Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11112

KPK Periksa Bupati Lingga, Alias Wello

0

batampos.co.id – Setelah melakukan penggeledahan rumah pengusaha di Tanjung Pinang, Jumat (23/8/2019), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi di Polresta Barelang.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakn, pemeriksaan dilakukan dalam proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam Penerbitan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi dari Pemkab Kotawaringin Timur dengan tersangka SH, Bupati Kotawaringin Timur.

Berikut nama-nama yang diperiksa KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Kotawaringin Timur, SH:

1. M. Efendi Staf Bagian Keuangan PT Fajar Mentaya Abadi
(FMA)

2.  Hendy pemilik PT. FMA dan AIM .

3.  Alias Welo, Direktur PT. Aries Iron Mining yang juga Bupati           Kabupaten Lingga dan Mantan Direktur Utama PT FMA.

“Para saksi didalami terkait dengan proses perizinan pertambangan di Kotawaringin Timur,” kata Febri.

Baca Juga: 7 Pengusaha yang Diperiksa KPK Hari Ini di Polresta Barelang

“Sedangkan terhadap KuinLim, pemilik PT Niaga Lestari Remittance, kami lakukan penyitaan sejumlah dokumen terkait dengan proses perizinan tambang di Kota Waringin Timur,” jelasnya.(cha)

Industri di Kota Batam Belum Stabil

0

batampos.co.id – Iklim usaha di Kota Batam belum stabil dan kurang kondusif. Hal ini menyebabkan salah satu perusahaan asal Jepang yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara itu, memilih angkat kaki.

Perusahaan tersebut adalah PT Foster. Perusahaan yang bergerak di bidang elektronik berupa speaker memilih hijrah ke Myanmar.

Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng, menuturkan, perusahaan yang dinyatakan tidak beroperasi untuk kuartal pertama 2019 hanya PT Foster saja.

Dia menyebutkan PT Foster sudah berencana relokasi sejak beberapa tahun lalu.
Menurut Tjaw Hioeng, kepindahan Foster juga akibat frekuensi demonstrasi yang sering terjadi beberapa tahun terakhir.

Ilustrasi pekerja di Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id 

”Saya kira tentu ini menjadi salah satu faktor, sebab dalam segi produktivitas jadi terkendala seperti keterlambatan produksi sehingga perusahaan dirugikan,” katanya, Kamis (22/8/2019).

“Alhasil perusahaan mengalihkan ke negara pesaing,” ujarnya lagi.

Terkait hak dan kewajiban perusahaan, dari total 2.500 karyawan yang didominasi karyawan kontrak, saat ini menyisakan tujuh orang saja dan dalam proses penyelesaian administrasi.

”Hak dan kewajiban sudah di-tuntaskan sesuai UU Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Selanjutnya, PT Unisem yang dikabarkan September nanti berhenti beroperasi, tetap menjalankan produksi hingga 2020.

”Saat ini produksi orderan perusahaan ini masih jalan. Secara legal (PT Unisem) belum dinyatakan tutup,” terangnya.(leo/cr1)

Pesan Pangdam I/Bukit Barisan Kepada Masyarakat Kota Batam

0

batampos. co.id – Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen M Sabrar Fadhillah berkunjung ke Markas Koramil 01 Batam Timur Kodim 0316 Batam, Jumat (23/8/2019) sore.

Kunjungan Jenderal Bintang Dua TNI AD tersebut untuk meresmikan kantor Makoramil 01/Batam Timur Kodim 0316 Batam.

Dihadapan para pimpinan muspida di Batam dan Kepri, Pangdam meminta semua pihak dan seluruh unsur masyarakat harus bisa menyikapi segala hal dengan dewasa dan kepala dingin.

Hal tersebut untuk menghindari seperti kejadian konflik di
Surabaya dan Papua beberapa hari lalu.

“Kepada semua pihak yang merasa tersakiti, kami mengerti karena semua masyarakat ini adalah anak bangsa,” katanya.

Pangdam meminta agar masyarakat tidak saling menjelek-jelekkan satu sama lain atau pun merasa lebih unggul daripada yang lainnya.

“Justru dari keberagaman itulah yang menyatukan masyarakat Indonesia,” ujarnya lagi.

Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen M Sabrar Fadhillah. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Mayjend Fadhillah meminta masyarakat di Batam untuk tetap menjaga kekompakan, membangun persaudaraan dengan semuanya.

“Jangan sampai ada pihak yang memicu konflik di tengah-tengah masyarakat, jangan sampai jadi tukang kompor yang memicu konflik perang saudara,” tegasnya.

Pangdam juga mengimbau kepada semua pihak agar lebih bijak dan pandai dalam menggunakan media sosial.

Karena media sosial lanjutnya, memiliki dua sisi. Pertama jika penggunaannya salah, hal itu dapat memicu konflik dan perpecahan.

Tapi di satu sisi jika medsos itu digunakan dengan bijak, maka akan menghasilkan hal yang
positif.

“Masyarakat harus dewasa dan bijak dalam menyikapi keberadaan media sosial,” jelasnya.

“Tujuan utama semua masyarakat kan satu saja, negeri ini maju, sejahtera, damai, dan makmur,” tegasnya mengakhiri.(gas)

Perusahaan Dalam dan Luar Negeri Berbondong-bondong Masuk ke Batam

0

batampos.co.id – Satu per satu investor baik dari lokal maupun asing mulai menjejakkan kaki di Batam.

Dari lokal, mulai dari Ilthabi, Sarinah, dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) akan masuk ke Batam.

Sementara dari asing, Apple membangun Akademi Apple di Nongsa Digital Park.

”Sekarang memang konsentrasi industri digital 4.0. Batam sudah ada baik itu industri maupun pendidikan. Contohnya ada Akademi Apple,” kata Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Edy Putra Irawadi, Kamis (22/8/2019).

Alasan Apple membangun akademi di Batam, karena untuk memenuhi peraturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia.

Peraturan tersebut menyebabkan eksportir smartphone asing harus membangun pabrik yang bermitra dengan perusahaan lokal, atau membangun fasilitas pendidikan.

Dengan begitu, maka Apple bisa memasarkan produknya dengan mudah di Indonesia.
Apple telah membuka kelas baru yang pendaftarannya dimulai sejak Juli lalu.

Produsen smartphone premium ini merekrut 100 siswa terpilih yang akan dididik kurang lebih sembilan bulan untuk menjadi developer program smartphone.

Kawasan Industri di Kota Batam. Foto: Dokuemntasi Batam Pos.

”Selain itu, ada juga pendidikan penerbangan di Poltek. Dengan begitu, Batam ini sudah punya nilai tambah yang tinggi,” katanya.

Untuk investor lokal, nama Sarinah dan PPI. Nama kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mengemuka karena akan ikut membantu membangun pusat logistik berikat (PLB) di Batam. Keduanya bergerak di bidang retail.

”Sarinah mau lakukan sinergi BUMN untuk kembangkan logistik hub di Pelabuhan Beton Sekupang,” jelasnya.

“Tujuannya untuk tingkatkan optimalisasi jalur laut sebagai hub suplai barang,” katanya lagi.

Rencana kerja Sarinah yakni menjadikan aset BP Batam seperti Gedung Beringin dan Gudang Persero di Pelabuhan Sekupang sebagai PLB untuk menimbun barang ekspor.

”Karena Sarinah itu supplier, nanti barangnya diangkut Pelni. Rencananya nanti dimulai pada Oktober,” jelasnya.

Sedangkan PPI ingin membangun pusat etalase produk ekspor dan kedai kopi bernama Kopari di sekitar Gedung BP Batam.

”Mereka sudah dua kali datang ke sini. Nanti mereka mau promosikan produk khas Indonesia seperti Akar Wangi Tasikmalaya, Kayu Manis Jambi, Minyak Gambir Padang, Kopi Kuala Tungkal, dan lain-lain,” ungkapnya.

Sekarang berkas kedua BUMN tersebut sudah sampai di Biro Umum BP Batam. Dalam dua atau tiga ke depan akan selesai.(leo)

Plt Gubernur Kepri: Event Batam Pos Bantu Promosikan Wisata Kepri

0

batampos.co.id – Wakil Komisaris Utama Batam Pos Marganas Nainggolan didampingi Komisaris Usep RS bersama tim Event Organizer (EO) Batam Pos bersilaturahmi dengan Plt Gubernur Kepri, Isdianto di lantai VI Graha Kepri, Batam Center, Kamis (22/8) pagi.

Kedatangan Marganas dan rombongan untuk menyampaikan undangan sekaligus meminta kesediaan Plt Gubernur Kepri, Isdianto, membuka event gawean Batam Pos dan PT Bintan Onbase Resort, Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan, Minggu (25/8/2019) mendatang.

Dalam kesempatan itu, Isdianto menegaskan akan hadir di acara pembukaan lusa.

”Tak usah khawatir, saya mendukung sepenuhnya event yang digelar Batam Pos,” katanya.

Apalagi kata dia, dengan event Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan, Pemprov Kepri sangat terbantu.

Karena otomatis menjadi ajang mempromosikan keindahan alam sekaligus wisata yang ada di Bintan.

“Saya mendukung seribu persen gelaran ini dan saya berterima kasih kepada Batam Pos yang ikut peduli untuk mendongkrak dan mengeksplore wisata yang ada di Bintan dan Tanjungpinang dengan gelaran Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan,” paparnya.

Wakil Komisaris Utama Batam Pos Marganas Nainggolan, Komisaris Usep RS, Manajer EO Batam Pos Herman Mangundap, dan Wakil EO Ismanto saat bersilaturahmi dan meyampaikan undangan Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan kepada Plt Gubernur Kepri Isdianto di lantai VI Graha Kepri, Batam Center, Kamis (22/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ke depan lanjutnya pihaknya ingin menggandeng sejumlah pengusaha biro perjalanan (travel) untuk menghidupkan sektor pariwisata.

Isdianto menyampaikan, saat ini Pemprov Kepri sedang berusaha membenahi kondisi pariwisata yang sudah ada.

Sehingga kata dia, orang yang berkunjung dan pulang ke tempat asalnya akan mendapatkan kepuasan setelah melihat destinasi pariwisata yang ada di Provinsi Kepri.

Seperti pariwisata religus di Tanjungpinang, misalnya penyengat. Bahkan, untuk menghidupkan sektor pariwisata religius tersebut, Isdianto, berencana memperbaiki infrastruktur.

Seperti perluasan pelabuhan. Lalu, jalan-jalan di kawasan wisata religius Penyengat. Karena kata dia, kondisi infrastruktur di sana masih sangat kurang mendukung.

Sehingga perlu perbaikan untuk mendongkrak sektor pariwisata. Tak itu saja, Isdianto juga berencana membuat event pariwisata tahunan dengan skala besar.

”Kami ingin mengkolaborasikan antara budaya Melayu dengan budaya dari negeri lainnya untuk mendongkrak sektor pariwisata,” ujarnya.

Dia mencontohkan di Bagan Siapiapi, dengan menggelar event bakar tongkang saja, mampu menarik pengunjung untuk berbondong-bondong menikmati event tersebut.

”Daerah lain saja mampu, kenapa kita tidak,” tegasnya.

Fun Bike Wisata ke Pulau Bintan yang merupakan event gawean Batam Pos dan PT Bintan Onbase Resort, merupakan kegiatan sepeda santai yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI).

Fun bike ini kegiatan pertama di Pulau Bintan. Gelaran ini akan menjadi event tahunan Batam Pos di tahun-tahun berikutnya dan bertujuan menggalakkan program pemerintah dalam memajukan pariwisata Kepri.

Sekaligus sebagai kampanye gaya hidup sehat dengan cara mengurangi polusi. Menjalin kerja sama dan mempererat tali persaudaraan sesama goweser dan ajang promosi Bintan Agro Resort.(gas)

Pelayanan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Menurun, Penyebabnya…

0

batampos.co.id – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terancam kolaps. Anggaran dari tahun ke tahun terus turun.

Bahkan, pagu anggaran yang disetujui tahun ini tidak sampai 50 persen dari yang diajukan LPSK.

Pelayanan terhadap saksi dan korban tindak pindana pun dipertanyakan kredibilitasnya. Ketua LPSK Hasto Atmojo mengakui, pelayanan lembaganya terpaksa ke­na “sunat”.

Ini juga yang men­­jadi pertanyaan Komisi III yang bekerja sama dalam subs­tan­si hukum. Hasto mencontoh­ka­n untuk kegiatan investigas­i saja.

Idealnya, kegiatan di­la­kukan dalam kurun waktu 4-5 ha­ri kerja dengan petugas mi­ni­mal empat orang.

“Ini kan me­sti dikurangi, sehingga berpe­ng­aruh terhadap kualitas layan­an kita,” jelas Hasto saat ditem­u­i di kantornya, Kamis (22/8/2019).

Hal itu, menurut Hasto, bisa teratasi apabila lembaga memiliki kewenangan dalam pengaturan anggaran sendiri.

Atau dengan kata lain, menjadi lembaga yang mandiri. Selama ini, penganggaran memang masih mengikuti Sekretariat Negara.

Yang satuan kerjanya juga tidak sedikit. Hasto menerangkan, tahun ini mereka mendapatkan anggaran sekitar Rp 65 miliar.

“Alhamdulillah, terbantu karena ada anggaran biaya tambahan Rp 10 miliar,” ujarnya.

Totalnya menjadi Rp 75 miliar. Itu pun masih jauh di bawah inisiatif anggaran yang sempat diajukan, yakni Rp 115 miliar.

Tahun 2020, realisasi anggaran bakal lebih minim lagi. Dari pengajuan Rp 156 miliar, Setneg akhirnya menyetejui Rp 54 miliar saja pada Januari silam.

Kantor LPSK di Jalan Raya Bogor, Jakarta, Kamis (22/8). LPSK terancam kolaps seiring dengan menurunnya anggaran lembaga ini dari tahun ke tahun. Foto: Fedrik Tarigan/ JAWA POS

LPSK kemudian mengajukan penambahan, namun angkanya tetap sama ketika diumumkan Juni.

Hasto bersama pejabat LPSK lain kini memperjuangakan penambahan anggaran ke Kementerian Keuangan.

Anggaran hingga ratusan miliar itu dibagi-bagi ke non-operasional dan operasional internal.

“Untuk operasional lembaga sendiri sudah dikunci jumlahnya sekian, sehingga sisanya untuk pelayanan semakin kecil lagi,” jelas Kabiro Administrasi Umum LPSK Handari Restu Dewi.

Dewi merinci, untuk biaya belanja gaji pegawai sekitar Rp 18 miliar dan pemeliharan/operasional kantor Rp 23 miliar.

Sisanya diposkan untuk pelayanan. Pelayanan sendiri terdiri atas beberapa kegiatan. Selain investigasi kasus, LPSK juga bertugas dalam pendampingan, rehabilitasi, serta operasional rumah aman sebagai tempat perlindungan korban.

Hasto menjelaskan, kebutuhan paling besar untuk tahun anggaran ke depan adalah peningkatan layanan.

LPSK berencana untuk memperkuat sistem layanan online. Namun, terkendala dana untuk penyediaan sarana/prasarana serta SDM.

Hasto bahkan menegaskan, jika pagu anggaran tetap pada angka Rp 54 miliar, LPSK hanya bisa bertahan beberapa bulan saja pada 2020.

Sebab, sisa anggaran kurang lebih hanya Rp 12 miliar untuk layanan. LPSK sendiri berpegang pada Undang-undang 31/2014 tentang sekretariat jenderal LPSK.

Dimana dijelaskan bahwa LPSK bisa saja menjadi organisasi mandiri. Kemungkinan hal tersebut bisa direalisasikan tahun depan.

“Itu pun kita baru bisa menyusun anggaran untuk 2021, sehingga yang 2020 tetap menggunakan anggaran dari Setneg,” papar Hasto.

Sementara itu, Sekretaris Menteri Sekretariat Negara (Sesmensesneg) Setya Utama mengatakan, menurunnya anggaran yang dialokasikan untuk LPSK disebabkan penurunan anggaran yang diterima pihaknya.

Sehingga unit yang di bawah Kemensetneg pun mengalami penurunan.

“Karena penghematan anggaran semua turun,” ujarnya kepada Jawa Pos (grup Batam Pos).

Meski demikian, pihaknya sudah menerima aspirasi soal keinginan penambahan anggaran yang diajukan oleh LPSK.

Atas aspirasi tersebut, pihaknya sudah mengajukan penambahan anggaran ke kementerian keuangan melalui skema new inisiatif.

Soal besaran yang diajukan, pria yang akrab disapa Tama itu mengaku tidak ingat persisnya.

Namun, pihaknya berupaya untuk meminta tambahan sesuai dengan kebutuhan LPSK. Soal berapa yang disetujui bergantung pada keputusan Kementerian Keuangan.(deb/far/jpg)

Oknum TNI yang Membunuh Pacarnya Dihukum Seumur Hidup

0

batampos.co.id – Prada Deri Permana (DP) dituntut hukuman seumur hidup karena dianggap merencanakan pembunuhan terhadap pacarnya, Vera Oktora.

Oknum TNI itu menghabisi kasir Indomaret tersebut di penginapan dan memutilasi korban.

Dalam sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang kemarin, oditur militer Mayor CHK Darwin Butar Butar SH dan Mayor CHK Andi Putu SH, membacakan tuntutan seumur hidup kepada terdakwa Prada DP.

Hukuman ini tak membuat keluarga Vera puas. Menurut keluarga, hukuman mati sangat pantas buat Prada DP.

Suhartini yang merupakan ibunda korban Vera Oktora menganggap hukuman mati sangat setimpal, karena Prada DP telah membunuh anaknya.

“Membunuh dengan sangat sadis, memotong tubuh anak saya, hukuman mati sangat pantas!,” cetus ibu korban usai sidang, seperti dilansir Sumeks (Jawa Pos Group), Kamis (22/8/2019).

Yang membuat miris, menurut Suhartini, keluarga korban sudah mengetahui kalau Prada DP membunuh Vera.

Prada DP (kaos kuning), oknum TNI yang membunuh pacarnya dihukum seumur hidup. Foto:jpnn

Namun keluarganya malah menutupi dan ibunya membiayai terdakwa kabur ke Banten. Soal tangisan Prada DP di setiap sidang menurut Suhartini hanyalah sandiwara. Terdakwa menangis hanya untuk dirinya.

“Menangisi dirinya yang saat ini, bukan menangis karena penyesalan,” cetusnya.

Diketahui di sidang bahwa Prada DP usai membunuh Vera di Hotel Sahabat Mulia, Sungai Lilin, pada 8 Mei 2019, pagi sekitar pukul 5, dan pada pukul 8 terdakwa langsung mendatangi rumah Dodi, pamannya.

Jarak rumah Dodi dan hotel hanya 1 Km. Terdakwa minta tolong bagaimana cara menghilangkan jejak atau menghilangkan mayat Vera.

Saat itu Dodi menyarankan agar mayat dibuang saja, dan terdakwa kemudian menyerahkan sejumlah uang agar Dodi membeli kantong plastik besar.

Terdakwa berusaha memotong tangan korban, namun 2 kali gergaji patah, kemudian terdakwa bolak-balik ke kamar hotel, membeli gergaji, kampak kecil dan cutter di pasar.

Terdakwa juga membeli tas besar untuk digunakan membuang jasad korban. Bahkan terdakwa membeli buah jeruk untuk dimakan saat berusaha memotong tubuh korban.

Upaya memotong tubuh korban tak tuntas. Hanya tangan kanan korban saja yang putus. Selanjutnya terdakwa berupaya membakar tubuh korban. Namun lagi-lagi usaha terdakwa gagal.(jpg)

Wow, Rumah Makan Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo Berikan Diskon 50 Persen untuk Aneka Makanan

0

batampos.co.id – Ingin makan bersama rekan atau keluarga Anda, namun uang pas-pasan. Jangan pusing, datang saja ke Rumah Makan Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo.

Rumah makan yang berada di Ruko Dermaga Sukajadi ini sedang memberikan diskon hingga 50 persen untuk aneka makanan yang dijualnya.

Pemilik Rumah Makan Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo, Aris, mengatakan, promo tersebut berlaku mulai Sabtu (24/8/2019) hingga Jumat (30/8/2019) mendatang.

“Promo diskon 50 persen ini khusus bagi pelanggan yang memesan makanan ayam ulek, ayam penyet remes, bebek ulek dan bebek ulek kremes,” katanya kepada batampos.co.id, Jumat (23/8/2019).

Kata dia, rumah makan yang dikelolanya itu buka setiap hari. Mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Bebek ulek Rumah Makan Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id

Ayam ulek dan bebek ulek khas Rumah Makan Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo selalu ditambah sambal kosek yang superpedas.

Kombinasi gurihnya ayam ulek dan bebek ulek dengan sensasi pedas dijamin membuat Anda ketagihan.

Menurut Aris, sambal dinamakan sambal kosek karena setelah bahan-bahannya diulek sampai jadi sambal yang kasar, langsung dituang sambil dikosek dan dipenyet ke ayam atau beberk ulek yang masih panas.

Sehingga rasa pedasnya “merasuki” daging ayam. Aris mengatakan, bahan-bahan sambal kosek terdiri dari beragam bumbu dan rempah-rempah.

Ayam kremes Rumah Makan Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id

Sehingga memberikan sensasi yang sangat khas dari hidangan tersebut. Kata dia, ayam ulek, ayam penyet remes, bebek ulek dan bebek ulek kremes, sudah memiliki penggemar fanatik.

Selain menu tersebut di rumah makan tersebut Anda juga dapat menikmati kupat tahu Magelang.

Kupat tahu terdiri dari irisan kupat dan gorengan tahu yang disiram kuah kacang yang ditumbuk bersama bawang dan gula Jawa serta dicampur kecap.

Rasanya dijamin menggugah selera. Menariknya, harga makanan yang dijual di Rumah Makan Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo sangat terjangkau.

Satu porsi ayam ulek dijual Rp 20 ribu, sedangkan bebek ulek dijual Rp 30 ribu, dan kupat tahu Rp 15 ribu.

Selain itu ada juga menu spesial lain yang ditawarkan. Yakni bubur ayam bakmoi, sayur asem, gado-gado, sop ikan, sop ayam, sop iga, ikan penyet kremes dan banyak lainnya.

“Kita juga menerima pemesanan, termasuk juga menerima acara kongkow, ulang tahun dan sebagainya,” kata Aris lagi.

Untuk minuman, Anda dapat mencoba teh tarik spesial khas Rumah Makan Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo .

Aris mengatakan, sisebut spesial karena pihaknya mendatangkan resep spesial dari luar Batam. Ada juga kopi spesial dan aneka minuman dingin dan panas lainnya.(iwa)

Nekat Betul, Siang-siang Pemuda Ini Bobol Rumah Warga di Sagulung 

0

batampos.co.id – Seorang pemuda nyaris diamuk massa di perumahan Puri Agung, Sagulung, Jumat (23/8/2019) siang.

Pemuda yang belum diketahui identitasnya itu tertangkap basah membobol rumah warga.

Dari tangannya, warga mendapati sejumlah alat bantu untuk merusak pintu atau jendela rumah. Seperti tang dan obeng.

Pria tersebut beraksi saat masyarakat setempat akan melaksanakan salat jumat. Namun sksinya dipergoki pemilik rumah.

Pria yang kedapatan membobol rumah warga di Sagulung, Kota Batam. Foto; Istimewa untuk batampos.co.id

Pria itu pun tak bisa kabur dan langsung diamankan warga. Pria pengangguran itu lantas diarak dan dipertontonkan di khalayak ramai untuk memberi efek jera.

Warga juga sempat tersulut emosi karena di pemukiman mereka kerap terjadi kemalingan.

Namun emosi warga berhasil diredam tokoh masyarakat setempat dan langsung diserahkan ke Mapolsek Sagulung.

“Sudah masuk ke dalam rumah, tapi kepergok sama pemiliknya. Waktu mau lari, langsung dikepung warga,” ujar Yuni, seorang warga.(eja)

Jambret Meresahkan Warga Batam, Polisi: Kami Akan Cari

0

batampos.co.id – Kasus kriminal jalanan menjadi atensi jajaran Polsek Batuaji dan mengerahkan kekuatan penuh untuk memburu pelaku jambret, begal ataupun pemalakan.

“Antensi karena kemarin ada ibu-ibu yang dilukai,” Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu Melki Sihombing, Jumat (23/8/2019).

Kata dia, pelaku merampas tas dan korban harus dilarikan ke klinik karena mengalami luka-luka.

Personel Brimob bersama mobil patroli Polsek Batuaji melintas di Jalan Brigjen Katamso, Batuaji melakukan patroli tindak kejahatan berupa begal, curas, jambret dan kejahatan lainnya. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Atas kejadian itu polisi pun mengultimatum pelaku kriminal jalanan untuk tidak lagi melakukan aksi serupa.

Jika kedapatan ataupun tertangkap basah, pihaknya akan melakukan tembak di tempat bagi pelaku penjambretan.

“Kami akan cari (pelaku penjambretan), sembunyilah sekuat-kuatnya tapi ingat kami dilatih untuk memburu dan menangkap pelaku kejahatan,” tegas Melki.(eja)

Play sound