Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 11768

Hubungan AS – Tiongkok kembali Memanas

0

batampos.co.id – Hubungan Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok kembali panas. Pada Sabtu (22/9/2018), seharusnya dua petinggi angkatan laut dua negara itu bertemu. Namun, Tiongkok membatalkan sepihak rencana tersebut pada detik-detik terakhir. Keputusan mendadak itu jelas mengecewakan Pentagon.

’’Kami hanya diberi tahu bahwa Laksamana Madya Shen Jin Long harus segera kembali ke Tiongkok,’’ ujar Jubir Pentagon Letkol Dave Eastburn kepada CNN pada Senin (24/9). Dia tidak mendapatkan informasi tentang keputusan tersebut. Padahal, pertemuan formal yang sudah direncanakan semacam itu semestinya dibatalkan minimal 48 jam sebelumnya.

Shen yang menjabat pemimpin PLAN (People’s Liberation Army Navy) dijadwalkan bertemu dengan Kepala Operasi Nasional AL AS Laksamana John Richardson. Mereka seharusnya bertemu di sela International Seapower Symposium di Newport, Negara Bagian Rhode Island. Namun, menjelang pertemuan tersebut, Shen tiba-tiba pulang ke Tiongkok. Padahal, dia dan Richardson sudah sama-sama berada di Naval War College yang menjadi lokasi simposium.

Pertemuan Shen dan Richardson itu sejatinya bisa menjadi oase di tengah padang gurun. Sebab, jika terlaksana, pertemuan tersebut berpotensi menyetop perang dagang dan aksi saling gertak dua negara. Sayangnya, pertemuan yang sudah dinanti-nantikan itu batal. Bersamaan dengan itu, Tiongkok memanggil duta besar dan atase pertahanan AS di Beijing untuk menyampaikan protes langsung.

’’AS benar-benar merusak hubungan dua negara,’’ kata Jubir Kemenlu Tiongkok Geng Shuang menurut CNBC. Beijing ngambek setelah AS menerapkan tarif tinggi terhadap produk impor dari Tiongkok. Nilainya pun tidak sedikit. Yakni, sekitar USD 50 miliar (setara Rp 745 triliun). Kebijakan itu langsung dibalas Beijing. Akibatnya, stabilitas perekonomian global terguncang.

Namun, selain penerapan tarif, ada kebijakan yang membuat Tiongkok berang. Pekan lalu Washington menjatuhkan sanksi terhadap Equipment Development Department (EDD), rekanan militer Tiongkok, gara-gara pembelian 10 unit pesawat Sukhoi dari Rusia. Pada Kamis (20/9), AS membekukan aset EDD. AS juga melarang Li Shangfu, pemimpin EDD, berbisnis di Negeri Paman Sam. AS bahkan mencabut visa Li.

Belum reda kegeraman Tiongkok karena sanksi, AS malah bersepakat dengan Taiwan soal alutsista. Rencananya, AS memasok alutsista senilai USD 330 juta (setara Rp 4,9 triliun) untuk Taiwan. Beijing tidak bisa menerima kesepakatan langsung AS dan Taiwan yang dipublikasikan Senin itu. Sebab, bagi Beijing, Taiwan adalah bagian dari Tiongkok.

’’Kontrak militer ini menghancurkan hubungan AS-Tiongkok,’’ tutur Geng. Karena itu, dia kemarin mendesak AS membatalkan kontrak tersebut. Menurut dia, kontrak AS dan Taiwan itu bertentangan dengan hukum internasional.

Geng juga menuntut AS berhenti melakukan kerja sama militer dengan Taiwan. Jika AS nekat, Tiongkok tidak akan segan bertindak. ’’Sebaiknya AS menuruti imbauan kami demi stabilitas regional,’’ tegasnya.

Bagi Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok Wang Shouwen, kebijakan AS di bidang ekonomi dan militer tersebut adalah ancaman serius bagi hubungan dua negara.

’’Kami ingin berunding. Tapi, apalah artinya perundingan jika mereka menodongkan pisau pada leher kami,’’ ungkapnya kepada Associated Press. (bil/c14/hep)

Pebrialin Dilantik sebagai Assisten Ekbang, Ardiwinata PLH Disbudpar

0
Pebrialin dilantik sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Pemko Batam. foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali dirombak.

Jabatan Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) kini dipercayakan pada Pebrialin.

Pejabat lama, Syuzairi, memilih mengabdi sebagai dosen di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Kepri.

Peberialin dilantik oleh Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di lantai 4 Kantor Wali Kota Batam, Selasa (25/9). Maskara mengatakan, jabatan tersebut merupakan kepercayaan pimpinan daerah dalam hal ini Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang juga mempertimbangkan masukan dan penilaian Badan pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Batam.

“Ini (pengangkatan) semata-mata untuk keperluan organisasi. Beliau dirasa memiliki potensi untuk mengisi jabatan ini,” kata Amsakar.

Ia menyampaikan pesan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, setelah dilantik tersebut Pebrialin diminta untuk memahami garis kebijakan pimpinan yang semata-mata dipersiapkan untuk masyarakat. Ada banyak tugas menunggu Pebrialin sebagai assisten yang dituntut untuk melakukan koordinasi anatar berbagai program dinas dibawah garis koordinasi assisten Ekbang.

“Segera lakukan koordinasi. Soal infrastruktur ada tiga OPD, Disperkimtan, DBM SDA, lalu ada Cipta Karya. Pendidikan juga. Kita ingin bagaiman banjir teratasi, Tim Pengendalai Inflasi Daerah (TPID) berjalan dengan baik,” paparnya.

Kemudian diakhir tahun, akan ada persoalan UMK, tarif listrik, air dan lainnya. Maka dari itu ia berharap, tidak hanya untuk Pebrialin, semua OPD dapat meningkatkan kinerja sehingga layanan ke masyarakat semakin baik.

“Data yang kurang baik koreksi dengan baik. Pak wali ingin, kita cepat bekerja,” sambung dia.

Sementara itu, posisi yang ditinggalkan oleh Pebrialin sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, belum ditentukan pejabat definitif. Namun dalam hal ini, Pelaksana Harian (PLH) di Disbudpar dipercayakan kepada Sekretaris Disbudpar Ardiwinata. (iza)

Spesialis Curi Aki Mobil Dibekuk

0

batampos.co.id – Rm,31, Dh,33 dan Rh,31 tiga warga Bengkong harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Seibeduk sejak, Senin (24/9) malam.

Ketiganya merupakan spesialis pencuri aki mobil.

Rm dan Dh diamankan karena tertangkap tangan saat hendak membawa kabur aki truk yang parkir di pinggir jalan simpang Dam Mukakuning di malam yang sama sebelum mereka ditahan.

Sementara Rh sudah duluan dibekuk oleh Polsek Batamkota karena melakukan aksi serupa. Rh diserahkan ke Mapolsek Seibeduk karena satu komplotan dengam Rm dan Dh.

Kanit Reskrim Polsek Seibeduk Ipda Budi Santosa menuturkan, hasil penyelidikan sementara ketiga pelaku ini diketahui sebagai komplotan spesial pencuri aki kendaraan. Kelompok ini sebenarnya ada lima orang namun Th dan At dua rekan mereka yang lain berhasil kabur saat aksi pencurian aki truk terakhir di Simpang Dam dipergoki warga.

“Mereka sudah beraksi di banyak tempat termasuk di Batamkota. Mereka menggunakan mobil rental biar tidak terlalu mencurigakan,” ujar Santoso, Selasa (25/9).

Rh yang duluan dibekuk di Batamkota, mencuri aki alat berat beko di komplek ruko Geisya. Saat itu mereka bersama-sama, namun empat rekannya yang lain berhasil kabur dengan mobil yang mereka rental. Meskipun tahu Rh sudah dibekuk, empat pelaku lain masih tetap beraksi. Mereka kembali berkeliaran di simpang Dam Mukakuning.

Saat akan membawa kabur aki sebuah truk yang parkir di pinggir jalan, aksi terakhir mereka ini dipergoki oleh sekuriti kawasan Industri. Rm dan Dh tak bisa kabur sebab mereka ditinggalkan begitu saja oleh Th dan At yang menunggu diatas mobil rental.

“Dua kawan mereka yang kabur itu masih kami cari,” kata Santoso.

Aki hasil curian komplotan ini sudah tak terhitung lagi. Merekapun tak ingat pasti sebab sudah banyak yang dicuri. Barang curian dijual ke lokasi penampungan besi tua atau scrab dengan harga yang bervariasi mulai Rp500 ribu hingga Rp 1 juta.

“Uangnya buat bayar rental mobil. Sisanya kami bagi-bagi buat kebutuhan hidup kami,” ujar Rm.

Atas perbuatan mereka itu, ketiga pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. (eja)

204 Lowongan CPNS untuk Disdik Pemko Batam

0

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam mendapatkan sedikitnya 204 kuota penambahan calon pegawai negri sipil (PNS) tahun ini. 190 diantaranya formasi umum, tujuh kuota khusus K2 dan tuju lainnya merupakan lulusan terbaik berpredikat cumlaude.

“Alhamdulillah setelah moratorium (penundaan sementara, red) lebih dari lima tahun kami kembali diberikan kuota CPNS,” kata Kepala Disdik Batam Hendri Arulan, Selasa (25/9).

Meskipun ada penambahan melalui CPNS, ia mengungkapkan peran guru honorer masih sangat dibutuhkan dalam proses belajar dan mengajar. Menurutnya jika yang diterima adalah tenaga honorer bearti mereka hanya berubah status dari hononer menjadi aparatur sipil negara (ASN).

“Kami mendukung siapa saja yang ikut tes CPNS, termasuk tenaga honorer kami. Sebab ini bisa meningkatkan status mereka,” ungkapnya.

Ia menjelaskan lowongan CPNS dibuka untuk SD dan SMP diantaranya formasi umum, CPNS SD hanya 55 kuota. Sementara 135 sisanya untuk SMP. Untuk formasi khusus Eks TH K2, penempatannya tidak terlampir. Sementara Cumlaude, untuk 3 SD dan 4 SMP.

Berdasarkan kuota yang diberikan tenaga guru yang dibuka yakni guru kelas ahli pertama 38 kuota, guru agama islam 38 orang, PPKN 16, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing 21 orang. Selanjutnya 23 orang untuk guru Matematika, 22 orang IPA dan 11 orang guru IPS.

“Untuk kualifikasi semua harus S1 di jurusan masing-masing,” sebutnya.

Ia menambahkan bagi calon pelamar yang berasal dari luar Batam bisa melalukan legalisir ijazah di Kantor Disdik Batam, sedangkan yang bersekolah di Batam langsung ke sekolah asal

Dalam surat edaran Pengumuman Nomor : 85/BKPSDM/HK/IX/2018 tentang seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah Kota Batam tahun 2018, pendaftaran akan dibuka Online di laman https://sscn.bkn.goid pada tanggal 26 September sampai 10 Oktober 2018.

Kemudian pengumuman kelulusan seleksi administrasi dan pengumuman pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), akan diumumkan pada 23 Oktober sampai 22 November 2018. (yui)

Ripos Bintana Press Jantung Industri Media di Kepri

0

batampos.co.id – PT Ripos Bintana Press rayakan ulang tahun yang ke 24 pada, Selasa (25/9/2018). Berdiri sejak 25 September 1994 silam, perusahaan percetakan ini menjadi jantung dari industri media di Kepri.

Perusahaan ini merupakan bagian dari Batam Pos grup yang melayani percetakan tiga koran ternama yakni Batam Pos, Pos Metro dan Tanjungpinang Pos.

Sebagai ungkapan syukur atas keberhasilan yang telah berkiprah menghidupkan industri media selama 24 tahun, segenap jajaran manajamen PT Ripos Bintana Press dan perusahaan dibawa naungan Batam Pos grup merayakan HUT ke- 24 tersebut di kantor percetakan yang berlokasi di jalan lintas Sagulung Tanjunguncang, Batuaji, kemarin pagi. Hadir dalam acara syukuran itu wakil wali kota Batam Amsakar Achmad, Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe dan perwakilan perusahaan atau lembaga-lembaga yang menjadi panter kerja Batam Pos grup ataupun PT Ripos Bintana Press sendiri.

Direktur Percetakan Ripos Bintana Press Socrates menjelaskan, perjalanan Ripos Bintana Press sebagai perusahaan percetakan sudah cukup panjang. 24 tahun berkiprah PT Ripos Bintana Press menjadi perusahaan percetakan pertama dan terdepan di Kepri hingga saat ini. Perusahaan ini juga telah banyak berkontribusi untuk kemajuan Batam dan Kepri pada umumnya.

“Awalnya di Tanjungpinang. Tahun 1998 pindah ke Batam tepatnya di tempat ini. Tahun 2005 pindah ke komplek Graha Pena (Batamcenter) dan tahun 2017 kemari kembali ke sini. Ini perusahaan percetakan pertama dan sudah banyak berkontribusi memajukan Batam dan Kepri pada umumnya melalui cetakan koran-koran yang bernaung dibawa Batam Pos Group,” tuturnya.

Sebagai perusahaan percetakan, PT Ripos Bintana Press selalu mengkikuti perkembangan zaman. Semula yang yang hanya melayani cetak koran tahun 2010 nambahan fungsi percetakan dengan melayani percatakan majala, brosur, spanduk dan percetakan sejenis lainnya. Bahkan saat ini perusahaan ini kembali menambah item produksinya dengan mencetak offset printing (brosur, katalog produk, kartu nama dan sejenisnya) , digital printing (billboard, spanduk, x- baner dan sejenisnya) dan juga packaging (kotak kue, kotak nasi dan sejenisnya).

“Dengan adanya layanan tambahan ini, pelayanan perusahaan ini kita sebut dengan istila one stop printing yang bisa dilakukan kapan dan dimana saja,” ujar Socrates.

Wakil Walikota Batam, Amsakar, melihat hasil cetak, ditemani Socrates, Dirut PT Ripos Bintana Press.
foto: batampos.co.id / dalil harahap

Untuk menyesuaikan kebutuhan era digitalisasi,perusahaan ini juga membuka website khusus untuk melayani pesanan dan masukan konsumen yakni www.bintana.com. Website ini diluncurkan secara resmi kemarin, oleh wakil wali kota Batam Amsakar Achmad.

Amsakar Achmad dalam arahannya mengakui pperusahaan percetakan Batam Pos grup ini memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan jalannya roda pemerintahan di kota Batam.

“Kontribusinya melalui penyampaian informasi ke masyarakat melalaui media masa koran-koran yang dicetaknya. Kami apresiasi untuk itu semoga kedepannya semakin jaya lagi,” ujar Amsakar.

Kepada segenap jajaran manajemen PT Ripos Binatana Press, Amsakar berharap agar tetap profesional menjamin mutu hasil percetakan yang berkualitas sehingga selalu terdepan dan dipercayai oleh seluruh lapisan masyarakat Batam atau Kepri pada umumnya.

“Dan jangan lupa sekarang era digitalisasi. Perkembangan zaman tak bisa dibendung. Perusahaan percetakan seperti ini harus mengikutinya dengan terobosan-terobosan yang tepat dan efektif,” pesannya.

Turut hadir dalam acara syukuran itu Direktur Utama Batam Pos Chandra Ibrahim dan Direktur Batam Pos Guntur Marchista Sunan. (eja)

TNI AU akan Bangun Apron Pesawat Tempur di Pulau Batam

0
Petugas ATC di Bandara Hang Nadim.
foto: batampos.co.id / yusuf hidayat

batampos.co.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) akan menyiagakan empat pesawat tempur di Batam. Langkah ini sebagai upaya TNI menjaga keamanan dan kedaulatan negara, terutama terkait pengelolaan wilayah ruang udara (flight information region/FIR) Kepri yang masih dikendalikan Singapura.

“Ini soal keamanan wilayah udara. Batam itu strategis. Sehingga saya bermaksud membuat atau menempatkan pesawat di sini, tapi sifatnya sementara,” kata Kepala Staf TNI-AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna saat berkunjung ke kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Selasa (25/9).

Yuyu menjelaskan, Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan agar FIR yang dikelola Singapura segera diambil alih. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, FIR tersebut harus sudah diambil alih oleh Indonesia pada tahun 2024.

Namun, kata Yuyu, Presiden minta paling lama FIR sudah diambil alih tahun 2019. Yuyu menyebut pengambil-alihan FIR ini bukan hanya melalui lobi-lobi dan bahasa diplomasi, tetapi juga perlu ada jaminan keamanan dari pemerintah Indonesia, khususnya keamanan wilayah udara.

“Maka perlu ditempatkan pesawat tempur,” kata Yuyu.

Yuyu mengungkapkan akan menempatkan kira-kira satu flight atau empat pesawat tempur di Batam. Terdiri dari Sukhoi, F16, Hercules, dan F50. Namun semuanya tidak akan berada di Batam tiap hari, artinya jika benar-benar diperlukan baru ke Batam.

Selain itu, TNI-AU juga akan membangun shelter dan apron khusus untuk pesawat-pesawat tempur itu. Lokasinya masih dibahas. Namun kemungkinan akan dibangun di ujung Pulau Batam.

TNI-AU juga akan menempatkan pasukan pendukung yang terdiri dari 50 hingga 60 orang. Sebagian besar adalah teknisi yang bertugas memelihara pesawat-pesawat tersebut.

“Kami sudah terbiasa ke sini, rutin, tak ada masalah. Tapi kami numpang di bandara dan itu akan ganggu pergerakan dari pesawat komersial. Makanya, kami minta tempat privat biar tak ganggu yang lain. Ketika tak digunakan lagi, bisa digunakan yang lainnya,” paparnya.

Selama ini, jika ada pesawat tempur yang singgah di Batam, pesawat tersebut parkir di Bandara Hang Nadim. Misalnya saat akan ada latihan perang di Natuna, beberapa waktu lalu.

“Makanya jika sudah mendapat izin dari atas, kami akan segera bangun (apron sendiri),” paparnya.

Di tempat yang sama, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan BP mendukung niat TNI-AU tersebut.

Kepala Staf TNI-AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, duduk berdampingan dengan kepala BP Batam, Lukita D Tuwo

“Namun supaya infonya tidak bias, TNI-AU bukan bangun pangkalan militer di sini, tapi hanya lakukan sesuatu yang sudah dilaksanakan saja,” ucapnya.

Menurut Lukita, penempatan personel dan pesawat tempur TNI-AU di Batam akan memberikan jaminan kepastian pembangunan ekonomi di Batam.

“Kami berharap ini bisa segera dilaksanakan,” katanya.

Seperti diketahui, sejak Maret 1946 atau sejak 72 tahun silam, ruang udara Indonesia di wilayah Kepulauan Riau yang mencakup Batam, Tanjungpinang, dan Natuna berada di bawah kendali Singapura. Luas penguasaan Singapura atas wilayah udara ini mencapai 100 nautical mile. Satu nautical mile setara 1,825 kilometer.

Hak kendali ruang udara atau FIR Kepri oleh Singapura ini merupakan hasil keputusan dari pertemuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO di Dublin, Irlandia, Maret 1946 silam.

Berdasarkan mandat dari pertemuan ICAO itu, seluruh pesawat-termasuk pesawat militer Indonesia- yang ingin mendarat, lepas landas, atau sekedar melintas di langit Batam, Tanjungpinang, dan Natuna, wajib diinformasikan kepada Singapura dan harus mendapat izin Singapura.

Lebih daripada itu, Singapura juga berhak memungut fee atau bayaran dari seluruh maskapai yang melintasi FIR, termasuk fee dari maskapai Malaysia yang melintas dari kota-kota Semenanjung Malaysia ke Malaysia Timur di Kalimantan dan sebaliknya. Tarifnya dalam dolar Amerika.

Seluruh pengawasan dan pengaturan lalu lintas udara di area FIR ini dipusatkan di Bandara Internasional Changi, Singapura. Pemandu yang bertugas di Changilah yang berhak mengeluarkan izin take off dan landing di Batam, Tanjungpinang, dan Natuna.

Untuk memperoleh izin keberangkatan dan pendaratan pesawat, pengelola Bandara Hang Nadim Batam mengajukan permohonan melalui approach centre unit (APP) di Tanjungpinang. APP Tanjungpinang kemudian meneruskan permohonan itu kepada area control centre (ACC) di Changi, Singapura. Apapun jawaban Singapura, baik “OK” maupun “tunggu sebentar”, disampaikan lagi melalui Tanjungpinang untuk diteruskan ke Hang Nadim.

Pemerintah Indonesia sudah beberapa kali berupaya mengambilalih pengelolaan FIR dari Singapura. Setelah hasil yang mengecewakan di Bangkok pada Mei 1993, Indonesia terus berupaya melakukan perundingan dengan Singapura.

Setidaknya terjadi empat kali pertemuan membahas FIR. Di antaranya pertemuan bilateral di Jakarta tahun 1994 dan tahun 1995 di Singapura. Ada juga pertemuan tahun 2009 di Bali yang dipimpin Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda. Lalu pembahasan di Bali pada Januari 2012 lalu. Dan terakhir Presiden Joko Widodo menyampaikan akan mengambilalih pengelolaan FIR di Kepri saat bertemu Menteri Koordinator Keamanan Singapura, November 2015 lalu. (leo)

Mulai Hari Ini, CPNS Boleh Bikin Akun Pendaftaran

0

batampos.co.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum memberi kepastian waktu pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru. BKN hanya menyebutkan pendaftaran paling cepat dilaksanakan hari ini, Rabu (26/9) pukul 00.01 WIB.

Meskipun belum ada penjelasan resmi kapan dibukanya pendaftaran, Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, mengatakan mulai hari ini peserta sudah bisa membuat akun terlebih dahulu. Pembuatan akun itu merupakan awal dari tahap pendaftaran di website sscn.bkn.go.id.

Ridwan juga menjelaskan, BKN terus melakukan verifikasi terhadap input lowongan CPNS baru yang dilakukan oleh masing-masing instansi. Nantinya pelamar bisa memilih lowongan kerja di instansi yang sudah membuka pendaftaran dan datanya telah diverifikasi oleh BKN di website sscn.bkn.go.id.

’’Secara detail informasi tentang pendaftaran akan kami sampaikan besok (hari ini, Red),’’ tuturnya. Untuk itu, pelamar tidak perlu tergesa-gesa melamar. Sebaiknya menunggu sampai seluruh instansi yang mendapatkan formasi CPNS sudah bisa dilamar di website sscn.bkn.go.id.

Data resmi dari BKN tahun ini ada 76 unit kementerian atau lembaga yang mendapatkan kuota CPNS baru sebanyak 51.271 orang. Selain itu, juga ada 525 unit pemda yang juga mendapatkan kuota CPNS baru dengan jumlah 186.744 orang.

(wan/rin/far)

Jangan Buang Sepatu Butut Anda, Siapa Tahu Laku Rp 7 Juta

0

Percayakah Anda ada sepatu baru seharga Rp 7 Juta? Sebaliknya, percayakah Anda ada sepatu butut seharga Rp 7 Juta?

Jaringan ritel Amerika Serikat, Nordstrom, menghadapi kritik di media sosial karena menawarkan sneaker bermodel butut dan ditambal dengan selotip. Harganya USD 530 atau sekira Rp 7,68 juta. Oleh Golden Goose, merek sepatu papan atas asal Italia, seri alas kaki itu dinamakan Superstar Taped Sneaker.

Para kritikus menyebutnya sebagai upaya menghadirkan kemiskinan ke dalam mode orang berpunya. Nordstrom pun menjawab kritik tersebut lewat Twitter. ’’Kami selalu menghadirkan produk anyar, beda, dan unik. Kami menyadari bahwa taste itu subjektif dan tidak semua pelanggan menyukai setiap produk yang kami bawa.’’

Iya sih. Kalau menurut Crazy Rich Asians (2018), orang kaya beneran itu membeli barang karena memang suka. Bukan karena pengin pamer. (UPI/c18/sof)

Pak Ngah, Pencipta Lagu Cindai, Meninggal di Tanjungpinang

0
Pak Ngah

batampos.co.id – Musisi legendaris asal Malaysia Suhaimi Mohd Zain alias Pak Ngah mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Tabib, Tanjungpinang, Selasa (25/9) siang. Pencipta lagu Cindai itu meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut sejak Jumat (21/9) lalu.

Pak Ngah memang sengaja datang ke Tanjungpinang pada Jumat (21/9). Ia datang atas undangan panitia Festival Bahari Kepri (FBK) 2018. Sedianya, Pak Ngah akan datang saat pembukaan FBK 2018 pada Sabtu (22/9) malam.

“Ia memang ada agenda untuk berkunjung ke Tanjungpinang. Karena ada pembukaan FBK, makanya kita undang,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, tadi malam.

Menurut Buralimar, Pak Ngah sudah mengonfirmasi akan hadir dalam pembukaan FBK 2018. Namun saat acara digelar, Pak Ngah tak ada di antara tamu dan undangan.

“Belakangan baru dapat kabar, ia sedang dirawat di rumah sakit,” kata Buralimar.

Menurut cerita keluaraga, Pak Ngah mengeluh sakit usai bersantap makan siang di Tanjungpinang. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Ahmad Tabib, Tanjungpinang.

Setelah lima hari menjalani perawatan di RSUD Ahmad Tabib, kondisi kesehatan Pak Ngah tak kunjung membaik. Pihak keluarga akhirnya berencana membawa Pak Ngah ke Malaysia untuk melanjutkan pengobatan di sana, Selasa (25/9).

Bahkan pihak keluarga sudah menyewa pesawat untuk menerbangkan Pak Ngah dari Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF) Tanjungpinang ke Malaysia. Namun saat tiba di Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF) Tanjungpinang, kondisi kesehatan Pak Ngah kembali drop. Pihak keluarga akhirnya memutuskan membawa kembali Pak Ngah ke RSUD Ahmad Tabib.

“Tetapi Tuhan berkehendak lain,” kata Buralimar.

Pak Ngah dinyatakan meninggal sekitar pukul 14.00 WIB, kemarin. Pihak keluarga langsung membawa jenazah Pak Ngah ke Malaysia dengan pesawat yang sudah dicarter sebelumnya, Selasa (25/9) sore.

Menurut Buralimar, Pak Ngah merupakan maestro musik Melayu. Kepergian musisi yang membidani lahirnya Trio Bidadari dari Jambi ini merupakan duka bagi para pelaku seni dan musisi di Tanah Melayu.

“Tentu ini kehilangan besar bagi dunia tarik suara Melayu,” kata Buralimar.

Sementara perawat RSUD Ahmad Tabib yang enggan disebut namanya membenarkan, Pak Ngah memang dirawat di rumah sakit tersebut sejak Jumat (21/9) lalu. Selama menjalani perawatan, Pak Ngah didampingi sejumlah kerabat dan keluarganya. (jpg)

Investasi Dam Tembesi Mahal

0
Waduk Tembesi saat diabadikan dari udara beberapa waktu lalu. ATB/Benny Andrianto

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan mengumumkan (sounding market) pembukaan lelang pengelolaan sumber air baku Dam Tembesi pada bulan Oktober ini. Nilai lelang investasi dam ini mencapai Rp 350 Miliar.

“Lelang Dam Tembesi akan diumumkan ke publik pada Oktober ini. Mungkin dari 23 investor awal yang berminat akan bertambah lagi usai sounding market ini,” kata Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto, Minggu (23/9) di Stadion Tumenggung Abdul Jamal.

Saat ini tim panitia lelang sudah terbentuk dan sudah disahkan oleh Kepala BP Batam. Proses pelelangan akan dibuka pada akhir tahun 2018.

“Tugas mereka adalah rapat berulang-ulang untuk bisa mencari formulasi bagus dalam rangka siapkan kegiatan lelang mulai Bulan Oktober ini,” paparnya.

Nilai investasi pengelolaan Dam Tembesi diperkirakan mencapai Rp 250 – Rp 350 miliar.

“Karena investasi Dam Tembesi mahal makanya ada parameter yang harus dipenuhi oleh peserta lelang,” ujarnya lagi.

Dua hal utama yang menjadi pertimbangan adalah pengalaman dan finansial. “Pengalaman harus ada, jangan sampai diberikan suatu pekerjaan kepada orang yang tidak pengalaman. Baru urusan finansial juga dipertimbangkan karena investasi Dam Tembesi mahal,” ungkapnya.

Tugas yang dilakukan oleh pengelola Dam Tembesi sangat beragam. Ada sejumlah kegiatan penting yang harus dilakukan untuk menjamin ketersediaan air bersih Batam dari dam yang kapasitas 600 liter per detik itu.

“Pertama, perbaikan instalasi dari waduknya sendiri. Kemudian pemasangan pipa dari waduk menuju ke tempat Water Treatment Plant (WTP), ketiga perbaikan di WTP, keempat proses distribusi dari WTP ke reservoir dan kelima kegiatan distribusi air yang akan dimanfaatkan oleh ATB nanti,” ucapnya.

Untuk keadaan dam saat ini, Eko mengungkapkan bahwa airnya sudah tidak asin lagi sehingga bisa dikelola.

“Kalau bisa dimanfaatkan, kemungkinan dimana Batam akan kekurangan air pada tahun 2021 tidak akan terjadi lagi,” pungkasnya.(leo)