Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11085

Kabut Asap di Natuna Masih Pekat

0

batampos.co.id – Polusi udara akibat kabut asap kiriman dari kebakaran hutan masih pekat di Kabupaten Natuna. Menyikapi ini orangtua diimbau membatasi anak bermain di luar rumah. Bahkan masyarakat diimbau menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.

Menurut prakiraan Stasiun Meteorologi Ranai, Pulau Natuna yang berada di tengah laut Natuna Utara di perbatasan laut Cina Selatan terpapar langsung polusi asap ke­bakaran yang terjadi di­ sejum­lah daerah di Tanah Air. Bahkan di Pulau Kalimantan ter­deteksi ada 1.106 titik pa­nas kebakaran hutan dan lahan. Sementara di Natuna sen­­diri tidak terpantau muncul­nya titik panas akibat kebakaran.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan, selama munculnya polusi udara akibat kabut asap kiriman. Kabut asap ini dapat mengganggu pernapasan dan berdampak buruk pada kesehatan.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti (jilbab merah) bersama anggota PMI membagikan masker kepada warga setelah Natuna dilanda kabut asap. foto: batampos.co.id / aulia rahman

Ngesti mengatakan, orangtua sangat diimbau membatasi anak untuk bermain di luar rumah. Mengingat tingkat polusi udara saat ini sangat parah, dan dapat berlangsung lama. Karena banyak wilayah di luar Natuna terjadi kebakaran.

“Natuna ini menerima dampak polusi udara dari kebakaran hutan. Orangtua harus ba­tasi anak bermain di luar, dan harus gunakan maskes pe­lin­dung jika berada di luar rumah,” imbau Ngesti, Kamis (12/9).

Ngesti yang sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Natuna mengatakan, PMI bersama Puskesmas Ranai sebelumnya sudah membagikan 1.500 masker kepada pengguna jalan sebagai imbauan kepada masyarakat untuk melindungi kesehatan dari dampak polusi udara saat ini.

“Masyarakat harus sadar, tingkat kesehatan udara di Natuna saat ini sangat buruk. Dampaknya bisa tidak sekarang, tapi bisa muncul nanti beberapa tahun lagi, paling rawan adalah anak-anak,” ujar Ngesti.

Namun hingga saat ini pemerintah daerah belum mengumumkan kepada masyarakat seberapa parah tingkat polusi udara di Natuna akibat kabut asap, ditambah asap kendaraan. (arn)

Dwi Diduga Dibunuh Abang Sendiri

0

batampos.co.id – Pelaku pembunuhan terhadap Dwi Kurniawan 36, yang ditemukan tewas bersimbah darah di Kelurahan Ranai Darat pada 14 Oktober 2018 lalu akhirnya terungkap. Polisi menyatakan korban dibunuh, pelakunya diduga abang kandungnya sendiri, yakni Budi.

Pengungkapan kasus tersebut, dibenarkan Kasat Reskrim Polres Natuna Hendriyanto. Dan pihaknya sudah menetapkan Budi selaku abang kandung korban sebagai tersangka.

”Budi sudah ditetapkan tersangka dan diamankan, menjalani pemeriksaan lanjut. Untuk keterangan lengkap akan disampaikan Kapolres dalam rilis pers nanti,” kata Hendriyanto, Kamis (12/9).

Tersangka Budi yang merupakan kelahiran Pekanbaru tersebut dijemput dirumahnya di Ranai Darat, tanpa adanya penolakan dan perlawanan saat digelandang anggota reskrim. Seperti diketahui, korban dan Budi tinggal serumah.

Jika tewasnya korban terbukti dibunuh, pelaku dinilai sangat sadis. Saat ditemukan, korban tergantung dengan dililit kain gorden. Hampir sekujur tubuh korban didapati banyak sayatan benda tajam, sehingga dikamar korban berceceran darah hingga ke lantai.

Bahkan menurut penuturan petugas kamar mayat di RSUD Natuna, selain luka sayatan pada pergelengan tangan dan perut, leher korban juga digorok dengan benda tajam. Bahkan dalam pengungkapan kasus bunuh diri tersebut, polisi sudah melakukan otopsi. (arn)

16 Rumah di Batuaji Ludes Terbakar

0

batampos.co.id – Kebakaran hebat terjadi di Kampung Danau Merah RT 03/RW 26 Kelurahan Buliang, Batuaji, Kamis (12/9/2019) pagi sekitar pukul 10.30 WIB.

Sebanyak 16 unit rumah semi permanen ludes dilahap si jago merah dalam waktu satu jam. Api cepat membesar dan merambat karena tiupan angin cukup kencang.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini, hanya saja belasan kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.

Api menghanguskan 16 rumah berserta isinya. Empat unit armada pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi kebakaran tak bisa membantu sepenuhnya.

Sebab, akses jalan masuk tidak memungkinkan karena terlalu sempit. Pemadam hanya bisa menyelesaikan sisa-sisa api di reruntuhan bangunan rumah yang sudah rata dengan tanah.

Informasi yang didapat di lapangan, api bersumber dari rumah paling depan yang berada di posisi terendah.

Rumah ini dihuni oleh Indra, remaja 15 tahun, dan seorang adik perempuan yang berusia sekitar lima tahun.

Warga menyiram api yang membakar 16 rumah liar di Kampung Danau Merah, Buliang, Batuaji menggunakan ember dan peralatan seadanya, Kamis (12/9/2019). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Orangtua mereka sedang kerja. Menurut Indra, api bersumber dari dalam kamar tidur mereka yang diduga karena sambungan arus pendek.

”Korslet pak karena dari semalam kedap kedip lampu di kamar itu,” ujar Indra di lokasi kejadian.

Api dari dalam kamar tidur dengan cepat membesar sehingga membuat Indra panik. Dia menyelamatkan adiknya keluar rumah dan api terus membesar menghanguskan ke seluruh rumahnya.

Ramli Simatupang, warga setempat, mengatakan, saat api mulai membesar di rumah sumber api, puluhan warga setempat langsung mencoba memadamkan api dengan air seadanya.

Namun karena tiupan angin yang cukup kencang ke arah perbukitan maka api dengan cepat merambat ke belasan rumah lainnya.

Salah satu warga Kampung Danau Merah, Buliang, Batuaji yang rumahnya terbakar, menangis histeris, Kamis (12/9/2019). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Dalam waktu sekitar satu jam 16 rumah yang berhimpitan ke atas perbukitan habis dilahap api.

Lurah Buliang, Ramadani, di lokasi kejadian membenarkan kejadian itu dan memastikan ada 16 rumah yang terbakar.

Begitu juga dengan Camat Batuaji, Ridwan, turut prihatin dengan musibah tersebut. Untuk mengakomodir kebutuhan para korban kebakaran, Ridwan telah berkoordinasi dengan Dinsos dan Tagana untuk pemasangan tenda penampungan sementara.

”Untuk sementara kita usahakan tenda darurat dulu. Sudah koordinasi denhan Dinsos dan Tagana juga. Kebutuhan lain seperti peneranga, makanan dan pakain akan segera nyusul,” ujar Ridwan.

Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe, membenarkan musibah kebakaran tersebut dan mengaku masih dalam proses penyelidikan.

”Ada 16 rumah. Kemungkinan dari kosleting. Masih kami dalami,” kata Dalimunthe.(eja)

Masalah BPJS Kesehatan, Defisit Setiap Tahun

0

batampos.co.id – Defisit BPJS Kesehatan masih menjadi momok. Salah satu solusinya adalah menaikkan iuran. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris juga mengatakan bahwa pemerintah sedang mendiskusikan pemasukan BPJS Kesehatan tak hanya dari iuran.

Fachmi mengungkapkan bahwa defisit memang masalah yang tiap tahun tidak terselesaikan. Tahun ini saja diprediksi defisitnya mencapai Rp 32,8 triliun. Akarnya adalah iuran yang belum sesuai.

”Selama ini iurannya sudah didiskon,” katanya. Artinya iuran yang selama ini tidak sesuai dengan perhitungan aktuaris.

Dengan adanya penyesuaian iuran ini, Fachmi memberikan apresiasi. Menurutnya, besaran iuran yang baru masih terjangkau.

”Untuk iuran peserta mandiri kelas 3, sebenarnya tidak sampai Rp 2.000 per hari. Sama juga se-perti ke kamar kecil di tempat-tempat umum,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kelas 1, jika dihitung per hari hanya Rp 5.000. Untuk itu dia meminta jika merasa keberatan menge-luarkan iuran dalam jumlah besar dalam satu bulan, maka masyarakat bisa menabung.

”Rp 2.000 disisihkan tiap hari,” katanya. Dia mengusulkan agar masyarakat membanding-kan dengan manfaat BPJS Kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahcmi Idris saat menjawab pertanyaan wartawan, beberapa waktu lalu.

Fachmi menambahkan, penyesuaian iuran BPJS Kesehatan ini tidak dialami semua segmen. Dia mencontohkan buruh dan pemberi kerja. Yang mengalami penyesuaian menurutnya hanya pada mereka yang memiliki upah Rp 8 juta dan Rp 12 juta.

”Artinya, pekerja dengan upah di bawah nominal tersebut, tidak terkena dampak,” tutur pria kelahiran Palembang itu.

Dia juga menyatakan bahwa pemerintah tengah menggodok rencana pemasukan BPJS Kesehatan di luar iuran. Sejauh ini, pemerintah telah memutuskan pajak rokok digunakan untuk membantu pemasukan BPJS Kesehatan.

”Di negara lain, potensi pendapatan didapat dari produk yang berdampak pada kesehatan,” ungkapnya. Fachmi mencontohkan cukai alkohol dan minuman berkarbonasi.

Di sisi lain, pemerintah daerah dinilainya juga memegang peranan penting untuk mengawal keberlanjutan Program JKN-KIS. Selain sosialisasi, pemda bisa membantu pe-ningkatan kepatuhan iuran serta meningkatkan upaya promotif preventif agar tidak sakit.

Salah satu daerah yang sudah menerapkannya adalah Gorontalo. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berjanji akan melakukan seleksi untuk peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

”Syaratnya tidak minum-minuman keras, tidak merokok, ikut KB, dan mau menjadi keluarga donor darah,” ungkapnya. Seleksi ini melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan dokter. (lyn)

Habibie selalu Dikenang

0

batampos.co.id – Harapan Presiden RI ke-3, almarhum Baharuddin Jusuf Habibie untuk kembali mendampingi istrinya, almarhumah Ainun Habibie terwujud. Habibie yang wafat pada Rabu (11/9) lalu dikebumikan tepat di samping makam Ainun pada slot 120-121 kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9).

Prosesi penguburan ahli pesawat terbang itu dilakukan melalui Upacara Pemakaman Kenegaraan. Jenazahnya tiba di kompleks TMP Kalilbata pada pukul 13.30 WIB. Disambut ribuan pelayat yang terdiri dari berbagai jenis profesi dan strata sosial. Baik yang hadir di dalam maupun di luar kompleks TMP Kalibata.

Selama perjalanan menuju lokasi makam, kalimat selawat dilantunkan rombongan yang mengiringi. Jenazahnya diu-sung 10 anggota TNI. Tampaknya berjalan di belakang peti jenazah, kedua anak, Ilham Akbar Ha­bibie dan Thariq Kemal Ha­bibie beserta sanak keluarganya. Setelah melewati sejumlah rangkaian, jenazah Habibie dimasukkan ke liang lahat pada pukul 14.00 setelah diawali pelepasan oleh Presiden Joko Widodo. Kedua anak Habibie, Ilham dan Thariq tampak turun ke liang lahat untuk mengantar ayahnya ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Sebagai anak pertama, Ilham mewakili keluarga untuk menyampaikan pernyataan perpisahan kepada masyarakat Indonesia. Dia mengatakan, per­ginya Habibie bukan hanya me­­nandai hilangnya sosok ba­pak atau papa bagi dirinya, namun juga kehilangan sahabat, panutan, inspirator, hingga tokoh negarawan.

Ilham menuturkan, besarnya perhatian yang diberikan publik atas kepergian ayahnya meref-leksikan cinta yang ditebarkan Habibie semasa hidup.

“Sikap bapak adalah terbuka kepada semuanya, merangkul semua pihak, tidak membedakan. Kita selalu mencoba melihat yang baik kepada siapapun dan me-manage yang kurang baik,” ujarnya.

Meski merasa sedih atas kehilangan ayahnya, ada hal lain yang melegakan dirinya. Yakni terwujudnya cita-cita Habibie untuk kembali menemani istri, yang juga ibu Ilham, Ainun. Dia menceritakan, sejak Ainun meninggal sembilan tahun lalu, Habibie selalu merindukan sosok istrinya.

Setiap hari membacakan tahlil, dan hampir setiap pekan berkunjung ke makam Ainun. Dan kini, keduanya bisa kembali bersatu.

“Insya Allah, mudah-mudahan mereka untuk selamanya bersama, berdua di sisi Allah SWT di surga, di akhirat, di alam baka,” tuturnya lantas diamini para pelayat.

Terakhir, Ilham mengajak seluruh bangsa untuk belajar dari apa yang dilakukan Habibie selama ini. Habibie yang selalu terus belajar, mau berfikir dan melakukan segalanya untuk bangsa, serta tidak pernah menyerah dalam mencapai tujuan.

“Di usia yang sangat lanjut ini, menderita penyakit, bapak tetap bersedia hadir di banyak acara, memberi masukan untuk segala macam nasihat yang diperlukan,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam dalam sambutannya menilai Habibie sebagai sosok negarawan dan ilmuwan yang seimbang antara dunia dan akhirat.

“Ilmuwan yang meyakini bahwa tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Ilmu, iman, dan takwa harus bersatu,” ujarnya.

Selain itu, kata Jokowi, Habibie merupakan sosok yang visioner. Dia tidak hanya berfikir bangsa Indonesia untuk satu atau dua tahun, melainkan jauh ke depan. Salah satu contohnya adalah pembangunan industri strategis pesawat terbang yang berorientasi ke depan.

“Sejarah yang tertanam, menginspirasi kita untuk percaya diri, untuk menjadikan Indonesia berdiri sejajar dengan negara besar di dunia,” imbuhnya.

Di luar itu, jasa Habibie yang sangat terasa adalah meletakkan fondasi demokrasi Indonesia yang bebas dan bisa dinikmati hingga saat ini. Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat yang baik di sisi Allah.

“Selamat jalan Mr Crack, selamat jalan sang pionir. Kami akan selalu ingat pesanmu: Jangan terlalu banyak diskusi, jangan cengeng, tapi terjunkan ke proses nilai tambah secara konsisten, pasti Indonesia akan terkemuka di Asia Tenggara dan dunia,” kata Jokowi menirukan Habibie.

JENAZAH almarhum BJ Habibie dimakamkan melalui Upacara Pemakaman Kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9). Jasad Presiden ke-3 RI itu dikebumikan tepat di samping mendiang istrinya, Ainun Habibie.
F. Bay Ismoyo/AFP

Selama hidupnya, Habibie memang meninggalkan banyak sekali peninggalan. Mantan Hakim MK Mahfud MD mengenang salah satu legacy penting dari Habibie adalah Pemilu 1999. Menurut dia, Habibie bukan hanya berjuang untuk kepentingannya, namun juga mengorbankan seluruh miliknya untuk kepentingan bangsa.

Mahfud menuturkan, pada 1998 Habibie membuat sebuah keputusan penting. Yakni, menyelenggarakan pemilu 1999.

’’Kalau beliau (Habibie) mau bertahan, secara konstitusi beliau bisa jadi presiden sampai 2003,’’ terangnya.

Tapi Habibie malah memutuskan menggelar pemilu. Bahkan, dia menolak dicalonkan sebagai presiden setelah pertanggungjawabannya soal Timor-Timur ditolak MPR.

Di sisi lain, Kepala BPPT Hammam Riza berbicara panjang lebar soal Legacy Habibie. Salah satunya BPPT. Selain pendiri, Habibie adalah Kepala BPPT pertama.

’’Cita-cita pak Habibie itu ingin kita membangun industri Indonesia,’’ ujarnya saat dikonfirmasi kemarin. Bagi Habibie, Indonesia tidak cukup hanya menjadi negara agraris yang tergantung kepada kekayaan alam.

Agar pembangunan nasional bisa tercapai, maka Indonesia harus banyak membangun industri nasional. Yang dilihat Habibie saat itu, negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan sejumlah negara lain berlomba menjadi maju dengan melakukan industrialisasi. Dan di saat bersamaan Indonesia belum punya industri.

Banyak industri yang ingin dibangun Habibie. Namun, dia memprioritaskan industri strategis. Industri yang berbasis teknologi. Maka dibangunah Industri Pesawat Terbang Nurtanio (Sekarang PT DI). Kemudian ada PT Pindad, Len, PT INTI, PT INKA, PT PAL, PT Dahana, dan beberapa industri lainnya.

Tidak hanya membangun industri. Legacy terpenting dari Habibie sesungguhnya adalah investasi di bidang SDM. Industri-industri yang dibangun oleh Habibie selalu disertai upaya alih teknologi. Ribuan putra terbaik bangsa dikirim untuk belajar teknologi di berbagai negara.

Mereka digadang-gadang menjadi bagian pengembangan industri Indonesia. ’’Bahkan anak-anak lulusan SMA itu dicari yang terbaik dan dikirim belajar ke luar negeri,’’ lanjut Hammam, yang juga menjadi bagian dari orang-orang yang dikirim untk belajar itu.

Khusus untuk dirgantara, Habibie menginginkan sebuah lompatan. Maka, dia bekerja sama dengan Cassa. Habibie menuntut para putra Indonesia untuk mengop-rek teknologi yang dibawa Cassa. Sehingga menghasilkan pesawat CN 212 dan 235. Dan pada akhirnya, lahirlah pesawat N-250 Gatotkoco. ’’N-250 itu nggak ada C-nya lagi kan, berarti full dari kita,’’ tuturnya.

Sayang, dalam proses menuju komersial itu, resesi ekonomi terjadi dan Indonesia terkena imbasnya. Jadilah istilah yang disebut ’’Berawal di akhir, berakhir di awal.’’ Habibie sangat kecewa, tapi itu tidak membuatnya menye-rah. Kini, harapan tertuju pada pesawat R80 yang sedang sedang dilanjutkan oleh Ilham Habibie. (far/byu/lyn/rng/yui/gie)

Mau Nikah, Ikut Bimbingan Pra Nikah Dulu Dong

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Batam menyebutkan angka pernikahan dini di Batam sangat rendah. Hal ini terlihat dari pengajuan sidang di Pengadilan Agama Kelas IA Batam.

“Paling nol sekian persen lah yang nikah usia dini,” kata Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar, Kamis (12/9/2019).

Ia menjelaskan untuk saat ini pernikahan dini di Batam kebanyakan karena pergaulan bebas. Setiap tahunnya ada sembilan hingga sebelas pasangan yang menikah dini akibat faktor tersebut.

Untuk pasangan dini atau menikah di bawah usia yang ditentukan mereka harus mengantongi berbagai persyaratan. Salah menjalani sidang untuk mendapatkan surat dispensasi menikah.

Ilustrasi. Buku Nikah. Foto: JawaPos.

“Biasanya mereka datang ke KUA dan petugas langsung menolak karena tidak memenuhi syarat untuk menikah. Untuk itu harus sidang dulu setelah itu baru bisa menikah,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk Batam sendiri setiap tahunnya jumlah pasangan yang menikah mencapai enam hingga delapan ribu. Mayoritas dari mereka menikah sudah di usia yang matang.

Sebelum menikah mereka wajib menghadiri bimbingan pra nikah. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi pasangan tentang makna menikah serta tanggung jawab mereka kelak.

“Ini sudah berjalan. Dan semua pasangan wajib hadir. Manfaat lainnya ada untuk menekan angka perceraian juga,” ungkap Zulkarnain.

Ia menambahkan, kematangan usia menjadi salah satu faktor untuk menikah. Untuk itu revisi undang-undang pernikahan tentang batas usia bisa mencegah pernikahan dini.

“Yang jelas kami ikut regulasi yang ada. Kalau usia nikah perempuan dinaikan menjadi 19 tahun. Ini akan menjadi tugas yang harus dijalankan,” sebutnya.(yui)

Kerajinan Tangan Menarik Perhatian Warga

0

batampos.co.id – Hasil kerajinan tangan yang dipajang Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga pada Festival Kelapa Internasional ke-3 di Bali, mendapat perhatian dari pengunjung dan pejabat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur hasil kerajinan dari Kabupaten Lingga cukup menarik perhatian masyarakat yang hadir dalam acara bertaraf Internasional itu,” kata Kabid Perindustrian Rahmayadi ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/9) pagi.

Adapun sejumlah kerajinan tangan yang menjadi andalan Kabupaten Lingga yakni, miniatur moge terbuat dari sabut kelapa, ada juga miniatur burung dan lainnya.

Selain itu, ada juga piring, pipa rokok, tempayan dan lainnya yang terbuat dari batok kelapa.

Ilustrasi

Rahmayadi berharap dengan adanya hasil kerajinan tangan yang menjadi perhatian dikancah Internasional tersebut dapat menjadikan Kabupaten Lingga dikenal sebagai wilayah yang produktif dan kreatif. Dengan itu diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Seluruh kerajinan tangan yang dipajang adalah hasil karya dari pelatihan yang selama ini digelar oleh Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian. Hingga saat ini mereka juga terus memberikan pelatihan kepada masyarakat agar dapat meng hasilkan kerajinan yang bagus serta bernilai ekonomis.

Sebelumnya, kegiatan festival kelapa sempat juga di gelar di Kabupaten Lingga. Dalam kesempatan itu, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga selain memajang sejumlah kerajinan tangan, mereka juga memamerkan sofa dari sabut kelapa. (wsa)

Keren, Per Hari 900 Warga Batam Gunakan Trans Batam Rute Batam Centre-Sekupang

0

batampos.co.id – Sekitar 900 masyarakat Kota Batam memanfaatkan Bus Trans Batam dengan rute Batamcentre-Sekupang untuk menunjang kegiatannya sehari-hari.

Pengawas BUs Trans Batam, Zainudin, menjelaskan, untuk jam operasional Bus Trans Batam dimulai pada pukul 06:30 WIB hingga 20:00 WIB.

“Petugas di sini ada dua sif, pertama mulai jam 06.30 hingga 13:30 WIB dan kedua mulai 13.30 hingga 20.00 WIB,” jelasnya saat ditemuai batampos.co.id, Kamis (12/9/2019).

Kata dia, dari arah Batamcentre Bus Trans Batam membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk tiba di Sekupang.

“Saat hari biasa jumlah penumpang mencapai kurang lebih 900 orang,” jelasnya.

Halte bus Trans Batam yang berada di depan Mega Mall Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Jumlah itu terbagi dari kalangan umum 750 orang dan dan pelajar 150 orang.

“Tapi kalau ada acara di Alun-alun Engku Putri, jumlahnya bisa melonjak,” paparnya.

Salah seorang penumpang Trans Batam, Diani, mengatakan, dirinya sudah tiga bulan menggunakan Bus Trans Batam untuk kegiatannya sehari-hari selama di Kota Batam.

“Saya dari Jakarta, di sini saya lagi jalan-jalan,” ujarnya.

Kata dia, BUs Trans Batam sangat berbeda dengan Bus Trans Jakarta. Menurutnya, Bus Trans Batam lebih nyaman dibandingkan Bus Trans Jakarta.

“Bersih dan AC nya dingin, ditambah lagi petugas busnya ramah,” kata dia sambil terseyum.

Suasana di dalam Bus Trans Batam. Foto: Dhiyanto/batampsoc.o.id

“Kalau bus Trans Jakarta saya kurang nyaman dan panas, mungkin karena banyak menggunakan,” jelasnya.

Diani mengatakan, untuk membayar biaya perjalannnya, ia kerap menggunakan uang elektronik.

“Lebih praktis,” katanya singkat.

Sri Utami, Warga Batuaji juga mengungkapkan hal yang sama. Sri mengaku lebih nyaman menggunakan bus dibandingkan membawa kendaraan sendiri.

Sri juga memilih membayar biaya perjalanannya dengan menggunakan uang elektronik.(nto)

Makin Keren Nih, KK dan Akte Terapkan Tanda Tangan Digital

0

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam mulai menerapkan tanda tangan digital dalam bentuk barcode.

Dengan menerapkan tanda tangan digital barcode ini, bertujuan untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat yang ingin mengurus Kartu Keluarga (KK) dan akte kelahiran ke kantor Disdukcapil.

Kepala Disdukcapil Kota Batam Said Khaidar mengatakan, Kemendagri memiliki14 langkah besar kebijakan.

Kebijakan ini, mulai dari proses pembuatan e-KTP tanpa pengantar, proses pindah tanpa surat pengantar RT/RW, juga Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) sebagai pengganti status pernikahan.

“Di era digital sekarang ini pelayanan publik harus serba cepat termasuk layanan data adminduk,” katanya, Rabu (11/9/2019).

Selain itu penerapan tanda tangan digital barcode ini merupakan komitmen bersama Disdukcapil Kota Batam sebagai bentuk layanan prima kepada masyarakat.

Ilustrasi akta kelahiran. Foto: Jawa Pos

Hal ini juga merupakan inovasi yang telah diberlakukan Kemendagri dalam rangka memberikan kemudahan pelayanan prima bagi masyarakat.

“Kami sudah terapkan tanda tangan elektronik penerbitan akte kelahiran dan KK sejak beberapa waktu lalu,” tambah Said.

Ia menambahkan, sejak TTE ini diterapkan di Batam, respons masyarakat cukup bagus. Sebab masyarakat saat ini memang membutuhkan pelayanan yang cepat dan mudah.

“Berkas yang masuk, langsung diproses penerbitan dokumen dan berkas yang dimasukkan bisa langsung diterima hari itu juga dan diterbitkan pada hari yang sama tanpa menunggu waktu lama,” ujarnya.

Menurutnya, sekalipun dirinya selaku kepala dinas tidak berada di kantor dengan penerapan TTE tersebut juga masyarakat tetap bisa mengurus dokumen kependudukannya.

“Sebab akte kelahiran atau KK baru bisa ditandatangani dari jarak jauh atau di luar kantor dan TTE ini terwujud maka pelayanan bagi warga masyarakat cukup mudah, cepat selesai dan gratis,” jelasnya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat yang datang untuk mengurus dokumen kependudukannya adalah masyarakat yang bersangkutan, tidak boleh diwakili.

Hal ini agar data yang akan dimasukkan adalah data yang valid dan data pengurusan tersebut bersifat gratis atau tidak dipungut biaya.

“Kita akan langsung diterima dokumennya hari itu juga,” ucap said.(rng)

Pesan Khusus Almarhum BJ Habibie Kepada Perhimpunan Alumni Jerman

0

batampos.co.id – Almarhum BJ Habibie memberikan pesan khusus kepada Perhimpunanan Alumni Jerman (PAJ) agar terus memberikan sumbangsih untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua Umum PAJ, Olfriady Letunggamu, mengatakan, presiden ketiga itu meminta agar anggota PAJ dapat mengembangkan tanah airnya selesai menimba ilmu di Jerman.

“Eyang selalu menyampaikan ke kita (anggota PAJ) tidak perlu pintar tapi mau berusaha,” kata Olfriady kepada batampos.co.id, Kamis (12/9/2019) malam.

Osco begitu Olfriady disapa, mengatakan, jika perkataan yang disampaikan BJ Habibie itu tidak pernah bisa dilupakan para alumni Jerman.

Kata dia, para alumni Jerman kerap diundang ke kediaman BJ Habibie untuk berdiskusi apa yang bisa mereka lakukan untuk negeri ini.

Presiden ke 3 Republik Indonesia BJ Habibie. Foto: Cecep Mulyana/ batampos.co.id

“Eyang itu ingin sekali kita (PAJ) mengembangkan tanah air,” jelasnya.

BJ Habibie di mata anggota PAJ dinilai sangat negarawan. Meski begitu BJ Habibie dikenal sebagai sosok yang kebapakan.

“Kita semua (anggota PAJ) dianggap seperti anak oleh Eyang, menerima apa adanya kita dan tidak ada jarak sama sekali meskipun beliau adalah Presiden Ketiga Indonesia,” paparnya.

Pesan lainnya yang paling dingat Osco ialah sang maestro pesawat terbang itu adalah meminta mereka untuk menjadi diri sendiri sebagaimana saat mereka menjadi pelajar di Jerman.

Dalam artian, setelah selesai menimba ilmu di negara tembok Berlin itu, mereka diminta untuk tetap menjadi pribadi yang disiplin saat kembali ke tanah air.

“Eyang menyampaikan ke kita untuk selalu disiplin dan negara-negara di Eropa bisa maju karena disiplin,” jelasnya.

“Jadi Eyang selalu menyampaikan ke kita jika ada rekan di Indonesia yang tidak on time (tepat waktu) kita tidak boleh mengikutinya dan itu masih membekas sampai sekarang,” paparnya.

Satu kalimat lain yang tidak pernah dilupakan oleh Osco dari BJ Habibie adalah untuk terus mengejar apa yang diimpikan.

“Eyang pernah bilang sama kita agar jangan pernah berhenti meraih apa yang kamu inginkan, meski apa yang kita dambakan belum ada dalam hati,” ujarnya.

Hal lainnya yang diminta BJ Habibie kepada PAJ adalah untuk terus memajukan dunia kedirgantaraan di Indonesia.

BJ Habibie kata dia, menyampaikan jika Indonesia memiliki sekitar 17 ribu pulau dan salah satu yang dapat menyatukan negara ini adalah dirgantara.

Apabila dunia dirgantara di Indonesia maju, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat negeri ini akan semakin baik.

“Kami perhimpunan alumni Jerman akan memberikan sumbangsih untuk mewujudkan mimpi Eyang dengan melanjutkan mimpinya membuat pesawat R80,” tuturnya.(esa)