batampos.co.id – Drainase yang berada di Kecamatan Sagulung dilebarkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam.
Hal itu dilakukan guna mengantisipasi banjir di musim penghujan. Salah satunya drainase di sepanjang jalan Puteri Hijau.
Dinas Bina Marga kembali mengeruk dan melebarkan drainase di sepanjang jalan menuju pemukiman padat penduduk tersebut.
“Ini normalisasi lanjutan di wilayah Sagulung untuk mencegah banjir. Jalan sudah lebar jadi drainase juga harus bagus,” ujar Budi, operator alat berat di lokasi pengerjaan, Rabu (23/9/2019).
Budi menyebut, normalisasi akan dilakukan sepanjang satu kilometer dengan lebar lima meter hingga tujuh meter.
Pemko Batam melakukan normalisasi drainase di Kecamatan Sagulung. Hal itu dilakukan guna mencegah banji di saat musim penghujan. Foto: Eja/batampos.co.id
“Tak ada kendala dalam pengorekan ini, hanya saja ada kabel yang terletak di atas drainase dan akan dibicarakan dengan pemilik kabel,” jelasnya.
Menurut Budi, normalisasi parit urama di Putri Hijau bukan pertama kali. Jika parit tersebut sudah ditumbuhi tanaman liar, maka Bina Marga akan terus melekukan pengerukan.
“Pokoknya, jangan sampai parit itu tersendat hingga menyebabkan kebanjiran,” tegasnya.
Normalisasi drainase di wilayah Sagulung masih jari prioritas pembangunan fisik sepanjang tahun ini. Normalisasi ini berkelanjutan sebab masih banyak yang bermasalah.
Camat Sagulung, Reza Khadafi, Pemko Batam terus berupaya mengatasi banjir dengan melebarkan sistem drainase sudah cukup maksimal. Hanya saja belum semua drainase di kawasan tersebut di normalisasi.
“Sistem drainase di Sagulung cukup ribet karena belum terhubung dengan baik,” jelasnya.
“Makanya tiap tahun (pembangunan drainase) tetap jadi prioritas dalam musrembang,” ujar Reza lagi.(eja)
batampos.co.id – Lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB) Batam, terbukti dapat bersaing didalam dunia kerja industri Kota Batam.
Salah satunya PT Flextronics Indonesia yang membuka kesempatan kerja untuk masyarakat berkebutuhan khusus (disabilitas).
Hal tersebut menjadi suatu hal yang sangat membanggakan bagi para lulusan (SLB) Batam, dimana lulusan tersebut dapat bersaing dengan orang normal lainnya dan diterima bekerja di perusahaan industri.
General Menejer PT Flextronics Technology Indonesia Batam, Pune Subramaniam, menuturkan, 12 anak istimewa telah resmi bekerja di perusahaan yang dikelolanya.
“Pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia harus dilakukan secara inklusif,” jelasnya, Rabu (23/10/2019).
“Artinya siapa saja dan apapun kondisinya berhak mendapat akses ke pendidikan dan mendapatkan pekerjaan yang layak,” kata dia lagi.
Menurutnya 12 pekerja merupakan lulusan Sekolah Luar Biasa di Kota Batam. Di antaranya, Roy Ferdinansyah, Fonco Jauarko, Eny, Selly, Tiara, Agus, Algar, Jean, Riyanti, Obed, Rina Munthe dan Edo Sirait.
Manajemen PT Flextronics Indonesia Batam berfoot bersama beberapa pekerja disabilitas yang direkrut perusahaan tersebut. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
Mereka anak-anak istimewa yang mengidap Tunarunggu. Bahkan, dari 12 anak muda yang diterima bekerja di PT Flextronics Technology Indonesia ini, ada yang langsung menjadi karyawan tetap (Parmanen).
Pune menjelaskan, berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah mengamanatkan perusahaan swasta untuk mempekerjakan satu persen penyandang disabilitas dari total pekerjanya, sedangkan perusahaan BUMN sebanyak dua persen.
“PT Flextronics telah berkomitmen mewujudkan kesetaraan bagi anak disabilitas, agar dapat berkarir seperti orang awam lainnya,” jelasnya
Ia pun mengungkapkan bahwa hal seperti ini juga sudah harus dimulai oleh perusahaan-perusahaan lainnya yang berada di Kota Batam.
“Jangan pandang keterbatasannya, tapi lihat kompetensinya. Berikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas,” tegasnya.
Di saat yang bersamaan, salah seorang karyawan yang juga penyandang disabilitas, Riyanti mengungkapkan sudah tujuh bulan bekerja di perusahaan ini dan sangat senang bisa bertemu dengan teman-teman lainnya
“Harapannya kedepan agar perusahaan ini dapat terus berkembang dan kesempatan kerja terhadap penyandang disabilitas terbuka lebih luas di Kota Batam,” ujarnya.(zis)
batampos.co.id – Undang-Undang Pesantren sudah disahkan. Sekarang tinggal menunggu pelaksanaan dari peraturan baru tersebut.
Pemerintah diminta menyediakan anggaran khusus bagi lembaga pendidikan agama itu. Jumlahnya tidak boleh jomplang dari pendidikan umum.
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan, tugas DPR sudah selesai dengan mengesahkan UU yang ditunggu pesantren seluruh Indonesia. Peraturan baru itu juga sudah berlaku.
“Pemerintah harus segera memikirkan pelaksanaan dari undang-undang itu,” terang dia saat ditemui usai rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (22/10/2019).
Menurut dia, pemerintah harus membuat turunan dari UU tersebut, yaitu peraturan pemerintah (PP) untuk mengatur pelaksanaan UU.
Salah satunya terkait struktur yang akan mengatur langsung pendidikan pesantren. Pemerintah bisa membentuk direktorat jenderal (Ditjen) pendidikan pesantren yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
Struktur itu harus segera dibentuk, sehingga pendidikan pesantren sudah bisa mendapatkan perhatian khusus.
Jadi, Ditjen Pendidikan Pesantren akan fokus mengurus semua pesantren di Indonesia. Tidak ada lagi pesantren yang diabaikan atau dianaktirikan.
Sejumlah santri Pondok Pesantren Nurul Hidayah Al Mubarokah, Desa Sempu, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah membaca Alquran dengan penerangan tintir (lampu minyak). Foto: Arief Suhardiman/Radar Solo/JPG
Semuanya harus mendapatkan perhatian. Selain ditjen, pemerintah juga harus menyediakan anggaran khusus untuk pesantren.
Menurut dia, anggaran itu diambil dari pendidikan nasional yang jumlahnya 20 persen dari total APBN.
“Kami serahkan ke pemerintah untuk mengatur penganggaran,” terang dia.
Menurut dia, tidak boleh ada lagi perbedaan anggaran antara pendidikan umum dan pesantren.
Anggaran kedua pendidikan itu harus sama. Selama ini, pendidikan pesantren terabaikan. Hal itu tidak boleh terjadi lagi setelah adanya UU Pesantren.
Sebab, UU itu dibuat untuk memberikan perhatian penuh kepada lembaga pendidikan agama itu.
Anggota DPR dari Fraksi PKB, Daniel Johan, mengatakan, sebenarnya partainya mengusulkan ada kementerian khusus pesantren.
Namun, kata dia, jika usulan itu tidak bisa dilaksanakan, minimal ada ditjen khusus pesantren.
“Itu minimal, kalau bisa ya kementerian pesantren, sehingga semakin fokus,” ungkap dia saat ditemui di Gedung DPR, kemarin.
Menurut dia, ditjen pesantren bisa mulai bekerja jika pemerintah sudah mengeluarkan aturan yang menjadi turunan dari UU.
Sebab, hal teknis akan diatur dalam PP. Dia berharap aturan turunan itu segera dibuat pada periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi.
Dia yakin setelah semua menteri dilantik, presiden akan membentuk struktur khusus pesantren.
Ketua DPP PKB itu mengatakan, selain mendapat anggaran rutin dari APBN, pemerintah juga bakal menye-diakan dana abadi pesantren.(lum/jpg)
batampos.co.id – Pesawat tanpa awak atau drone bukan lagi sekadar pemuas hobi. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ini sudah dilirik berbagai sektor, termasuk angkutan kargo. Aturannya pun tengah dikebut untuk bisa memfasilitasi.
Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Polana B Pramesti, menjelaskan, regulasi yang mengatur penggunaan drone di ruang udara Indonesia sejatinya sudah ada.
Regulasi itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 180 Tahun 2015 tentang pengendalian pengoperasian sistem pesawat udara tanpa awak di ruang udara yang dilayani Indonesia dan CASR part 107 small unmanned aircraft system.
Namun, diakuinya, peraturan tersebut perlu di-refresh guna menjawab perkembangan penggunaan drone saat ini.
Seperti diketahui, drone kini tak hanya untuk hobi. Tapi juga angkutan kargo, penumpang, bahkan sebagai senjata.
”Kalau dulu drone hanya untuk hobi dan fotografi, sekarang fungsinya sudah berkembang. Meluas,” katanya di Jakarta, Selasa (22/10/2019).
Nah, dalam regulasi baru nanti, bakal didetailkan lagi hal-hal yang berkaitan dengan operasionalnya.
Ilustrasi. Jawa Po
Seperti sertifikasi bagi para penggunanya, kapasitas muatan, hingga zona operasi. Ditargetkan, aturan rampung akhir tahun ini.
”Sudah di-review, hanya memang ada peninjauan kembali. Paling lambat tahun ini kita sudah punya regulasi yang baik,” ungkapnya.
Aturan baru ini pun sudah ditunggu-tunggu oleh PT Garuda Indonesia (Persero). Perusahaan pelat merah ini sudah menyiapkan strategi pengiriman barang kargo menggunakan drone.
Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Muhammad Iqbal, menuturkan, rencana pengoperasionalan angkutan kargo drone sebetulnya sudah diwacanakan sejak Mei 2019.
Bahkan, untuk menunjukkan keseriusannya, Garuda sudah memesan sekitar 150 drone untuk angkutan kargonya nanti.
Pihaknya pun telah berkoordinasi dengak Kemenhub. Dalam waktu dekat, Garuda bersama Kemenhub berencana melakukan ujicoba drone untuk kargo di sejumlah wilayah.
Garuda sudah menyiapkan dua unit UAV berjenis Beihang BZK-005 untuk proses ujicoba nanti.
Pesawat tersebut diklaim bisa terbang sampai 1200 kilometer dengan waktu terbang minimal 4 jam.
”Trial plannya Januari 2020 dengan rencana operasinya 2021,” ungkapnya.
Rencananya, ada beberapa lokasi yang dijadikan wilayah percobaan. Diantaramya, Aceh, Sulawesi, Maluku, dan Kalimantan.
Menurutnya, lokasi-lokasi tersebut memiliki potensi tinggi untuk pasar kargo. Namun masih minim fasilitas pengangkutan.
Sehingga, sangat cocok untuk dimasuki angkutan kargo drone. Diharapkan, dengan operasional kargo drone ini, biaya logistik bisa ditekan hingga 30 persen.(mia/jpg)
batampos.co.id – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur, mengatakan, banjir yang melanda beberapa kawasan perumahan di Tanjungsengkuang disebabkan hujan yang turun deras dan bersamaan dengan momen air laut pasang sehingga kembali masuk ke drainase.
Hal ini membuat debit air menjadi meningkat dan meluap sehingga merendam permukiman warga. Kejadian ini terjadi saat siang ketika curah hujan dalam intensitas tinggi.
”Kondisinya bersamaan dengan air pasang. Jadi, banjir tidak terelakkan,” kata dia, Selasa (22/10/2019).
Yumasnur mengungkapkan, tim dan camat setempat sudah turun ke lokasi mengecek saluran air yang berada di dekat permukiman warga.
Seorang anak berenang di air banjir setinggi kira-kira lutut orang dewasa, yang menggenangi pelataran rumah warga di Tanjungsengkuang, Batuampar, usai hujan deras mengguyur, Selasa (22/10/2019) siang. Foto: Arrazy Aditya untuk Batam PosBatam
Karena kejadian ini di luar prediksi, pihaknya juga akan menurunkan alat berat untuk menormalisasi drainase besar, agar bisa menampung debit air.
”Mungkin besok (hari ini, red) alat akan masuk ke lokasi. Kami upayakan normalisasi dulu,” jelasnya.
“Jadi, kalau debit air meningkat setidaknya arus air bisa lancar dan tidak meluap ke permukiman,” terangnya lagi.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika ada banjir karena arus yang deras.
Orangtua diminta mengawasi anak mereka agar tidak terseret banjir.
”Jangan lalai saja. Untuk itu kami meminta jangan bermain ketika banjir terjadi karena membahayakan,” tambah Yumasnur.
Ia berjanji proses normali-sasi akan terus dikerjakan hingga akhir tahun ini. Memasuki musim hujan, beberapa lokasi memang dipantau karena sering terjadi banjir.
”Semua diawasi. Kami juga berkoordinasi dengan camat setempat untuk menginformasikan kondisi daerahnya masing-masing,” ucapnya.(nji,yui,zis,une)
batampos.co.id – Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian dipastikan menduduki salah satu kursi menteri dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.
Atas alasan itu Presiden telah memberhentikannya sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.
Surat pengunduran diri Tito dari jabatan Kapolri dibacakan Ketua DPR Puan Maharani dalam rapat paripurna DPR, Selasa (22/10/2019).
Alasan pengunduran diri Tito, papar Puan, karena yang bersangkutan akan mengemban tugas baru dalam pemerintahan berikutnya.
Puan menjelaskan, Kapolri memang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Namun, proses tersebut harus melalui persetujuan DPR, sesuai dengan ketentuan pasal 11 ayat 1 dan 2 Undang-Undang (UU) Nomor 2/2002 tentang Kepolisian RI.
’’Setelah disetujui dalam paripurna tadi, kami langsung mengirim surat ke Presiden,” jelasnya.
DPR baru menerima surat pengunduran Tito kemarin siang. Pimpinan DPR pun menggelar rapat internal sebelum dibacakan secara terbuka di rapat paripurna.
Dalam surat juga disebutkan bahwa Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapolri sebelum ada keputusan presiden.
Ditanya lebih jauh menteri apa yang diemban Tito, Puan mengaku tidak tahu. Dia bilang, dalam surat maupun rapat dengan Tito tidak disebutkan secara spesifik soal jabatan berikutnya.
“Beliau (Tito Karnavian, red) hanya bilang dapat amanah baru. Kan besok (hari ini, red) diumumkan. Kita lihat sajalah,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.
Mundurnya Jenderal Tito mengubah gerbong kepemimpinan di tubuh Polri. Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan, Wakapolri Ari Dono tidak akan bertugas lama sebagai Plt Kapolri.
’’Sampai Desember, sebelum dia pensiun,” katanya.
Tito Karnavian memberikan sambutan usai dikukuhkan menjadi Datok Perdana Satria Wangsa di Balai Adat Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. foto: Yusnadi/Batam Pos
Ari Dono merupakan jenderal bintang tiga Polri yang bertugas sebagai wakil Tito di institusi kepolisian.
Dia juga pernah bertugas di Bareskrim Polri. Edi mengatakan, Ari Dono bukan orang pertama yang diberi amanat menjadi Plt Kapolri.
’’Dulu ada Pak Badrodin Haiti. Saat gagal pelantikan terhadap Budi Gunawan, ketika Pak Sutarman diganti Pak Haiti yang jadi pelaksana tugas lalu diajukan calon Kapolri dan dilantik,” jelas dia.
Namun, mekanisme itu besar kemungkinan tidak dilakukan terhadap Ari Dono. Selain masa tugas yang tinggal sebentar lagi, ada nama-nama lain yang dinilai cocok menggantikan Tito.
Menurut dia, ada tiga jenderal Polri yang berpeluang sebagai kapolri. Yakni, Kepala Badan Intelkam Komjen Agung Budi Maryoto, Kepala Lembaga Diklat Polri Komjen Arief Sulistyanto, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono.
’’Salah satu (calon) terkuatnya adalah Kapolda Metro,” ungkap Edi.
Dia membeberkan sejumlah alasan yang memungkinkan Gatot menjadi suksesor Tito. Salah satunya terkait performa. Gatot dinilai berhasil menjaga keamanan ibu kota.
Kemudian, Gatot angkatan Akpol 1988 yang hanya selisih satu tahun di bawah Tito.
”Yang lebih penting, banyak pihak menilai chemistry-nya dengan Presiden sangat baik,” jelasnya.
Senada dengan Edi, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane mengatakan, Gatot potensial menjadi pengganti Tito.
Berdasar analisisnya, Gatot akan dipromosikan menjadi kepala Bareskrim Polri lebih dulu.
Dengan begitu, dia akan naik pangkat menjadi komjen. Sedangkan Komjen Idham Azis akan ditugaskan menjadi wakapolri.
’’Posisi kapolda Metro Jaya ada dua calon kuat. Yakni kapolda Jabar dan kapolda Lampung,” ujar Neta.
Setelah Ari Dono purna tugas, Gatot akan diusulkan menjadi kapolri.
’’Untuk kemudian posisi kapolri nantinya akan dipegang Gatot,” kata dia menambahkan.
Terkait hal itu, Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Asep Adisaputra menyampaikan bahwa Polri masih menunggu pengumaman resmi dari Presiden Jokowi.
Meski Tito sudah dipanggil dan datang ke Istana Senin (21/10/2019) lalu, pengumuman resmi tetap jadi patokan.
’’Menunggu pengumuman resmi dari Bapak Presiden besok (hari ini) yang akan dilanjutkan dengan pelantikan seluruh jajaran kabinet yang baru,” jelasnya.
Yang pasti, Asep menjelaskan, instansinya memiliki mekanisme internal terkait dengan mutasi dan promosi perwira tinggi (pati).
’’Langkah-langkah antisipasi dan perencanaan pasti akan dibuat oleh Polri. Tetapi, itu semua masih dalam perencanaan. Resminya setelah ada pengumuman dari Bapak Presiden,” beber Adi.(mar/syn/oni/jpg)
batampos.co.id – Nama-nama menteri yang diperkenalkan Presiden Joko Widodo berpotensi bermasalah.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, menyebut beberapa tokoh yang dipanggil Jokowi dua hari terakhir pernah diperiksa lembaganya untuk sejumlah perkara rasuah yang terpisah.
Namun, dia tidak mau menyebut satu per satu siapa saja nama-nama calon menteri yang pernah berurusan dengan KPK tersebut.
”Saya kira itu sudah terbuka ya informasinya,” ujarnya.
Febri hanya menjelaskan nama-nama yang dipanggil Jokowi itu diperiksa sebagai saksi untuk sejumlah perkara.
Seperti kasus suap terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, gratifikasi Sekjen ESDM, suap dan gratifikasi Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman, hingga kasus korupsi penyelenggaraan haji.
Calon menteri yang diduga terseret kasus suap Akil Mochtar merujuk pada nama politisi Golkar, Zainuddin Amali.
Keterkaitan itu bahkan sempat terungkap di persidangan Akil. Zainuddin dan Akil disebut pernah berkomunikasi tentang sengketa pilkada Jawa Timur lewat media sosial Blackberry Messenger (BBM) pada 1-2 Oktober 2013.
Akil sempat meminta uang Rp 10 miliar untuk pengkondisian hasil sengketa itu. Keduanya sepakat melakukan pertemuan.
Namun, pertemuan urung terealisasi lantaran Akil lebih dulu diciduk KPK pada 3 Oktober 2013.
Selain kasus itu, Zainuddin juga muncul dalam perkara suap Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno pada 2014.
Ilustrasi
KPK sempat menggeledah rumah Zainuddin waktu itu. Selain Zainuddin, nama-nama tokoh lain yang pernah berurusan dengan KPK adalah Ida Fauziah.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pernah diperiksa KPK pada Agustus 2014 untuk perkara korupsi penyelenggaraan haji di 2012-2013 di Kementerian Agama (Kemenag).
Ida kala itu menjabat ketua Komisi VIII DPR. Terkait nama-nama yang pernah berurusan dengan KPK, Febri enggan menanggapi lebih dalam.
Namun, dia menegaskan, beberapa nama memang pernah dimintai keterangan di penyidikan hingga dipanggil sebagai saksi di persidangan.
”Bahkan ada yang pernah masuk di komunikasi tersangka yang diperdengarkan di persidangan,” paparnya.
”Namun, mereka memang baru diperiksa sebagai saksi,” imbuhnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Ida Fauziyah membantah dirinya memiliki kasus hukum dengan KPK.
Diakuinya, pada tahun 2014 lalu dirinya pernah diperiksa KPK terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji tahun 2012-2013. Namun, dia kapasitasnya hanya sebagai saksi.
“Saya sebagai ketua komisi. Saya hanya diminta penjelasan tentang peran ketua komisi terkait pengelolaan anggaran haji,” ujarnya.
Dengan demikian, Ida mengklaim dirinya sudah terbebas dari kasus hukum. Klaim yang sama juga disampaikan Abdul Halim Iskandar.
Saat dikonfirmasi, adik Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar itu mengatakan, tidak ada keterlibatan dalam kasus Bupati Nganjuk pada 2018 lalu.
“Semua clear, gak ada masalah,” imbuhnya. Zainuddin Amali juga menegaskan tidak ada sangkut paut dengan kasus Akil Mochtar yang disampaikan KPK.
“Enggak ada,” kata dia singkat.
Sementara itu, Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman, mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah menerapkan sistem kehati-hatian dalam pemilihan kabinet.
Dalam proses dicoretnya Bupati Minahasa Selatan, Christyani Eugenia Paruntu, misalnya, kasus hukum menjadi pertimbangan.
Meski belum terbukti, namun Presiden tidak mau ambil risiko.
“Jadi, Pak Presiden tetap menginginkan supaya siapapun calon menteri yang terlibat di dalam kabinet kedua ini, semuanya mudahan insya Allah bersih,” ujarnya.
Lalu, apa ukurannya seorang calon menteri yang disangkut-kan dengan KPK dinyatakan lolos?
Fadjroel mengatakan, Presiden memiliki tim yang melakukan kajian terhadap kasusnya.
“Secara khusus itu pertimbangan yang diberikan oleh tim yang dibentuk Presiden,” kata pria yang juga Komisaris Utama PT Adhy Karya tersebut.(tyo/far/jpg)
batampos.co.id – Setelah diundur sekian kali, pedagang Pasar Induk Jodoh akan direlokasi paling cepat Sabtu (26/10/2019) dan paling lambat pekan depan.
”Prinsipnya berjalan sesuai dengan harapan, tinggal penertiban saja. Setelah ini (meninjau,red) yang terhimpun dalam Tim Terpadu akan melakukan koordinasi,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, usai meninjau pasar tersebut, Selasa (22/10/2019).
Ia mengklaim, semua unsur sudah sepakat akan upaya penataan pasar tersebut. Selain upaya menata kota, pembangunan kembali pasar ini juga disebutkan agar pedagang juga lebih baik.
”Biar kota lebih cantik, peda-gang diberdayakan dan dimanusiakan. Saya kira kita semua akan sepakat soal ini,” ucap dia.
Amsakar menyebutkan, tempat relokasi yang tidak jauh dari pasar juga sudah disediakan bahkan undian penempatan kios sudah dilakukan.
Menampung aspirasi pedagang terkait tempat ibadah juga sudah disepakati pemerintah.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi OPD melakukan sidak ke Pasar Induk Jodoh, Selasa (22/10./2019).Pedagang Pasar Induk Jodoh akan direlokasi paling cepat Sabtu (26/10/2019) dan paling lambat pekan depan. Foto: Cecep Mulyana/batam pos.co.id
”Yang saya bisa sampaikan, pedagang sekitar pasar induk ini sudah terdata dan kami pastikan tidak akan tertinggal untuk mendapat haknya (disediakan tempat relokasi). Jumlah pedagang dari pasar induk ini 186 pedagang,” imbuhnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, jumlah pedagang yang disebutkan ini termasuk pedagang buah pinggir jalan.
”Sudah kami data, tidak ada masalah, tinggal relokasi saja,” kata dia.
Ia mengaku, pemerintah pusat terus mendorong pembersihan, sehingga Batam dapat program revitalisasi pasar.
Ditanya perihal apakah langkah awal penertiban ini termasuk lokasi lain seperti di Jodoh Boulevard dan Tos 3000, Gustian mengatakan tidak dilakukan bersamaan. Dalam artian akan dilakukan bertahap.
”Kita fokus yang sekitar pasar induk dulu,” katanya.
Kasi Trantib Satpol PP Batam, Iman Tohari, menambahkan, pedagang yang masih aktif berjualan sudah didata dan siap dipindahkan ke samping area Pasar Induk yang telah disiapkan Pemko Batam.
Ia juga tak menampik masih ada beberapa pedagang belum setuju untuk revitalisasi dan relokasi.
”Kami siap saja jika sudah jadwal penertibannya,” tegasnya.
Pantuan Batam Pos beberapa pedagang sudah mulai mengosongkan lapak dagangan mereka.
Namun ada juga beberapa pedagang yang masih aktif berjualan di row jalan meski pedagang tersebut sudah tahu bakal ditertibkan.
”Iya sudah tau, tapi bagaimana lagi kami di sini masih mencari nafkah. Kalau dipindahkan pun tempatnya tidak cocok,” kata salah satu pedagang yang namanya enggan dikorankan.(iza,zis,mib)
batampos.co.id – Realisasi penyerapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum masih jauh dari target yang diharapkan.
Berdasarkan data sistem informasi penerimaan daerah badan pengelolaan pajak dan retribusi daerah dari Rp 11 miliar yang ditargetkan tahun ini baru terealisasi Rp 4,4 miliar atau 40,12 persen.
”Retribusi parkir masih belum maksimal. Hal ini tentu harus menjadi perhatian dari pemerintah daerah,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam, Rohaizat, Selasa (22/10/2019).
Rohaizat yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Batam itu melihat perlu keseriusan pemerintah daerah khususnya Dinas Perhubungan untuk fokus terhadap pengelolaan parkir.
Apalagi kondisi ini terjadi hampir di setiap tahun, realisasi tak mencapai target.
Juru parkir mengatur kendaraan yang hendak memarkirkan kendaraanya. Realisasi penyerapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum masih jauh dari target yang diharapkan. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
Selain itu, ia juga melihat pengawasan parkir masih sangat lemah, sehingga retribusi yang masuk kas daerah tidak maksimal.
”Ada titik yang setiap harinya bisa menarik Rp 400 ribu, tapi disetor hanya Rp 60 ribu. Artinya pengawasan perlu dimaksimalkan,” tegas Rohaizat.
Selain itu ia juga mempertanyakan penerapan sistem parkir online atau e-parkir. Padahal sistem ini sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu.
”E-parkir ini juga tak nampak wujudnya sampai saat ini. Artinya butuh keseriusan pemerintah dalam memperbaiki sistem parkir kita,” ungkapnya.
Sementara itu Wali Kota Batam, Muhamad Rudi, mengatakan, terkait dengan data persentase penerapan sistem parkir elektronik, Pemko Batam senantiasa berupaya dengan berbagai pola dan sistem untuk meningkatkan pendapatan dari retribusi parkir.
Di antaranya dengan melakukan survei potensi titik parkir dan rencana penerapan sistem parkir online (daring).
”Tujuannya agar mengurangi kebocoran di lapangan,” kata Rudi saat Paripurna jawaban wali kota terhadap pandangan umum fraksi atas RAPBD Batam 2020.
Diakuinya, adapun pembagian penerapan sistem parkir elektronik di 100 titik yaitu 50 titik berlokasi di Batam Center, dan 50 titik berlokasi di Nagoya.(rng)
batampos.co.id – Keberadaan program JKN-KIS mungkin dipandang sebelah mata bagi
sebagian orang.
Namun, tidak demikian bagi Hasan Subandi. Kakek berusia 79 tahun yang
menderita penyakit ginjal ini mengungkapkan bahwa BPJS Kesehatan sangat membantunya dalam proses penyembuhan penyakit yang sudah lama ia derita.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan, saya sudah berobat, diperiksa, cuci darah sampai puluhan kali dalam setahun,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa selama berobat dan cuci darah beliau tidak pernah mengeluarkan biaya sedikitpun. Semua ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
“Saya benar-benar tidak pernah keluar uang sedikitpun untuk itu,” ungkapnya.
Terbantu oleh program Jaminan Kesehatan Nasional, pria yang berdomisili di wilayah
Sekupang ini merasa perlu memberikan dukungan kepada BPJS Kesehatan dengan rutin
membayarkan iuran setiap bulan.
Ilustrasi cuci darah. Foto: Jamkesnews.com
“Saya membantu pemerintah dengan rutin membayar setiap bulan,” katanya.
Hasan selama ini menjalani perawatan di RS Budi Kemuliaan. Tidak cukup mengucapkan terima kasih di awal, Pak Hasan mengungkapkan ucapan terima kasihnya kembali kepada BPJS Kesehatan sekaligus menutup perbincangan siang itu.
Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan, Retri Flori, mengungkapkan, untuk
pelayanan hemodialisa, sesuai prosedur dan indikasi medis tidak ada iur biaya dan batasan yang diberikan kepada peserta.
“Jika sesuai indikasi medis, BPJS Kesehatan tidak memberikan batasan kepada peserta yang akan melakukan hemodialisa,” ungkapnya.
Peserta yang masuk kategori harus melakukan HD akan dirujuk oleh faskes tingkat pertama ke poli penyakit dalam.
Jika dari penyakit dalam perlu dilakukan HD maka akan dibuatkan jadwal HD untuk pasien yang bersangkutan dan jadwalnya langsung untuk satu bulan.
Kemudian untuk bulan selanjutnya kembali ke poli penyakit dalam lagi untuk kontrol.
Retri juga menambahkan rujukan yang diberikan itu berlaku sampai tiga bulan.
Dengan demikian, peserta bisa menggunakan satu rujukan untuk melakukan HD selama tiga bulan atau 90 hari sejak peserta dirujuk dari faskes tingkat pertama.
Sehingga peserta tidak perlu bolak-balik. Program JKN KIS selalu berusaha memberikan kemudahan bagi peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
Terutama bagi peserta seperti Pak Hasan Subandi yang sangat membutuhkan program JKN-KIS untuk proses kesembuhannya.
Untuk itu dibutuhkan peran serta dari seluruh peserta dan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam program ini. Sudahkah kamu membantu sesama? Yuk daftar jadi peserta JKN-KIS!(*)