Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11780

Jaringan Pipa Limbah Capai 50 Kilometer

0
Perbaikan jalan yang rusak akibat penanaman pipa IPAL di Batam Center.
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Proses pembangunan jaringan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Bengkong Sadai terus berlanjut. Saat ini, untuk pipa jaringan sudah mencapai jarak 50 kilometer atau pengerjaan baru sekitar 26 persen

“Pipa jaringan sudah 50 kilometer dari target 114 kilometer yang akan dibangun,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Limbah BP Batam Iyus Rusmana, Sabtu (27/10).

Pemasangan jaringan pipa merupakan bagian yang terberat dari proses pembangunan IPAL Bengkong Sadai. Sehingga meskipun sudah mencapai 50 kilometer, namun secara keseluruhan proses pembangunan masih sekitar 26 persen.

“Pasang pipa memang butuh waktu agak lama dibanding konstruksi IPAL-nya. Makanya kami fokus kerjakan jaringan pipa dulu,” ungkapnya.

Pembangunan IPAL yang akan melayani daerah Batamcentre dan Bengkong ini ditargetkan selesai pertengahan 2019.

“Makanya kami akan kawal terus proyek ini agar persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan bisa ditangani dengan cepat,” paparnya.

Memang hingga saat ini, masih banyak keluhan dari masyarakat terkait proses pemasangan pipa IPAL ini. “Jika ada masyarakat mau melapor, kami akan sambut dengan baik. Segera setelah itu akan kami tindaklanjuti dengan menyampaikannya pada kontraktor,” ungkapnya lagi.

IPAL yang dibiayai dengan dana dukungan dari pemerintah Korea Selatan ini dibangun dengan tujuan untuk mengolah limbah domestik di Batam secara menyeluruh melalui jaringan pipa yang terintegrasi.

Pada tahap pertama fase 1 ini, dengan membangun IPAL baru pembangunan jaringan pipa sanitasi air limbah sepanjang 114 km, penyambungan pipa sambungan rumah sebanyak 11.000 rumah tangga dan terdapat 5 relay pumping station. Proyek ini ditargetkan pada penyelesaian tahap I berkapasitas mengelola limbah cair 20.000 meter kubik per hari atau 230 liter per detik.(leo)

Batam Pos Borong Juara Kompetisi Jurnalistik

0

batampos.co.id – Jurnalis Batam Pos, Ahmadi Sultan dan Ratna Irtatik berhasil menjuarai Kompetisi Karya Jurnalistik Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Penyerahan hadiah diserahkan langsung oleh Deputi II Yusmar Anggadinata. Karya Ahmadi berjudul Industri Shipyard Batam Bangkit, Pesanan Pembuatan Kapal Naik 20 Persen menjadi juara pertama.

Dan karya Ratna Irtatik berjudul Melihat Potensi Kerjasama BP Batam dan Pelindo I Kembangkan Pelabuhan Batuampar, Batam Jadi Pusat Alih Kapal, Pertumbuhan Ekonomi Bakal Maksimal menjadi juara ketiga.

”Saya tidak menyangka bahwa karya ini bisa menjadi juara kompetisi jurnalis BP. Saya berharap karya ini dapat menjadi masukan yang berguna bagi pengembangan Batam ke depannya,” kata Ahmadi.

Sedangkan Ratna menga-takan bahwa kompetisi seper-ti ini harus sering digelar oleh BP Batam. Karya yang masuk dapat menjadi referensi bagus karena wartawan menjadi saksi langsung perkembangan Batam di lapangan.

Selain kedua reporter Batam Pos, fotografer Batam Pos, Cecep Mulyana juga berhasil menjadi juara kedua kompetisi fotografi BP Batam 2018 untuk umum.

BP juga menggelar lomba karya tulis opini untuk tiga kategori yakni kategori SMA sederajat, perguruan tinggi dan internal BP Batam.

Untuk SMA sederajat dimenangkan siswi SMKN 4 Batam bernama Assyfa Naysilla dengan judul opini Potensi Wisata Bahari sebagai Ujung Tombak Pariwisata Batam.

Juara dua diraih siswi SMK 2, Angelina Anastasya dengan judul opini Mengembangkan Wisata Batam melalui Kebudayaan Daerah. Dan juara ketiga diraih oleh Ulya Amara Putri dari SMK Negeri 5 Batam dengan judul opini, Optimalisasi Sektor Pariwisata Kota Batam melalui Media Digital.

Sedangkan untuk kategori perguruan tinggi, nama Selly Febrilia Mayora dari Poltek Batam meraih juara pertama dengan judul opini Industri Generasi Muda Batam, Membangun Potensi Industri Kreatif dan Digital Batam Melalui Pengembangan Generasi Muda, Cerdas, Kreatif dan Produktif (CAKAP).

Juara kedua diraih Dwi Setya Restualla Prihartini Poltek Batam dengan judul opini, Biota Laut sebagai Kontributor Inovasi Industri di Batam. Dan juara ketiga diraih oleh Pradipta Eva Triduyanti juga dari Poltek Batam dengan judul opini Geliat Industri dan Sektor Potensial di Kota Batam.

Dan terakhir untuk kategori internal BP Batam, jua-ranya diraih oleh Kusuma Dewi Puspitasari Biro Hukum dan Organisasi, Kedeputian Satu dengan judul opini Inovasi dan Strategi BP Batam dalam Era Revolusi Industri 4.0.

Kemudian juara dua diraih Agam Philosofhyandi dari Direktorat Promosi dan Humas Kedeputian Lima dengan judul opini Jadikan Batam Pintu Gerbang Ekspor Nasional.
Dan terakhir, juara ketiga dipegang oleh Rico Kresno dari Biro Pengembangan Usaha Pelayanan dan Pentarifan, Kedeputian Dua dengan judul opini Jadikan Batam Hebat Lagi.

(leo)

Tolong, Tertibkan Angkot Ugal-ugalan!

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menertibkan angkutan yang sering ugal-ugalan di jalan raya. Pasalnya, korban akibat angkot ugal-ugalan terus berjatuhan. Bahkan beberapa di antaranya harus meregang nyawa.

“Kami minta Dishub untuk bertindak. Banyak angkutan apalagi yang arah Batuaji dan Sagulung sana yang ugal-ugalan. Jangan sampai makin banyak korban yang berjatuhan,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Mesrawati Tampubolon, Jumat (26/10) lalu.

Mesrawati mengatakan, selain karena ugal-ugalan, banyak juga angkutan yang sudah tidak laik jalan. Bahkan masih banyak angkutan yang memiliki kaca gelap. Termasuk ada beberapa yang tidak memiliki kaca spion.

“Kami minta agar Dishub tegas. Kalau memang dilihat ugal-ugalan ditindak saja. Bisa bersama pihak kepolisian,” imbuhnya.

Aksi ugal-ugalan terakhir terjadi kemarin di Simpang Seroja, Dapur 12 Sagulung, Sabtu (27/10). Siti, pengendara sepeda motor suzuki Nex, dengan nomor polisi BP 6048 FF terjatuh setelah rem mendadak karena satu unit angkot Bimbar tiba-tiba berbelok ke arah Kaveling Seroja padahal lalu lintas sedang padat.

Siti yang berada persis dibelakang mobil tersebut hilang kendali dan ngerem mendadak. Akibatnya perempuan berjilbab ini terjatuh bersama anaknya yang masih berusia dua tahun. “Mobil itu tiba-tiba belok. Baru lajunya kencang lagi,” kata Siti di lokasi kejadian.

Mirisnya lagi, bukannya membantu, sopir Bimbar malah mengancam dan menantang warga yang memintanya bertanggung jawab untuk membawa Siti berobat.

“Kasihan anaknya yang kecil itu teriak dan menangis kesakitan karena ditimpa motor itu,” ujar Kaharuddin, warga setempat.

Sementara itu, aksi ugal-ugalan angkutan umum khususnya Bimbar sudah menjadi rahasia umum. Banyak pengendara bermotor yang menjadi korban.

“Udah sering terjadi, harusnya pemerintah bisa lebih mengawasi kendaraan umum agar lebih tertib saat di jalan raya. Jangan sampai korban bertambah banyak,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Batam, Rustam Efendi mengklaim pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap angkutan yang ada di Batam.

“Kami terus melakukan pengawasan. Penertiban dan razia juga sudah sering kami lakukan,” akunya. (ian)

Pemko Batam Kebut Pembangunan Ruang Kelas Baru

0
Seorang guru SD 002 Batam kota mengabsen murid kelas I saat masuk pada hari kedua masuk sekolah, selasa (17/7). Selama tiga hari murid baru ini belum ada proses belajar mengajar masih proses pengenalan sekolah. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam mengebut penyelesaian pembangunan proyek fisik jelang akhir tahun 2018. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pembangunan ruang kelas baru (RKB) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Batam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin menilai pe-ngerjaan RKB masih sesuai dengan target yang telah ditentukan. Tahun ini ada 90 RKB yang dibangun dengan menggunakan dana alokasi khusus dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“RKB sudah proses finishing. Target Desember selesai,” sebutnya, Sabtu (27/10).

RKB ini diapstikan akan bisa digunakan dalam tahun ajaran 2019 mendatang. Dan menurutnya, sejauh ini proses belajar mengajar di semua sekolah berjalan dengan baik.

“Karena itu pak wali sangat fokus pada proyek fisik ini. Semua harus selesai sesuai jadwal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan proses pembangunan RKB sudah berjalan 90 persen. Ada 90 RKB yang dibangun dan tersebar di tingkat sekolah dasar dan mengengah.

“Sudah mau selesai semua. Alhamdulillah, tidak ada kendala. Sesuai target pembangunannya,” jelasnya.(yui)

1.500 Peserta akan Ramaikan Zumba

0

batampos.co.id – Sebanyak 1.500 peserta akan siap meramaikan zumba dalam rangka pera-yaan puncak HUT ke-20 Batam Pos dan BP Batam ke-47. PIC funwalk dari Batam Pos, Ismanto menga-takan zumba ini akan digelar selama dua hari, yakni Sabtu (24/11) malam dan Minggu (25/11) pagi mendatang.

”Peserta akan ikut zumba bareng dengan pelopor zumba Indonesia,” ujar Ismanto, Sabtu (27/10).

Dia mengatakan peserta yang ingin meramaikan zumba tidak dikenakan biaya alias gratis. Untuk itu, ia berharap peserta yang ikut mencapai target. ”Target 1.500 peserta, mudahan-mudahan tercapai,” katanya.

Selain zumba, funwalk juga menjadi salah satu agenda besar di kegiatan tersebut. Ismanto menyebutkan peserta yang ikut event tersebut ditargetkan sebanyak 10 ribu peserta. ”Antusias masyarakat di Batam untuk mengikuti funwalk sangat baik. Maka itu panitia optimis dapat memenuhi target tersebut,” ucapnya.

Dalam event tersebut, funwalk akan dimulai pada pukul 06.30 WIB dengan titik kumpul di depan Gedung Graha Pena, Batam Center. ”Peserta akan diajak peregangan terlebih dahulu melalui senam zumba,” sebutnya.

Ismanto menambahkan, rute yang dilalui melewati Bundaran BP Batam ke arah Lotte Mart, menuju My Mart, dan balik melewati Jalan Raja Haji Fisabilillah, dan finis di Bundaran BP Batam.

”Di area Bundaran BP Batam itu akan terdapat bazar berbagai produk, dan hiburan live music dari band-band lokal,” paparnya.(une)

Tren Busana Koran

0

Murid Taman Kanak-kanak berlenggak-lenggok di atas catwalk Mall Botania 2, Sabtu (27/10). Mereka ambil bagian dalam lomba fashion show berbusana koran dan kertas dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Batam Kota itu mengambil tema “Pemuda-pemudi Indonesia Kita Berbeda tapi Kita Bekerja Sama”.

Yang menarik, gaun yang dikenakan peserta merupakan buah kreativitas orangtua dan wali murid. Beragam desain dan tema ditampilkan dalam fashion show tersebut. Bahkan, ada gaun yang seluruhnya terbuat dari koran Batam Pos. Hasilnya, peserta atas nama Ajeng Lanoverian Guntur Sunan (kanan) dari TKIT Mentari dengan balutan gaun dari koran Batam Pos berhasil meraih juara I fashion show.

Hari ini Grand Final LCC dan Kreasi Jingle ATB 2018

0

x.batampos.co.id – Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan kreasi Jingle ATB 2018, memasuki babak final yang akan digelar di Atrium Mega Mall Batam Center, Minggu (28/10). Dalam semifinal yang digelar Sabtu (27/10) kemarin, ada 12 sekolah tingkat SD dan SMP di Batam yang terus berlanjut ke babak berikutnya.

Lomba Cerdas Cermat dan kreasi Jingle ATB 2018 berlangsung seru dan meriah. Ajang LCC dan Kreasi Jingle ATB 2018 dimulai sejak 24 Oktober lalu. Memasuki babak semi final. Kemarin, lomba berlangsung meriah. Sorak sorai dan riuh penonton mewarnai jalannya lomba cerdas cermat yang digelar PT ATB Batam bersama Batam TV sebagai media partner setiap tahunnya.

Ketua panitia penyelenggara LCC dan Kreasi Jingle ATB 2018 Fahrudin menyampaikan, dari 12 sekolah baik SD dan SMP se-Kota Batam yang berlaga di babak semifinal, diambil masing-masing empat sekolah untuk berlaga di babak grand final. Dan bertepatan dengan hari peringatan Sumpah Pemuda.

“Untuk tingkat SD sendiri, dari 12 sekolah sudah ada empat sekolah yang berhasil masuk babak grand final, yaitu SD Islam Terpadu Darussalam 01, SD Kartini II Batam, SD Islam Nabilah dan SDN 001 Batam Kota”, kata Fahruddin. Sementara untuk kategori Jingle kreasi ATB, ada masing-masing 8 sekolah untuk tingkat SD dan SMP yang berebut menjadi yang terbaik. Pengumuman Jingle kreasi ATB 2018 terbaik akan dilakukan juga hari ini. (ian)

BP Batam Sasar Galangan Kapal dari Yunani

0
Suasana di galangan kapal yang menjadi sektor investasi perusahaan asing yang berada di kawasan industri galangan kapal Tanjung Uncang, Batuaji. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Setelah Mesir, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan mencoba menyasar peluang kerja sama de-ngan Yunani dalam hal investasi di bidang galangan kapal.

”Galangan kapal yang potensial itu dari Yunani,” ujar Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Sabtu (27/10).

Saat ini, kapal berbendera Yunani paling banyak melintas di perairan dunia, termasuk di Selat Malaka yang memisahkan antara Batam dan Singapura.

”Ini potensi investasi yang lain. Yunani menginginkan agar fasilitas pemeliharaan itu ada di Batam,” ungkapnya.

Lukita akan segera terbang ke Yunani awal tahun 2019 untuk menjajaki kerja sama investasi. BP juga akan me-ngajak sejumlah pengusaha galangan kapal kesana.

Sedangkan untuk kemudahan yang diberikan untuk galangan kapal, Lukita mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan pemberian diskon bagi galangan kapal ketika memperpanjang sewa lahan.

Pemberian diskon, kata Lukita, merupakan upaya BP untuk memengaruhi atau mengintervensi sektor-sektor lain. Termasuk mendorong pembangunan rumah vertikal dan meningkatkan daya beli buruh galangan kapal. Dalam aplikasinya, BP akan memberi diskon untuk pengusaha galangan kapal yang berniat memperpanjang masa sewa lahannya yang akan segera habis.

Selain itu, dalam Peraturan Kepala (Perka) BP Nomor 11/2018, BP juga meniadakan tarif tambat di terminal khusus (tersus) atau terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS).

Tersus dan TUKS merupakan terminal yang sering dimanfaatkan galangan kapal untuk kepentingannya.

Selain Yunani, Australia juga sudah mengundang BP Batam untuk penjajakan investasi. Namun, karena undangan tersebut bertepatan dengan perayaan HUT BP Batam, maka diundur.

”Australia juga undang kita ke sana. Kami akan terus membuka diri agar bisa meraih investasi dan meningkatkan hubungan dagang,” pungkasnya.(leo)

Jukir Liar Makin Marak

0

batampos.co.id Dinas Perhubungan Kota Batam mengamankan tujuh orang juru parkir (jukir) liar yang memungut restribusi di luar waktu yang ditelah ditentukan, Jumat (26/10) malam di sekitaran Nagoya. Mereka memu-ngut parkir di atas pukul 22.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Rustam Effendi mengatakan bahwa pungutan retribusi parkir hanya diperkenankan mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Di luar jam tersebut maka sudah masuk dalam kategori pungutan liar.

“Makanya kami amankan tujuh orang karena memang itu sudah pungli,” katanya, Sabtu (27/10).

Rustam merinci jukir liar yang diamankan di antaranya di depan RM Siang Malam sebanyak dua orang, depan Hotel Vanilla satu orang, di Nagoya Newton satu orang, depan Soto Lamongan Windsor satu orang, di samping Martabak Har satu orang dan depan Hotel Lucky Star satu orang.

“Mereka kami tindak sesuai dengan aturan yang ada,” ucapnya.

Razia jukir liar ini, kata Rus-tam, adalah yang ketiga kalinya sejak mulai berlakunya Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam nomor 3 tahun 2018 tentang penyelenggaraan fasilitas dan retribusi parkir. Dan ke depan, razia ini akan terus dilaksanakan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Kami sering mendapatkan protes dari masyarakat terkait pemungutan restribusi parkir di luar waktu ditentukan. Informasi dari masyarakat ini kami tindaklanjuti, jukir liar ini kami tindak,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menolak membayar pungutan restribusi parkir, di luar waktu yang telah ditentukan. Masyarakat yang merasa sebagai korban pungli jukir liar, lanjut Rustam, dapat melaporkannya ke polisi atau Dishub Kota Batam.

“Kami tiap minggu akan terus melakukan razia gabungan,” pungkasnya.

ilustrasi
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Eki Kurniawan mendukung langkah penertiban yang dilakukan Dishub Batam. Dimana pungutan parkir di atas pukul 22.00 WIB sudah dipastikan tidak akan masuk ke kas daerah. Tetapi ke kantong para jukir atau orang di balik keberadaan Jukir tersebut.

“Kita mendukung adanya penertiban tersebut. Yang jelas ini tidak sesuai dengan ketentuan yang ada di perda parkir. Ini memang kategori pungutan liar,” ujar Eki.

Eki bahkan meminta Dishub berkoordinasi dengan polisi untuk menertibkan jukir liar. Me-nurutnya, keberadaan jukir liar sudah sangat meresahkan warga.

“Sudah tepat kalau dinas perhubungan bersikap tegas,” katanya.

Menurutnya, Dishub juga harus tegas terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di jalan raya. Selain untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), ini juga untuk menghindari kemacetan di jalan raya.

“Dalam hitungan saya, setelah perda diberlakukan sudah ada hampir 100 juta yang didapat. Dan ini harus terus dilakukan. Lalu lintas harus terus dibenahi. Termasuk menindak angkutan yang tidak layak jalan yang saat ini banyak bersileweran di jalan raya,” tambahnya. (ska/ian)

Mencicipi Sop Kambing Pak Kun

0
Pak Kun (dua kanan) bersama Susan (tiga kiri) pemilik rumah makan Sop kambing Pak Kun berbicang dengan relasi saat pembukaan Rumah makan tersebut di Pertokoan Greenland Batamcenter, Jumat (26/10/2018). F Cecep Mulyana/Batam Pos

x.batampos.co.id – Sop Kambing Pak Kun di Ruko Greenland menawarkan makanan sehat, yakni Sop Kambing dan Signature Chicken. Makanan ini diolah sehingga tidak menimbulkan bau.

Pemilik sop Kambing Pak Kun, Susan mengatakan restoran ini memiliki konsel healthy food. Dimana makanan tersebut diolah menjadi tidak berminyak dan tidak bau amis.

“Sop kambing itu identik dengan bau amis. Nah, kami mengolahnya sehingga sedikitpun tak tercium baunya,” ujar Susan usai acara soft opening, Jumat (26/10).

Dia menjelaskan khusus daging kambing, dimasak selama sehari. Kemudian, dimasak dengan bumbu khusus dari resep keluarga. “Resep sop ini sudah turun temurun dari Ayah. Untuk dagingnya, kami masak tidak terlalu lembut, dan keras,” kata Susan.

Sedangkan menu Signature Chicken melalui dua pengolahan agar lembut dan bumbunya meresap. Daging ayam dibumbu dan didiamkan selama seminggu.

“Rasanya pasti lezat, karena dagingnya lembut, dan seluruh bumbu sudah meresap ke dalam daging,” kata Susan.

Hal senada disampaikan Pak Kun. Menurut dia, restoran ini menguatamakan kualitas dan rasa. Sehingga membutuhkan waktu masak yang lebih lama.

“Berbeda dengan restoran lain cepat saji, namun rasanya kurang memuaskan,” kata Pak Kun.

Menurut dia, mengkonsumsi daging kambing tidak akan menganggu kesehatan atau menimbulkan darah tinggi.

“Asal porsinya pas. Untuk sekarang ada promo khusus yang kami tawarkan ke konsumen,” katanya. (opi)