Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 12194

Dewan Sebut Pelayanan Punggur Kurang Prima

0

batampos.co.id -Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kepri, Iskandarsyah mengkritik BP Batam selaku pengelola Pelabuhan Telagapunggur, Batam. Ia menuding BP Batam tidak memberikan pelayanan yang prima di pelabuhan tersebut. Padahal pas pelabuhan sudah begitu mahal jika dibandingkan dengan pelabuhan yang dikelola Pelindo.

”Kita melihat, eskalator di Pelabuhan Punggur sudah tidak diperbaiki hampir 3-4 minggu. Sementara kita bayar pas pelabuhan sudah mahal,” ujar Iskandarsyah, kemarin.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kepri priode 2009-2014 tersebut menegaskan, biaya pas pelabuhan yang diterapkan BP Batam sebesar Rp10 ribu melebihi pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo di Kepri. Menurutnya, biaya mahal tersebut harus dibarengi dengan pelayanan yang prima. Tapi kenyataanya, mereka hanya ingin menikmati enaknya saja.
”Pelayanan harus diterima masyarakat di Pelabuhan tersebut adalah pelayanan prima,” tegasnya.

Iskandarsyah juga mempersilahkan BP Batam fokus ke aspek bisnis dan komersial. Tetapi tidak memberatkan masyarakat dengan masalah tarif tersebut.Legislator Komisi II DPRD Kepri tersebut berharap, BP Batam segera memperbaiki fasilitas yang telah rusak tersebut agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang maupun pengunjung.

Wakil Rakyat dapil Karimun tersebut juga mendesak BP Batam segera menyampaikan kepada Menteri Keuangan guna peninjauan kembali tarif Pas Pelabuhan dan tarif sarana yang lainnya di Pelabuhan Punggur. Pembangunan infrastruktur pelabuhan tidak dipungkiri juga berasal dari keringat masyarakat Kepri. (jpg)

Libatkan RT/RW Awasi Pilkada

0
Pilwako Tanjungpinang

batampos.co.id – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tanjungpinang akan melibatkan seluruh ketua RT/RW yang ada dalam mengoptimalisasikan kerja pengawasan Pilkada. Kepada mereka, Panwaslu menekankan arti pengawasan dalam pelaksanaan sebuah pesta demokrasi agar menghasilkan pemilu yang cerdas, adil, jujur, dan transparan.

Ketua Panwaslu Tanjungpinang, Maryamah menitikberatkan agar seluruh Ketua RT/RW di masing-masing wilayahnya bisa mengawasi jikalau ada kemungkinan tim pemenangan pasangan calon yang nekat berbuat politik uang. “Baik itu di masa kampanye seperti sekarang atau di masa tenang jelang pemungutan suara nanti,” ujar Maryamah, kemarin.

Maryamah juga mengakui pihaknya memiliki keterbatasan personel dalam mengawasi pelanggaran-pelanggaran yang bisa saja terjadi di tengah masyarakat. Untuk itu, pola pengawasan partisipatif yang melibatkan warga, termasuk Ketua RT/RW, dinilai sebagai opsi terbaik menuju kesuksesan pelaksanaan Pilkada. “Juga jangan sampai ketinggalan untuk terus menjaga kondusivitas di masing-masing wilayah tempat tinggalnya. Perbedaan pilihan bukan berarti harus jadi pangkal permusuhan,” ujar Maryamah.

Lalu Muhammad Zaini selaku Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga menambahkan, komunikasi dan silaturahmi antara Panwaslu Tanjungpinang dengan forum ketua RT/RW sudah dibangun sejak akhir tahun lalu. Dari sini muncul komitmen untuk sama-sama mendukung pelaksanaan pilkada yang damai di ibu kota Kepri.

“Kalau mendapati sesuatu yang berindikasi pelanggaran Pilkada, dapat melaporkan ke Panwaslu. Seperti adanya dugaan politik uang, kampanye di lembaga pendidikan atau di rumah ibadah, melibatkan pihak yang dilarang seperti ASN, anak kecil, atau penggunaan fasilitas pemerintah,” kata Zaini. (aya)

THM Tutup Total Selama Ramadan

0
Deretan tempat hiburan berupa karaoke terdapat di Jalan DKW Mohd Benteng Ranai. Selama puasa Pemkab Natuna melarang tempat hiburan malam beroperasi. F.Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Ketua Tim Penyakit Masyarakat (Pekat) Pemkab Natuna, Wan Siswandi menegaskan, selama bulan suci Ramadan 1439 Hijriah, tahun 2018 ini, seluruh tempat hiburan malam (THM) di Natuna ditutup total.
“Bulan puasa, tidak ada aktivitas di tempat hiburan malam. Semua harus tutup total,” tegas Siswandi, Minggu (13/5). Tidak hanya THM, pemerintah daerah membuat peraturan terhadap rumah makan agar ikut menghormati umat muslim yang berpuasa. Mereka dilarang buka disiang hari selama puasa.
“Keputusan ini berdasarkan hasil rapat bersama dengan seluruh Tim Pekat,” kata Siswandi.
Dikatakannya, penutupan THM sudah dijadwalkan oleh tim pekat sebelumnya. Diharapkan para pengusaha THM menghormati umat muslim menjalankan ibadah puasa.
Pihaknya akan menyampaikan kebijakan pemerintah daerah kepada pelaku usaha dan melakukan pendataan. Agar mudah dilakukan pemantauan selama bulan puasa.
Sementara Kasatpol PP Pemkab Natuna Dodi Nuryadi menjelaskan, sebelum memasuki Ramadan pihaknya sudah secara rutin melaksanakan himbauan ke beberapa THM, supaya tidak ada lagi aktivitas selama bulan puasa. “Selama puasa, operasi akan ditingkatkan. Supaya tidak ada pengusaha THM atau rumah makan masih membandel,” tegasnya.(arn)

 

 

 

Satu Peleton Satpol PP Mogok Kerja

0
Mako Satpol PP Kabupaten Kepulauan Anambas terlihat sepi usai aksi mogok kerja yang dilakukan anggota Satpol PP sejak Rabu (9/5). F.Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Anambas Eko Desi, berupaya menyelesaikan permasalahan internal yang terjadi di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dipimpinnya.

“Sebenarnya tidak seluruh anggota Satpol PP ikut mogok kerja, hanya satu peleton saja yang mogok kerja. Jumlahnya sekitar 15 orang saja,” ungkapnya kepada Batam Pos, Minggu (13/5).

Mengenai gaji yang tertunda, menurutnya sudah diinfokan sebelum dirinya berangkat mengikuti Diklat Pim II di Medan. Pencairan menunggu setelah dirinya pulang dari pelatihan yakni 9 Mei kemarin.

Hal ini terpaksa terjadi karena SK Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang seharusnya diemban Sekretaris Satpol PP Hamka Lubis, tidak keluar sehingga saat pencairan Hamka Lubis tidak bisa menyelesaikanl masalah pencairan dan harus menunggu dirinya pulang.
“Saat itu, semua anggota sudah mengerti dan memahami, tapi kita tidak tahu jadinya seperti ini,” ungkapnya.

Menurutnya, yang mogok kerja hanya satu peleton. Maka setelah jadwal kerja peleton tersebut gantian dengan pleton lain, maka penjagaan sementara kembali normal.
Peleton yang melakukan mogok kerja akan kembali masuk kerja Rabu (31/5) hingga Jumat (2/6). “Jadwal mereka masuk kerja Rabu hingga Jumat minggu depan. Kita sudah selesaikan semua mudah-mudahan mereka tidak mogok kerja lagi,” jelasnya. (sya)

Polres Natuna Deklarasi Anti Terorisme

0

batampos.co.id – Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto bersama sejumlah instansi, lembaga, dan elemen masyarakat menggelar deklarasi mengutuk keras seluruh tindakan terorisme di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Pos Lantas 901 Pantai Kencana, Minggu (13/5).

Kapolres menegaskan, deklarasi tersebut menyusul tindakan terorisme di tanah air. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat berhati-hati terhadap ancaman terorisme.

“Jangan sampai di Natuna ada tindakan terorisme. Kita harus bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali, jangan takut dan harus dilawan,” katanya.

Deklarasi anti terorisme digelar dengan membacakan naskah deklarasi yang berisi himbauan dan ajakan untuk tidak gentar dengan tindakan terorisme dan kecintaan terhadap NKRI serta dukungan terhadap Polri dalam upaya mengatasi tindakan terorisme di tanah air.

Kapolres mengatakan, masyarakat diimbau bekerjasama dalam mengatasi pergerakan terorisme. Melaporkan setiap kecurigaan dan indikasi yang mengarah pada aksi pelaku teror. “Masyarakat harus sama-sama perangi terorisme, ada kecurigaan laporkan,” ujar Nugroho.(arn)

PT SSU Akuisisi Aset PT Sacova

0

batampos.co.id – PT Super Sistem Ultima (SSU) yang bergerak di bidang fiber optik berjanji akan memberikan kontribusi kepada masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas. Salah satu yang pasti diberikan yakni satu kabel optik untuk mendukung fasilitas jaringan internet.

Selain itu, akan menyiapkan dana CSR untuk  mendukung pembangunan  di Kabupaten Kepulauan Anambas. PT SSU merupakan perusahaan bidang fiber optik kabel bawah laut yang mengakuisisi aset PT Sacova SDN Bhd. Perusahaan asal Malaysia tersebut ditutup paksa mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo karena tidak memberikan konstribusi kepada Indonesia.

Direktur PT SSU Marshall Jahja mengatakan akan memberikan jaringan untuk warga guna menunjang kelancaran operasional. Pihak perusahaan memberikan pelatihan tenaga IT.
“Kita juga akan melakukan revitalisasi fasilitas umum seperti lapangan voli. Pastinya sebelum jualan kita sudah memberikan kontribusi,” kata Marshall usai penadatanganan kerja sama antara PT SSU dengan Pemerintah Daerah Anambas, di Restoran Bunga Rampai, Jalan Teuku Cik Ditiro No 35, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (11/5) malam.

Menurut Marshall PT SSU beroperasi pada Juni mendatang. “Namun tanggalnya masih belum pasti. Nanti kabel akan membentang menghubungkan  Malaysia Barat dan Timur melewati Anambas dan Natuna,” tuturnya.

Bupati Kabupaten Kepulauan Abdul Haris menyambut baik perusahaan PT SSU akan beroperasi di daerahnya. Menurutnya, akan lebih mudah berkomuikasi dengan perusahaan dari Indonesia dari pada perusahaan asing.

“Harapan kami ke depannya perusahaan ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Haris menambahkan, hadirnya PT SSU diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Saya pesan penempatan tenaga kerja menggunakan pekerja lokal,” jelasnya.
A. Djamaluddin, Deputi IV Polhukam mengatakan, hal ini dilakukan untuk kepentingan bersama. Pihaknya juga telah menekankan kepada perusahaan agar dapat memberikan manfaat kepada daerah. (sya)

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok Melambung

0

Masalah klasik itu muncul lagi. Setiap Ramadan menjelang, harga kebutuhan pokok pasti merangkak naik. Padahal pemerintah sudah menjamin pasokan komoditi sembako tercukupi hingga Lebaran usai.

Pasar Penuin, Lubukbaja, terlihat ramai, Rabu (9/5) lalu. Warga masih berbelanja seperti biasanya. Padahal pedagang menjual harga bahan pokok dengan harga yang tak menentu. Amei, pedagang sayur di Pasar Penuin, harus menjelaskan kepada pembeli karena harga yang berbeda beberapa hari sebelumnya.

Pagi itu, harga cabai merah keriting mencapai Rp 42 ribu sampai Rp 52 ribu per kilogram (Kg). Cabai rawit juga naik dari sehari sebelumnya menjadi Rp 34 ribu hingga Rp 38 ribu per Kg. Sedangkan cabai hijau mulai harga Rp 31 ribu per Kg.

“Harga tak tentu kak. Fluktuatif-lah. Kadang naik, kadang turun,” ujar Amei, penjual sayur-mayur di Pasar Penuin, Rabu (9/5) lalu.

Di pasar Cipta Puri Tiban, pedagang menjual beberapa bahan pokok dengan harga yang lebih tinggi. Terjadi kenaikan harga per kilogramnya. Misalnya, daging kerbau Rp 85 ribu per Kg dan daging sapi beku Rp 90 ribu per Kg. Cabai merah Rp 44 ribu, bawang merah lokal asal Brebes Rp 34 ribu, beras medium Rp 10.500 hingga Rp 11.000 per Kg.

“Bawang merah biasa Rp 28 ribu per kilogram, ayam Rp 32 ribu sampai Rp 34 ribu. Sedangkan sayur seperti kangkung Rp 13 ribu, bayam Rp 14 ribu, dan kacang panjang Rp 22 ribu,” ujar salah satu pedagang, Erni.

Erni yang akrab disapa Uni Eni ini menyebutkan, menjelang Ramadan, biasanya ia sudah mulai menerima pesanan dari beberapa pelanggan. Namun untuk tahun ini, belum ada peningkatan. “Hanya saja kalau harga dibandingkan dua bulan lalu, harga kebutuhan sekarang lebih tinggi. Naiklah,” ujarnya.

Namun Uni Eni menyebut, harga kebutuhan pokok cenderung fluktuatif. Hari ini naik, besok bisa turun lagi. Atau sebaliknya. Terutama untuk aneka sayur-mayur. Kalau lagi musim panen di Barelang, Bayam, harga bisa murah. Tapi kalau semuanya didatangkan dari luar Batam atau impor, harganya mahal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam, Zarefriadi mengatakan fluktuasi harga hal yang normal terjadi di pasar. Sebab itu, Disperindag memantau pasar supaya tidak muncul spekulan atau pedagang menimbun barang untuk mempermainkan harga.

“Normal lah. Tapi kalau momen-momen seperti hari besar, atau Ramadan, harga pasti naik. Supaya harga tetap stabil, kami dari Disperindag sudah turun ke pasar dua kali seminggu. Selasa dan Jumat,” ujarnya.

Dalam memantau situasi dan harga pasar, khususnya selama Ramadan ini, Disperindag menjadikan empat pasar sebagai sampel harga. Empat pasar tersebut yakni Pasar Taras, Pasar Mitra Raya, Pasar Niaga Mas, dan Pasar Mega Legenda. Di empat pasar itu ada kesamaan harga.

“Kami juga membuat perbandingan harga rata-rata perbandingannya. Masyarakat umum bisa memantau pergerakan harga sembako di sana. Buka saja OPD ini di website disperindag.batam.go.id,” jelas Zarefriadi.

Sebagian besar kebutuhan pokok, mulai beras, gula, minyak goreng, aneka daging seperti ayam ras, ayam kampung, sapi, sapi beku, sapi impor, daging kerbau, hingga aneka sayur-mayur bisa dipantau di website tersebut. Inilah bahan pokok yang paling banyak dikonsumsi.

Menurut Zarefriadi, tingginya harga kebutuhan pokok di Batam ini karena sebagian besar didatangkan dari luar Batam. Ada dari Medan, Sumbar, Mataram, Lampung, ada juga sebagian dari Bintan dan Karimun. Sisanya diimpor dari sejumlah negara.

“Ya harus dimaklumi juga, Batam bukan kota pertanian, tapi kota industri,” ungkapnya.

Meski begitu, ia menegaskan Pemko Batam menjamin stok bahan pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri tidak akan kekurangan. Menurut dia, salah satu upaya Pemko Batam menghadapi bulan suci Ramadan 1439 Hijriyah, adalah memastikan stok dan harga pangan yang stabil di 12 kecamatan yang ada di kota ini.

ilustrasi

Zarefriadi menjamin stok pangan, mulai dari kebutuhan pokok hingga kebutuhan pendukungnya, aman selama Ramadan. “Bahkan sampai setelah Ramadan juga, persediaan di Batam aman,” ujar Zaref.

Zaref memastikan ketahanan pangan ini terjamin setelah pihaknya bekerja sama dan berkoordinasi dengan Bulog, distributor sembako, persatuan pengusaha ritel, Bank Indonesia, dan juga instansi terkait untuk mengadakan bazaar sembako murah, dan pasar murah.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk mencegah berbagai kekurangan selama Ramadan ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Bulog untuk memantai pergerakan dan harga beras di 12 kecamatan di Batam.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam Mardanis juga menjamin stok bahan pangan di Batam, bahkan melimpah untuk semua komoditi.

“Contoh beras. Kita sebulan butuh 7 ton, sementara kini stoknya mencapai 10 ton,” ungkapnya.

Kepala Bulog Batam Agung pun menjamin stok beras sangat mencukupi untuk beberapa bulan ke depan. Bahkan, untuk saat ini stok yang ada di Bulog pusat sangat melimpah. Apalagi saat ini di wilayah sentral produksi beras lagi memasuki musim panen. Sehingga pasokan ke wilayah non sentral seperti Batam akan tercukupi.

“Untuk stok beras di Bulog itu sifatnya dinamis. Kalau sudah menipis, pasti akan datang stok beras dari pusat. Namun, untuk stok beras yang ada di gudang saat ini jumlahnya mencapai lebih dari 2 ribu ton,” terang Agung.

Tidak hanya Pemko Batam, Pemerintah Provinsi Kepri juga menaruh perhatian pada ketersdiaan bahan pokok selama Ramadan dan Lebaran. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengatakan ketersediaan bahan pokok menjadi prioritas pemerintah pada 2018. Hal ini sebagai upaya menekan laju inflasi.

Menurutnya, ketersediaan barang kebutuhan pokok dengan jumlah yang memadai, mutu baik, dan harga yang terjangkau merupakan tugas bersama baik instansi pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha.

“Pemerintah Provinsi Kepri secara intensif melakukan berbagai kerja sama yang melibatkan pelaku usaha untuk menjamin pasokan barang kebutuhan pokok,” ujar Arif di Tanjungpinang, beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Burhanuddin mengatakan untuk ketersediaan bahan pokok di Provinsi Kepri, berdasarkan laporan dari Bulog, dalam posisi yang aman. “Alhamdulillah, dalam 3 bulan ke depan ketersediaan beras dan minyak aman,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri telah memantau untuk memastikan ketersediaan stok, kelancaran distribusi, dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran 2017/1438 H di beberapa pasar di Tanjungpinang.

“Harga barang pokok dalam sebulan terakhir relatif stabil, bahkan cenderung turun. Kami akan terus memastikan harga barang pokok tetap stabil dan pasokan terjaga,” ujarnya.

Sementara Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, konsumsi beras per kapita warga Batam untuk sebulan 5,27 Kg, daging sapi 0,08 Kg, daging ayam 0,97 Kg, dan ikan selar 0,21 Kg. Berikutnya, telur ayam ras 11,67 butir per kapita sebulan, sayur bayam 0,50 Kg, dan cabai merah 0,30 Kg.

Jika jumlah penduduk Batam saat per 2017 sebanyak 1.236.399 jiwa, maka konsumsi beras warga Batam sebulan sebanyak 6.515.822 Kg, daging sapi 98.911 Kg, dan daging ayam ras, 1.199.307 Kg. Kemudian, konsumsi ikan selar sebanyak 259.643 Kg, telur ayam ras 14.428.776 butir, bayam 618.199 Kg, dan cabai merah 370.919 Kg.

Komoditi tersebut merupakan bahan pangan yang dimasak atau diolah di rumah tangga. Belum termasuk jenis komoditas yang berupa makanan jadi atau makanan siap saji serta makanan yang dimakan di restoran. Pada dua bulan terakhir, harga bahan pokok tersebut turun karena pasokan yang cukup.

Kepala BPS Kota Batam Rahayudin mengungkapkan, tercatat Kota Batam mengalami deflasi sebesar 0,06 persen pada Februari lalu. Begitu juga pada April ini, Kota Batam mengalami deflasi sebesar 0,32 persen. Deflasi Febuari disebabkan oleh penurunan harga pada kelompok bahan makanan sebesar 2,55 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,10 persen.

Sementara deflasi April disebabkan penurunan indeks dua kelompok yang menyusun deflasi yakni kelompok bahan makanan sebesar 1,32 persen, dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,20 persen. Harga sayuran seperti bayam, kangkung, ikan selar, daging, telur, dan daging ayam, turun. Nah kalau bulan ini turun, warga mesti hati-hati karena harga pada bulan berikutnya biasanya naik.

“Sekarang (Mei) mulai merangkak naik,” ujar Rahayudin, Jumat (11/5).

***

Untuk mengendalikan laju inflasi jelang Ramadan dan Idul Fistri, Wali Kota Batam, Rudi mengeluarkan surat edaran tentang Pengendalian Inflasi Menjelang Ramadan dan Idul Fistri tahun 2018/1439. Dalam surat edaran bernomor 157/SE-EKO/IV/2018 itu tercantum empat poin yang harus dilakakukan untuk mengendalikan inflasi di Kota Batam.

Dalam poin-poin itu disebutkan, dinas terkait bersama stake holder agar dapat melakukan pemantauan harga harian secara intensif di pasar. Pemantauan dilakukan pada H-7 bulan Ramadan sampai H+1 Lebaran. Harga yang dipantau seperti barang kebutuhan pokok yang sering menjadi pemicu laju inflasi. Kemudian produk yang telah diatur harga eceran tertinggi (HET) oleh pemerintah.

Pemantauan keamanan dan kelancaran pendistribusian barang juga perlu dilakukan. Ini untuk menghindari terjadinya kelangkaan kebutuhan masyarakat di pasar. Untuk menghindari kelangkaan, harga tidak stabil, maka tim dan OPD terkait diharapkan melakukan koordinasi intensif. Melakukan koordinasi secara intensif terhadap keamanan produk pangan yang beredar dengan melakukan pemantauan terhadap parsel dan minuman dalam kemasan kaleng. Pelaksanaan Operasi dan Kegiatan Pasar Murah.

Pengawasan harga supaya pelaku usaha tidak menaikkan harga secara tidak wajar atau menimbun barang untuk spekulasi. Untuk saat ini melakukan bazar sembako murah untuk masyarakat Batam. Khusus bazar kebutuhan pokok murah jelang Ramadan ini, Pemko menyediakan 128 ribu paket yang terdiri dari beras, gula, dan minyak goreng.

Paket ini seharga Rp 100 ribu per paket. Pemerintah memberi subsidi 50 persen. Itu artinya, masyarakat bisa mendapatkan paket sembako cukup dengan membayar Rp 50 ribu saja per paketnya.

“Ini kami bagi ke 64 kelurahan di 12 kecamatan di Batam. Sembilan mainland, termasuk tiga kecamatan hinterland di Belakangpadang, Bulang, dan Galang,” ujar Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemko Batam, Zurniati di Batamcenter, Jumat (11/5) lalu.

Bazar sembako murah ini akan berlangsung dua tahap. Tahap pertama sedang berjalan. Masing-masing kelurahan di Batam akan mendapatkan 2 ribu paket. Pemko Batam memberikan subsidi sebesar Rp 6,4 miliar yang semuanya itu diperuntukkan kepada 128 ribu warga prasejahtera di 64 kelurahan. Dana subsidi ini diambil dari APBD Batam tahun 2018.

“Perlu diketahui bazar sembako murah ini kami berikan khusus hanya kepada masyarakat miskin di masing-masing kelurahan,” ujar Zurniati yang juga mantan camat Sekupang ini.

Selain untuk masyarakat prasejahtera, Pemko juga mengadakan pasar murah dengan menggandeng enam distributor sembako, pengusaha retail, bulog, dan juga Bank Indonesia. “Pasar murah ini bisa dinikmati seluruh masyarakat Batam dari berbagai lapisan. Semua kebutuhan tersedia di sana,” ujar Zurniati.

Tahun ini, pasar murah yang diadakan Pemko bekerja sama dengan distributor ini juga menggandeng sejumlah pengusaha ritel dengan memberikan harga-harga promo untuk berbagai kebutuhan pangan lainnya, seperti sirup, gula, tepung, dan yang lainnya. “Harus harga promo. Kalau tidak, produknya kami tolak dijual di pasar murah,” ungkap Zurniati.

Hanya saja, pasar murah ini hanya tersedia di sembilan kecamatan mainland. Untuk kecamatan hinterland tidak tersedia. Alasannya, distributor keberatan karena harga yang mereka berikan selama pasar murah berlangsung tidak mampu menutupi harga transportasi ke kecamatan hinterland tersebut.

“Ke depan, semoga ada APBD yang dianggarkan untuk biaya transportasi pasar murah ke hinterland, sehingga terjadi pemerataan juga,” jelas Zurniati.

Di pasar murah ini, masyarakat bebas mendapatkan berbagai kebutuhan yang mereka inginkan, seperti daging sapi, ayam, daging kerbau, aneka sayur-mayur, cabai, bawang merah, bawang putih, telur, ikan, beras, minyak goreng, tepung, gula, dan aneka kebutuhan lainnya.

Ria seorang pedagang sayur Tos 3000 Jodoh menunjukan cabai rawit
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Mengenai harga, Zurniati mengklaim, harga seluruh kebutuhan yang tersedia di pasar murah ini berada di bawah HET (harga eceran tertinggi,red) pasar pada umumnya, yakni rata-rata lebih murah Rp 10 ribu. ” Contohnya, di pasar Mega Legenda harga cabai Rp 48 ribu, nah di pasar murah, warga bisa mendapatkan harga lebih murah Rp 34 ribu. Mengapa lebih murah? karena distributornya langsung yang menjual ke konsumen rumah tangga,” jelas Zurniati.

Demikian juga dengan daging sapi beku. Kalau di pasar Tos 3000 bisa didapatkan Rp 88 ribu per kg, untuk pasar murah kali ini, bisa didapatkan seharga Rp 78 ribu per kg. “Pasar murah ini akan berlangsung sampai 15 Mei mendatang,” ungkap Zurniati.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, ada pun tujuan pasar murah ini adalah untuk mengendalikan kestabilan harga ketahanan pangan dan untuk mencegah terjadinya inflasi. Sebab berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, Ramadan, Idul Fitri, bulan kenaikan kelas, atau hari-hari besar lainnya, inflasi rentan terjadi.

“Jadi untuk mengendalikannya, ya kita intervensi harga lewat pasar murah ini,” jelas Zurniati. (uma/cha/gas/yui/eja/iza)

Nelayan Lingga Diduga Dimangsa Buaya

0
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi yang diduga korban diserang buaya, Sabtu (12/5). F. Wijaya Satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Azman, seorang nelayan yang tinggal di RT 07, RW 01, Desa Mepar diduga diserang dan dimangsa buaya. Ia diketahui hilang, Sabtu (12/5) sekitar pukul 22.30 WIB setelah menimba air di pelantar rumah panggungnya.

Hingga Minggu (13/5), satu unit kapal Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lingga, Polsek Daik dan TNI AD dikerahkan mencari korban dibantu sejumlah masyarakat.

“Hingga saat ini kami masih terus melakukan pencarian bersama masyarakat,” ujar Kapolsek Daik Iptu Sugianto saat melakukan pencarian bersama masyarakat dimulai dari Sungai Mepar hingga Sungai Marok, Minggu (13/5) pagi.

Sugianto mengatakan, kepolisian menerima laporan hilangnya Azman sejak Sabtu malam. Dalam pencarian, tim menemukan baju yang dikenakan Azman terakhir kali korban terlihat. Baju tersebut ditemukan jauh dari lokasi kejadian yakni di perairan Sungai Marok.

“Kami terus melakukan pencarian. Seluruh kekuatan kami turunkan untuk melakukan pencarian korban,” ujar Azman.

Sungai Mepar di Daik Lingga memang sering memakan korban. Hal ini dikarenakan sungai tersebut banyak dihuni buaya liar.

Namun hingga saat ini Pemerintah dan instansi terkait belum mengambil langkah yang jelas untuk mengatasi masalah tersebut agar meminimalisir korban. (wsa)

Gelaran Perdana Trabas Adventure Sukses

0
Direktur Batam Pos Guntur Marchista Sunan bersama Pj. Walikota Raja Ariza dan Kadispora Kepri Meifrizon melepas peserta Trabas Adventure di Jembatan Dompak, Minggu (13/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Trabas Adventure yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri bersama Batam Pos di Bintan berlangsung sukses, Minggu (13/5). Selain menjadi ajang turing para rider, ke depan Trabas Adventure bisa dikemas dalam skala nasional untuk promosi pariwisata di Bintan dan Tanjungpinang.

“Apalagi jika nanti event-nya sudah level nasional,” kata Asisten I Pemprov Kepri, Raja Ariza, sebelum membuka acara tersebut di Bintan, Minggu (13/5).

Raja Ariza yang juga Penjabat Wali Kota Tanjungpinang ini mengapresiasi acara Trabas Adventure karena dinilai cukup kreatif dan berjalan sukses. Menurut dia, acara tersebut memang tepat digelar di Bintan dan Tanjungpinang.

“Tanjungpinang dan Bintan memang memiliki medan-medan yang menantang bagi rider,” ujar Raja Ariza.

Sementara Direktur Batam Pos, Guntur Marcista Sunan mengatakan Trabas Adventure merupakan wadah positif yang tepat bagi para pencinta otomotif untuk memperkuat tali silaturahmi. Menurut Guntur, untuk memberikan sensasi yang berbeda bagi rider, panitia kegiatan sudah merancang rute-rute yang menantang.

“Sebelum ini, sudah dilakukan survei lokasi. Kami yakin, rute yang ditetapkan akan benar-benar menguji andrenalin para rider,” ujar Guntur dalam sambutannya, kemarin.

Dalam kesempatan itu Guntur juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan Trabas Adventure yang pertama kali ini di Kepri ini.

Secara resmi, Trabas Adventure dibuka oleh Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza sekitar pukul 10.30 WIB di Jembatan I Dompak, Tanjungpinang. Direktur Batam Pos Guntur Marcista Sunan, dan Kadispora Kepri Meifrizon turut serta melepas para peserta Trabas Adventure.

Setelah melewati Jembatan I Dompak, rute perdana yang diambil adalah Tanjungmoco, Dompak. Kemudian melintas di depan Vihara 1.000 patung, Tanjungpinang.

Perjalan berikutnya adalah melalui Perkampungan Sidorejo, kawasan perkebunan PT. Tirta Madu yang mengarah ke Sei Gesek, Bintan. Setelah beristirahat siang, penjelajahan kembali dilanjutkan dengan melintasi hutan yang ada di kawasan Hotel Agro sampai ke KM 46, Bintan. Sekitar pukul 14.30 WIB para peserta tiba di lokasi finish, yakni Trikora IV, Bintan tepatnya di Pantai Pemda.

Selain menyediakan hadiah uang tunai sebesar Rp 25 juta, Trabas Adventure juga bertabur doorprize dengan hadiah utama lemari es. Trabas Adventure perdana ini terlaksana berkat dukungan dan kerja sama Pemko Tanjungpinang, Pemkab Bintan, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri, KONI Kepri, Polres Bintan, Capella Honda, Agung Toyota, Ravel, dan Mindy Air Minum.

“Kita memberikan apresiasi tentunya. Karena Trabas Adventure ini, menjadi wadah baru untuk pencinta otomotif. Karena bukan berpacu siapa cepat, tetapi adalah membentuk kebersamaan dan kekeluargaan,” ujar Ketua IMI Korwil Tanjungpinang, Yova Apriazir, yang ikut bertualang bersama peserta Trabas Adventure. (jpg)

Anggota DPRD Segera Diperiksa

0

batampos.co.id – PENYIDIKAN dugaan korupsi biaya perjalanan dinas di dalam dan luar daerah DPRD Karimun tahun anggaran 2016 terus berlangsung. Polisi telah menetapkan mantan bendahara DPRD Karimun berinisial BZ sebagai tersangka pada pekan lalu.

”Saat ini kami fokus pada penyidikan dengan meminta dan menggali keterangan dari tersangka BZ. Karena tersangka inilah yang berhubungan langsung dengan pembayaran uang SPPD (surat perintah perjalanan dinas) yang bersumber dari APBD 2016,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya melalui Kasat Reskrimnya, AKP Lulik Febyantara, Sabtu (12/5).

Bendahara dalam mengeluarkan uang untuk pembayaran SPPD, lanjutnya, sudah pasti diketahui Sekwan yang menjabat saat itu. Hanya saja, dalam proses mengeluarkan biaya SPPD dari tersangka BZ, diduga ada penyimpangan atau penyelewengan. Apakah hal tersebut diketahui oleh atasan BZ saat itu atau tidak, penyidik masih fokus menggali keterangan dari tersangka BZ.

”Kami juga akan tetap menggali pejabat yang menjadi Sekwan saat itu. Kami akan mintai keterangannya,” ujar Lulik.

Selain itu, pekan ini, penyidik akan memanggil dan memeriksa beberapa anggota DPRD Karimun yang diduga mengetahui perkara ini. “Pemanggilan legislatif masih sebatas saksi,” kata Lulik.

Diberitakan sebelumnya, pekan lalu tim Tipikor yang dipimpin AKP Lulik Febyantara menggeledah ruangan keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Karimun. Penggeledahan tersebut untuk mengamankan dan menyita dokumen-dokumen yang terkait dengan kegiatan DPRD Kabupaten Karimun yang menggunakan biaya perjalanan dinas. Tak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah jika penyidik menemukan cukup bukti. (san)