Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12091

Waspada Politik Adu Domba

0
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepri Taba Iskandar menjadi narasumber dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan, Selasa (10/7). F. Humas DPRD Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – DPRD Kepri melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepri Taba Iskandar mengatakan, sejak awal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, para pendiri negara menyadari bahwa keberadaan masyarakat yang majemuk merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus diakui, diterima, dan dihormati. Kemudian, kemajemukan ini diwujudkan dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Namun katanya, tanpa disadari, ketidakmampuan mengelola kemajemukan dan ketidaksiapan sebagian masyarakat menerima kemajemukan justru dapat membahayakan Indonesia itu sendiri. “Pengaruh berkelanjutan politik kolonial devide et impera (memecah belah) mengakibatkan terjadinya berbagai gejolak yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa,” jelas Taba Iskandar saat menjadi narasumber Empat Pilar Kebangsaan, di Hotel Harmoni One, Selasa (10/7).

Taba menambahkan, empat pilar merupakan prasyarat minimal bagi bangsa ini untuk bisa berdiri kukuh dan meraih kemajuan. Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara harus menjadi jiwa yang menginspirasi seluruh pengaturan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Nilai-nilai Pancasila baik sebagai ideologi dan dasar negara sampai hari ini tetap kokoh menjadi landasan dalam bernegara. “Selain itu, agar negara Indonesia tetap berdiri, setiap warga Negara Indonesia harus memiliki keyakinan, bahwa itulah prinsip-prinsip moral ke Indonesian,” tegasnya.

Senada dengan Taba, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan bahwa Kepri memiliki karakteristik Indonesia. Kepri, yang memiliki ribuan pulau juga memiliki ragam suku dan bahasa. Dan di Kepri ini, Ia bersyukur ketertiban selalu terjaga.
“Bahkan pesta demokrasi di Tanjungpinang kemarin, berlangsung aman dan tertib,” kata Nurdin.

Atas dasar itulah, ia berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemuda untuk menjadi agen pembawa semangat empat pilar kebangsaan ini.
Di tempat yang sama, Kasi Intel Korem 033/WP, Kol Parluhutan Marpaung mengatakan tantangan Indonesia kekinian adalah terorisme dan radikalisme. “Dan susahnya, ideologi ini disebarkan ke berbagai negara melalui simpatisan-simpatisan dan dunia maya,” kata Marpaung.

Atas dasar itulah, pihaknya meminta agar masyarakat dapat ikut memerangi paham radikal dan terorisme ini. Salah satunya dengan memahami empat pilar kebangsaan ini.
Hadir dalam acara ini, ketua Komisi I Abdulrahman, Sekretaris Komisi I Sukhri Fahrial, Ruslan Kasbulatov, Thomas Suprapto, Wan Norman Edi dan Sarafudin Aluan. Tak hanya itu, perwakilan mahasiswa, Pramuka dan Tagana Provinsi Kepri ikut menghadiri sosialisasi ini.(edo)

Pemerintah Perlu Beri Apresiasi pada Agen Wisata Berprestasi

0
Ratusan turis asal Tiongkok tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Jumat (2/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Kepulauan Riau (Kepri), mengusulkan agar pemerintah di lingkungan Kepri, baik itu Badan Pengusahaan (BP) Batam, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri memberikan insentif bagi tour and travel yang dinilai memberikan kontribusi mendatangkan wisatawan di Kepri.

Ketua ASITA Kepri, Andika Lim menjelaskan, saat ini pariwisata memegang peranan yang cukup strategis dalam membantu pertumbuhan ekonomi Kepri. Walaupun belum signifikan, tapi efek lain dalam bentuk peningkatan nilai jual produk-produk pariwisata dengan hadirnya wisatawan, cukup menjaga gairah ekonomi masyarakat.

Secara kumulatif, Januari sampai Mei 2018, jumlah kunjungan wisman ke Provinsi Kepulauan Riau mencapai 944.536 kunjungan. Jumlah itu naik
13,76 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 830.310 kunjungan.

“Harusnya ada insentif dan hitungannya nanti kita sesuaikan. Bisa dari jumlah wisatawan yang bisa dibawa masuk. Tentu itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi pelaku usaha ini,” kata Andika ketika dihubungi pada Selasa (10/7).

Selain itu, Andika menjelaskan bahwa, pemerintah juga perlu memperkaya destinasi wisata. Sehingga wisatawan bisa bertahan lama dalam kunjungannya ke wilayah Kepri.

Saat ini tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri pada bulan Mei 2018 mencapai rata-rata 46,98 persen atau turun 6,52 poin dibanding TPK April 2018 sebesar 53,30 persen.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Mei 2018
adalah 1,64 hari, atau turun 0,44 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada April 2018.

“Dengan menciptakan kawasan wisata baru, saya kira kita bisa lebih banyak mendapat keuntungan dari mereka (wisatawan) saat ini saja kita sudah mendapatkan manfaatnya, apalagi mereka lama tinggal di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo menyambut baik usulan yang disampaikan. Pariwisata memang menjadi sektor yang diharapkan bis mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kepri, khsusnya Batam.

BP Batam sendiri telah melakukan langkah-langkah strategis dengan membuat beragam kegiatan pariwisata berstandar internasional untuk menghadirkan wisatawan dan dinilai membawa angin segar ditengah kondisi ekonomi yang kurang baik.

(bbi/JPC)

Bulog Bangun Dua Gudang Logistik

0
 Gudang Bulog di Batuampar, Batam menyimpan stok beras untuk dikirim ke beberapa daerah yang membutuhkan. Gudang serupa akan segera dibangun di Tanjungbalai Karimun. F. Cecep Mulyana/batampos.co.id

batampos.co.id – Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Batam akan membangun dua gudang logistik di Kabupaten Karimun. Gudang baru ini nantinya menjadi penunjang sarana pendistribusian logistik dari Bulog yang kini masih menyewa gudang.

”Ini sesuai arahan dari Pak Bupati untuk memenuhi kebutuhan sembako ke depannya. Dan direspons oleh pihak Bulog Divre Batam yang membawahi Kabupaten Karimun,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, M Yosli, Selasa (10/7).

Namun, Bulog Divre Batam meminta agar Pemerintah Kabupaten Karimun mempersi­apkan lahan sekitar dua hektare untuk membangun dua gudang logistik tersebut.
Selanjutnya Bulog Divre Batam yang akan membangun gudang tersebut. Termasuk juga membangun perumahan bagi kepala gudang maupun petugas Bulog Divre Batam yang bertugas nantinya.

”Mereka (Bulog Divre Batam, red) meminta agar lahan tersebut tidak jauh dari pelabuhan. Su­paya pendistribusian dari ka­pal menuju gudang tidak me­makan waktu lama,” jel­asnya.

Dua gudang tersebut diperuntukkan sebagai tempat penyimpanan stok beras maupun kebutuhan sembako lainnya seperti gula, tepung, kacang, maupun minyak goreng. Ke depan direncanakan pula pembangunan cold storage untuk penyimpanan daging beku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Karimun.

”Paling tidak tahun depan kebutuhan sembako bisa tercukupi dan harganya dapat lebih murah lagi. Tinggal tunggu kebijakan Pak Bupati, lahan mana yang akan kita hibahkan kepada Bulog Divre Batam,” ungkapnya.

Saat ini, kata Yosli, stok beras masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Karimun hingga dua pekan ke depan. Sebab Bulog masih terus memasok beras, juga ada yang berasal dari distributor beras yang terus memesan beras dari luar daerah Karimun.
”Kebutuhan pangan kita tetap terpenuhi dan harganya tidak melambung seperti tahun-tahun lalu,” ucap Yosli.(tri)

161 Siswa Tidak Tertampung

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri untuk turun ke Tanjungbalai Karimun menyelesaikan dan mencari solusi terkait tidak tertampungnya 161 siswa di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Karimun.

”Iya, saya sudah arahkan Kepala Diknas Provinsi Kepri untuk turun ke lapangan. Hal ini diperlukan untuk mencari solusi terhadap kelebihan siswa yang mendaftar di dua sekolah tersebut. Hanya saja, sistem PPBD yang digunakan tahun ini sistem online. Ini baru pertama kali dilakukan,” ujar Nurdin.

Koordinator PPBD Online SMA Negeri Wilayah Kabupaten Karimun sekaligus Kepala SMA Negeri 1 Alta Fetra secara terpisah menyatakan, daya tampung siswa di sekolah yang dipimpinnya hanya untuk 324 siswa dengan 9 ruang belajar. Itu pun satu lokal lagi sebenar-nya ruang labor fisika yang disekat menjadi ruang belajar.

”Sedangkan yang mendaftar melalui PPDB online jumlah-nya 440 orang. Sehingga yang tidak tertampung itu 116 orang. Dan di SMA Negeri 2 kelebihannya 45 orang dari kuota 288,” sebutnya.

Akibatnya, menimbulkan kekecewaan siswa dan orangtua yang sudah mendaftar. Dia berharap masalah ini bisa segera teratasi. Pihak SMAN 1 menurutnya tidak bisa mengambil keputusan sepihak. Harus ditangani Diknas Provinsi Kepri. Sebab dalam satu ruang belajar tidak boleh lebih dari 36 orang. Jumlah siswa per kelas sudah ada di data pokok pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan.

”Seandainya jumlah siswa dalam satu kelas tidak dibatasi dalam Dapodik, sudah tentu dalam satu kelas bisa saya tempatkan sampai 40 orang siswa. Tapi dengan adanya Dapodik ini tidak bisa asal menambah jumlah siswa dalam satu kelas. Tujuannya dengan jumlah 36 siswa dalam satu kelas, maka proses belajar dan mengajar akan lebih optimal,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, jika harus dipaksakan dalam satu kelas sampai 40 orang lebih, maka pada pelaksanaan ujian nasional (UN), nomor ujian peserta didik yang melebihi batas tidak akan dikeluarkan dari pusat.

Untuk itu, pihaknya tidak bisa menambah jumlah siswa dalam satu kelas.
Selain itu, saat ini kondisi di SMA Negeri 1 juga tidak ada lagi ruangan yang bisa dijadikan kelas untuk ruang belajar.(san)

Di Batam, Ada Sekolah Negeri Kekurangan Siswa

0
ilustrasi

batampos.co.id – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMKN 8 Farmasi Batam yang digelar sejak Jumat (29/6) hingga Jumat (6/7) lalu telah rampung. Sebanyak 115 calon siswa yang mendaftar dinyatakan lolos semua pada pengumuman PPDB online, Selasa (10/7) kemarin.

Jumlah siswa yang mendaftar dan dinyatakan lolos PPDB itu ternyata belum memenuhi kuota daya tampung sekolah yang ada. Daya tampung SMKN 8 tahun ini sebanyak 216 siswa sehingga masih kurang 101 siswa lagi.

Plt Kepala SMKN 8 Batam Rafio mengatakan, untuk mencapai kuota tersebut Disdik Provinsi Kepri kembali mengeluarkan kebijakan untuk memperpanjang masa PPDB hingga, Jumat (13/7) mendatang.

“Tiga hari kedepan kami+ buka lagi tapi jalur offline. Daftarnya langsung ke sekolah (SMKN 8),” ujar Rafio.

Untuk jalur offline ini panitia tidak membatasi jumlah pendaftar. Jika peminat melebihi sisa kuota yang ada maka akan dilakukan seleksi PPDB seperti biasa, namun jika kurang atau sesuai dengan kuota yang ada maka akan langsung diterima tanpa test.

“Ya mau gimana lagi, kalau lebih harus test tapi kurang ya diterima saja. Tahun ini kita sediakan enam lokal jadi mau tidak mau harus perpanjang lagi PPDB ini biar sampai kuota,” ujar Rafio.

PPDB jalur offline ini lebih fokus untuk jurusan Keperawatan dan Instrumentasi Medik sebab jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas sudah memenuhi kuota daya tampung perjurusan yang ada.

SMKN 8 Batam merupakan sekolah Farmasi yang berlokasi di dapur 12, Sagulung. Sekolah ini baru memasuki tahun ajaran kedua. (eja)

Baca Juga

Tahun Pertama, SMKN Farmasi Batam Buka Dua Lokal

Harga Cabai Naik, lagi

0
Rianti, 35, pedagang cabai di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji.
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah pedagang kembali mengeluhkan kenaikan harga sejumlah komoditas, Selasa (10/7). Kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai merah, cabai rawit, kangkung, bayam, sawi, dan tomat.

Harga cabai merah naik Rp 43 ribu dari harga sebelumnya Rp 35 ribu, sayur bayam dan sawi naik Rp 20 ribu, dari Rp 18 ribu, kangkung Rp 18 ribu dari Rp 14 ribu, dan tomat Rp 20 ribu dari harga biasa Rp 14 ribu.

Faridah, pedagang sayur di Pasar SP Plaza mengatakan harga cabai baru naik empat hari belakangan ini. Faktornya diduga karena cuaca dan musim hujan yang terjadi di Batam.

“Cabainya dikirim dari Jawa, Medan dan Mataram, karena cuaca pengirimannya jadi terlambat dan imbasnya harga cabai naik,” ujar Faridah.

Sedangkan untuk harga sayur memang sudah naik dua minggu yang lalu. Menurutnya kenaikan juga disebabkan cuaca, petanu lokal di Barelang dan Batuaji banyak gagal panen. Imbasnya pasokan sayur yang masuk ke pasar sedikit, padahal permintaan pasar cukup tinggi.

“Kami harus berebut dengan pedagang lainnya,” kata Faridah.

Pedagang lain, Sudirman mengatakan musim hujan sedikit banyaknya mempengaruhi harga. “Pasokannya yang menipis, harga melambung tinggi,” ujarnya.

Tak berbeda dengan pasar Fanindo, Batuaji harga komoditas tersebut juga naik. Murni pedagang setempat mengaku dalam bulan ini harga sayur sudah tiga kali alami kenaikan. “Sayur naik turun karena cuaca,” jelasnya.

Kenaikan komoditas ini juga banyak dikeluhkan warga. Terutama untuk harga cabai yang naik hampir Rp 10 ribu per kilogram. “Kadang tak enak jual tinggi. Dikira kami yang semaunya naikkan harga padahal memang dari pemasoknya,” tutup Murni.

Naiknya harga cabe ini disebabkan menurunnya pasokan yang masuk ke Batam.

“Memang berkurang yang masuk. Kata distributor cuaca yang kurang bersahabat membuat pengiriman sedikit terhambat,” kata Asep salah seorang pedagang di Pasar Tibancenter, Sekupang, Selasa (10/7).

Tidak hanya cabai, Asep menyebutkan komoditas lain yang juga naik diantaranya terjadi pada sayur Bayam yang mencapai Rp 18 ribu per kilogram, Kangkung Rp 15 ribu, tomat Rp 18 ribu dari harga sebelumnya hanya Rp 13 ribu.

Ia mengatakan pasca lebaran harga komoditas turun naik. Ia tak bisa memperkirakan hingga kapan harga ini bisa bertahan atau turun.

“Walau banyak yang nanya kenapa mahal, tetap saja dibeli,” ujar pria asal Majalengka ini.

Asep melanjutkan komoditan lainya yang stabil dan tidak mengalami kenaikan yakni bawang merah Rp 24 ribu dan bawang putih Rp 14 ribu perkilogramnya. Sementara telur yang beberapa waktu lalu dijual Rp 33 ribu untuk satu papan atau 30 butirnya naik menjadi Rp 44 ribu.

“Telur yang juga cukup drastis naiknya. Memang dari agennya naik. Jadi kami jual juga naik,” ungkapnya.(yui/une)

Bank ICBC Menolak Perintah Pengadilan Batam

0

Bank ICBC Cabang Batam kembali menolak perintah Pengadilan Negeri (PN) Batam untuk membuka dokumen transaksi aliran dana Proyek Pembangunan Depo Minyak Batam milik PT West Point Terminal (WPT). Proyek ini sudah terhenti sejak dilakukan groundbreaking di 2013.

“Mereka (Bank ICBC Batam) tetap tidak mau mengikuti perintah pengadilan. Ini adalah penolakan keempat kalinya terhadap penetapan PN Batam yang sudah diputuskan pada 23 Maret 2018 lalu,” ungkap Daniel E Hassa, Auditor dari Kantor Auditor BTFD seusai mendatangi kantor Bank ICBC, Batam, Kamis (5/7) pekan lalu.

Berdasarkan penetapan PN Batam kelas 1A No.165/PDT.P/PN.BTM tanggal 23 Maret 2018 tentang Penetapan Audit atas PT WPT, BTFD ditetapkan sebagai auditor untuk melakukan pemeriksaan terhadap dokumen keuangan PT WPT.

Mendapat perintah pengadilan, sebagai auditor Daniel sudah datang langsung ke Bank ICBC Cabang Batam dengan membawa penetapan PN Batam pada 12 April dan ditolak. Daniel lalu mengirim surat permintaan dokumen kedua dan ketiga, yang diterima langsung pihak bank. Sikap Bank ICBC tetap menolak. Yang keempat, Daniel kembali datang ke Batam menemui Bank ICBC Kamis (5/7). Hasilnya sama, Bank asal Tiongkok itu tak menggubris perintah PN Batam.

“Sejak menjadi auditor bertahun-tahun saya tidak pernah mengalami situasi ini. Sebagai pihak independen, bank seharusnya memberikan dokumen untuk audit, apalagi ini ditetapkan oleh Pengadilan dan diminta pemegang saham dari perusahan pemilik rekening bank,” ungkapnya.

Permintaan audit atas PT WPT diajukan oleh PT Mas Capital Trust (MCT) ke PN Batam karena sejak 2015 sampai saat ini PT WPT tidak pernah lagi menyampaikan audit keuangan dan perkembangan perusahaan. Apalagi setelah 3 direksi PT WPT perwakilan Sinopec ditetapkan sebagai tersangka dugaan penggelapan dana perusahaan pada tahun 2015, nasib perusahaan tidak jelas.

MCT sendiri merupakan pemegang saham lokal nasional 5 di PT WPT, sementara Sinomart, anak usaha perusahaan minyak dari Tiongkok, Sinopec Grup menjadi pemegang saham lain di perusahaan yang berstatus PMA ini. MCT dan Sinomart telah menyetorkan modal PT WPT ke rekening perusahaan di Bank ICBC.

Namun dua hari sejak setoran modal masuk ke rekening Bank, dana tersebut kemudian ditransfer oleh direksi dari Sinomart ke rekening lain di luar negeri tanpa persetujuan komisaris WPT. Sejak itu kondisi perusahaan tidak jelas, terlebih setelah 3 direksi yang menjadi tersangka kabur dari Batam.

“Kami sangat kecewa dan menyayangkan sikap Bank ICBC yang tetap tidak patuh pada hukum di Indonesia. Kami ditunjuk oleh PN Batam dan memiliki posisi hukum yang jelas untuk mendapatkan dokumen keuangan PT WPT di bank ICBC,” jelas Daniel.

Terkait penolakan bank asal Tiongkok itu, Daniel akan melaporkan kepada ketua PN Batam sebagai pengambil keputusan audit PT WPT. Apalagi Bank ICBC Batam sebelumnya juga telah mengabaikan surat Ketua PN Kelas 1A Batam, tanggal 31 Mei 2018 kepada Bank ICBC Cabang Batam.

Dalam surat itu ketua PN Batam meminta pihak Bank ICBC untuk tunduk dan melaksanakan penetapan pengadilan dengan memberikan dokumen di rekening PT WPT kepada auditor. Surat ketua PN Batam ini juga ditembuskan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Batam sebagai otoritas tertinggi perbankan di Indonesia.

“Kami akan lapor kepada ketua PN Batam agar dapat diambil tindakan yang memberikan keadilan dan kepastian hukum. Penolakan Bank ICBC ini sangat merugikan pengusaha nasional, apalagi ini dilakukan oleh bank asing,” ujarnya.

Proses Pidana Berlanjut

Proyek pembangunan Depo Minyak Batam yang dimulai tahun 2012 praktis terhenti setelah Kepolisan Daerah Kepulauan Riau menetapkan tiga direksi PT WPT yaitu Zhang Jun (Direktur Keuangan), tersangka Feng Zhigang (Direktur Utama) dan tersangka Ye Zhijun (Komisaris Utama) sebagai tersangka penggelapan dana perusahaan di tahun 2015. Ketiganya diduga menggelapkan uang PT WPT senilai US$ 1,5 juta.

Terhadap para pejabat Sinopec yang telah kabur itu, Bareskrim Mabes Polri mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) No. B/468/V/2018/Dittipidum tertanggal 22 Mei 2018. Dalam surat itu Mabes Polri menyatakan telah melanjutkan proses penyidikan terhadap ketiga tersangka yang disangka melanggar pasal 372 KUHP jo pasal 374 KUHP.

Penyidik di Mabes Polri juga akan segera mengajukan permohonan Red Notice kepada Divhubinter Polri untuk tersangka Zhang Jun, Feng Zhigang, dan Ye Zhijun. SP2HP kasus ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Pra Peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 27 Maret 2018.

Dalam putusannya majelis hakim tunggal Kartim Haerudin menyatakan bahwa penerbitan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) oleh Polri atas kasus penggelapan dana PT WPT oleh tiga direksi asal Tiongkok pada 6 Februari 2018 tidak sah. Konsekuensinya, Polri harus melanjutkan penyidikan, menetapkan kembali tersangka, termasuk mengajukan red notice ke interpol serta menghadirkan tiga tersangka ke pengadilan.

Manager Operasional Kantor Cabang ICBC Batam Rinaldo Ramadhan membenarkan, pihaknya tak bisa memberikan dokumen-dokumen yang diminta oleh auditor. Namun Rinaldo tak bersedia merinci alasan ICBC menolak permintaan Auditor yang ditunjuk oleh PN Batam. Rinaldo adalah pihak ICBC yang menemui auditor saat datang menindaklanjuti hasil ketetapan PN Batam.

“Untuk detilnya saya no coment. Karena saya bukan otoritas yang berhak memberikan jawaban atas itu,” jelasnya.

Humas Pengadilan Negeri Batam Taufik Andul Halim Nainggolan mengatakan, pihak ICBC tak punya alasan menolak memberikan bukti-bukti transer dan transaksi lain yang dibutuhkan auditor untuk melakukan tugasnya.

PN Batam telah memberikan otoritas kepada auditor yang ditunjuk untuk mengaudit laporan keuangan PT WPT. Semua pihak yang berkaitan dengan audit tersebut wajib mematuhi hukum yang berlaku.

“Tak ada alasan bagi ICBC menolak,” ujar Taufik.

Taufik Abdul Halim Nainggolan adalah hakim yang mengabulkan permohonan pihak PT. Mas Capital Trust sebagai pemilik saham 5 persen ataa PT. West Point Terminal (WPT) untuk melakukan audit keuangan.

Dalam penetapannya Taufik juga menunjuk Daniel Eloansen Hassa sebagai auditor. Dalam penetapannya Taufik menegaskan, Auiditor berhak untuk memeriksa seluruh dokumen dari pihak terkait, meminta legalisir dokumen, termasuk dokumen keuangan PT. WPT.

Bila Auditor menemui kendala dalam melakukan tugasnya sebagaimana yang ditetapkan PN Batam, maka Auditor bisa menyurati Kepala PN Batam untuk melaporkan kendala yang dialami. Kepala PN Batam akan mengambil langkah untuk mendesak pihak terkait agar kooperatif terhadap pelaksanaan auidit.

“Kalau Auditor sudah menyurati kepala PN Batam, kepala PN yang akan mengambil langkah selanjutnya,” tuturnya. (leo)

Rebut Hadiah Honda CB150 Verza

0

batampos.co.id – Kuis tebak juara Piala Dunia 2018 gelaran Batam Pos-Capella Honda Kepri masih dibuka. Masyarakat bisa mengirimkan kupon hingga Minggu (15/7) nanti untuk memenangkan hadiah utama berupa motor Honda CB150 Verza.

“Masih ada kesempatan. Buruan kirim kupon tebak juaranya,” kata Manager Pemasaran Batam Pos, Herianton, Selasa (10/7).

Ia mengatakan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kupon, dapat membeli koran Harian Batam Pos di beberapa tempat di Kepri. Selain itu, masyarakat bisa memesan melalui nomor telepon 08126110909. “Tinggal telepon saja,” ucapnya.

Setelah mengisi kuponnya, masyarakat dapat menyerahkannya ke kantor Batam Pos di lantai 2 Graha Pena, Batamcenter. Bagi pelanggan setia Batam Pos, kupon tersebut dapat diserahkan melalui loper-loper yang mengantarkan koran ke rumah.

“Untuk masyarakat di luar Batam, bisa mengantarkannya ke kantor perwakilan Batam Pos yang ada di tiap daerah di Kepri,” ujarnya.

Selain ke Batam Pos, Herianton mengatakan masyarakat juga bisa mengembalikan kupon ke dealer-dealer Capella Honda yang ada di Kepri.

Untuk wilayah Batam dapat mendatangi ke Komplek Taman Merapi Subur Blok A3 Nomor 1-5 Batuaji, Bengkong Ratu Komplek Green Town Blok N Nomor 1-4, Komplek Mahkota Niaga Blok C Nomor 1-2 Batamcenter, Komplek Sulaiman Blok B Nomor 8-9 Nagoya, Komplek Mitra Raya Blok A1 Nomor 1-4 Batuaji, Tiban Impian Blok A2 Nomor 12 A, Komplek Tanjung Triksakti Blok B Nomor 2-3 Sei Panas, Komplek BSI Batamcenter, Komplek Rafllesia Business Center Blok G Nomor 3-4 Batamcenter, dan Komplek Pertokoan Fanindo Blok A 1-2 Tanjunguncang.

Area Kepri timur, Capella Honda dapat ditemui di Jalan Brigjen Katamso Nomor 4-5 Batu 2 Tanjungpinang, Jalan DI Panjaitan Nomor 1 Batu 9 Tanjungpinang, Jalan Jenderal Gatot Subroto Batu 5 Tanjungpinang, Jalan Hang Jebat Nomor 92 Kijang, Jalan Permaisuri RT 001 RW 001 Tanjunguban, Jalan Kartini Setajam RT 01 RW 17 Dabosingkep, Jalan Soekarno Hatta Ranai.

Sementara itu di wilayah Kepri barat dealer Capella Honda dapat ditemui di jalan Ampera Nomor 6-8 Tanjungbalai Karimun, Jalan Ahmad Nomor 8 Sungai Lakam Tanjungbalai Karimun, Jalan Ahmad Yani Baran II Nomor 7-9 Meral Tanjungbalai Karimun, dan Jalan Jenderal Sudirman Nomor 288 Tanjungbatu Kundur. (ska)

Kejari Pelototi Penerimaan Siswa Baru

0
Orangtua siswa antri menunggu saat melakukan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Batam, Rabu (27/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP dan SMA sederajat di Batam juga menarik atensi Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. Beredar kabar marak pungutan liar (pungli) selama proses PPDB berlangsung.

“Kami sedang melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) ke sekolah-sekolah yang diinfokan terindikasi adanya pungli,” kata Kasi Intel Kejari Batam, Robi H. Siregar, Selasa (10/7).

Robi mengatakan, pihaknya sudah banyak menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pungli ini. Terutama dari wali murid yang menjadi korban pungli. Menurut dia, sejumlah sekolah dilaporkan meminta uang kepada orangtua calon siswa agar anaknya bisa masuk ke sekolah terkait.

“Besaran yang dikenakan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 15 juta per kursi. Baik untuk masuk tingkat SMP maupun SMA,” beber Robi.

Meski begitu, Robi mengatakan pihaknya tidak hanya fokus menyelidiki sekolah-sekolah yang dilaporkan masyarakat. Melainkan juga akan mengecek ke sejumlah sekolah SMP dan SMA negeri sederajat yang menyelanggarakan PPDB tahun ini.

“Ini sudah menjadi atensi dari pimpinan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat bekerja sama untuk melapor jika melihat atau bahkan menjadi korban pungli dari sekolah.

“Jadi jika terdapat indikasi adanya pungli itu, dapat melaporkannya ke Kejari Batam maupun melalui media massa,” pungkasnya.

Sedangkan anggota Komisi III DPRD Batam Jefri Simanjuntak meminta masyarakat melaporkan jika ada oknum yang menawarkan jasa titipan masuk ke sekolah negeri. Baik itu oknum dari anggota dewan, LSM, maupun pengurus partai politik.

Sementara untuk sekolah, ia berharap ada sikap tegas dengan tidak menerima titipan maupun rekomendasi dalam bentuk apapun.

“Kalau ada ditemukan, banyak oknum seperti itu mengobral rekomendasi masuk sekolah negeri, seharusnya pihak sekolah tak sembarangan menerima atau menurutinya. Jangan takut kalau memang benar. Ikuti dulu aturan yang ada. Tunggu sampai ada kebijakan dari Wali Kota Batam,” terang Jefri. (eja/une/nji/iza)

Ramai-ramai Pesta Bola di Graha Pena

0
Suasana pesta bola di Graha Pena Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Kepala Seksi Siaran pemberitaan RRI Batam, Yusrianto mengatakan RRI akan menggelar Pesta Bola Rusia 2018 di Graha Pena, Batam. Pada Pesta Bola ini, masyarakat dapat menyaksikan pertandingan tim-tim yang berlaga di babak semifinal hingga final.

“Kami menyelenggarakan mulai tanggal 11,12,14 dan 15 Juli,” ucapnya.

Jadi masih ada kesempatan bagi Anda yang belum empat nonton bareng.

Yusrianto menuturkan RRI sebagai pemegang lisensi, berhak membuka dan menggelar Pesta Bola Rusia 2018 di Batam. Selain Batam, RRI juga menggelar Pesta Bola di 65 daerah lainnya di Indonesia.

(ska)