Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12092

Respon Pertumbuhan Ekonomi, Kembangkan Pariwisata

0
Turis luar negeri berjalan di teras Mall Kepri Mall. Turis dari luar negeri banyak masuk ke Batam. Mereka menikmati ke indahan Kota Batam, belanja, makan SPA. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam merespon baik pertumbuhan ekonomi kepri 4,47 persen triwulan I 2018. Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan pemerintah daerah memastikan terlibat melalui pengembangan sektor pariwisata.

“Capaian ini dipengaruhi berbagai faktor. Salah satunya sektor pariwisata,” kata Rudi, kemarin.

Ia menilai, sektor ini dapat memberikan harapan baru selain sektor industri yang sudah ada. Menurutnya, wisata kini sudah mulai berkembang, dari segi kunjungan wisatawan mancanegara jumlah kunjungan triwulan satu sebanyak 597.106 orang. Penyumbang terbesar singapura 280.898 (naik dibanding periode sama tahun 2017 yang hanya 238.770). Wisman dari Malaysia 70.797 (tahun lalu 61.829), dari Tiongkok 66.208 ( tahun lalu 32.823) dan sisanya dari negara lain.

Sementara sektor industri, walau belakangan ada perusahaan asing yang membuka usaha di Batam, namun hanya dinilai banyak yang baru sekedar membuka perusahaan dan bvelum beroperasi, artinya belum ada kegiatan ekonomi.

“Banyak orang investasi tapi hanya sekedar buat PT nya saja belum beraksi. Kami harap, satu, dua atau tiga tahun ke depan bisa beroperasi,” kata dia.

Karena sektor pariwisata merupaka sektor harapan, ia meminta dukungan dari masyarakat agar turut serta membantu pemerintah. Disamping itu, kini ia menagku tak bosan-bosan terus menyempurnakan pengembangan infrastruktur.

“Apappun kebijakan baik dari kami, kami harapkan dukungannya. Dua tahun ke depan Batam bagian timur sudah harus saya selesaikan. Ini dilakukan guna mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya untuk ekonomi Batam,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Batam Pebrialin mengatakan, jika sektor ini menggeliat akan berdampak baik pada sektor-sektor lain, seperti transportasi dan perdagangan.

“Jadi tak hanya berdampak pada komponen kepariwisataan seperti akomodasi dan kosumsi saja,” ucap dia. (iza)

Pelintas Air Dibangun, Warga Diimbau Pilih Jalur Lain

0

batampos.co.id – Tahapan pembangunan pelintas air di bawah Simpang Kabil akan dimulai bulan Agustus, mendatang. Kelak, pelintasan air tersebut akan bermuara ke Dam Duriangkang.

“Saya sudah ngomong dengan perwakilan KemenPUPR. Agustus depan, (jalan) akan dibongkar,” ucap dia.

Seiring proses pembongkaran jalan kelak, Rudi mengimbau warga bisa mengurangi penggunaan jalan tersebut dan memilih jalur lain. Jika tidak ada kepentingan yang berarti karena lokasi tersebut dipastikan akan lebih padat karena ada pengerjaan proyek, harapan ini juga disampaikan agar pengerjaan dapat berjalan dengan baik.

“Kami tidak tutup jalannya, cuma kami harap kalau tidak perlu sekali lewat jalur itu, bisa lewat jalur lain,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Kantor Wali Kota, Jumat (6/7) siang.

Ia menampik tak membuat jalan pengganti sementara, di samping warga bisa memilih jalur lain seperti di Simpang Jam. “Tetap kami siapkan pembangunannya (jalan pengganti sementara),” imbuhnya.

Ia mengatakan, pembangunan pelintas air ini penting untuk dilakukan karena simpang tersebut selain macet, juga kerap kebanjiran saat hujan. Hal lain yakni, di lokasi tersebut akan dibangun jalan layang kedua di Batam, maka perlu sarana pendukung seperti drainase yang mumpuni dibawahnya.

“Jadi flyover itu nanti akan berdiri di atas lahan yang tak perlu diutak atik lagi. Banjirpun terselesaikan,” paparnya.

Sebelumnya, Rudi mengungkapkan, jalan dari arah Mukakuning ke Batamcenter akan diperlebar lengan jalannya pada 2019 mendatang. Tak hanya itu, pihaknya juga akan memperlebar jalan dengan cara menambah lajur dari yang kini hanya dua lajur menjadi lima lajur.

“Mudah-mudahan cukup anggaran, kami akan kerjakan (pelebaran jalan dan lengan jalan) 2019 nanti. Satu penggal ini dulu (Mukakuning – Batamcenter), soalnya macet,” imbuhnya.

Menurutya, parkiran Kepri Mall akan terdampak pembangunan lengan jalan dari Mukakuning ke Nagoya kelak. Ia memastikan, penarikan lahan ini karean sebagian merupakan tanah milik negara dan harus dipakai untuk kepentingan umum.

“Yang tanah negara, kami akan ambil balik,” pungkasnya. (iza)

Ditpam Tak Berdaya Atasi Tambang Pasir di Tembesi

0
Mesin menyedot pasir dan mobil mengangkut pasir dari galian pasir ilegal di Tembesi, Sagulung, Jumat (8/7). F dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Aktivitas tambang pasar darat di Dam Tembesi semakin parah. Pemerintah dan aparat tampak tidak berdaya untuk mengawasinya.

Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai penjaga aset Dam Tembesi juga tak berdaya menanggulanginya.

“Sebenarnya Ditpam terus beroperasi. Namun penambang pasir ilegal ini selalu bermain kucing-kucingan,” kata Plt Kasubdit Humas BP Batam Muhammad Taofan, Sabtu (7/7).

Ia mengatakan tiap Ditpam beroperasi dan mengamankan alat tambang, maka beberapa hari kemudian penambang akan pindah ke lokasi lainnya untuk menambang lagi.

“Contohnya ketika kita menertibkan lokasi A, maka beberapa hari kemudian muncul lagi lokasi B. Begitu seterusnya mereka main kucing-kucingan dengan kami,” ungkapnya.

Taofan mengungkapkan pihaknya tidak bisa bekerja sendiri dalam mengamankan aset Dam Tembesi.”Makanya kami sudah membahas masalah ini dengan stakolder lain seperti aparat dan Pemerintah Kota,” jelasnya.

Mereka akan membentuk sebuah tim terpadu dalam menertibkan tambang pasir ilegal ini.”Ditpam memiliki wewenang terbatas. Kami hanya mengamankan, tapi yang memproses secara hukum adalah polisi,” jelasnya lagi.

Untuk saat ini, Ditpam akan terus melakukan operasi rutin di sekitar Dam Tembesi.(leo)

Tambah Insentif Untuk Industri Ekspor

0
Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat peti kemas di pelabuhan Macobar Batuampar, Jumat (29/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri memberikan sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan industri berorientasi ekspor di Kepri. Caranya adalah dengan memberikan kemudahan perizinan dan insentif fiskal.

“Pertama adalah dengan melakukan penyesuaian tarif bahan baku dan barang impor atau mesin yang memberi insentif berkembangnya industri manufaktur,” kata Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera, Sabtu (7/7).

Cara kedua adalah dengan menurunkan biaya logistik industri melalui peningkatan kapasitas infrastruktur konektivitas, air dan listrik.

“Khusus untuk Kepri dalam mengembangkan Batam sebagai pusat logistik adalah dengan melakukan percepatan realisasi pengembangan Batuampar, Tanjungsauh dan Hang Nadim,” ucapnya.

Kemudian penguatan sumber daya manusia untuk mendukung penyediaan tenaga kerja dengan skill yang sejalan dengan kebutuhan pengembangan teknologi dan otomasi proses industri.

“Caranya adalah dengan penguatan kerjasama antara dunia industri dengan lembaga pendidikan untuk menyediakan pelatihan di lokasi produksi. Semacam vokasi untuk industri,” jelasnya.

Dan rekomendasi terakhir adalah dengan memperluas pasar ekspor industri nasional. Bisa dilakukan dengan menambah kerjasama perjanjian perdagangan bilateral atau multilateral. Tapi tetap dengan mempertimbangkan kepentingan nasional.

“Pemerintah harus melakukan percepatan proses negosiasi perjanjian kerjasama dengan pasar besar antara lain Indonesia-Europeran Union CEPA, RCEP dan lainnya. Dan pertimbangkan juga untuk melakukan penjajajakn dengan pasar-pasar baru non tradisional,” katanya.

Dengan memberikan insentif kepada industri berorientasi ekspor maka dapat meningkatkan daya saing Batam. Disamping itu, ketika nilai Rupiah melemah terhadap Dollar Amerika, maka tidak akan berpengaruh secara signifikan bagi perekonomian Batam.(leo)

5 Langkah Persiapan Masuk Sekolah

0
Sejumlah guru SD Cendana, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam menyambut anak didiknya dengan menyalami mereka satu persatu. Budaya salam ini diharapkan bisa membentuk kepribadian anak didik agar selalu menghormati orang yang lebih tua. foto: Cecep Mulyana / batampos

Setelah hampir 1 bulan anak-anak berlibur, saatnya anak-anak kembali ke sekolah.

Kebiasaan anak saat liburan seperti kerap tidur lebih larut, jam bermain yang lebih panjang, dan menonton televisi lebih lama pun harus segera diubah kembali. Sebab, anak-anak memerlukan adaptasi kembali pada jam sekolah. Segala kebiasaan saat liburan pun harus dikontrol dengan segudang kegiatan belajar.

Untuk itu, diperlukan peran orang tua agar buah hati tidak kaget dan tetap semangat menjalani sekolah di tahun ajaran baru. Bagaimana caranya?

1. Mulai Membaca Buku Pelajaran

Liburan bisa membuat anak lupa akan pelajaran di sekolah. Untuk mengingatkan anak kembali akan pelajaran disarankan mulai menyelipkan beberapa buku edukasi ke dalam bacaannya disela-sela akhir liburan. Buku edukasi yang menarik dan penuh gambar bisa membantu anak menyimak dengan senang. Orang tua bisa memilih beragam pilihan buku edukasi berdasarkan minat dan kesukaan anak. Buku edukasi dengan gaya tulisan atau gambar bercerita juga bisa menjadi alternatif bacaan diwaktu malam sebelum anak tidur.

2. Tidur Cukup dan Mulai Bangun Pagi

Mengembalikan jam tidur menjadi normal juga penting untuk membiasakan anak-anak menghadapi rutinitas bersekolah. Dengan jumlah jam tidur yang cukup dan membiasakan kembali bangun pagi dan berkegiatan seperti mandi dan sarapan akan membuatnya merasa lebih segar ketika bangun di pagi hari dan memulai harinya saat kembali ke sekolah nanti.

3. Daftar Kegiatan Sekolah

Selain mengingatkan untuk belajar, anak juga akan semangat apabila diingatkan aktivitas yang dapat mereka lakukan di sekolah, terutama yang melibatkan teman-temannya. Bantu mereka untuk
menyusun daftar kegiatan yang bisa dilakukan setelah sekolah mulai.

4. Anak Bertemu Teman-temannya

Selain itu, coba untuk ajak anak bertemu dan bermain dengan teman-teman baiknya di sekolah menjelang akhir liburannya. Sehingga dia akan mengingat betapa serunya rutinitas bersekolah bersama dengan temannya itu dan menanti saat sekolah dimulai dengan gembira.

5. Persiapkan Kebutuhan Sekolah

Perlengkapan sekolah baru juga bisa menjadi hal yang membuat anak Anda semangat bersekolah. Mulai dari seragam, sepatu, tas, alat tulis sampai aksesoris yang lucu dan imut dengan beraneka bentuk. Dengan datang ke mal dan department store mungkin akan memakan waktu lama dan meletihkan, terlebih lagi dengan kondisi harus tetap memperhatikan aktifitas anak.

(ika/JPC)

Sekupang Gesa Program Percepatan Infrastruktur Kelurahan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tahun ini kecamatan Sekupang mendapatkan kucuran dana sebesar 6,6 miliar untuk program percepatan infrastruktur kelurahan (PIK). Dari tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Sekupang enam diantaranya akan mendapatkan bantuan masing-masing Rp 1,1 miliar.

Sekretaris Camat (Sekcam) Sekupang, Delferi menargetkan pembangunan PIK bisa segera dimulai dalam waktu dekat ini. Dana sebesar Rp 6.6 miliar tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan jalan dan drainase yang ada di enam kelurahan tersebut.

“Bulan ini mulai jalan, kemarin kami sudah bahas bersama masing-masing kelurahan,” kata dia, Sabtu (8/7).

Enam kelurahan yang mendapatkan bantuan tersebut yakni Tibanindah, Tibanlama, Tibanbaru, Seiharapan, Tanjungriau dan Patamlestari.

“Kalau Tanjungpinggir tak dapat tahun ini,” sebutnya.

Ia menambahkan dana yang diterima tahun ini lebih besar dari tahun lalu yang hanya Rp 1 miliar per kelurahannya.

Delferi menyebutkan beberapa RT/RW ada yang mengajukan pembangunan gedung serbaguna namun ditolak karena tidak sesuai dengan peraturan wali kota karena tahun ini fokus pada jalan dan drainase.

Ia berharap tahun ini seluruh proyek PIK bisa berjalan dengan baik sesuai dengan aturan dan rencana. Sehingga tahun depan semakin banyak jalan lingkungan yang kondisinya lebih baik dari sekarang ini.

“Kemarin sudah masuk tahap pembuatan rekening. Semoga secepatnya bisa terselenggara,” jelasnya.

Disinggung mengenai jumlah proyek yang dikerjakan tahun ini, Delferi mengaku jumlahnya tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.

“Data riilnya saya lupa, kalau tahun lalu ada 60 pengerjaan di tujuh kelurahan,” tutupnya.(yui)

Hasil PPPDB Tak Sesuai Kuota

0

batampos.co.id – Pengumuman penerimaan peserta didik baru (PPDB) diwarnai aksi protes dari orangtua yang anaknya tidak diterima di sekolah negeri. Berdasarkan data dari Dinas Pendikan Batam total lulusan di masing-masing tingkat pendidikan memang melebihi kuota yang disediakan sekolah negeri.

Seperti yang terjadi di SDN 005 Sekupang, Rahmi warga yang tinggal di Perumahan Masyeba mengatakan anaknya tidak diterima karena kalah bersaing dengan pendaftar lain.

“Cuman kalah hari saja. Anak saya pas 6 tahun 6 bulan. Yang diterima paling bawah 6 tahun 6 bulan 12 hari,” kata dia usai melihat hasil seleksi PPDB, Sabtu (7/7).

Hal lain dikatakan Nurma Sembiring, kekecewaan karena anaknya tidak diterima padahal usia sudah mencukupi. Putranya saat ini berusia 7 tahun 2 bulan, namun tidak diterima.

“Enam tahun aja masuk. Kok anakku tidak,” keluhnya.

Ia mengakui mengaku sewaktu mendaftar tidak memilih jalur zonasi maupun miskin, sebab menurutnya usia anaknya yang telah memenuhi syarat tidak menjadi masalah harusnya.

“Kemarin pikirnya karena sudah pas tujuh pasti lulus, rumah kami di belakang sekolahnya,” ujar Nurma.

Sebelumnya Kepala SDN 005 Sekupang, Sri Ningsih mengatakan siswa yang diterima berdasarkan usia dan jalur yang dipilih. Dari 144 kuota 70 persen untuk mereka yang memilih zonasi dan 30 persen untuk bina lingkugan, miskin, luar zonasi dan prestasi.

“Tidak semua bisa diakomodir karena yang daftar melebihi kuota,” sebutnya.

Berdasarkan pengumuman yang ditempel di papan pengumuman jumlah siswa zonasi yakni 101 anak, bina lingkungan 22, miskin 14, luar zonasi 7 dan prestasi 14 orang. Jumlah ini sesuai dengan kuota yang disediakan sekolah.

Hal berbeda terjadi di SMPN 56 Batam yang berlokasi di Keluarahan Tibanlama. Berdasarkan pengumuman yang ditempel di halaman sekolah, total siswa yang diterima tidak sebanding dengan kuota yang disediakan.

Tahun ini SMPN 56 Batam menerima 144 siswa, sedangkan yang diterima hanya 128 anak terjadi kekurangan kuota 16 calon siswa. Di papan tertulis untuk zonasi 101 anak, miskin 13 orang dan bina lingkungan 14 orang, terjadi selisih 16 orang siswa.

Orangtua calon siswa saat melihat pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 6 Batam, Senin (2/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Ketua Komite SMPN 56 Yusuf mengatakan ada 36 pendaftar asal kelurahan Tibanlama yang tidak diterima, padahal mereka berada satu satu kelurahan.

“Yang tinggal di sini malah tak bisa bersekolah di sekolah mereka, sedangkan mereka yang dari Lubukbaja, Tanjunguma dan Batamkota diterima,” kata dia.

Sebelum dibukanya PPDB, ia berharap seluruh siswa asal Tibanlama bisa diakomodir semua. Tidak mungkin mereka sekolah jauh dari rumah padahal di dekat rumah mereka ada sekolah walaupun gedungnya belum ada.

“Saya minta ada kejelasan nasib 36 pendaftar yang tidak diterima ini. Orangtua mereka sudah kumpulkan bukti pendaftaran mereka. Mungkin besok kami akan ke Dinas Pendidikan,” lanjutnya.

Kelapa SMPN 56 Batam, Mansur mengakui jumlah pendaftar tidak memenuhi kuota yang disediakan. Dari tiga hari pendaftaran dibuka hanya 139 siswa yang daftar sedangkan kuotanya 144 siswa.

“Ini kan online, jadi kami hanya menerima data siswa yang diterima.Itukan sudah di sistem,” jelas Mansur.

Mengenai siswa dari kelurahan lain, ia menyebutkan SMPN 56 Batam mendapatkan lima zonasi dari kelurahan lainnya. Sehingga pendaftar dari kelurahan lain juga bisa memilih SMPN 56 sebagai sekolah pilihan.

“Jadi mereka yang tidak terima di pillihan satu pasti terlempar ke sekolah kami. Makanya tidak semua siswa tertampung,” imbuhnya.

Mengenai jumlah yang tidak sesuai antara kuota dengan siswa yang diterima, menurutnya data yang diterima langsung dari sistem PPDB Dinas Pendidikan Batam.

“Melihat jumlah pendaftar yang lebih sedikit harusnya diterima semua. Namun saya kurang mengerti apakah ini disebabkan nilai mereka atau seperti apa,” terangnya.

Ia menambahkan mengenai siswa Tibanlama yang tidak tertampung, pihaknya akan melaporkan hal ini kepada Disdik Batam. “Kan masih ada kuota 16 lagi. Nanti teknis penerimaan akan kami bahas. Apakah melihat nilai atau gimana dari 36 siswa ini,”tambahnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan menegaskan jumlah anak yang diterima harus sesuai dengan kuota yang disediakan. Pihak sekolah harus transparan mengenai hasil seleksi ini.

Tidak sebandingnya data yang ditampilkan memunculkan dugaan dari orangtua untuk siswa titipan. Terkait hal ini Hendri mengaku belum menerima informasi mengenai itu. “Tidak sampai ke sanalah. Saya cek dulu. Apakah ada kesalahan pengumuman hasil seleksi ini,” lanjutnya.

Ia mengingatkan pihak sekolah tidak menerima bentuk titipan. Seluruh sekolah menjalankan PPDB sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditentukan.

“Jangan sampai dimanfaatkan mereka yang mengaku oknum agar anak bisa diterima,” tutupnya.(yui)

Tabrakan Beruntun, Jalan Jendral Sudirman Macet

0
Dua Dump Truck rusak bagian depan mobil akibat tabrakan beruntun di Jalan Jendral Sudirman arah Bandara, Batamcentre, Minggu (8/7). Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Tetapi macet panjang tidak terkandalikan dan dua Dam Truck jadi korban pecah kaca depan. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Jendral Sudirman arah bandara, Minggu (8/7) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun akses jalan dari Simpang Kepri Mall menuju bandara menjadi macet.

Informasi yang dihimpun Batam Pos, kecelakaan itu terjadi pada pukul 10.00 WIB, melibatkan tiga unit mobil truk besar. Mobil yang diduga iring-iringan itu tiba-tiba berhenti mendadak, sehingga dua mobil di belakangnya menambrak bagian belakang mobil tersebut.

“Tiba-tiba mobil depan berhenti mendadak, saya tak sempat ngerem,” ujar salah seorang supir truk yang enggan menyebutkan namanya.

Hal senada juga disampaikan supir truk lainnya. Menurut dia, sebelum kejadian ada iring-iringan sepeda di lokasi ini. Entah karena ngantuk atau kurang konsentrasi, supir truk yang ada di barisan depan mengambil jalur kanan, sebelum akhirnya berhenti mendadak.

“Ada tiga (truk), paling depan gak parah. Cuma dua truk lain rusak di bagian kaca dan bumper depan,” tutur dia.

Pantauan di lokasi, banyaknya pengendara yang berhenti di lokasi tabrakan menjadi penyebab kemacetan panjang di jalan tersebut. Kemacetan baru dapat diurai satu jam setelah pihak kepolisian berada di lokasi tersebut. (rng)

Bandara Jember akan Direnovasi, Calon Bandara Kediri Dibangun Akhir 2018

0
foto: beritasatu

batampos.co.id – Konektifitas penerbangan di Jawa Timur akan semakin baik. Kemarin (7/7) PT Angkasa Pura II telah mendatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII) dan Pemda Jember. Selain itu, kelengkapan berkas untuk calon Bandara Kediri pun tengah dilengkapi.

Penandatanganan MoU antara AP II dan PTPN XII serta Pemda Jember itu untuk pembangunan, pengembangan dan pengusahaan Bandara Notohadinegoro. MoU ini merupakan langkah awal bagi seluruh pihak dalam bekerjasama guna meningkatkan rute, frekuensi, dan kualitas penerbangan di bandara tersebut.

”Seluruh poin yang disepakati dalam MoU tersebut akan didetailkan lebih lanjut dalam Perjanjian Kerjasama (PKS). Khususnya dalam aspek pengembangan seluruh infrastruktur bandara,” kata President Director AP II Muhammad Awaluddin kemarin.

Rencananya AP II melakukan nilai investasi di Bandara Notohadinegoro sebesar kurang lebih Rp 200 Milyar. Awal menjelaskan jika ada beberapa pembangunan yang dilakukan di bandara tersebut. Pembangunannya antara lain pengembangan landas pacu atau runway dari eksisting 1.645 m x 30m menjadi 2.250 m x 45 m dan pengembangan terminal penumpang. Saat ini terminal penumpang hanya seluas 618 m persegi akan diperbesar menjadi 1800 m persegi. Rencana terminal penumpang akan didesain lebih modern.

”Itu bisa untuk mengakomodir penerbangan Boeing 737 series serta potensi untuk melayani sekitar 300.000 penumpang per tahun,” ucapnya.

Bandara Notohadinegoro Jember dan Bandara Banyuwangi nantinya, menurut Awal akan dioperasikan dengan konsep Multi Airport System. Konsep tersebut akan membuat kedua bandara tersebut dapat saling membackup ketika terjadi sesuatu yang menyebabkan salah satu bandara tutup. Bandara Banyuwangi sendiri mengusung konsep Tourism Airport. Sedangkan Bandara Notohadinegoro Jember nantinya akan digunakan untuk penerbangan Haji dan Umroh.

Jawa Timur juga akan memiliki bandara baru. Bandara baru tersebut akan dibangun di Kediri. Kabag Humas Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Sigit Widodo mengatakan jika rencana pembangunan bandara Kediri akan diprakarsai PT Gudang Garam.

”Saat ini sedang diminta untuk mekengkapi tujuh aspek,” katanya.

Tujuh aspek tersbeut antara lain kelayakan pengembangan wilayah, kelayakan ekonomi finansial, dan kelayakan teknis pembangunan. Selain itu juga mengenai kelayakan operasiinal, angkutan udara, lingkungan, dan sosial.

Sigit mengatakan jika progress saat ini dirjen perhubungan udara sudah menyetujuai ijin prinsip lokasi pembangunan bandara. Bahkan telah ada rekomendaai KSAU terkait penggunaan ruang udara.

”Harapan pembangunan dpt dimulai akhir 2018,” bebernya. (lyn)

Besok Donor Darah Batam Pos

0

batampos.co.id – Semarak menyambut HUT ke 20 Batam Pos tahun ini diawali dengan kegiatan donor darah, yang akan digelar esok hari, Senin (9/7) di lobi Gedung Graha Pena, Batamcenter.

Direktur Batam Pos Guntur Marchista Sunan mengatakan, untuk pelaksanaan donor darah ini sudah menjadi agenda rutin dalam rangkaian perayaan HUT Batam Pos. “Ini sudah pelaksanaan yang kesekian kalinya, yang tentunya sudah matang dipersiapkan,” ujar Guntur.

Kegiatan yang bekerjasama dengan PMI Kota Batam ini, juga melibatkan pihak-pihak instansi untuk menjadi pendonor. Seperti pihak Polda Kepri, Lanal, Marinir, termasuk dari pihak Satpol PP, sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut berpartisipasi.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Ayo bersama-sama hidup sehat dengan ikut menjadi pendonor darah bersama Batam Pos,” ajaknya.

Donor darah Batam Pos akan dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB dengan menyediakan enam bed yang dipimpin dua dokter datiga tim medis.

“Target, bisa terkumpul 150 kantong darah bahkan lebih,” pungkasnya. (nji)