batampos.co.id – Dua pekan usai Lebaran Iduladha, harga cabai di Kota Batam masih tergolong tinggi di beberapa pasar. Harga cabai merah keriting kini naik Rp 10 ribu per kilogram (kg).
Padahal, beberapa hari sebelumnya, harga cabai merah keriting berkisar Rp 80-90 ribu per kg. Namun, Jumat (23/8/2019), harga cabai naik Rp 90-100 ribu per kg.
Asman, pedagang cabai di Pasar Botania 1, Batam Center mengatakan harga cabai sudah naik sejak Rabu (20/8/2019) lalu.
”Cabai merah (keriting, red) memang naik lagi, kalau yang agak murah cabai rawit,” ujar Asman.
Seorang warga tengah memilih cabai di pasar Botania 2,beberapa waktu lalu.Dua pekan setelah lebaran Iduladha harga cabai kini mencapai Rp 90 hingga Rp 100 ribu per kilogram. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
Cabairawit hijau kata dia, dijual Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per kg. Sedangkan, untuk cabai rawit merah atau cabai setan juga masih bertahan di harga Rp 120 ribu per kg.
batampos.co.id – Anggaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam menjadi salah satu yang dirasionalisasi pada APBD Perubahan 2019.
Tak tanggung-tanggung, rasionalisasi anggaran mencapai hampir Rp 450 juta. Ironisnya, pemangkasan anggaran itu terjadi di musim kemarau seperti saat ini yang dinilai sangat rentan adanya kebakaran.
”Ini salah satu yang dikritisi, anggarannya dipotong hampir Rp 450 juta,” kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho, Jumat (23/8/2019).
Kata dia, hal itu akan berpengaruh terhadap kinerja dinas tersebut. Apalagi lanjutnya, saat ini sedang musim kemarau dan sudah beberapa kali terjadi kebakaran.
Menurutnya, anggaran Damkar yang semula Rp 4.986.456.140, dirasionaliasi menjadi Rp 4.536.892.240 atau turun Rp 449.563.900.
Kondisi hutan Dam Duriangkang setelah mengalami kebakaranbeberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi Humas PT ATB untuk batampos.co.id
Akibat rasionalisasi itu, sejumlah kegiatan di dinas Damkar dikurangi. Seperti, program penanganan dan pencegahan kebakaran sebesar Rp 320.183.400 dan program kegiatan peningkatan pelayanan administrasi perkantoran yakni Rp 104.196.500.
”Kalau mau mengantisipasi musibah kebakaran tentu dinas ini yang ditunjang anggarannya,” ujarnya.
Artinya, kata Udin, disupport dengan menambah anggaran. Karena Dinas Damkar akan bekerja lebih ekstra untuk mengantisipasi kebakaran di musim panas seperti ini.
“Bukan sebaliknya,” sesal Udin.
Ia juga mengkritisi terkait naiknya anggaran bantuan sosial (bansos) yang disebut untuk mengakomodir atau menangani korban bencana kebakaran.
Alasan ini disebut Udin tidak sinkron dengan fakta yang ada di lapangan.
”Kalau alasannya (bansos naik) untuk dapur umum (pasca musibah kebakaran), harusnya di sini ditambah bukan mengurangi anggaran di dinas kebakaran ini. Alasan ini yang kita nilai tak sinkron,” ujar dia.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Batam Abdul Malik mengatakan, peningkatan dana bansos dari Rp 3,3 miliar menjadi Rp 6,3 miliar terkait dana kejadian atau bencana yang perlu pendanaan secepatnya.
”Untuk antisipasi jika ada hal yang masyarakat butuhkan seperti kebakaran. Itulah gunanya,” kata Malik, Rabu (21/8/2019) lalu.(rng)
Juru Bica KPK, Febri Diansyah, mengatakan hingga Jumat (23/8/2019), total saksi yang telah diperiksa terkait kasus Gubernur Kepri Nonaktif, Nurdin Basirun, sebanyak 33 orang.
Gubernur Kepri Nurdin Basirun (rompi oranye) setelah diperiksa penyidik KPK di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
“Kami fokus mendalami dugaan penerimaan gratifikasi, baik yang diduga berasal dari OPD di Kepri ataupun terkait dengan perizinan,” katanya, Jumat (23/8/2019).
batampos.co.id – Debbie Geddes kaget ketika mendapati ikan yang dipancingnya memiliki keunikan.
Betapa tidak, dia melihat ikan itu bermulut dua. Debbie memancing bersama suaminya di Danau Champlain, di bagian utara New York, Amerika Serikat, pekan lalu.
Dia pun akhirnya memutuskan untuk melepas kembali ikan tersebut. Namun, sebelum dilepas, Geddes mengabadikan beberapa foto iakn tersebut dan dibagikan ke media sosial.
Kepada Fox News yang dikutip dari Daily Mail, Geddes menceritakan bahwa ketika ikan itu mengait pancingnya, dia merasa seperti mendapat ikan yang enak.
Ikan bermulut dua hasil pancingan Debbie Geddes di Danau Champlain, bagian utara New York, Amerika Serikat. Foto: Facebook Debbie Geddes/FAJAR/JPG
”Ketika berhasil menariknya ke perahu, saya tidak percaya apa yang saya lihat!” bebernya sebagaimana diberitakan Fajar (Jawa Pos Group), Jumat (23/8/2019).
“Dua mulut! Namun ikan ini sehat dan berkembang. Luar biasa!” teriaknya ketika itu.
Gaddes lantas mengabadikan hasil pancingannya itu.
“Kami dengan cepat mengambil beberapa foto dan melepaskan ikan,” lanjutnya.
Sebuah foto akhirnya diunggah ke Facebook oleh rekan kerja Geddes, Adam Facteau. Dia mengaku lebih kaget dengan penemuan ini daripada Geddes.
Hampir 1.000 orang telah ikut berkomentar. Beberapa di antaranya bahkan berspekulasi tentang ikan dua mulut itu memang alami atau mungkin disebabkan oleh cedera akibat semacam polusi.(jpg)
batampos.co.id – Program Gerakan Wakaf Sejuta Alquran terus berlanjut. Pembagian Alquran tahap kelima ini, diserahkan ke Rumah Tahfidz Cinta Alquran di Kampung Panglong, Batubesar, Nongsa, Kamis (22/8/2019).
Penyerahan tersebut dihadiri Direktur Percetakan Ripos Bintana Press, Socrates, Branch Manager Bank Muamalat Cabang Batam, Danie Maulana Lutfie, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepri, Masrum, dan perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Batam Jamain.
”Program ini akan terus berlanjut. Saat ini sebanyak seribu Alquran sedang dalam proses pengiriman dari Surabaya,” kata Socrates.
Menurut dia, cikal bakal program ini bermula dari pembicaraan ringan antara dirinya dengan Branch Manager Bank Muamalat Batam, Danie Maulana Lutfie dan perwakilan Baznas Kepri Masrum.
Pembicaraan ringan ini terus berlanjut, dan akhirnya menjadi suatu program serius. Socrates mengatakan, gerakan ini untuk mengganti Alquran yang ada di Taman Pendidikan Alquran (TPA), masjid, musala maupun di rumah-rumah tahfiz yang tidak layak atau sobek.
Dengan adanya Alquran baru di tempat-tempat tersebut, diharapkan dapat menambah khusyuk umat Islam yang membacanya.
Direktur Percetakan Ripos Bintana Press Socrates (tiga dari kiri) bersama Branch Manager Bank Muamalat Cabang Batam Danie Maulana Lutfie, perwakilan Baznas Kepri Masrum, dan perwakilan LAZ Batam Jamain saat menyerahkan Wakaf Alquran di Rumah Tahfidz Cinta Alquran di Kampung Panglong, Batubesar, Nongsa, Kamis (22/8/2019). Foto: Fiska Juanda/Batam Pos
”Ini (Rumah Tahfidz Cinta Alquran, red) merupakan tempat kelima yang kami bagikan. Ke depan akan terus berlanjut ke tempat-tempat lainnya,” tuturnya.
Kepada 35 santri di Rumah Tahfidz Cinta Alquran, Socrates berharap sumbangan ini dapat meningkatkan gairah dan minat membaca mereka terhadap Alquran.
Sedangkan perwakilan Baznas Provinsi Kepri Masrum mengatakan, program ini terlaksana karena setiap pihak yang terlibat saling bersinergi.
Ia mengajak semua umat muslim agar dapat terlibat dalam program ini.
”Mari bersama-sama sukseskan program ini,” katanya.
Masrum mengatakan, dana wakaf Alquran yang dikelola tersebut, akan kembali ke masyarakat.
Dana tersebut disimpan di Bank Syariah Muamalat.
”Kami sangat senang program ini dapat terus berjalan,” ucapnya.
Sementara itu, Branch Manager Bank Muamalat Cabang Batam, Danie Maulana Lutfie, menitipkan pesan ke para santri di Rumah Tahfidz Cinta Alquran.
”Hormati ustaz dan ustazah yang mengajar. Ikuti arahan mereka, selalu semangat. Dan syiarkan Alquran,” pesannya.
Danie juga membahas sedikit mengenai perbankan. Kepada tamu undangan dan para santri, ia meminta untuk hijrah.
”Pelan-pelan saja, bisa hijrah dengan cara menabung di bank-bank syariah. Seperti Bank Muamalat,” ujarnya.(ska)
batampos.co.id – Setelah melakukan penggeledahan rumah pengusaha di Tanjung Pinang, Jumat (23/8/2019), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi di Polresta Barelang.
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakn, pemeriksaan dilakukan dalam proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam Penerbitan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi dari Pemkab Kotawaringin Timur dengan tersangka SH, Bupati Kotawaringin Timur.
Berikut nama-nama yang diperiksa KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Kotawaringin Timur, SH:
1. M. Efendi Staf Bagian Keuangan PT Fajar Mentaya Abadi
(FMA)
2. Hendy pemilik PT. FMA dan AIM .
3. Alias Welo, Direktur PT. Aries Iron Mining yang juga Bupati Kabupaten Lingga dan Mantan Direktur Utama PT FMA.
“Para saksi didalami terkait dengan proses perizinan pertambangan di Kotawaringin Timur,” kata Febri.
“Sedangkan terhadap KuinLim, pemilik PT Niaga Lestari Remittance, kami lakukan penyitaan sejumlah dokumen terkait dengan proses perizinan tambang di Kota Waringin Timur,” jelasnya.(cha)
batampos.co.id – Iklim usaha di Kota Batam belum stabil dan kurang kondusif. Hal ini menyebabkan salah satu perusahaan asal Jepang yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara itu, memilih angkat kaki.
Perusahaan tersebut adalah PT Foster. Perusahaan yang bergerak di bidang elektronik berupa speaker memilih hijrah ke Myanmar.
Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng, menuturkan, perusahaan yang dinyatakan tidak beroperasi untuk kuartal pertama 2019 hanya PT Foster saja.
Dia menyebutkan PT Foster sudah berencana relokasi sejak beberapa tahun lalu.
Menurut Tjaw Hioeng, kepindahan Foster juga akibat frekuensi demonstrasi yang sering terjadi beberapa tahun terakhir.
Ilustrasi pekerja di Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
”Saya kira tentu ini menjadi salah satu faktor, sebab dalam segi produktivitas jadi terkendala seperti keterlambatan produksi sehingga perusahaan dirugikan,” katanya, Kamis (22/8/2019).
“Alhasil perusahaan mengalihkan ke negara pesaing,” ujarnya lagi.
Terkait hak dan kewajiban perusahaan, dari total 2.500 karyawan yang didominasi karyawan kontrak, saat ini menyisakan tujuh orang saja dan dalam proses penyelesaian administrasi.
”Hak dan kewajiban sudah di-tuntaskan sesuai UU Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Selanjutnya, PT Unisem yang dikabarkan September nanti berhenti beroperasi, tetap menjalankan produksi hingga 2020.
”Saat ini produksi orderan perusahaan ini masih jalan. Secara legal (PT Unisem) belum dinyatakan tutup,” terangnya.(leo/cr1)
batampos. co.id – Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen M Sabrar Fadhillah berkunjung ke Markas Koramil 01 Batam Timur Kodim 0316 Batam, Jumat (23/8/2019) sore.
Kunjungan Jenderal Bintang Dua TNI AD tersebut untuk meresmikan kantor Makoramil 01/Batam Timur Kodim 0316 Batam.
Dihadapan para pimpinan muspida di Batam dan Kepri, Pangdam meminta semua pihak dan seluruh unsur masyarakat harus bisa menyikapi segala hal dengan dewasa dan kepala dingin.
Hal tersebut untuk menghindari seperti kejadian konflik di
Surabaya dan Papua beberapa hari lalu.
“Kepada semua pihak yang merasa tersakiti, kami mengerti karena semua masyarakat ini adalah anak bangsa,” katanya.
Pangdam meminta agar masyarakat tidak saling menjelek-jelekkan satu sama lain atau pun merasa lebih unggul daripada yang lainnya.
“Justru dari keberagaman itulah yang menyatukan masyarakat Indonesia,” ujarnya lagi.
Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen M Sabrar Fadhillah. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
Mayjend Fadhillah meminta masyarakat di Batam untuk tetap menjaga kekompakan, membangun persaudaraan dengan semuanya.
“Jangan sampai ada pihak yang memicu konflik di tengah-tengah masyarakat, jangan sampai jadi tukang kompor yang memicu konflik perang saudara,” tegasnya.
Pangdam juga mengimbau kepada semua pihak agar lebih bijak dan pandai dalam menggunakan media sosial.
Karena media sosial lanjutnya, memiliki dua sisi. Pertama jika penggunaannya salah, hal itu dapat memicu konflik dan perpecahan.
Tapi di satu sisi jika medsos itu digunakan dengan bijak, maka akan menghasilkan hal yang
positif.
“Masyarakat harus dewasa dan bijak dalam menyikapi keberadaan media sosial,” jelasnya.
“Tujuan utama semua masyarakat kan satu saja, negeri ini maju, sejahtera, damai, dan makmur,” tegasnya mengakhiri.(gas)
batampos.co.id – Satu per satu investor baik dari lokal maupun asing mulai menjejakkan kaki di Batam.
Dari lokal, mulai dari Ilthabi, Sarinah, dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) akan masuk ke Batam.
Sementara dari asing, Apple membangun Akademi Apple di Nongsa Digital Park.
”Sekarang memang konsentrasi industri digital 4.0. Batam sudah ada baik itu industri maupun pendidikan. Contohnya ada Akademi Apple,” kata Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Edy Putra Irawadi, Kamis (22/8/2019).
Alasan Apple membangun akademi di Batam, karena untuk memenuhi peraturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia.
Peraturan tersebut menyebabkan eksportir smartphone asing harus membangun pabrik yang bermitra dengan perusahaan lokal, atau membangun fasilitas pendidikan.
Dengan begitu, maka Apple bisa memasarkan produknya dengan mudah di Indonesia. Apple telah membuka kelas baru yang pendaftarannya dimulai sejak Juli lalu.
Produsen smartphone premium ini merekrut 100 siswa terpilih yang akan dididik kurang lebih sembilan bulan untuk menjadi developer program smartphone.
Kawasan Industri di Kota Batam. Foto: Dokuemntasi Batam Pos.
”Selain itu, ada juga pendidikan penerbangan di Poltek. Dengan begitu, Batam ini sudah punya nilai tambah yang tinggi,” katanya.
Untuk investor lokal, nama Sarinah dan PPI. Nama kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mengemuka karena akan ikut membantu membangun pusat logistik berikat (PLB) di Batam. Keduanya bergerak di bidang retail.
”Sarinah mau lakukan sinergi BUMN untuk kembangkan logistik hub di Pelabuhan Beton Sekupang,” jelasnya.
“Tujuannya untuk tingkatkan optimalisasi jalur laut sebagai hub suplai barang,” katanya lagi.
Rencana kerja Sarinah yakni menjadikan aset BP Batam seperti Gedung Beringin dan Gudang Persero di Pelabuhan Sekupang sebagai PLB untuk menimbun barang ekspor.
”Karena Sarinah itu supplier, nanti barangnya diangkut Pelni. Rencananya nanti dimulai pada Oktober,” jelasnya.
Sedangkan PPI ingin membangun pusat etalase produk ekspor dan kedai kopi bernama Kopari di sekitar Gedung BP Batam.
”Mereka sudah dua kali datang ke sini. Nanti mereka mau promosikan produk khas Indonesia seperti Akar Wangi Tasikmalaya, Kayu Manis Jambi, Minyak Gambir Padang, Kopi Kuala Tungkal, dan lain-lain,” ungkapnya.
Sekarang berkas kedua BUMN tersebut sudah sampai di Biro Umum BP Batam. Dalam dua atau tiga ke depan akan selesai.(leo)
batampos.co.id – Wakil Komisaris Utama Batam Pos Marganas Nainggolan didampingi Komisaris Usep RS bersama tim Event Organizer (EO) Batam Pos bersilaturahmi dengan Plt Gubernur Kepri, Isdianto di lantai VI Graha Kepri, Batam Center, Kamis (22/8) pagi.
Kedatangan Marganas dan rombongan untuk menyampaikan undangan sekaligus meminta kesediaan Plt Gubernur Kepri, Isdianto, membuka event gawean Batam Pos dan PT Bintan Onbase Resort, Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan, Minggu (25/8/2019) mendatang.
Dalam kesempatan itu, Isdianto menegaskan akan hadir di acara pembukaan lusa.
”Tak usah khawatir, saya mendukung sepenuhnya event yang digelar Batam Pos,” katanya.
Apalagi kata dia, dengan event Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan, Pemprov Kepri sangat terbantu.
Karena otomatis menjadi ajang mempromosikan keindahan alam sekaligus wisata yang ada di Bintan.
“Saya mendukung seribu persen gelaran ini dan saya berterima kasih kepada Batam Pos yang ikut peduli untuk mendongkrak dan mengeksplore wisata yang ada di Bintan dan Tanjungpinang dengan gelaran Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan,” paparnya.
Wakil Komisaris Utama Batam Pos Marganas Nainggolan, Komisaris Usep RS, Manajer EO Batam Pos Herman Mangundap, dan Wakil EO Ismanto saat bersilaturahmi dan meyampaikan undangan Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan kepada Plt Gubernur Kepri Isdianto di lantai VI Graha Kepri, Batam Center, Kamis (22/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
Ke depan lanjutnya pihaknya ingin menggandeng sejumlah pengusaha biro perjalanan (travel) untuk menghidupkan sektor pariwisata.
Isdianto menyampaikan, saat ini Pemprov Kepri sedang berusaha membenahi kondisi pariwisata yang sudah ada.
Sehingga kata dia, orang yang berkunjung dan pulang ke tempat asalnya akan mendapatkan kepuasan setelah melihat destinasi pariwisata yang ada di Provinsi Kepri.
Seperti pariwisata religus di Tanjungpinang, misalnya penyengat. Bahkan, untuk menghidupkan sektor pariwisata religius tersebut, Isdianto, berencana memperbaiki infrastruktur.
Seperti perluasan pelabuhan. Lalu, jalan-jalan di kawasan wisata religius Penyengat. Karena kata dia, kondisi infrastruktur di sana masih sangat kurang mendukung.
Sehingga perlu perbaikan untuk mendongkrak sektor pariwisata. Tak itu saja, Isdianto juga berencana membuat event pariwisata tahunan dengan skala besar.
”Kami ingin mengkolaborasikan antara budaya Melayu dengan budaya dari negeri lainnya untuk mendongkrak sektor pariwisata,” ujarnya.
Dia mencontohkan di Bagan Siapiapi, dengan menggelar event bakar tongkang saja, mampu menarik pengunjung untuk berbondong-bondong menikmati event tersebut.
”Daerah lain saja mampu, kenapa kita tidak,” tegasnya.
Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan yang merupakan event gawean Batam Pos dan PT Bintan Onbase Resort, merupakan kegiatan sepeda santai yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI).
Fun bike ini kegiatan pertama di Pulau Bintan. Gelaran ini akan menjadi event tahunan Batam Pos di tahun-tahun berikutnya dan bertujuan menggalakkan program pemerintah dalam memajukan pariwisata Kepri.
Sekaligus sebagai kampanye gaya hidup sehat dengan cara mengurangi polusi. Menjalin kerja sama dan mempererat tali persaudaraan sesama goweser dan ajang promosi Bintan Agro Resort.(gas)