Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11505

Investasi Bodong Keruk Dana Masyarakat Rp 88,8 Triliun

0
ilustrasi
foto: putut ariyotejo / batampos.co.id

batampos.co.id –  Satgas Waspada Investasi memperkirakan kerugian akibat investasi bodong dalam 10 tahun terakhir (2008–2018) sekitar Rp 88,8 triliun. Mudah tergiur bunga yang tinggi dan ketidakpahaman masyarakat terhadap investasi menjadi penyebab utama banyaknya orang yang tertipu investasi bodong.

Total kerugian itu belum memperhitungkan kasus financial technology (fintech), pinjaman (lending), maupun mata uang virtual (cryptocurrency) ilegal.

“Angkanya terus meningkat karena sangat mudah orang menawarkan produk ilegal dengan teknologi saat ini,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam Lumban Tobing seperti dikutip Jawa Pos di Jakarta, Sabtu (6/4).

Menurut dia, banyak fintech peer-to-peer (P2P) lending ilegal saat ini akibat tingginya demand masyarakat. Pihaknya terus mendorong masyarakat memilih dari 99 fintech yang sudah terdaftar di OJK jika mau melakukan pinjaman.

“Agar masyarakat terlindungi dan tidak masuk ke dalam kerugian oleh fintech ilegal dan investasi ilegal ini,” tuturnya.

Pihaknya terus mengedukasi masyarakat untuk mencari yang legal dan logis jika akan berinvestasi. Sebab, mayoritas korban investasi bodong berasal dari kalangan berpendidikan tinggi.

“Tolonglah berpikir jika ada penawaran-penawaran, alangkah anehnya bunga 5 sampai 10 persen per bulan,” tegasnya.

Misalnya, Pandawa Group di Depok yang menjanjikan keuntungan 10 persen per bulan memakan korban 549 ribu nasabah dengan kerugian Rp 3,8 triliun. Dream for Freedom menelan korban 700 ribu orang dengan total nilai kerugian Rp 3,5 triliun.

Kemudian, PT Cakrabuana Sukses Indonesia dengan 170 ribu korban mengakibatkan total kerugian Rp 1,6 triliun.

“Ada juga yang menggunakan testimoni tokoh agama dan tokoh masyarakat sehingga banyak yang ikut,” ungkapnya.

Investasi ilegal yang paling banyak tercatat adalah multilevel marketing (MLM) dan perdagangan berjangka komoditas (PBK).

Masing-masing 30 persen dan 25 persen.
Kepala Bagian Penindakan Pelanggaran Transaksi Bappebti Taufik menyatakan, tidak semua PBK aman. Jadi, masyarakat juga perlu berhati-hati dengan PBK ilegal. PBK ilegal kerap menawarkan keuntungan yang tidak masuk akal.

“Jangan mudah tergiur,” tandasnya.(*)

Lagi, Kurir Narkoba Tertangkap di Hang Nadim

0

batampos.co.id – Bea Cukai Batam mengamankan dua orang kurir sabu di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kamis (4/4/3019) lalu. Dari tangan kedua kurir ini, petugas mengamankan sebanyak 2.291 gram narkoba jenis sabu, yang rencananya akan dikirimkan menuju ke Lombok.

Kabid BKLI Sumarna membenarkan terkait penangkapan ini. “Iya memang, sudah kami proses. Dan kami serahkan ke BNNP Kepri,” katanya, Senin (8/4).

Ia mengatakan penangkapan bermula diamankan tersangka berinisial Tm,29 saat akan memasuki terminal keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim. Ketika tas milik TM dipindai di X-Ray, petugas menemukan beberapa benda yang mencurigakan. Lalu petugas melakukan pemeriksaan manual, dan didalam tas tersebut, ditemukan dua bungkus plastik berlapiskan kertas karbon. Setelah dilakukan pengecekan, isinya ternyata methamphetamine alias sabu, seberat 1.132 gram.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap Tm. Dari dari pengakuan Tm, ia tidak sendirian memasuki Bandara Internasional Hang Nadim. “Ada kawannya, sudah berada di ruang tunggu gate 8,” ungkap Sumarna.

Selang tak berapa lama, petugas mengamankan Mz,33 di Gate 8. Petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan di tas Mz, ditemukan lagi sebanyak 1.159 gram sabu. Kini keduanya, kata Sumarna sudah diserahkan ke pihak BNN Kepri.

“Sedang diproses di BNNP sekarang,” pungkasnya (ska)

Mas Zulhak Kembali Pimpin Perbakin Kepri 2018-2022

0

batampos.co.id – Mas Zulhak kembali terpilih memimpin Persatuan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Kepri untuk masa jabatan 2018-2022. Zulhak terpilih dalam Rapet Kerja Provinsi (Rakerprov) dan Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Ballroom Beverly Hotel, Minggu (7/4/2019).

Rakerprov dan musprov yang digelar Perbakin Kapei sejak Sabtu (6/4) itu, menurut Zulhak adalah kewajiban yang wajib dilaksanakan setiap empat tahun sekali. ”Tahun ini mengambil tema Melangkah Bersama dan Berprestasi,” tuturnya.

Zulhak juga meminta dukungan baik seluruh stakeholder agar Perbakin Kepri bisa terus meningkatkan prestasinya hingga ke tingkat nasional. ”Selama ini Perbakin Kepri berusaha untuk terus meraih dan meningkatkan prestasi, meski dalam taraf implementasi masih banyak kekurangan,” ujarnya.

Namun demikian, upaya untuk mencapai hasil terbaik terus dilakukan dalam langkah nyata dan berimbang. ”Salah satu tolok ukur Perbakin, yakni dalam Kejurnas Bandung 2016 meraih perak, PON 2016 menyabet satu medali perunggu, dan Kejurnas Pangdam Jaya Cup 2019 juga meraih medali perunggu,” urainya.

Dalam rakerprov dan musprov yang diikuti 14 klub menembak se-Kepri ini, Zulhak meminta agar klub dan pengurus kian termotivasi untuk meraih prestasi. Apalagi peluang dalam olahraga menembak untuk meraih prestasi masih terbilang tinggi.

”Olahraga menembak merupakan olahraga ketiga setelah atletik dan renang, yang memperebutkan banyak medali. Menembak olahraga terukur yang masih banyak peluang menyumbang medali di ajang nasional bagi Kepri,” sebutnya.

Untuk itu, tugas utama yang harus dilaksanakan dalam waktu dekat adalah pembentukan pengcab dan pengkot Perbakin di seluruh kabupaten/kota di Kepri. ”Ini menjadi prioritas untuk pembenahan organisasi Perbakin Kepri di tahun 2019,” ujarnya.

”Selain juga persiapan menghadapi PON 2020 Papua. Karena Perbakin Kepri harus bisa meloloskan enam atletnya untuk berlaga di PON Papua,” tambahnya.

Sekjen PB Perbakin Firtian Yudit Swandarta mengatakan tahun 2019 beberapa daerah selain Kepri juga menggelar musprov.

”April yang melaksanakan musprov adalah Sulawesi Selatan, kalimantan Timur, dan Kepri. Untuk Mei, Provinsi Jawa Timur dan Bangka Belitung,” ungkapnya.

Firtian menambahkan terkait dengan kejuaraan, beberapa event akan digelar dalam waktu dekat. Selain untuk pembinaan atlet, juga dimaksudkan untuk pengembangan sektor pariwisata melalui olahraga.

”Mulai Agustus mendatang, pemerintah mendorong adanya turnamen internasional single event. Di mana masing-masing cabor diminta untuk menggelar kejuaraan,” serunya.

”Kejuaraan ini sebagai ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat, memanfaatkan fasilitas olahraga, ada sisi kompetisi untuk atlet di level internasional,” sambung Firtian.

Sedangkan Sekretaris KONI Kepri Amri berpesan agar Perbakin Kepri semakin serius dalam meningkatkan prestasi atletnya. ”Sesuai amanah Ketua KONI Kepri Johanes Kennedy, dalam PON 2020 nanti Perbakin ditargetkan satu medali emas,” tuturnya.

”Di PON 2016 Jawa Barat, satu medali perunggu dari cabor menembak. Nah, untuk PON mendatang, raihan satu medali emas adalah target realistis yang dibebankan pada Perbakin Kepri,” tegasnya.

Amri juga mengatakan PON 2020, Kepri punya kewajiban untuk meningkatkan raihan medali. ”Di PON 2016 lalu, Kepri berada di urutan 19 nasional. Di PON 2020 Kepri harus bisa berada sedikitnya di peringkat 16 nasional,” serunya.

Untuk diketahui, Perbakin Kepri berencana mengirimkan enam atletnya dalam PON 2020. Enam atlet itu akan berlaga dalam tiga nomor, yakni air rifle women 10 m, tim air rifle women 10 m, dan air rifle mix 10 m. ”Target utama memang satu medali emas dari nomor air rifle women 10 m. Dua nomor lainnya targetnya adalah medali,” tutur Pelatih Menembak Kepri Alex Candra.

Untuk saat ini, kata Alex, satu atlet menembak Kepri berhasil lolos ke PON Papua setelah meraih satu perunggu di kejurnas. ”Nadia Eryaningrum berhasil meraih medali perunggu di ajang Kejurnas Pangdam Jaya Cup 2019,” tutur pria yang berdinas di Yonmarhanlan IV Tanjungpinang ini.

”Kita masih punya tugas untuk meloloskan lima atlet menembak Kepri ke PON 2020. Dan melihat dari hasil selama menjalani pemusatan latihan dan kejuaraan, itu bukan hal yang mustahil,” tegas Alex. (yan)

Nagoya Thamrin City segera Luncurkan Apartemen Tower B

0

batampos.co.id – Hadir di tengah pusat bisnis Kota Batam, yakni Nagoya, proyek prestisius yang dikembangkan PT Sarana Bakti Persada berupa kawasan dengan gaya hidup modern yaitu Nagoya Thamrin City (NTC), berhasil mencuri perhatian konsumen. Terbukti sejak mulai dipasarkannya produk apartemen tower A Januari lalu, penjualan 390 unit di tower tersebut sudah mencapai 94 persen.
”Dengan pencapaian yang baik ini, kami akan segera meluncurkan produk apartemen tower B,” kata Direktur PT Sarana Bakti Persada, Wie Meng, yang ditemui di lobi Aston Batam Hotel, Minggu (7/4).
Ia menjelaskan, apartemen yang terdiri 2 tower itu merupakan bagian dari pembangunan proyek tahap I. Masing-

masing tower memiliki tinggi bangunan sebanyak 15 lantai. ”Di tower B ada 260 unit yang terdiri dari tipe Studio dengan luas 33 meter persegi, Studio 28 meter persegi, 1 Bedrooms 67 meter persegi, dan 2 Bedrooms 77 meter persegi,” sebut Wie Meng.
Lebih lanjut, dalam pembangunan tahap I yang sudah dimulai sejak Februari lalu ini, tidak hanya berisikan 2 tower apartemen melainkan terdapat produk lainnya. Dirincikannya, terdapat 1 unit hotel bintang 2 setinggi 9 lantai dengan jumlah 136 kamar, 1 unit hotel bintang 3 setinggi 13 lantai dengan 200 kamar, 1 unit hotel bintang 4 setinggi 16 lantai dengan 250 kamar, 142 unit shop house, 20 unit kios, 1 unit fresh market, dan 7 unit gedung 4 lantai.
”Direncanakan pembangunan tahap I selesai di tahun 2021,” ucapnya.
Sementara, dalam pembangunan tahap II akan didirikan 1 unit hotel bintang 5 setinggi 20 lantai, serta 1 unit office tower 16 lantai. Pihaknya menargetkan untuk pembangunan tahap II tersebut selesai di bangun hingga 2024 nanti.
”Total keseluruhan kawasan NTC ini berada di atas lahan seluas 5,5 hektare yang berada di jantung Nagoya karena bisa diakses dengan tiga jalan utama. Jalan pertama diakses melalui pertigaan Harmoni Suites Hotel (lampu merah Lubukbaja), akses kedua sebelah Bank BNI Kampung utama dan akses jalan ketiga disamping Grand I Hotel Batam,” papar Wie Meng.
Nagoya Thamrin City, sambungnya, siap menjadi kawasan terpadu berkonsep modern dalam memenuhi gaya hidup masyarakat yang cenderung menginginkan kemudahan dan berada dalam jarak yang tak jauh. ”Sangat strategis karena berada dekat ke area publik, serta dinamis yang memberikan kenyamanan tepat untuk berada di pusat Kota Batam,” ungkapnya.
Informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi bagian pemasaran Nagoya Thamrin City yang berada di lobi Aston Batam Hotel atau dapat melalui agen properti yang telah bekerja sama seperti, Joy Property, Meta Property, Property Damai Sejahtera, Sarinah Budikarunia Sukses, Seven Property, Cendana Com, PT Dua Putri Propertindo, dan PT Prima Solusi Propertindo (Premier). (nji)

Kehadiran Tiga Putri Pak Harto Sempurnakan Suasana Kampanye Akbar Prabowo-Sandi

0

Kehadiran tiga putri almarhum Presiden Soeharto pada acara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Minggu 7 April 2019, menggenapkan deretan tokoh di panggung Kampanye Akbar pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Siti Hardijanti Rukmana, Siti Hediati Hariyadi, dan Siti Hutami Endang Adiningsih – biasa dipanggil Mbak Tutut, Titiek Soeharto, dan Mamiek Soeharto – adalah tiga tokoh wanita yang hadir, di antara sejumlah nama besar; Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Sohibul Iman, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, Politisi PKS Ahmad Heryawan, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ustadz Sobri Lubis, Ustadz Bachtiar Nasir, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif, Tokoh Reformasi Amien Rais, Musisi Rhoma Irama dan Jaja Mihardja, para alim ulama serta habaib.

Ketiganya tidak berorasi, tapi memberi warna tersendiri bagi panggung kampanye akbar. Mbak Tutut, misalnya, hanya tampil di atas panggung dan memberi salam hormat kepada massa putih. Begitu pula dengan Titiek dan Mamik.

Namun, ibu-ibu yang memadati bagian depan panggung berebut meminta swafoto dengan ketiganya. “Boleh foto bareng kan, Mbak,” tanya seorang ibu kepada Mbak Tutut, yang diikuti belasan ibu lainnya.

“Dengan senang hati,” kata Mbak Tutut, Tokoh Wanita Kharismatik ini seraya terus menebar senyum.

Emak-emak, demikian para ibu pendukung Prabowo-Sandi biasa disebut, datang ke Stadion Utama GBK sejak Sabtu 6 April 2019 sore. Mereka hanya tidur sejenak di tempat terbuka, atau tidak tidur sama sekali, hanya untuk terlibat dalam kampanye.

Sebelum subuh, tepatnya pukul 03.45 WIB, master of ceremony (MC) mengumumkan kehadiran Mbak Tutut. Emak-emak di sekujur bagian dalam Stadion GBK merespon dengan teriakan Allahu Akbar.

Sebelum memulai orasi, Capres Prabowo memperkenalkan ketiga putri almarhum Presiden Soeharto kepada publik, yang disambut teriakan Allahu Akbar lengkap dengan acungan ibu jari dan jari telunjuk. Ribuan wajah emak-emak nampak haru dan bersuka cita mendengar kehadiran ketiga putri kesayangan Presiden Soeharto berada di tengah-tengah mereka.

Titiek Soeharto, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, partai nomor urut 7, menyampaikan sedikit komentar soal situasi kampanye kepada wartawan. “Luar biasa antusiasme masyarakat untuk perubahan Indonesia yang lebih baik,” katanya. “Betapa mereka berharap Prabowo dan Sandi memimpin Indonesia.”

Menurut Titiek, masyarakat lelah melihat kondisi bangsa dan negara Indonesia. Mereka, lanjutnya, “mengharapkan perubahan ke arah lebih baik, yaitu Indonesia adil makmur dan sejahtera,” pungkas Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, partai nomor urut 7 tersebut.

 

Aksi Karateka saat Mengikuti Latihan Gabungan di Air

0

batampos.co.id – Ratusan karateka yang tergabung dalam Bandung Karate Club (BKC) Kota Batam, mengikuti pengukuhan ujian kenaikan tingkat dan latihan gabungan.

Kegiatan itu dihelat di Pantai Kampung Melayu Along (Sekilak Lama), Batu Besar, Nongsa, Minggu (7/4/2019).

Satu per satu para karateka mendapatkan pembagian sabuk, sesuai tingkatannya.

Sebelum mendapatkan sabuk, para karateka tersebut menggelar latihan gabungan di darat dan dilanjutkan di dalam air. Mereka menunjukkan jurus dan kemampuan terbaik di bibir pantai. (gun)

1 Bulan, 2 Kali Melahirkan

0
ilustrasi

Seorang perempuan Bangladesh melahirkan bayi kembar dua, hanya satu bulan setelah melahirkan seorang bayi laki-laki secara prematur. Peristiwa yang dialami Arifa Sultana ini disampaikan oleh dokternya.

Dokter mengatakan perempuan berusia 20 tahun itu melahirkan bayi prematur pada akhir Februari. Namun 26 hari kemudian ia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami sakit di bagian perut.

Tim dokter yang menanganinya menemukan bahwa Sultana ternyata masih mengandung. Bayinya kembar pula.

“Begitu pasien tiba, kami melakukan pemeriksaan dan ternyata ia mengandung bayi kembar,” kata Sheila Poddar, salah satu dokter yang menangani Sultana.

Peristiwa yang dialami Sultana dimungkinkan karena dia punya dua rahim, yang salah satunya terdapat dua bayi kembar.

“Kami tentu saja sangat kaget. Berdasarkan pengalaman kami, ini belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Dokter Poddar.

Dokter mengaku mengambil langkah darurat dengan melakukan operasi sesar.
Sultana melahirkan bayi pertama di Khulna Medical College Hospital di Distrik Khulna, sedangkan persalinan kedua berlangsung di Rumah Sakit Ad-din di Distrik Jessore.

Tidak diketahui mengapa Sultana memilih dua rumah sakit yang berbeda untuk melahirkan bayinya.

Dokter Poddar mengatakan Sultana dan suaminya sangat miskin dan tak pernah mendapatkan pemeriksaan ultrasonografi (USG) sebelum melahirkan bayi yang pertama.

“Jadi, ia tidak tahu sama sekali kalau dia punya dua bayi kembar, selain satu bayi pertama yang ia lahirkan (pada akhir Februari),” jelas Dokter Poddar.

Bayi kembar itu merupakan sepasang laki-laki dan perempuan. Keduanya dilahirkan dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan ada komplikasi apapun.

Sultana dan dua bayi kembarnya diperbolehkan pulang setelah selama sekitar empat hari berada di rumah sakit. (rzy/JPG)

Petugas Bea Cukai Terluka Saat Amankan Miras

0
Puluhan Barang Bawaan Penumpang KM Kelud Tujuan Belawan Medan Ditahan Petugas Bea Cukai

batampos.co.id – Seorang petugas Bea Cukai Batuampar mengalami luka pada bagian kaki saat menegah salah seorang porter atau buruh angkut yang membawa beberapa botol minum keras di Pelabuhan Batuampar, Minggu (7/4). Atas kejadian itu, petugas Bea Cukai tersebut langsung dibawa untuk menjalani perawatan.

Salah seorang petugas Bea Cukai Batam, Ali Akbar yang ditemui Batam Pos di pelabuhan Batuampar membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa rekannya itu sudah dibawa untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

“Kita belum tau apakah buat laporan polisi atau tidak, karena kondisinya ramai. Kita tidak tau siapa yang melakukannya,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, suasana di Pelabuhan Batuampar sempat terjadi ketegangan antara petugas Bea dan Cukai. Namun, ketegangan itu tidak sampai memakan korban lebih jauh setelah pihak kepolisian dari Polsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) membubarkan massa.

Diakui Ali, kejadian ini sudah sering dialami oleh petugas Bea Cukai dalam mencegah barang yang dilarang untuk dibawa ke luar Batam. Baik itu petugas porter maupun penumpang itu sendiri sering melakukan aksi dorong-dorongan dengan petugas agar barang yang dilarang itu bisa masuk ke dalam kapal.

“Iya sering terjadi. Emang kejadiannya seperti itu. Seperti tadi, petugas kita menghalangi minuman masuk ke dalam kapal,” tuturnya.

Selain menegah beberapa botol minuman keras, pihak Bea Cukai juga melakukan penegahan terhadap puluhan barang penumpang di mesin X-Ray Pelabuhan Batuampar. Dimana, barang tersebut merupakan barang-barang bekas yang diduga akan dijual kembali oleh penumpang.

“Kita pasti mengerti mana barang penumpang dan bukan barang penumpang. Informasi kita ada juga. Barang bekas seperti tas,” katanya.

Ia menambahkan, puluhan tas penumpang yang tidak diperbolehkan naik ke atas kapal itu akan dikembalikan kepada pihak keluarga penumpang dan kembali dibawa pulang. (egi)

Menteri Darmin Prihatin Nasib Waduk di Batam

0
Dam Tembesi

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution prihatin dengan keberadaan sejumlah dam di Batam. Ia kecewa karena kerusakan parah yang terjadi di dam.

”Beliau prihatin tentang ba-nyaknya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Apalagi kebakaran yang terjadi di Sei Harapan sangat berdekatan dengan waduk,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Waduk BP Batam Hadjad Widagdo, Sabtu (6/4).

Selain persoalan kebakaran hutan, masalah umum yang terjadi yakni kebun liar, rumah liar, keramba jaring apung dan sedimentasi khususnya di Waduk Sei Harapan.

Menko menginstruksikan BP agar segera melakukan pembenahan. BP Batam rencananya akan bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera IV, Kementerian PUPR, Dinas Kehutanan Provinsi Kepri dan Kemente-rian Lingkungan Hidup untuk melaksanakan normalisasi di Waduk Seiharapan.

Hadjad mengatakan, sedimentasi di waduk tersebut sangat parah karena diperkirakan sudah mencapai 8.000 meter kubik. Sedangkan tingkat elevasinya kemungkinan sudah berada di angka minus 2,7 meter, padahal batas pengambilan air yakni minus lima meter.
BP Batam masih menunggu dana dari Bank Dunia untuk memulai pengerukan di Waduk Seiharapan.

Diperkirakan dananya mencapai miliaran rupiah. Hadjad mengimbau masyarakat agar menjaga dam dengan tidak beraktivitas di daerah tangkapan air (DTA) waduk.

”Jenis kegiatan ilegal yang ada berupa penambangan pasir ilegal, keramba jaring apung, pemasangan bubu dan kelong yang telah beberapa kali sudah disosialisasikan,” ucapnya. (leo)

Revitalisasi Sektor Pertanian dan Peternakan Secepatnya

0

Hutomo Mandala Putra, Ketua Umum Partai Berkarya, partai dengan nomor urut 7, menegaskan revitalisasi sektor pertanian dan peternakan akan membuat perekonomian Indonesia maju pesat.

“Indonesia negara agraris,” kata putra bungsu almarhum Presiden Soeharto yang populer dengan panggilan Tommy Soeharto. “Saya yakin jika pertanian dan peternakan direvitalisasi, perekonomian Indonesia akan maju.”

Revitalisasi menggunakan konsep ekonomi kerakyatan. Menurutnya, ekonomi kerakyatan memungkinkan petani dan peternak berkembang dan menentukan masa dapan perekonomian Indonesia.

“Jika konsep ini diterapkan presiden terpilih kelak, terutama revitalisasi pertanian dan peternakan, dalam waktu tidak lama perekonomian Indonesia akan maju,” ujar Tommy di sela-sela acara grand opening GORO di Cibubur, Gn. Putri, Bogor, Minggu 7 April 2019.

Pembangunan ekonomi kerakyatan dengan kearifan lokal akan membuat sektor pertanian, peternakan, perkebunan rakyat, dan nelayan, terlibat dalam pembangunan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Di sektor pertanian, Partai Berkarya memberi bukti dengan penyediaan pupuk bregadium hypernano ke petani di beberapa daerah seperti Kabupaten Purbalingga. Uji percontohan di lima titik memperlihatkan pupuk teknologi tinggi itu meningkatkan hasil panen sampai 35 persen.

“Kita juga akan membantu petani memasarkan hasil produksi,” ujarnya. “Selama ini, petani menikmati harga rendah dan konsumen terbebani harga tinggi. Ini semua akibat mata rantai perdangan yang sangat panjang.”

Menurut Tommy, Partai Berkarya berusaha membantu petani memasarkan produknya langsung ke konsumen dengan menghadirkan toko grosir Goro. Cara ini akan membuat petani menikmati harga lebih baik, dan konsumen tidak terbebani harga tinggi.

“Selama ini mata rantai yang panjang tidak hanya merugikan konsumen, tapi juga membuat petani tidak pernah makmur,” katanya.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai kian dekatnya pemilihan presiden dan anggota legislatif, Tommy Soeharto berpesan kepada kader dan caleg partai yang didirikannya untuk bersiap memberi yang terbaik untuk bangsa dan negara.

“Kita harus terus berkarya untuk Indonesia adil dan makmur,” Tommy Soeharto mengakhiri. [*]