Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12108

Baru Dinormalisasi, Drainase Kembali Tersumbat

0
Petugas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam mengeruk tanah dan sampah yang membuat dangkal di drainase. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah berupaya keras untuk menormalisasi sejumlah drainase induk di Batuaji dan Sagulung sebagai upaya untuk mengatasi banjir. Namun upaya tersebut belum maksimal sebab normalisasi baru sebatas mengeruk drainase lama yang tersumbat sampah dan tanah.

Pengerukan yang tidak dibarengi dengan semenisasi ini tentu tak bertahan lama. Tanah, sampah dan material lain dari sekitar kembali masuk dan menyumbat saluran drainase tersebut. Tumbuhan liar eceng gondok dan semak belukar kembali memperburuk kondisi drainase.

Seperti yang terlihat di drainase utama belakang Sentosa Perdana (SP) Plaza mall hingga ke perumahan Suka Maju, Tembesi. Drainase induk yang lebarnya mencapai enam meter kini sudah kembali dengkal dan sempit. Pantauan di lapangan, drainase tersebut juga mulai ditembuhi semak belukar dan eceng gondok. Aliran air tak berjalan lancar. Padahal drainase itu merupakan drainase induk terusan dari drainase perumahan dari kawasan SP Plaza dan MKGR, Batuaji.

“Baru dikeruk awal tahun lalu, tapi karena tidak disemen jadi kembali tersumbat seperti ini,” kata Sumarno, warga Suka Maju, Minggu (27/5).

Kondisi yang sama juga terlihat di drainase utama di simpang Kaveling Baru. Drainase yang sudah dilebarin dengan bangunan jembatan juga kembali bermasalah. Sampah dan tumbuhan liar kembali mendangkalkan drinase. Aliran air dari sekitar Aviari tersendat di drainase tersebut.

Begitu juga drainase lainnya seperti di depan perumahan Sierra Bukit Tempayang, Pasar Melayu dan dekat perumahan Kodim juga kembali tersumbat serupa. Jika kondisi tersebut tak segera diatas tentu akan kembali seperti semula. Drainase yang sudah dinormalisasi itu kembali tak berfungsi normal. Jika itu terjadi maka pemukiman warga akan kembali terendam banjir. (eja)

Mengurus Dokumen di Disdukcapil, Warga Diminta Daftar Online

0
Warga memadati kantor Catatan Sipil, Kota Batam.
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Banyaknya antrian untuk mendapatkan pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batam membuat warga mengantri hingga ke luar ruang pelayanan.

Kepala Disdukcapil Batam, Said Khaidar mengatakan hampir semua layanan penuh di Disdukcapil. Mulai dari pengurusan surat pindah hingga pengurusan akta lahir yang pemohonnya sampai duduk di teras luar ruang pelayanan.

Untuk itu, ia mengimbau warga untuk bisa mendaftar melalui website resmi Disdukcapilbisa.batam.go.id, guna mendapatkan pelayanan pengurusan dokumen kependudukan.

Ia mengakui saat ini pemohon yang menggunakan pendaftaran online ini memang sangat sedikit bila dibandingkan mendaftar manual. “Alasannya beragam, ada yang tidak percaya kalau belum menyerahkan berkasnya langsung. Padahal semua sama diproses,” terang mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Batam ini.

Seluruh pelayanan yang ada sekarang sudah bisa dinikmati melalui telepon pintar saja tanpa harus datang ke Disdukcapil. Ia menjelaskan untuk online warga cukup meyiapkan persyaratan seperti biasa tergantung dokumen yang akan diurus.

“Tinggal foto dan unggah di situs kami. Nanti operator akan langsung mengerjakan,” ujarnya.

Untuk penyelesaian pengajuan sama dengan yang mendafar manual yakni lima hari. Untuk memaksimalkan pendaftaran online ini, pihaknya sudah menginformasikan kepada camat dan lurah.

“Mungkin besok akan kami siapkan pengumuman di masing-masing kecamatan, lurah maupun tempat umum. Agar masyarakat bisa mengetahui pendaftaran online tanpa harus datang ke kantor,” terang Said.

Ia berharap pengurusan online ini bisa membuat lebih efisien, efektif dan memudahkan pemohon. Saat ini sudah semua orang menggunakan telepon pintar. “Ini guna menghadirkan sistem yang lebih baik juga. Masih banyak inovasi yang dibutuhkan agar kepuasan warga terhadap pelayanan kami baik,” tutupnya.

Sementara itu, pada website disdukcapilbisa.batam.go.id menampilkan berbagai pelayanan yang dibutuhkan warga seperti pengurusan e-KTP, KK, akta lahir, KIA, serta surat pindah.(yui)

Lemot, Server Data Imigrasi Diganti Bertahap

0
Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Kota Batam, Lucky Agung Bintarto
foto: Cecep Mulyana

batampos.co.id – Imigrasi Kelas 1 A Khusus Batam mengecek persiapan arus mudik di Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter, kemarin. Pihaknya menganti beberapa server dan penambahan perangkat di 4 konter Imigrasi baru.

Kepala Imigrasi Kelas 1 A Khusus Batam, Lucky Agung Binarto mengatakan persiapan dimulai dengan membackup server yang sudah ada di konter-konter Imigrasi. Hal itu dilakukan agar proses pemasukan data nantinya tidak lambat.

“Kami lakukan proses back up server agar tidak lemot dan penambahan perangkat,” ujar Lucky.

Lambatnya server karena jumlah penumpang yang membludak. Ditambah dengan umur server yang memang sudah cukup tua.

“Lemot karena overload dengan piranti yang old (tua),” terangnya.

Meski begitu, pergantian server akan terus dilakukan secara bertahap. Agar mempermudah backup dan memasukan data penumpang yang datang maupun pergi meninggalkan Batam.

“Server lama akan diganti, namun pergantian tentunya bertahap. Sebab ganti server nggak kayak ganti baju, bertahap untuk memudahkan datanya,” jelas Lucky.

Dikatakannya, pengecekan juga untuk memantau arus mudik tenaga kerja indonesia (TKI) di Malaysia dan Singapura.

“Tak hanya warga biasa, namun juga TKI,” pungkas Lucky. (she)

Citilink Batalkan Extraflight

0
Bandara Hang Nadim Batam. foto:yusuf hidayat/batampos

batampos.co.id – Maskapai Citilink membatalkan rencana penambahan extraflight tanggal 11 -24 Juni di Bandara Hang Nadim Batam.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan sebelumnya Citilink mengajukan penambahan extraflight untuk dua tujuan, yakni Batam-Palembang, Batam-Padang. Namun, kemarin, Citilink kembali mengirim surat pembatalan untuk penambahan extraflight di dua tujuan tesebut.

“Citilink batalkan penambahan extraflight, artinya tak ada penambahan penerbangan citilink pada saat lebaran nanti. Surat pembatalan sudah kami terima,” kata Suwarso kepada Batam Pos, Sabtu (26/5).

Begitu menerima surat pembatalan, Suwarso langsung menghubungi General Manager Citilink yang ada di Bandara Hang Nadim Batam. Menurutnya, Citilink membatalkan extraflight karena alasan operasional.

“Alasan operasional makanya extraflight dibatalkan. Namun tak dijelaskan secara rinci operasional seperti apa,” jelas Suwarso lagi.

Dikatakan Suwarso, pembatalan extraflight oleh citilink tak mempengaruhi arus mudik di Bandara Hang Nadim Batam. Sebab, citilink masih menyediakan penerbangan reguler seperti biasa untuk kedua tujuan tersebut (Batam-Palembang, Batam-Padang).

“Tak ada masalah, karena masih ada penerbangan reguler. Untuk arus mudik sebenarnya belum bisa kami pastikan, karena belum memasuki H-,” tegas Suwarso.

Disinggung apakah masih bisa citilink kembali mengajukan extraflight, menurut Suwarso masih bisa. Asal, citilink kembali membuat laporan dan dapat izin dari Kementrian Perhubungan.

“Kalau diajukan masih bisa, tapi kan ada syaratnya dan izin dari Kementrian. Batas waktu tidak ada, ya biasanya masih bisa diajukan H-3 lebaran,” ungkap Suwarso.

Disisi lain, Suwarso menegaskan dua maskapai yakni lion air dan sriwijaya tetap mengajukan penambahan extraflight. Namun pengajuakn itu masih menunggu persetujuan dari Kementrian.

“Yang lain belum ada membatalkan,” imbuh Suwarso.

Sementara, Manager Citilink Area Batam Hendra Js tak menapik adanya pembatalan pengajuan extraflight di Bandara Hang Nadim Batam. Alasan pembatalan karena extrafligt dialihkan ke Bandara Halim, Jakarta.

“Sementara kami batalkan, dan rute kami alihkan ke Halim untuk berbagai tujuan,” terang Hendra kepada Batampos yang dihubungi terpisah, kemarin.

Menurutnya, pengalihan rute extrafliht ke Bandara Halim dari sisi bisnis lebih menguntungkan dibanding Bandara Hang Nadim Batam. Tak hanya dari segi harga tiket, namun juga jumlah penumpang.

“Halim dari sisi bisnis lebih menguntungkan, makanya untuk sementara rencana extraflight di Hang Nadim Batam kami alihkan,” tegasnya.

Disisi lain, Hendra tak menapik jika nantinya ada kelebihan unit maskapai, maka pihaknya akan kembali mengajukan extraflight di Bandara Hang Nadim Batam.

“Kalau ada sisa rotasi mungkin bisa jadi diajukan lagi. Namun itu belum pasti,” pungkas Hendra. (she)

PTSP BP Masuk 10 Besar PTSP Terbaik

0
Sejumlah warga sedang melakukan pengurusan dokumen perizinan di di Mall Pelayanan Publik BP Batam yang sudah mulai beroprasi, Selasa (5/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – PTSP Badan Pengusahaa (BP) Batam masuk dalam 10 besar sebagai instansi penyelenggara pelayanan publik setingkat kabupaten/kota terbaik di Indonesia.

“Sebelumnya BKPM telah mensurvey dan kualifikasi terhadap 565 instansi penyelenggara pelayanan di seluruh Indonesia,” kata Direktur PTSP BP Batam Ady Soegiharto, Sabtu (26/5).

Survey ini telah melewati berbagai rangkaian tahapan self assestment dan survey indek kepuasan (IKM), pengumpulan data, survey lapangan, verifikasi dan validasi.”Dari hasil tersebut, PTSP BP masuk sebagai salah satu pihak yang diundang BKPM untuk melakukan presentasi,” ungkapnya.

Penilaian yang dilakukan meliputi sejumlah aspek antara lain aspek Materi sebanyak 60 persen, aspek kemampuan interaktif sebanyak 20 persen dan penguasaan materi paparan sebanyak 20 persen.

Selain itu juga dipaparkan keunggulan dari aspek kelembagaan baik dari aspek sumber daya manusia, aspek sarana dan prasarana serta langkah startegis yang akan dilakukan daalam peningkatan penyelenggaraan PTSP.

Berdasarakan hasil penilaian atas pemaparan dan presentasi pelaksanaan [elayanan PTSP di bidang penanaman modal tersebut, Badan Pengusahaan Batam berharap terpilih masuk dalam 5 (lima) besar nominee instansi penyelenggara PTSP-PM Kota/KEK/KPBPB terbaik Tahun 2018.(leo)

Ada Kemudahan Memiliki Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

0
Pekerja menggesa pembangunan perumahan di Tanjunguncang, Batuaji. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Para pengembang yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Batam berjanji akan memberikan kemudahan bagi sektor masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam memiliki rumah.

“Program pemerintah saat ini rumah subsidi bisa dimiliki dengan harga Rp 136 juta per unit. Dan rumah tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan Rp 4 juta kebawah,” ujar Ketua DPD REI Batam Achyar Arfan saat acara bakti sosial bagi-bagi sembako kepada para petugas kebersihan Batam di Lapangan Engku Putri Batamcentre, Sabtu (26/5).

Ia mengatakan para petugas kebersihan masuk dalam kategori ini dan masih memiliki kesempatan untuk memiliki rumah.

“Cicilannya sekitar Rp 1 juta per bulan dan jatuh tempo selama 16 tahun. Tentu mereka bisa, apalagi uang mukanya murah hanya 5 persen,” ungkapnya.

Namun satu hal yang perlu dilakukan adalah membuat kalangan petugas kebersihan ini menjadi bankable atau bisa diterima bank.

“Jadi perlu sosialisasi bagaimana nanti ketika berurusan dengan bank ketika akan transaksi properti,” paparnya.

Pihaknya kata Achyar akan coba bermediasi dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mencarikan lahan yang tepat untuk pembangunan rumah murah. Mengingat banyak anggota REI yang juga membangun rumah murah.

“Lahan kavling siap bangun banyak tak termanfaatkan atau disalahgunakan. Itu yang dicoba nanti,” ucapnya.

Sedangkan Pemko Batam yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Gintoyono mengatakan pihaknya siap menjadi penjamin bagi para petugas kebersihan ini.Karena Pemko yang mempekerjakannya.

“Kami siap. Tapi harus mediasi dulu dengan BP Batam soal lahan,”ucapnya.

Salah satu petugas kebersihan Sudono memaparkan banyak dari para petugas kebersihan ini tinggal di rumah liar yang tak layak. Namun mereka sebenarnya menginginkan agar bisa pindah ke rumah yang lebih layak dan legal walau harus membayar cicilan.

“Kami sudah lama tinggal di ruli pak. Pingin punya rumah walau subsidi. Makanya tolong bantuannya,” ungkapnya.

Ia menyarankan agar pemerintah daerah mensurvey lahan-lahan KSB yang tak termanfaatkan atau disalahgunakan.

“Lahan KSB bisa dilihat pak. Daripada tak dimanfaatkan bisa saja dikasih ke kami. Atau ke pengembang untuk dibuatkan rumah,” harapnya.

Dalam acara ini juga, REI Batam membagikan 293 sembako kepada 293 petugas kebersihan. Sisanya masih ada banyak lagi dan akan dibagikan secara keliling kepada mereka yang membutuhkan.(leo)

Pencuri Kotak Amal Diamuk Warga

0

batampos.co.id – Aksi pencurian kotak amal di masjid kembali terjadi di Sagulung, Sabtu, (26/5) lalu sekitar pukul 00.20 WIB. Adalah Dwi R alias IY, 36, yang nekat mencuri kotak amal di Masjid Babussalam, Kaveling Seilekop. Beruntung, aksi pelaku diketahui warga setempat dan menjadi bulan-bulanan warga.

Menurut Agus warga setempat, kejadian tersebut bermula saat masjid dalam kondisi sepi. “Kotak amal masjid itu dicongkel,” ujar Agus.

Namun ternyata, krasak-krusuk pria bertubuh kurus terdengar oleh penjaga masjid yang tengah mengisi bak tempat berwudhu. Karena curiga, lantas penjaga itu melongok dan melihat Dwi yang tengah mencongkel kotak amal yang bertulis Infak Pembangunan Mesjid Babussalam tersebut.

“Kotak amalnya terkunci rapat, pelaku tak sadar kalau suara benturan-benturan kotak dan gesekan kaki kotak amal ke lantai terdengar kuat,” katanya.

Teriakan maling dari penjaga itu membangunkan warga sekitar. Dwi yang kaget lantas kabur. Namun sayangnya, warga setempat cukup banyak, ia akhirnya dikejar dan dikepung warga.

Warga yang kesal pun memukul pelaku. Kepalanya benjol, hidungnya berdarah. “Mendapat informasi itu, anggota kita langsung ke lokasi,” kata Kapolsek Sagulung, AKP Yuda Surya saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengambil keterangan saksi-saksi. Sementara, pelaku pun sudah diamankan di Polsek Sagulung. Dwi dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat). (une)

Bampemperda Ingatkan Pemko Selesaikan Ranperda Harmonisasi

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam diminta segera memasukan program legislatif daerah 2018 yang akan diharmonisasikan di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bampemperda) DPRD Batam. Ketua Bampemperda DPRD Batam, Sukaryo menyebutkan, ada lima lima rancangan peraturan daerah (ranperda) di prioritas semester satu 2018 yang belum dibahas.

“Kita sudah minta beberapa kali. Bahkan ini sudah masuk akhir Mei. Sementara kelima ranperda ini seharusnya selesai di semester satu 2018. Makanya sebagai ketua Bampemperda DPRD Batam, saya meminta komitmen pemko,” kata Sukaryo, kemarin.

Pembahasan ranperda yang diharmonisasi, kata Sukaryo, sejatinya tidak akan memakan lama. Sebab sesuai tahapan, lanjut Sukaryo, setelah adanya tahapan pembicaraan, pemko menyurati DPRD dan sekaligus menjadwalkan harmonisasi di paripurna.

“Jadi tidak ada sama dengan pembahasan ranperda, yang perlu dibentuk pansus dan dibahas dalam waktu 90 hari. Kalau harmonisasi cukup dibahas Bampemperda dan pemko, dengan catatan bahannya sudah diberikan pemko,” sebut politisi PKS itu.

Adapun kelima ranperda harmonisasi ini ialah perubahan perda Nomor 4 Tahun 2010 tentang sistem penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah, perubahan perda atas perda Nomor 6 Tahun 2014 tentang pembentukan produk hukum daerah, penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan daerah, perubahan atas perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang retribusi jasa umum, usaha dan retribusi tertentu serta perubahan perda Nomor 12 Tahun 2001 tentang pemberian izin usaha perdagangan.

“Kalau pemko komitmen, hadir dalam pembahasan serta didukung data yang memadai, Insallah cepat (menyelesaikan). Karena sifatnya penyesuaian dengan aturan yang ada di atasnya,” jelas Sukaryo. (rng)

Target Zakat Sekitar Rp 40 Juta

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Batam bersama badan amil zakat akan mengoptimalkan pelayanan zakat di tempat-tempat umum, musala hingga masjid mulai pekan depan.

“Sebenarnya untuk masjid dan musala sudah mulai ada yang zakat di hari pertama puasa, namun di tempat umum yang ramai dikunjungi masyarakat baru minggu depan mulai beroprasi,” kata Kepala Kemenag Batam, Erizal Abdullah, Sabtu (26/5).

Ia menyebutkan untuk target tahun ini pihaknya masih akan membahas bersama badan amil zakat, pengurus musala hingga masjid, Senin (28/5). Namun menurutnya target tidak akan jauh dari tahun lalu.

“Tahun lalu target sampai Rp 40 juta namun tidak tercapai,” sebutnya.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, tidak tercapainya target tersebut dipengaruhi keadaan ekonomi dan berkurangnya jumlah partisipasi zakat.

“Ini berdasarkan laporan mereka yang bertugas mengumpulkan zakat,” jelasnya.

Untuk mendapatkan pencapaian yang maksimal, lembaga zakat di Batam telah menyebar anggota mereka untuk mengumpulkan zakat di tempat umum seperti pusat perbelanjaan, bandara, pelabuhan, rumah sakit, hingga tempat- tempat keramaian lainnya.

“Ini guna mempermudah mereka yang tidak memiliki waktu datang ke masjid, jadi badan amil zakat membuka tempat pembayaran zakat di tempat tersebut,” terangnya.

Erizal menambahkan keutamaan zakat ini bisa membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan yang ada di Batam. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini terdapat lebih kurang 39 ribu warga miskin.

“Inilah yang akan kita bantu, biasanya lembaga zakat sudah memiliki data kemana akan disalurkan,” imbuhnya.

Untuk zakat fitrah sendiri, masing- masing perorangan bisa membayar 2,5 kilogram dari apa yang mereka konsumsi.

“Berzakatlah sesuai apa yang kita makan, kalau bisa lebih tentu akan banyak pahala yang akan kita dapatkan,” imbaunya.

Seluruh zakat yang terkumpul akan diumumkan pada saat salat Idul Fitri dilaksanakan. “Nanti kita akan umumkan di depan pak wali,” tutupnya.(yui)

Firrina Sinatrya Sering Dinasehati Mertua

0

KABAR bahagia datang dari supermodel Indonesia, Firrina Sinatrya. Suami dari penyanyi Petra Sihombing ini tengah mengandung anak pertama. Kehamilannya itu pun disambut sukacita keluarga besarnya, termasuk keluarga sang suami. Tak jarang, ia pun kini sering mendapat nasehat dari mertuanya tentang kehamilan tersebut.

“Ini cucu pertama dari keluarga aku dan keluarga Petra juga. Jadi pada semangat semua,” ungkap Firrina Sinatrya saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat kemarin.

Tak terkecuali ibu tiri Petra Sihombing, aktris senior Feby Febiola yang ikut senang akan menjadi nenek. “Senang semua kok,” ungkapnya.

Bahkan, kata Firrina, mertuanya itu jadi lebih protektif dan perhatian pada kehamilannya. “Mereka jadi lebih banyak kasih nasihat. Ini itu. Jangan sering sering begitu nggak bagus. Apalagi ibu-ibu lebih tau, udah lebih ngalamin,” jelasnya.

Usia kandungan Firrina kini sudah memasuki bulan kedua. Dia mengaku masih merasakan mual-mual dan gampang mengantuk. “Terus kalau lihat makanan yang tadinya aku suka jadi enggak mau lagi, nyium bau tertentu juga nggak suka,” tutupnya.

Firrina Sinatrya resmi dinikahi Petra Sihombing di GPIB Immanuel Gambir, Jakarta Pusat, pada 23 Maret lalu. (mg7/jpg)