Minggu, 21 Juni 2026
Beranda blog Halaman 11351

Mau Beli Kavling Siap Bangun di Kota Batam, Cek Di Sini Dulu

0

batampos.co.id – Masyarakat kembali diingatkan untuk berhati-hati dalam membeli kavling siap bangun (KSB) yang ramai diperjualbelikan di media sosial (medsos).

Pada umumnya KSB yang ramai diperbincangkan saat ini dibuka dengan cara membabat hutan lindung yang merupakan kegiatan ilegal.

“Untuk mengecek legalitasnya itu mudah. Di BP ada bagian pengaduan lahan. Jika lahan KSB-nya masuk hutan lindung, maka Direktorat Pengamanan (Dirpam) akan kami unutk mengecek,” kata Kepala Kantor Lahan BP Batam, Imam Bahroni di Gedung Marketing BP Batam, Jumat (2/8/2019).

Penyerobotan hutan lindung untuk dijadikan KSB memang menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah pusat saat ini.

KSB hasil pembabatan ilegal tersebut dijual dengan iming-iming harga terjangkau sehingga membuat masyarakat awam tertarik membelinya.

Padahal lahan KSB tak akan bisa memperoleh sertifikat karena legalitasnya tidak sah.

Kepala Kantor Lahan BP Batam, Imam Bahroni (menangkat tangan) menjelaskan banyak KSB ilegal yang diperjualbelikan di Kota Batam. Pihaknya mengingatkan agar masyarakt berhati-hati saat akan membveli KSB yang ditawarkan via media sosial. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Bahroni menceritakan kewenangan pengelolaan hutan lindung ada dibawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kasus penyerobotan hutan lindung di Batam membuat KLHK ikut turun ke Batam beberapa minggu yang lalu untuk menyegel sejumlah lahan KSB ilegal di Nongsa.

“Program KSB telah dihentikan sejak Oktober 2016 oleh BP Batam. Apabila masyarakat mendapatkan penawaran berkedok KSB, itu adalah penipuan. Segera lakukan pengecekan di Kantor BP Batam,” paparnya.

Bahroni kemudian mengungkapkan program KSB dihentikan sejak 2016 dihentikan karena BP kesulitan untuk mengontrolnya.

Sejak dimulai pada medio 2000-an untuk mengatasi permasalahan rumah liar (ruli), banyak orang diberi KSB oleh BP Batam.

Ditambah lagi saat itu, kondisi ekonomi Batam sangat baik sehingga banyak orang datang berbondong-bondong ke Batam. Akibatnya, lahan-lahan KSB seperti di Bidaayu penuh sesak.

Bahroni mengkhawatirkan kalau semakin padat lahan KSB begitu juga tingkat kepadatan penduduk, maka akan menyebabkan masalah kesehatan karena fasilitas sanitasi yang akan memburuk.

“Lahan tinggal sedikit, tanah habis untuk pemukiman saja. Dulu penyelesaian dengan KSB, perkembangannya saat ini menjadi tidak sehat,” jelasnya.

“Makanya dihentikan dan solusi saat ini adalah menciptakan hunian naik ke atas atau vertikal,” terangnya.(leo)

81 Dokter Universitas Indonesia Bakti Sosial di Natuna

0

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal membuka kegiatan bakti sosial Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Pelatihan meliputi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Seminar Awam di Gedung Serbaguna Sri Serindit, Ranai, beberapa waktu lalu.

Hadir pada acara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Wan Siswandi, Kepala Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Dr Renan Sukmawan, Sp.JP (K),PhD, dan Guru Besar Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Prof Ganesha M Harimurti, Sp. JP (K).

Hamid mengatakan, sebelum rombongan ini sampai ke Natuna, pihaknya melalui Kepala Dinas Kesehatan telah menerima informasi akan ada rombongan Fakultas Kedokteran Kardiologi dan Vaskular dari Universitas Indonesia sebanyak 81 orang dokter.

”Saya sebagai kepala daerah sangat menyambut baik serta merasa senang mendapat kunjungan dari dokter ahli jantung,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat Natuna juga merasa bersyukur karena Natuna selalu mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, karena percepatan pembangunan di Kabupaten Natuna tidak luput dari campur tangan kementerian terkait, dimana seluruh Kemente-rian itu harus membuat kegiatan di Natuna.

Hamid Rizal juga berharap dengan kegiatan bakti sosial ini dapat mendukung terciptanya sikap mandiri masyarakat, terutama dalam upaya penanggulangan penyakit kardiovaskular, serta mampu melakukan pencegahan, deteksi dini tentang hipertensi dan faktor risikonya. Ke depan jumlah penderita hipertensi di Kabupaten Natuna dapat ditekan semaksimal mungkin.

foto: Humas FK UI

Ketua panitia pelaksana bakti sosial dan seminar awam, Dr Radityo Prakoso, Sp. JP (K) menjelaskan, penyakit jatung dan pembuluh darah merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian paling tinggi di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Dari riset kesehatan dasar Kementerian Kesehatan Rebuplik Indonesia (Kemenkes RI) diketahui bahwa masyarakat Natuna memiliki angka pengidap penyakit darah tinggi atau hipertensi yang cukup tinggi, bahkan tertinggi jika diban-dingkan beberapa daerah di Indonesia.

Oleh karena itu, pihaknya merasa bertanggung jawab untuk melakukan ke­giatan yang bermanfaat guna mengurangi angka kematian penyakit jantung dan pembuluh darah di Natuna.

Adapun beberapa program kegiatan yang digelar di Kabupaten Natuna di antaranya Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), seminar awam dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya dan penanganan pertama penyakit jantung dan pembuluh darah.

Selain itu akan dilakukan pengum-pulan data terkait kesehatan jantung dan pembuluh darah yang nantinya akan disampaikan kepada Kementerian Kesehatan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program kerja tepat bagi penanganan hipertensi dan penyakit jantung, khususnya di Kabupaten Natuna.

Kepala Depertemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Renan, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Natuna karena dirasa kegiatan bakti sosial ini tidak dapat terlaksana tanpa kerja sama dengan pemda beserta jajarannya.

Renan menambahkan, darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu faktor risiko gangguan kesehatan yang akan merujuk pada penyakit jantung atau stroke dan berujung pada kematian. (arn)

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

0

batampos.co.id – Sejumlah prestasi terus diraih Kabupaten Lingga di sejumlah perlombaan, baik pada tingkat nasional maupun di tingkat provinsi. Kali ini, lomba perpustakaan se-Provinsi Kepri yang ditaja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepu­lauan Riau di Hotel Pelangi, Tanjungpinang, belum lama ini. Lingga berhasil meraih juara perpustakaan tingkat desa/kelurahan. Dimana Kelurahan Pancur, Kabupaten Lingga sebagai pemenang pertama.

Selain itu, pada kategori lainnya utusan dari daerah yang memiliki jargon Bunda Tanah Melayu ini juga meraih prestasi yang cukup membanggakan. Yakni pada kategori lomba siswa bercerita. Kabupaten Lingga mengirim peserta dari SDN 011 Singkep, Muhammad Rafli. Dia meraih juara dua.

Tidak hanya itu, kate­gori lomba perpustakaan tingkat sekolah yang mewakili Kabupaten Lingga yakni perpustakaan SMKN 1 Singkep mendapat juara harapan dua pada ajang yang meningkatkan minat baca siswa dan masyarakat tersebut.

“Selamat dan sukses. Berkat usaha dan kerja keras serta persiapan yang matang, perwakilan dari Kabupaten Lingga berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan,” kata Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lingga Muhammad Ali Imran, Jumat (2/8/2019).

Suasana Rumah Baca Impian di Kelurahan Pancur, Kabupaten Lingga yang memperoleh juara 1 dalam ajang Lomba Perpustakaan tingkat Provinsi Kepri 2019.

Ali menambahkan, dengan adanya ajang lomba perpustakaan ini terlebih Kabupaten Lingga yang berhasil mendapat juara, menjadi motivasi bagi siswa dan masyarakat Bunda Tanah Melayu untuk menjadikan perpustakan seba-gai pusat informasi pengetahuan yang bermanfaat dan berujung pada peningkatan SDM masyarakat Lingga.

Menurutnya, pemerintah menjalankan kewajibannya untuk mengembangkan sistem nasional perpustakaan dan menjamin ketersediaan layanan secara merata, sebagai sumber belajar masyarakat. Ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan UU No. 43 tahun 2007.

“Minat baca adalah salah satu kebudayaan yang baik bagi perkembangan suatu daerah,” kata Ali.

Di lokasi yang sama, Lurah Pancur Selfi mengungkapkan rasa bangganya terhadap masyarakat Kelurahan Pancur khususnya, terlebih kepada pengelola perpustakan yang bernama Rumah Baca Impian.

Dia juga mengharapkan kesi nambungan masyarakat untuk terus membaca yang akan menjadikan masyarakat lebih cerdas dan berwawasan luas. (wsa)

Ada Morning Sale, Sabtu Pagi Ini

0

batampos.co.id – Pusat perbelanjaan Matahari Department Store (MDS) Mega Mall di Batamcenter menggelar kegiatan Morning Sale, Sabtu (3/8/2019). Kegiatannya di area rolling dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.

Supervisor Matahari Departement Store Mega Mall, Ulfa Zulaita Lubis, mengatakan dalam kegiatan ini pihaknya menawarkan promo dengan harga spesial Rp 99 ribu, dan diskon 70 persen. Produk yang disediakan untuk anak-anak hingga dewasa.

”Produk yang ditawarkan seperti Pito Dito Boy, Hippo, Nevada, Aero, Disney, Little M, Kidz Too,” ujar Ulfa, kemarin (31/7/2019).

Sedangkan pakaian wanita tersedia Miyosi dengan diskon 70 persen untuk produk Rozetz dan Geela. Kemudian harga spesial untuk simplicity Rp 99.900, Connexion, Cole dan Yves diskon 75 persen. Selain itu harga sepesial Rp 119.900, St Yves, Phenomenal, Annisa beli 1 gratis 1, pakaian tidur beli 1 gratis 1.

Sedangkan pakaian pria tersedia Stanley, Batik Krisna Wahyu dengan harga spesial Rp 100 ribu, Brand Cole, Traffic, dan Stanley Adams, Hasenda Rp 100 ribu, dan Semata Wayang Rp 100 ribu.

”Untuk batik banyak motif dan model yang menarik. Brandnya sendiri sudah sangat terkenal namun harga terjangkau,” kata Ulfa.

Sementara untuk sepatu dan sandal ditawarkan harga spesial dengan harga Rp 49.900 hingga Rp 99.900. Di antaranya Crocodile diskon 50 persen, watchout 50 persen, Desailer 70 persen, Yongki Komaladi diskon 50 persen, Fladeo harga sepesial Rp 179 ribu, dan Dr Kevin diskon 50+20 persen.

Ulfa menambahkan selain kegiatan Morning Sale, pihaknya juga menawarkan promo untuk produk kosmetik, di antaranya Maybelline, Loreal, NYX, serta Catrice. Pembelian produk ini akan mendapatkan potongan hingga Rp 70 ribu. (opi)

120 Personil Polisi Buru Penyiram Novel Baswedan

0

batampos.co.id – Polri membentuk tim khusus untuk memburu penyiram air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Jumlah personel untuk memburu penyiram Novel Baswedan tidak sedikit. Jumlah mencapai 120 orang.

”Kenapa lebih banyak, ini menunjukkan komitmen Polri,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Bareskrim, Kamis (1/8/2019).

Kata dia, tim tersebut dibagi dalam beberapa bidang dengan penanggung jawab Kabareskrim Komjen Idham Aziz.

Polri menyiapkan 120 personel pilihan untuk memburu penyiram Novel Baswedan. Foto: Issak Ramdhani/Dok.JawaPos.com

Sementara itu, Dirtipidum Bareskrim Brigjen Nico Afinta dipercaya sebagai kepala tim.

“Di bawahnya ada enam bidang,” tuturnya.

Enam bidang itu adalah tim sidik, tim lidik, surveillance yang bertugas sebagai interogator dan penggalangan, tim siber dan IT, tim inafis, serta tim labfor analisis dan evaluasi (anev).

“Yang paling penting itu anev karena melakukan evaluasi setiap kerja dari tim ini tiap minggu. Apa yang belum dan apa yang perlu dilakukan,” ujarnya.

Tim akan bekerja selama tiga bulan. Sejak 1 Agustus hingga 31 Oktober. Berbeda dengan sebelumnya yang disebut Polri akan bekerja enam bulan.

“Tapi, kalau dibutuhkan, bisa diperpanjang tiga bulan lagi. Semoga dalam tiga bulan mampu menjawab semua sesuai instruksi Presiden Jokowi,” urainya.(jpc)

Cabai dan Pendidikan Katrol Inflasi Juli

0

batampos.co.id – Harga cabai merah dan cabai rawit melambungkan inflasi Juli. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juli mencapai 0,31 persen.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan, ketergantungan masyarakat pada cabai segar menjadi salah satu penyebab komoditas itu selalu memberikan andil terhadap inflasi.

”Andil cabai merah 0,2 persen, cabai rawit 0,06 persen,” ujarnya, Kamis (1/8/2019).

Di sisi lain, ada beberapa bahan makanan yang justru menyumbang deflasi lantaran penurunan harga. Misalnya, bawang merah dan bawang putih.

”Yang perlu diwaspadai adalah musim kemarau yang diduga panjang hingga Oktober 2019,” katanya.

Tingkat inflasi Januari–Juli 2019 tercatat 2,36 persen. Sementara itu, inflasi tahun ke tahun, yakni Juli 2019 terhadap Juli 2018, sebesar 3,32 persen.

”Kalau (harga) cabai bisa dipecahkan (diturunkan), bulan depan akan bagus,” ungkapnya.

Setelah itu, sektor pendidikan juga memberikan sumbangan inflasi pada Juli sebesar 0,07 persen.

Sumbangan inflasi dari uang sekolah SMA 0,02 persen serta uang sekolah SD, SMP, dan kenaikan biaya bimbingan belajar masing-masing memberikan sumbangan ke inflasi 0,01 persen.

Cabai menjadi penyumbang inflasi terbesar di bulan Juli 2019. Selain cabai sektor pendidikan juga mendongrak inflasi pada JUli 2019 ini. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Ketika kami menghitung inflasi, termasuk dengan sekolah-sekolah swasta, sumbangan inflasi sektor pendidikan 0,07 persen tersebut biasa terjadi pada setiap tahun pada Juli,” urainya.

Di sisi lain, penurunan harga tiket pesawat mengakibatkan sektor transportasi mengalami deflasi.

Kebijakan penurunan tiket pesawat pada hari dan jam tertentu membuat deflasi pada Juli 0,03 persen.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah perlu melakukan monitoring lebih dahulu selama seminggu ini untuk mulai melakukan langkah antisipasi.

”Saya nanti rapat dulu dengan Kementan karena belum tahu kondisi tanamannya seperti apa,” ungkapnya.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyatakan, stabilitas harga-harga barang masih tetap terjaga.

Pihaknya pun optimistis inflasi pada kuartal III tersebut masih dalam tren rendah dan terkendali.

Dengan inflasi yang rendah, dia berharap hal itu mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada semester II tahun ini. Tambahan lagi, The Fed akhirnya memangkas suku bunga acuannya.

”Dengan adanya inflasi yang tetap baik, stabilitas yang terjaga bahkan adanya The Fed yang menurunkan FFR (Fed Fund Rate), confidence (kepercayaan) konsumen, dan investor makin besar,” jelasnya, kemarin.

Ekonom INDEF Bhima Yudhistira mengatakan, pemerintah perlu lebih berhati-hati terkait dengan gejolak harga pangan.

Sebab, adanya faktor cuaca dan ketidakpastian pasokan bisa mendorong inflasi lebih tinggi.

”Memang tarif listrik dan BBM relatif stabil, tapi bukan tidak mungkin karena penerimaan negara melambat pertumbuhannya, subsidi BBM dan listrik bisa dicabut,” urainya.

Dari Surabaya, cabai juga menjadi pemicu inflasi di Jatim. Tercatat, inflasi Jatim pada Juli 2019 sebesar 0,16 persen (month to month).

Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono, mengatakan, harga cabai naik 128,71 persen dengan andil terhadap inflasi 0,09 persen. Kenaikan harga tersebut disebabkan suplai yang sedikit.

”Jadi, informasi dari dinas pertanian saat ini memang belum waktunya panen. Karena petani baru tanam cabai setelah panen padi tahap pertama atau sekitar Mei–Juni,” jelasnya.

“Dengan perhitungan mulai tanam sampai panen selama 30 hari, maka Agustus ini mulai panen, puncaknya September,” paparnya lagi.

Di antara komoditas pemicu inflasi, kenaikan harga cabai maupun andilnya terhadap inflasi memang paling tinggi.

Komoditas penyumbang inflasi lainnya seperti emas perhiasan dengan kenaikan harga 3,42 persen dan andil 0,04 persen.(vir/ken/res/c12/oki/jpg)

Taekwondoin Kharisma Bangsa Ikut Ujian Sabuk Hitam DAN Kukkiwon

0

batampos.co.id – Sebanyak 8 taekwondoin Kharisma Bangsa mengikuti ujian kenaikan tingkat (UKT) sabuk hitam di DC Mall, Jumat (2/8/2019).

Materi yang diujikan pada ujian itu berupa, pukulan tangkisan dan tendangan, lalu kyorugi atau fighting, kemudian poomsae atau jurus, selanjutnya hosinsul, serta kyukpa atau pemecahan benda keras

Ujian kenaikan sabuk tersebut dibuka Ketua UTI Pro Kepri, Rudy Alie.

Sementara penguji masing-masing Master Siauw Lung Wu, Sabeum Nim Soewito, Sabeum Yopi, Sabeum Imanuel, Sabeum Brandon, Sabeum Bramantya, Sabeum Henderi, Sabeum Bintang Dimas Fairuz Wanas, Sabeum Nadisha, dan Sabeum Mohamad Maulana Rafli.

Dalam sambutannya, Rudy, mengatakan, UKT dilakukan secara regular tiga kali dalam setahun ini juga semakin terarah.

Serta efektif ketika salah satu prosesnya dilakukan dengan mengkolaborasikan materi teknis ujian dengan suatu kegiatan yang berorientasi pada pembentukan motivasi dan semangat soliditas.

“UTI Pro Kepri konsisten dalam melakukan fokus pembinaan dan prestasi,” ujarnya.

“Fokus kami juga bukan cuma soal teknis, tapi juga terkait dengan masalah fisik dan mental,” kata dia lagi.

Sabeum Soewito Trikusuman (paling kiri) bersama para Taekwondoin Kharisma Bangsa. Foto. Iman Wachyudi/batampos.co.id

Oleh karenanya, lanjutnya, UTI Pro Kepri mensinergikan materi UKT ini dengan penilaian fisik, mental dan motivasi berprestasi para taekwondo.

Ditambahkan Rudy, tujuan penting UKT bukan saja terletak pada penilaian teknis, namun lebih dari itu.

Tujuan penting UKT kata dia, adalah sebagai pintu masuk untuk bersama-sama bersatu bagi elemen taekwondo Kepri dalam hal pembinaan, pengembangan dan prestasi, secara khusus orientasinya yakni untuk makin fokus menggapai target mempertahankan gelar juara.

Menurut Rudy, agenda ujian kenaikan tingkat DAN (Sabuk Hitam) dengan sertifikasi level internasional ini atau lebih dikenal dengan “DAN KUKKIWON”, secara rutin dilaksanakan oleh pengurus UTI Pro Kepri.

Dalam upaya pengembangan Taekwondo di Kepri, dengan harapan agar taekwondo di Kepri ini semakin diminati dan digemari oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bidang Ujian Kenaikan Tingkat UTI Pro Kepri, Sabeum Soewito Trikusuman, mengatakan, penyelenggaraan ujian kenaikan sabuk hitam, berlaku sama bagi seluruh organisasi beladiri taekwondo yang ada di Indonesia.

Peserta yang dinyatakan lulus, mendapat ijazah atau sertifikat bertaraf internasional yang dikeluarkan lembaga sertifikasi taekwondo dunia di Korsel.

Soewito berharap, dengan ujian ini, para taekwondoin dapat meningkatkan pengalaman dan kemampuannya agar bisa bersaing di kejuaraan-kejuaraan yang lebih besar lagi.

Tetapi yang paling penting katanya, dari ujian ini anak asuhnya dapat menjadi pribadi yang baik.

Adapun yang meraih sabuk hitam dari 8 Taekwondoin Kharisma Bangsa yaitu, Fatimah Azzahra, Husein, Rasyad Reyhan El Midi, Rashida Yasmine El Midi, Ferllysa, M Bastanjar, dan Vane Pisco. (iwa)

Presiden Jokowi Beli Sapi Kurban di Kota Batam Seberat 1 Ton

0

batampos.co.id – Lokasi penangkaran hewan kurban Seitemiang mulai kebanjiran order hewan kurban. Sapi dan kambing yang didatangkan oleh anggota Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam (APHTB) laris manis sejak sepekan belakangan ini.

Pemesan dari berbagai kalangan, mulai dari perorangan, komunitas, perusahaan, instansi ataupun organisasi.

Bahkan ada satu sapi seberat satu ton yang merupakan pesanan dari Presiden RI, Joko Widodo.

“Sudah mulai ramai, punya kami ini ada pesanan dari pak Presiden Jokowi, satu metal PO beratnya sekitar satu ton,” ujar Rosy, penjaga kandang Polaris Live Stok, Seitemiang, Jumat (2/8/2019).

“Yang pesan langsung dari Jakarta untuk dikurbankan di Batam,” kata dia lagi.

Lokasi penangkaran hewan kurban Seitemiang, Kota Batam. Di tempat ini, Presiden Joko Widodo membeli sapi seberat 1 ton untuk dikurbankan di Kota Batam. Foto: Eja/batampos.co.id

Kata dia, sapi-sapi yang sudah dipesan akan diantar saat hari H Idul Adha. Masing-masing kandang lanjutnya sudah diatas 20 persen yang terjual.

Baca Juga: Penampakan Golok Penjagal Sapi Seitemiang yang didatangkan Langsung Dari Jerman

Kandang Polaris live stok misalkan. Dari 260-an sapi yang didatangkan, 50 persen diantaranya sudah terjual.

Begitu juga kandang Jagal Utama, dari 136 ekor sapi yang didatangkan 80 ekor diantaranya sudah terjual.

Sama hal dengan kambing. Kisaran 20 hingga 30 persen total kambing yang didatangkan sudah terjual.

Meskipun demikian, kata dia, secara angka jumlah penjualan hewan kurban masih belum menunjukan peningkatan apapun selama tiga tahun belakangan ini.

“Masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, palingan segitu juga,” jelasnya.

“Satu kandang palingan 200-an ekor untuk sapi dan kambing 500-an ekor sampai hari H perayaan kurban nanti,” ujar Sipur, penjaga kandang Jagal Utama.(eja)

BBM Habis, Keberangkatan Dumai Line Tujuan Batam-Dumai Terlambat

0

batampos.co.id – Gara-gara tidak ada bahan bakar minyak (BBM) keberangkatan para para penumpang Ferry Dumai Express dan Dumai Line tertunda.

Yuni, salah seorang penumpang Ferry Dumai Express, menjelaskan dirinya harus menunggu sekitar 30 menit di ruang tunggu keberangkatan pelabuhan domestik Sekupang.

“Jadwalnya jam tujuh, tapi baru bisa berangkat jam setengah delapan, ” katanya kepada batampos.co.id, Jumat (2/7/2019).

Kata dia, pihak Dumai Express memberitahukan jika keberangkatan terganggu karena kapalnya kehabisan BBM.

“Tadi katanya gitu (habis BBM), makanya disuruh nunggu,” jelasnya.

Suasana di konter Dumai Line. Penumpang Dumai Line tujuan Batam-Dumai sempat tertunda karena ferry Dumai express dan Dumai Line kehabisan BBM. Foto: Dhiyanto

Hal itu dibenarkan karyawan Dumai Line yang berada di konter tiket, Nisa. Ia mengatakan, terlambatnya kapal dengan tujuan Batam-Dumai disebabkan pasokan BBM jenis solar telat.

“Tadi pagi masih dalam proses pengantaran, sehingga para penumpang terpaksa menunggu,” katnaya.

Kata dia, penumpang Batam-Dumai harusnya lepas tali pada pukul 07.00 WIB. Namun karena keterlambatan BBM kapal berangkat pada pukul 07.30 WIB.

Namun kata dia, proses pengantaran BBM tidak lama. Tetapi karena harus menunggu izin dari Dinas Perhubungan dan Bea Cukai.

“Karena minyak yang dikirim tidak hanya 1 sampai 2 ton tapi ratusan ton,” jelasnya.

“Jadi harus menggurus izinnya dulu,” sambung Nisa.

Keterlambatan keberangkatan lanjutnya, hanya terjadi pada tujuan Batam-Dumai.

“Tujuan Tanjungbalai Karimun dan Selat Panjang normar sesuai jadwal keberangkatan,” paparnya.(nto)

Perum Jasa Tirta II Studi Banding ke BP Batam

0

batampos.co.id – Dewan Pengawas Perum Jasa Tirta (PJT) II melakukan studi banding ke kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk penyusunan program kerja khususnya pengembangan SDM dalam mengelola air bersih bagi PJT II, Kamis (1/8/2019).

Pada pertemuan tersebut Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan, menyampaikan rencana program pengembangan sumber daya air dan pengelolaan limbah di Kota Batam.

“Kedepan BP Batam sedang menyusun Batam integrated total water management dimana akan mengintegrasikan seluruh potensi dan peluang sumber daya dan pengelolaan limbah menjadi kesatuan yang bisa menjaga ketersediaan air yang berkelanjutan dan continuous development,” ujarnya.

Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan (kiri) memberikan cenderamata kepada Anggota Dewan Pengawas Riad Oscha Chalik. Foto: Dokumentasi Humas BP Batam.

Kata dia, selain berdiskusi rombongan PJT II melihat dua waduk Muka Kuning dan Tembesi. Serta melihat instalasi pengelolaan air oleh PT ATB.

Binsar mengatakan, PT ATB merupakan perusahaan yang terbaik dan telah menerapkan teknologi terintegrasi dan termutakhir Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) untuk mengontrol proses pengolahan air, serta distribusi dan memantau kebocoran.

Anggota Dewan Pengawas PJT II, Riad Oscha Chalik, mengatakan, Kota Batam memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan daerah lain.

“PJT II memiliki tugas sama dengan BP Batam yakni mengelola air dan kedatangan kami dalam rangka studi banding dan melihat peluang terhadap aspek–aspek yang bisa dikerjasamakan khususnya di bidang pengelolaan air,” ujarnya.

Perum Jasa Tirta II adalah Badan Usaha Milik Negara yang berkedudukan di Jatiluhur, Jawa Barat.(*/esa)