Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11779

Jaring Industri Kreatif Melalui Kegiatan Kreatif

0
Walikota Batam Muhammad Rudi didamping Ketua Penggerak PKK Kota Batam Marlin Agustina Rudi, bersama Penasehat International Business Association Sri Sudarsono Ketua Dewan Pimpinan Cabang IBA Batam, Shan Shan membuka acara Dare to Step Forward yang digelar oleh International Business Association (IBA) Nagoya Citywalk Batam, Minggu (14/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

x.batampos.co.id – International Business Association (IBA) atau perkumpulan pengusaha internasional menggelar kegiatan bertemakan Dare to Step Forward di Nagoya Citywalk Batam, Minggu (14/10) pagi.

Kegiatan yang bertemakan industri kreatif yang digagas IBA ini merupakan langkah IBA untuk menonjolkan atau mengakomodir para pelaku industri kreatif di Batam serta para pemuda di Batam untuk berkreasi melalui kegiatan Dare to Step Forward ini.

“Kegiatan ini kami isi dengan beragam kompetisi seperti kompetisi dansa, menyanyi serta mural frafiti bertema I Draw Future dengan total hadiah yang kami siapkan mencapai Rp 150 juta bagi para pemenang yang didominasi para kawula muda dan remaja ini nantinya,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang IBA Batam, Shan Shan.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta para kawula muda-mudi se-Batam. Shan Shan berharap digelarnya kegiatan yang merangsang untuk membangkitkan industri kreatif di Batam ini, dapat meningkatkan semangat para partisipan, agar lebih berani dalam berkreasi dengan buah kreativitasnya dan berkarya di industri kreatif. Sehingga nantinya akan mampu mendorong realisasi pertumbuhan ekonomi kreatif di Batam.

Pada kegiatan ekonomi kreatif yang digagas IBA ini dihadiri beberapa tokoh masyarakat Batam seperti Sri Soedarsono, Walikota Batam, M Rudi beserta istri, serta beberapa pengusaha.

Di hadapan para peserta kawula muda Batam, Rudi mengaku bangga dengan kegiatan kreativitas ini.

“Batam harus bisa bangkit dan mampu menghidupkan industri kreatif dari para kawula mudanya. Begitu juga pengusaha yang tergabung dalam IBA, saya selaku Walikota Batam siap untuk memberikan pelayanan yang maksimal, utamanya dalam perizinan usaha. Kalau ada pengusaha yang dipersulit urus izin usaha, langsung saja lapor saya. Saya sendiri yang akan turun membantu pengusaha untuk mendapatkan perizinan itu. Saya pasang badan untuk itu,” ujar Rudi yang langsung disambut aplause dari para tamu undangan yang hadir dari berbagai pengusaha di segala sektor.

Sedangkan tokoh masyarakat, Sri Soedarsono yang juga ditunjuk menjadi penasihat IBA Batam mengaku bangga dan sangat mendukung sekali kompetisi atau kegiatan kreativitas yang digagas IBA.

“Ini merupakah wadah positif bagi kawula muda di Batam untuk menyalurkan bakat dan kemampuan kreasinya, mereka mampu mengimplementasikan buah kreativitasnya yang nantinya bisa dijadikan bekal untuk membesarkan dan mewujudkan kreativitasnya,” ujar Sri Soedarsono.

IBA sendiri didirikan pertama kalinya oleh pengusaha Batam, Tjan Tjaw Hua yang berkantor pusat di Bintan. Selain cabang Batam dan Jakarta, IBA akan membuka cabang di seluruh Provinsi di Indonesia dan perwakilan di negara-negara Asean.

IBA saat ini didukung dewan pengawas dan penasihat dari kalangan pengusaha Batam di berbagai sektor industri dan usaha serta pejabat pemerintah Batam, agar dapat membian anggota asosiasi untuk menjadi lebih sukses hingga menembus level internasional.

IBA jaringannya tersebar di Asia seperti di Vietnam, Myanmar, Philipina, Taiwan, Malaysia dan Singapura. Di Taiwan ada 95 asosiasi pengusaha yang sudah bergabung ke IBA dan 2.500 anggota.

Tujuan IBA di Indonesia untuk menjaring para pengusaha agar bisa bergabung ke jaringan pengusaha internasional. Saat ini terdapat 300 agngota IBA dari pengusaha.

Sementara Khairil Wira, salah satu founder IBA di Jakarta mengatakan, tujuan dibentuknya IBA untuk mempersatukan asosiasi pengusaha dan menghubungkan ke jaringan pengusaha internasional.

“Kami membuat IBA di Indonesia bertujuan untuk menjaring para pengusaha agar bisa bergabung ke jaringan pengusaha internasional. Ada 300 anggota para pengusaha yang akan bergabung di member IBA,” ujar Wira mengakhiri. (gas)

Indonesia Tambah Utang Rp 15 Triliun

0

x.batampos.co.id – Dana untuk merekonstruksi wilayah paska bencana seperti di Lombok dan Sulawesi Tengah terus berdatangan dari berbagai lembaga keuangan. Setelah Asian Development Bank (ADB), World Bank turut memberikan pendanaan hingga USD 1 miliar atau Rp 15 triliun (kurs Rp 15.000).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah ingin mengundang Bank Dunia dan institusi lain untuk pembiayaan manajemen resiko bencana.

“Ini adalah sesuatu yang sangat penting bagi Indonesia. Adanya bencana alam secara terus-menerus, daerah yang berbeda, bentuknya bisa berbeda-beda, Indonesia memiliki potensi untuk terus menghadapi bencana alam sehingga kita perlu mengelola dan memiliki kebijakan yang lebih baik,” ujarnya, Minggu (14/10).

Pendanaan tersebut bisa langsung dicairkan sesuai dengan permintaan pemerintah. Sebelumnya, Bank Dunia juga telah memberikan dana hibah sebesar USD 5 juta atau Rp 75,5 miliar (kurs Rp 15.100,00) untuk rekonstruksi paska bencana di Lombok dan Sulawesi Tengah. Pendanaan tersebut termasuk pemberian uang tunai kepada 150 ribu keluarga termiskin yang terdampak dalam periode 6 bulan hingga satu tahun.

Selain itu adapula tambahan sistem perlindungan sosial untuk mendukung ekonomi lokal selama masa pemulihan guna menghindari kerugian masyarakat berkepanjangan. Dana ini pun bisa mencakup program pemulihan darurat untuk pembiayaan rekonstruksi fasilitas publik, aset infrastruktur, rumah sakit, sekolah, jembatan, jalan dan infrastruktur air bersih. Ini juga bisa untuk memperkuat pengawasan dan sistem peringatan dini guna membantu pembiayaan rekonstruksi perumahan.

“Kami akan undang semua institusi yang memiliki kompetensi untuk bangun instrumen pendanaan sesuai kebutuhan bencana. Apakah seperti Meksiko, Chili, Peru, Kolombia yang membuat Pacific Alliance, Maroko buat asuransi untuk perumahan dan UMKM atau asuransi di Karibia dan Filipina,” imbuhnya.

Bank Dunia telah membuat estimasi awal tentang potensi kerugian fisik seperti infrastruktur, perumahan, dan properti lainnya akibat tsunami di Sulawesi Tengah sekitar USD 531 juta atau Rp 8,07 triliun.

Kerugian tersebut mencakup sektor perumahan sebesar USD 181 juta atau Rp 2,75 triliun. Sedangkan untuk sektor properti non perumahan mencapai USD 185 juta atau Rp 2,82 triliun dan infrasruktur sebesar USD 165 juta atau Rp 2,5 triliun. Estimasi kerugian tersebut berdasarkan hitungan analisis ilmiah, ekonomi dan teknis.

Ini belum termasuk kehilangan nyawa, kehilangan lahan dan kejatuhan ekonomi akibat kehilangan pekerjaan. CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva mengatakan pinjaman tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk pemulihan paska bencana di Sulawesi Tengah dan Lombok saja melainkan juga untuk lokasi lain di Indonesia.

“Kita juga menyediakan funding cash transfer untuk mendukung 150 ribu keluarga yang terdampak gempa. Terakhir, kami ingin mendukung rekonstruksi yang dilakukan pemerintah,” ujarnya. Sejumlah aksi sosial untuk korban bencana juga dihelat dalam acara AM IMF–WB 2018.

Salah satunya oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang membuka booth BRIKOPI bertema a Cup of Solidarity. Satu gelas kopi dalam acara tersebut dihargai dengan donasi senilai Rp 100 ribu. BRI sendiri awalnya menargetkan dari aksi tersebut bisa mengumpulkan dana Rp 1 miliar. Ternyata hingga hari terakhir BRI berhasil mendistribusikan 13.312 cup dengan dana yang akan disalurkan mencapai Rp 1,3 miliar. (vir/JPG)

DPRD Minta Pemko Batam Revisi Perda RPJMD

0

batampos.co.id – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam Batam meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam segera merubah Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Revisi Perda perlu dilakukan agar tercipta sinkronisasi target capaian kinerja dari perangkat daerah.

“Sebelum masa berakhir jabatan pak wali harus merevisi Perda RPJMD atas hal-hal yang tidak tercapai. Sesuai ketentuannya dua tahun sebelum masa jabatan berakhir,” kata Ketua Bapemperda DPRD Batam Sukaryo, kemarin.

Menurutnya, perubahan yang bersifat mayoritas harus dalam bentuk Panitia Khusus (Pansus). Sedangkan perubahan yang sifatnya indikator kinerja cukup dalam bentuk harmonisasi di Bapemperda DPRD Kota Batam. Salah satunya capaian indikator yang tidak sesuai dengan perda RPJMD adalah penambahan panjang jalan dan target APBD Batam.

“Di Perda RPJMD wali kota kita lihat penambahan panjang jalan. Sementara yang dilakukan Pemko melebaran jalan. Dua hal itu beda tafsir dan mesti dilakukan perubahan RPJMD,” terang Politikus PKS itu.

Selanjutnya Bapemperda melihat di RPJMD, Wali Kota menargetkan APBD Kota Batam diakhir masa jabatan wali kota sebesar Rp 3,6 triliun. Ini juga akan sulit tercapai. Apalagi melihat pencapaian APBD tiga tahun terakhir yang stagnan di angka Rp 2,5 triliun. Begitu juga dengan batalnya pengolahan sampah menjadi energi di kota Batam.

“Pengolahan sampah menjadi energi bagian dari RPJMD dan harusnya sudah berjalan di tahun 2018. Memindahkan petani ke kawasan khusus di pulau, juga ada di RPJMD. Dan ini juga belum dilaksanakan,” terang Sukaryo.

Sejauh ini, lanjut dia, sudah ada komunikasi dengan Pemko Batam terkait perubahan Perda RPJMD. Dari informasi terakhir, Sukaryo mengakui pihak Pemko sudah akan menyampaikan revisi. Revisi perda RPJMD ini diperbolehkan dan diatur oleh undang-undang.

“Sudah ada komunikasi. Terakhir pak wan (Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batam, Wan Darussalam) yang akan menyampaikan,” lanjut Sukaryo.

Selain itu, perubahan wajib dilakukan karena ini menyangkut capaian kinerja lima tahun masa jabatan wali kota dan wakil wali kota.

“Kalau tidak sesuai RPJMD berarti tidak sejalan dengan visi misi mereka. Makanya karena ini sudah masuk penghujung tahun 2018, kita ingatkan kembali Pemerintah Kota (Pemko) Batam,” jelas Sukaryo. (rng)

Bertekad Bantu Pemerintah Bangun Perekonomian Batam

0
Manajemen BPR Dana Nagoya bersama Direktur Utama Suadi Wenata, Direktur BPR Dana Nagoya
Nilawati, Pincab BPR Dana Nagoya Bengkong Hendri G. (Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos)

x.batampos.co.id – Di usianya yang sudah menginjak 12 tahun berkiprah di Batam sejak 11 Oktober 2006 silam, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Dana Nagoya hingga saat ini tetap dan makin eksis menjalankan bisnis usaha perbankannya. Untuk menyemarakkan suasana tepat di ulang tahunnya yang jatuh pada Hari Kamis, (11/10), sejumlah pimpinan dan semua karyawan BPR Dana Nagoya seperti Direktur Utamanya, Suadi Wenata, Direktur BPR Dana Nagoya, Nilawati serta Pimpinan Cabang BPR Dana Nagoya di Bengkong, Hendri Gunawan bersama seluruh karyawan BPR Dana Nagoya pusat di Komplek Nagoya Newton Blok F Nomor 1 dan 2 Nagoya Batam, berfoto bersama di depan kantor.

Usai berfoto, pimpinan dan staf melakukan pemotongan kue ulang tahun dengan diselingi nyanyian ulang tahun dan ucapan selamat seluruh karyawan BPR Dana Nagoya kepada pimpinannya. Tak hanya dari seluruh karyawan BPR Dana Nagoya kepada pimpinannya saja, sejumlah juga silih berganti memberikan ucapan selamat.

BPR Dana Nagoya yang memiliki slogan atau moto ”Kepercayaan Anda Kunci Sukses Bersama” ini awal berdirinya berkantor di Nagoya City Center Blok A Nomor 10 Nagoya. Seiring berjalannya waktu, dan dengan bertambahnya jumlah nasabah, serta berkembangnya usaha, BPR Dana Nagoya kemudian pindah kantor menempati gedung baru di Komplek Nagoya Newton Blok F Nomor 1 dan 2 Nagoya Batam.

Untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan besar, serta mendekatkan diri ke nasabah, BPR Dana Nagoya melebarkan sayapnya dengan membuka jaringan dua kantor cabangnya di Batam yakni di kantor cabang di Bengkong, tepatnya di Komplek Ruko STM Al-Jabar Blok C Nomor 8 Bengkong, serta di Odessa tepatnya di Komplek Rujko Mas Odessa Blok C1 Nomor 1 Batamkota.

BPR Dana Nagoya sendiri berdiri di Batam dengan visi dan tujuan menjadikan BPR besar yang sehat dengan kualitas yang bagus dan efisien, serta pelayanan yang optimal ke nasabah.

Sedangkan misi dari BPR Dana Nagoya ada empat poin penting yakni menjadikan BPR yang tangguh di Batam dalam bidang pelayanan mikro finance kepada seluruh masyarakat, menjadikan BPR yang tangguh dalam struktur keuangan dan permodalan, menjadikan BPR yang tangguh dalam tata kelola yang baik sesuai dengan prinsip prudential banking, serta menjadikan BPR yang tangguh dalam perannya membangun perekonomian Kota Batam khususnya.

Adapun produk kredit BPR Dana Nagoya sangat beragam seperti misalnya kredit pemilikan rumah/ruko (KPR), kredit pemilikan mobil (KPM), kredit konsumtif (KK), kredit modal kerja (KMK), kredit investasi (KI), serta pinjaman rekening koran (PRK). Untuk suku bunga kredit yang ditawarkan BPR Dana Nagoya juga sangat menarik yang dimulai dari 7,5 persen per tahun. Untuk merayakan hari ulang tahunnya BPR Dana Nagoya yang ke-12, saat ini BPR Dana Nagoya dengan tambahan asetnya yang mencapai Rp 191 miliar, menawarkan dan memperkenalkan promo produk unggulan perbankannya khusus untuk nasabahnya berupa kredit terima hadiah ponsel secara langsung tanpa diundi.

Tak itu saja. Produk unggulan perbankannya masih ada lagi seperti Tabungan Dana Sukses dan Tabungan Berhadiah dengan suku bunga sangat menarik dan biaya administrasi yang sangat murah.

Untuk menjadi BPR besar dan kokoh, tentu dibutuhkan tim yang kuat serta dukungan dari masyarakat. Oleh karena itu BPR Dana Nagoya harus lebih kreatif dan fleksibel agar bisa menjangkau sesuai kebutuhan pasar. Agar tetap mampu menjaga kinerja positifnya serta profesionalisme kerjanya, BPR Dana Nagoya juga menyediakan layanan masukan ataupun saran dari para nasabahnya yang bisa langsung dikirim ke emailnya yakni [email protected].

Tak hanya merayakannya di kantor pusat atau kantor utama saja. Di dua kantor cabang BPR Dana Nagoya yakni di Odessa Batamkota maupun di Bengkong, semua karyawan BPR Dana Nagoya juga merayakan hari jadi BPR Dana Nagoya yang ke-12 dengan sangat meriah, tak kalah dengan perayaan di kantor utamanya. (gas)

Jalan menuju Rusunawa Mukakuning 2 yang Berlumpur sedang dalam Proses Pemadatan

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Eryudhi Apriadi mengatakan, jalan menuju Rusunawa Mukakuning 2 yang berlumpur sedang dalam proses pemadatan.

“Pemadatannnya pakai bauksit,” kata dia, kemarin.

Target pemadatan antara Oktober ini dan November mendatang. Menurutnya lumpur ini terjadi karena dari sisa pematangan ruang untuk jalan. Ia mengatakan, saat hujan kondisi tersebut tidak terelakkan. “Tapi kami akan kejar, cuaca bagus kami akan terus padati,” imbuhnya.

Ia mengatakan, pemadatan tak termasuk pengecoran maupun pengaspalan. Menurut dia, APBD Kota Batam hanya punya anggaran untuk pemadatan.

“kami terus koordinasi dengan pusat (tentang pengaspalan),” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemko Batam telah mengajukan tiga twin blok rusun untuk keluarga ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk 2019. Lokasi pembangunan tambahan twin blok rusun tersebar di dua lokasi yakni dua twin blok di komplek rusun Mukakuning II yang berdiri di sampaing Kawasan Industri Batamindo serta satu twin blok di Putra Jaya Batuaji.

Total Satuan Rusun (satrusun) atau unit rusun dari tiga twin blok ini mencapai, 285 satrusun. Gayung bersambut, KemenPUPR telah memproses permintaan Pemko Batam tersebut.

“Terakhir mereka sudah survei lokasi, dan mereka minta surat keseriusan daerah terkait rencana pembangunan tambahan rusun ini,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusun Pemko Batam, Teguh, Minggu (26/8) lalu. (iza)

Percayakan Perawatan Kecantikan Anda pada yang Ahli, Siapa Dia???

0

Jaman milenial seolah mewajibkan seseorang tampil dengan memperhatikan fisiknya. Tidak dipungkiri, menjamurnya klinik kecantikan yang menawarkan jasa perawatan membuat seseorang lebih percaya diri membuat masyarakat metroseksual menjadikannya kebutuhan wajib.

Sayangnya tak semua semua klinik kecantikan benar-benar ditangani secara profesional, apalagi dibawah pengawasan dokter, karena iming-iming harga murah, serta program yang ditawarkan, tak jaramg seseorang tergiur untuk memperoleh kecantikan secara instan, namun mengabaikan sisi kesehatan.

Dokter kecantikan lulusan Fakultas Kedokteran UGM, Dr. Gadis Frinawati MPH mengatakan, tidak semua tindakan boleh dilakukan oleh seorang ahli kecantikan. Ada beberapa tindakan tidak boleh dilakukan oleh ahli kecantikan dan hanya bisa dikerjakan oleh seorang dokter.

Gadis berparas cantik ini menyontohkan, sulam alis maupun bibir, kedua hal tersebut boleh dilakukan oleh seorang ahli kecantikan. Namun tetap, sebelum melakukan tindakan tersebut, harus berkonsultasi dengan dokter.

“Kali ini saya menganggap estetika bukan hanya milik cewek, tapi cowok juga, karena pada jaman milenial, maap Harus cakep, harus wangi, harus pinter, jadi itu kombinasi yang bagus banget untuk kerja. Bekerja, bertemu orang banyak, apa lagi di depan layar, berhubungan dengan orang banyak, berkomunikasi, seperti public relation”.

Dr Gadis juga menyampaikan, sebelum seseorang memutuskan mengambil tindakan mengubah penampilan, hendaknya harus melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Selain itu, ia juga berpesan agar memilih klinik kecantikan yang terpercaya dan dibawah pengawasan dokter.

Dr gadis mengatakan, kecantikan kini bukan hanya milik perempuan saja, melainkan juga kaum pria. Era modern seperti sekarang ini menuntut seseorang untuk tampil sempurna, di mana pun berada.

Mau tahu lebih detil tentang hal ini? dr gadis akan mengadakan exhibition di Martono Mall Jogjakarta tgl 22-28 October 2018 lantai lower ground.

“Kami akan melakukan demo untuk sulam alis atau bibir dan face treatment agar masyarakat luas dapat mengetahui treatment yang aman,”. ucapnya. (promo)

Empat Juta Orang Daftar CPNS

0

x.batampos.co.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan tidak akan ada perpanjangan waktu pendaftaran CPNS yang akan resmi ditutup hari ini, Senin (15/10) sebelum pukul 24.00 WIB. Rekapitulasi terbaru dari BKN, jumlah pembuatan akun pendaftaran CPNS baru mencapai 4.349.780 orang.

Namun dari empat juta lebih masyarakat yang sudah membuat akun pendaftaran CPNS tersebut, belum semuanya menyelesaikan pendaftaran CPNS baru. Hingga pukul 17.10 WIB kemarin, jumlah pelamar yang sudah menuntaskan proses pendaftarn mencapai 3.213.015 orang. Dengan demikian ada satu jutaan orang yang sudah membuat akun, tetapi belum menuntaskan proses pendaftaran.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menjelaskan, semua calon pelamar yang telah membuat akun harus menuntaskan pendaftaran hari ini. Kata dia, tidak ada toleransi perpanjangan waktu bagi siapapun, termasuk yang telah bikin akun pendaftaran CPNS.

Ridwan kemudian menjelaskan tahapan berikutnya setelah penutupan masa pendaftaran. Dia mengatakan proses seleksi administrasi berlangsung sejak 28 September sampai 20 Oktober. Sehingga pada masa pendaftaran, secara pararel panitia juga melakukan seleksi administrasi bagi pendaftar yang sudah menyelesaikan proses pendaftarannya.

Lalu pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan dilakukan pada 21 Oktober. Dia menjelaskan hasil seleksi administrasi CPNS 2018 diumumkan di website sscn.bkn.go.id.

’’Selain disampaikan di website dan media sosial masing-masing instansi,’’ katanya. Kalau pun sebelum 21 Oktober sudah ada instansi yang menyelesaikan proses seleksi administrasi, bisa langsung mengumkannya.

Tahapan berikutnya setelah seleksi administrasi adalah seleksi kompetensi dasar (SDK). Rencananya SKD yang dilakuan berbasis komputer itu digelar pada rentang 26 Oktober sampai 17 November. Setelah itu pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) digelar pada 22-28 November.

Pengumuman akhir seleksi CPNS 2018 dilaksanakan pada 3 Desember. Kemudian jadwal pemberkasan untuk pengurusan nomor induk pegawai (NIP) belum ditetapkan sampai saat ini.

Ridwan juga menyampaikan layanan helpdesk pendaftaran CPNS secara online melalui website helpdesk.bkn.go.id/sscn/ ditutup tadi malam pukul 23.59 WIB. Selain itu mulai hari ini (15/10) kantor BKN pusat maupun kantor regional BKN tidak lagi menerima layanan konsultasi pendaftaran CPNS.

(lyn/wan/JPG)

Dilarang Masuk ke Daerah Tangkapan Air

0
Warga menaiki gabus bekas di Dam Mukakuning untuk memancing dan menjala.
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengakui pihaknya lengah dalam mengawasi Dam Tembesi sehingga menjadi mudah dimasuki pemancing ilegal. Dan berujung pada tenggelamnya dua orang pemancing di dam tersebut.

“Teman-teman kita (korban,red) masuk dari posisi pagar yang rawan dimasuki. Memang ada beberapa pagar yang kondisinya rusak, akan segera diperbaiki dan dievaluasi,” kata Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto di Ocarina usai membuka acara Pesta Komunitas dan Wisata Kreatif BP Batam, Sabtu (13/10).

Daerah tangkapan air (DTA) di sekitar Dam Tembesi merupakan kawasan yang tidak boleh ada aktivitas manusia di dalamnya. Sehingga kawasan tersebut dikelilingi pagar sebagai bentuk larangan agar jangan dimasuki oleh warga.

“Sebetulnya larangan itu sudah ada dengan adanya pemasangan pagar. Kalau dipagar ya jangan dimasuki. Ini akan menjadi kejadian yang terakhir terjadi. BP akan tingkatkan SOP lebih baik lagi, ” tambah Eko.

Eko mewakili BP Batam mengucapkan rasa prihatin terhadap dua korban yang saat ini masih dalam tahap pencarian.”Saya imbau kepada masyarakat agar jangan memasuki daerah waduk, jagalah keamanannya demi keamanan diri sendiri,” ucapnya.

BP juga ikut menerjukan anggota Direktorat Pengamanan (Ditpam) untuk ikut melakukan pencarian.”Pencarian tetap dilakukan. Personil BP yang tangani masalah waduk dan Ditpam akan bantu aparat yang sedang laksanakan pencarian,” katanya.

Sebelumnya, tiga orang pemancing dikabarkan menghilang di Dam Tembesi setelah sampan yang mereka gunakan terbalik, Jumat (12/10).

Dalam peristiwa itu, satu korban telah berhasil ditemukan dan dalam kondisi selamat. Sementara dua lainnya masih dalam pencarian pihaknya Basarnas dan beberapa petugas dari instansi lainnya.(leo)

974 Wanita Periksakan Kanker Serviks dan Payudara Gratis

0

x.batampos.co.id – Hasil diagnosa secara keseluruhan ada 2 peserta yang positif terindikasi menderita kanker serviks dan sudah dilakukan penanganan lebih lanju

Drainase Tiban Koperasi Masuk Agenda 2019

0

batampos.co.id – Pembangunan drainase di Tiban Koperasi akan menjadi agenda utama Badan Pengusahaan (BP) Batam di tahun 2019 dalam antisipasi mengurangi banjir dan dampaknya.

“2019 akan diprogramkan supaya drainase di Tiban Koperasi segera diperbaiki,” kata Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto, Sabtu (13/10) di Ocarina Batam.

Eko juga pernah mengatakan penyebab banjir di Tiban Koperasi ternyata bukan hanya berasal dari penutupan kolam retensi yang ada disana oleh pengembang. Faktor lainnya terjadi karena drainase yang sempit dan keberadaan puluhan bangunan permanen atau semi permanen yang dibangun diatas drainase.

ilustrasi

“Drainase di lahan koperasi cukup besar. Tapi pas masuk ke drainase perumahan warga jadi menyempit,” katanya.

Debit air yang mengalir dari lahan milik koperasi cukup besar. Sehingga drainase warga yang sempit tak sanggup menahan debit air sehingga menyebabkan banjir.

“Disamping itu, terdapat sedimentasi di drainase milik warga. Tingginya sudah mencapai 50 centimeter. Sehingga perlu normalisasi secepatnya,” paparnya lagi.

Drainase yang sempit makin sempit lagi setelah warga membangun puluhan bangunan diatas lahan untuk drainase.

“Total 60 persen lahan drainase dijadikan bangunan. Ini yang menyebabkan air berbalik dan mengumpul jadi banjir. Kalau tak ada bangunan, maka air akan lempang-lempang saja,” ucapnya.

Untuk pembangunan kolam retensi baru, BP hanya akan membangun dua kolam saja. Eko mengatakan warga pun sudah menyetujui. Di masing-masing kolam tersebut nanti akan dibangun pintu air untuk mengontrol debit air yang masuk dan keluar.

“Namun karena lahannya merupakan lahan timbunan, maka perlu waktu sampai tanahnya menjadi padat. Sekarang masih lembut, nanti alat berat bisa amblas,” ujarnya.

Disamping itu, di sisi selatan lahan koperasi BP juga akan menganggarkan biaya sekitar Rp 10 miliar untuk membangun drainase baru. Fungsinya adalah untuk mendukung drainase milik warga.

Sedangkan anggaran untuk normalisasi sekitar Rp 3 miliar dan akan segera dilaksanakan tahun ini mengingat sifatnya yang urgen.(leo)