Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11086

Mau Nikah, Ikut Bimbingan Pra Nikah Dulu Dong

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Batam menyebutkan angka pernikahan dini di Batam sangat rendah. Hal ini terlihat dari pengajuan sidang di Pengadilan Agama Kelas IA Batam.

“Paling nol sekian persen lah yang nikah usia dini,” kata Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar, Kamis (12/9/2019).

Ia menjelaskan untuk saat ini pernikahan dini di Batam kebanyakan karena pergaulan bebas. Setiap tahunnya ada sembilan hingga sebelas pasangan yang menikah dini akibat faktor tersebut.

Untuk pasangan dini atau menikah di bawah usia yang ditentukan mereka harus mengantongi berbagai persyaratan. Salah menjalani sidang untuk mendapatkan surat dispensasi menikah.

Ilustrasi. Buku Nikah. Foto: JawaPos.

“Biasanya mereka datang ke KUA dan petugas langsung menolak karena tidak memenuhi syarat untuk menikah. Untuk itu harus sidang dulu setelah itu baru bisa menikah,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk Batam sendiri setiap tahunnya jumlah pasangan yang menikah mencapai enam hingga delapan ribu. Mayoritas dari mereka menikah sudah di usia yang matang.

Sebelum menikah mereka wajib menghadiri bimbingan pra nikah. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi pasangan tentang makna menikah serta tanggung jawab mereka kelak.

“Ini sudah berjalan. Dan semua pasangan wajib hadir. Manfaat lainnya ada untuk menekan angka perceraian juga,” ungkap Zulkarnain.

Ia menambahkan, kematangan usia menjadi salah satu faktor untuk menikah. Untuk itu revisi undang-undang pernikahan tentang batas usia bisa mencegah pernikahan dini.

“Yang jelas kami ikut regulasi yang ada. Kalau usia nikah perempuan dinaikan menjadi 19 tahun. Ini akan menjadi tugas yang harus dijalankan,” sebutnya.(yui)

Kerajinan Tangan Menarik Perhatian Warga

0

batampos.co.id – Hasil kerajinan tangan yang dipajang Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga pada Festival Kelapa Internasional ke-3 di Bali, mendapat perhatian dari pengunjung dan pejabat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur hasil kerajinan dari Kabupaten Lingga cukup menarik perhatian masyarakat yang hadir dalam acara bertaraf Internasional itu,” kata Kabid Perindustrian Rahmayadi ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/9) pagi.

Adapun sejumlah kerajinan tangan yang menjadi andalan Kabupaten Lingga yakni, miniatur moge terbuat dari sabut kelapa, ada juga miniatur burung dan lainnya.

Selain itu, ada juga piring, pipa rokok, tempayan dan lainnya yang terbuat dari batok kelapa.

Ilustrasi

Rahmayadi berharap dengan adanya hasil kerajinan tangan yang menjadi perhatian dikancah Internasional tersebut dapat menjadikan Kabupaten Lingga dikenal sebagai wilayah yang produktif dan kreatif. Dengan itu diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Seluruh kerajinan tangan yang dipajang adalah hasil karya dari pelatihan yang selama ini digelar oleh Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian. Hingga saat ini mereka juga terus memberikan pelatihan kepada masyarakat agar dapat meng hasilkan kerajinan yang bagus serta bernilai ekonomis.

Sebelumnya, kegiatan festival kelapa sempat juga di gelar di Kabupaten Lingga. Dalam kesempatan itu, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga selain memajang sejumlah kerajinan tangan, mereka juga memamerkan sofa dari sabut kelapa. (wsa)

Keren, Per Hari 900 Warga Batam Gunakan Trans Batam Rute Batam Centre-Sekupang

0

batampos.co.id – Sekitar 900 masyarakat Kota Batam memanfaatkan Bus Trans Batam dengan rute Batamcentre-Sekupang untuk menunjang kegiatannya sehari-hari.

Pengawas BUs Trans Batam, Zainudin, menjelaskan, untuk jam operasional Bus Trans Batam dimulai pada pukul 06:30 WIB hingga 20:00 WIB.

“Petugas di sini ada dua sif, pertama mulai jam 06.30 hingga 13:30 WIB dan kedua mulai 13.30 hingga 20.00 WIB,” jelasnya saat ditemuai batampos.co.id, Kamis (12/9/2019).

Kata dia, dari arah Batamcentre Bus Trans Batam membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk tiba di Sekupang.

“Saat hari biasa jumlah penumpang mencapai kurang lebih 900 orang,” jelasnya.

Halte bus Trans Batam yang berada di depan Mega Mall Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Jumlah itu terbagi dari kalangan umum 750 orang dan dan pelajar 150 orang.

“Tapi kalau ada acara di Alun-alun Engku Putri, jumlahnya bisa melonjak,” paparnya.

Salah seorang penumpang Trans Batam, Diani, mengatakan, dirinya sudah tiga bulan menggunakan Bus Trans Batam untuk kegiatannya sehari-hari selama di Kota Batam.

“Saya dari Jakarta, di sini saya lagi jalan-jalan,” ujarnya.

Kata dia, BUs Trans Batam sangat berbeda dengan Bus Trans Jakarta. Menurutnya, Bus Trans Batam lebih nyaman dibandingkan Bus Trans Jakarta.

“Bersih dan AC nya dingin, ditambah lagi petugas busnya ramah,” kata dia sambil terseyum.

Suasana di dalam Bus Trans Batam. Foto: Dhiyanto/batampsoc.o.id

“Kalau bus Trans Jakarta saya kurang nyaman dan panas, mungkin karena banyak menggunakan,” jelasnya.

Diani mengatakan, untuk membayar biaya perjalannnya, ia kerap menggunakan uang elektronik.

“Lebih praktis,” katanya singkat.

Sri Utami, Warga Batuaji juga mengungkapkan hal yang sama. Sri mengaku lebih nyaman menggunakan bus dibandingkan membawa kendaraan sendiri.

Sri juga memilih membayar biaya perjalanannya dengan menggunakan uang elektronik.(nto)

Makin Keren Nih, KK dan Akte Terapkan Tanda Tangan Digital

0

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam mulai menerapkan tanda tangan digital dalam bentuk barcode.

Dengan menerapkan tanda tangan digital barcode ini, bertujuan untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat yang ingin mengurus Kartu Keluarga (KK) dan akte kelahiran ke kantor Disdukcapil.

Kepala Disdukcapil Kota Batam Said Khaidar mengatakan, Kemendagri memiliki14 langkah besar kebijakan.

Kebijakan ini, mulai dari proses pembuatan e-KTP tanpa pengantar, proses pindah tanpa surat pengantar RT/RW, juga Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) sebagai pengganti status pernikahan.

“Di era digital sekarang ini pelayanan publik harus serba cepat termasuk layanan data adminduk,” katanya, Rabu (11/9/2019).

Selain itu penerapan tanda tangan digital barcode ini merupakan komitmen bersama Disdukcapil Kota Batam sebagai bentuk layanan prima kepada masyarakat.

Ilustrasi akta kelahiran. Foto: Jawa Pos

Hal ini juga merupakan inovasi yang telah diberlakukan Kemendagri dalam rangka memberikan kemudahan pelayanan prima bagi masyarakat.

“Kami sudah terapkan tanda tangan elektronik penerbitan akte kelahiran dan KK sejak beberapa waktu lalu,” tambah Said.

Ia menambahkan, sejak TTE ini diterapkan di Batam, respons masyarakat cukup bagus. Sebab masyarakat saat ini memang membutuhkan pelayanan yang cepat dan mudah.

“Berkas yang masuk, langsung diproses penerbitan dokumen dan berkas yang dimasukkan bisa langsung diterima hari itu juga dan diterbitkan pada hari yang sama tanpa menunggu waktu lama,” ujarnya.

Menurutnya, sekalipun dirinya selaku kepala dinas tidak berada di kantor dengan penerapan TTE tersebut juga masyarakat tetap bisa mengurus dokumen kependudukannya.

“Sebab akte kelahiran atau KK baru bisa ditandatangani dari jarak jauh atau di luar kantor dan TTE ini terwujud maka pelayanan bagi warga masyarakat cukup mudah, cepat selesai dan gratis,” jelasnya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat yang datang untuk mengurus dokumen kependudukannya adalah masyarakat yang bersangkutan, tidak boleh diwakili.

Hal ini agar data yang akan dimasukkan adalah data yang valid dan data pengurusan tersebut bersifat gratis atau tidak dipungut biaya.

“Kita akan langsung diterima dokumennya hari itu juga,” ucap said.(rng)

Pesan Khusus Almarhum BJ Habibie Kepada Perhimpunan Alumni Jerman

0

batampos.co.id – Almarhum BJ Habibie memberikan pesan khusus kepada Perhimpunanan Alumni Jerman (PAJ) agar terus memberikan sumbangsih untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua Umum PAJ, Olfriady Letunggamu, mengatakan, presiden ketiga itu meminta agar anggota PAJ dapat mengembangkan tanah airnya selesai menimba ilmu di Jerman.

“Eyang selalu menyampaikan ke kita (anggota PAJ) tidak perlu pintar tapi mau berusaha,” kata Olfriady kepada batampos.co.id, Kamis (12/9/2019) malam.

Osco begitu Olfriady disapa, mengatakan, jika perkataan yang disampaikan BJ Habibie itu tidak pernah bisa dilupakan para alumni Jerman.

Kata dia, para alumni Jerman kerap diundang ke kediaman BJ Habibie untuk berdiskusi apa yang bisa mereka lakukan untuk negeri ini.

Presiden ke 3 Republik Indonesia BJ Habibie. Foto: Cecep Mulyana/ batampos.co.id

“Eyang itu ingin sekali kita (PAJ) mengembangkan tanah air,” jelasnya.

BJ Habibie di mata anggota PAJ dinilai sangat negarawan. Meski begitu BJ Habibie dikenal sebagai sosok yang kebapakan.

“Kita semua (anggota PAJ) dianggap seperti anak oleh Eyang, menerima apa adanya kita dan tidak ada jarak sama sekali meskipun beliau adalah Presiden Ketiga Indonesia,” paparnya.

Pesan lainnya yang paling dingat Osco ialah sang maestro pesawat terbang itu adalah meminta mereka untuk menjadi diri sendiri sebagaimana saat mereka menjadi pelajar di Jerman.

Dalam artian, setelah selesai menimba ilmu di negara tembok Berlin itu, mereka diminta untuk tetap menjadi pribadi yang disiplin saat kembali ke tanah air.

“Eyang menyampaikan ke kita untuk selalu disiplin dan negara-negara di Eropa bisa maju karena disiplin,” jelasnya.

“Jadi Eyang selalu menyampaikan ke kita jika ada rekan di Indonesia yang tidak on time (tepat waktu) kita tidak boleh mengikutinya dan itu masih membekas sampai sekarang,” paparnya.

Satu kalimat lain yang tidak pernah dilupakan oleh Osco dari BJ Habibie adalah untuk terus mengejar apa yang diimpikan.

“Eyang pernah bilang sama kita agar jangan pernah berhenti meraih apa yang kamu inginkan, meski apa yang kita dambakan belum ada dalam hati,” ujarnya.

Hal lainnya yang diminta BJ Habibie kepada PAJ adalah untuk terus memajukan dunia kedirgantaraan di Indonesia.

BJ Habibie kata dia, menyampaikan jika Indonesia memiliki sekitar 17 ribu pulau dan salah satu yang dapat menyatukan negara ini adalah dirgantara.

Apabila dunia dirgantara di Indonesia maju, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat negeri ini akan semakin baik.

“Kami perhimpunan alumni Jerman akan memberikan sumbangsih untuk mewujudkan mimpi Eyang dengan melanjutkan mimpinya membuat pesawat R80,” tuturnya.(esa)

Kata Para Tokoh di Batam Tentang BJ Habibie (3/Habis)

0

Selamat Jalan, Legenda

Beliau legenda bagi Batam. Beliau aset nasional dan internasional. Saya pernah memohon ke rumah beliau untuk ke Batam.

Saya bilang, tolonglah Bapak berikan motivasi kepada kami untuk bangkitkan Batam. Karena gap antara das sein yang bapak visikan dulu dengan das solen yang saya hadapi jauh sekali.

Pernah dalam percakapan mengenai pengembangan industri kedirgantaraan, saya tanya beliau mengapa Bapak buat propeler R80, mengapa tidak pesawat kargo atau pesawat penumpang.

Negara kita berbentuk kepulauan dan perlu konektivitas. Lalu beliau mendekatkan mukanya dan bilang bahwa masih belum efisien.

Saya sangat kehilangan dan berduka, sedih atas kepergian beliau. Saya butuh waktu untuk bersama dan mewujudkan impian beliau mengenai adanya kawasan industri dirgantara di Batam yang sekarang mulai terwujud sedikit demi sedikit di Hang Nadim. Pak Habibie masih punya 63 hektare lagi di Hang Nadim.

Suatu saat, di atas lahan itu bapak pasti tersenyum. Selamat jalan legenda.

Eddy Putra Irawadi,
Kepala BP Batam

Bagi Batam Pak Habibie Sangat Istimewa

Beliau bukan saja Presiden RI, tetapi juga menjadi orangtua kita semua. Bagi Batam beliau sangat istimewa, karena telah meletakkan tonggak sejarah bagi pembangunan Batam. Kami dan kita semua sangat merasa kehilangan atas kepergian beliau.

Muhammad Rudi, Wali Kota Batam

Peletak Dasar Pembangunan Batam

Saya dan keluarga ikut berduka cita. Bagi saya, Pak Habibie bukan hanya senior saya ketika di Otorita Batam (BP Batam) tapi sudah seperti ayah. Setiap Lebaran saya selalu mengunjungi beliau, terakhir Lebaran kemarin.

Beliau banyak memberi saya motivasi untuk menerapkan pengetahuan saya dalam membangun Batam.

Beliau juga sosok bijaksana, visioner, dan ketua Otorita Batam terlama. Beliau tak hanya membangun Batam secara fisik, tapi juga sumberdaya manusianya.

Beliau peletak dasar pembangunan Batam. Semoga Allah menerima amal ibadahnya, Aamiin.

Mustofa Widjaja, Mantan Ketua BP Batam

Paling Berjasa terhadap Batam

Bagi pengusaha, Bapak Habibie adalah orang yang paling berjasa (terhadap) lahirnya Batam.

Tanpa Habibie, tidak ada Batam sekarang. Beliau menaruh konsen yang luar biasa untuk kemajuan Batam, termasuk beliau tetap berkeinginan Batam harus tetap berstatus FTZ.

Oleh karena itu, warga Batam lah yang paling berduka atas wafatnya beliau. Warga Batam wajib menaikkan bendera 1/2 tiang untuk menghormati jasa-jasa beliau. Itu suara dari pengusaha.

Cahya, Ketua Apindo Kepri

Bapak Pembangunan Batam

Pak Habibie merupakan bapak pembangunan Batam. Sehingga saat ini, Batam bisa menjadi motor ekonomi nasional.

Ketika datang pada April kemarin, beliau mengatakan Batam harus bangkit karena masih banyak mimpi yang belum tercapai.

Jadi, kita berharap agar Pemko Batam, BP Batam, pengusaha serta stakeholder lainnya bisa segera merealisasikannya.

Jadi Rajagukguk, Ketua Kadin Batam

Perpres 87 Direvisi, Peruntukan Industri Jadi Pariwisata

0

batampos.co.id – Pemerintah berencana menata ulang tata ruang kawasan Batam, Bintan dan Karimun (BBK) yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2011.

Bukti keseriusan tersebut sudah terlihat saat Kementerian ATR/BPN menggelar konsultasi publik di Batam pada 29 Agustus 2019 di Hotel Harris Batamcentre.

Tapi sayangnya draft revisi yang disampaikan dalam konsultasi publik tersebut menerima banyak respon negatif dari BP Batam maupun pelaku usaha.

Kepala Biro Perencanaan Teknik BP Batam, Tjahjo Prionggo, mengatakan, pola ruang di dalam draft revisi Perpres 87 sebagai rencana rinci tata ruang nasional tidak dapat digunakna sebagai pedoman operasional.

“Karena skalanya terlalu kecil yakni 1: 250.000. Diusulkan, skala yang bagus untuk digunakan adalah 1:5.000 atau 1:10.000,” katanya, Rabu (11/9/2019) di Kantor Kadin Batam.

Dengan skala sebesar itu, maka banyak detail-detail perencanaan dan zona peruntukan yang biasa ditentukan dengan warna tidak akan terlihat dengan jelas.

Sehingga kemungkinan terjadinya tumpang tindih peruntukan sangat besar terjadi. Bahkan, dalam draft tersebut tidak memuat struktur jalan maupun rencana jalan alternatif.

“Jaringan jalan tidak dimuat lengkap. Padahal sudah ada trase untuk LRT. Di draft revisi ini menjadi tidak jelas,” paparnya.

BP juga sudah mengajukan rencana reklamasi untuk sejumlah wilayah di Batam, namun tidak termuat di draft revisi Perpres ini.

Reklamasi kata Tjahjo mutlak diperlukan di Batam karena berkaitan dengan peningkatan investasi.

Wisatawan asal Singapura berfoto bersama dengan latar belakang landmark Welcome To Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Di sisi yang lain, selain reklamasi, BP juga telah membuat trase jalan alternatif menuju Rempang dan Galang.

Serta membangun dam baru di kawasan tersebut yang kabarnya lebih besar dari Dam Duriangkang.

“Maka jika diharapkan untuk investasi, tidak akan bisa jika ruangnya dibatasi. Cukup besar rencana reklamasi kami,” jelasnya.

“Kemudian ingin buat jalan alternatif dari pulau lain dan bangun dam baru. Dengan itu, maka Batam bisa selamat sampai dengan 2045,” ujarnya lagi.

Menurut Cahyo, pola ruang yang ada di draft revisi Perpres 87 ini masih perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut terkait peruntukannya.

“Seperti penempatan peruntukan eksisting, wilayah pertahanan, keamanan dan rencana pengembangna ke depan khususnya reklamasi dan perencanaan di Rempang dan Galang,” jelasnya.

Perpres 87 kata Tjahjo bersifat mengikat. Maka jika pemerintah provinsi (Pemprov) Kepri atau pemerintah kota (Pemko) Batam berniat membuat rencana tata ruang daerah (RTRW) tidak boleh berbeda dari Perpres 87.

Dalam draft revisi Perpres ini, memang banyak hal yang berubah. Sebagai contoh, draftnya memasukkan antara lain empat lokasi kawasan ekonomi khusus yakni di Nongsa Digital Park, Bandara Hang Nadim, Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam dan Kota Air Batam di Batamcentre.

Selain itu, draft revisi ini juga mengubah zona peruntukan yang ditandai dengan abjad. Misalnya, dulu zona peruntukan B1 berlaku untuk pemukiman kepadatan tinggi, maka di dalam draft revisi Perpres menjadi pemukiman kepadatan tinggi dan sedang, pertahanan dan keamanan negara, kegiatan kepabeanan, imigrasi, karantina dan keamanan, pemerintahan, perdagangan dan jasa, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, industri pengolahan dan jasa, angkutan umum dan angkutan barang, transportasi laut dan transportasi udara.

Sedangkan zona peruntukan B4 yang dulunya industri, maka dalam draft ini menjadi pariwisata dan jasa pendukung pariwisata.

Sedangkan zona peruntukan B5 yang dulunya untuk pariwisata, maka dalam draft ini jadi hutan produksi tetap, hutan produksi terbatas dan hutan produksi konversi.

“Saya kira instansi pusat kurang paham dengan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Batam,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPD REI Batam, Robinson Tan, melihat bahwa draft revisi Perpres 87 yang dikeluarkan Jakarta ini membuat Batam mundur 28 tahun ke belakang.

“Kalau perubahan, mestinya ke arah lebih baik. Kira-kira dari rencana sekarang itu, perubahan krusial itu di mana,” tanyanya.

“Kalau peruntukan rumah diubah jadi hutan tak bagus, tapi kalau lahan kosong diubah jadi komersil itu bagus,” ucapnya.

Ia juga mengatakan dengan skala 1:250.000, maka warna untuk zona peruntukan tidak terlihat dengan jelas.

Robinson khawatir bahwa nanti bisa terjadi tumpang tindih peruntukan jika peta hasil draft revisi Perpres 87 diberlakukan.

Sedangkan Ketua Dewan Pakar Kadin Batam, Ampuan Situmeang, mengatakan ideanya tata ruang Batam tidak boleh digabung lagi dengan tata ruang Bintan dan Karimun.

Ketiga-tiganya memang khusus, tapi Batam lebih khusus.

“Peraturan tata ruang harusnya khususkan kawasan. Jangan diutak-utak lagi,” ungkapnya.

Jika terjadi perubahan substansi dalam peraturan tata ruang, maka akan menjadi sentimen tidak baik bagi dunia usaha di Batam.

“Kita terikat dengan lahan sejak tahun 1991, tapi tiba-tiba muncul lagi tata ruang yang baru. Kita hargai penjelasan BP. Kalau bisa jika ketemu Dirjen ATR, ikutkan pengusaha agar bisa kasih masukan,” ucapnya.

Ampuan menegaskan bahwa isu draft revisi Perpres 87 ini bersifat spekulatif. Banyak isu miring yang mengiringinya karena dilakukan mendadak.

“Bisa jadi itu ‘pesanan’. Makanya apalagi masuk tahun politik, bisa dikunyah-kunyah nanti isu draft revisi Perpres itu,” pungkasnya.(leo)

Kata Para Tokoh di Batam Tentang BJ Habibie (2)

0

Takkan Terlupakan

Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Bapak BJ Habibie.

Doa kami semoga Beliau husnul khatimah serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

Beliau Bapak Bangsa, Bapak Demokrasi, dan Bapak Industri. Jasa Beliau sangat besar bagi bangsa dan negara ini.

Khususnya bagi Provinsi Kepri, khususnya Kota Batam. Selamat Jalan Bapak Bangsa, Jasamu Takkan Terlupakan.

Isdianto, Plt Gubernur Kepri

Gentleman, Tak Tergantikan

Saya mengenal dekat Bapak BJ Habibie tahun 1996 waktu masih sebagai menteri dan Ketua Otorita Batam (kini BP Batam).

Saat itu, saya terus membangun usaha. Dia tokoh nasional dan bapak teknologi. Orang Indonesia pertama yang bisa membuat pesawat dan disegani dunia.

Dia sosok gentleman yang susah dicari penggantinya. Kita benar-benar kehilangan tokoh nasional yang sangat kita hormati.

Abidin, Presdir PT Sat Nusapersada Tbk
(Mantan Ketua Apindo Kepri)

Beliau Mentor Saya

Saya sangat sedih dan shock mendengar kepergian beliau begitu dapat kabar sore tadi. Be­liau saudara sekaligus mentor saya.

Saya kenal beliau sejak awal beliau membangun Batam di akhir 1970-an, ketika beliau menyampaikan visi pembangunan Batam dan memberikan inspirasi saya berusaha di Batam.

Ada begitu banyak kenangan dengan almarhum. Ketika Batam menghadapi krisis ekonomi beberapa tahun lalu, pesannya kepada saya: “Kris, jangan patah semangat. Batam harus tetap maju, karena pulau ini memiliki potensi yang sangat luar biasa. Tetaplah membangun ekonomi Batam dan meneruskan investasi.”

Satu motivasi dari beliau yang saya tak bisa lupakan yang menjadi inspirasi saya mengembangkan Infinite Studio dan Nongsa Digital Park adalah arahan beliau: “Tak ada negara yang maju tanpa SDM yang unggul dan berkualitas. Indonesia harus mampu memenuhi SDM unggul jika ingin maju.”

Pada 30 April lalu, menjadi pertemuan terakhir saya kala beliau mengunjungi Batam. Waktu itu, Pak Habibie mengunjungi NDP dan berpesan: “Anak-anak bangsa yang ada di sini harus mampu dan siap menghadapi tantangan era digital.”

Selamat jalan mentor, Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie. Terima kasih atas jasa-jasamu untuk Batam dan Indonesia.

Kris Taenar Wiluan,
Presiden Komisaris Citramas Group

Din Syamsuddin Sampaikan Urgensi Pengentasan Kemiskinan dan Optimis pada Gerakan Nasional #Indonesia Dermawan

0

Hingga Maret 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan publikasi bahwa lebih dari 25 juta jiwa di Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan. Sikap kedermawanan dari berbagai pihak menjadi solusi permasalahan kemanusiaan dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

Berbagai dampak akan timbul jika kemiskinan ini terus membelenggu. Upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya peran satu pihak saja, namun juga seluruh elemen bangsa. Berbagai solusi perlu segera digulirkan, demi secepatnya mengentaskan kemiskinan. Sementara itu, terdapat delapan provinsi yang mengalami kenaikan tingkat kemiskinan. Delapan provinsi itu meliputi Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara dan Tenggara, Maluku Utara, serta Papua.

Tokoh nasional Din Syamsuddin menyampaikan, lembaga-lembaga filantropi juga perlu menyediakan sebuah sistem agar permasalahan ini juga segera dapat diatasi.

“Jelas, kemiskinan memerlukan kepedulian sosial, solidaritas sosial, kedermawanan. Maka lembaga-lembaga filantropi seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT) perlu memikirkan sebuah sistem yang tepat. Sehingga, sistem ini bisa memberdayakan perekonomian, dan akhirnya bisa menuntaskan kemiskinan umat, kemiskinan di masyarakat selama ini,” kata Din.

Din Syamsuddin menambahkan, kedermawanan itu adalah sebuah hal nyata yang sudah tertanam di dalam diri bangsa Indonesia seperti saat terjadi bencana alam.

“Memang kedermawanan itu nyata adanya. Pada saat terjadinya bencana alam atau bencana sosial, terlihat kegairahan, semangat dari berbagai elemen masyarakat mengulurkan tangan kedermawanan, memberikan bantuan bahkan datang langsung ke lokasi,” ungkap Din.

Cara kerja filantropi dapat dihasilkan dari semangat kedermawanan yang organik dengan kesadaran individu maupun kolektif.

#IndonesiaDermawan menjadi semangat dalam menghidupkan kembali kebersamaan dalam aksi-aksi kebaikan. Semangat kebersamaan ini yang akan terus dihidupkan melalui Gerakan Nasional yang digalakkan oleh ACT dengan mengajak seluruh bangsa untuk memberikan kontribusi terbaiknya.

Gerakan #IndonesiaDermawan adalah gerakan inklusif yang berusaha mengajak publik berkontribusi menyelesaikan permasalahan kemanusiaan di Indonesia dan dunia berupa advokasi dan implementasi nilai-nilai kedermawanan ke seluruh masyarakat.

Mayat Tanpa Kepala Hebohkan Warga Pulau Gelam

0

batampos.co.id – Nelayan pulau Gelam, Kecamatan Galang menemukan mayat dengan kondisi tubuh tak utuh lagi di pesisir pantai dekat pemukiman mereka, Rabu (11/9/2019) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Jenazah tanpa kepala, kaki dan tangan itu hingga kini belum diketahui identitas dan jenis kelaminnya.

Saat ditemukan jenazah tinggal tulang belulang saja. Kapolsek Galang, AKP Heri Sujati, mengatakan, anggota tubuh korban sudah tidak utuh lagi.

Kapolsek Galang, AKP Heri Sujati, bersama anggotanya menangkat kantong jenazah berisi mayat tanpa kepala. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Tidak bisa dikenali termasuk jenis kelamin. Ini masih didalami di RS Bhayangkara. Kemungkinan laki-laki kalau dilihat dari bajunya,” kata Heri, Kamis (12/9/2019).

Jenazah korban kata dia, pertama kali ditemukan seorang nelayan. Temuan itu lanjutnya sempat menghebohkan warga.

Ia juga belum dapat memastikan apakah jenazah yang ditemukan merupakan korban pembunuhan atau faktor lainnya.

“Kami mengimbau apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga ataupun kerabat segera berkoordinasi dengan Polsek Galang atau RS Bhayangkara,” jelasnya.(eja)