Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12134

Jambret Resahkan Masyarakat

0
Ucok Lasdin. F. Wijaya Satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Aksi penjambretan kembali terjadi dan membuat resah warga di Tanjungpinang. Kejahatan tersebut terjadi di parkiran salah satu mini market di jalan Raja Haji Fisabilillah Batu 8, Senin (2/7) lalu.

Diketahui ciri-ciri pelaku bertubuh gemuk dan mengenakan jaket warna biru. Pelaku merampas satu buah dompet perempuan yang berisi satu unit ponsel, sejumlah uang tunai, perhiasan, dan surat-surat berharga lainnya. Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi menegaskan, saat ini pihaknya sedang memburu pelaku. “Ciri-ciri pelaku sudah diketahui, polisi sedang memburunya,” kata Ucok, Rabu (4/7).

Kapolres juga meminta kepada seluruh masyarakat, agar segera melaporkan aksi kejahatan yang terjadi di lingkungannya kepada pihak berwajib. Menurutnya, begitu masyarakat atau korban kejahatan menginformasikan dan melaporkan, kepolisian akan cepat meresponnya.“Semoga dalam waktu dekat pelaku dapat ditangkap,” kata Kapolres.

Sementara itu, Kanit Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Yustinus Halawa mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban yang mengalami kerugian senilai Rp 9 juta. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Kami akan mengusut tuntas kasus yang sangat meresahkan ini,” katanya. (odi)

Tiap Pekan Kapal Pesiar Singgah di Bintan

0

batampos.co.id – Pemkab Bintan menjalin kerja sama dengan pihak Bintan Resort Cakrawala (BRC) dalam menyambut kedatangan perdana kapal pesiar Genting Dream Cruise ke kawasan perairan Bandar Bentan Telani (BBT), Lagoi, Kabupaten Bintan, Jumat (7/7) besok.

Hal tersebut diketahui seusai Bupati Bintan Apri Sujadi memimpin rapat koordinasi terkait persiapan penyambutan kedatangan perdana kapal pesiar Genting Dream Cruise bersama Management Genting Dream Cruise dan Bintan Resort Cakrawala (BRC) di Bintan Expo, Rabu (4/7) pagi.

“Iya, hari ini kami rapat koordinasi terkait persiapan penyambutan Kapal Pesiar Genting Dream Cruise yang membawa banyak turis asing,” ujarnya.

Menurut Apri, melalui kapal pesiar tersebut, Bintan akan kedatangan 4.000 hingga 5.000 wisatawan asing setiap pekannya. Rencananya, sambung Apri untuk tahap awal kesepakatan akan berlangsung selama 52 kali atau sekitar 1 tahun lebih. Apri juga menjelaskan untuk mendatangkan kapal pesiar ini ke Kabupaten Bintan berawal dari setahun yang lalu. Saat itu, management Genting Dream Cruise meninjau ke beberapa lokasi wisata yang ada di Kabupaten Bintan.

Kemudian pembahasan terus berlanjut dan puncaknya Februari 2018, Pemkab Bintan menjalin kerja sama dengan Management Genting Dream Cruise.
“Ide awal kita hanya memastikan jika Genting Dream Cruise berkunjung secara reguler, maka postur kunjungan wisman ke Bintan akan meningkat. Jadi skemanya kapal berangkat melalui negara Singapura lalu singgah ke Bintan,” ujarnya.

Dengan kerja sama ini maka Kabupaten Bintan akan menjadi destinasi baru bagi kapal Genting Dream Cruise dimana sebelumnya kapal tersebut biasanya melayari Port Klang dan Melaka, Malaysia.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Bintan, Luki Zaiman Prawira menuturkan, kapasitas angkut kapal Genting Dream Cruise itu sangat besar. Jumlah kunjungan per bulannya juga banyak. Jadi, otomatis wilayah Kabupaten Bintan akan mendapat suntikan wisman sangat besar. Kedatangan kapal pesiar berpostur gigantik yang memiliki panjang 335,33 meter atau setara 1.100 kaki 2 inch dipastikan akan membuat persentase kunjungan wisman ke Bintan melonjak tajam.

Diketahui sebelumnya sepanjang Januari sampai Mei 2018, persentase kenaikan kunjungan wisman di Bintan mengalami kenaikan hingga 26 persen. Imbasnya, rapor kunjungan wisman di Kepri naik berkisar 13,69 persen dari bulan sebelumnya.
“Kita sangat bersyukur, kerja sama ini menjadi terobosan baru untuk mengangkat dunia pariwisata kita,” bebernya. (met)

PT Timah Salurkan CSR Rp 1 M

0
GM PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepri dan Riau I Gede Adiputra ketika menyerahkan secara simbolis bantuan CSR di gedung serbaguna PT Timah Kundur. F. Dokumentasi PT Timah untuk batampos.co.id

batampos.co.id – PT (Persero) Timah Tbk Wilayah Operasi Kepri dan Riau menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp 1,025 miliar kepada tujuh penerima bantuan. Penyerahan dana CSR tersebut dilaksanakan Rabu kemarin (4/7) bertempat di gedung pertemuan PT Timah Prayun Kundur. Penyerahan langsung oleh GM Wilayah Operasi Kepri dan Riau I Gede Adiputra didampingi Kadiv PKBL dan CSR PT Timah Tbk Ali Samsuri dan Ka Metalurgi Wiyono.

”Program kemitraan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, sebagaimana yang telah diamanatkan melalui peraturan Menteri BUMN,” kata Kepala Divisi CSR Ali Samsuri.

Penyaluran program kemitraan triwulan ke-2 ini, disalurkan ke seluruh wilayah operasional meliputi Bangka, Belitung, Karimun, Kundur dan Meranti dengan total sebesar Rp 8,5 miliar. Penyaluran tersebut dibagi menjadi delapan sektor yakni perdagangan, industri, jasa, perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan dan koperasi, untuk total 198 mitra binaan yang bisa terealisasi, dari 243 berkas pengajuan.

”Sebanyak 33 pelaku UMKM (usaha mikro kecil dan mene­ng­ah, red) di kedua wilayah ini ak­a­n menandatangani akad pi­n­jaman dengan total dana ya­ng dikucurkan sebesar Rp 1,404 miliar. Terdiri dari 23 mi­t­ra binaan di Kabupaten Karim­un sebesar Rp 834 juta dan 10 mitra binaan di Kabupaten Me­ranti Rp 570 juta. Kami ber­ha­rap dengan program ini pelaku UMKM khususnya di Kabupa­ten Karimun dapat terbantu dan semakin berkembang,” tuturnya.

Masih kata Ali , untuk pengembalian bantuan, mitra PT Timah diberi batas waktu selama dua tahun. Tahap pertama akan dimulai setelah bulan ketiga berjalan. Mitra usaha diberikan waktu cukup lama untuk mengumpulkan dana dari usaha yang sudah berjalan. ”Mitra kita akan ada biaya bunga sebesar 3 persen. Nantinya akan diperuntukan kepada mitra usaha sendiri dalam bentuk pelatihan, pameran maupun hal lain terkait promosi untuk menunjang usaha mereka,” ungkapnya.

Kabid UMKM Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun Nadra mengucapkan terima kasih atas penyaluran CSR oleh PT Timah.(tri)

Buaya Semakin Banyak, Pemkab Belum Lakukan Tindakan

0
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi yang diduga korban diserang buaya, Sabtu (12/5). F. Wijaya Satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Populasi buaya di sejumlah perairan di Kabupaten Lingga semakin mengkhawatirkan. Ini dikarenakan jumlah mereka semakin banyak mengancam keamanan warga.

“Saat ini Pemkab Lingga dan Konservasi Sumber Daya Alam bersama pihak ketiga yakni perusahaan pengelola dan penanganan buaya PT PJK belum melakukan MoU,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lingga, Abdul Gani Atan Leman, Rabu (4/7) pagi.

Sementara itu, masyarakat khususnya yang di wilayah sungai Desa Kerandin, Sungai Desa Sungaipinang, Desa Mepar, dan sungai Desa Panggak, harus tetap waspada bahaya semakin tingginya populasi buaya. Keselamatan warga terancam. Sebelumnya telah terjadi sejumlah peristiwa nahas yang mengakibatkan korban jiwa, dimangsa buaya.

Menurut Gani, buaya yang semakin banyak jumlahnya ini, tentunya akan kekurangan makanan. Kondisi ini sangat mengancam keselamatan masyarakat sekitar sungai atau yang sering melakukan aktivitas di sungai tersebut.

Menurut hasil survei dan data yang dimiliki KSDA belum lama ini, buaya tersebut banyak hidup di kawasan sungai Desa Kerandin dan Sungai Desa Sungaipinang. Buaya juga tampak di sungai Desa Mepar dan sungai Desa Panggak sebagai tempat lalu lalang buaya mencari makan.

Dari hasil survei tersebut, KSDA memastikan pihak ketiga yakni PT PJK dapat menangkap buaya sebanyak 200 hingga 300 ekor. Hal ini dilihat dari jumlah pertumbuhan buaya yang sangat banyak. Jumlah penangkapan tersebut juga berdasarkan besar kecil ukuran buaya. “Semoga saja Pemkab Lingga secepatnya melakukan penandatanganan MoU dengan KSDA dan pihak ketiga mengatasi masalah ini,” kata Gani. (wsa)

Lis Ucapkan Selamat Lewat Surat

0

batampos.co.id – Tim Pemenangan Lis-Maya, akhirnya angkat bicara usai pleno rekapitulasi perolehan suara, Rabu (4/7) kemarin. Pernyataan sikap resmi yang dibacakan wakil ketua tim pemenangan, Ronda Andaka usai pleno menjadi pernyataan pertama pasangan Lis-Maya usai diketahuinya jumlah perolehan suara pada Pilkada kemarin.

Dalam surat pernyataan resmi yang dibacakan Ronda Andaka kemarin, Lis Darmansyah dan Maya Suryanti menyampaikan permohonan maafnya karena tidak dapat hadir pada pleno kemarin. “Berhubung saya harus bersama putri saya untuk mendampingi dan mengurus putri saya yang melanjutkan perguruan tinggi di luar kota,” sebut Andaka membacakan isi surat tersebut.

Selanjutnya, Lis menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Tanjungpinang dan juga penyelenggara pesta demokrasi, termasuk Panwaslu Tanjungpinang, yang telah mewujudkan pemilu yang tertib, aman, dan nyaman buat seluruh lapisan masyarakat.

Dilanjutkannya, pilkada bukan merupakan ajang pertandingan dan persaingan untuk kepentingan politik. Melainkan ajang silahturahmi, diskusi program antara masyarakat, dan calon pemimpin. Sehingga hasil yang didapatkan saat ini, merupakan hasil terbaik dari ikhtiar bersama masyarakat Tanjungpinang.

“Saya juga memohon maaf apabila ada tutur kata ataupun perbuatan yang tak berkenan selama saya menjalankan pemerintahan,” ujar Andaka mewakili Lis.

Dalam pernyataan resmi tersebut, kubu Lis-Maya juga tak lupa lantas menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Syahrul-Rahma yang memperoleh suara terbanyak. “Syabas, tahniah, dan selamat kepada Syahrul dan Rahma sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih,” pungkasnya. (aya)

Tiga Pasar di Letung Direvitalisasi

0

batampos.co.id – Tiga pasar tradisional di Letung Kecamatan Jemaja direvitalisasi sekaligus. Diantaranya pasar ikan, pasar sayur dan pasar pagi Letung yang mayoritas merupakan pedagang kelontong. Ketiganya tersebut direvitalisasi dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018.

Revitalisasi pasar ikan dianggarkan sebesar Rp 800 juta, pasar pagi Rp 600 juta dan pasar sayur sekitar Rp 2,3 miliar. Karena revitalisasi dilaksanakan secara bersamaan, maka saat ini tidak ada tempat sementara para pedagang dari tiga pasar tersebut.

”Pasar pengganti belum ada, ini yang menjadi masalah, sekarang Lurah masih mencarikan tempat untuk pasar sementara,” ungkap Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kepulauan Anambas Usman, kepada Batam Pos, Rabu (4/7).

Menurutnya, pasar tradisional Letung sebenarnya dapat digunakan sebagai pasar sementara menjelang pembangunan tiga pasar tersebut selesai. Namun sayangnya pasar tradisional tersebut justru ambruk tanpa sebab. “Memang harusnya pasar tradisional itu bisa jadi pasar sementara, tapi apa boleh buat sekarang sudah ambruk,” ungkapnya lagi.

Ke depan jika tiga pasar sudah selesai direvitalisasi, maka Lurah setempat yang akan mengelola. Pasalnya sejak dari Kabupaten Natuna, pengelolaan pasar dipegang oleh Lurah. “Kita ikut aturan yang sebelumnya saja, biar Lurah yang mengelola,” jelasnya.

Kata Usman, sebenarnya untuk Anambas secara keseluruhan ada enam pasar yang akan revitalisasi. Namun, tiga lagi berada di luar Letung yakni dua pasar di Tarempa Kecamatan Siantan dan satu pasar Desa Air Asuk Kecamatan Siantan Tengah. (sya)

Ada Mayat di Dam Sei Ladi

0
Tim Inafis dan Reskrim Polresta Barelang melakukan evakuasi mayat yang mengambang di Dam Sei Ladi, Rabu (4/7). Saat ditemuakan mayat tersebut terikat tali beserta koper. f Cecep Mulyana/Batam Post

batampos.co.id – Ditemukan mayat laki-laki dengan kondisi mengenaskan di Dam Sei Ladi, Rabu (4/7) sore.

Mayat tanpa identitas itu ditemukan mengapung dengan kondisi terikat koper yang berisikan batu.

Kapolsek Lubukbaja Kompol Yunita Stevani mengatakan awalnya mendapat laporan warga ada penemuan mayat mengapung di Dam Seiladi. Setelah itu, Sat Sabhara Polresta Barelang bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi mayat tersebut.

Saat anggota Sat Sabhara Polresta Barelang mendekati lokasi penemuan mayat menggunakan speedboat, kondisi mayat didapati dalam keadaan terlentang. Pinggangnya terikat dengan tali tambang berwarna putih yang terhubung dengan koper yang berisikan pemberat.

“Dari hasil pemeriksaan awal, mayat itu berjenis kelamin laki-laki dengan menggunakan baju kaos hitam dan celana hitam dengan terikat tali tambang serta pemberat,” katanya.

Proses evakuasi mayat laki-laki itu menjadi tontonan masyarakat yang melintas. Setelah dievakuasi, mayat itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk diautopsi demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sejauh ini pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya korban. Sebab, Dokter Forensik Polda Kepri masih melakukan pemeriksaan.

“Masih dalam penyelidikan. Kita belum bisa menyimpulkan sekarang. Tunggu hasil pemeriksaannya dulu keluar dari Rumah Sakit Bhayangkara,” katanya.

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya belum ada menerima laporan anggota keluarga yang hilang dari masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk dapat melaporkannya kepada aparat kepolisian terdekat.

“Jika ada yang merasa kehilangan, mohon segera untuk melapor ke Polresta Barelang atau polsek-polsek terdekat,” imbuhnya. (gie)

Komisi II Segera Panggil BP2RD

0

batampos.co.id – Legislator Komisi II DPRD Kepri, Onward Siahaan mengatakan pihaknya akan mempertanyakan terkait progres penerimaan daerah triwulan II ke Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri. Pembahasan tersebut harus segera dilaksanakan sebelum pembahasan APBD Perubahan 2018.

“Kita akan gelar rapat dengar pendapat dengan BP2RD Kepri. Karena itu adalah bagian dari pengawasan,” ujar Onward, Rabu (4/7) di Tanjungpinang.

Politisi Partai Gerindra Kepri tersebut menjelaskan, ada beberapa sektor penerimaan daerah. Bahkan BP2RD Kepri juga sudah membuat target. Sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan penjelasan, apakah target di triwulan II sudah tercapai atau belum.
“Kita tidak ingin hanya sebatas lips service. Tetapi sebagai bentuk pengawasan, kita harus tahu secara detail,” tegas Onward.

Selain itu, Onward juga menyinggung terkait penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pajak Air Permukaan (PAP) tahun 2018 ini. Menurut kebijakan tersebut, tidak akan mempengaruhi nilai piutang Pemprov Kepri di Adya Tirta Batam (ATB).
“Peraturan yang baru tidak berlaku surut. Artinya piutang yang ada harus ditagih, jangan dibiarkan mengendap,” tegas Onward.

Menurutnya, yang berhak untuk membatalkan piutang tersebut adalah pengadilan niaga. Sepanjang tidak ada keputusan tersebut, tentu adalah kewajiban Pemprov Kepri, BP2RD Provinsi Kepri khususnya untuk menagih hal itu. Apalagi jumlahnya lumayan besar.
“Pemprov Kepri terus berjanji untuk mendongkrak PAD daerah. Tetapi mengurus soal PAP di ATB sampai sekarang tak kunjung tuntas,” tutup Onward.

Sementara itu, berdasarkan tertatib DPRD Provinsi Kepri, tahapan pembahasan KUA PPAS APBD Perubahan 2018 berlangsung pada 4 Juli 2018. Sedangkan pada 5 Juli 2018 adalah penandatangan Mou KUA PPAS 2018 antara DPRD Kepri dengan Pemprov Kepri. (jpg)

Pemprov Cari Inovator Terbaik, Gelar Kompetisi Teknologi Tepat Guna

0

batampos.co.id – Kompetisi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2018 tingkat Provinsi Kepri kembali digelar pada 11 Juli mendatang di Tanjungpinang City Centre (TCC). Pemprov Kepri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan, dan Catatan Sipil (DPMD-Dukcapil) Kepri akan menjaring enam inovator terbaik untuk berkompetisi di tingkat nasional.

“Panitia sudah melakukan seleksi. Dari 78 proposal yang masuk, akhirnya terpilih 30 nominasi untuk bersaing di TTG Tingkat Provinsi Kepri nanti,” ujar Kepala DPMD-Dukcapil Kepri, Sardison, Rabu (4/7) di Tanjungpinang.

Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Kepri tersebut menjelaskan, dari 30 nominasi yang akan bersaing nanti, panitia hanya memilih enam nominator terbaik ditambah nominasi unggulan. Masing-masing pemenang akan diikutsertakan mewakili Kepri pada ajang TTG Nasional di Bali pada Oktober mendatang.

Menurut Sardison, pihaknya terus melakukan pembenahan dari waktu kewaktu. Karena hasil karya dari inovasi-inovasi yang sudah ada merupakan aset berharga bagi daerah. Bahkan pada ajang TTG Nasional tahun lalu, salah satu hasil karya putra Kepri yakni, Keramba Apung Bilis mengundang penasaran pihak Jepang.

“Kita memang sangat menginginkan outputnya adalah produk yang bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat dan dunia usaha yang membutuhkan,” paparnya.

Masih kata Sardison, bukan maksud untuk berbangga diri, tetapi sejauh ini hasil karya putra-putri Kepri di bidang TTG selalu bisa berbicara jauh ditingkat nasional. Pada tahun lalu, Kompressor Silent dari Tanjungpinang juga berhasil mengibarkan nama Kepri ditingkat nasional.

“Tentu kita ingin prestasi ini terus berlanjut. Kita berharap pada TTG Tingkat Provinsi Kepri nanti, ada inovasi hebat lainnya yang muncul untuk mewakili Kepri,” harap Sardison.

Pria yang duduk sebagai Ketua Kuantan Singingi (Kuansing) Pulau Bintan itu juga menambahkan, persaingan untuk mendapatkan predikat sebagai inovator akan berlangsung ketat. Bahkan tim penilai dari pusat juga akan turun langsung ke lapangan.

“Kita berharap semangat para inovator ikut lomba TTG bukan mengejar hadiah. Tetapi adalah untuk menjadikan hasil karyanya punya nilai guna bagi banyak pihak,” tutup Sardison.

Anggota Komisi I DPRD Kepri, Sukri Fakhrial mengharapkan peluang yang ada tersebut, bisa dimanfaatkan dengan baik bagi generasi muda Kepri untuk membuat hasil karya yang hebat. Ia berharap, hasil karya yang didapat lewat TTG diberbagai bidang juga harus berkontribusi dalam mengisi pembangunan daerah.

Sementara itu, legislator Komisi I DPRD Kepri lainnya, Ruslan Kasbulatov mengharapkan, TTG jangan hanya kegiatan seremoni belaka. Karena pihaknya belum melihat adanya tindaklanjut dari kegiatan tersebut. Ditegaskannya, Kepri harus mencontohi Jepang, hasil karya yang berguna dirawat dan terus dikembangkan.

“Kita juga harus membuat terobosan penting. Sehingga produk yang diciptakan punya nilai guna. Baik itu masyarakat, dunia usaha, maupun dunia pendidikan,” ujar Ruslan.(jpg)

KPU Gelar Rapat dengan Panwaslu

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Anambas mengadakan rapat bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas satu hari jelang dibukanya pendaftaran bakal calon legislatif pada Pemilu 2019. Rapat dilaksanakan di ruang rapat kantor KPUD Anambas Selasa (3/6).

Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Anambas, Jufri Budi mengatakan, ada beberapa poin yang dibahas dalam rapat. “Salah satunya mengenai PKPU nomor 20 tahun 2018 terkait pencalonan. Supaya tahapan berjalan sesuai harapan,” ungkapnya, kemarin.

Pihaknya pun memprediksi bakal calon berkemungkinan menyerahkan dokumen persyaratan yang diminta pada pertengahan dari tanggal yang telah ditetapkan yakni sejak tanggal 4 hingga 17 Juli 2018.

“Tapi, kami tetap ada di kantor sesuai dengan pengumuman yang telah kami sampaikan sebelumnya,” ungkapnya lagi.

Dirinya menegaskan bagi calon yang anggarannya bersumber dari keuangan negara, seperti pegawai tidak tetap maupun aparatur desa, wajib menyertakan keputusan pemberhentian yang diserahkan paling lambat satu hari sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT).

Surat pengajuan pengunduran diri dari pekerjaan dan jabatannya, tanda terima dari pejabat berwenang atas penyerahan surat pengajuan pengunduran diri, surat keterangan bahwa pengajuan pengunduran diri sedang diproses oleh pejabat yang berwenang, bukti pernyataan pengunduran diri yang bersangkutan, serta tanda terima penyampaian surat pengunduran diri dari intansi terkait. (sya)