Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11093

Pesangon Belum Dibayar, Mantan Karyawan Hotel Amir Mengadu ke DPRD Batam

0

batampos.co.id – Delapan orang mantan karyawan Hotel Amir yang di PHK mengadukan nasibnya ke Komisi IV DPRD Kota Batam, Kamis (25/7/2019)

Kedatangan mereka ingin menyampaikan jika hingga saat ini manajemen perusahaan hotel Amir belum membayarkan pesangon mereka.

Padahal Hotel Amir sudah tutup total sejak Sabtu (13/7/2019). lalu.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) mantan karyawan Hotel Amir diwakili Ketua SPS Pariwisata Kota Batam, Subri Widjanarko.

Sementara dari pihak manajemen Hotel Amir diwakili HR managernya, Hetti.

Dihadapan Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin Sihaloho, Subri Widjanarko, mengatakan, kedelapan mantan karyawan Hotel Amir itu meminta haknya dibayarkan sesuai dengan regulasi atau aturan yang ada.

“Karena penutupan itu tak boleh serta merta, PHK kalau mengikuti prosedur adalah kali 2,” ujarnya, Jumat (26/7/2019).

ilustrasi

“Sampai kemarin perusahaan menegaskan hanya sanggup membayarkan hak karyawannya 50 persen dari satu kali ketentuan yakni sebanyak 12 bulan upah dan itu kami tolak,” jelasnya.

“Sekarang yang belum dibayarkan hak karyawan hanya ada 8 karyawan, sisanya sudah selesai,” ujar Subri lagi.

Ia berharap dalam seminggu kedepan perusahaan akan melunasi pembayaran hak pekerja berupa pesangon sebanyak 12 kali gaji.

Kata dia, masa kerja di atas 9 tahaun apabila dikali satu, hitungannya hanya 9 bulan upah, ditambah tiga bulan upah yang dituntut karyawan yang di PHK.

HR Manajer, Hotel Amir, Hetti, menegaskan, perusahaannya sudah tutup total sejak 13 Juli 2019.

Sebanyak 58 karyawan yang sudah diselesaikan hak-haknya ada sebanyak 50 karyawan. Sisanya delapan karyawan
belum dibayarkan hak-haknya.

“Hotel Amir ini kan merugi saat ini, tapi belum masuk kategori pailit,” jelasnya.

“Apalagi kemampuan keuangan Hotel Amir sangat terbatas,” tuturnya.

Kata dia, perusahaan tetap memberikan hak karyawan semuanya tapi dengan dana terbatas.

“Itu pun dari hasil pinjaman, untuk menggaji karyawan tiap bulannya saja, manajemen Hotel Amir sudah berat,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho, menegaskan, berdasarkan ketentuan harusnya manajemen Hotel Amir membayarkan hak mantan karyawannya  24 bulan gaji.

Itu lanjutnya belum termasuk kewajiban lainnya.

“Karena pihak manajemen Hotel Amir menyatakan mereka tutup karena kesulitan masalah keuangannya, saya masih salut karyawan yang terdampak tak menuntut haknya secara penuh,” ujarnya.

Mantan karyawan Amir Hotel, kata dia, hanya menuntut satu gaji saja. Ia berharap untuk yang delapan karyawan yang belum dibayarkan haknya, bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kami mengapresiasi para mantan karyawan Hotel Amir memilih jalur musyawarah dengan datang ke DPRD Batam untuk mencari solusi agar haknya dibayarkan oleh perusahaan,” jelasnya.

Pihaknya pun memberikan waktu kepada manajemen perusahaan agar dapat membayarkan hak kedelapan mantan karyawannya  Hingga Kamis depan.(gas)

Penandatanganan Proyek Blockchain Terbesar oleh BP Batam, dengan dClinic

0

Jumat (26/7/2019)  di Fullerton Hotel, para pejabat dari Batam, Pemerintah Indonesia dan dClinic berkumpul untuk menandatangani apa yang dapat disebut sebagai proyek Blockchain terbesar untuk wilayah Asia Tenggara.

Kontrak sebesar USD $ 140 juta yang akan sangat mempengaruhi peran Blockchain dalam Layanan Kesehatan, terutama bagi penyedia layanan dan konsumen.

dClinic telah melibatkan Deloitte & Touche Financial Advisory Services Pte Ltd sebagai penasihat utama untuk proyek ini.

Rumah Sakit BP Batam, BP Batam dan dClinic telah secara resmi menandatangani kontrak untuk menjalankan sejumlah proyek di Batam, Indonesia. Hal ini mencakup peresmian BMB (Batam Medical Blockchain), meningkatkan PHB dClinic (Private Healthcare Blockchain) yang akan diselenggarakan di Pusat Data BP Batam yang telah diperbarui. Sebagai bagian dari proyek-proyek di atas, dClinic dan BP Batam juga akan terlibat dalam kemitraan untuk memberikan program layanan kesehatan dan Vitalitas dCLinic di sejumlah retret di sekitar Batam. Tujuan utamanya adalah untuk menyalurkan teknologi ini ke seluruh Batam dan tentunya Indonesia.

Batam merupakan tempat yang tepat sebagai “Centre of Excellence” (pusat unggulan) untuk Blockchain dan khususnya untuk kemajuan layanan Teknologi Medis. Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah Indonesia untuk menciptakan Zona Ekonomi Medis dan Digital di Batam.

Dr. Sigit Riyarto (Direktur RSBP Batam) dengan bangga menyatakan, “RSBP Batam telah memenangkan sejumlah penghargaan untuk inovasinya. Bekerja sama dengan dClinic kami bertujuan untuk memperkenalkan BMB ke Batam dan ke seluruh Indonesia. Apa yang kami capai melalui komunikasi yang lebih baik dengan pasien, kami hanya membantu sistem perawatan kesehatan dan membantu membawa perubahan dalam cara berkomunikasi dan meyakinkan konsumen kami”.

Dr. Edi Pambudi (Wakil Kementerian Keuangan dan Neraca Pembayaran, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian) menambahkan, “Indonesia cukup mampu dan matang untuk mengejar posisinya sebagai pusat dari keunggulan Blockchain di wilayah ini serta untuk membawa kepemimpinan dan inovasi digital ke seluruh dunia. Perjanjian antara RSBP Batam dan dClinic ini merupakan langkah besar menuju rencana kami untuk membuka kesempatan bagi Batam dan Indonesia dalam proyek investasi bersama di Blockchain”.

Edy Putra (Ketua BP Batam) menyatakan, “BP Batam ingin mengembangkan peraturan baru yang memungkinkan BP Batam mengembangkan Zona Ekonomi Medis Khusus. Peraturan baru ini dirancang untuk menciptakan model baru yang inovatif dalam pemberian layanan kesehatan khususnya wisata kesehatan, dan kami melihat bahwa kontrak antara dClinic dan RSBP Batam ini merupakan langkah menuju tercapainya tujuan kami tersebut”.

Deloitte & Touche Financial Advisory Services Pte Ltd adalah penasihat utama untuk proyek ini.

Chris de Lavigne (Mitra Senior Deloitte Southeast Asia) mengatakan, “Teknologi eksponensial seperti Internet of Things, Blockchain dan Artificial Intelligence” memiliki kekuatan potensial untuk mengubah sektor perawatan kesehatan. Di seluruh dunia, para pemangku kepentingan layanan kesehatan mencari cara-cara inovatif, hemat biaya untuk memberikan perawatan kesehatan “pintar” yang berpusat pada pasien, baik di dalam maupun di luar rumah sakit.  Masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dan eksponensial data untuk membuat keputusan yang tepat “.

Deloitte & Touche Financial Advisory Services Pte Ltd juga akan membantu dClinic dengan strategi tata kelola perusahaan dan investasi (termasuk penggalangan dana).

“JP Consulting dengan bangga menyediakan Penasihat Tata Kelola Klinik dan Layanan untuk Proyek BMB “, kata Jeff Parker Managing Director JP Consulting (Aust) Pty Ltd.

“Selama ini, organisasi dan pemerintah telah memilih Electronic Health Records statis sebagai solusi pilihan mereka untuk menjawab kompleksitas perjalanan perawatan kesehatan pasien mereka. Ada lebih banyak bukti yang ditemukan setiap harinya bahwa sistem ini sangat terbatas dan seringkali tidak berfungsi.

Jawaban untuk perawatan kesehatan di seluruh dunia adalah Blockchain Healthcare yang berdedikasi. dClinic dapat memberikan solusi tersebut dan di Batam, Indonesia, kami akan melakukannya. Dengan adanya Retret Vitalitas kami sendiri yang akan bekerja sama dengan RSBP Batam untuk menunjukkan manfaat yang jelas dari Blockchain bagi Kesehatan,” demikian disampaikan oleh Dr. Richard Satur (CEO dClinic).

Sebagai bagian dari komitmen pelaporan proyeknya, dClinic dan BP Batam akan membuat pengumuman rutin di media untuk memperbarui informasi mengenai Blockchain, kesehatan serta komunitas kebugaran terkait perkembangan di wilayah ini. BP Batam dan dClinic juga mengundang perusahaan lain untuk mengeksplorasi peluang integrasi dengan BMB. (*)

BP Batam Promosikan Potensi Unggulan pada 2nd Indonesia Invesment Day 2019

0

Kehadirian Kepala BP Batam di kegiatan 2nd IID 2019 di Singapura pada Jumat (26/7/2019) ini merupakan salah satu program BP Batam dalam menjalankan tupoksinya mempromosikan Batam serta memenuhi udangan dari Kedubes Indonesia di Singapura yang menjadi tuan rumah di kegiatan 2nd Indonesia Investment Days 2019 yang kedua kalinya ini.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady hadir bersama dengan Kepala Bea dan Cukai Heru Pambudi, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate) Stanny Indrawati.

Edy Putra Irawady mengatakan, “Kegiatan 2nd Indonesia Investment Day 2019 ini merupakan bentuk upaya dan komitmen BP Batam dalam menjalankan tupoksinya mengelola KPBPB sebagai salah satu penopang roda ekonomi di Kepri dan Nasional.”

“Ini merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk kita mempromosikan investasi dan ekspor, dan saat ini BP Batam memiliki mandat dan wewenang untuk menerbitkan skema GSP dan SKA Form A, SKA Form E dan SKA Form D bagi para investor yang berivestasi di Batam yang berorientasi ekspor keluar Batam maupun investor Singapura yang tidak memiliki hubungan ekonomi dengan Batam tentunya Batam dapat memberikan insentif atau layanan yang menarik dengan menggunakan fasilitas tersebut.”

Kegiatan ini dibagi menjadi 3 seksi, yang pertama adalah pembahasan Industri 4.0 yang mana BP Batam bersama dengan dua orang panelis menjadi narasumber di seksi ke 1 tersebut. Dalam seksi ke 2 membahas mengenai Pariwisata dan seksi ke 3 adalah Infrastruktur.

Seperti yang disampaikan Kepala BP Batam dalam forum tersebut bahwa Batam akan siap dalam menerapkan industri 4.0 yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia.

“Batam akan selalu siap dalam menerapkan industri 4.0 yang mana sejak beberapa tahun lalu Batam sudah memiliki industri animasi digital yang dijalankan oleh Kinema Infinite Studio.”

“Dengan tersedianya fiber optic dan Data Centre BP Batam tentunya sudah menjalankan program pemerintah Indonesia dalam menerapkan industri 4.0 yang mana industri digital dan artificial intelligence (AL) atau kecerdasan buatan yang diterapkan dan dapat diatur dalam suatu sistem ilmiah yang saat ini sangat maju dan canggih.”

“Saat ini BP Batam sedang mengembangkan industri yang lebih terarah dan ramah lingkungan, salah satunya adalah pengembangan industri jasa dan industri yang menerapkan basis digital. Dan saat ini BP Batam melalui RSBP Batam sudah melakukan ikatan kerja sama melalui penandatanganan MoU dengan dClinic International, Deloitte South East serta JP Consulting yang merupakan investor asal Australia yang bergerak dalam palayanan kesehatan yang berbasis digital dengan penerapan blockchain dengan nilai kontrak sebesar USD 140 juta.”

Selain fokus pengembanga industri yang berbasis digital serta ramah lingkungan BP Batam juga mengembangkan industri jasa, yang salah satunya adalah Jasa Logistik, Jasa Pelayanan Kesehatan, Jasa Keuangan dan Jasa Tourism.

“Ayo Singapura dan Singapura Friends datanglah ke Batam, karena kita adalah semacam satu rumpun bambu, kita harus tumbuh bersama, kita harus kuat bersama untuk menghadapi berbagai badai ekonomi dan perubahan ekonomi-ekonomi dunia.”

“Kita harus bersama, karena kita adalah satu rumpun bambu, bukan satu rumpun pisang yang tumbuh sendiri tinggi dan yang lainnya rendah dan akhirnya mati.”

Acara seminar diakhiri dengan sesi foto bersama Kepala BP Batam dengan para narasumber. (*)

IAM MBtech 2019 Kembali Sapa Pecinta Otomotif Batam

0

batampos.co.id – MBtech Best Quality Synthetic Leather kembali menyapa pecinta otomotif dan modifikator tanah air dengan menyelenggarakan kontes modifikasi yang diadakan di 14 kota besar Indonesia sepanjang tahun 2019 ini.

Kontes modifikasi kendaraan bertajuk Indonesia Automodified (IAM) MBtech dilakukan secara berseri untuk meningkatkan nuansa kompetisi bagi peserta dalam menampilkan hasil modifikasi terbaiknya.

Brand Manager PT Polystar International, Dana Iswanto (kanan) dalam acara konferensi pers penyelenggaraan kontes modifikasi IAM MBtech 2019 di Mal Botania 2. (Lenni Julia/batampos.co.id)

Menjadi ajang tahunan yang dinanti-nanti, kontes IAM MBtech 2019 menyediakan lebih dari 150 kategori untuk meraih predikat paling bergengsi, yaitu thropy The King of IAM MBtech 2019, baik untuk Players Tuners yang mengerjakan modifikasi ini di setiap kota.

Selain kontes modifikasi, terdapat pula spesial kategori MBtech Awards yang menantang kreativitas dari para peserta kontes untuk saling berlomba menampilkan hasil kreasi dalam memodifikasi jok dan interior mobil mereka

Dalam penyelenggaraannya, spesial kategori MBtech Awards akan memberikan apresiasi kepada tiga karya modifikasi jok mobil terbaik yang dipilih berdasarkan penilaian tim juri selama kompetisi IAM MBtech 2019 berlangsung.

Penilaian pada kompetisi MBtech Awards berdasarkan ide dan orisinalitas, kreativitas modifikasi jok maupun interior, hingga aplikasi penggunaan bahan MBtech.

“Gelaran kontes IAM MBtech 2019 juga akan diramaikan dengan penyelenggaraan kontes audio mobil dan berbagai sajian hiburan lainnya,” kata Dana Iswanto Brand Manager PT Polystar International dalam konferensi pers di Mal Botania 2, Batam Centre pada Jumat (26/7).

Batam sendiri, menjadi kota kedelapan yang menjadi penyelenggara kontes modifikasi yang didukung oleh MBtech sebagai sponsor utamanya. Dimana sebelumnya sudah dilaksanakan di Surabaya, Yogyakarta, Balikpapan, Jakarta, Makassar, Bali, dan Batu. Setelah Batam, event modifikasi ini akan berlanjut menyapa pecinta otomotif di Medan, Banjarmasin, Bandung, Palembang, Semarang, dan berakhir di Jakarta.

Tidak itu saja, Dana melanjutkan, dalam kesempatan ini MBtech juga merilis produk terbaru mereka yakni MBtech Giorgio. Giorgio dirancang dan diproduksi dengan menggunakan teknologi terkini. Dengan kualitas standar internasional, MBtech Giorgio ini dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, tidak hanya untuk otomotif, tapi juga bisa diaplikasikan untuk home interior dan sebagainya.

“MBtech Giorgio juga hadir dengan jumlah warna terbanyak mencapai 40 warna, harga ekonomis dan kompetitif, namun tetap memiliki kualitas yang mumpuni,” kata Dana lagi.

Terkait dengan penyelenggaraan di Batam tepatnya di halaman Mal Botania 2 ini, nantinya akan diramaikan oleh sekitar 100 peserta yang akan berkompetisi beradu kreativitas dalam memodifikasi kendaraan mereka. Dana berharap antusiasme pecinta otomotif di Batam bisa lebih tinggi dari penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya.

Batam sendiri, menjadi kota yang dinilai unik, karena di kota yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura ini, selalu ada kejutan yang dihadirkan.

“Sebelumnya itu di Batam ini ada peserta yang mobilnya itu tidak ada di daerah lain, ini menjadi salah satu alasan kenapa Batam selalu menjadi daerah yang reguler diadakan kompetisi ini,” kata Dana lagi.

Lebih jauh, Dana menjelaskan kalau penyelenggaraan seri nasional kontes modifikasi IAM MBtech 2019 menjadi wujud komitmen MBtech di bidang otomotif dalam usahanya untuk terus memajukan trend modifikasi jok mobil di Indonesia. (bbi/gun)

Hibah Aset Tahap Kedua Dari BP Batam ke Pemko Batam Selesai Dalam Tiga Bulan

0

batampos.co.id – Hibah aset milik Badan Pengusahaan (BP) Batam tahap kedua akan selesai dalam waktu tiga bulan mendatang.

Deputi III BP Batam, Dwianto Eko Winaryo, mengatakan, saat ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah memberikan surat persetujuan untuk hibah aset tahap kedua pada 8 Juli 2019 lalu.

“Kami harap bisa selesai, karena di dalam surat dari Ibu Menteri Keuangan itu diberikan jangka waktu tiga bulan dari saat surat tersebut diterima,” katanya, Jumat (26/7/2019).

Kata dia, dalam tempo tiga bulan BP Batam akan melakukan proses drafting nota perjanjian hibah.

Kemudian membuat perjanjian penyerahan hibah dan terakhir menyusun berita acara serah terima.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Batam, Jefridin, mengatakan hibah aset tahap kedua memang mengalami kemajuan.

Dalam tahap kedua ini, ada delapan aset yang diminta Pemko Batam untuk dihibahkan. Aset-aset tersebut antara lain Stadion Sepakbola Sei Harapan di Sekupang, Bumi Perkemahan Raja Aji Kelana di Punggur, 15 rumah dinas Pemko Batam di Jalan Kartini Sekupang dan sejumlah aset lainnya.

Kantor BP Batam. Foto: batampos.co.id/Putut Ariyo

“Delapan aset itu sudah ada persetujuannya dari Kemenkeu,” ujar Jefridin.

Proses selanjutnya kata dia, yakni menunggu berita acara hibah dari BP Batam ke Pemko Batam.

Maka setelah itu usai, BP batam akan menghapus delapan aset tersebut dari daftar asetnya dan Pemko memasukkannya sebagai aset baru miliknya.

Selain delapan aset ini, Jefridin mengakui, masih banyak aset-aset BP Batam lainnya yang dimintakan hibah oleh Pemko Batam.

Aset ini tergabung di aset tahap 3,4,5,6. Untuk aset-aset tu lanjutnya, masih dalam proses terkait hibahnya.

Termasuk di dalamnya, Pemko Batam meminta hibah 1000 titik jalan di Batam.

“Kemarin memang ada MoU soal jalan antara BP Batam dan Pemko,” jelasnya.

“Tapi itu pinjam pakai,” kata mantan Kepala Dinas Pendapatan Kota Batam ini.

Dalam prosesnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawal penyerahan hibah aset ini.(leo)

Berobat Tak Perlu Antre

0

Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melakukan pendaftaran melalui aplikasi WhatsApp di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RBK) Batam saat membukan stand di Kepri Mall, Jumat (19/7).

BPJS Kesehatan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS, salah satunya dengan melakukan digitalisasi layanan melalui ponsel pintar. Dengan layanan digital ini, pasien tak perlu antre untuk mendaftar di rumah sakit.

 

Teks/foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Siswa SMAN 23 Menumpang di SMAN 5 dan SDN 005

0

batampos.co.id – Sekitar 293 siswa kelas X SMA Negeri 23, Batuaji menumpang di SMA Negeri 5 dan SD Negeri 005.

Pantauan batampos.co.id kegiatan belajar mengajar baru berjalan minggu pertama di SMAN 23, Jumat (26/7/2019).

Kepala Sekolah SMAN 23, Sarimin Adang, mengatakan, pada Senin (15/7/2019) sampai sabtu (20/7/2019) baru diadakan kegiatan MPLS dan pembagian kelas.

“Pembagian kelas untuk kelas X sebanyak delapan kelas, empat kelas jurusan IPA dan empat jurusan IPS,” jelasnya, Jumat (26/7/2017).

“Satu kelas diisi antara 36 dan 37 siswa dari total siswa kelas X yakni 293 siswa,” katanya lagi.

Kata dia, jumlah ideal satu kelas saat ini masih bisa dikondisikan. Namun lanjutnya, belajar mengajar untuk kelas X sementara masih menumpang di SMAN 5 dan SDN 005, Kelurahan Kibing.

Hal itu kata dia, dikarenakan gedung sekolah yang belum bisa mengakomodir jumlah siswa kelas X.

Saat ini lanjutnya SMA Negeri 23 hanya memiliki tiga ruang kelas dan satu ruangan diperuntukan majelis guru.

Sebanyak 293 siswa kelas X SMA 23 Kota Batam menumpang di SMA Negeri 5 dan SD Negeri 002 Batuaji dikarenakan kekurangan ruang kelas. Foto: Azis Maulana/batampos.co.id

“Saat ini kelas XI IPA dan IPS yang belajar di gedung sekolah, dua lokal dipakai, pagi kelas IPS siangnya kelas IPA,”katanya.

Sementara untuk siswa kelas X menumpang di SMAN 5 adalah jurusan IPS dan terbagi dalam dua shift belajar.

Pagi dua kelas dan siang dua kelas. Sedangkan jurusan IPA kelas X menumpang di SDN 005 sebanyak empat rombongan belajar.

“Bisa dibilang guru cukup kewalahan untuk mengajar, mengingat jarak dan waktu, guru sekolah membagi jadwal di tiga titik,” katanya.

Dengan jumlah tenaga pengajar 20 orang lanjutnya, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya untuk membagi jadwal tiga titik tersebut.

Ketika ditanya perihal buku pelajaran, kata dia, saat ini buku pelajaran masih ditampung oleh perpustakaan SMA Negeri 5.

“Maka guru proaktif dalam melayani tiga titik sembari membawa buku pelajaran sekaligus sebagian guru diperbantukan oleh SMA Negeri 5,” paparnya.

Ia berharap kedepannya ruang kelas agar bisa dibangun di satu lokasi sekolah.(cr1)

Batuampar Dibenahi, Dermaga Pelni Kembali ke Sekupang

0

batampos.co.id – Dermaga Pelni akan segera dipindahkan kembali Ke Pelabuhan Sekupang.

Penyebabnya adalah karena Pelabuhan Batuampar akan memasuki masa revitalisasi, dimana perbaikan akan menyentuh dermaga Pelni yang ada di dermaga utara pelabuhan bongkar muat tersebut.

“Pelabuhan Batuampar akan diperbaiki, jadi dermaga Pelni harus balik ke Sekupang dulu,” kata Kepala Badan Pelabuhan Laut Badan Pengusahaan (BP) Batam, Nasrul Amri Latif, Jumat (26/7/2019).

Kata dia, langkah pertama yang akan dilakukan BP Batam sebelum pemindahan dermaga Pelni adalah memperlebar alur putar untuk Kapal Kelud.

Pelebaran alur putar ini untuk memudahkan kapal-kapal Pelni seperti Sinabung dan Kelud untuk melakukan manuver.

“Terus kedua, memperbaiki gudang yang dipersiapkan sebagai terminal nanti. Itu akan dilakukan oleh Persero,” jelasnya.

Pihaknya berharap mulai bulan depan, sudah ada progres perbaikan gudang oleh Persero. Pasalnya proses perbaikan ini berlomba dengan waktu.

Suasana bongkar muat di Pelabuhan Batuampar, Batam, beberapa waktu lalu. BP Batam akan merevitalisasi pelabuhan Batuampar dan dermaga Pelni akan dikembalikan ke Sekupang. Foto:. Cecep Mulyana/batampos.co.id

Karena nama pemenang tender untuk tahap pertama revitalisasi Pelabuhan Batuampar mungkin akan segera diketahui dalam waktu dekat.

Setelah itu, proses revitalisasi yang dimulai dari pendalaman alur di dermaga utara akan dimulai.

“Konteksnya satu, siapkan alur untuk kapal Pelni agar bisa beroperasi, kedua yakni memperbaiki gudang Persero agar bisa segera beroperasi di sana,” ujarnya.

“Pelni memang harus segera pindah karena modernisasi Batuampar sifatnya total. Tujuannya agar pelabuhan tersebut kuat untuk mengoperasikan crane modern,” ucapnya lagi.

Setelah itu, maka akan ada penambahan rambu-rambu lalu lintas laut untuk melancarkan jalur pelayaran di sekitar Pelabuhan Sekupang.

Tugas tersebut nanti akan dilakukan oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam. BP akan segera berkoordinasi dengan KSOP terkait hal ini.

Tapi, ada satu hal yang mengganggu proses perbaikan Pelabuhan Sekupang, yakni reklamasi di seberang pelabuhan.

Nasrul mengatakan dalam jangka panjang akan mempengaruhi alur pelayaran karena akan menyebabkan pendangkalan.

“Kami akan cari siapa orangnya disana. Saya tengah koordinasi dengan teman-teman dari Kantor Lahan untuk mencari izinnya,” paparnya.

“Dalam jangka panjang akan ganggu karena rembesan pasir itu akan buat pendangkalan,” jelasnya lagi.(leo)

Melayani hingga Pelosok Negeri

0

Bidan Marina mengecek kesehatan Dahlia Tambunan ditemani ibunya Soriani dan anaknya Rava di Perumahan Barelang, Tanjunguncang, Batuaji, Kota Batam, Kepri, Kamis (25/7/2019).

BPJS Kesehatan telah menjalin kerja sama dengan tempat praktik bidan untuk memudahkan layanan kesehatan, khususnya persalinan, kepada masyarakat hingga pelosok Indonesia.

Hal ini sejalan dengan slogan BPJS Kesehatan: Dengan Gotong Royong, Semua Tertolong.

 

Tesk / Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Holding Airport Bandara Hang Nadim Dikelola Angkasa Pura 1

0

batampos.co.id – Tiga dewan komisaris PT Angkasa Pura 1, Ali Muchtar Ngabalin, Suprastio dan Tri Budi Satrio mengunjungi Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (25/7/2019) siang.

Kehadiran ketiga dewan komisaris PT Angkasa Pura 1 ke Batam, menurut Suprastio untuk memastikan adanya rencana dari Kementerian BUMN yang akan membuat holding transportasi udara di Bandara Hang Nadim Batam.

Rencana tersebut saat ini sedang distudikan atau dalam pembahasan di Kementerian BUMN.

“Kemungkinan sebagai holdingnya adalah Angkasa Pura II,  Angkasa Pura I sebagai operatornya atau airport operator,” katanya.

“Nanti ada juga dari Garuda, Citilink, GMF dan penerbangan nasional,” jelasnya lagi.

Kata dia, apabila holding Angkasa Pura I menjadi airport operator di Bandara Hang Nadim Batam, pihaknya akan berkoordinasikan, mensinergikan bandara-bandara yang saat ini belum dikelola oleh Angkasa Pura I.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: Putut Ariyotejo/ batampos.co.id

Salah satunya Bandara Hang Nadim Batam. Transportasi udara, lanjutnya, merupakan suatu sistem tranportasi yang harus satu sistem dan tidak bisa dipisahkan apalagi berdiri sendiri.

Oleh karena itu kata dia, perlu disinergikan manakala Angkasa Pura I sebagai airport operatornya dari holding transportasi udara.

Meskipun nantinya PT Angkasa Pura I masuk ke Bandara Hang Nadim Batam yang akan membuka holding transportasi udara, Suprastio menegaskan, hal tersebut tidak akan mengubah kewenangan pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam dari BP Batam ke Angkasa Pura I.

“Kami hanya berkoordinasi dengan para operator bandara udara yang tak dikelola oleh Angkasa Pura I,” paparnya.

“Kapan pastinya holding transportasi udara oleh Angkasa Pura masuk ke Bandara Hang Nadim Batam, hal itu sedang dibahas di bawah Kementerian BUMN,” terangnya.

Sementara itu, Ali Muchtar Ngabalin, mengatakan membuat holding transportasi udara di Bandara Hang Nadim Batam merupakan program lama Kementerian BUMN.

Dengan tujuan agar terkoneksi khusus bagi perusahaan-perusahaan milik negara pengelola bandara.

“Kami berharap di Batam ini akan segera selesai terkait dengan posisi siapa regulatornya, siapa eksekutornya, posisi Pemko Batam dengan BP Batam dan lain-lain,” tuturnya.

“Yang pasti holding company untuk BUMN itu diperlukan, karena BUMN selain mampu membiayai diri sendiri, juga bisa memberikan kontribusi kepada pendapatan negara,” ujarnya lagi.

Kapan pastinya holding transportasi udara Angkasa Pura I masuk ke Bandara Hang Nadim Batam, Ngabalin, diharapkan bisa terealisasi tahun ini.

Sedangkan Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso, menegaskan, kedatangan dewan komisaris Angkasa Pura I ke Bandara Hang Nadim Batam untuk melihat fasilitas di Bandara Hang Nadim Batam.

“Kedatangan beliau untuk memberikan gambaran ke kami bahwa akan ada holdingnya dari Angkasa Pura I masuk ke Bandara Hang Nadim Batam,” jelasnya.

“Bagaimana tanggapan kami? Kalau hal itu adalah keinginan pemerintah pusat, kami haru siap,” jelasnya.

Kata dia, dari penilaian yang ada, Bandara Hang Nadim memiliki fasilitas yang sangat layak dan memadai.(gas)