modal yang kami keluarkan tinggi, serba salah jadinya,” kata Wiwin, penjual sayur di Pasar Mega Legenda.

Tak hanya sayur, harga telur per papan juga dijual antara Rp 45 ribu hingga Rp 55 ribu. Harga telur memang sudah naik sejak tiga minggu yang lalu.

Itu lumrah terjadi menjelang hari raya besar seperti Natal dan Tahun Baru.

”Biasa akhir tahun pasti naik barang-barang,” tutupnya.

Pantauan di sejumlah pasar basah di Batuaji dan Sagulung, lonjakan harga sayur ini mencapai tiga kali lipat dari haga normal pada dua pekan sebelumnya.

Sayur sawi misalkan, dari kisaran Rp 10 ribu per kg kini mencapai Rp 30 ribu per kg. Kacang panjang dari Rp 12 ribu per kg kini bertahan di angka Rp 33 ribu per kg. Bayam, kangkung dan perlengkapan dapur lainnya juga demikian.

”Yang paling susah didapat itu sawi, kacang panjang dan bayam. Kalau musim hujan tak jadi sayur-sayur itu, makanya mahal,” kata Indri, pedagang sayur di Pasar Sagulung, Minggu (22/12).

Kelangkaan stok sayur ini berlangsung selama sepekan terakhir. Sayur dari dalam ataupun luar Batam kondisinya sama, mudah rusak sehingga minim stok.

Kelangkaan sayur segar ini dibenarkan oleh petani sayur di Batam. Selama musim, hujan hasil panen berkurang dratis sebab tanaman sayur banyak yang rusak dan tidak tumbuh subur.

”Biasanya sekali panen bisa sampai 40-50 kg, seperti sawi, kangkung dan bayam. Tapi sekarang paling banyak 15 sampai 20 kg saja. Kami pun tak mau rugi, makanya naik harga sayur,” ujar Samsir, petani sayur di Barelang.

Kenaikan harga sayur ini dipastikan Samsir, bukan karena menjelang Natal atau Tahun Baru, tapi memang faktor alam yakni musim hujan sehingga mempengaruhi kualitas sayuran dan hasil panen yang didapat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau, mengatakan, kenaikan harga komoditas bahan pangan memang sering terjadi pada hari-hari besar dan akhir tahun.

Selain itu, faktor cuaca juga membuat harga bahan pokok terutama sayur melonjak tinggi.

”Kemarin kami sudah kumpulkan semua distributor terkait dangan kenaikan harga. Tapi memang harga naik pas Natal saja dan cuaca juga mendukung (kenaikan harga),” kata Gustian, Minggu (22/12/2019).

Untuk mengantisipasi permainan, pihaknya akan turun mengecek ke beberapa pasar. Seperti, Pasar Avava Lubukbaja, Pasar Mega Legenda, dan pasar lainnya. ”Besok (hari ini) kita turun mengecek,” ucapnya.(une/eja)

Pembakar Hutan Divonis Penjara 1 Tahun

0

batampos.co.id – Terdakwa perkara pembakaran hutan, IR divonis hukuman satu tahun penjara oleh majelis hakim dalam sidang agenda putusan di Pengadilan Negeri (PN) Batam pekan lalu.

Atas putusan tersebut, terdakwa menerima vonis yang diberikan majelis hakim. Menurut Ketua Majelis hakim, Jasael didampingi Efrida Yanti dan Muhammad Chandra, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan, sehingga tidak ada alasan pemaaf untuk membebaskannya.

Selain itu, kata Jasael, perbuatan terdakwa juga telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 108 junto pasal 69 ayat (1) huruf h Undang–undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolahan Lingkungan Hidup, sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

“Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa (menyebut nama lengkap) dengan pidana penjara selama 1 tahun, denda Rp 100 juta, subsider 1 bulan kurungan,” kata Jasael membacakan amar putusannya.

Kebakaran di hutan sekitara Dam Mukakuning. Terdakwa perkara pembakaran hutan, IR divonis hukuman satu tahun penjara oleh majelis hakim dalam sidang agenda putusan di Pengadilan Negeri Batam. Foto: dokumentasi batampos.co.id

Terhadap putusan tersebut, terdakwa yang hadir dalam persidangan didampingi kuasa hukumnya langsung menyatakan menerima.

“Saya terima putusannya yang mulia. Saya tidak akan melakukan upaya banding,” kata terdakwa.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Frihesti Putri Gina.

“Mengingat putusan sama dengan tuntutan, kami menyatakan menerima putusan tersebut. Kami tidak melakukan upaya hukum lain,” ujar Frihesti.

Dalam dakwaan sebelumnya, terdakwa mendapat pekerjaan dari Maryono untuk mengerjakan lahan milik Sutarno di belakang Kompleks Kesehatan, Kelurahan Tanjungpinggir, Sekupang.

Kemudian sesampainya di lokasi dan setelah sarapan, terdakwa mulai menebas semak ilalang di lahan milik Sutarno sambil menghisap rokok.

Kemudian ia membuang puntung rokok itu ke tumpukan semak ilalang yang sudah ditebasnya dan berpindah ke lokasi lain.

Akibat puntung rokok itu, membuat semak ilalang yang baru ditebas terbakar. Terdakwa sempat berusaha memadamkan api dengan ranting pohon.

Namun, cuaca yang panas dan angin kencang membuat api dengan cepat melebar.

“Bahwa lokasi hutan di Belakang Komplek Kesehatan Rt 01 Rw 01 Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang tempat semak ilalang yang terbakar seluas 0,88 hektar,” ujar jaksa Frihesti Putri Gina.

Dijelaskannya, lahan yang terbakar itu merupakan kawasan Hutan Lindung Dangas seluas 2,69 hektar yang merupakan kawasan APL atau bukan Kawasan hutan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.(gie)

Alat Berat Terbalik di Sei Ladi

0

batampos.co.id – Satu unit alat berat terbalik di ruas jalan di sekitar Sei Ladi Kota Batam. Akibatnya setengah badan jalan tertutup.

Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Viktor, mengatakan, crane terbalik saat sedang menurunkan beton gorong gorong.

“Informasi yang kita dapat, crane tidak menurunkan wing sebelah kanan,” ujarnya kepada batampos.co.id, Senin (23/12/2019).

Satu unit crane saat akan mengevakuasi alat berat yang terbalik di ruas jalan Sei Ladi, Sekupang. Foto; Satlantas Polresta Barelang untuk batampos.co.id

Akibatnya kata dia, crane terbalik.

“Kejadian dini hari tadi,” jelasnya.

Kata dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat berita ini diketik pihaknya sedang melakukan evakuasi dengan menurunkan dua crane.

Guna melancarkan evakuasi, jalur simpang jam tujuan Sekupang ditutup sementara. Akibat kejadian itu ruas jalan menuju Sekupang macet dari arah Baloi Centre.(ali)