Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11101

10 Tahun Berdiri, Musala Al Hidayah Akhirnya Bisa Potong Hewan Kurban untuk Pertama Kalinya

0

batampos.co.id – Setelah 10 tahun berdiri, Musala Al Hidayah yang berada di tengah-tengah pemukiman ruli Taman Yasmin Kebun Batubesar, akhirnya menggelar pemotongan hewan kurban perdana.

Hewan kurban yang dipotong kali ini adalah satu sapi bantuan dari salah satu pengembang yakni PT Kayla Alam Sentosa.

Menurut pengurus Musala Al Hidayah, Imam, mengatakan, daging hewan kurban akan dibagikan kepada warga ruli Taman Yasmin Kebun sebanyak 260 KK.

“Kami bagikan tak hanya warga muslim saja, warga non muslim pun tetap kami berikan daging kurban bantuan dari PT Kayla Alam Sentosa,” katanya, Minggu (11/8/2019).

Panitia kurban Musala Al Hidayah di ruli Taman Yasmin Kebun Batubesar sedang memotong-motong daging kurban untuk dibagikan ke260 KK warga yang tinggal di Ruli Taman Yasmin Kebun Batubesar, Minggu (11/8/2019). Foto: Imam untuk batampos.co.id

Iman bersyukur setelah 10 tahun berdiri, akhirnya ada pelaku usaha yang melirik warga ruli Taman Yasmin.

“Kami hampir tak pernah mendapatkan daging kurban tiap Iduladha karena memang tak pernah ada yang berkurban di ruli Taman Yasmin,” terangnya.

Imam dan beberapa warga penerima daging kurban di ruli Taman Yasmin Kebun berharap, kedepannya lebih banyak para donatur yang melirik warga ruli Taman Yasmin Kebun untuk berkurban.

“Semoga keikhlasan dari PT Kayla Alam Sentosa untuk warga ruli Taman Yasmin Kebun ini bisa diikuti oleh pihak lainnya,” paparnya.

“Kami berharap usaha PT Kayla Alam Sentosa berjalan lancar,” ujarnya.

Kata dia, PT Kayla Alam Sentosa berjanji dan berkomitmen akan menjadi donatur tetap Musala Al Hidayah dalam berkurban apabila usaha mereka berjalan lancar” katanya.(gas)

ACT Gelar Syukuran dan Bagikan Masakan Olahan Daging Sapi ke 1.500 Masyarkat Kota Batam

0

batampos.co.id – Aksi cepat tanggap (ACT) Provinsi Kepri menggelar syukuran kurban di halaman Masjid Raya Batam, Minggu (11/8/2019) siang.

Syukuran tersebut diwujudkan dengan memotong satu sapi kurban yang langsung dimasak langsung menjadi 1.500 porsi dan dibagikan ke masyarakat yang mengantre daging kurban di Masjid Agung Batam untuk santap siang bersama.

Humas ACT Kepri, Ilham, mengatakan, ACT Kepri pada Idul Adha tahun ini menyalurkan tiga ekor sapi kurban.

Sapi-sapi tersebut lanjutnya dipotong di tiga lokasi yakni di Masjid Raya Batam, di TPA Punggur dan Belakangpadang.

“Untuk syukuran makan siang bersama di Masjid Raya ini, kami ACT dibantu rekan-rekan dari asosiasi chef untuk memasak,” jelasnya.

“Kami juga dibantu relawan Masyarakat Indonesia yang membantu melengkapi peralatan lainnya,” ujarnya lagi.

Syukuran di Iduladha berupa makan siang bersama ini, lanjutnya, sudah berjalan dua kali. Pertama Idul Adha tahun lalu dan kedua sekarang ini (kemarin).

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kepri menggelar kegiatan masak dan makan bersama daging hewan kurban dengan sejumlah masyarakat penerima manfaat di kawasan Masjid Agung Batam, Minggu (11/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batam pos.co.id

“Tahun lalu yang kami targetkan sebanyak seribu porsi bisa tercukupi dan tenaga memasaknya, kami kerahkan sebanyak 30 orang dari rekan-rekan chef dan relawan,” terangnya.

Sementara Branch Manajer ACT Kepri, Agus, mengatakan, syukuran makan siang bersama di tempat pemotongan hewan kurban merupakan bentuk upaya ACT Kepri dalam memberikan kebahagiaan ke masyarakat Batam, khususnya kaum duafa.

“Ini merupakan sebuah potensi kebaikan yang terus kami lakukan dalam bentuk syukuran kurban,” paparnya.

“Sedangkan pemotongan satu sapi kurban lainnya kami pilih ke TPA Telagapunggur, karena di sana kami mendapati masyarakat yang terkena gizi buruk,” jelasnya lagi.

Sehingga kata dia, TPA Telagapunggur menjadi skala prioritas ACT Kepri dalam menyalurkan hewan kurban.

Untuk di Batam, ACT Kepri menargetkan sebanyak 800 hewan kurban, namun yang sudah didapat ACT Kepri dari donasi para donatur, baru sebanyak 152 hewan kurban.

“Kami optimis lebih dari 200 hewan kurban yang mampu kami salurkan di Batam,” paparnya.

“Kenapa, karena kami nantinya masih menerima donasi kurban dari hari H hingga H+2 Idul Adha,” terangnya lagi.(gas)

Jumlah Hewan Kurban Meningkat, Wali Kota Batam: Ekonomi Batam Membaik

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan jumlah hewan kurban pada hari raya Iduladha 1440 hijriah meningkat 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut dia peningkatan itu terjadi karena ekonomi Kota Batam sudah mulai membaik.

”Peningkatan ini, pendapat saya pribadi karena pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik,” katanya, Minggu (11/8/2019).

“Maka orang berkemampuan untuk berkurban,” kata Rudi lagi.

Lanjut dia, pertumbuhan ekonomi ke arah yang baik merupakan fokus yang dilakukan jajarannya.

Ratusan warga antre menunggu pembagian kupon daging kurban di Masjid Agung Batam, Minggu (11/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ekonomi yang baik sudah tentu akan dinikmati orang banyak.

”Sebagai pimpinan daerah, saya harap tiap tahun ada kenaikan, bukan penurunan,” harapnya.

Usai salat di Dataran Engku Putri, Rudi bergegas ke Masjid Agung Batam guna menghadiri prosesi penyerahan dan penyembelihan hewan kurban.

Rudi sendiri berkurban satu ekor sapi dengan bobot 900 kilogram.

Total jumlah hewan kurban se-Kota Batam sebanyak 3.904 ekor yang tersebar di 12 kecamatan.

Terdiri dari sapi 1.284 ekor dan kambing 2.620 ekor. Jumlah hewan kurban tahun ini pun meningkat jika dibandingkan tahun lalu, sebanyak 2.768 ekor.(iza)

Prabowo Subianto Yakin Atlet Taekwondo UTI Pro Mampu Harumkan Nama Bangsa

0

batampos.co.id – Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke  Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI-Pro) Training Center, di Pantai Indah Kapuk, Senin (5/8/2019) lalu.

Dalam kunjungannya, Prabowo yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) itu didampingi Mantan Ketua KONI Pusat, Tono Suratman disambut oleh Pendiri UTI-Pro dan YUTI, pemegang Sabuk Dan IX Kukkiwon, Grand Master, Lioe Nam Khiong.

Prabowo sangat terkesan, melihat dari dekat para taekwondoin UTI-Pro dan YUTI berlatih, di UTI-Pro Training Center.

Hal itu disampaikannya melalui akun twitternya Prabowo Subianto @prabowo.

“Tadi sore saya diundang untuk melihat latihan atlet Taekwondo Indonesia, kita selalu percaya potensi atlet Indonesia tidak kalah dengan bangsa lain jika mendapat pembinaan yang serius,” tulisnya.

Prabowo Subianto (tengah) berfoto bersama mantan Ketua KONI Pusat, Tono Suratman (dua dari kiri), Pendiri UTI-Pro dan YUTI, Grand Master, Lioe Nam Khiong (tiga dari kanan) serta pengurus UTI Pro lainnya di UTI-Pro Training Center, di Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Ia juga menambahkan, para atlet tidak hanya dituntut secara prestasi untuk mengharumkan nama Bangsa Indonesia, akan tetapi nasib mereka ke depan juga harus lebih diperhatikan.

“Pencak silat contohnya, 14 Emas pernah diberikan kepada Indonesia melalui ajang Asian Games,” jelasnya.

“Saya yakin dan percaya jika pembinaan diberikan secara serius dan nasib atlet lebih diperhatikan, bukan tidak mungkin cabang olahraga lain akan memetik hasil yang sama,” paparnya.

Prabowo Subianto memang memiliki perhatian khusus terhadap dunia olahraga. Mantan Danjen Kopassus itu sendiri cukup mahir berkuda dan beberapa ilmu bela diri.

Prabowo Subianto bersalaman dengan para atlet taekwondo saat berkunjung ke training centre UTI Pro di Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Foto: Twitter Prabowo

Sementara itu, pendiri UTI-Pro dan YUTI, Grand Master, Lioe Nam Khiong mengaku tersanjung dengan kunjungan Prabowo Subianto ke UTI-Pro Training Center.

“Saya bangga ditengah kesibukan beliau masih menyempatkan diri mengunjungi kami,” ujarnya.

“Perhatian beliau terhadap dunia olahraga cukup besar dan ini menjadi motivasi kami untuk lebih banyak lagi mencetak taekwondoin andal di kemudian hari,” kata Lioe Nam Khiong.

Sementara itu, Master Siauw Lung Wu dan Sabeum Soewito Trikusuman pelatih taekwondo dari Dojang Kharisma Bangsa Batam dan Dojang Citra Mas Batam, bangga karena bisa mengikut sertakan anak didiknya untuk mengikuti seleksi penyaringan atlet taekwondoin nasional untuk diberangkatkan di kejuaraan-kejuaraan internasional.

“Saya bangga karena anak didik kami bisa ikut penyaringan atlet Taekwondo Nasional UTI Pro ,yang kedepannya akan dibina dan disiapkan untuk mewakili Indonesia di iven kejuaraan International,” ujar Soewito.

Adapun dari Taekwondo UTI PRO Kepri, yang dipanggil untuk mengikuti seleksi ini yaitu, Imanuel, Eiky Kwok (Kyorugi) dan Eunice Fastin (Poomsae).(iwa)

Warga Negara Dari Tiga Negara Ini Sumbangkan Hewan Kurban ke Masjid Agung Batam

0

batampos.co.id – Ketua Masjid Agung Batam (MAB), Firmansyah mengatakan, tahun ini di Masjid Aagung Batam (MAB) menyembelih 41 ekor hewan kurban.

Dengan rincian, terdiri dari 8 ekor sapi dan 33 ekor kambing. Kata dia, 8 ekor sapi merupakan hewan kurban dari Wali Kota 1 ekor, WN Maldives 1 ekor, WN Singapura 1 ekor, Bank Riau Kepri 1 ekor, keluarga Besar Almarhum Manan Sasmita 1 ekor, Travel Great Season 2 ekor dan patungan sapi 7 orang 1 ekor.

Sementara Kambing 33 ekor terdiri dari jamaah MAB, WN Singapura, WN Maldives dan perusahaan.

Ratusan warga antre menunggu pembagian kupon daging kurban di Masjid Agung Batam, Minggu (11/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Selain itu juga ada jemaah dari Singapura dan Batam yang melaksanakan akikah sebanyak 3 ekor kambing dan syukuran qurban dari ACT Batam 1 ekor sapi,” kata Firman.

Kata dia, pelaksanaan pemotongan hewan qurban dilakukan secara syariat Islam, oleh tukang jagal yang berpengalaman dan didukung oleh panitia sebanyak 120 orang serta relawan.

Daging kurban dibagikan kepada masyarakat atau jamaah MAB dengan kupon yang disiapkan sebanyak 800 lembar. Dengan asumsi, berat daging campur lebih kurang 1 kilogram.

Jumlah total hewan kurban se-Kota Batam sebanyak 3.904 ekor yang tersebar di 12 kecamatan.

Terdiri dari sapi 1.284 ekor dan kambing 2.620 ekor. Jumlah hewan kurban tahun ini pun meningkat jika dibandingkan tahun lalu, sebanyak 2.768 ekor.(iza/she)

KPU Natuna Tetapkan 20 Nama Caleg Terpilih

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna memplenokan 20 nama calon legislatif (Caleg) terpilih, dari hasil rekapitulasi perhitungan suara di tiga daerah pemilihan. Pleno dilakukan di Natuna Hotel Ranai, Sabtu (10/8/2019).

20 nama caleg terpilih tersebut sesuai jatah kursi di DPRD Natuna, yang dibagi tiga daerah pemilihan berdasarkan jumlah penduduk. Yakni daerah pemilihan satu terdiri empat kecamatan dengan jatah 10 kursi. Dapil 2 meliputi 4 kecamatan dapat 4 jatah kursi dan Dapil 3 meliputi 5 kecamatan terdapat 6 jatah kursi.

Ketua KPU Natuna Junaedi Abdilah mengatakan, pleno tersebut sekaligus penetapan kursi partai politik peserta pemilu legislatif tahun 2019. Berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Natuna, Partai Gerindra mendapat 3 kursi di DPRD, PDIP 2 kursi, Golkar 3 kursi, Nasdem 2 kursi, Partai Perindo 1 kursi, PPP 2 kursi, PAN 3 kursi, Hanura 2 kursi, dan Partai Demokrat 2 kursi.

Daerah pemilihan 1 katanya, caleg terpilih di antaranya Jarmin Sidik dari Gerindra dengan perolehan 818 suara. Rusdi dari PDIP dengan 573 suara, Eri Marka Golkar dengan 1.088 suara, Daeng Ganda R dari Golkar dengan 921 suara, Wan Aris M dari Nasdem dengan 833 suara, Eriyandy dari Perindo dengan perolehan 811 suara, Erwan Haryadi dari PPP dengan 737 suara, Daeng Amhar dari PAN dengan 1.293 suara, Junaidi dari Hanura dengan 844 suara dan Hendry FN dari Demokrat dengan 1.126 suara.

ilustrasi

Dapil 2, caleg terpilih di antaranya, Husin dari Gerindra dengan 1.194 suara, Pang Ali dari PPP dengan 1.006 suara, Andes Putra dari PAN dengan 1.664 suara dan Baharuddin dari Demokrat dengan 1.138 suara.

Sementara caleg terpilih daerah pemilihan 3 di antaranya, Marzuki dari Gerindra dengan 899 suara, Ibrahim dari PDIP perolehan 449 suara, Azi dari Golkar dengan 1.499 suara, Lamhot Sijabat dari Nasdem dengan 912 suara, Wan Ricci Saputra dari PAN dengan 1.122 suara dan Saifullah dari Hanura dengan 1.223 suara.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, aparat keamanan hingga masyarakat yang terlibat mensukseskan pemilihan umum serentak tahun 2019 lalu. Sehingga tahapan pleno caleg terpilih periode 2019-2024 dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar,” ujarnya. (arn)

Budayakan Konsumsi Makanan Lokal

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Natuna, Sri Hariningsih, mengatakan pemerintah daerah mengimbau kepada seluruh masyarakat Natuna meningkatkan budaya mengonsumsi makanan lokal. Seperti sagu, ikan, ubi maupun dari sayur-sayuran lokal.

”Masyarakat Natuna harus meningkatkan budaya mengonsumsi makanan lokal, karena makanan khas daerah perlu dilestarikan dan dibudayakan, karena lebih sehat,” imbaunya, Minggu (11/8/2019).

Menurutnya, pola konsumsi masyarakat saat ini yang mulai cenderung terbiasa dengan makanan cepat saji. Sehingga makanan lokal mulai jarang dikonsumsi masyarakat.

”Kami melihat hampir setiap kesempatan, sebagian besar masyarakat lebih suka menyantap makanan modern atau cepat saji, dibandingkan lokal olahan. Padahal justru makanan cepat saji itu belum tentu aman dan sehat,” ujarnya.

Uji sampel sayuran dan buah-buahan dari luar Natuna secara acak di sejumlah lapak pedagang di Pasar Ranai oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pemkab Natuna beberapa waktu lalu.
foto: batampos.co.id / aulia rahman

Meningkatkan budaya mengonsumsi makanan olahan dari bahan lokal sambungnya, juga dapat membantu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, terutama para petani lokal.

”Sejauh ini makanan olahan lokal masih sedikit dijual di pasaran. Seperti sagu, umbi-umbian dan lainnya tentunya akan lebih laku jika konsumsi lokal mening kat. Dan imbasnya terhadap ekonomi masyarakat,” sebutnya.

Sri Hariningsih mengatakan, pihaknya sudah melakukan uji dasar pangan dengan sejumlah sampel makanan seperti buah-buahan dan sayuran dari luar Natuna dari pedagang di pasar. Sebagian besar sudah terkontaminasi dengan pestisida dan zat kimia.

”Buah-buah maupun dari luar Natuna sudah terkontaminasi pestisida dan zat kimia yang tidak baik untuk kesehatan. Mestinya ini juga disadari masyarakat, karena makanan olahan lokal lebih aman,” ujarnya. (arn)

Kang Hap Tjua Raih Suara Terbanyak

0

batampos.co.id – “Apa yang saya raih saat ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat di daerah pemilihan saya. Untuk itu, amanah dari masyarakat yang sudah memilih kita akan dilaksanakan semaksimal mungkin. Tentunya dukungan dari masyarakat terhadap saya tidak hanya pada saat memilih saja. Tapi, dukungan juga harus tetap diberikan agar saya bisa menjalankan tugas di legislatif dengan baik,’’ ungkap Kang Hap Tjua alias Herman, Minggu (11/8).

Pemko Batam Diminta Cari Solusi atas Tingginya Harga Bahan Pokok

0

batampos.co.id – Tingginya harga sejumlah bahan pangan seperti cabai dan telur dalam beberapa bulan terakhir membuat masyarakat semakin menjerit.

Banyak yang mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Mereka terpaksa memangkas sejumlah kebutuhan akibat tingginya harga bahan pokok.

Siti, warga Batuampar misalnya mengeluhkan tingginya harga cabai yang sudah berlangsung sejak sekitar dua bulan terakhir.

Menurutnya, harga cabai yang berada di kisaran Rp 80 ribu hingga Rp 120 ribu dinilai cukup menguras kantong.

”Biasanya paling naik satu atau dua minggu setelah itu turun, tapi sekarang ini kok sampai berbulan-bulan,” keluhnya, kemarin.

Tak hanya cabai, harga telur ayam juga masih mahal. Ia menyebut, harga telur per papan yang berisi 30 butir kini dibanderol pada kisaran Rp 45 ribu.

”Dulu kan rata-rata Rp 36 ribu, kalau naik Rp 40 ribu setelah itu turun lagi. Tapi sekarang ini kok gak pernah turun lagi,” imbuh wanita dengan satu anak tersebut.

Tak hanya warga, sejumlah pedagang di pasar tradisional Batam juga merasakan dampak kenaikan harga beberapa bahan pangan tersebut.

Bahkan, sebagian di antaranya sengaja mengurangi stok bahan pokok yang dijualnya. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kerugian menyusul semakin tingginya harga komoditas tersebut di pasaran.

Cabai merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harganya terus melonjak. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ilham, pedagang cabai di Pasar Mega Legenda Batam Centre mengatakan, saat ini harga cabai merah berada di kisaran Rp 85 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram (kg).

Biasanya, ia mengaku selalu menyediakan stok di atas 15 kg. Namun kini, ia hanya menyediakan stok 8 kg hingga 10 kg.

Hal itu dilakukan agar tidak rugi. Sebab jika stok sama seperti sebelumnya, ia akan merugi.

Cabai yang tidak laku terjual karena mahal akan busuk dan tidak akan diminati pembeli.

”Sekarang kita hanya sediakan sesuai kebutuhan jumlah pembeli. Harapannya harga bisa kembali turun,” kata Ilham, kemarin.

Hal senada juga diutarakan Asnawi, pedagang di telur di Pasar Fanindo, Batuaji. Diakuinya, melihat daya beli masyarakat saat ini, ia tak berani menyimpan stok telur dalam jumlah banyak.

Bahkan, beberapa kali ia harus merugi karena telur yang dijualnya busuk akibat lama tak laku dijual.

”Biasanya banyak yang beli per papan, sekarang jadi per butir. Kalau simpan banyak-banyak takut rugi lagi,” katanya.

Asnawi mengatakan saat ini harga telur berkisar antara Rp 44 ribu hingga Rp 45 ribu per papan atau 30 butir.

Harga ini cukup tinggi bila dibandingkan dengan harga sebelumnya yang hanya Rp 38 ribu per papan.

”Ambil untung tipis saja udah dibilang jual mahal. Serba salah kalau kami pedagang,” sesalnya.

Sementara Andre, pedagang cabai di Pasar Fanindo mengatakan, harga cabai merah yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 85 ribu per kg kini naik menjadi Rp 100 ribu per kg.

Meski begitu, permintaan di pasar diakui Andre masih tinggi.

”Mungkin karena Lebaran Iduladha, sehingga meski harga tinggi tetap masih banyak dicari warga,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Batam Hendra Asman meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun ke lapangan untuk menelusuri dugaan permainan harga bahan pangan mengingat mahalnya berbagai jenis bahan pokok tersebut.

”Terkait kenaikan harga harus dicari tahu apa persoalannya, dan berikan solusi yang tepat buat para pelaku usaha dan juga masyarakat,” kata Hendra.

Pihaknya juga mendorong pihak terkait rutin menggelar operasi pasar.

Sebab, dengan operasi pasar, lambat laun harga akan stabil sehingga masyarakat, utamanya ekonomi kelas menengah ke bawah mampu membeli kebutuhan bahan pokoknya.

”Memang tidak mudah untuk menurunkan harga yang telah melambung tinggi. Oleh karena itu, pemerintah dan pihak terkait harus berupaya keras untuk menurunkan harga sembako (bahan pokok) di pasar,” ungkap Hendra.

Batam Pos mencoba mengonfirmasi tingginya harga bahan pangan tersebut pada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau.

Namun, panggilan telepon dan pesan yang dikirimkan ke ponselnya tak berbalas.(rng)

Malaysia – Indonesia Berjuang Bersama demi Sawit

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad bersepakat memerangi langkah diskriminasi Uni Eropa terkait kebijakan minyak sawit. Hal ini diungkapkan saat pertemuan bilateral di Putrajaya, Jumat (9/8) lalu.

”Kedua pemimpin memiliki komitmen kuat melanjutkan perjuangan melawan diskriminasi minyak kelapa sawit,” ujar Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L. P. Marsudi seperti dikutip dari kantor berita Antara, kemarin.

Indonesia dan Malaysia tetap memiliki komitmen tinggi terhadap pengelolaan dan pemrosesan minyak sawit berkelanjutan.

”Indonesia memiliki sertifikasi minyak sawit dan data ilmiah untuk perbandingan,” ujarnya.

Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) dan Uni Eropa telah sepakat membentuk kelompok kerja minyak kelapa sawit.

”Pendekatan kami terbuka. Tak boleh diskriminasi. Kita akan berjuang,” katanya.

Ekspor minyak sawit Indonesia, termasuk CPO dan turunannya, oleokimia, dan biodiesel pada April, telah turun 18 persen mencapai 2,44 juta ton dibandingkan dengan total ekspor 2,96 juta ton pada Maret.

”Mei, ekspor telah mencatat kenaikan tetapi belum melampaui harapan,” Direktur Eksekutif Gapki, Mukti Sardjono. (*)