Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 11591

PMI Batam Gelar Musyawarah Tahunan

0
Foto bersama seusai acara.

batampos.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Batam menggelar musyawarah tahunan, Sabtu (22/12) di Kantor PMI Batamcenter. Kegiatan ini untuk mengevaluasi yang sudah dilakukan PMI Batam sepanjang tahun ini. Dan juga menyusun rangkaian kegiatan untuk meningkatkan pasokan kantong darah.

Musyawarah ini dibuka oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kepri yang juga Wagub Kepri, Isdianto.

“Saya ingin musyawarah ini dapat menghasilkan komitmen yang lebih baik untuk PMI Kota Batam,” katanya, Sabtu (22/12/2018).

Ia mengatakan selama ini PMI Kota Batam memiliki kinerja yang baik, karena dipimpin oleh sosok yang memiliki dedikasi yang tinggi akan permasalahan sosial. Sehingga pasokan darah PMI Kota Batam memiliki pasokan kantong darah yang cukup.

“Sosok ibu Sri Soedarsono (Ketua Palang Merah Indonesia Kota Batam) yang tangguh, memiliki semangat kerja sosial yang tinggi membuat PMI Kota Batam berjalan dengan baik. Saya ingin semangat ibu Dar (Sri Soedarsono) dapat menular ke orang lain, ke PMI-PMI lainnya di Kepri,” ungkapnya.

Isdianto berpesan ke jajaran PMI Kota Batam, dapat bekerja dengan tulus dan ikhlas tanpa mengharap imbalan apapun. “Tetap semangat mencari pahala,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sri Sudarsono mengatakan persedian kantong darah di Batam masih dirasa kurang. Ia mengatakan harusnya dalam sebulan PMI Kota Batam memiliki 2.400 kantong darah. Namun kenyataanya, PMI hanya memiliki 2ribu kantong darah.
“Baru terpenuhi itu 80 persen. Oleh sebab itu, ke depan kami akan menggiatkan kesadaran masyarakat untuk menyumbangkan darah. Agar dapat menolong sesama,” ucapnya.

Ia mengatakan selain meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berdonor. Sri menuturkan akan memberikan pelatihan serta sosialisasi bagi mahasiswa dan ibu rumah tangga.

“PMI Batam akan terus mencari kader sebanyak-sebanyaknya, agar dapat mengantikan kami-kami ini suatu saat nanti,” ujarnya.

Tahun 2019, Sri mengatakan akan menggelar kegiatan yang bermanfaat dan meningkatkan persedian kantong darah PMI Kota Batam. “Semoga semua perencanaan kami terlaksana,” pungkasnya. (ska)

Muslim Batam Gelar Aksi Peduli Uyghur

0
Massa menyerukan pembebasan Muslim Uyghur untuk beribadah.
foto: istimewa

batampos.co.id – Masalah kemanusiaan yang menimpa Suku Uyghur di Xinjiang Cina memantik sejumlah aksi solidaritas di Tanah Air. Aksi serupa juga terjadi di Batam, Minggu (23/12/2018) pagi.

Kegiatan ini disebut, ‘Aksi Solidaritas Masyarakat Batam Peduli Uyghur’dan digelar di Jalan Engkuputri Batam atau samping MAsjig Agung Batam.

Koordinator Aksi Sawindu Yudha mengatakan, kegiatan ini diikuti perwakilan 54 organisasi kemasyarakatan (ormas), baik yang bergerak dibidang keagamaan maupun sosial kemasyarakatan yang lain.

“Semua bergabung, kami (panitia) mewadahi dalam aksi peduli Uyghur dari warga Batam,” kata dia, kemarin.

Yudha menyebutkan, jumlah peserta yang terdata oleh panitia sekitar 1.200-an orang. Setiap ormas mengirim anggotanya dari 20 orang, 50 orang juga ada yang 100 orang. “Di luar itu kami tak hitung. Tapi bisa jumlahnya mencapai 1.500 orang,” klaimnya.

Dalam aksi ini, sejumlah sikap yang disampaikan yakni, mengutuk keras segala tindakan kekerasan terhadap Muslim Uyghur Xinjiang, Cina.

Menolak segala bentuk kezoliman dan seluruh tindakan yang menjurus kepada pemusnahan manusia.

Mendesak pemerintah Cina untuk menghentikan pelanggaran HAM, penindasan dan memberikan kebebasan beragama minoritas islam Uyghur.

Menuntut Pemerintah Cina agar menjamin dan melindungi hak muslim Uyghur untuk bebas beribadah dan menjalankan syariat islam yang merupakan bagian dari HAM.

Mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomatis dan ikut andil dalam upaya menciptakan perdamaian di Xinjiang, sebagai bagian dari tanggungjawab internasional yaitu turut berperan dalam usaha menciptakan perdamaian dan keamanan dunia.

Mengajak umat beragama di Indonesia untuk memberikan tekanan kepada Pemerintah Cina agar segera menghentikan penindasan kepada minoritas Uyghur dalam hal kemerdekaan beragama.

“Acara kami mulai pukul 07.30 WIB berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Sebagian besar peserta melanjutkan salat zuhur di Masjid Agung Batam,” pungkas Yudha. (iza)

TNI Diserang Kabar Hoax

0
Pasukan TNI yang dikerahkan untuk menumpas KKSB di Papua. (Denny Tonjau/Cenderawasih Pos/Jawa Pos Group)

batampos.co.id – TNI fokus mengejar kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Papua.

Belum kelar tugas, TN telah diserang kabar bohong atau hoax.

Salah satu berita bohong yang muncul ialah penggunaan senjata kimia bernama white phosphorus alias bom fosfor. KKSB menuding TNI menggunakan senjata itu untuk membunuh anggota mereka.

Kabar tentang penggunaan senjata kimia itu diberitakan beberapa media Australia. Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel (Inf) Muhammad Aidi menegaskan, TNI tidak pernah dan tidak akan mau memiliki serta menggunakan senjata kimia semacam itu. Senjata tersebut memang pembunuh masal.

“Seluruh makhluk hidup di daerah yang ditembakkan itu akan mati atau setidaknya luka berat dan cacat seumur hidup,” tuturnya.

Penggunaan senjata itu oleh TNI sangat tidak mungkin karena alat utama sistem persenjataan TNI di Papua tidak mendukung. Hanya ada pesawat heli angkut jenis Bell, Bolcow, dan Mi-17.

“Tidak memungkinkan,” terangnya.

Penggunaan bom fosfor atau senjata kimia lain, lanjut Aidi, akan berdampak pada seluruh wilayah di Kabupaten Nduga. Semua akan terbakar. Manusia dan hewan mati.

“Jelas ini berita hoax,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, isu senjata kimia itu mungkin merupakan propaganda. Sama sekali tidak melihat dan mempelajari karakteristik senjata. “Yang lebih konyol, ada media mau memuat berita murahan semacam itu,” urainya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Papua Kombespol A.M. Kamal menuturkan, bukti paling nyata bahwa penggunaan senjata kimia itu bohong adalah pengejaran petugas terhadap pelaku kriminal bersenjata.

“Kalau kami menembakkan senjata kimia, personel kami juga ikut mati dong,” tuturnya.

Apalagi, saat ini banyak warga Nduga yang sedang berkegiatan bersama dengan polda. Wakil dari sejumlah kampung di Nduga bersama Polri mengadakan perayaan Natal.

(idr/c10/oni)

BI Kepri Segel Money Changer Tak Berizin

0
ilustrasi

batampos.co.id – BANK Indonesia (BI) Perwakilan Kepri menertibkan satu money changer tak berizin di Sawang, Pulau Karimun, Rabu (11/12/2018) lalu. Money changer ini berbentuk sebuah toko kelontong.

Penertiban ini dilakukan karena money changer tersebut tak kunjung mengurus perizinan pasca 7 April 2017 setelah BI mengeluarkan ketentuan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB).

”Penertiban bisa dilaksa-nakan dengan lancar dan kondusif karena money cha-nger yang ditertibkan bersifat kooperatif,” kata Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera, Jumat (21/12/2018).

Sebelumnya telah ditempelkan stiker penertiban sampai dengan pihak yang bersangkutan mengajukan izin usaha KUPVA ke BI Perwakilan Kepri.

”Selanjutnya BI akan memonitor pemenuhan komitmen dari pihak tersebut. Dan bagi siapa saja yang merusak atau melepas stiker tersebut dapat diancam pidana sesuai Pasal 232 KUHP,” ucapnya.

Sebelumnya, BI Perwakilan Kepri sudah melakukan upaya persuasif secara masif melalui imbauan untuk mengajukan izin ke BI, antara lain melalui sosialisasi maupun mendatangi lokasi usaha dan meminta pihak money changer menandatangani surat pernyataan yang berisi kesanggupan untuk menghentikan kegiatan usahanya sebelum mendapat izin.

”BI mengimbau agar pelaku Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing tidak berizin lainnya segera menghentikan kegiatan usahanya dan mengajukan izin ke BI. Perlu kami tekankan kembali pengurusan izin di BI gratis tanpa dipungut biaya apapun,” ucapnya.

Begitu juga dengan masya-rakat, BI mengimbau masya-rakat dan money changer agar berhati-hati apabila terdapat pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kegiatan penertiban dengan me-ngatasnamakan BI.

Menanggapi hal ini, Ketua Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Kepri Lusi Wong mengapresiasi langkah BI. Menurut Lusi, money changer harus menaati setiap peraturan BI dengan tujuan untuk menjaga kelancaran usahanya.

”Kami dari APVA juga akan membantu jika diperlukan mengurus perizinan tanpa biaya sepeserpun. Tapi jika ingin membuat money changer, minimal dana yang dibutuhkan sesuai aturan itu Rp 250 juta,” ucapnya. (leo)

Data Korban Tsunami Pandeglang Bergerak Waktu ke Waktu

0

batampos.co.id – Tsunami kembali terjadi di tanah air kita, Indonesia.

Kali ini, tsunami menerjang pantai di Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) pukul, 20.27 WIB.

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menuturkan Penyebab tsunami di Pandeglang dan Lampung Selatan adalah kemungkinan kombinasi dari longsor bawah laut akibat pengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang pasang saat purnama.

“BMKG masih meneliti lebih jauh untuk memastikan penyebab tsunami,” tuis Sutopo melalui akun medsosnya.

Penyebab tsunami bukan gempabumi. Namun kemungkinan adanya longsor bawah laut pengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau. Bersamaan dengan adanya gelombang pasang akibat bulan purnama.

Feomena tsunami di Selat Sunda termasuk langka. Letusan Gunung Anak Krakatau juga tidak besar. Tremor menerus namun tidak ada frekuensi tinggi yang mencurigaikan. Tidak ada gempa yang memicu tsunami saat itu. Itulah sulitnya menentukan penyebab tsunami di awal kejadian.

Data korban bergerak dai waktu ke waktu. Pukul 04.30 WIB: tercatat 20 orang meninggal dunia, 165 orang luka-luka, 2 orang hilang dan puluhan bangunan rusak.

Pukul 07.00 WIB, 43 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka dan 2 orang hilang.

Kerugian fisik meliputi 430 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, 10 kapal rusak berat dan puluhan rusak.

Evakuasi korban tsunami di Selat Sunda terus dilakukan oleh tim gabungan.

Jumlah korban terus bertambah.

Hingga pukul 10.00 WIB tercatat 62 orang meninggal dunia, 584 orang luka & 20 orang hilang.

Ratusan rumah dan bangunan rusak. Alat berat dikerahkan untuk evakuasi.

Dan pada pukul 13.00 WIB tercatat 35 orang meninggal duniq, 115 orang luka dan 110 unit rumah rusak. (ptt)

Hari Ini, Puncak Arus Mudik Naik Kapal, Pelni Berangkatkan Gelombang Terakhir

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) cabang Batam berangkatkan pemudi gelombang terakhir mudik Natal dan Tahun Baru 2019, Minggu (23/12).

Manager Operasional PT Pelni Batam, Dicky Dermawandi mengatakan sebanyak delapan ribu lebih pemudik diberangkatkan sejak tanggal 19 Desember hingga hari terakhir puncak arus mudik.

“Besok (hari ini, red) gelombang terakhir. Sebanyak tiga ribu lebih pemudik diberangkatkan langsung menuju Belawan, Medan,” kata dia, Sabtu (22/12).

Ia menjelaskan ribuan pemudik diberangkatkan pukul 14.00 WIB. Kapal KM Kelud diperkirakan sandar di Pelabuhan Batuampar sekitar pukul 10.00 WIB. Ia meminta penumpang tetap datang lebih awal agar bisa mempercepat proses boarding sebelum naik ke kapal.

Ia menyebutkan tidak sedikit dari pemudik yang memilih berangkat tanggal 29 Desember karena tidak kebagian tiket. ” Cukup ramai juga yang ke Belawan. Mungkin mau tahun baruan di sana dan Natalnya di Batam,” imbuhnya.

Dicky mengungkapkan arus balik diperkirakan mulai berlangsung tanggal 31 Januari mendatang. Sebab anak- anak mulai masuk sekolah Rabu (2/1). Namun bagi mereka yang ingin merayakan tahun baru di kampung halaman kemungkinan balik ke Batam tanggal 4 Januari 2019 mendatang.

“Selesai arus balik. Kami siap-siap menyambut arus balik. Kalau persiapan samalah dengan yang arus mudik,” sebutnya.

Dicky mengimbau kepada calon penumpang untuk mempersiapkan tiket dan kartu pengenal sebelum proses check in. Selain itu bagi penumpang yang batam berangkat jangan menjual tiket di pelabuhan.

“Kalau untuk penjualan kami sudah bersih dari calo. Hanya saja ada penumpang yang batam berangkat dan minta oknum untuk menjualkan tiketnya. Inilah yang jadi masalah,” jelasnya.

Mereka yang memiliki tiket harus sama dengan kartu tanda pengenal. Petugas akan mengijinkan calon penumpang ke kapal kalau persyaratan lengkap.

“Makanya kami imbau beli tiket di konter kami. Bisa juga online. Jangan ke oknum calo ini. Pelni tidak membenarkan hal ini,” tutupnya.(yui)

Pemudik Lewat Bandara Naik 2 Persen

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Pemudik Natal melalui Bandara Internasional Hang Nadim mengalami peningkatan sebesar 2 persen dibandinkan tahun lalu. Pantauan petugas Hang Nadim, 20 Desember lalu yang berangkat meninggalkan Batam sebanyak 7.998 orang dari 52 penerbangan. Lalu 21 Desember, yang meninggalkan Batam sebanyak 8.375 orang dari 55 penerbangan.

“Kalau keberangkatab naik, namun yang kedatangan (jumlah penumpangnya) menurun. Contohnya itu 20 Desember 2018 penumpang datang 7.751 orang. Sedangkan tahun lalu itu ditanggal yang sama, penumpang datang sebanyak 8.992,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, Sabtu (22/12).

Suwarso mengatakan arus kedatangan ke Batam, tak hanya masyarakat yang merayakan natal saja. Tapi juga ingin berlibur di Batam.

“Kalau saya melihat penurunan ini bukan masyarakat yang ingin merayakan natal di Batam. Tapi mereka yang datang ke Batam dengan tujuan wisata,” ujarnya.

Untuk data penumpang yang berangkat dan datang, Sabtu (22/12), Suwarso mengatakan masih belum memiliki datanya. Namun, diperkirakan penumpang yang datang dan berangkat diangka 8ribuan orang.

“Prediksi puncak arus mudik natal ini, besok (23/12),” tuturnya.

Kepada masyarakat yang mudik dengan menggunakan transportasi udara, Suwarso berpesan agar datang 2 jam sebelum jadwal keberangkatan ke bandara. Terkadang, kata Suwarso masyarakat datang 40 menit sebelum keberangkatan.

“Ada yang tau jadwal terakhir cek in itu 30 menit sebelum berangkat, jadi datangnya agak sengaja dilambatin. Tapi, harusnya mereka memperkirakan, bahwa saat ini antrian tiket di konter-konter sangat panjang. Apabila antrian terlalu lama,akibatnya cek in lewat batas yang sudah diberikan. Yahh, gagal berangkat, karena aturannya begitu,” ungkapnya.

Selain itu, ia berpesan masyarakat tidak membawa barang yang terlalu berlebihan. Karena dapat memberatkan perjalanan mereka ke kampung halaman. “Bawa secukupnya saja, kalau mau bawa oleh-oleh. Secukupnya juga,” ujarnya.

Terkait arus balik Natal dan Tahun Baru, diprediksi akan terjadi 6 Januari 2019. “Mulai awal Januari sudah banyak yang balik, tapi puncaknya itu 6 Januari,” ucapnya.

Dari pantauan Batam Pos di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, masyarakat penuh sesak mengantri di konter cek in beberapa maskapai. Terlihat konter cek in tujan Medan paling banyak disesaki penumpang. (ska)

Polisi Kantongi Rekaman CCTV Pemecah Kaca Mobil Kepsek SMA 1 Batam

0

batampos.co.id – Polisi kantungi rekaman Closed Circuit Television (CCTv) pelaku pecah kaca yang membobol mobil pribadi milik Kepala SMAN 1 Batam, Jumat (21/12).

Dari aksinya pelaku berhasil menggondol Rp 200 juta uang yang diduga untuk operasional sekolah atau Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fharoji mengatakan rekaman CCTv diambil dari Rusunawa Sekupang BP Batam atau depan SMAN 1 Batam.

Dari pantauan CCTv terlihat dua motor yang mengikuti korban, saat kembali ke sekolah mengantar bendahara setelah mengambil uang dari salah satu Bank di daerah Nagoya.

“Memang ada dua motor yang ngikutin
Pas korban masuk ke sekolah, mereka sempat putar balik. Karena mobil masuk perkarangan sekolah,” kata Oji, Sabtu (22/12).

Namun ternyata, korban hanya mengantarkan bendaraharanya, sedangkan uang tetapberada di dalam mobil. Selanjutnya korban melanjutkan perjalanan menuju Masjid At-Taqwa yang tak jauh dari sekolah untuk melaksanakan salat Jumat.

“Pas salat itulah pelaku berhasil membobol mobil korban dan membawa uang yang merupakan dana BOS tersebut,” ujarnya.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan pelaku yang menggunakan sepeda motor dalam aksi kejahatan tersebut. “CCTv dari pihak Bank juga telah kami minta. Semoga secepatnya bisa tertangkap,” ujarnya.

Oji mengimbau kepada warga yang ingin mengambil uang ke bank untuk meningkatkan kewaspadaan. Modus ini bukanlah hal yang baru. Sebelumnya sudah sering terjadi juga.

“Sekarang mereka modusnya pura-pura antre dan memantau korban yang tengah mengambil uang. Ini kami lagi selidiki apakah pelaku berada di bank dan mengikuti korban setelah ke luar dari bank,” bebernya.

Ia menambahkan bagi warga atau nasabah bank yang ingin mengambil uang dalam jumlah yang banyak bisa meminta bantuan kepada pihak kepolisian untuk membantu mengawal.

“Baik nasabah atau uangnya akan kami kawal. Kalau tidak ajaklan rekan kerja untuk membantu menemani. Jangan sampai lalai. Karena tindakan kejahatan terjadi setiap ada kesempatan. Jadi kita harus meningkatkan kewaspadaan,” terangnya.

Sementara itu, Chaidir yang ikut memantau CCTv terlihat tidak bisa menyembunyikan perasaan sedih dan syok akibat kejadian yang menimpa dirinya.

Sesekali dia memegang kepalanya dan berusaha sabar sambil mencari bukti pelaku. “Itu- itu tunjuknya saat mobil yang dikendarainya masuk ke pekarangan sekolah. Dan ada dua motor yang ngikutin mobil saya,,” ujarnya.

Setelah melihat bukti rekaman CCTv, Chaidir bergegas meninggalkan rusunawa milik BP Batam. Ia juga enggan dimintai keterangan terkait pembobolan kendaraan pribadi miliknya.(yui)

Di Lobam, Berderet Ribuan Mobil Asal Jerman

0
foto: batampos.co.id / slamet

batampos.co.id – Kapal bertuliskan EUKOR yang mengangkut sekitar 3 ribu mobil mewah dari Jerman tujuan Australia transit di pelabuhan PT Bintan Offshore Marine Centre (BOMC) di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam Kabupaten Bintan sejak 3 hari yang lalu.

Pantauan di lapangan beberapa mobil mewah tersebut bergerak keluar dari kapal. Selanjutnya mobil-mobil tersebut dipakirkan secara rapi dua berbaris di area perusahaan.

Seorang pekerja Lobam menuturkan, mobil-mobil dengan setir sebelah kanan ini kabarnya dikirim dari Jerman ke Australia.

“Katanya transit saja di Lobam,” kata pekerja itu.

Kasi P2 Bea dan Cukai Tanjungpinang Wicaksono menuturkan, mobil-mobil mewah tersebut akan dikirim ke Australia. Biasanya sebelum masuk Australia, akan ada pemeriksaan karantina.

“Jika dalam pemeriksaan karantina di Australia, bila ada 1 mobil saja yang dicurigai biasanya kapal akan disuruh kembali,” kata dia.

Untuk itu, sebelum masuk ke pemeriksaan karantina di negara Australia biasanya dilakukan proses sterilisasi.

“Istilahnya  fumigasi,” kata dia.

Tahapan ini biasanya dilakukan di negara terdekat.

Menurutnya, dipilihnya KIB Lobam mungkin karena ada kerja sama atau lainnya dengan PT. BOMC sehingga tahapan sterilisasi ini dilakukan
di KIB Lobam.

“Jadi mobil ini cuma keluar dari palka kapal, kemudian masuk lagi ke kapal. Karena mobilnya banyak diperkirakan fumigasi akan berjalan 10 hari,” kata dia.

Dia menegaskan, dokuman muatan lengkap.

“Mobil – mobil mewah ini akan dikirim
ke Australia, bukan untuk di Indonesia. Dokumennya juga resmi, legal dan lengkap,” tutup dia.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang menyampaikan, ini menjadi ranah Bea dan Cukai karena kawasan kepabeaan. Untuk dokumennya, katanya legalitasnya lengkap.

“Lobam mengeliat lagi, bagus untuk Bintan,” kata dia.

Kapal yang merapat itu ternyata bernama MV Morning Composer berbendera Panama. Ia membawa 3.442 unit mobil, tujuan Australia.

Untuk keperluan fumigasi kapal akan bersandar selama 2 Minggu (4 hari bongkar, 4 hari uat) (met)

Di Puskesmas Seipanas, Sediakan Ruang Khusus Pasien Usia Lanjut

0

batampos.co.id – Puskesmas Seipanas terus memberi pela-yanan lebih baik kepada masyarakat. Meski bertempat di bangunan tua, Puskesmas Seipanas berusaha memberikan kenyamanan kepada pasien saat berobat.

Kepala Puskesmas Seipanas dr Anggrainie NW mengatakan pelayanan puskesmas di Seipanas dibagi berdasarkan usia. Mulai dari usia bayi hingga usia lanjut (usila). ”Ada tiga ruangan pela-yanan untuk bayi dan anak, umum, serta usila terang,” ujar Anggi kepada Batam Pos, Jumat (21/12).

Menurut dia, ruangan pelaya-nan khusus lansia baru diterapkan di Puskesmas Seipanas. Dimana usia masyarakat 45 tahun ke atas dilayani di ruangan khusus. Fasilitas di ruangan tersebut sudah lengkap, mulai pendaftaran, pemeriksaan atau penanganan hingga pemberian obat.

”Namanya Santun Usila. Pela-yanan khusus untuk orang tua di atas 45 tahun. Jadi, mereka tak perlu antre lagi di tempat umum. Cukup scan barcode kartu berobat, langsung diarahkan ke gedung C,” sebut Anggi.

Ruangan khusus untuk lansia dibuat agar mereka tak perlu lagi antre. Bahkan, semakin tinggi usia pasien, maka pelayanan pun akan lebih diutamakan.

”Lebih mengutamakan pasien yang umurnya lebih tua, karena kasihan mereka kalau antre lama,” jelas Anggi.(she)