Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 12291

Pemerataan Pembangunan, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun, MenPAN RB Asman Abnur, Menteri BUMN Rini Soemarno melakukan pertemuan membahas pembangunan di Kepri, Rabu (11/4). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau Program Padat Karya Tunai 2018 di Daerah Pantai Panau, Pela­buhan Kabil, Nongsa, Batam, Rabu (11/4). Peninjauan dilakukan bersama Menteri PAN-RB Asman Abnur, Menteri BUMN Rini Soemarno, Jaksa Agung HM Prasetyo, Wali Kota Muhammad Ru­di, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, dan Kajati Kepri Asri Agung Putra beserta rombongan.

Nurdin mengatakan, pemerintah terus berupaya mewujudkan kesejahteraan rakyat. Ini tertuang dalam program-program pembangunan yang memenuhi kebutuhan pokok di daerah. “Program akan terus berjalan agar pembangunan dapat merata dirasakan masyarakat,” ujar Nurdin.

Yusri, masyarakat setempat mengadu kepada gubernur tentang berbagai kendala yang selama ini dirasakan masyarakat. Salah satunya soal banjir rob (air laut pasang) maupun banjir saat hujan deras.

Nurdin langsung merespons dengan mengatakan pemerintah akan membuat porgram padat karya, yakni membangun drainase untuk mengatasi banjir. Yusri juga mengeluhkan banyaknya bangunan sekolah yang sudah tidak layak pakai sehingga menyebabkan proses pendidikan terhambat. “Kita akan bantu untuk pembangunan gedung sekolah itu,” lanjut Nurdin.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan bahwa program padat karya merupakan bentuk partisipasi pemerintah untuk pemerataan pembangunan.
“Kita terus berupaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan,” ujar Rini.

Program itu sendiri merupakan program pemerintah pusat untuk daerah yang diselenggarakan dari 11-13 April 2018. Beberapa program yang dijalankan yakni pembangunan drainase sepanjang 300 meter yang melibatkan 300 pekerja dan empat unit MCK.

Program ini menghabiskan anggaran lebih dari Rp 1 miliar yang melibatkan empat BUMN, yakni Pelindo 1, BKI (Biro Klasifikasi Indonesia), PT Sucofindo, dan Persero Batam.
Kesempatan tersebut diserahkan bingkisan berupa perlengkapan sekolah kepada 50 siswa SD 07 Desa Panau.

Sebelum ke Kampung Panau rombongan meresmikan MV Dharma Lautan Intan, milik Djakarta Lloyd di Pelabuhan Makobar Batuampar. Kehadiran kapal curah ini untuk mendukung Djakarta Llyod mengangkut batu bara untuk PT PLN (Persero). (bni)

19 Kota Antre Bangun Mal Pelayanan Publik

0
foto: agus bagjana / posmetro batam

batampos.co.id – Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur memastikan peresmian Mal Pelayanan Publik Batam asih sesuai dengan rencana awal yakni akan di resmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Ini kan kami targetkan (diresmikan) Presiden ya. Tapi kan agenda presiden sangat padat, kita sesuaikan saja nanti,” kata dia.

Ditanya apakah jadi April ini? Asman menyampaikan akan melihat terlebih dahulu apakah ada agenda presiden ke Batam bulan April ini. “Kalau ada kami masukan (sesuaikan),” imbuhnya.

Sementara itu, soal perizinan yang terintegrasi dalam satu tempat ada 19 kota yang kini antre ingin mendirikan MPP seperti di Batam. Ia mengataka, ini tentu kabar bagus dan diharpakna dapat mendongkrak Ease of Doing Business Indonesia (EODB) Indonesia dari peringkat 71 menjadi peringkat 40.

“Pak presiden ingin kita dibawah 40, Menko Perekonomian target 40. Ini yang terus kita kejar,” ucap dia.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku MPP Batam merupakan MPP yang terbagus. Sebelumnya ia pernah mengunjungi MPP Banyuwangi, Jawa Timur.

“Saya lihat di Banyuwangi bagus, di sini (Batam) lebih bagus lagi. Saya senang ketika diajak Menpan (Asman) ke sini, dengan sistem yang bgini dan kita di dukung Jaksa Agung (HM Prasetyo) saya rasa investor akan meningkat trustnya ke Batam,” ucap Rini.

Ia juga mengaku senang, layanan terintegrasi dapat meningkatkan kekompakan instansi di daerah. Apalagi Batam yang hadir dengan kekhasannya yakni ada BP Batam dan Pemko Batam.

“Semua (instansi) jadi menyatu, persoalan investasi dapat terselesaikan kalau begini,” pungkasnya. (adi)

Hindari Sifat Marah

0
Tausiah disampaikan Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Masjid Babussalam, Bengkong Indah II, Batam, Rabu (11/4). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak masyarakat lebih mendekatkan diri kepada Allah. Segala kebimbangan akan sirna jika jiwa ini terus dibangun dan didekatkan kepada Allah.

Dikatakan Nurdin, dalam lagu Indonesia Raya ada syair bangunlah jiwanya, bangunlah badannya. Semua itu bisa dibangun dari diri sendiri sejak subuh. ”Memulai aktivitas sejak fajar dengan berjamaah di masjid,” kata Nurdin saat safari subuh di Masjid Babussalam, Bengkong Indah II, Batam, Rabu (11/4).

Menurut Nurdin, budaya baik ini harus ditebar. Majelis-majelis ilmu harus terus diselenggarakan. Harus saling nasi­hat menasihati dalam kebaikan.
Nurdin mengilustrasikan mulai menebarnya sikap marah pada sebagian masyarakat. Kemarahan itu kemudian menimbulkan kebimbangan dan kerisauan pada diri sendiri.
Yang lebih berbahaya, katanya, dari sikap marah-ma­rah yang tidak jelas itu timbul penyakit iri dengki dan membuka aib.

“Pangkat jabatan tak naik marah, seakan ada yang terganggu pada jiwa ini,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, sikap marah berbahaya ketika hendak membuat aturan atau kebijakan. Hal ini membuat masalah jadi semakin kusut dan tidak selesai. “Kalau ada dendam, nantinya semua dibuat dengan cara benci. Hal ini menyebabkan masalah kian kusut ke­berkahan makin jauh,” kata Nurdin.

Dinamika marah-marah ini, kata Nurdin, harus diubah. Memulai dari diri sendiri. Begitu dengar azan segera menghadap Allah. Setelah itu dilanjutkan dengan aktivitas masing-masing.

Memuliakan Alquran, memakmurkan masjid dan memperkuat silaturahmi, kata Nurdin, akan membuat negeri ini semakin tentram. Wujudkan bahwa kehadiran Islam memang memberikan rahmat untuk alam.

Menurut Nurdin, hal itu akan menciptakan kedamaian dan keharmonisan. Keadaan jiwa dan raga penuh ketenangan. “Berilah orang lain kebahagiaan. Jadi ketika orang melihat Islam, mereka bisa menumpang kedamaian dan menumpang ketentraman,” kata Nurdin.(bni)

Pengelolaan Sampah Belum Optimal

0

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Sampah, dengan harapan persoalan sampah di wilayah tersebut bisa segera teratasi.

Anggota Pansus Ranperda Pengolahan Sampah, Ayub mengatakan, persoalan sampah tidak bisa dipandang sebelah mata. Keberadaannya mengganggu kesehatan dan keindahan kota.

”Sampah merupakan permasalahan nasional, maka pemerintah pusat konsen mengatasi masalah ini dengan membentuk Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang Persampahan,” ungkap Ayub, kemarin.

Pemkab Anambas hingga saat ini belum bisa mengatasi permasalahan sampah.Padahal sesuai UU 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, pemerintah daerah wajib dan harus menjalankan pelayanan publik serta mengatasi permasalahan sampah.

Pemerintah, lanjutnya, harus memperhatikan kualitas hidup, kesehatan, dan kenyamanan masyarakatnya. ”Apalagi ini (persoalan sampah, red) akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat serta perkembangan pariwisata,” jelasnya.

Ketua DPRD Anambas Imran menegaskan, pemda dalam hal ini eksekutif dan legislatif harus membentuk produk hukum sebagai landasan pelaksanaan dan penerapan lingkungan hidup sehat.

”Ranperda ini merupakan inisiatif DPRD namun butuh dukungan semua pihak demi menerapkan hidup sehat dan menjaga lingkungan yang bersih,” ucapnya. (sya)

Kementerian BUMN Sudah Bahas Tanjungsauh dan Jembatan Babin

0

batampos.co.id – Menteri BUMN Rini sumarno mengatakan bahwa keterlibatan Pelindo dalam pembangunan pelabuhan kontainer Tanjungsauh dan jembatan Batam-Bintan sudah dibahas di tingkat kementerian. Bahkan sudah dibahas di level deputi.

“Tahap itu masih dalam tahap pembicaraan. Sudah di level deputy sekarang,” katanya usai meninjau Mal Pelayanan Publik, Kamis (11/4).

Sementara itu pimpinan Panbil Group Johanes Kennedy mengatakan bahwa pembangunanTanjungsauh ini diharapkan bisa dilakukan secepat mungkin. Apalagi sudah dilakukan MoU beberapa waktu lalu. Ia mengatakan untuk tahap awalnya nanti akan dilakukan pembangunan jembatan Batam-Tanjungsauh. Dan diprediksi biaya untuk pembangunan phase pertama ini mencapai Rp 13 Triliun.

“Kita berharap pembangunannya bisa dilakukan secepat mungkin,’ katanya.

Perusahaan yang kemungkinan besar terlibat dalam pembangunan mega proyek tersebut selain Panbil juga ada Pelindo dan CCC Company, Tiongkok.

Dalam MoU beberapa waktu lalu, perwakilan dari Pelindo, Sandi Wijaya juga berharap agar pembangunan Tanjungsauh ini bisa segera dilakukan. Pelindo akan menggunakan potensi yang ada agar pelabuhan internasional tersebut bisa segera terealisasi.

“Kami punya banyak pelabuhan di Sumatera. Ada si Sumatera Utara, ada di Aceh.Ini semua akan kita koneksikan untuk mendukung Tanjungsauh,” katanya.

Sementara itu, kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menyambut baik pembangunan Tanjungsauh. Apalagi proyek ini sejak beberapa tahun lalu sudah digembor-gemborkan tapi tak ada realisasi. Ini juga dibangun untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di Batam. “Ini untuk menangkap pasar selat malaka,” katanya.

Menurutnya pembangunan di Batam harus terintegrasi untuk menumbuhkan perekonomian. Jembatan Batam-Bintan yang menghubungkan kedua daerah dinilai akan signifikan mendorong pertumbuhan ekonomi di Batam dan Bintan. (ian)

Pemkab Pantau Harga Telur dan Daging

0
Seorang pedagang memotong ayam dagangannya di Pasar Tanjunguban, Rabu (11/4). f. Slamet Nofasusanto/batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Bintan terus memantau pergerakan harga telur, daging sapi dan daging ayam di sejumlah pasar tradisional dan distributor. Hal itu dilakukan mengingat permintaan tiga komoditi tadi akan meningkat menjelang bulan Ramadan.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DUPP) Kabupaten Bintan Setia Kurniawan mengatakan, hingga saat ini pasokan ketiga komoditi tersebut stabil. ”Namun, harga daging beku impor sedikit mengalami kenaikan,” katanya.

Selain ketiga komoditi tersebut, pihaknya juga memantau harga dan pasokan beras, gula dan minyak goreng. Harga ketiga komoditi tersebut diatur Harga Eceran Tertinggi (HET) .
”Pemantauan dan pengawasan kami lakukan, supaya pasokan sejumlah kebutuhan pokok cukup dan harganya stabil,” ungkapnya.(met)

BP Batam Komit Ikut Bangun Tanjungsauh

0
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo.
Foto: Cecep Mulyana

batampos.co.id – Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan pihaknya akan mendukung pembangunan Tanjungsauh. Selain pelabuhan, maka pemerintah katanya juga akan merencakan KEK disana dengan operatornya pemerintah daerah.

“Tanjungsauh paling utama, karena kondisinya kosong, bukan hutan lindung dan sebagainya,” katanya.

Meskipun bukan masuk wilayahnya, BP tetap berkomitmen untuk ikut membangun Tanjungsauh.

Pengusaha pun menyambut positif rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pelabuhan Tanjungsauh. Namun untuk menerapkannya, perlu mempertimbangkan untuk menciptakan situasi kondusif di Kepri.

“Pembangunan Pelabuhan Tanjungsauh sangat bagus, tapi juga harus diiringi dengan upaya menciptakan situasi perdagangan yang kondusif di seputar perairan Kepri,” ujar Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Batam, Daniel Burhanudin, Rabu (11/4).

Menurutnya kapal-kapal akan datang karena melihat situasi yang kondusif disana.

“Kapal itu mengikuti perdagangan. Jadi investor asing yang ada dalam pembangunan pelabuhan tersebut harus bisa menarik kapal-kapal asing ke Tanjungsauh,” jelasnya.

Pemerintah juga harus memberi insentif ke sana.

“Harus disertai dengan insentif agar uang yang dihabiskan untuk membangunnya tidak percuma,” paparnya.(leo)

Setahun Dijatah Satu Kasus Korupsi

0
Sigit Prabowo. F. Slamet/batampos.co.id

batampos.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan diberikan anggaran Rp 50 juta untuk membongkar kasus korupsi yang ada di Kabupaten Bintan. Anggaran tersebut sesuai dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018 yang diberikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

”Itu hanya untuk mengungkap satu kasus korupsi saja,” ujar Kajari Bintan Sigit Prabowo usai melantik pejabat eselon IV di lingkungan Kajari Bintan di kantornya, Rabu (11/4).

Sigit menjelaskan, anggaran tersebut akan digunakan untuk penanganan kasus korupsi yang dibagi untuk penyelidikan sekitar Rp 25 juta dan penyidikan Rp 25 juta.

”Jika ada laporan kasus korupsi lainnya, kami tidak akan dapat memprosesnya karena anggaran yang diberikan terbatas,” ungkap Sigit.

Selain terbatasnya anggaran, Sigit menyampaikan personel di Kejari juga terbatas. Idealnya di Kejari Bintan ada lima orang Kepala Seksi (Kasi). Masing-masing Kasi memiliki tiga Kepala Sub Seksi (Kasubsi) dan empat Kaur di Kasubag.

”Tapi yang diberikan sesuai SK hanya empat pejabat. Idealnya 19 pejabat mulai setingkat Kasubsi dan Kaur. Karenanya kami mengusulkan ke Kejati Kepri untuk diteruskan ke pusat,” ungkapnya.(met)

Stok Sembako di Kundur Aman Jelang Ramadan

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat sidak gudang sembako di Tanjungbatu, belum lama ini. F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun memastikan kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di Kundur jelang Ramadan, aman.

Kepastian itu diungkapkan gubernur usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang sembako di Tanjungbatu, setelah acara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 seminggu lalu.

Nurdin juga berkoordinasi dengan beberapa distributor sembako di Tanjungbatu guna menjaga stok sembako di Tanjungbatu tetap aman.

Gubernur sidak di gudang PT Robinson yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanjungbatu Kota. Kedatangan Nurdin ke gudang membuat kaget sejumlah karyawan bahkan pemilik gudang sendiri. Bahkan gubernur juga berkomunikasi dengan karyawan menanyakan kebutuhan sembako yang ada di gudang.

“Saya sempatkan untuk datang ke beberapa gudang sembako untuk melihat langsung stok kebutuhan sembako di Tanjungbatu. Kan tidak lama lagi akan masuk bulan Ramadan. Makanya saya berkoordinasi dengan beberapa distributor sembako yang ada di Tanjungbatu, intinya kebutuhan sembako aman,” kata Nurdin.

Mantan Bupati Karimun ini akan terus memantau stok sembako di sejumlah daerah. Masyarakat menurutnya tidak boleh sampai kesulitan mendapatkan sembako.
Selain itu juga untuk memantau kenaikan harga di pasaran. Karena biasanya beberapa jenis sembako mengalami kenaikan menjelang atau saat Ramadan.(ims)

Dewan Minta Tuntaskan Persoalan Pelabuhan Dompak

0

batampos.co.id – Legislator Komisi III DPRD Kepri Irwansyah kembali menyoroti molornya penyelesaian Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang. Ia meminta Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengambil sikap menuntaskan persoalan tersebut.

”Pembangunan Pelabuhan Dompak menjadi bagian dari perkembangan Dompak itu sendiri, tapi kok tak tuntas juga,” ujar Irwansyah, Rabu (11/4).

Dengan berlarut-larutnya penyelesaian pembangunan tersebut, bisa menimbulkan konsekuensi yang tidak baik. Salah satunya semakin rusaknya infrastruktur yang ada, sehingga butuh perbaikan berbiaya besar.

”Selain rugi dari sisi keuangan, tentu kita juga dirugikan dari sisi waktu,” paparnya.
Disinggung tidak jelasnya kelanjutan pembangunan pelabuhan tersebut disebabkan persoalan hukum? Menurutnya, proses hukum yang terjadi hendaknya tidak menjadi penghalang. Apalagi perjalanannya sudah lama.

”Jika bisa disiasati bersama, tentu tidak ada salahnya. Artinya proses hukum berjalan, penyelesaian pembangunan juga jalan,” tutup Irwansyah.

Belum lama ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri Jamhur Ismail mengatakan, mangkraknya penyelesaian Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang, lantaran masih dalam proses hukum. Dimana pihak Polres Tanjungpinang tengah menyelidiki adanya dugaan korupsi dalam pembangunan.

Padahal, anggarannya sudah ada. ”Lewat APBN 2018 alokasinya sudah ada, tetapi masih dalam tanda bintang. Artinya ada dua kemungkinan, yakni lanjut atau tidak,” ujarnya.

Menurut Jamhur, Pemprov Kepri sudah menghibahkan lahan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sehingga tidak ada lagi persoalan administrasi. Ia sangat menyayangkan persoalan hukum yang terjadi sekarang ini.(jpg)