Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 10859

5 Penjahat Jalanan di Kota Batam Ditangkap Ditembak

0

batampos.co.id – Sepekan terakhir, Polresta Barelang bersama dengan polsek jajaran meringkus delapan tersangka begal dan jambret yang meresahkan masyarakat. Lima di antara delapan penjahat jalanan ini ditembak.

Kapolresta Barelang, AKBP Rachmat Purboyo, menyebutkan, dari delapan tersangka, dua tersangka diamankan Polsek Sekupang, tiga tersangka diamankan Polsek Sagulung, dan dari Sat Reskrim Polresta Barelang mengamankan tiga tersangka.

”Untuk TKP (Tempat Kejadian Perkara) selama kurun waktu sepekan ada beberapa korban yang sempat viral. Kita kasihan korbannya karena rata-rata perempuan,” ujar Kapolresta, Selasa (1/10/2019).

Delapan orang yang diamankan itu, yakni R, IPB, dan MF yang diamankan Polsek Sagulung. Dua tersangka yang diamankan Polsek Sekupang yakni IK dan TA.

Sementara tiga tersangka yang diamankan Sat Reskrim Polresta Barelang, yakni RK, WBP dan KS.

Delapan orang yang diamankan itu bukan satu komplotan. Mereka hanya membuat kelompok mulai dari dua sampai tiga orang yang berperan sebagai eksekutor dan joki.

”Pada saat penangkapan, ada lima tersangka yang melaksanakan perlawanan dan mencoba melarikan diri, akhirnya anggota terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur (menembak pelaku),” tuturnya.

Anggota Provos Polresta Barelang mengawal para begal dan jambret yang berhasil diamankan Sat Reskrim Polresta Barelang bersama polsek jajaran saat ekspos di Mapolresta Barelang, Selasa (1/10/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Dalam melakukan aksinya, sasaran utama delapan tersangka tersebut adalah perempuan yang mengendarai sepeda motor sendirian maupun berdua.

Juga, pengendara yang menaruh ponsel di dalam laci sepeda motor. Mereka melakukannya dengan memepet korban, kemudian menariknya hingga korban terjatuh.

”Untuk data yang kita dapat, daerah (rawan di) Sagulung, Batuaji dan Sekupang. Mungkin karena ramainya aktivitas kalau malam dan sepi. Itu menjadikan daerah tersebut dijadikan sebagai sasaran lokasi mereka melaksanakan aksi kejahatan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto, menuturkan, tiga spesialis jambret yang ditangkap tersebut sering beraksi di Simpangnato, Sagulung dan beberapa lokasi lainnya.

”Saat itu korban mengendarai sepeda motornya. Dengan cepat kedua pelaku yang sedang berboncengan dengan sepeda motor langsung menarik tas korban dan seketika melarikan diri,” terang Kapolsek.

Kapolsek menyatakan, ditangkapnya kedua pelaku tersebut merupakan pengembangan informasi dari masyarakat.

Pelaku diamankan bersa-ma barang bukti, telepon genggam dan sepeda motor Honda Tiger BP 3935 FK, berwarna merah.

Sementara Kapolresta berharap, dengan penangkapan ini bisa membuat Kota Batam lebih kondusif.

Kepada masyarakat, ia meminta beraktivitas dengan tenang. Pihaknya akan selalu mengamankan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam beraktivitas.

”Kalau masih mau main-main di Polresta Barelang, maka akan berhadapan dengan anggota Polresta Barelang yang siap untuk menangkap dan memberikan tindakan tegas terukur terhadap pelaku begal dan jambret,” ucapnya.

Dari penangkapan ini, pihaknya mengamankan puluhan ponsel hasil kejahatan dan beberapa tas wanita.

Para tersangka dikenakan pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman pidana penjara selama 12 tahun.(gie,cr1,she)

Mantan Kadisbud Kepri Ditahan

0

batampos.co.id – Mantan Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Kepri Arifin Nasir resmi men­jadi tahanan Polda Kepri, Senin (30/9/2019) lalu.

Arifin merupakan tersangka ketiga yang telah diamankan jajaran Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Kepri dalam kasus dugaan korupsi proyek Monumen Bahasa Melayu di Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga membenarkan penahanan Arifin itu. Ia menyebut Arifin memenuhi panggilan kedua polisi pada Senin (30/9) lalu. Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, Arifin langsung ditahan.

“Iya, semalam,” kata Erlangga, Selasa (1/10).

Erlangga mengatakan, hingga kini penyidik masih melanjutkan pemeriksaan terhadap Arifin Nasir.

“Saat ini sudah ada tiga (tersangka),” ungkapnya.

Sebelumnya, polisi telah me­nahan dua tersangka lainnya, yakni Yunus dan Mu­hammad Yasir.

Keduanya memiliki peranan cukup sentral dalam kasus dugaan korupsi pada proyek pem­bangunan Monumen Bahasa Melayu itu. Keduanya ditengarai mengetahui seluk beluk pembangunan monumen tersebut.

Keterangan dari keduanya dinilai polisi cukup penting untuk pengem-bangan kasus tersebut.

Arifin Nasir saat menjabat Kadisdik Pemprov Kepri

Muhammad Yasir merupakan direktur dari CV Rida Djawari yang meminjam nama PT Sumber Tenaga Baru dari Yunus. Yasir mendapatkan paket pekerjaan pem­bangunan Monumen Bahasa Melayu tahap kedua. Namun setelah uang muka cair sebesar 20 persen dari nilai kontrak, Yasir diduga tidak memenuhi kewajibannya sesuai kontrak (wanprestasi).

Sedangkan Yunus selaku direktur Utama PT Sumber Tenaga Baru diduga menerima fee sebesar 3 persen dari Yasir. Fee tersebut diberikan karena Yunus meminjamkan nama perusahaannya untuk Yasir guna menggarap proyek Monumen Bahasa Melayu.

Sementara Arifin Nasir merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek tersebut. Dari penyelidikan dilakukan kepolisian, Arifin diduga mengetahui terjadinya pengalihan pelak-sanaan pekerjaan utama berdasarkan kontrak. Selain itu, dia juga diduga tidak melakukan tugas pokok dan kewenangannya untuk mengendalikan pelaksanaan kontrak. Sehingga pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak.

Sejak kasus ini bergulir, polisi telah memeriksa sebanyak 36 orang saksi. Antara lain dari pihak Inspektorat Pemprov Kepri, konsultan, saksi ahli, dan beberapa pihak lainnya yang mengetahui jalannya proyek tersebut.

Atas perbuatan para tersangka, polisi menjerat dengan menggunakan pasal 2 ayat 1 junto pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam pasal 2 berbunyi, setiap orang yang secara sengaja melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. (ska)

Buruh Unjukrasa, Ini Tuntutannya

0

batampos.co.id – Ribuan buruh dari beberapa serikat pekerja Kota Batam menggelar aksi unjuk rasa di kantor Wali Kota Batam. Sebelum menuju kantor Wali Kota para buruh berkumpul di kawasan Panbil, Muka Kuning.

Koordinator Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam,  Suprapto, mengatakan, pada aksi kali ini ada beberapa tuntutan yang akan mereka sampaikan.

Para buruh berkumpul di kawasan Panbil sebelum menuju Kantor Wali Kota Batam. Foto; Azis Maulana/batampos.co.id

“Ada beberapa tutuntan kami ke pemerintah terkait persolan perburuhan, yang menurut kami, hingga detik ini belum terselesaikan dengan baik,” katanya, Rabu (2/10/2019).

Berikut tiga tuntutan yang akan disampaikan para buruh hari ini:

  1. Menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan.
  2. Menolak revisi undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.
  3. Menolak upah murah atau cabut PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.(cr1)

Mau Investasi dan Buka Usaha, Summerland Nongsa Pilihannya

0

batampos.co.id – Anda yang ingin memiliki usaha namun masih bingung menentukan lokasinya, Summerland Nongsa bisa menjadi salah satu pilihan terbaik.

Marketing Manager Summerland Nongsa, Adi Wijaya, mengatakan, selain membangun perumahan, perusahaannya juga akan mendirikan rumah toko (ruko) dua lantai.

“Di sini nantinya akan kita bangun pasar dan plaza juga,” katanya kepada batampos.co.id, Rabu (2/9/2019).

Kata dia, ruko dua lantai tersebut memiliki luas tanah dan bangunan 132/76 m2. Tidak hanya untuk membuka usaha, ruko Summerland Nongsa juga bisa menjadi investasi Anda dibidang properti.

“Lokasinya tepat di pinggir jalan simpang tiga Batubesar dan berdekatan dengan resort serta daerah industri,” jelasnya.

Maket ruko Summerland Nongsa. Foto: PT Duta Bangun Sejati untuk batampos.co.id

Tidak hanya itu, ruko Summerland Nongsa juga berdekatan dengan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Kurang lebih 15 sampai 20 menit saja dari lokasi ruko kita ke Bandara Hang Nadim,” paparnya.

Ruko yang dibangun PT Duta Bangun Sejati itu dibanderol dengan harga Rp 800 jutaan. Cara memiliki ruko ini juga cukup mudah.

Anda bisa mendapatkannya dengan membayar angsuran Rp 15 juta per bulan sampai lunas atau bisa juga melalui KPR.

“Harga belum termasuk biaya AJB, SHGB dan BPHTB,” jelasnya lagi.

Penasaran dengan spesifikasi dan keunggulan lainnya dari ruko Summerland Nongsa?

Anda bisa datang langsung ke lokasi atau menghubungi marketing Summerland Nongsa di 0852-7473-6445, 0813-7144-0106, 0812-7631-2947, 0823-2856-9998.(gga)

KM Kelud Hentikan Pelayaran

0

batampos.co.id – KM Kelud akan menghentikan layanan pelayaran dari Batam menuju Belawan dan Tanjungpriok mulai 4-21 Oktober mendatang.

Kepala Operasional PT Pelni Batam, Dicky Dermawadi mengatakan mengatakan penghentian layanan ini karena KM Kelud akan menjalani proses docking di Galangan Panjang, Lampung.

“Proses docking akan dilakukan kurang lebih 20 hari,” kata Dicky, Selasa (1/10/2019).

Ia menyebutkan tidak ada kapal pengganti yang akan beroperasi selama KM Kelud menjalani perawatan. Untuk itu bagi calon penumpang tujuan Belawan, Medan bisa menggunakan pesawat.

“Sedangkan untuk mereka yang ke Tanjungpriok bisa melalui Kijang,” sebutnya.

Dicky menambahkan docking merupakan persiapan untuk menghadapi mudik natal Desember nanti. Saat ini jumlah penumpang kapal terbilang sepi. Untuk itu PT Pelni memilih untuk melakukan perawatan kapal.

“Jadi nanti pas mudik kapal sudah ready. Apalagi selama peak season,” ujarnya.

Kapal masih akan beroperasi, Rabu (2/10) besok untuk mengangkut penumpang terakhir tujuan Belawan. Setelah itu kapal langsung menuju galangan untuk docking.

“Jadi masih ada keberangkatan besok (hari ini, red). Mudah-mudahan proses docking lancar jadi akhir Oktober sudah mulai beroperasi kembali,” tutupnya. (yui)

Batam Open Marching Band Championship 2019

0

batampos.co.id – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Batam bekerja sama dengan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Batam menggelar kejuaraan bertajuk Batam Open Marching Band Championship 2019. Kejuaraan ini akan dilaksanakan di Dataran Engku Putri, 10-13 Oktober mendatang.

Kepala Dispora Batam Hendriana Gustini menuturkan maksud kejuaraan ini digelar untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda. Terutama dalam bidang olahraga dan seni secara lebih terarah. Selain itu agar lebih terprogram dan berkesinambungan memberikan ruang kreativitas bagi gene-rasi muda khususnya pelajar.

”Ini agar generasi muda terhindar dari kegiatan negatif seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba,” beber Hendriana, Minggu (29/9).

Ia juga menjelaskan tujuan digelarnya kejuaraan ini untuk meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian bersaing dalam satu kompetisi. ”Tentunya menjunjung tinggi sportivitas dalam pencapaian prestasi. Juga untuk meningkatkan kualitas sesuai standar mutu nasional,” tegasnya.

ilustrasi

Tak hanya itu, kejuaraan ini juga menjadi sarana untuk mensosialisasikan marching band di Batam. ”Memasyarakatkan marching band agar dapat diterima oleh masyarakat luas sebagai sebuah kegiatan yang konstruktif, edukatif, dan rekreatif,” tambahnya.

Kejuaraan ini diperuntukkan bagi umum dan sekolah se-Kota Batam dan Kepri. Dibagi menjadi tiga kategori besar, yakni Divisi Junior Band (SD sederajat), Divisi Senior Band (SMP dan SMA sederajat), dan divisi umum.

Divisi junior band terbagi menjadi lima nomor, yaitu lomba unjuk gelar (display non brass), junior individual mayoret (paramanandi), junior individual field commander (gitapati), colorguard contest, dan drum battle. Sedangkan divisi senior band juga terbagi menjadi lima nomor seba-gaimana divisi junior band.

Untuk divisi umum hanya mempertandingkan satu nomor saja, yakni lomba unjuk gelar (display non brass). ”Kejuaraan ini memperebutkan total hadiah Rp 41,5 juta yang terbagi 11 nomor bagi pemenang pertama hingga ketiga,” ungkapnya.

Sebanyak 20 tim telah memastikan sebagai peserta. Ini tertuang saat technical meeting, Sabtu (28/9) lalu.

”Kejuaraan marching band ini dipastikan menarik dan kompe­titif. Apalagi pesertanya tak hanya dari Batam saja. Tetapi juga ada dari Bintan, Tanjungpinang, dan Lingga,” tutupnya. (yan)

Gas Naik, Pengaruhi Pasokan Listrik Batam

0

batampos.co.id – Biaya operasional bright PLN Batam melonjak drastis seiring dengan tingginya kenaikan harga gas yang telah ditetapkan pemerintah pusat pada Juli 2019 lalu.

Hal tersebut tentu saja mempengaruhi operasional bright PLN Batam dalam pemenuhan kebutuhan listrik di Kota Batam.

”Apabila tidak ada penyesuaian, kenaikan harga gas akan mempengaruhi keberlangsungan pasokan listrik di Batam. Hal ini mengingat Biaya Pokok Produksi (BPP) bright PLN Batam sudah di atas harga jual,” ujar Corporate Secretary bright PLN Batam Denny Hendri Wijaya, belum lama ini.

Denny menyampaikan, kenaikan gas melalui Penetapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 287/12/MEM.M/2019 dinilai cukup tinggi.

”Harga semula USD 3,32 per MMBTU menjadi USD 6.9 per MMBTU,” sebutnya.

Karena tidak mendapatkan subsidi atau bantuan dana dari APBN, Denny berharap adanya bantuan dari pemangku kepentingan maupun pemerintah daerah setempat. Sehingga bright PLN Batam mendapat harga gas yang murah atau dapat diperjuangkan untuk bisa turun.

Petugas mengecek jaringan pipa salah satu pembangkit gas bright PLN Batam, beberapa waktu lalu.
f. humas pln batam

”Kami sadar tidak mungkin mengharapkan subsidi, jadi kami harus berusaha agar kelistrikan di Batam mampu memenuhi kebutuhan masya-rakat Batam yang terus tumbuh,” beber Denny.

Dalam kesempatan itu, Denny menjelaskan, PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam atau bright PLN Batam merupakan anak perusahaan PT PLN (Persero). Sebagai unit mandiri, bright PLN Batam mengelola kelistrikan dari hulu sampai hilir. Sebagai Pemegang Izin Usaha Ketegalistrikan Untuk Umum (PIUKU), wilayah kerja PLN Batam meliputi Batam, Rempang, Galang, dan interkoneksi Batam – Bintan.

Sampai dengan pertengahan 2019, bright PLN Batam memiliki daya mampu kurang lebih 570 MW dengan beban puncak Batam-Bintan 480 MW. Dimana komposisi pemakaian energi primer tercatat sebesar 76 persen menggunakan bahan bakar gas, dan 24 menggunakan menggunakan bahan bakar batu bara.

“Dengan komposisi pemakaian energi primer tersebut, energi gas merupakan bahan bakar utama untuk ketersediaan dan kelancaran penyediaan energi listrik di Batam- Bintan,” kata Denny lagi.

Denny menyampaikan bahwa kepemilikannya bright PLN Batam didominasi PT PLN (Persero) dengan saham sebesar 99,99 persen dan pemegang saham lainya adalah dana pensiun PT PLN (Persero) sebesar 0,01 persen.

Sehingga dalam operasionalnya sejak didirikan, bright PLN Batam tidak pernah menggunakan subsidi anggaran dari APBN layaknya PT PLN Persero yang masih disubsidi pemerintah.

”Kami harus menghidupi perusahaan sendiri karena tidak tergantung dari pemerintah pusat melalui pendanaan APBN,” jelasnya. (hgt)

Disnaker Batam Bersiap Bahas UMK 2020

0

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam akan kembali membahas upah minimum kota (UMK) Batam tahun 2020 mendatang pada Oktober ini.

Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan, pembahasan UMK masih menunggu angka persentase pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang akan dirilis Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

”Biasanya awal Oktober sudah turun suratnya. Setelah itu baru dilanjutkan pembahasan. Mungkin bisa minggu kedua atau ketiga Oktober,” kata Rudi, Senin (30/9/2019).

Rudi menyebutkan, pembahasan akan melibatkan anggota dewan pengupahan kota (DPK) Batam yaitu pengusaha dan serikat pekerja.

”Sampai saat ini belum ada pembicaraan dengan kedua pihak tersebut,” jelasnya.

ilustrasi
foto: iman wachyudi / batampos

Untuk formula penghitungan besaran UMK tahun 2020 mendatang, sejauh ini belum ada perubahan dan masih berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan serta kalkulasi UMK tahun 2019 dengan angka inflasi nasional.

”Sejauh ini kami belum ada terima perubahan terkait formulanya,” ucapnya.

Rudi menjelaskan, UMK harus ditetapkan paling lambat 40 hari sebelum diberlakukan di awal tahun 2020 atau sekitar tanggal 21 November mendatang. Usulan dari pengusaha dan serikat pekerja akan dibahas bersama sebelum penetapan.

”Berapa angka yang disepakati akan dikirim ke gubernur untuk ditetapkan,” ungkap Rudi.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid mengatakan, rapat pembahasan akan digelar jika sudah ada ketetapan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional dari Kemenaker.

Menurutnya, formula penghitungan UMK masih sama, sesuai dengan PP 78/2015.

”Kami juga menunggu dua angka itu, baru pembahasan bersama DPK,” sebutnya. (yui)

218 Tenant Ramaikan Batam Great Sale 2019

0
KEPALA Dinas Parawisata Kota Batam Ardiwinata (tengah) bersama undangan membuka Batam Great Sale 2019 di Grand Batam Mall, Selasa (1/10).
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Batam Great Sale 2019 resmi dibuka, Selasa (1/10). Sebanyak 218 tenant yang ada di sembilan pusat pembelanjaan turut andil dalam kegiatan ini. Program yang akan digelar selama Oktober ini menawarkan diskon hingga 70 persen.

Sembilan pusat pembelanjaan yang ikut meramaikan Batam Great Sale (BGS) 2019 antara lain Mall Botania 2, DC Mall, Nagoya Hill, Kepri Mall, BCS Mall, Mega Mall, Bayfront Mall, Grand Batam Mall, dan Panbil Mall.

“Tidak hanya tenant fashion dan makanan, tapi juga mebel, alat olahraga hingga spa,” ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata saat peluncuran kegiatan ini di Grand Batam Mall, Selasa (1/10) sore.

Menurut dia, kegiatan ini akan diadakan secara rutin setiap tahun. Tujuannya untuk menunjang pariwisata Batam dengan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berbelanja di Batam.

“Batam ini rata-rata sebulan dikunjungi 150 ribu wisman. Dengan kegiatan ini kami harap khusus di Oktober naik 70 persen atau menjadi 250 ribu kunjungan,” terangnya.

Salah satu ritel yang bergabung yakni Hypermart di Mall Botania 2. Supermarket tersebut menawarkan promo berbeda setiap harinya.

Ke depan, Ardi berjanji akan mengemas kegiatan ini semakin baik. Termasuk mengupayakan peningkatan partisipasi pusat pembelanjaan

“Kalau mau bergabung kami persilakan. Kegiatan ini bertujuan agar perputaran ekonomi lebih baik. Tenant ramai, aktivitas jual belinya meningkat, dan dapat menarik wisatawan,” imbuhnya. (iza)

Tata Tertib DPRD Batam Segera Ditetapkan

0

batampos.co.id – Tata tertib (Tatib) DPRD Kota Batam saat ini masih dalam tahap evaluasi di Provinsi Kepri. Namun, dalam tatib tersebut, tidak mengatur frekuensi atau kuantitas kehadiran anggota DPRD Kota Batam baik kehadiran saat sidang paripurna maupun dalam rapat-rapat lainnya dalam satu tahun.

“Kalau itu tidak ada diatur. Karena memang dalam kunjungan kita ke beberapa daerah pun memang tidak ada yang mengatur hal seperti itu,” kata Ketua Pansus Tatib DPRD Batam, Aman, Selasa (1/10/2019).

Aman mengatakan, terkait kehadiran saat paripurna yang diatur adalah masalah jumlah kehadiran secara fisik dan yang menandatangani daftar hadir saat paripurna. Dan ini sudah berlaku sejak beberapa tahun lalu.

d“Misalnya, kalau untuk paripurna bisa dimulai kalau jumlah anggota dewan yang hadir setengah ditambah satu dari jumlah anggota dewan. Atau harus dihadiri 2/3 dari jumlah anggota dewan,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam kunjungan ke sejumlah daerah beberapa waktu lalu, ada beberapa tata tertib yang ditam-bah. Salah satunya adalah harmonisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan DPRD pasca pengesahan APBD.

“Jadi misalnya, kalau pun APBD sudah disahkan, dan untuk penggunaan anggaran di OPD ini harus tetap berkoordinasi dengan DPRD. Ini untuk fungsi kontrol,” katanya.

Selain itu, ada beberapa perubahan lain seperti keanggotaan Pansus dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi. “Jadi, ada beberapa perubahan dan sekarang masih evaluasi di provinsi, mudah-mudahan segera ditetapkan,” katanya.

Seorang anggota DPRD Kota Batam yang enggan namanya disebutkan mengatakan, untuk kehadiran anggota DPRD di kantor DPRD Batam selama ini memang tidak menjadi perhatian serius. Dimana, selain berkantor di DPRD, banyak anggota dewan yang bersosialisasi dengan konstituen di jam kerja.

“Jadi sebagai wakil rakyat bukan hanya di kantor saja. Bahkan harusnya lebih lama bersama warga dan menjaring aspirasi,” ujarnya. (ian)