Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11781

PB Porprov Harapkan Dana Cair Pekan Depan

0

x.batampos.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri menggelar rapat kordinasi dan silaturahmi dengan KONI kabupaten/kota, dan cabang olahraga (cabor) yang diper-tandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Dalam rakor yang digelar di Best Western Premier Panbil itu persiapan dan kendala dalam penyelenggaraan Porprov menjadi bahasan utama.

Ketua PB Porprov Nur Syafriadi mengatakan rapat koordinasi ini digelar untuk memastikan kesiapan KONI kabupaten/kota dan 27 cabor yang dipertandingkan.

“Selain kesiapan cabor, juga mengenai kesiapan KONI kabupaten/kota yang menjadi kontingen Porprov,” ujar Nur, Jumat (26/10) malam.

“Juga mengenai bagaimana persiapan tuan rumah, venue, juga dana operasional yang akan dipergunakan dalam pelaksanaan Porprov mendatang. Ini dilakukan mengingat waktu pelaksanaan sudah semakin dekat,” tambahnya.

Nur juga menyampaikan jika dana yang dijanjikan oleh Pemprov Kepri terkait dengan pelaksanaan Porprov akan cair dalam waktu dekat.

“Mungkin pekan depan dana Porprov dari Pemprov Kepri sebesar Rp 2 miliar sudah cair dan selanjutnya bisa diserahkan pada cabor pelaksana pertandingan,” terangnya.

“Tetapi dana itu hanya akan ditransfer pada rekening cabor pelaksana, agar cabor bisa secepatnya mempersiapkan lokasi pertandingan dan persiapan yang diperlukan,” papar Nur.

Selain itu, Nur juga mengingatkan agar cabor penerima dana untuk mempersiapkan laporan pertanggungjawaban selambat-lambatnya dua minggu setelah pelaksanaan Porprov usai. Menurutnya, pelaksanaan Porprov yang mendekati tutup tahun anggaran membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan tak bisa ditunda lagi.

“Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana selambat-lambatnya diserahkan pada PB Porprov selambat-lambatnya 18 Desember. Atau dua minggu setelah pelaksanaan Porprov. Selanjutnya PB Porprov akan meneruskan laporan pada KONI Kepri,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum KONI Kepri Johanes Kennedy mengucapkan terima kasih pada cabor dan pengurus KONI kabupaten/kota yang tetap bersemangat melaksanakan Porprov. Menurutnya di tengah keterbatasan dana, semangat dan kerja keras pengprov cabor, KONI kabupaten/kota, dan tuan rumah patut diberikan apresiasi tersendiri.

“Dana memang menjadi permasalahan klasik dalam penyelenggaraan kejuaraan multievent. Meski demikian keseriusan dan semangat atlet dan cabor mempersiapkan gelaran Porprov patut diacungi jempol. Terima kasih pada atlet dan pengurus cabor,” ujar Johanes.

Johanes juga mengatakan akan terus mencari solusi lain terkait dengan permasalahan minimnya dana penyelenggaraan Porprov. “Api Asian Games dan Para Games masih menggelora dan menyema-ngati pelaksanaan Porprov Kepri IV. Jangan khawatir kita akan mencari pendanaan alternatif sampai dana pemerintah bisa digunakan,” janjinya.

Johanes juga mengatakan jika beberapa hal menjadi perhatian utama selain permasalahan dana. Di antaranya adalah kesiapan keamanan dan tim medis. Selain itu kesiapan venue yang akan digunakan dalam Porprov nanti juga dipersiapkan dengan sebaiknya.

“Karenanya, rakor dan dialog ini dilakukan untuk melihat kesiapan venue, cabor, dan beberapa hal lainnya. Kesiapan rumah sakit yang menjadi rujukan, juga mengenai keamanan dalam penyelenggaraan Porprov nanti. Ini harus dilakukan agar tidak ada kendala dan permasalahan yang muncul dalam persiapan, pelaksanan dan pascapenye-lenggaraan Porprov,” pesan pria yang akrab disapa dengan John ini.

KONI Tanjungpinang selaku tuan rumah gelaran Porprov memastikan kesiapannya menyongsong gelaran. hanya saja, beberapa hal harus dikoordinasikan ulang dengan PB Porprov mengingat keterbatasan anggaran.

“Ada beberapa hal yang harus dibicarakan ulang dengan PB Porprov. Karena hal-hal seperti keamanan, venue milik swasta, medis, dan beberapa hal lainnya tidak bisa diakomodir lantaran keterbatasan anggaran. Ini yang harus dikoordinasikan ulang dengan PB Porprov,” tutur Ketua KONI Tanjungpinang, Adnan.

Sedang KONI kabupaten/kota yang menghadiri rakor ini mengaku siap melaksanakan event empat tahunan ini. KONI kabupaten/kota mengaku saat ini tengah dalam proses penyiapan kontingen yang akan diberangkatkan ke Tanjungpinang akhir November mendatang.

“Tidak ada alasan bagi KONI kabupaten/kota untuk tidak menyukseskan Porprov Kepri IV. Ini harus sukses demi marwah Provinsi Kepri,” tegas Ketua KONI Kota Batam, Iskandar Alamsyah.

Iskandar mengatakan beberapa hal memang harus diper-siapkan dengan baik demi kelancaran gelaran Porprov. Hal-hal yang menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Porprov nanti terkait dengan mobilisasi atlet.

“Yang harus dipertimbangkan kemudian adalah dengan mobilisasi yang menjadi tanggungan KONI kabupaten/kota akan berakibat pada keterlambatan kehadiran atlet di venue. Tetapi dengan koordinasi dan kerjasama antara PB Porprov, tuan rumah, dan KONI kabupaten/kota selaku kontingen, gelaran ini akan bisa berjalan denganlancar,” ujar Iskandar optimis.

Dua cabor menjadi perhatian dalam rakor lantaran masih menunggu kejelasan penyelenggaraan dan venue yang akan digunakan. Dua cabor itu adalah bola voli dan atletik. Belum pastinya dua cabor ini dilaksanakan terkait dengan venue yang akan dipergunakan.

Terkait hal ini, KONI Tanjungpinang mengatakan jika GOR Sulaiman Abdullah sudah siap untuk digelar pertandingan atletik. Sementara untuk cabor bola voli, dalam waktu singkat akan dicarikan venue yang sesuai. (yan)

Dokter YS Ngaku Nyuntik 32 kali untuk Selamatkan Bidan

0

x.batampos.co.id – Penasehat hukum Urip Santoso mengatakan pada pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 17 pertanyaan terkait penyuntikan yang dilakukan dokter YS terhadap korban yakni bidan DD.

Stok Darah di PMI Karimun Minim

0

”Stok minggu minggu ini cukup banyak, mencapai 189 kantong darah yang tersimpan di UUD PMI. Tapi, tetap saja tidak mencukupi untuk kebutuhan di Kabupaten Karimun yang rata-rata membutuhan 400 kantong darah,’’

Anambas Wujudkan Kabupaten Layak Anak

0
ilustrasi

x.batampos.co.id – Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3APMD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ody Karyadi mengatakan bahwa pihaknya akan mengusulkan kepada DPRD Anambas terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Layak Anak (KLA) pada 2019 mendatang.

Langkah tersebut diambil untuk mewujudkan Anambas sebagai kabupaten layak anak.

”Ini merupakan salah satu langkah dalam upaya mewujudkan Anambas menjadi KLA,” ujar Ody kepada wartawan, Jumat (26/10).

Perda KLA menurut Ody akan menjadi payung hukum bagi peme-rintah daerah dalam mendukung KLA. Menurutnya, dari tujuh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Anambas belum dapat disebut sebagai KLA. Karena belum ada kegiatan yang dianggarkan khusus pemerintah untuk anak.

”Kalau sudah ada perdanya, maka Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib memiliki kegiatan yang bersentuhan dengan anak, termasuk untuk anak penyandang cacat,” ung-kapnya.

Pihaknya juga telah mengusulkan ke Kementerian Sosial untuk desa ramah anak, sebagai langkah dan sosialisasi ke masyarakat agar tidak terjadi pernikahan anak bawah umur, pencabulan terhadap anak maupun masalah lainnya.

Hal ini mesti disegerakan, karena apabila hal semacam ini dibiarkan berlarut-larut, maka dapat merusak generasi muda.

”Apalagi saat ini banyak terjadi kasus pencabulan, sehingga harus cepat diambil tindakan, diantisipasi,” jelasnya.(sya)

Embung Pulau Laut Belum Difungsikan

0

x.batampos.co.id – Camat Pulau Laut, Sudirman mengatakan, masyarakat menanti difungsikannya embung yang sudah selesai dibangun pemerintah tahun ini. Masyarakat sangat menantikan kebutuhan air bersih. Selama ini masyarakat hanya mengandalkan air sumur dan air alami dari gunung tanpa pengolahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

”Masyarakat sangat menantikan, mendapat pelayanan air bersih yang lebih layak,” kata Sudirman, kemarin.

Dikatakan Sudirman, adanya air bersih di Pulau Laut sangat ditunggu. Apalagi Pulau Laut berada di perbatasan laut Vietnam, sehingga butuh stok air yang cukup. Termasuk suplai air untuk kapal yang singgah.

”Sejauh ini, kendala belum dimanfaatkan aliran embung adalah belum dibangunnya SPAM dan jaringan. Pemerintah berencana akan memba-ngunnya tahun 2019 mendatang.”

Dikatakan Sudirman, Pemerintah Kecamatan Pulau Laut memberikan dukungan penuh kepada pemerintah yang sudah membangun berbagai infrastruktur yang bisa dinikmati manfaatnya oleh masyarakat.

Kesempatan itu Sudirman mengatakan, untuk kebutuhan listrik, masyarakat Pulau Laut sudah bisa menikmati.

”Pulau kami (Pulau Laut, red) bebera-pa tahun lalu gelap, malamnya se-perti pulau kosong. Tapi sekarang listrik sudah terang benderang, memang belum menyala 24 jam. Tapi sangat merasakan manfaatnya pembangunan,” ungkapnya.

Di Pulau Laut mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai nelayan. Dari nelayan tangkap, nelayan budidaya dan petani. Sedikit masyarakat bekerja di pemerintahan. Potensi alam menjadi mata pencarian masyarakat memenuhi kebutuhan hidup.

”Bagusnya di Pulau Laut juga disinggahi kapal Tol Laut, jadi, masyarakat bisa jual komoditi perkebunan,” ujar Sudirman.(arn)

Anambas Segera Punya Speedboat untuk Layani Masyarakat Antar Pulau

0

x.batampos.co.id – Kabupaten Kepulauan Anambas akan segera memiliki speedboat sendiri untuk angkutan umum antarpulau. Ini setelah pengadaan speedboat oleh Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas. Pembuatannya tinggal menunggu penyelesaian akhir.

Speedboat ini rencananya untuk menyambut ha-dirnya Wings Air yang sudah melayani rute Batam-Letung. Nantinya dapat digunakan untuk mengangkut penumpang lanjutan dari Letung ke Tarempa.

Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurullah, menjelaskan progres pengerjaan speedboat tersebut saat ini sudah 90 persen.

Berbahan dasar aluminium dengan total 24 kursi.

Kapasitas mesin 250 PK tiga unit. Dengan tiga mesin itu bisa melaju hingga kecepatan 25 hingga 26 knot.

”Panjangnya sekitar 15 meter, kalau lebarnya saya tak tahu pasti,” ungkap Nurullah, Jumat (26/10).

Diakuinya kontrak kerjanya sebenarnya sudah berakhir pada 21 Oktober lalu. Tapi pihaknya sudah menekankan kepada manajemen Ocean Galaxy selaku kontraktor pelaksana agar menyelesaikan pekerjaan dua minggu ke depan setelah habis kontrak.

”Itupun dikenai denda setiap hari. Semakin lama tidak selesai maka akan semakin banyak nilai denda,” jelasnya.

Setelah selesai, pihak kontraktor yang akan me-ngurus beberapa surat izin seperti laik berlayar dan sebagainya. ”Hari ini sudah mulai ukur Gross Ton (GT),” ungkapnya lagi. (sya)

Pelaksanaan Ujian SKD-CAT Natuna Diundur

0

x.batampos.co.id – Proses lanjutan jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kabupaten Natuna ditunda.

Rencananya akan digelar pada 8 sampai 16 November mendatang.

”Tahapan seleksi sebelumnya dijadwalkan pada 25 Oktober sampai 17 November 2018. Tapi ditunda berdasarkan surat pengumuman dari Kantor Regional XII BKN Pekanbaru,” ujar Kepala BKPP Pemkab Natuna, Erwita, Jumat (26/10).

Sedangkan pelaksanaan CAT-SKD sendiri yang akan diikuti oleh 2.035 orang pelamar dilaksanakan di SMAN 1 Bunguran Timur.

”Jadi nanti pelaksanaan seleksi Kompetensi Dasar dengan CAT akan digelar di ruang laboratorium komputer di SMAN 1 Bunguran Timur,” ujarnya.

Sedangkan untuk pengumuman jadwal ujian CAT-SKD bagi peserta akan dilakukan di website natunakab.go.id sekitar tanggal 30 Oktober 2018 ini.

Pihaknya berharap agar pelaksanaan ujian CAT-SKD bisa berjalan lancar dan aman. Tanpa ada halangan maupun rintangan yang berarti.

”Ya, mudah-mudahan lancar aja. Dan jaringan internet di SMAN 1 tidak mengalami gangguan yang berarti,” singkatnya.

Pelaksanaan ujian nantinya akan dilakukan lima gelombang sehari. Satu gelombang sebanyak 50 orang.

”Sehari kami targetkan sebanyak 250 orang,” ujarnya.

Penerimaan CPNS di Natuna tahun 2018 berjumlah 290 orang. Formasinya guru, tenaga medis, dan tenaga teknis.(arn)

Korpri Lingga Minta Anggaran Ditambah

0

x.batampos.co.id – Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Lingga Abu Hasim meminta agar peraturan terbaru yang menyatakan Korpri dilebur dengan yang lain untuk ditunda atau tidak diberlakukan. Alasan mantan Wakil Bupati ini, peraturan tersebut memiliki dampak terhadap kegiatan Korpri.

“Jika memang sudah peraturan yang harus dilaksanakan, kami meminta agar anggaran Korpri dapat distabilkan atau ditambah agar dapat terus berlangsung untuk kepentingan seluruh anggota,” ujar Abu Hasim saat memberikan sambutan kegiatan pengajian Korpri di Masjid Azulfa, Dabo Singkep, Jumat (26/10) pagi.

Selama ini, sambung Abu Hasim, Korpri adalah organisasi yang menjadi orangtua kandung bagi seluruh ASN, termasuk dalam memberikan perlindungan terhadap ASN. Salah satunya, Korpri dapat mengirim atau menunjuk pendamping bagi anggota yang berurusan dengan hukum.

Walau selama ini, Korpri hanya sebatas memberikan pendamping kepada ASN pada proses meja hijau saja.

Seharusnya, Korpri dapat memberikan bantuan atau pendampingan hukum kepada ASN bersangkutan sejak dalam pemeriksaan, sehingga seluruh hak ASN dapat terpenuhi.

“Untuk itu, Korpri membutuhkan dukungan yang nyata agar dapat berbuat lebih banyak lagi,” katanya.

Pengajian yang diadakan Korpri ini telah dilaksanakan ke sejumlah daerah yang ada di Bunda Tanah Melayu, seperti Pulau Senayang. Dan kegiatan ini akan terus dilaksanakan di daerah yang belum pernah mendapat pelaksanaan pengajian bersama.

Dalam pengajian yang digelar kali ini mengundang Ustad Nizar yang juga sebagai Ustaz di Pesantren Tahfiz Quran. Nizar memberikan ceramah untuk lebih meningkatkan taqwa kepada seluruh ASN yang hadir. Nizar juga menggambarkan musibah yang menghantam Palu belum lama ini sebagai bukti lemahnya manusia di hadapan Allah.(wsa)

Jaringan Pipa Limbah Capai 50 Kilometer

0
Perbaikan jalan yang rusak akibat penanaman pipa IPAL di Batam Center.
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Proses pembangunan jaringan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Bengkong Sadai terus berlanjut. Saat ini, untuk pipa jaringan sudah mencapai jarak 50 kilometer atau pengerjaan baru sekitar 26 persen

“Pipa jaringan sudah 50 kilometer dari target 114 kilometer yang akan dibangun,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Limbah BP Batam Iyus Rusmana, Sabtu (27/10).

Pemasangan jaringan pipa merupakan bagian yang terberat dari proses pembangunan IPAL Bengkong Sadai. Sehingga meskipun sudah mencapai 50 kilometer, namun secara keseluruhan proses pembangunan masih sekitar 26 persen.

“Pasang pipa memang butuh waktu agak lama dibanding konstruksi IPAL-nya. Makanya kami fokus kerjakan jaringan pipa dulu,” ungkapnya.

Pembangunan IPAL yang akan melayani daerah Batamcentre dan Bengkong ini ditargetkan selesai pertengahan 2019.

“Makanya kami akan kawal terus proyek ini agar persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan bisa ditangani dengan cepat,” paparnya.

Memang hingga saat ini, masih banyak keluhan dari masyarakat terkait proses pemasangan pipa IPAL ini. “Jika ada masyarakat mau melapor, kami akan sambut dengan baik. Segera setelah itu akan kami tindaklanjuti dengan menyampaikannya pada kontraktor,” ungkapnya lagi.

IPAL yang dibiayai dengan dana dukungan dari pemerintah Korea Selatan ini dibangun dengan tujuan untuk mengolah limbah domestik di Batam secara menyeluruh melalui jaringan pipa yang terintegrasi.

Pada tahap pertama fase 1 ini, dengan membangun IPAL baru pembangunan jaringan pipa sanitasi air limbah sepanjang 114 km, penyambungan pipa sambungan rumah sebanyak 11.000 rumah tangga dan terdapat 5 relay pumping station. Proyek ini ditargetkan pada penyelesaian tahap I berkapasitas mengelola limbah cair 20.000 meter kubik per hari atau 230 liter per detik.(leo)

Batam Pos Borong Juara Kompetisi Jurnalistik

0

batampos.co.id – Jurnalis Batam Pos, Ahmadi Sultan dan Ratna Irtatik berhasil menjuarai Kompetisi Karya Jurnalistik Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Penyerahan hadiah diserahkan langsung oleh Deputi II Yusmar Anggadinata. Karya Ahmadi berjudul Industri Shipyard Batam Bangkit, Pesanan Pembuatan Kapal Naik 20 Persen menjadi juara pertama.

Dan karya Ratna Irtatik berjudul Melihat Potensi Kerjasama BP Batam dan Pelindo I Kembangkan Pelabuhan Batuampar, Batam Jadi Pusat Alih Kapal, Pertumbuhan Ekonomi Bakal Maksimal menjadi juara ketiga.

”Saya tidak menyangka bahwa karya ini bisa menjadi juara kompetisi jurnalis BP. Saya berharap karya ini dapat menjadi masukan yang berguna bagi pengembangan Batam ke depannya,” kata Ahmadi.

Sedangkan Ratna menga-takan bahwa kompetisi seper-ti ini harus sering digelar oleh BP Batam. Karya yang masuk dapat menjadi referensi bagus karena wartawan menjadi saksi langsung perkembangan Batam di lapangan.

Selain kedua reporter Batam Pos, fotografer Batam Pos, Cecep Mulyana juga berhasil menjadi juara kedua kompetisi fotografi BP Batam 2018 untuk umum.

BP juga menggelar lomba karya tulis opini untuk tiga kategori yakni kategori SMA sederajat, perguruan tinggi dan internal BP Batam.

Untuk SMA sederajat dimenangkan siswi SMKN 4 Batam bernama Assyfa Naysilla dengan judul opini Potensi Wisata Bahari sebagai Ujung Tombak Pariwisata Batam.

Juara dua diraih siswi SMK 2, Angelina Anastasya dengan judul opini Mengembangkan Wisata Batam melalui Kebudayaan Daerah. Dan juara ketiga diraih oleh Ulya Amara Putri dari SMK Negeri 5 Batam dengan judul opini, Optimalisasi Sektor Pariwisata Kota Batam melalui Media Digital.

Sedangkan untuk kategori perguruan tinggi, nama Selly Febrilia Mayora dari Poltek Batam meraih juara pertama dengan judul opini Industri Generasi Muda Batam, Membangun Potensi Industri Kreatif dan Digital Batam Melalui Pengembangan Generasi Muda, Cerdas, Kreatif dan Produktif (CAKAP).

Juara kedua diraih Dwi Setya Restualla Prihartini Poltek Batam dengan judul opini, Biota Laut sebagai Kontributor Inovasi Industri di Batam. Dan juara ketiga diraih oleh Pradipta Eva Triduyanti juga dari Poltek Batam dengan judul opini Geliat Industri dan Sektor Potensial di Kota Batam.

Dan terakhir untuk kategori internal BP Batam, jua-ranya diraih oleh Kusuma Dewi Puspitasari Biro Hukum dan Organisasi, Kedeputian Satu dengan judul opini Inovasi dan Strategi BP Batam dalam Era Revolusi Industri 4.0.

Kemudian juara dua diraih Agam Philosofhyandi dari Direktorat Promosi dan Humas Kedeputian Lima dengan judul opini Jadikan Batam Pintu Gerbang Ekspor Nasional.
Dan terakhir, juara ketiga dipegang oleh Rico Kresno dari Biro Pengembangan Usaha Pelayanan dan Pentarifan, Kedeputian Dua dengan judul opini Jadikan Batam Hebat Lagi.

(leo)