Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 11568

Mustahik ATB Batam Wujud Berbagi ke Masyarakat

0

Manajemen ATB saat mengunjungi penerima bantuan mustahik ATB beberapa waktu lalu.

Sebagai perusahaan pelayanan publik, ATB tidak hanya fokus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Namun ATB juga peduli dengan program-program sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Melalui program pemberian bantuan mustahik kapada warga Batam yang memiliki penyakit dengan kriteria berat, namun berasal dari keluarga yang kurang berkecukupan. Program bantuan mustahik ATB berjalan secara reguler setiap bulannya.

“Ini wujud kepedulian ATB terhadap masyarakat, melalui program bantuan mustahik kita berbagi ke masyarakat yang membutuhkan,” ujar Maria Jacobus Head Of Corporate Secretary ATB, Senin (31/12).

Belum lama ini ATB memberikan bantuan mustahik yang diberikan kepada keluarga Ibu Idun Fitri di Perum Cipta Permata Bengkong Sadai. Putri mereka Anastasya Safitri Arifianto yang memiliki penyakit jantung bocor sehingga perlu biaya untuk pengobatan.

“Semangatnya untuk sembuh dan tetap bersekolah sangat tinggi. Saya bisa tabah karena melihat semangatnya. Operasi jantunya akan dijadwalkan di rumah sakit Harapan Kita Oktober tahun depan,” ujar Idun Fitri saat dikunjungi tim ATB .

Selama penyelenggaraan CSR ATB Peduli Sosial bantuan mustahik. Tim ATB selalu memberikan dorongan dan semangat kepada pihak keluarga yang dikunjungi.

“Semoga Anastasya tetap semangat, saya salut dengan semangatnya dan tetap tertawa bermain sperti anak yang kesehatannya masih fit seusianya,” jelas Maria

ATB juga memberikan bantuan mustahik lainnya kepada Jelita Syifrayanti Situmorang yang tinggal di kawasan Tanjung Uncang. Jelita yang menderita lumpuh dari bayi juga memerlukan biaya untuk berobat.

“Jelita sakit awalnya demam di usia 6 bulan dan kemudian diperiksakan ke dokter, Jelita divonis terkena virus tokso cacat kaki dan tidak bisa bicara layaknya anak normal,” ujar Suriani Nadeak orang tua Jelita.

Kondisi yang dialami Jelita membuatnya sudah tidak bisa bersekolah lagi selama setengah tahun. Jelita harus mendapatkan perawatan pada kakinya melalui operasi, meski saat ini kondisinya dalam tahap penyembuhan kaki.

Kegiatan pemberian bantuan mustahik dari ATB ini bekerjasama dengan pihak rumah sakit yang ada di Kota Batam, untuk mendapatkan data-data dan informasi. Rumah sakit akan merekomendasikan pasien kurang mampu serta menderita sakit berat untuk diseleksi dan disurvei, untuk bisa mendapatkan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh ATB.

Kriteria penyakit berat dan persyaratan yang harus dilengkapi adalah segala jenis kanker, segala jenis tumor, serta kelainan sejak lahir pada bayi dan sakit berat jenis lainnya.

Sementara untuk persyaratan yang harus dilengkapi adalah surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh kelurahan setempat. Fotocopy rekam medis pasien dari rumah sakit, surat permohonan bantuan yang ditujukan kepada pimpinan ATB, lengkap dengan nama pasien, sakit yang diderita, serta alamat rumah, dan nomor HP yang dapat dihubungi.

Selain itu melengkapi fotocopy KTP, fotocopy kartu keluarga, fotocopy akte lahir/surat keterangan lahir apabila pasien masih dibawah umur 18 tahun.

Berjalannya program mustahik dari ATB, diharapkan dapat meringankan beban warga Batam yang sedang mengalami gangguan kesehatan dan memiliki keterbatasan biaya. ATB dapat lebih banyak menyentuh masyarakat secara langsung melalui program-program CSR.

Selama penyelenggaraan program mustahik yang sudah dimulai sejak 2011, ATB sudah menyalurkan bantuan untuk ratusan orang yang mengalami berbagai gangguan kesehatan dengan kriteria penyakit berat. (*)

 

Kapolres Barelang Larang Penggunaan Petasan Saat Malam Tahun Baru

0
Kapolresta Barelang Kombes Hengki (tengah). foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Jelang perayaan malam Tahun Baru 2019 di Kota Batam, Kapolresta Barelang Kombes Hengki melarang kepada seluruh masyarakat di Kota Batam untuk tidak membakar dan menggunakan petasan saat malam pergantian tahun di Wilayah Hukum Polresta Barelang.

“Untuk petasan saya sampaikan, itu dilarang. Yang diperbolehkan sesuai dengan aturan yang ada hanya kembang api dan tidak ada suara ledakan. Itu sudah ada ketentuannya,” ujar Hengki.

Pelarangan ini, kata Hengki, untuk mencegah timbulnya korban luka-luka maupun korban jiwa dalam perayaan malam tahun baru 2019 di Kota Batam. Selain menimbulkan korban, pelarangan ini juga untuk mencegah tindakan yang membahayakan bagi masyarakat lainnya seperti kebakaran dan sebagainya.

“Kita sudah lakukan tindakan itu, baik melalui cipta kondisi, kegiatan kepolisian yang ditingkatkan untuk mecegah hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

Dilanjutkannya, dalam perayaan malam tahun baru 2019, masyarakat di wilayah hukum Polresta Barelang harus merasa aman dan nyaman merayakan malam pergantian tahun. Sehingga, pihaknya sudah melakukan pencegahan melalui sosialisasi akan bahaya membakar petasan kepada masyarakat.

“Kepada penjualnya, kami akan lakukan tindakan tegas. Terutama kami akan melakukan penyitaan-penyitaan yang sudah kami teruskan ke jajaran Polresta Bareang maupun Polsek-Polsek dan akan kami musnahkan,” tuturnya.

Untuk itu, seluruh personel Polresta Barelang selama Operasi Lilin 2018 akan selalu menggelar operasi setiap harinya untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Batam. Namun, untuk itu semua juga dibutuhkan partisipasi dan dukungan masyarakat Kota Batam dalam pelaksanaannya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan ketika ada hal-hal yang mencurigakan agar langsung melapor ke pihak kepolisian atau ke pos jaga dalam operasi lilin yang besiaga selama 24 jam penuh. (gie)

Pesan Kapolresta Barelang untuk Kamu yang nak Rayakan Tahun Baru

0
Peta jalan sekitar Batam Center yang hendak ditutup.

batampos.co.id – Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengungkapkan ada sebanyak 44 titik perayaan tahun baru di Batam.

Dari puluhan tempat itu ada tiga tempat yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat yakni Dataran Engku Putri, Ocarina dan Jembatan I Barelang.

Untuk kawasan Engku Putri, Hengki mengatakan akan menutup beberapa jalur. Sehingga kawasan Engku Putri bebas dari kendaraan.

“Ada enam titik persimpang yang kami tutup,” kata Kombes Hengki, Sabtu (29/12).

Persimpangan yang ditutup tersebut yakni di Jalan Raja M Tahir dekat Ikan Daun, lalu Jalan Daeng Perani, Bundara BP Batam, Jalan Raja Isa persimpangan dekat Bank Indonesia, Bundara PIH dan di Samping Graha Pena, Batampos. Sedankan jalan yang bebas dari kendaraan yakni Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jalan Ahmad Yani, Jalan Engku Putri.

“Ada sebanyak 6 pos polisi yang kami dirikan. Dan untuk membantu kelancaran lalu lintas, kami menurunkan sebanyak 40 orang personel dibantu dari Polsek dan Satuan Shabara,” ucapnya.

Bagi masyarakat yang ingin merayakan tahun baru di Dataran Engku Putri, kata Hengki telah disediakan beberapa tempat parkir yakni pos parkir Welcome To Batam, pos parkir depan Kantor PGN, pos parkir disamping Kantor Jasa Raharja dan pos parkir ruko Holland Bakery.

“Silahkan parkir di tempat-tempat yang sudah kami sediakan, dan jangan memaksakan kendaraanya masuk ke dalam daerah bebas kendaraan,” ungkap Hengki.

Selain Dataran Engku Putri, Hengki mengatakan sistem buka tutup juga diberlakukan di Jalan Re Martadinata, Sekupang.

Jembatan I Barelang yang diprediksi akan ramai, sudah disiapkan puluhan personel untuk membantu kelancaran arus lalu lintas di daerah tersebut. Pengaturan arus ini dimulai dari Simpang Tembesi hingga Jembatan I Barelang.

“Bagi masyarakat ke Jembatan I ada beberapa tempat parkir disediakan yakni parkir depan dendang melayi, parkir kelong restoran, parkir bawah sebelum jembatan I, parkir restoran pondok alam dan parkir di Haris Resort Barelang.

Kepada masyarakat yang akan merayakan tahun baru, Hengki berharap agar selalu menjaga keselamatan dan keamanan.

“Jangan bereforia terlalu tinggi, mari saling menjaga. Hati-hati juga saat ini anomali cuaca terjadi, rawan angin puting beliung juga,” ungkapnya. (ska)

Satlantas Polres Barelang Sisir Ranjau Paku di Jalanan

0

batampos.co.id – Satlantas Polresta Barelang gelar bersih ranjau paku di Jalan Ponegoro (Mata Kucing), Sekupang dan jalan menuju Jembatan I Barelang. Paku yang bertebaran di jalan tersebut “disedot” dengan magnet. Cukup banyak paku yang berhasil dibersihkan oleh petugas.

“Kalau dikiloin ada sekitar dua sampai lima kilo tadi. Lumayan banyak juga,” ujar Wakasat Lantas Polresta Barelang, AKP Kartijo, Minggu (30/12/2018).

Dia mengatakan penyisiran paku-paku tersebut dilakukan atas laporan masyarakat. Masyarakat mengadukan adanya ranjau paku di jalan melalui medsos milik Sat Lantas Polresta Barelang. Warga menduga, ranjau paku ini sengaja disebar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kami menyisir jalan ini menanggapi laporan masyarakat, banyakya ranjau paku yang bertebaran di jalan-jalan ini,” katanya.

Pembersihan jalan dari ranjau paku ini sengaja dilakukan polisi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti, ban bocor di jalan. Khawatirnya, ban bocor ini terjadi pada malam hari. Hal ini bisa membuat pelaku kejahatan seperti pembegalan atau perampokan dapat beraksi dengan mulus.

“Jangan sampai ini terjadi,” harapnya.

Ia juga menghimbau masyarakat agar melaporkan jika melihat ada orang yang dengan sengaja menebar paju di jalan. Pasalnya, perbuatan tersebut sangat merugikan orang lain.

“Apabila masyarakat melihat orang-orang yg sengaja membuang paku paku tersebut, mohon segera laporkan ke pos polisi terdekat. Kalau tanpa bantuan dari masyarakat, bagaimana kita mengetahui pelakunya,” jelasnya.

Sementara itu, Randy, warga Marina mengaku pernah menjadi korban ranjau paku. Beberapa pengguna kendaraan roda dua lainnya juga mengalami nasib yang sama.

“Untung waktu itu pas siang. Saya pun nggak sendiri, karena saat ke ke bengkel banyak yang ngantri karena ban mereka bocor kena ranjau paku,” ceritanya. (une)

Ratusan Warga Tinggalkan Lingga

0

batampos.co.id – Sehari sebelum pergantian tahun, aktivitas pelabuhan utama keluar masuk Kabupaten Lingga yakni Pelabuhan Jago terlihat membludak. Seluruh feri yang keluar dari Kabupaten Bunda Tanah Melayu sarat dengan penumpang, baik tujuan Tanjungpinang maupun Batam.

“Ada tiga feri yang saat ini melayani penumpang, dua tujuan Tanjungpinang dan satu untuk penumpang tujuan Batam,” kata Petugas jaga pelabuhan Jago KPLP Dabo Singkep, Abdul Jamal saat ditemui di Pelabuhan Jago, Minggu (30/12/2018) pagi.

Dari data yang dikantongi Abdul Jamal, setiap kapal yang berangkat keseluruhannya membawa penumpang di atas angka seratus orang. Yakni feri Super Jet tujuan Tanjungpinang mengangkut penumpang sebanyak 106 dewasa dan 31 anak.

Selanjutnya, feri Lintas Kepri tujuan Tanjungpinang dengan rute menyambangi pulau-pulau mengangkut penumpang sebanyak 124 dewasa dan 42 anak.

Yang terakhir, feri Sabang Marindo tujuan Batam berangkat dengan membawa penumpang sebanyak 113 dewasa dan 27 anak.

Abdul Jamal menambahkan, KPLP Dabo Singkep sebagai kan­­tor pengawas untuk Pela­buhan Jago telah memberikan arahan kepada seluruh feri yang berangkat untuk melalui laut sebelah dalam atau dekat dengan pulau. Ini mengingat kondisi cuaca yang cepat berubah.

Sementara itu di lokasi yang sama, Kanit Patroli Satpol Air Polres Lingga, Aipda Tarman mengatakan, satuan polisi air Polres Lingga telah mempersiapkan satu unit armada untuk berjaga-jaga dan melakukan pengamanan di sekitar perairan Kabupaten Lingga.
Hal ini bertujuan untuk melakukan pertolongan jika terjadi kecelakaan laut.

“Kami sudah mempersiapkan satu unit armada cepat untuk melayani dalam hal pengamanan di atas laut,” kata Tarman.

Peningkatan penumpang transportasi laut ini juga diamini salah satu operator Putra Ayun.

Menurut pria yang sering mangkal di pelabuhan Jago ini, peningkatan pada libur akhir tahun ini mencapai angka 200 persen jika dibandingkan dengan jumlah penumpang pada hari-hari biasanya.

“Peningkatan penumpang ya berkisar dua kali lipat dibanding hari biasa,” kata Putra Ayun. (wsa)

Investasi di Kepri Membaik

0

batampos.co.id – Investasi di Kepri diperkirakan melemah pada triwulan akhir 2018. Penyebabnya adalah ba-nyak proyek pemerintah yang sudah memasuki tahap penyelesaian. Namun, secara keseluruhan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri mencatat pertumbuhan investasi tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu.

”Triwulan keempat ini umumnya penyelesaian akhir proyek. Namun, masih ada sejumlah proyek infrastruktur utama pemerintah dan swasta yang sedang berjalan saat ini dan dapat menjadi penopang realisasi investasi,” ujar Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera, Sabtu (29/12/2018).

Ia mencontokan pemba-ngunan jalan raya dan Waduk Sei Gong, Batam. Adapun proyek utama swasta antara lain pembangunan sejumlah apartemen di Batam dan hotel serta resort baru di Bintan.

”Angka realisasi investasi 2018 akan kami umumkan tahun depan. Tapi realisasi investasi tahun ini memang jauh lebih baik dari tahun 2017,” ungkap Gusti.

Sebagai contoh pada triwulan ketiga kemarin, realisasi investasi tumbuh menguat 12,19 persen (year on year/yoy) dibanding triwulan sebelumnya yang tercatat hanya tumbuh 8,96 persen (yoy).

Penguatan ekonomi Kepri pada 2018 terutama disebabkan penguatan investasi yang memiliki porsi sebesar 43,18 persen terhadap perekonomian Kepri. Pertumbuhan investasi Triwulan I sampai dengan III tahun 2018 tercatat sebesar 10,12 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya tumbuh sebesar 3,84 persen (yoy).

“Sejak 2013 hingga Triwulan III 2017, pertumbuhan investasi cenderung menurun sejalan perlambatan pertumbuhan ekonomi Kepri. Tapi pada 2018, investasi mulai tumbuh menguat dibandingkan periode 2013-2015,” katanya.

Gusti menyebutkan pertumbuhan investasi tersebut dilihat dari kinerja impor barang modal yang tercatat tumbuh 16,84 persen pada triwulan ketiga. Tumbuh dari triwulan kedua yang hanya 15,66 persen.

Dengan adanya sistem Online Single Submission (OSS) mampu memberikan kontribusi signifikan kepada tumbuhnya investasi di tahun 2018.

”OSS ini merupakan upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha, menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah serta memberi kepastian,” kata Gusti.

Suasana di galangan kapal yang menjadi sektor investasi perusahaan asing yang berada di kawasan industri galangan kapal Tanjung Uncang, Batuaji. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

Realisasi Investasi

Mengenai investasi, Badan Pengusahaan (BP) Batam belum merangkum data investasi tahun 2018 secara keseluruhan.

Namun, jika melihat nilai realisasi berdasarkan izin usaha, maka pada semester satu kemarin baru sebesar 124 juta dolar Amerika. Masih jauh dari targetnya sebesar 751 juta dolar Amerika.

Lalu, mengenai rencana investasi pendaftaran penanaman modal yang masuk dari Januari hingga Juni sebesar 391 juta Dolar Amerika.

”BP akan terus berupaya meningkatkan investasi meskipun jalannya tak mudah. Makanya bagi yang sudah mendaftar, BP akan mendorong agar masuk kawasan industri,” kata Kasubdit Humas BP Batam, Muhammad Taofan.

Rp 60 Miliar dari Perairan Batam

Sementara itu, BP Batam memperkirakan potensi pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari jasa floating storage unit (FSU) dan alih muat kapal atau ship to ship (STS) di perairan Batuampar sekitar Rp 40 miliar hingga Rp 60 miliar per tahunnya.

”FSU dan ship to ship ini akan berkontribusi terhadap roda ekonomi. Jadi pemasukan yang bisa diperolah sangat luar biasa yakni Rp 40 hingga Rp 60 miliar,” kata Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo, Sabtu (29/12).

Hingga saat ini, ada tiga kapal menjalankan bisnis FSU dan STS di Batam yakni kapal berjenis mother vessel, Ocean Explorer yang tiba 17 Desember lalu, dan dua kapal lagi yang tiba 25 Desember lalu, yakni Mother Ship Wu Yi San dan Mother Vessel Kota Nipah.

”BP dapat PNBP dari biaya labuh tetapnya. Selama kapal-kapal tersebut berlabuh di perairan Batam, maka bayar labuh,” ucapnya.

Setelah mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), ada tujuh titik di perairan Batam yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan FSU dan STS ini.

”Ada tujuh titik yang bisa muat 10 hingga 12 kapal Mother Vessel,” ujar Dwi.

Di samping PNBP, kegiatan ekonomi tercipta akibat sejumlah transaksi yang lahir dari bisnis ini, seperti transaksi bahan bakar kapal, akomodasi pada anak buah kapal, air bersih dan lainnnya.

Ditambah lagi keuntungan dari letak strategis titik-titik FSU tersebut. Di Singapura dan Malaysia, titik FSU terletak di dalam kanal sehingga kapal-kapal yang mau beli bahan bakar harus mengantre. ”Sedangkan di Batam itu FSU-nya di pinggir jalan,” ucapnya.

Untuk memperlancar bisnis yang dikembangkan BP bersama PT Agra Telaga Kajayan (ATK) ini, BP sudah berkoordinasi dengan perangkat daerah lainnya seperti Bea Cukai, Imigrasi, dan Syahbandar.

Ketua Indonesian National Shipowner Association (INSA) Batam Osman Hasyim me-ngaku gembira dengan hal ini. ”Selama ini kita daerah kepulauan, tapi tidak diakui sebagai negara maritim. Dan hari ini, potensi maritim mulai dimanfaatkan,” paparnya.

Ia mengatakan dengan masuknya Kapal Ocean Explorer, maka akan menjadi pemasukan besar buat negara.

”Ini potensi besar karena bayangkan berapa ratus ribu GRT, dana dari sisi labuhnya, pindah muatan. Itu semua PNBP yang akan diterima negara,” ujarnya.

Paling penting adalah multiefeknya pada bisnis maritim. Akan ada perputaran uang yang besar di Batam.

”Makanya perlu ditingkatkan keamanan, kepastian hukum, tarif bersaing, pelayanan dan kenyamanan,” paparnya. (leo)

2018, Kasus Narkoba Meningkat

0
Kapolresta Barelang Kombes Hengki (tengah) menyampaikan review kriminalitas sepanjang 2018. foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Kasus narkoba di wilayah hukum Polresta Barelang meningkat selama 2018 diban-ding tahun lalu. Sementara itu, kasus kriminal umum dan kecelakan lalu lintas diklaim turun.

Tahun lalu, kasus penyalahgunaan narkoba tercatat sebanyak 130 kasus. Sedangkan sepanjang 2018 jajaran Sat-resnarkoba Polresta Barelang menangani 150 kasus.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki menyebut tahun lalu kasus kriminal umum, seba-nyak 2.696 kasus sedangkan 2018 sebanyak 2.473 kasus. Kasus kecelakaan lalu lintas 2017 tercatat sebanyak 604 kasus, sedangkan 2018 seba-nyak 517 kasus.

”Untuk kasus narkoba semuanya diselesaikan, jadi tuntas semua kasusnya di tahun ini. Seluruh barang bukti berupa 28,5 kg ganja, 41,2 kg sabu, 27.554 butir ekstasi, sudah kami musnahkan,” kata Hengki, Sabtu (29/12/2018).

Sedangkan penyelesaian kasus kriminal umum, Polresta Barelang hanya bisa menyelesaikan sebanyak 67 persen saja. Sementara 37 persen kasus masih dalam proses. Sepanjang 2018, Hengki mengatakan ada beberapa kasus yang cukup menonjol seperti LGBT dengan dua orang tersangka, dan penipuan online yang melibatkan WN Nigeria. Berikutnya, kasus gembos ban dengan kerugian hingga RP 500 juta, pungutan liar di SMPN 10, tarian erotis di ruang publik dan kasus pemerkosaan di dalam angkot.

”Semua kasus yang saya sebutkan itu, sudah tuntas semuanya. Para tersangka sudah dijebloskan ke penjara,” ucap Hengki.

Sementara itu, kasus kecelakaan lalu lintas, tingkat kerawanannya meningkat. ”Walaupun jumlah kasusnya menurun, tapi korban meninggal, luka ringan mening-kat,” tuturnya.

Tahun lalu, korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Batam sebanyak 85 orang, sedangkan tahun ini sebanyak 86 orang. Korban mengalami luka berat 2017 sebanyak 223 orang dan tahun 2018 tercatat sebanyak 103 orang. Lalu, korban luka ringan di 2017 sebanyak 732 orang dan 2018 sebanyak 743 orang.

”Jadi, dapat kami asumsikan setiap sebulan sekali ada sebanyak 6 hingga 8 orang meninggal dunia. Sedangkan kejadian kecelakaan lalu lintas terjadi setiap 16 jam sekali di Batam.”.

Dari kasus laka lantas ini, jajarannya akan meningkatkan sosialisasi, pengawasan dan penindakan. Hal ini agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di Batam.

”Kami juga merekap aksi unjuk rasa. Sepanjang 2018 ada sebanyak 33 kali unjuk rasa, dan semuanya berjalan lancar serta aman,” tuturnya.

Selama 2018, Polresta Barelang mendapatkan beberapa penghargaan seperti wilayah bebas korupsi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. ”Per orangan juga ada, seperti kasat,” ucapnya. (ska)

RS BP Batam Ganti Status

0
Sigit Riyarto_Direktur RSBP Sekupang | Dalil Harahap3

batampos.co.id – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam telah berganti status dari rumah sakit perusahaan menjadi rumah sakit pemerintah. Perubahan status tersebut diperoleh dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

”Sebenarnya RSBP sudah standar, tapi kami harus meningkatkan statusnya,” kata Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo, Sabtu (29/12).

Ada perbedaan besar antara rumah sakit pemerintah dan rumah sakit perusahaan. Dengan berstatus sebagai rumah sakit pemerintah, maka RSBP akan mendapat bantuan dari Kemenkes.

”Kalau masih rumah sakit perusahaan tak dapat bantuan. Jadi, setelah berubah, RSBP bisa mendapatkan bantuan dokter spesialis langsung dari Kemenkes.”

RSBP memang terus berbenah, termasuk pemba-ngunan gedung. Saat ini progres pembangunan gedung baru rumah sakit tersebut sudah hampir selesai. Gedung baru ini akan menjadi tempat untuk melayani peserta umum maupun BPJS Kesehatan serta klinik eksekutif.

“Progresnya sudah 90 per-sen. Gedung baru ini nanti berfungsi sebagai gedung rawat inap baru dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan RSBP kepada masyarakat,” kata Direktur RSBP Batam Sigit Riyanto.

Gedung baru ini memiliki delapan lantai dan total ruangan sebanyak 85. Khusus untuk klinik eksekutif, Sigit mengatakan pelayanan baru ini dikhususkan untuk para manajer pabrik dan petinggi-petinggi perusahaan yang butuh layanan khusus.

“Kalau mereka menunggu di klinik biasa, pasti lama. Makanya dibuat jadi klinik eksekutif supaya mereka bisa lebih nyaman saja,” paparnya.(leo)

Robert Tantular Dicekal ke Luar Negeri

0
Robert Tantular

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bereaksi atas bebasnya mantan pemegang saham mayo-ritas Bank Century Robert Tantular dari Lapas Kelas I Cipinang. Komisi antirasuah itu mengajukan pencegahan dan penangkalan (cekal) ke Ditjen Imigrasi untuk Robert selama enam bulan ke depan. Upaya itu dilakukan agar Robert tidak bebas bepergian ke luar negeri.

Pencekalan Robert diajukan pertengahan Desember lalu.

”Setelah tahu Robert dilepas (KPK ajukan pencekalan, red),” kata sumber internal Jawa Pos (grup Batam Pos) di KPK, Sabtu (29/12).

Apa keperluan KPK melarang Robert pergi ke luar negeri selama enam bulan ke depan? Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan Robert menjadi salah satu pihak yang terkait dengan perkara korupsi bailout Bank Century. Kasus itu kini tengah diselidiki KPK.

”Dia (Robert Tantular, red) kan terkait dengan kasus ini (Century, red) ya, akan kesulitan kalau kami meneruskan kasus ini kemudian yang bersangkutan tidak di dalam negeri,” jelas Agus.

Untuk diketahui, Robert divonis bersalah dan dihukum penjara total 21 tahun atas empat perkara. Yakni, penggelapan dana nasabah Bank Century, kejahatan perbankan, kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan penipuan disertai TPPU.

Robert sejatinya bebas murni pada 2029 seiring masa pemidanaan badan yang ia jalani sejak 2008. Namun, Kemenkumham memberikan Robert pembebasan bersyarat (PB) pada 25 Juli lalu. Sehingga Robert kini bisa menghirup udara bebas dengan pengawasan.

Bebasnya Robert dari LP Cipinang cukup mengejutkan. Sebab, Robert terhitung baru menjalani separo pemidanaan badan di tahanan. Hal itu dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat. Sebab, perbuatan Robert yang menggelapkan dana nasabah kala itu mendapat perhatian publik cukup besar dan merugikan banyak orang. Khususnya di bidang ekonomi.

Terkait peran Robert yang cukup sentral dalam skandal korupsi Century, Agus meminta publik bersabar. Dia berjanji bakal ada perkembangan signifikan di tahun depan.

”Mudah-mudahan di 2019 akan kejadian (penetapan tersangka baru kasus Century, red),” janji komisioner asal Magetan itu.

Robert masuk dalam daftar nama-nama yang terbukti terlibat dalam skandal korupsi Century. Selain di putusan Budi Mulya, keterlibatan itu juga dipertegas dalan keputusan gugatan praperadilan yang diajukan Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada April lalu. Dalam putusan itu, hakim memerintahkan kasus Century naik ke penyidikan dan menetapkan tersangka sejumlah nama. Salah satunya Robert Tantular.

Soal penyelidikan Century, Agus menegaskan pihaknya menunggu gelar perkara yang dilakukan penyidik. Tahapan itu dilakukan sebelum KPK menaikan status ke penyidikan.

”Kami kalau mentersangkakan orang pasti ada bukti permulaan yang sangat cukup,” ujarnya. (tyo/jpg)

Kemping di Pantai Jadi Pilihan Malam Tahun Baru

0
ilustrasi

batampos.co.id – Menyambut tahun baru 2019, berbagai tempat wisata menggelar berbagai acara untuk memanjakan pengunjung tempat wisata menikmati malam penutup tahun.

Pengelola Pantai Tanjungpinggir Sekupang, Doddy mengatakan bagi pengunjung yang masih bingung memilih lokasi untuk menghabiskan waktu malam tahun baru, bisa datang ke pantai Tanjungpinggir.

Ia menyebutkan pengelola akan membuka layanam sewa alat perkemahan seperti tenda, tikar dan beberapa keperluan lainnya. Acara lainnya yaitu live musik dan pestam kembang api.

“Yang ingin menghabiskan malam tahun baru dengan berkemping bisa di sini. Kami juga telah berkerja sama dengan penyedia tenda. Jadi pengunjung tidak usah membawa keperluan perkemahan lagi,” ujarnya.

Saat ini memang sudah ada beberapa dari pengunjung yang menanyakan terkait hiburan malam tahun baru ini. Sebagai pengelola pihaknya hanya ingin menawarkan pilihan bagi warga Batam yang ingin menikmati pantai di malam hari.

“Lokasi kan dekat dari permukiman warga. Jadi tidak makan waktu lama juga menuju ke sini. Ayok yang mau liburan murah bersama keluarga atau sahabat,” lanjutnya

Doddy menyebutkan peningkatan pengunjung akan terjadi pasca malam tahun baru. Pantai akan sangat ramai dikunjungi, terlebih itu merupakan hari terakhir liburan sebelum masa sekolah dimulai kembali.

Selain itu tempat wisata lainnya yang bisa menjadi pilihan warga berlibur adalah Taman Kelinci, Tebing Langit, Pantai Dangas, Tangga Seribu Habibi, KTM resort, vihara Samudra Dharma, Taman Kolam hingga taman rusa di Sekupang.(yui)