Minggu, 10 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11740

Intel Kenalkan Modem 5G Pertama

0

batampos.co.id – Teknologi jaringan seluler generasi kelima (5G) bisa jadi akan mulai diimplementasikan pada 2019 mendatang. Hal tersebut berkorelasi dengan Intel yang baru saja mengumumkan peluncuran modem 5G-nya, XMM 8160.

Peluncuran modem 5G Intel XMM 8160 banyak dikatakan oleh sejumlah pihak erat kaitannya dengan kehadiran iPhone 2019. iPhone tersebut diprediksi akan mulai mengadopsi teknologi 5G.

Rumor mengenai iPhone 5G bakal menggunakan modem Intel datang ketika Apple melakukan langkah besar tahun ini dengan beralih menggunakan modem Intel secara eksklusif untuk perangkat iPhone XS dan XR, yakni modem Intel XMM 7560.

Dilansir dari laman Macworld, Rabu (14/11), modem 5G Intel XMM 8160 ini mendukung fitur multi-mode. Artinya, modem ini bisa berjalan tidak hanya di jaringan 5G tapi juga jaringan yang lebih lawas seperti 2G, 3G, atau 4G. Selain itu, modem ini juga dikatakan mampu mencapai kecepatan hingga enam gigabit per detik.

Selain cepat, modem 5G Intel XMM 8160 juga disebut mendukung sebagian besar teknologi baru yang menarik. Teknologi dimaksud adalah dukungan gelombang milimeter (mmWave) standalone and non-standalone mode, dan koneksi simultan ke jaringan 4G dan 5G.

Dalam keterangan resminya, pihak Intel mengatakan bahwa modem Intel XMM 8160 5G diharapkan bakal mulai dikirim setidaknya pada paruh kedua 2019. Sementara perangkat komersial yang menggunakan modem Intel XMM 8160 5G termasuk telepon, PC, dan gateway akses broadband diharapkan akan tersedia setidaknya awal 2020.

Jika benar demikian, maka rumor soal Apple bakalan membesut pembaruan perangkat iPhone terbaru akhir 2019 bisa jadi terbantahkan. Pasalnya, jika Apple baru akan mendapatkan modem di paruh kedua 2019 (setelah peluncuran Intel yang dipercepat), perangkat iPhone terbaru tentunya tidak akan dikenalkan akhir 2019 sama dengan peluncuran iPhone XS dan iPhone XR tahun ini.

Meninggalkan Apple dengan iPhone-nya, integrasi dan pengujian perangkat keras modem baru Intel nyatanya membutuhkan waktu berbulan-bulan. Kemudian ketika datang ke teknologi seluler generasi baru dalam hal ini 5G, perangkat canggih ini dikatakan hanya akan muncul di perangkat dengan daya yang lebih tinggi, seperti fixed residential broadband atau mungkin beberapa ponsel Android besar dan gemuk dengan baterai besar. (ryn/JPC)

PSI Tolak Perda Syariah, PAN: Cari Kursi Dulu, Baru Ngomong

0

batampos.co.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara terang-terangan di depan Jokowi mentyatakan penolakannya terhadap perda syariah dan injil. Alasannya, partai yang dipimpin oleh Grace Natalie itu ingin tetap menjaga kebebasan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay mengatakan, PSI sebaiknya fokus dulu mencari kursi di parlemen. Sehingga bisa memperjuangkan gagasannya itu.

“Cari kusi dulu lah, Baru banyak ngomong,” ujar Saleh kepada JawaPos.com (grup batampos.co.id), Rabu (14/11).

Menurut Anggota Komisi IX DPR ini mengatakan, saat ini PAN mendukung segala hal yang berkaitan dengan perda syariah ataupun injil. Asalkan tidak bertentangan dengan UU. Bahkan PAN juga belum kepikiran memainkan isu soal perda tersebut.

“Jadi kalau kami lagi sibuk mencari kursi, enggak sempat ribut kaya PSI‎‎,” katanya.

Misalnya PSI tidak sepakat adanya perda syariah di Daerah Istimewa Aceh. Maka pasukan Grace Natalie itu harus fokus meraih suara di Aceh. Jangan hanya sekedar gembar-gembor wacana penolakan.

‎”Kalau misalkan di Aceh maka menangkan dulu di Aceh tawarkan visi dan misinya. Misalnya kalau Menang kami mau mengubah perda syariah. Jadi lakukan saja supaya tau visi dan misinya,” pungkasnya.

‎Sebelumnya, Ketua Umum PSI Grace Natalie mengatakan, pihaknya melakukan penolakan terhadap perda baik injil atau syariah. Hal itu untuk mencegah lahirnya ketidakadilan, diskiriminasi dan seluruh tindak intoleransi di Indonesia.

Menurut mantan presenter tv itu, adanya perda syariah dan juga injil telah membuktikan telah membatasi kebebasan masyarakarat dalam segala lah. Sehingga ini telah menciptakan adanya ketidakadilan.

Lebih lanjut Grace menambahkan, dirinya juga melihat adanya ketidakleluasaan masyarakat yang menganut agama minoritas dalam menjalankan ibadah keagamaanya.

Menurut Grace, Indonesia masyarakatnya adalah beragam. Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga ketidakadilan ini tidak bisa terus didiamkan saja. PSI berjanji bakal terus memperjuangkan adanya ketidakadilan lewat perda injil dan syariah di masyarakat. (gwn/JPC)

Kasus Suap Meikarta, KPK Panggil 7 Saksi

0

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

“Kita agendakan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi untuk tersangka Sahat MBJ Nahor (SMN) terkait dugaan suap perizinan proyek Meikarta,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sembilan tersangka antara lain Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS), konsultan Lippo Group masing-masing Taryudi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ), Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Jamaludin (J), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor (SMN).

Selanjutnya, Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati (DT), Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin (NHY), dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi (NR). (cr-1/jpg)

Semen Indonesia Akuisisi 80,6 Persen Saham Holcim

0
Pekerja menyelesaikan produksi semen di instalasi pabrik Semen Indonesia di Tuban, Jawa Timur. PT Semen Indonesia Tbk resmi mengakuisisi kepemilikan saham PT Holcim Indonesia Tbk, langkah ini sekaligus untuk penguatan industri semen dalam (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

batampos.co.id – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) resmi mengakuisisi 80,6 persen kepemilikan saham LafargeHolcim di PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB). Total nilai transaksi mencapai 1,7 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 25,78 triliun.

Direktur Utama PT Semen Indonesia Hendi Prio Santoso menyebut, transaksi tersebut disepakati pada Senin (12/11) dini hari pukul 01.00. Di mana transaksi akuisisi ini dilakukan melalui PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) yang merupakan anak perusahaan Semen Indonesia.

“Kami bersyukur dapat mengumumkan transaksi pengambil alihan saham yang transformasional bagi Semen Indonesia Group untuk dapat mempertahankan posisi sebagai market leader di Indonesia,” ujar Hendi di Jakarta, Selasa (13/11).

Hendy menjelaskan, dalam situasi industri semen nasional yang semakin kompetitif, kombinasi antara Semen Indonesia dan Holcim Indonesia akan membuat foot print semakin besar dan kuat. Sebab, Holcim Indonesia saat ini merupakan perusahaan semen terbesar ketiga di Indonesia, memiliki 4 pabrik semen dengan kapasitas 14,8 juta ton per tahun dan 30 fasilitas ready-mix.

“Langkah kami mengakuisisi saham Holcim ini tetap akan menjadikan semen dalam negeri (BUMN) sebagai market leader,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris PT Semen Indonesia Agung Wiharto menambahkan, keputusan untuk mengakuisisi saham Holcim adalah untuk memperkokoh pasar Semen Indonesia di seluruh Indonesia. Dengan demikian kita sendiri memperkuat posisi semen BUMN dengan kapasitas 53 juta ton semen per tahun.

“Dengan adanya Holcim ini kami sekarang punya pabrik di Jawa Barat, Jawa Tengah, Cilacap, dan Aceh. Selain itu, hal ini juga merupakan wujud nyata sumbangsih BUMN dalam meningkatkan ketahanan industri semen nasional yang akan mendukung pembangunan berkesinambungan di tanah air.

Terpisah, CEO of LafargeHolcim Jan Jenisch dalam siaran persnya menyebut, pihaknya memutuskan untuk melakukan divestasi saham Holcim Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk meninjau ulang semua portofolio.

“Ini merupakan sebagai bagian dari Strategi 2022, yakni Membangun untuk Pertumbuhan. Pengumuman hari ini adalah tonggak penting dalam mencapai target kami dan untuk meningkatkan kekuatan keuangan kami. Hasil dari transaksi ini secara signifikan akan meningkatkan rasio utang kami dengan target dua kali Utang Bersih ke EBITDA Berulang yang akan dicapai pada akhir 2019,” ujarnya. (sb/fir/jek/JPR)

Majukan Desa, ASPEKSINDO Bersama BNI Garap BUMDes dan Smart Village

0

batampos.co.id – Keseriusan Asosiasi Pemerintah Desa dan Kepulauan Indonesia (ASPEKSINDO) membangun daerah pedalaman terus terpacu. Pihaknya menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai bank tertua dan salah satu BUMN terbesar dengan jangkauan terluas untuk mewujudkan misi mulia tersebut.

ASPEKSINDO bersama BNI sejalan dan sangat peduli pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah pelosok, termasuk daerah pesisir dan kepulauan. Oleh karena itu, pihaknya menggarap program berkualitas dan berkelanjutan.

Sejauh ini, ada dua program utama yang digarap ASPEKSINDO bersama BNI terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah pelosok, yaitu BUMDes Smart dan Smart Village.

“BUMDes Smart merupakan anak usaha dari BUMDes. Smart Village adalah desa yang modern dan terjangkau teknologi. Dua program itu yang akan kita maksimalkan ke depannya,” tutur Ketua Umum ASPEKSINDO, Muh Basli Ali, Selasa (13/11/2018).

Diketahui, BUMDes berperan penting menggerakkan perekonomian masyarakat desa. Hanya saja, keberadannya sejauh ini beluk dimaksimalkan sepenuhnya. “Itu yang akan kita maksimalkan, bagaimana agar perekenomian di desa tangguh, stabil, dan inovatif sesuai kemajuan zaman,” tambah Basli Ali yang juga Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Nantinya, BUMDes Smart yang dijalankan akan menargetkan dan melahirkan lima wirausahawan setiap desa setiap tahunnya. Mereka akan menjadi pionir untuk mengembangkan ekonomi desa dan mengurangi tingkat pengangguran.

BUMDes juga akan dimanfaatkan sebagai reseller dan retailer berbagai produk BUMN yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di daerah-daerah pesisir dan kepulauan.

Sedangkan, kerja sama BNI dan ASPEKSINDO mewujudkan Smart Village adalah dengan menciptakan desa yang modern dan terjangkau teknologi. Masyarakat di pesisir dan kepulauan akan diperkenalkan pada smart card yang bisa digunakan sebagai alat transaksi sekaligus memudahkan perangkat desa dalam pendataan warganya. (*)

Jokowi Akui Ekonomi Sulit

0
Presiden Joko Widodo dengan sejumlah bupati di Istana Negara Jakarta. FOTO: Dok. Biro Pers Istana

batampos.co.id – Kondisi perekonomian dunia yang belum stabil menjadi salah satu topik yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan sejumlah kepada daerah, Selasa (13/11). Jokowi mengingatkan kepada bupati sejumlah kabupaten untuk mencermati perkembangan sulit itu dan tidak menguntungkan Indonesia.

“Kita tahu ada masalah-masalah ekonomi di Turki, Argentina, Brazil, Venezuela yang krisis sampai inflasinya ratusan persen. Kemudian perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat yang sampai saat ini pun juga belum ada tanda-tanda mereda,” ungkap Jokowi saat bertemu dengan sejumlah bupati di Istana Negara.

Jokowi mengingatkan kondisi seperti itu harus diwaspadai oleh para para kepala daerah. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta kepala daerah agar berhati-hati. Karena, gejolak ekonomi di sebuah negara, utamanya isu terutama Amerika-Tiongkok bisa berdampak ke negara lain. Meski demikian, Jokowi mengungkapkan kepada para bupati bahwa kinerja ekonomi Indonesia dalam situasi sulit itu, masih menunjukkan tren positif.

“Alhamdulillah patut kita syukuri bahwa kinerja ekonomi kita dalam situasi yang sangat-sangat sulit seperti ini saya kira informasi terakhir dari BPS kita tahu pertumbuhan ekonomi kita stabil dan menaik di triwulan ketiga, yaitu pada angka 5.17 persen,” katanya.

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang diwakili 31 bupati bertemu dengan Presiden Jokowi untuk membahas sejumlah isu-isu terakhir, khususnya dalam pengembangan wilayah.

Ketua Umum Apkasi Mardani H. Maming mengatakan bahwa inisiatif mempertemukan bupati dengan Presiden dalam sebuah moment khusus merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para kepala daerah. “Presiden ketemu dengan bupati memang sudah sering terjadi, terutama di acara-acara formal kepemerintahan. Namun bertemu tatap muka, bahkan bisa langsung ngobrol dengan Presiden tentu menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para bupati,” imbuh Mardani.

Menurutnya, pertemuan dengan Presiden dimanfaatkan dengan baik oleh para bupati dalam menyampaikan prioritas masalah yang dihadapi di daerah. “Dengan bisa berbicara langsung dengan bapak presiden, diharapkan masalah-masalah yang dihadapi para bupati di daerah bisa segera dicarikan solusi dan langsung ditindaklanjuti oleh kementerian atau lembaga terkait,” katanya. (ask/jpg)

Banyak Caleg Tak Jujur Terbuka

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendorong calon anggota legislatif (caleg) yang berkontestasi di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk transparan. Mereka harus bersedia mempublikasikan riwayat hidup dan dokumen lainnya di laman infopemilu.kpu.go.id.

Komisioner KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, pihaknya akan meminta kepada partai politik agar para calegnya bersedia mempublikasikan dokumen, khususnya riwayat hidup atau curriculum vitae (CV).

Menurutnya, hal itu perlu agar masyarakat mengetahui riwayat caleg yang akan dipilihnya. Sebab, tidak sedikit caleg yang keberatan mempublikasikan riwayat hidup, surat keterangan catatan kepolisian, surat tidak pernah dipidana serta dokumen lainnya dalam laman infopemilu.kpu.go.id. “Harusnya dibuka. Kalau dia menjadi calon pejabat publik yang akan dipilih langsung, deklarasikan diri, bukalah diri tentang siapa saya,” ucap Hasyim di kantor KPU, Selasa (13/11).

Hasyim mengamini bahwa ada beberapa dokumen milik caleg yang tidak perlu dipublikasikan, misalnya ijazah. Ini karena sangat rawan penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hasyim menuturkan, fotokopi ijazah memang dokumen yang dikecualikan untuk dipublikasi berdasarkan UU No 7/2017 tentang Pemilu. Berbeda halnya dengan dokumen riwayat hidup. Dirinya menggarisbawahi bahwa riwayat hidup caleg sangat penting diketahui untuk masyarakat, baik itu latar belakang pendidikan, pekerjaan hingga pengalaman organisasi.

Masyarakat atau pemilih, lanjut Hasyim, perlu tahu mengenai calon wakilnya di parlemen secara mendalam. “Salah satu asas pemilu kan umum. Masyarakat harus tahu siapa yang dicalonkan, seperti apa kandidatnya? Jadi wajar saja kalau profil calon dimunculkan untuk diketahui publik,” imbuhnya.

Terpisah, Rahmat Bagja, anggota Bawaslu mendorong parpol dan caleg agar tidak keberatan dokumen riwayat hidupnya dapat diakses di laman infopemilu.kpu.go.id. “Latar belakang pekerjaan, pendidikan biar orang tahu. Masa caleg sembunyikan soal itu,” ucap Bagja saat dihubungi, kemarin.

Bagja juga mengamini bila KPU memang tidak memberi kelonggaran kepada para caleg perihal transparansi riwayat hidup dan dokumen lainnya. Kelonggaran itu diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) No 20/2018. Para caleg diberi pilihan bersedia atau tidak bersedia riwayat hidupnya dipublikasikan di laman infopemilu.kpu.go.id.

Meski keberatan mempublikasikan riwayat hidup bukan pelanggaran, Bagja tetap mendorong para caleg untuk terbuka. Dia menganggap riwayat hidup atau CV merupakan dokumen yang perlu diketahui masyarakat. Tentu agar tidak salah memilih caleg. “Ya aturannya memang seperti itu, tapi kami mendorong agar dibuka,” tandasnya.

Wasekjen PPP Achmad Baidowi mengakui partainya memang membolehkan caleg merahasiakan dokumen riwayat hidupnya. Namun, dia mengklaim hal itu tidak melanggar aturan karena KPU mengakomodir melalui PKPU No 20/2018.

Hukumannya Lebih Berat

Sebanyak 40 mantan napi koruptor mencalonkan diri menjadi calon anggota legislatif (caleg). Dalam menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan, pihaknya tidak dalam ranah melarang pencalonan mantan napi korupsi yang menjadi caleg. Namun, KPK dalam ranah sisi integritas pada calon-calon tersebut.

”Caleg kalau formilnya tidak dilarang undang-undang tentu KPK tidak dalam posisi mengomentari pencalonan tersebut. Tapi kalau dari sisi integritas tentu harapan kita mereka menemukan pintu tobatnya saat mencalonkan kembali (caleg, Red),” kata Wakil Ketua KPK saat dihubungi INDOPOS lewat pesan singkat, Jakarta, Selasa (13/11).

Saut menegaskan, jika mantan napi koruptor terpilih kembali menjadi wakil rakyat dan melakukan Tindak Pidana Korupsi kembali, KPK akan memberatkan hukumannya. ”Kalau perilaku diulang dapat dibayangkan Jaksa Penuntut KPK dan mungkin juga Hakim akan menjadikan pertimbangan yang memberatkan bila yang bersangkutan korupsi lagi,” tegasnya.

Selain itu, Saut juga menyarankan kepada masyarakat Indonesia untuk menggunakan imajinasi dan apresiasinya dalam menggunakan hak pilihnya. ”Wah itu terserah pada pemilih, kita persilakan para pemilih menggunakan imajinasi dan apresiasi masing-masing. Bagi KPK kompetensinya yang utama jika mereka melakukan pidana (vultoid, Red) dan bisa kita buktikan tentu dibawa ke meja pengadilan,” tandasnya.

Tak hanya KPK, Indonesian Corruption Watch (ICW) juga menanggapi tersebut. ICW menyatakan, pencalonan tersebut bertentangan dengan semangat dalam pemberantasan korupsi.

”Sikap kami sejak perumusan larangan di PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) tentu kami sangat mengecam. Ini terutama pencalonan untuk DPR dan DPRD yang dilakukan partai. Dapat dikatakan ini bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi,” kata Peneliti ICW Almas Sjafrina saat dihubungi INDOPOS.

Jika terpilih kembali, lanjut Almas, tidak menutup kemungkinan mantan napi koruptor itu dapat melakukan tindakan korupsi kembali. ”Kemungkinan koruptor kembali melakukan korupsi juga ada. Bahkan sudah ada contohnya. Soal kerentanan ini, tidak hanya mantan napi koruptor. Tapi semua punya kerentanan jadi juga harus diwaspadai,” cetusnya.

Untuk menghindari mantan napi koruptor menjadi anggota legislatif, Penelti ICW itupun menyarankan KPU harus memberikan informasi kepada masyarakat Indonesia mengenai daftar mantan napi koruptor yang mencalonkan diri menjadi caleg.

”Saya rasa sebelum mengantisipasi mereka kembali korupsi, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengantisipasi mereka terpilih dalam Pileg 2019. Dalam hal ini KPU penting membuka daftar nama dan kasus korupsi mantan napi koruptor yg maju di Pemilu 2019. Info ini penting agar publik tahu caleg mana saja yang punya rekam jejak merah dalam hal kasus korupsi,” papar Almas.

Sebelumnya, KPK mengimbau masyarakat berhati-hati menggunakan hak pilih pada Pileg 2019. Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya sudah cukup banyak memproses secara hukum pelaku korupsi dari kalangan dewan. Dari DPR sekitar 69 orang yang diproses, sedangkan anggota DPRD sekitar 149 orang. ”Kami harap korupsi tidak lagi terjadi,” tandasnya. (aen/cr-1)

Jadi Kurir Narkoba untuk Biaya Nikah

0

batampos.co.id – Ikhtiar Wahyudi Alexi (25) dan Siswati (23) untuk mengumpulkan biaya pernikahan berantakan. Penyebabnya, sepasang kekasih itu harus berurusan dengan hukum.

Wahyudi dan Siswati kini menjadi terdakwa kasus narkoba. Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut agar majelis halim Pengadilan Negeri Denpasar menjatuhkan hukuman empat tahun penjara plus denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta Wijaya pada persidangan di PN Denpasar, Selasa (13/11) menyatakan, Wahyudi dan Siswati bermufakat untuk mengedarkan narkoba. “Tanpa hak dan melawan hukum menjual, menjadi perantara atau kurir dalam jual beli narkotika golongan satu,” ujar JPU.

Karena itu JPU meyakini Wahyudi dan Siswati bersalah sebagaimana dakwaan primer. Yakni melanggar Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Wahyudi dan Siswati pun pasrah menghadapi tuntutan itu. “Kami mohon waktu untuk menyampaikan pleidoi tertulis kami, Yang Mulia,” ujar penasihat hukum Wahyudi dan Siswati dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar.

Wahyudi dan Siswati berurusan dengan hukum setelah Satuan Reserse Narkoba Polda Bali menangkap AA Kompyang Jaya Wiratama alias Gung Tra. Polisi menangkap Kompyang yang memesan sabu-sabu kepada Wahyudi.

Kompyang memesan satu gram barang haram itu kepada Wahyudi melalui pesan WhatsApp pada 6 Juli 2018. Wahyudi kemudian meneruskan pesanan itu kepada bosnya, seorang narapidana di Lapas Kerobokan yang dia sebut dengan panggilan Kris.

“Oleh Kris dikatakan tidak ada stok sabu sebanyak satu gram. Yang ada hanya 0,3 dan 0,2 gram,” ungkap penuntut umum saat menyampaikan dakwaan.

Info itu kemudian disampaikan Wahyudi kepada Kompyang. Ternyata Kompyang tak keberatan.

Selanjutnya, Wahyudi meminta Siswati menelepon Kris untuk mengabarkan bahwa pemesan bersedia dengan 0,3 gram sabu-sabu saja.

Kris lantas meminta Wahyudi mengambil sabu-sabu itu di sebuah tanah kosong dekat traffic light tak jauh dari LP Kerobokan. Setelah itu, Wahdyudi bertemu dengan Kompyang di depan Warung Nasi Tempong Barokah, Jalan Buana Raya, Padangsambian, Denpasar Barat.

Begitu tiba, Wahyudi dan pacarnya yang berwajah cantik langsung disergap polisi. Polisi juga menemukan barang bukti sabu-sabu saat menggeledah Wahyudi.

Akhirnya polisi menggelandang Wahyudi ke indekosnya di Jalan Buana Raya Nomor 43, Banjar Merta Buana, Padangsambian. Saat itu petugas menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 0,27 gram.

Di depan petugas, Wahyudi mengaku menjadi kurir narkoba karena untuk menabung. Rencananya, uangnya untuk biaya pernikahan.(bx/hai/bay/yes/JPR)

Masih Ada Peluang Jadi PNS

0
PELAMAR Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Batam melihat hasil tes di Gedung Bersama Pemko Batam, Sabtu (3/11) lalu. (Cecep Mulyana)

batampos.co.id – Pemerintah sudah menyiapkan skenario mengatasi minimnya pelamar yang lolos tes CPNS. Bukan menurunkan nilai ambang batas (passing grade), tetapi mencari pelamar dengan nilai tertinggi di bawah ambang batas. Namun, secara resmi rencana ini belum tertuang dalam peraturan.

Gambaran skenario penanggulangan minimnya pelamar CPNS baru yang lolos ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) itu diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dia menegaskan, pemerintah tidak menurunkan passing grade dalam tahapan SKD rekrutmen CPNS baru. Dia mengatakan, pemerintah sedang mempertimbangkan upaya supaya tidak ada formasi yang kosong atau tidak terisi.

’’Passing grade tidak diturunkan. Hanya (pelamar) yang terbaik dari 200 (ribuan formasi, red),’’ kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (13/11).

Sebagaimana diketahui jumlah pelamar CPNS yang mendaftar secara online mencapai 4,4 jutaan orang. Kemudian pelamar yang lolos seleksi administrasi dan berhak ikut SKD ada 3,6 jutaan orang.

Sementara formasi yang dibuka ada 238.015 kursi atau lowongan yang tersebar di 76 kementerian atau lembaga serta 525 pemerintah daerah.

’’Yang dibutuhkan kira-kira 200 ribu totalnya. Guru saja 120 ribu. Jadi kira-kira 200 (ribu) sekianlah. Itu yang lolos (jadi CPNS) kira-kira 4 persen saja,’’ sambung JK.

Dari awal, pemerintah memang ingin menurunkan jumlah PNS. Memang tetap ada rekrutmen tapi jumlahnya lebih sedikit daripada PNS yang pensiun. Salah satu caranya dengan menekan melalui berbagai syarat dalam tes CPNS. ’’Kita ingin turunkan jumlah pegawai negeri dengan cara itu karena kita berlebihan,’’ ujar dia.

Maka, semua warga yang ingin jadi PNS harus berdasarkan tes. Supaya kemampuan mereka untuk menjadi PNS itu betul-betul ada standarnya. “Ini kan sudah melalui beberapa tahap ujian,” tambah JK.

Termasuk untuk para tenaga honorer K-2 yang ingin menjadi PNS. Mereka yang telah berusia lebih dari 35 tahun tidak bisa mendaftar. Pemerintah sudah menyiapkan skema untuk menerima mereka yang berusia lebih dari 35 tahun.

’’Kalau sudah lebih umurnya 35 tahun dia boleh berdasarkan kontrak, semua bisa berdasarkan kontrak itu solusinya. Sama saja yang dia terima tapi berdasarkan kontrak,’’ ungkap dia. Anggaran untuk membiayai tenaga kontrak itu dari APBN.

Pengamat kebijakan publik dan dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (UI), Lina Miftahul Jannah, mengatakan minimnya pelamar yang lolos ambang batas SKD, bahkan ada formasi yang kosong, bisa dilihat dari dua pendekatan. Yakni dari pendekatan panitia atau pemerintah selaku pembuat soal dan regulator. Kemudian dari pelamar atau masyarakat.

’’Kita tidak bisa menuduh soalnya sulit atau mudah,’’ katanya.

Sebab, kata dia, panitia pasti sudah memiliki batasan atau acuan dasar dalam pembuatan soal. Termasuk kualitas kesulitan soalnya bagaimana. Kemudian panitia juga sebaiknya mempertimbangkan dengan baik ketika mengambil kebijakan bahwa kelulusan berbasis ambang batas. Dia menegaskan, sebenarnya untuk menjaring CPNS baru tidak harus menggunakan passing grade. Tetapi sejak awal bisa menggunakan sistem pemeringkatan atau perangkingan.

’’Misalnya yang ikut SKD ada 100 orang. Formasi yang dilamar 20 kursi. Maka diambil saja 20 pelamar dengan nilai SKD tertinggi,’’ tuturnya. Lina menegaskan, sebelum diambil kebijakan kelulusan berbasis ambang batas, harus dianalisa apakah formasi atau jabatan tersebut membutuhkan kriteria ambang batas.

Menurut Lina, sebaiknya kriteria kelulusan ambang batas diterapkan di instansi tertentu saja. Misalnya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang cenderung membutuhkan ketelitian tinggi. Sebab ada yang membidangi urusan hitung-hitungan dan menuntut ketelitian.

Kemudian dari aspek pelamarnya dia juga memberikan sorotan. “Saya dari kampus. Saya tahu bagaimana generasi milenial sekarang,’’ tuturnya. Dia mengungkapkan generasi mahasiswa atau lulusan mahasiswa sekarang, lebih senang copy-paste dan serba instan.

Dengan kecenderungan yang serba instan, generasi milenial sekarang membaca pun tidak mau. Padahal dengan membaca bisa menambah wawasan. Dia bahkan menemukan ketika sedang ujian, ada mahasiswa yang kebingungan. ’’Petunjuk soalnya apa, jawabannya apa,’’ jelasnya. Namun dia menegaskan kondisi tersebut tidak bisa digeneralisir.

Jika nanti pemerintah menggunakan sistem mengambil pelamar dengan nilai SKD tertinggi, Lina memberikan catatan. Dia berharap dalam skema yang tidak sesuai dengan ketentuan awal tersebut jangan sampai ada transaksi di ’’balik meja’’. Apakah itu transaksi yang dilakukan atas unsur politik atau transasksi uang alias suap.

’’Saya sekali lagi tidak mencoba memfitnah,’’ tegasnya.

Dia mengatakan, kebijakan yang berubah di tengah jalan menunjukkan pemerintah tidak bisa mengantisipasi dampak atau risiko-risiko yang bakal terjadi. Dia mengatakan, jika sejak awal pemerintah acuannya ingin seluruh formasi terisi, maka skema nilai ambang batas kurang tepat. Lebih tepat menggunakan skema mengambil pelamar dengan nilai ujian tertinggi.

Dia mencontohkan untuk menjaring mahasiswa S2 dan S3 di UI, menggunakan skema ambang batas. Jadi yang diterima benar-benar apa adanya. Jika yang lulus ambang batas hanya sedikit, maka tetap apa adanya.

Sementara Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Muhammad Ridwan, mengatakan minimnya pelamar yang lulus ambang batas memang bisa karena soal maupun kualitas pelamarnya sendiri. Namun, dia menceritakan ada pelamar yang mampu mendapatkan nilai akumulasi yang tinggi hingga 448 poin. Bahkan di wilayah Jakarta Barat ada peserta yang menyelesaikan SKD hanya dalam tempo 29 menit dan lulus ambang batas.

Contoh lainnya di Cirebon ada pelamar yang sedang hamil kemudian dilarikan ke rumah sakit karena kontraksi. Sebelum dilarikan ke rumah sakit, dia sudah mengerjakan SKD dalam tempo 30 menit dan lolos ambang batas. (jun/wan/JPG)

Maling Spesialis Kapal Labuh Jangkar

0

batampos.co.id – Tiga pelaku pencuri spesialis barang-barang di kapal maupun di dermaga pelabuhan berhasil dibekuk oleh patroli laut Lantamal IV Tanjungpinang, Kamis (8/11) lalu. Usai diamankan, selanjutnya tiga pencuri yakni Turaigo, Ridwan dan Yanto diserahkan ke Polsek Batuampar untuk diproses lebih lanjut.

Kapolsek Batuampar AKP Ricky Firmansyah mengatakan, sebelum menjalankan aksinya, ketiga pelaku itu bersama dua pelaku yang masih dalam pengejaran pihaknya berkumpul di salah satu rumah pelaku, Yanto.

Di sana mereka merencanakan aksi pencurian dengan sasaran kapal yang tengah berlabuh jangkar maupun dermaga pelabuhan.

“Jadi mereka kerja, mereka putar-putar di sekitaran perairan Batuampar dengan menggunakan boat pancung,” ujarnya.

Setelah berjalan beberapa saat, akhirnya mereka menemukan sasaran aksi pencurian yakni kapal milik PT Mc Dermott yang bersandar di Perairan Batuampar. Selanjutnya, pelaku yang berjumlah lima orang itu naik ke atas kapal dan mengambil beberapa barang diatas kapal yang diantaranya mesin bor, mesin chainsaw (gergaji listrik), kabel dan beberapa peralatan kerja lainnya.

Setelah berhasil mengambil beberapa barang tersebut, selanjutnya kompolotan spesialis pencuri ini membawa kabur barang curian itu menuju ke Tanjungpinang.

Namun, saat dalam perjalanan mereka bertemu dengan patroli laut Lantamal IV Tanjungpinang dan dilakukan pengejaran. Dua orang berhasil kabur saat dilakukan penangkapan ini. Sementara tiga orang lainnya berhasil diamankan.

“Kemudian setelah kita berkoordinasi adanya laporan kehilangan barang dari PT Mc Dermott, kami segera mencari tahu dan menghubungi Lantamal Tanjungpinang. Kemudian, tersangka dan barang bukti diserahkan ke Polsek Batuampar,” tuturnya.

Setelah ketiga tersangka diserahkan, polisi kemudian memintai keterangan dari tiga tersangka itu. Dari pengakuannya, aksi pencurian ini tidak hanya dilakukannya di kapal milik PT McDermott.

Melainkan beberapa kapal yang tengah berlabuh di perairan Over Port Limit (OPL) juga kerap menjadi sasaran mereka dalam beraksi.

“Sasarannya bebas, dimana mereka menemui barang yang nganggur serta tidak bertuan. Pokoknya sekitar pelabuhan. Karena modusnya mereka menggunakan speed boat ukuran 4×1 meter,” bebernya.

Kepada masyarakat yang pernah menjadi korban kejadian, ia berharap untuk segara membuat laporan ke Mapolsek Batuampar untuk dilakukan pengusutan lebih mendalam. Selain itu juga, jajaran Polsek Batuampar juga tengah melakukan penyelidikan terkait penampung dari barang-barang hasil curian itu.

“Mereka sering tidak hanya disini, tapi di tempat-tempat lain tapi mungkin masih belum termonitor. Tapi nanti apabila beberapa tempat lain ada kejadian serupa bisa berkoordinasi dengan kami untuk melakukan pengembangan kasus yang terjadi.” katanya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku itu dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam dengan hukuman penjara selama 7 tahun. (gie)