Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 12190

Pemudik di Hang Nadim Meningkat Tahun Ini

0
Bandara Hang Nadim Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Mulai membaiknya perekonomian di Batam, diperkirakan akan meningkatkan jumlah pemudik Idul Fitri melalui Bandara Internasional Hang nadim Batam tahun ini. Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim memperkirakan meningkatnya jumlah penumpang sebesar 4 persen dibandingkan tahun lalu.

“Ini mulai dari H-7 hingga H+7 Idul Fitri,” katanya, Sabtu (19/5).

Optimisme Suwarso ini terlihat dari pemesanan tiket pesawat. Awal Ramadan ini, pemesanan tiket ke beberapa daerah tujuan mudik sudah terisi hingga 70 persen. Hal ini membuat beberapa maskapai pesawat membuka penambahan jadwal penerbangan ke beberapa daerah.

“Extra flight yang telah disetujui dari Maskapai Citilink dari tanggal 11 hingga 24 juni ke Palembang dan Padang. Sriwijaya muali tanggal 01 sampai 30 juni untuk tujuan ke Jakarta dan Jambi. Lion Air dari 01 hingga 24 juni ke Pekanbaru,” ucap Suwarso.

Dari data Bandara Hang Nadim, ada beberapa daerah yang selalu menjadi tujuan mudik masyarakat Batam yakni Padang, Pekanbaru, Bandung, Semarang, Jakarta dan Yogyakarta. Permintaan tiket ke daerah-daerah ini selalu tinggi setiap tahunnya. Dan daerah ini juga selalu menjadi sasaran penambahan jadwal penerbangan maskapai.

“Untuk kebutuhan tiket, ada dua maskapai yang paling di cari masyarakat yakni Lion Air dan Citilink,” ucap Suwarso.

Lion Air dan Citilink adalah maskapai berbiaya murah. Sehingga menjadi tranposrtasi andalan masyarakat saat mudik.

Dari catatan Batam Pos selama dua tahun belakangan pemudik yang memadati Hang Nadim saat Idul Fitri tahun 2016 dari H-10 hingga H+6 yakni 9.574, 8.625, 10.194, 11.565, 11.153, 10.614, 10.981, 10.974, 10.595, 10.614, 10.444, 10.166, 10.100, 10.310, 11.578, 11.290, 11.308, dan 10.779 orang. Sementara itu tahun 2017 dari H-10 (15/6) hingga H+6 (2/7) yakni 8.336, 9.457, 9.156, 9.444, 9.341, 9.154, 10.414, 10.987, 10.986, 10.725,9.979, 9.224, 8.881, 9.116, 9092, 10.325, 10.270, dan 10.979 orang.

Tahun 2017 terjadi penurunan jumlah penumpang, bila dibandingkan tahun 2016. Penyebab turunnya jumlah pemudik ini karena lesunya perekonomian di Batam. Sehingga kebanyakan orang memilih untuk tidak pulang kampung saat Idul Fitri. (ska)

Satgas Pangan Awasi Pelaku Usaha

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Tim Satgas pangan akan mengawasi pelaku usaha selama Ramadan. Pengawasan ini untuk mencegah berbagai modus curang yang dilakukan oknum pelaku usaha, untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya selama Ramadan.

“Tim Satgas pangan mengawasi mulai dari importir, distributor, pedagang hingga pengecer,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Sabtu (19/5).

Erlangga mengatakan ada beberapa hal-hal yang akan diminimalisir oleh tim satgas pangan, mulaid ari penimbunan sembako, pengoplosan, penambahan zat-zat berbahaya, makanan kadarluarsa serta perdagangan barang yang tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Pengawasan tim satgas pangan ini juga menyasar pelaku usaha yang menghambat lalulintas distribusi sembako, manipulasi data sembako hingga penjualan gula rafinasi dan pengemasan minyak goreng curah menjadi minyak goreng kemasan,” tuturnya.

Dari hasil rapat koordinasi satgas pangan, kata Erlangga ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketersediaan bahan pokok di Kepri.

“Pasokan sembako kadang tersendat akibat cuaca, atau sembako yang datang mengalami pembusukan. Hal-hal inilah yang akan diantisipasi ke depannya,” ujarnya.

Erlangga menngatakan tim satgas pangan akan melakukan operasi pasar saat ada lonjakan harga atau kelangkaan. Apabila lonjakan harga akibat tindakan penimbunan, Polda Kepri akan mengambil tindakan represif dan upaya hukum terhadap oknum yang melakukan penimbunan.

“Agar tidak terjadi penimbunan, tim akan turun mengecek gudang-gudang sembako,” ungkapnya.

Hingga kini, kata Erlangga dari pantauan Tim Satgas pangan harga-harga masih normal. “Kalaupun ada perbedaan di setiap tempat, karena pengaruh biaya sewa tempat yang dibebankan pelaku usaha ke konsumen,” ujar Erlangga.

Ia berharap dengan adanya monitoring berkelanjutan ini dapat menekan harga kebutuhan pokok. Sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar, tanpa memikirkan melonjaknya harga sembako. (ska)

Buruh Tunggu Penetapan UMSK

0
Ribuan buruh memedati kawasan jalan Engku Putri depan kantor Walikota Batam pada peringatan hari buruh, Selasa (2/5). f Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ribuan buruh masih menunggu ditetapkannya Upah Minimum Sektoral (UMS) Kota Batam oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan telah memfasilitasi kembali pembahasan mengenai UMSK Batam bersama Disnaker Provinsi Kepri, serikat pekerja hingga pengusaha masing-masing sektor di Gedung Graha Kepri, Jumat (18/5).

“Setelah aksi demo yang terjadi selama tiga hari itu, Pak Tagor meminta kami mengadakan pertemuan bersama pengusaha,” kata Rudi, Sabtu (19/5).

Ia menyebutkan dari pertemuan tersebut didapat hasil, persatuan pelaku pariwisata menolak adanya UMSK ini karena mereka sudah memiliki service charge atau uang tips atau jasa pelayanan . Hal senada diungkapkan pengusaha kapal, mereka berpendapat keadaan yang belum pulih membuat mereka enggan menyetujui adanya UMSK. Sedangkan APINDO mereka berencana mengusulkan angka sendiri kepada Gubernur.

“Jadi masih deadlock sepertinya,” sebut dia.

Rudi menjelaskan sesuai dengan ketentuan, UMSK ini dibahas biparted, pemerintah daerah hanya memfasilitasi saja. Hingga saat ini pihaknya sudah beberapa kali mencoba mempertemukan pengusaha dengan pekerja masing-masing sektor.

“Namun soal hasil tetap dikembalikan kepada gubernur,” imbuh mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam ini.

Rudi mengungkapkan hasil rapat bersama ini akan kembali dilaporkan kepada gubernur. Apapun hasilnya nanti itu menjadi kebijakan dari orang nomor satu di Kepri tersebut.

“Kami sudah berusaha mendapatkan solusi untuk UMSK ini. Kita tunggu saja keputusan dari Pak Gubernur,” lanjutnya.

Mengenai adanya aksi demo ke depannya, Rudi menjelaskan belum menerima informasi terkait hal ini. “Yang terakhir yang tiga hari kemarin itu. Soal adanya aksi lanjutan saya belum tahu,” tutupnya.(yui)

Kunjungan Turis ke Batam Normal

0
empat wisatawan berjalan sambil menikmati suasan kawasan Engku Putri Batamcenter, Sabtu (12/5). Turis Singapura dan Malaysia banyak menikmati liburan ke Batam pada liburan akhir pekan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Satu minggu pasca aksi gangguan teror bom di Surabaya dan dikeluarkannya travel advice oleh beberapa negara termasuk Singapura, tidak memberikan dampak terhadap masuknya wisatawan ke Batam.

“Kalau minggu lalu belum terlihat. Sekarang berbeda. Dari arus kedatangan tadi pagi jumlah wisman yang datang lebih banyak dari minggu sebelumnya,” kata Pengelola Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang (PFIS), Jumarly, Sabtu (19/5).

Ia menyebutkan momen Ramadan ini banyak dimanfaatkan muslim Singapura untuk berkunjung ke Batam, sehingga terjadi peningkatan wisman yang datang.

“Mungkin mereka mau mencari menu spesial di Batam yang biasa dijajakan saat Ramadan,” sebutnya.

Ia menyebutkan Jumat dan Sabtu biasanya wisman yang masuk mencapai 1.800- 2.000 orang. Jika diliat dari ruang kedatangan tadi semua pelayaran berjalan normal.

“Tidak ada pengaruhnya (aksi teror bom). Buktinya mereka enjoy saja datang ke Batam,” ungkapnya.

Jumarly berharap keamanan di Batam bisa terjaga dan aman dari segala macam tindakan yang membahayakan. “Kalau aman pasti mereka mau berkunjung dan jumlah wisman kita meningkat,” imbuhnya.

Sementara itu Pantauan Batam Pos di bagian kedatangan PFIS, wisman terlihat baru tiba di Batam berikut barang bawaannya. Aksi teror bom yang pekan lalu terjadi tidak membuat mereka tetap menghabiskan waktu liburnya di Batam.(yui)

Pemko Batam Benahi Infrastruktur Hinterland

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam melalui program Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) terus berupaya membenahi infrastruktur kota dan pesisir.

“Rata-rata yang di hinterland pelantar mereka masih kurang layak,” kata Rudi usai Safari Ramadan di Pulau Air Raja, Galang, Jumat (18/5).

Ia menuturkan bantuan Pemko Batam yakni PIK sudah mulai memberikan dampak terhadapa infrastrukutur mereka yang tinggal di pesisir.

“Alhamdulillah jalan di hinterland sudah mulai membaik. Hanya pelantar saja yang masih jauh dari kata layak,” ujar mantan anggota DPRD Batam ini.

Lanjutnya, pelantar ini menjadi salah satu infrastruktur yang akan dibenahi tahun ini. Rudi meminta Dinas Perhubungan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Nanti kita buat seperti pelantar yang ada di Belakangpadang,” sebutnya.

Selain permasalahan tersebut, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan menurunkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terkait penerangan jalan. “Nanti mereka akan survei ke sini (Air Raja, red) agar warga bisa menikmati penerangan jalan,” ujarnya.

Rudi juga menyinggung pendidikan anak hinterland harus sama dengan kota. Pendidikan anak pulau menjadi salah satu fokus Pemko Batam.

“Kami punya program untuk membantu anak-anak pulau. Kalau bisa mereka harus melanjutkan pendidikan dan bisa menjadi salah satu yang berperan dalam kemajuan Batam nantinya,” lanjutnya.

Saat ini Pemko juga tengah mendistribusikan sembako ke setiap kelurahan. Masing-masing kelurahan mendapatkan seribu paket sembako termasuk masyarakat Air Raja ini.

“Selain PIK, kami juga memberikan bantuan semabako. Semoga ini bisa membantu warga di sini,” tutupnya.(yui)

Tetap Keren dengan Tanpa Cekek Dompet

0
ilustrasi

Keinginan tampil keren dan trendi kerap berhadapan dengan isi dompet.

Perencana keuangan dari ZAP Finance Prita Ghozie pun memberikan beberapa tips dan trik agar bisa tetap tampil gaya, tapi tidak membuat arus kas babak belur.

1. Evaluasi isi lemari setiap 6 bulan
Untuk barang yang sudah jarang dipakai namun tetap bagus, jangan ragu untuk dijual di situs-situs lelang seperti ebay.com atau di garage sale.

2. Tetapkan barang apa yang mau Anda beli dengan membuat wish list
Menabung terlebih dahulu ke sebuah shopping account. Setelah saldo mencapai target, barulah berbelanja barang di wish list Anda.

3. Lakukan window shopping ke beberapa toko untuk mendapatkan barang terbaik dengan harga paling ekonomis

Tinggalkan kartu kredit dan gunakan kartu debit atau bayar tunai agar belanja tidak lewat dari anggaran.

4. Periode diskon besar di bulan Januari dan Juli dapat membantu anda mengurangi biaya belanja. Namun, ingat jangan berbelanja hanya karena diskon!

5. Belilah barang yang tidak membutuhkan perawatan tinggi
Percuma dong beli murah tetapi bahannya harus dry clean? Bisa jadi tagihan binatu Anda akan melonjak.

6. Berniat membali tas atau aksesori bermerek? Jangan ragu untuk membeli di butik second hand. Bisa juga beli dari toko online second hand. Anda bisa tetap gaya dengan harga miring.

(mys/JPC)

Heiya…. Pemko Batam nak bangun 20 Halte Baru, Tahun Ini

0
Trans Batam ketika melintas di Halte Sungai Jodoh. (Bobi Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Setelah melebarkan jalan, Pemerintah Kota Batam akan melakuka inovasi lain.

Membangun 20 halte Trans Batam pada 2018 ini.

Nantinya halte-halte tersebut akan dibangun dengan mengusung konsep budaya Melayu.

“Sudah masuk dalam rencana kegiatan kami, rencanya mulai dibangun pada pertengahan tahun (2018) ini,” Kata Kepala Dishub Kota Batam, Yusfa Hendri pada Sabtu (19/5).

Pembangunan 20 halte ini lanjut Yusfa, akan disesuaikan dengan pembangunan jalan di Batam yang saat ini sudah memgalami peningkatan. Hal ini dilakukan agar tidak mengulang pengalaman yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Seperti diketahui, pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Kota Batam pada dua tahun belakangan telah menyebabkan banyak pembongkaran, mulai dari kios, rumah-rumah warga, hingga halte-halte yang notabene baru dibangun.

“Kita tidak ingin seperti sebelumnya, makannya kali ini kita bangun halte di lokasi yang peningkatan jalan sudah selesai dilakukan, jadi tidak ada lagi pembongkaran,” kata Yusfa lagi.

Adapun lokasi pembangunan halte-halte ini berada di kawasan Kecamatan Lubuk Baja, dan Batam Kota. Kedua kawasan ini memang menjadi lokasi awal dilakukannya peningkatan infrastruktur jalan.

Selain itu, nantinya pembangunan halte ini akan disesuaikan dengan konsep budaya melayu, dimana hal ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan perda pemajuan kebudayaan melayu yang belum lama ini disahkan. Dengan memasukkan identitas melayu pada pembangunan halte ini maka nilai-nilai budaya akan tersiar bahkan membawa daya tarik untuk pariwisata Kota Batam. (bbi/JPC)

Polisi Bersenjata Kawal Ibadah Umat Kristiani

0
Anggota polisi melakukan patroli bersenjata lengkap menggunakan trail melintas di Jalan Gajah Mada, Tiban, Sekupang, Selasa (15/5). Patroli ini dalam rangka memberi rasa aman. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ibadah umat Kristiani, Minggu (20/5) dijaga ketat oleh anggota Polisi di masing-masing wilayah. Peningkatan pengamanan ini untuk antisipasi aksi teror bom seperti terjadi secara berturut-turut pada tiga gereja di Surabaya pekan lalu.

Gereja Katolik Maria Bunda Pembantu Abadi (MBPA) di Kaveling Baru, Sagulung misalkan dijaga lebih dari lima anggota polisi. Anggota yang mengamankan ibadah ekaristi ribuan umat Katolik itu ada yang bersenjata laras panjang.

Mereka secara ketat mengawasi seluruh lingkungan gereja mulai dari gerbang depan sampai bagian belakang. Umat yang akan mengikuti ibadah juga diperiksa dengan alat metal detektor. Umat yang bawa tas harus diperlihatkan isinya. Jika tas yang dibawa kebesaran diwajibkan untuk dititip.

Pengamanan dari aparat kepolisian itu disambut baik oleh pengurus gereja. Pengurus gereja juga terlibat aktif untuk membantu pengamanan pihak kepolisian tersebut. “Terimahkasih pak atas dukungannya. Semoga semuanya berjalan aman dan lancar,” ujar Erwin, pengurus gereja BMPA, kemarin.

Kapolsek Sagulung AKP Yuda Suryawardana, menuturkan, pengamanan terhadap tempat ibadah dan pusat keramaian masih menjadi antensi pihaknya. Pengamanan memang ditingatkan ke siaga satu sebagai respon aparat kepolisian atas berbagai aksi teror bom yang terjadi sepekan belakangan ini. “Iya masih terus berjalan (pengamana). Anggota semua diturunkan untuk amankan gereja ataupun tempat-tempat keramaian lainnya,” kata Yuda.

Selain gereja Katolik, pengamanan serupa juga terlihat di gereja-gereja Kristen lainnya. Personil polisi bersenjata masih mengawasi secara ketat di masing-masing lingkungan gereja di Batuaji dan Sagulung. (eja)

Royal Wedding Pangeran Inggris

0
foto: Andrew Matthews/Pool via REUTERS

batampos.co.id – Anggun dalam balutan gaun pengantin Givenchy rancangan Clare Waight Keller, Meghan Markle mantap menaiki tangga Kapel St George di Kastil Windsor, Sabtu (19/5). Sesampainya di dalam kapel, Pangeran Charles langsung menyambutnya. Berdua, mereka berjalan menuju altar, tempat Pangeran Harry menanti.

”Ada kekuatan di dalam cinta. Jangan remehkan itu. Siapapun yang pernah jatuh cinta pasti memahaminya,” kata Uskup Michael Curry dalam homili 14 menitnya sebagaimana dilansir Reuters. Rohaniwan Afrika-Amerika itu mengutip kata-kata Martin Luther King (MLK). Homili itu sukses menerbitkan senyum Harry. Sejak misa dimulai, putra bungsu Charles itu terlihat tegang. Lebih tegang dari Markle.

Ketika tiba waktunya bagi Harry dan Markle saling mengucapkan janji setia, perhatian tertuju pasangan beda benua tersebut. Uskup Agung Canterbury Justin Welby meminta Harry dan Markle saling berhadapan. Sebagai mempelai laki-laki, Harry mendapatkan giliran pertama. Sambil menggandeng tangan Markle, pangeran 33 tahun itu mengucapkan janji setianya dengan ekspresi wajah tegang.

Dia lantas menyematkan cincin yang terbuat dari emas Welsh ke tangan pujaan hatinya tersebut. Seketika itu juga, ketegangan lenyap dari wajah Harry. Welby lantas mempersilakan Markle mengikrarkan kesetiaannya.

“Aku Meghan (Markle), menerimamu, Harry, sebagai suamiku mulai hari ini sampai selamanya. Dalam suka maupun duka, kaya maupun miskin, sakit maupun sehat,” ucap perempuan 36 tahun itu.

 REUTERS

Dibandingkan Harry, ekspresi wajah dan bahasa tubuh Markle jauh lebih santai. Dia bahkan sempat tersenyum lebar saat mengucapkan janji yang sama persis dengan yang Harry ucapkan tersebut. Janji setia Markle lantas disempurnakan dengan memasangkan cincin platina di jari manis adik Pangeran William tersebut. Tidak lupa, dia kembali tersenyum lebar.

Welby pun langsung mendeklarasikan Harry dan Markle sebagai pasangan suami istri di hadapan sekitar 200 undangan yang memadati kapel. Menyaksikan sejoli yang selama sebulan terakhir menyedot perhatian dunia itu sah menjadi suami istri, Doria Ragland tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ibunda Markle itu menjadi satu-satunya wakil keluarga yang hadir dalam pernikahan bintang serial Suits tersebut.

Di dalam kapel yang didominasi keluarga besar Kerajaan Inggris itu, tampak pula sejumlah selebriti dunia. Oprah Winfrey yang memakai setelan resmi berwarna salem terlihat mengikuti jalannya misa dengan khusuk. Ada pula Idris Elba dan istri yang datang hampir bersamaan dengan Winfrey. Amal dan George Clooney serta pasangan Victoria dan David Beckham juga duduk di dalam kapel.

Elton John yang merupakan salah satu teman baik mendiang Lady Di juga menghadiri misa siang hari tersebut. Harry yang sangat dekat dengan sang ibu juga khusus mengundang tiga saudara kandung Lady Di. Yakni, Lady Sarah McCorquodale, Lady Jane Fellowes, dan Earl Charles Spencer. Dia bahkan mendapuk Fellowes sebagai lektor yang bertugas membaca nukilan Kitab Suci.

Sejak awal, Harry dan Markle menegaskan bahwa mereka tidak akan mengundang politikus dalam sakramen pernikahan mereka. Maka, tidak terlihat sosok pejabat dan politikus kemarin. Bahkan, Perdana Menteri (PM) Theresa May pun tidak hadir karena memang tidak diundang. Maka, selain masyarakat yang diundang khusus ke perhelatan itu, tamu-tamu undangan adalah teman dan kerabat mempelai serta selebriti dan atlet.

Selain Beckham, ada pula Serena Williams dan suaminya dalam perhelatan itu. James Blunt, penyanyi Inggris sekaligus teman Harry, datang bersama pasangannya. USA Today melaporkan bahwa Chelsy Davy pun hadir dalam pernikahan Harry dan Markle kemarin. Davy yang pernah menyita perhatian media karena berpacaran dengan Harry selama tujuh tahun itu, agaknya, satu-satunya mantan yang hadir.

Bagi Karen Long yang jauh-jauh datang dari Houston, Negara Bagian Texas, AS, untuk menyaksikan idolanya tersebut, pernikahan Harry dan Markle tidak akan pernah dia lupakan. ”Ini kombinasi sempurna budaya Afrika-Amerika dan kerajaan (Inggris),” ujarnya seperti dikutip Associated Press. Kemarin, dia sengaja datang bersama teman-teman dan saudara-saudara kandungnya dalam dandanan ala bridesmaids.

Jonathan Brady/Pool via REUTERS

Setelah misa pernikahan berakhir, Harry dan Markle bergandengan tangan meninggalkan altar. Di pelataran kapel, mereka berciuman. Ribuan massa yang berkumpul di kompleks Kastil Windsor sejak sehari sebelumnya pun berebut mengabadikan momen itu dengan kamera smartphone mereka. Selanjutnya, pasangan pengantin baru itu berkeliling Windsor dengan kereta Ascot Landau.

Ratu Elizabeth II dan suaminya, Pangeran Philip, ikut melambaikan tangan ke arah Harry dan Markle saat kereta dari abad ke-19 itu beranjak meninggalkan pelataran kapel. Demikian juga Charles dan Camilla yang berdiri di samping Ragland. William dan istrinya, Kate Middleton, beserta dua anak mereka ikut mengiringi kepergian Ascot Landau yang ditarik empat kuda itu dengan tawa bahagia. (hep)

Dibalik Keluarnya 200 Mubalig Rekomendasi Kementerian Agama

0
Menteri Agama Lukman Hakim baru saja merilis 200 penceramah yang dinilainya baik. (JawaPos.com)

batampos.co.id – Kementerian Agama mengaku tidak mencoret satu pun usulan daftar mubalig dari pihak-pihak yang diajak berkomunikasi. Penjaringan selanjutnya akan diperluas. Yang ingin usul diminta menyalurkan lewat ormas, pengelola masjid, atau instansi di bawah Kemenag.

KABAR yang didengar setelah selesai salat Tarawih itu mengejutkan Ahmad Satori Ismail. Tak pernah merasa mendaftar atau didaftar, tahu-tahu namanya tercantum dalam daftar 200 mubalig yang dilansir Kementerian Agama (Kemenag).

”Tapi, saya khusnudzon saja, mungkin diusulkan teman-teman di UIN Jakarta, MUI, atau dari Muhammadiyah atau NU,’’ jelas ketua umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) itu kepada Jawa Pos kemarin (19/5).

Fahmi Salim, ustad yang masuk daftar yang sama, juga demikian. Dia malah berharap Kemenag mencabut namanya. ”Karena berpotensi menimbulkan syak wasangka, distrust di antara mubalig dan dai, serta perpecahan di tengah umat,’’ tutur dia.

Daftar yang dilansir Kemenag Jumat (18/5) itu didasarkan pada banyaknya pertanyaan dari masyarakat tentang nama-nama mubalig yang direkomendasikan. Menurut Menag Lukman Hakim Saifuddin, 200 nama itu dihimpun dari usulan berbagai pihak. Mereka dianggap memenuhi tiga kriteria: kompetensi keilmuan keagamaan, reputasi yang baik, dan komitmen kebangsaan yang tinggi.

Nama-nama yang masuk daftar itu, antara lain, adalah Said Aqil Siroj, Haedar Nashir, Emha Ainun Nadjib, Abdullah Gymnastiar (Aa’ Gym), Asrorun Ni’am Sholeh, dan Dedeh Rosidah (Mamah Dedeh). Namun, yang kemudian banyak memicu pertanyaan, mengapa tak ada nama mubalig populer seperti Ustad Abdul Somad (UAS)?

Jawa Pos sudah berusaha menghubungi UAS melalui sambungan telepon kemarin. Tapi, tidak ada respons.

Sementara itu, di media sosial ramai beredar jawaban yang seakan-akan disampaikan oleh UAS dalam menjawab persoalan namanya tidak masuk daftar Kemenag. Sambil bercanda, dia menyebutkan, Kemenag mungkin tidak ingin mengecewakan masyarakat. Sebab, jadwalnya sudah penuh sampai 2020.

Pertanyaannya kini, bagaimana sebenarnya proses di balik keluarnya 200 nama itu? Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin menuturkan, sebelum masuk bulan puasa, Kemenag berkomunikasi dengan sejumlah ormas dan pengelola masjid. Supaya mengusulkan nama-nama mubalig.

”Saya tidak ingat tanggal berapa. Karena tidak bersamaan,’’ katanya kemarin.

Atas permintaan tersebut, lantas dijawab oleh ormas dan kalangan masjid. Di antaranya berasal dari NU, Muhammadiyah, Masjid Istiqlal, Masjid Agung Al Azhar, Masjid At Tin, serta dari Institut PTIQ dan IIQ.

Setiap lembaga itu diberi kewenangan menjaring serta mengusulkan nama. Dan, begitu nama tersebut masuk, Kemenag tidak mencoret satu pun. Jadi, memang ada 200 nama yang masuk.

Selanjutnya, kata Amin, penjaringan nama-nama mubalig akan diperluas. Bahkan, jajaran kantor Kemenag di kabupaten/kota maupun kantor kanwil Kemenag provinsi juga diminta memberikan usul.

Terkait polemik yang muncul, Amin mengatakan bahwa daftar itu bersifat sementara. Penentuannya berdasar tiga kriteria: keilmuan, reputasi berdakwah, sampai komitmen kebangsaan. Kriteria terakhir itu ditetapkan untuk mencegah adanya tokoh yang mendakwah radikalisme.

Dia mempersilakan masyarakat mengusulkan nama-nama mubalig mereka. Tapi, Amin berharap penyalurannya tetap melalui ormas, pengelola masjid, atau instansi Kemenag di daerah.

”Di luar 200 nama mubalig itu pasti ada mubalig yang kompeten. Untuk itu, mubalig-mubalig di luar yang 200 itu tetap diperbolehkan untuk berceramah seperti biasanya,” katanya.

Masyarakat, menurut Satori, memang tidak perlu berlebihan menanggapi nama-nama ulama yang direkomendasi Kemenag itu. Dia meyakini di luar daftar nama tersebut masih banyak dai atau ulama yang lebih jago ilmu agamanya, lebih damai pesan-pesannya, serta lebih kuat rasa kebangsaannya.

Menurut guru besar Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu, daftar yang dikeluarkan Kemenag tersebut sebatas contoh. Dia menuturkan, tidak mungkin Kemenag bisa mendata sekaligus merekomendasikan dai seluruh Indonesia.

Dia juga menyebutkan, tidak mungkin misi dakwah agama Islam di Indonesia hanya dipegang 200 nama tersebut. ”Kalau 200 nama itu, hanya untuk Jakarta saja masih kurang. Bagaimana untuk Papua, Kalimantan, dan daerah-daerah lain?” jelasnya.

Senada dengan Satori, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi meminta masyarakat tidak menjadikan rekomendasi Kemenag tersebut sebagai polemik. Sebab, tidak berarti para mubalig di luar 200 nama itu tak memenuhi tiga kriteria yang digariskan Kemenag.

”Jangan sampai ada kegaduhan yang justru bisa merusak kekhusyukan puasa kita di bulan yang penuh berkah ini,’’ tuturnya.

Zainut menambahkan, masyarakat tetap memiliki hak memilih penceramah agama yang sesuai dengan kebutuhannya. Namun, dia meminta, pemilihan itu sebaiknya mengikuti tiga kriteria yang telah digariskan Kemenag: kapasitas keilmuan keagamaan, reputasinya dalam berdakwah selama ini, dan komitmen kebangsaan. (wan/tau/lum/c10/ttg)