Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11506

6 Khasiat Minuman Jintan

0

batampos.co.id – Jintan atau jinten adalah salah satu jenis rempah-rempah yang sering dipakai untuk bumbu dapur. Biasanya jintan digunakan sebagai campuran masakan berkuah atau ungkep.

Dilansir dari Times of India, Kamis (4/4), studi menunjukkan bahwa konsumsi jintan secara teratur memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Dalam resep herbal, ternyata jintan bisa dibuat sebagai minuman atau ramuan obat yang berkhasiat untuk tubuh.

Caranya dengan merendam biji jintan sebanyak 2 sendok di dalam air selama 5-6 jam atau semalaman. Kemudian, rebus bijinya di pagi hari dan saring minumannya. Lalu, tambahkan jus lemon ke dalamnya dan minum dengan perut kosong selama 2 minggu.

Cara lainnya, rebus satu cangkir air dan tambahkan bubuk jintan ke dalamnya. Anda juga bisa menambahkan sedikit garam untuk membuat minuman terasa lebih enak. Minumlah setelah makan setiap hari selama 20 hari.

Tingkatkan Pencernaan
Jintan dapat membantu pencernaan dengan meningkatkan aktivitas enzim pencernaan di usus.

Kaya Zat Besi
Biji jintan kaya akan zat besi dan satu sendok teh jintan dapat mengandung sekitar 1,4 mg zat besi.

Kontrol Gula Darah
Jintan dapat membantu dalam mengelola diabetes.

Turunkan Kolesterol
Jintan dapat digunakan untuk menghilangkan kolesterol jahat dari tubuh.

Anti Peradangan
Mengonsumsi biji jintan hitam dapat membantu mengurangi peradangan di tubuh.

Turunkan Berat Badan
Terakhir, biji jintan bermanfaat untuk mengurangi lemak dan menurunkan berat badan. Anda dapat menghilangkan lemak perut dalam 15-20 hari dengan minum air jintan setiap hari. (JPG)

Menggugah Milenial Cinta Koperasi ala Pak Harto

0
Gesty Prabowati

Bagaimana memperkenalkan program ekonomi kerakyatan ala Pak Harto kepada generasi milenial? Tanyakan jawabnya pada Gesty Prabowati, calon legislatif (caleg) Partai Berkarya, partai bernomor 7, dengan Nomor Urut 6 daerah pemilihan (dapil) Yogyakarta.

Ke mana-mana Gesty selalu bicara gerakan koperasi termasuk kepada generasi zaman now, yaitu mereka yang belum lahir ketika Pak Harto membangun ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Ia mendatangi masyarakat di dapilnya, menghadiri undangan kampus, salah satunya Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Caleg Partai Berkarya yang juga Ketua Badan Komunikasi Wanita Koperasi (BKWK) Dekopinwil DKI Jakarta itu juga tak sungkan mendatangi tempat anak muda biasa ngobrol. Bahkan pernah diundang khusus untuk bicara koperasi di Bento Kopi Nologaten, Yogyakarta.

“Koperasi itu berjaya pada masa Pak Harto,” ujar Gesty, di Jakarta, Kamis 4 April 2019. “Beliau berkarya membangun bangsa dan negara, mengutamakan sektor pertanian yang ditopang koperasi.”

Gesty memiliki jaringan luas. Ia dikenal banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi, karena masih menjabat ketua Bidang Koperasi dan UKM Perhimpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Pusat, dan Ketua Bidang Koperasi dan UKM Perhimpunan Pengusaha Muslimah (IPEMI) DKI Jakarta.

Gesty mengatakan selama berkampanye ia cuma ‘jualan koperasi’ di era Pak Harto, yang juga menjadi idealisasi Partai Berkarya. Ia terkesan dengan kemampuan Pak Harto mampu membuktikan bahwa koperasi menjadi penggerak ekonomi masyarakat di pedesaan. Awalnya Badan Usaha Unit Desa, lalu menjadi Koperasi Unit Desa. Pak Harto pun mendorong koperasi diberi peran dan kewenangan agar menjadi kuat.

“Cita-cita Pak Harto adalah koperasi mandiri, tanpa harus ditopang pemerintah,” katanya. “Titik berat pada pembinaan kemampuan manajerial dan teknis operasional agar koperasi mampu menjemput kesempatan-kesempatan ekonomi yang tercipta.”

Di kampus, Gesty menjalin relasi dengan anak muda yang giat mengembangkan koperasi mahasiswa (Kopma). “Di kampus, koperasi bukan hal asing. Mahasiswa berpotensi menjadi ikon rebranding koperasi di tengah upaya menarik generasi muda agar lebih bergairah terlibat dalam lembaga tersebut,” lanjutnya.

Mendekati milenial, Gesty bersiasat menggabungkan koperasi dengan gerakan OK OCE (One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship), program yang dicetuskan Cawapres Sandiaga Uno saat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Saya kebetulan salah satu penggerak program ini dan saya juga pelaku OKE OCE yang boleh dibilang sukses setelah dibina melalui pelatihan wirausaha,” cerita Gesty.

Di Yogyakarta, kata Gesty, masyarakat di Kampung Wisata Niti Gedongkiwo ingin sekali dibuatkan 17 unit koperasi baru. Kebetulan selama aktif di Dekopin Wilayah DKI Jakarta, ia aktif bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM.

“Melalui Kemenkop UKM, saya bantu pengusaha kecil memiliki hak cipta dan merek gratis. Saya juga mengumpulkan koperasi untuk membuat badan hukum dengan bantuan Kemenkop UKM sebesar Rp2,5 juta per badan hukum koperasi,” jelasnya.

Menjawab pertanyaan apa yang akan dilakukan jika kelak menjadi anggota DPR RI, Gesty mengatakan akan membangun jaringan lebih besar lagi untuk digunakan membantu gerakan koperasi di desa-desa di Yogyakarta.(*)

 

Batam, Ayo Ikut Nyoblos ….

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dalam beberapa kali pelaksanaan pemilu, partisipasi pemilih di Batam selalu rendah. Hal itu menempatkan Kota Batam menjadi daerah dengan partisipasi pemilih terendah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Partisipasi pemilihnya pada Pilkada 2015 dan Pileg 2014 menjadi catatan nasional. Batam jadi yang terendah partisipasi pemilihnya,” ungkap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Widiyono Agung di Batam, Kamis (4/4).

Agung yang juga Koordinator Wilayah Batam, Pada pileg 2014 lalu, dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sekitar 715.544 orang, hanya sekitar 450.269 pemilih atau 62.93 persen yang menggunakan hak pilihnya.

Sedangkan pada pilpres 2014 lalu, hanya 406.153 pemilih yang memberikan hak suaranya dari 752.903 pemilih di DPT yang ada.

Sementara pada pilkada 2015, hanya 297.298 pemilih atau 47.11 persen yang menggunakan hak pilih dari 631.457 pemilih di DPT kota Batam.

Kondisi ini dinilai cukup memprihatinkan. Terlebih sebanyak sekitar 63 persen penduduk Kepri mayoritasnya tinggal di Batam. Sehingga, keberhasilan pemilu di Batam sangat mempengaruhi penyelenggaraan Pemilu di Kepri.

“Pilpres 2014 itu kita nomor dua terendah di Indonesia setelah Medan. Maka pada 17 April nanti, Batam harus memenuhi target nasional partisipasi pemilih sebesar 77.5 persen partisipan,” ujar Agung.

Untuk mendukung upaya peningkatan partisipasi tersebut, KPU Kepri juga terus mendukung berbagai langkah sosialisasi dan edukasi yang dilakukan jajaran KPU Batam. Upaya tersebut, demi mendorong partisipasi pemilih.

Ketua KPU Batam, Syahrul Huda sendiri mengungkapkan, pihaknya akan terus menggenjot partisipasi masyarakat pada pelaksanaan pemilu 2019.

KPU Batam, katanya, telah melakukan banyak sosialisasi di berbagai tempat. Sosialisasi tersebut dilakukan dengan cara yang berbeda, sesuai dengan sasaran massa yang mereka temui.

“Harapan kita, masyarakat sadar akan pentingnya keikutsertaan dalam kesuksesan pemilu serentak 2019,” tandas Syahrul. (*)

AAIPI, untuk Auditor Internal yang Semakin Handal‎

0

batampos.co.id – Pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (DPW AAIPI) Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh AAIPI Wilayah Provinsi Kepulauan Riau sebagai bentuk pergantian kepengurusan AAIPI Wilayah Provinsi Kepulauan Riau Periode sebelumnya. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 4 April 2019 bertempat di Aula Gedung Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau.

Pengukuhan DPW AAIPI Provinsi Kepulauan Riau dimulai dengan sambutan oleh Ketua DPW AAIPI Indra Khaira Jaya, Ketua DPN AAIPI Sumiyati, dan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.

Peserta yang menghadiri Pengukuhan AAIPI sebanyak 150 orang yang berasal dari APIP Daerah Kepulauan Riau sebanyak 83 orang dan Kepala Daerah sebanyak 4 orang serta dari Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 63 orang.

Selanjutnya, Pengesahan DPW AAIPI Provinsi Kepulauan Riau pada hari ini dilaksanakan oleh Ketua DPN AAIPI Sumiyati dan Pengukuhan DPW AAIPI Provinsi Kepulauan Riau dilaksanakan oleh Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.

Indra Khaira Jaya, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa AAIPI, baik di tingkat Pusat maupun Wilayah diharapkan menjadi mitra bagi pemerintah dalam mendorong profesionalisme APIP.

“Sebagai unit pengawasan, APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) Daerah merupakan kepanjangan tangan Kepala Daerah yang berperan mengawal program kepala daerah agar dapat tercapai dengan cara efektif, ekonomis dan efisien melalui pemberian layanan advisory maupun assurance dengan baik”, ujarnya.

Selaku Ketua DPN AAIPI, Sumiyati menyampaikan apresiasi kepada DPW AAIPI Kepri yang telah secara tertib dan tepat waktu menyampaikan laporan kegiatan DPW AAIPI.

Di samping itu, apresiasi juga disampaikan kepada 8 APIP di wilayah Kepulauan Riau yang telah mencapai level 2+ pada tahun 2018.

“Tentunya, ini tidak lepas dari peran AAIPI yang secara terus-menerus mendorong IACM (peningkatan kapabilitas) di wilayah Kepri dan menunjukkan bahwa Inspektorat telah menjadi sahabat bagi mitra kerjanya, terutama pemerintah pusat/daerah”, ujarnya.

Nurdin Basirun, menyampaikan apresiasi juga kepada AAIPI yang telah mengawal keuangan dan pembangunan secara berkelanjutan di wilayah Kepulauan.

“Peran AAIPI terlihat dari tercapainya WTP pada seluruh pemda di Kepri, serta kedepannya kami akan terus mengupayakan agar Inspektorat menjadi rekan bagi kami agar pengelolaan keuangan dan pembangunan kami sesuai dengan ketentuan dan mencapai kesejahteraan masyarakat serta mampu memberikan early warning system (peringatan dini)”, tuturnya.

Nurdin Basirun berharap Dewan Pengurus Wilayah AAIPI Provinsi Kepulauan Riau Periode 2018-2021 dapat berperan dengan efektif dalam mengawal Nawa Cita Presiden, mengawal keberhasilan pelaksanaan RPJMN dan Rencana Kerja Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah agar terwujud pemerintahan yang bersih, berwibawa dengan tata kelola yang baik. (cr10)

ATB Siapkan Pendaftaran Gratis Untuk 10 Tim Pelajar Mewakili Sekolah

0

Suasana kemeriahan babak final ATB Cup Futsal Championship tahun 2018 lalu.

Ajang turnamen ATB Cup Futsal Championship X jadi penantian klub-klub futsal terbaik. Sepanjang penyelenggaraan turnamen, tak sedikit pemain-pemain hebat dari luar Batam ikut meramaikan kompetisi.

Hal tersebut diutarakan oleh Anggota Komite Wasit Kepri Masril, Masril mengatakan, setiap tahunnya animo peserta terlihat antusias mengikuti turnamen futsal ATB Cup. Masing-masing tim mempersiapkan pemain-pemain berkualitas.

“ATB sudah luar biasa masih menggelar turnamen Futsal sampai saat ini. Turnamen ini jadi yang dinanti-nanti. Banyak tim yang sudah mempersiapkan pemain-pemain hebat, bahkan pemain-pemain muda yang berlaga di pra Pekan Olahraga Nasional (PON) turut tampil atraktif,” ujar Masril, Kamis (4/4)

Menurutnya, turnamen futsal yang di gelar ATB merupakan turnamen besar. Tidak hanya di Batam ataupun Kepulauan Riau, bahkan untuk se-Sumatera. Selama gelaran futsal ATB Cup berjalan, tim-tim juara juga diisi pemain-pemain luar daerah.

“Tim yang akan bertanding di ATB Cup Futsal sudah berlomba-lomba mencari pemain muda dan bagus. Kompetisi ini yang membuat turnamen jadi bergengsi,” lanjut Masril.

Meski turnamen Futsal ATB Cup termasuk turnamen terbesar, namun tim wasit selalu mendapat tantangan-tantangan baru. Menjaga performa kompetisi bisa berjalan dengan baik, memimpin pertandingan dengan profesional.

“Ada wasit-wasit muda yang kita gunakan untuk memimpin pertandingan ATB Cup Futsal tahun ini, semua sudah memiliki lisensi,” ucap Masril.

Head Of Corporate Secretary ATB Maria Jacobus mengatakan, penyelenggaraan ATB CUP Futsal Championship tahun ini dikemas lebih berbeda. Mendukung pengembangan bibit atlet futsal daerah, ATB memberikan kuota gratis pendaftaran untuk ikut turnamen bagi pelajar.

“Ini dilakukan agar atlet futsal tingkat pelajar dapat ikut merasakan bersaing dengan tim futsal profesional. ATB memberikan kuota gratis pendaftaran turnamen bagi 10 tim mewakili sekolah (SMK/SMA),” kata Maria

Hal yang sama juga diutarakan Soeprayitno, Ketua Komite Wasit Kota Batam. Ia menilai Turnamen ATB Cup Futsal bagian dari kompetisi futsal terbesar yang pernah ada. Pelaksanaan turnamen futsal yang dilakukan ATB sudah berjalan cukup baik.

“ATB sudah menggelar turnamen futsal dengan bagus, dan turnamen ini yang terbesar penyelenggaran sudah profesional. Ini yang harus kita jaga bersama, tetap menjunjung tinggi sportifitas dalam berolahraga,” ucap Soeprayitno.

Ia menuturkan, turnamen futsal sekelas ATB CUP jadi sebuah kompetisi yang membanggakan bagi Batam. Hal tersebut dapat dilihat dari animo peserta yang cukup tinggi dan meningkat dari tahun ketahun.

“Yang lebih penting setiap turnamen berlangsung bisa tetap menjaga ketertiban dan sama-sama membangun olahraga futsal yang berkualitas dari Batam,” ajaknya.

Soeprayitno berharap turnamen ATB Cup Futsal ini bisa jadi penyemangat generasi muda yang sportif dan profesional di bidang olahraga futsal.

Untuk registrasi dan informasi pendaftaran turnamen ATB Cup futsal bisa menghubungi Fajar : 0823 1350 1031 Rahmat 0852 6482 5400. (*)

Caption
Suasana kemeriahan babak final ATB Cup Futsal Championship tahun 2018 lalu.

Penambang Pasir Ilegal Masih Terus Beroperasi

0

batampos.co.id – Wakil Ketua DPRD Kota Batam Helmy Hemilton meminta pihak terkait tegas untuk melakukan penindakan terhadap penambang pasir ilegal di sekitar Dam Tembesi. Dam tersebut menjadi harapan warga Batuaji dan Sagulung untuk menyuplai air bersih ke perumahan warga.

“Sekitar dam tersebut harusnya dirawat. Dan itu adalah daerang tangkapan air. Tetapi heran juga kenapa terus dibiarkan beroperasi seperti itu. Kenapa tidak ditindak tegas,” katanya.

Menurut Helmy Dam yang sedang dalam proses lelang tersebut harusnya dijaga kelestariannya. Bukan malah dirusak. Dan ini sudah berlangsung puluhan tahun. Lebih banyak kerugian yang didapatkan. Sedangkan keuntungan hanyalah milik oknum tertentu yang mengeruk keuntungan dari tanah negara.

“Kita minta DLH atau pihak terkait dari Pemko dan BP Batam untuk lihat kondisi di sana. Sudah sangat rusak. Itu bisa dihentikan, tetapi harus dilakukan razia rutin di sana,” katanya.

Kemarin, Rabu (3/4) sejumlah truk pengangkut pasir masih terlihat keluar masuk ke dalam kawasan dam. Truk-truk itu masuk dari beberapa akses. Tetapi sebagian besar dari jalan masuk di dekat SPBU trans Barelang.

Dari SPBU jalan Trans Barelang tersebut sudah sangat jelas terdengar mesin dompeng meraung-raung membersihkan pasir setelah digali alat berat. Padahal pos direktorat pengamanan (Ditpam) BP Batam dekat ke daerah tersebut.

Rinto, warga di sana mengatakan, sejak pukul 07.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB setiap hari, truk sudah masuk ke dam untuk mengangkut pasir. Bahkan alat berat siaga di sana untuk mengisi pasir ke dalam truk.

“Setahu saya kalau sudah matahari terbit sudah langsung ada yang angkut pasir,” katanya. (ian)

BPN Targetkan Seluruh Tanah Terdaftar

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Badan Pertanahan Kota Batam menargetkan pendaftaran tanah di Batam selesai 2021 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Badan Pertanahan Batam, Askani, Selasa (2/4/2019).

Saat ini ada ada beberapa wilayah yang belum bisa disentuh karena berbagai persoalan seperti, belum adanya kesepahaman antara BP Batam, Pemko Batam dan warga. Sehingga pendaftaran tanah tidak bisa dilakukan.

Ia menyebutkan wilayah yang belum dilakukan pendaftaran tanah yaitu Rempang, Galang, Galang Baru dan Kampung Tua yang tersebar di Batam. Saat ini ada sedikitnya 30 titik kampung tua harus didata.

“Informasinya ada segitu. Kalau misalnya masing-masing ada 10 hektare bearti ada 300 hektare yang harus dilakukan pendaftaran tanahnya,” kata Askani.

Menurutnya permasalahan di Batam berbeda dengan daerah lainnya. Kendala yang terjadi yaitu belum adanya kesepahaman antara pemerintah dengan warga. BPN lanjutnya hanya akan melakukan pendaftaran jika status lahannya jelas dan tidak menimbulkan konflik.

“Kami tidak mau turun kalau masih ada konflik. Kami tidak ingin memperkeruh suasana. Jadi ya tunggu ada satu kesepahaman baru kami jalan,” ungkapnya.

Berdasarkan data untuk kawasan Rempang, Galang dan Galang Baru diperkirakan terdapat 84 ribu bidang tanah yang akan bisa didaftarkan. Ia berharap jika proses berjalan baik semua akan selesai tahun dalam dua tahun ke depan.

“Khusus yang kampung tua itu tahun ini dimulai. Hal ini sesuai dengan arahan Pak Menteri. Nanti wali kota yang bentuk timnya,” lanjutnya.

Pihaknya harus turun ke lapangan dan memastikan titik-titik kampung tua. Nanti tim juga akan kembali mengukur berapa luas sebenarnya kampung tua. “Dulu sudah pernah diukur sama Pemko dan BP Batam, tapi kami akan ukur ulang. Ya mudah-mudahan cepat selesai,” imbuhnya.

Begitu juga Rempang, Galang dan Galang Baru juga akan menyusul. Semua akan disentuh kecuali kawasan hutan lindung. Namum hal ini masih menunggu dari pemerintah daerah dan BP Batam terlebih dahulu.

“Kalau semua sudah sepakat baru bisa jalan. Kami sebagai instansi yang diberikan wewenang untuk mengeluarkan sertifikat selalu siap,” tutupnya. (yui)

Ada Roti Lasagna di Batam Ogura

0

batampos.co.id – Roti lasagna. Hmmm… kamu suka?! Bila iya, kamu bisa mendapatkannya di Batam Ogura.

Lasagna ialah produk varian baru pilihan mereka, April ini.

Ini menjadi menu sajian asin pertama mereka, setelah sebelumnya sukses menghadirkan berbagai cake, bolu dengan cita rasa manis. Roti Lasagna ini resmi dipasarkan di Batam, Jumat (5/4) besok.

“Ini kami hadirkan untuk memenuhi keinginan para penggemar pasta dan lasagna di Batam. Bread Lasagna ini produk terbaru kami,” ujar Manajer Operasional Batam Ogura, Fauzan Afriyanto di Nagoya, Kamis (4/4/2019).

Fauzan menyebutkan, hadirnya produk dengan cita rasa asin ini merupakan gebrakan tersendiri bagi Batam Ogura.

“Sebelumnya kan kami khas dengan produk manis. Namun kali ini berbeda. Kami menyajikan cita rasa asin yang gurih, yang sangat nikmat dimakan dalam keadaan hangat. Yaitu Bread lasagna ini,” ungkapnya.

Roti lasagna ini, penyajiannya merupakan lapisan roti dan daging giling, yang dikombinasikan dengan lelehan keju mojarela. Menyempurnakan rasa supaya lebih wangi, kami menyajikan bawang bombay dengan paduan saus yang creamy dan saus tomat. “Bread lasagna ini kami hadirkan dengan penyajian Eropa tapi dengan cita rasa Asia,” jelas Fauzan.

Produk ini, komposisinya tanpa bahan pengawet. Bisa tahan enam jam dalam suhu ruang, dan lima hari apabila disimpan di kulkas. Harganya Rp 40 ribu per pcs. Tersedia dengan dua varian rasa, yakni original dan spicy.

“Produk ini hanya tersedia di outlet Batam Ogura Nagoya saja,” tutup Fauzan. (cha)

Jamrud Hibur Peserta Kampanye Jokowi di Batam

0

batampos.co.id– Calon Presiden RI nomor urut 01, Joko Widodo, akan menggelar kampanye akbar di Batam, 6 April 2019.

Kampanye akbar akan berlangsung mulai siang sampai sore hari, di Lapangan Parkir Tumenggung Abdul Jamal, Mukakuning. Diperkirakan, massa yang hadir 80 ribu sampai 90 ribu orang dan akan dihibur group band, Jamrud.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan Jokowi Maruf Amin, Soerya Respationo, Kamis (4/4/2019) mengungkapkan, sampai saat ini, Jokowi dipastikan hadir. Persiapan penyambutan Jokowi saat ini sudah dilakukan. Selain Jokowi, direncanakan hadir, Iriana Jokowi.

“Sampai detik ini, Jokowi hadir di Batam. Belum ada perubahan jadwal. Kita baru habis rapat koordinasi dengan TKN. Nanti masyarakat akan dihibur Jamrud dan band lokal,” ungkap Soerya.

‎Direncanakan, Jokowi akan hadir mulai siang sampai sore di Batam. Agendanya di Batam diakui hanya untuk kampanye di Tumenggung Abdul Jamal. Jokowi diakui, tidak akan melakukan konvoi dari Bandara Hang Nadim. Namun dari pintu masuk lapangan parkir Tumenggung Abdul Jamal, Jokowi akan menyapa warga. (cr10)

Minim Lahan Parkir Warga Terpaksa Memilih Bahu Jalan

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Petugas Dinas Perhubungan Batam kembali menderek mobil yang parkir sembarangan di bahu Jalan Engku Putri, Batamcenter, Selasa (2/4). Mobil BP 1082 JJ tersebut kemudian dibawa ke kantor Dishub, setelah sebelumnya sempat bernegosiasi dengan pemilik mobil karena menolak mengisi form yang disediakan petugas Dishub.

“Aturannya mobil tetap kami derek karena parkir sembarangan,” ujar salah seorang petugas Dishub.

Pemilik mobil yang diketahui bernama Enawati mengaku kaget karena tidak mengetahui adanya Peraturan Daerah (perda) yang mengatur tentang pelarangan menggunakan bahu jalan untuk parkir. Bahkan ia berdalih jika sebelumnya banyak mobil yang terparkir di lokasi tersebut.

“Saya tidak tahu ada aturan itu (Perda Nomor 3 Tahun 2018). Sosialisasinya tak pernah saya dengar. Lagian sebelum saya banyak yang parkir disini. Bukan saya saja,” katanya.

Mustafa, warga lain mengatakan warga yang memarkirkan kendaraannya dilokasi tersebut disebabkan minimnya lahan parkir yang disediakan pihak Imigrasi Batam. “Kebanyakan mobil yang diderek Dishub-kan mereka yang tengah berkunjung ke kantor Imigrasi,” kata Mustafa.

Seharusnya, lanjutnya, Pemerintah Kota Batam menyiapkan lahan parkir yang luas sebelum menerapkan Perda tersebut. “Ibu itu tadi mutar-muta juga nyari parkir. Karena nggak nemu makanya parkir di bahu jalan,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Batam, Rustam Efendi menegaskan jika mobil yang parkir sembarangan akan langsung diamankan. Selama ini, pihaknya mensosialisasikan larangan itu melalui spanduk dan himbauan.

“Razia patroli tidak pernah putus. Mulai jam 6 pagi sampai 10 malam,” ujar Rustam saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, sepanjang bulan Januari dan Februari 2019, sedikitnya 43 kendaraan bermotor terjaring razia parkir liar. Adapun ke 43 kendaraan tersebut terdiri dari 24 kendaraan roda empat dan 19 motor.

“Januari 2019 ada 22 unit mobil dan 19 motor yang kita derek. Sedangkan di Februari 2 unit mobil,” sebutnya.

Diakuinya, program derek ini berhasil mengurangi kendaraan yang parkir di bukan pada tempatnya. Contoh di depan Mega Mall dan kawasan pusat perbelanjaan Nagoya. Pelaksanaan derek ini diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir.

Rustam menambahkan, aturan derek ini sudah dijalankan sejak Oktober 2018 lalu. Dimana sejak derek diberlakukan, telah terkumpul Rp 230 juta dari biaya pemindahan dan denda administrasi.

“Selama tiga bulan berjalan, terkumpul Rp 230 juta dari derek. Gabungan mobil dan motor,” tutupnya. (une)