Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12297

Speaker First, Lantangkan Rock Indonesia ke Inggris dan Amerika

0

batampos.co.id – Band rock asal Bandung, Speaker First terus mengibarkan nama di panggung internasional. Setelah beraksi dalam Woodstock Festival pada 3 Agustus 2017 di Polandia, kini mereka sukses mengadakan tur luar negeri.

Speaker First baru saja menyelesaikan tur bertajuk Break My Soul Tour Part 1. Tur tersebut singgah ke dua negara yakni Amerika Serikat dan Inggris. Grup yang diisi Athir Alkatiri (vokal), Benny Barnaby (gitar), dan Bonny Barnaby (gitar) itu berada di sana selama dua pekan.

“Kami baru balik dari London, setelah berangkat pada 27 April kemarin. Dua minggu di sana ngga ada istirahat, main di Amerika Serikat dan UK,” kata Athir saat berbincang dengan JawaPos.com di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Minggu (13/5).

Menurut Bonny, tur dunia ini dilaksanakan untuk mempromosikan single bertajuk Break My Soul. Sejak dirilis, lagu Speaker First itu memang mendapat tempat yang baik di kalangan pencinta musik luar negeri, khususnya Amerika Serikat dan Inggris. Bahkan Break My Soul sering di putar di berbagai daerah setempat.

“Kami ingin membawa lagu ini lebih jauh,” ujar Bonny. Total ada enam panggung yang ditaklukkan Speaker First dalam tur kali ini. Selama dua pekan, merema memulai perjalanan musik dari Amerika Serika, Liverpool Sound City Festival, dan di Manchester.

“Di Amerika kami ada tiga panggung, dan tiga jadwal di Inggris,” jelas Athir.

Hebatnya, Speaker First mendapat sambutan luar biasa selama di sana. Sang vokalis menyebut bahwa selama manggung mereka diapresiasi oleh pencinta musik rock di Amerika Serikat dan Inggris. Banyak penonton memuji penampilan dan musik rock n roll yang mereka usung.

“Respons di sana luar biasa. Sampai ada yang bilang ‘you guys, Led Zeppelin-nya Indonesia,” ceritanya.

Tur dunia Speaker First tidak berhenti di situ saja. Kemeriahan Break My Soul Tour Part 1 akan dilanjutkan dengan Part 2. Adapun destinasi yang dituju Athir, Benny, dan Bonny ke depan adalah Eropa. Benua Biru bakal mereka taklukkan setelah Ramadan dan lebaran.

“Abis lebaran kami akan tur Eropa, 20 sampai 30 titik. Dari Norwegia, German, dan lainnya,” tutur Athir.

Dalam jeda tur ini, Speaker First menggunakannya untuk menggodok full album berikutnya. Mereka bertekad bisa secepatnya kembali masuk studio dan merilis karya teranyar. Selain itu, dalam waktu dekat Speaker First bakal mengumumkan kontrak dengan salah satu label rekaman luar negeri.

(ded/JPC)

Peziarah Padati TPU Taman Langgeng Sei Panas

0
Warga Batam melakukan jiarah kubur di Taman Langgeng Seipanas, Batamcentre, Minggu (13/5). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Menjelang masuknya bulan suci Ramadan, pengunjung Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Langgeng, Sei Panas meningkat. Ratusan orang silih berganti datang ke TPU yang terletak di Kompleks Inti Batam, Jalan Laksamana Bintan ini, untuk berziarah ke makam kerabatnya.

Sebagian peziarah yang tiba di TPU Taman Langgeng, Sei Panas membawa keluarganya. Nampak, mereka mendatangi makam kerabat atau keluarga di lokasi. Salah satunya adalah Sudarno, 47, salah satu peziarah yang datang bersama dengan istrinya.

“Hari ini sudah masuk minggu terakhir jelang ramadan, ini sudah tradisi keluarga kami. Sebelum ramadan, saat masuk Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Nanti sudah masuk lebaran Idul Fitri ke sini lagi,” ujarnya.

Sudarno mengatakan, ia berziarah ke makam mertuanya yang meninggal pada tahun 2003 dan anaknya yang meninggal tahun 2010 lalu. Dia mengatakan, dalam ziarahnya itu Sudarno berdoa agar arwah keluarganya dapat diberi ketenangan memasuki bulan ramadan.

“Kami kirimkan doa buat almarhum mertua dan anak kami. Semoga dilancarkan dan diberi ketenangan dalam menjalani bulan ramadan ini,” ungkap dia.

Sementara, untuk kuburan Sudarno mengakui bahwa kuburan aak dan mertuanya sudah bersih. Sudarno hanya berharap agar kuburan yang ada di TPU Sei Panas dapat tertata lebih baik lagi kedepannya.

Begitu pula dengan aktivitas pedagang di sekitar lokasi. Mereka menjajakan dagangannya seperti bunga untuk keperluan ziarah hingga jajanan di area TPU. ?Mereka sudah memulai kegiatan tersebut semenjak pukul 07.00 WIB. Tradisi ini memberikan rezeki bagi warga yang tinggal di sekitar TPU Langgeng Sei Panas.

Salah satu pedagang bunga yang ditemui di kawasan TPU Langgeng Sei Panas mengatakan, tiga kantong bunga dijual seharga Rp 10 ribu. Dalam sehari, Ani mengaku dapat meraup uang sdikitnya Rp. 50 ribu. Hal ini, sangat bermanfaat bagi dirinya dan warga lainnya dalam menghadapi masuknya bulan ramadan.

“Lumayan untuk puasa hingga lebaran nanti. Sebagian uangnya juga bisa disimpan untuk beli baju lebaran anak dan perlengkapan shalat. Jadi uangnya bisa disimpan,” tuturnya.

Diperkirakan, ziarah makam ini akan semaki meningkat hingga H-1 menjelang masuknya bulan puasa. Para pedagang kembang ini terlihat menawarkan daganganya dimulai dari gapura TPU Sei Panas. Mereka seolah berebutan mencari pelanggan yang hendak membeli bunga-bunga mereka.

Para peziarah sebagian besar memarkirkan kendaraannya di pinggir TPU. Namun, hal tersebut tidak mengganggu lalu lintas pengendara lainnya. Para warga juga mendapat keuntungan dari parkir kendaraan para peziarah. Untuk mobil, merka dikenakan tarif parkir Rp. 2.000 dan Rp. 1.000 untuk satu motor. (gie)

Satpol PP Batam Patroli Setiap Malam Selama Ramadan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Untuk memastikan jam operasional Tempat Hiburan Malam (THM) telah sesuai dengan aturan yang disepakati, Satuan Polisi (Satpol) Pamongpraja (PP) Kota Batam siap melakukan patroli setiap malam selama bulan Ramadan.

Pengawasan terhadap THM itu dilakukan demi kelancaran umat muslim di Kota Batam dalam menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Untuk melakukan penawasan, Satpol PP menggandeng beberapa instansi terkait.

“Dalam pengawasan THM nanti, tetap kita gandeng TNI, Polri maupun dinas terkait lainnya,” ujar Kasi Trantib Satpol PP kota Batam, Imam Tohari.

Dikatakan Imam, kepada THM yang melanggar aturan yang telah disepakati tentunya akan diberikan sanksi oleh instansi terkait yang dalam hal ini Dinas Pariwisata. Sanksi yang terberat yang akan diberikan kepada pengusaha THM adalah pencabutan izinnya.

“Sanksi itu diberikan oleh dinas terkait, bukan kami. Kami hanya memberikan rekomendasi saja. Sanksinya bisa seperti surat peringatan (sp) pertama sampai ketiga atau langsung pencabutan izinnya,” katanya.

Dilanjutkan Imam, Pemko Batam telah memberikan rekomendasi terkait operasional THM selama bulan Ramadan. Namun, rekomendasi yang telah diusulkan Pemko Batam itu belum final. Pasalnya, Dinas Pariwisata masih melakukan rapat dengan pengusaha THM, terkait usulan dari Pemko Batam tersebut.

“Saya belum terima bagaimana finalnya. Karena masih ada perundingan dinas terkait dengan pengusaha tempat hiburan malam,” ucapnya.

Walikota Batam Muhammad Rudi beberapa waktu yang lalu mengatakan, Pemko Batam mengusulkan THM tutup selama 12 hari, dengan perincian empat hari di awal Ramadan, empat hari di pertengahan dan empat hari di akhir Ramadan.

Selain itu, untuk jam operasional THM juga telah diusulkan oleh Pemko Batam. Selama Ramadan, seluruh THM baru boleh beroperasi pada pukul 21.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB. (gie)

Polresta Barelang Perketat Pengamanan

0
Anggota personel Gegana Brimob Polda Kepri berdialog dengan Wakasatlantas Polresta Barelang AKP Kartijo saat pengemanan Gereja GPIB Immanuel di Seraya, Batuampar, Minggu (13/5). Gereja-gereja di batam dilakukan pengamanan ketat dan Siaga Satu pasca bom bunuh diri di Surabaya. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kapolresta Barelang Kombes Hengki memerintahkan seluruh anggotanya untuk memperketat pengamanan di gereja-gereja. Hal ini menyusul rangkaian bom bunuh diri yang terjadi di tiga gereja yang ada di Surabaya, Jawa Timur, Kemarin. Perlu diketahui Polresta Barelang telah menetapkan status Siaga Satu sejak Jumat (11/5).

“Pagi ini kami melaksanakan pengamanan dan itu sudah kita laksanakan rutin setiap hari Minggu di seluruh gereja wilayah Batam. Status siaga satu sudah diperintahkan dari Mabes dalam beberapa hari ini,” ujar Hengki, kemarin.

Hengki juga memerintahkan jajarannya untuk bekerja sama dengan petugas pengaman gereja. Langkah ini untuk membantu mengatur sistem pengamanan jemaat yang akan melakukan ibadah hingga malam hari nanti. Kepada seluruh jemaat gereja diminta untuk tetap tenang dan ikut membantu sistem pengamanan.

“TNI, Polri dan masyarkat harus bersatu untuk melawan kelompok terorisme atau kelompok radikalisme. Masyarakat tidak usah takut dan kita harus sama-sama mewaspadai. Bila menemukan hal yang mencurigakan, silahkan langsung lapor kepada kita,” tuturnya.

Untuk pengamanan di gereja dikerahkan persobel bersenjata lengkap. Selain itu ada penambahan personel dari Ditsabhara dan Brimob Polda Kepri. Gereja-gereja yang memiliki letak strategis dan banyak jemaat menjadi prioritas pengamanan pihak kepolisian. Selain itu, seluruh barang bawaan jemaat juga dilakukan pemeriksaan dengan ketat.

“Kami mohon kepada segenap masyarakat untuk berdoa agar Batam tetap aman dan tenang. Tempat-tempat tersebut (umum dan ibadah) masuk area yang diamankan dengan patroli dan menempatkan atau memperbanyak petugas polisi di sana,” ungkapnya.

Pagi kemarin, terjadi ledakan bom di tiga gereja di Surabaya, sekitar pukul 07.30 WIB. Tiga gereja yang jadi sasaran aksi terorisme, yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Surabaya, gereja GKI di Jalan Diponegoro Surabaya dan gereja Pantekosta Jalan Arjuno Surabaya.

Usai ledakan di tiga gereja itu, Kapolresta Barelang Kombes Hengki, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kabag Ops Polresta Barelang dan Kasat Lantas Polresta Barelang langsung mendatangi beberapa gereja yang diantaranya Gereja Katolik Paroki Santo Petrus, HKBP Huria Lubukbaja, Graha Immanuel dan beberapa gereja lainnya. (gie)

Ajukan 2 Opsi Buka Tutup THM

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Pariwisata Kota Batam mengajukan dua opsi buka tutup tempat hiburan malam (THM) selama bulan suci ramadan. Opsi yang pertama yakni 5-5-5 dan opsi yang kedua 3-3-3.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Pebrialin mengatakan rapat penentuan buka tutup THM digelar Senin (14/5) bersama Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) Batam. Rapat itu nantinya akan dipimpin Walikota Batam, Muhammad Rudi yang juga akan menjabarkan hasil dari keputusan bersama.

“Penentuan buka tutup THM baru diputuskan setelah rapat nanti bersama FKPD,” terang Pebrialin.

Menurut dia, Dinas Pariwisata akan mengajukan dua opsi buka tutup THM selama bulan ramadan. Pertama 5-5-5, THM akan tutup selama lima hari diawal, lima hari pertengahan dan lima hari diakhir ramadan. Opsi kedua, 3-3-3 yakni THM tutup tiga hari diawal, tiga hari dipertengahan dan tiga hari diakhir bulan ramadan.

“Opsi ini kami dapat setelah menggelar rapat dengan pelaku usaha. Namun belum tahu mana yang akan disetujui saat rapat nanti,” ujar Pebrialin.

Jika sudah ditentukan, lanjut Pebrialin. Pihaknya akan membuat surat edaran dan mengirim ke seluruh pelaku usaha THM yang ada diseluruh Batam. Surat edaran itu juga mengatur sanksi yang diberikan kepada pelaku usaha yang melanggar keputusan yang telah ditetapkan.

“Ada sanksi bagi pelaku usaha yang melanggar. Namun seperti apa sanksinya itu juga akan dibahas dalam rapat FKPD,” pungkas Pebrialin. (she)

Digitalisasi Peta Batam Sudah 95 Persen

0
Deputi 3 Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Dwianto Eko Winaryo | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemetaan secara digital seluruh daratan Batam baru rampung 95 persen. Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo mengatakan jika sudah selesai, maka akan ditampilkan dalam website BP Batam.

“Ada tiga tahapan. Digitalisasi tahap pertama petanya sudah bisa dilihat di laptop, tahap kedua bisa dilihat di smartphone dan terakhir sudah bisa ditaruh di website BP,” kata Dwi, Sabtu (12/5).

Sebelumnya, memang proses digitalisasi lahan sudah berjalan namun dengan cara yang rumit dan lambat.”Dulu pakai arch map. Tidak semua laptop bisa. Jadi sekarang disederhanakan lewat file KMZ,” jelasnya.

Tipe data KMZ sangat mudah dioperasikan. Karena ukurannnya ringan dan bisa dibuka di aplikasi Google Earth.

“Datanya juga sudah bisa dipilah-pilah. Pengakses bisa melihat mana lahan yang termasuk hutan lindung, mana perumahan, dan mana lahan pariwisata. Sekarang sudah bisa lebih detail,” katanya.

Setelah nanti ditaruh di website BP, masyarakat dapat mengaksesnya untuk dapat melihat status lahan di Batam.”Nanti di website, bisa dilihat nama PT pemegang lahan dan berapa luasnya,” ungkapnya.

Digitalisasi juga berlaku untuk proses penerbitan Surat Perjanjian (SPJ), Surat Keputusan (Skep), Perjanjian Penggunaan Lahan (PPL) dan lainnya.

“Dulu masih manual, sekarang ini sudah pakai kodefikasi dengan barcode. Jadi tidak ada lagi kekhatiran akan dokumen palsu,” jelasnya.

Selain itu, kodefikasi bisa mempercepat pencarian data dan dokumen.”Sehingga terbitnya bisa lebih cepat,” pungkasnya.(leo)

Pak Wali, Air Mancur Madani Tak Aktif

0
Pengendara sepeda motor melintas didepan Taman Tuah Madani Batamcenter, namun sayang air mancur di lokasi ini jarang hidup atau hidup pada saat-saat tertentu. F Cecep Mulyana/batam Pos

batampos.co.id – Bundaran Madani yang sempat disebut-sebut akan menjadi salah satu ikon Batam ternyata tak terawat. Bahkan sejak dua minggu terakhir air mancur di bundaran madani tak terlihat aktif lagi.

Seperti yang terlihat kemarin, air mancur bundaran itu masih belum aktif alias mati. Beberapa warga mempertanyakan kondisi bundaran yang menelan APBD Rp 1,9 miliar pada tahun 2015 silam.

Yanti misalnya, pengendara yang kerap melintas di jalan Raja Ali Haji itu mempertanyakan kenapa air mancur di bundaran madani itu sudah tidak aktif lagi. Bahkan kondisi bundaran terlihat kurang diperhatikan oleh dinas terkait.

“Air mancurnya sudah tidak hidup lagi, sudah mati sejak dua minggu lalu,’ imbuh pekerja kawasan Batamcenter ini.

Menurutnya, kondisi itu semakin memprihatinkan jika memang bundaran madani disebut-sebut sebagai ikon Batam. Apalagi lampu warna warni yang biasa menyala sering mati.

“Tak ada yang spesial dong kalau kondisinya seperti itu. Sama kayak tugu dan kolam biasa. Jadi tak cocok disebut ikon Batam, karena biasa saka,” imbuhnya.

Sementara Kabag Humas Pemko Batam, Yudi Atmaji belum mengetahui perihal pasti air mancur di bundaran Madani tak menyala. Namun ia akan koordinasikan hal itu ke dinas terkait.

“Nanti saya tindaklanjuti ke Disperkimtam, apa yang menjadi penyebab matinya air,” pungkas Yudi. (she)

Turnamen Panah Polda Kepri Berlangsung Ketat

0

batampos.co.id – Kualifikasi serta eliminasi Polda Kepri Archery Open Tournament berlangsung ketat, Sabtu (12/5) di lapangan Mapolda Kepri. Beberapa kategori sudah dipertandingkan. Dari beberapa babak kualifikasi, eliminasi untuk kategori di bawah 12 tahun dan umum, telah ditentukan siapa saja yang berhak mendapatkan medali.

“Ada 24 medali kami berikan,” kata Ketua Pelaksana Turnamen, Feri Pamungkas, Sabtu (12/5).

Ia mengatakan untuk kualifikasi SD Putri medali emas berhasil disabet oleh Nada Salima dari club BIFZA ASC Batam. Sedangkan perak, diraih oleh Sarah Aqilah binta Nor Azam Shah dari Johor, Malaysia. Sedangkan Perunggu diberikan ke Nadia Jasmine Maharani, dari club BIFZA ASC Batam.

Kualifikasi SD Putra, untuk emas diraih oleh Ghaisan Dhiya dari BIFZA ASC Batam, perak didapat oleh Zaidan Mahadana Pasaribu dari GMA Medan, dan perunggu diberikan ke Habib Dedi Yunus dari Lagoz Archery Pelelewan.

Peraih medali emas eliminasi beregu SD Putri disabet oleh Sarah Aqilah, Khadijah Afifah, Batrisyia Balqia dari Johor, Malaysia. Medali perak diraih oleh Nada Salima, Nadia Jasmine, Athiyah Azura, dari Bifza ASC Batam. Perunggu didapat oleh Nadiya Aifa Mastarina, Aini Assyifa Rozi dan Hamasa Qudsi dari BIFZA ASC Batam.

Sedangkan medali emas eliminasi beregu SD putra, diberikan ke Habib Dedi Yunus, Ghulam Delir Setyanada, M Zacky Ananta dari LaGOz Archery, Pelalawan. Perak didapat oleh Taftazani Aria Santoso, Human Aushaf Farasa Wahyudi, Muhammad Efryan dari BIFZA ASC Batam. Perunggu disabet oleh Maliq Ranggana, Haidar Widad Wahyudi, Muhammad Faris dari BIFZA ASC Batam.

“Peraih medali eliminasi umum Putri, emas di dapat oleh Sella Triadi dari MAS, RIAU. Perak, Ananda Nurul Maulita dari BIFZA ASC Batam, Perunggu Sella Triadi MAS, Riau,” ucapnya

Medali emas eliminasi umum putra disabet oleh Nalananda Rofif Wirambara dari SAN Archery Tanggerang, perak diberikan kepada Athallah Rakha dari BIFZA ASC Batam, perunggu diraih oleh Ananda Delfayed dari BIFZA ASC BAtam.

Feri menerangkan kualifikasi untuk mencari skor tertinggi, lalu didapatkan pemenang. Sedangkan eliminasi, para atlet panah akan bertanding beberapa kali menentukan juara 1,2, dan 3. “Babak aduan ini, mulai dari 16 besar, 8 besar hingga final,” ucapnya.

Demi kelancarkan turnamen, panitia telah mempersipan sebanyak 54 target. Sehingga sekali pertandingan diisi 54 atlet sekaligus. “Alhamudlilah hingga siang ini turnamen berjalan lancar dan sesuai jadwal. Cuaca juga cukup cerah, kami juga siapkan tenaga kesehatan juga,” tuturnya.

Feri mengatakan 157 atlet yang mendaftar di turnamen panahan pertama kali di Kepri, tak ada yang absen. Termasuk juga atlet dari Johor, Malaysia serta Singapura.
“Kami mengucapkan terimakash ke semua pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan turnamen ini. Dispora Provinsi, BP Batam, Polda,” ucapnya.

Turnamen ini direncanakan menjadi even tetap setiap tahunnya. “Tadi dari pihak Polda meminta tahun depan, turnamen ini tetap ada,” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya turnamen seperti ini dapat meningkatkan minat masyarakat atas olahraga panah. Turnamen ini memperebutkan 28 emas, 28 perak dan 28 perunggu, dari beberapa kategori. Selain medali, juga memperebutkan Piala Nusantara Polda Kepri. “Pesertanya itu ada kategori under 12, lalu untuk umum,” ucap Feri.(ska)

 

Polsek Sagulung Perketat Pengawasan di Gereja

0
Anggota polisi | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Serangan bom ke tiga gereja di Surabaya, membuat aparat kepolisian di Batam siaga satu. Pengamanan gereja diperketat sepanjang hari kemarin, Minggu (13/5).

Polsek Sagulung dipimpin oleh Kapolsek AKP Yudha Surya Wardana meningkatan pengamanan di tujuh gereja yang ada di wilayah Sagulung. Pengamanan melibatkan personil polisi bersenjata laras panjang.

“Ini atensi dari pimpinan, pengamanan di tempat ibadah diperketat,” ujar Yudha.

Sebelumnya kata Yudha, anggotanya sudah rutin mengawasi gereja saat umat nasrani melaksanakan kebaktian di hari minggu atau hari-hari raya keagamaan lainnya, namun menyusul adanya ledakan bom ke tiga gereja di Surabaya, Minggu pagi kemarin, pihaknya harus menambah lagi personil termasuk anggota bersenjata untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

“Hari ini kami juga kembali mengingatkan pihak gereja untuk lebih waspada lagi kedepanya. Minimal harus ada petugas keamanan interen dari pihak gereja. Ini harus diwaspadai kita bersama,” kata Yudha.

Peningkatan pengamanan serupa juga dilakukan Polse Batuaji. Pantauan Batam Pos sepanjang hari kemarin, seluruh gereja yang ada di wilayah Batuaji dikawal ketat aparat kepolisian setempat. Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe juga turun langsung mengamankan ibadah umat nasrani tersebut.

Umat Katolik Paroki MBPA Doa Khusus Untuk Korban Bom di Surabaya

Informasi ledakan bom ke tiga gereja di Surabaya langsung menyebar dengan cepat termasuk di Batam. Sejumlah pemimpin dan jemaat gereja langsung menggelar doa bersama untuk korban ledakan bom tersebut.

Umat gereja katolik paroki Maria Bunda Pembantu Abadi (MBPA) di Kaveling Baru, Sagulung misalkan melaraskan dua khusus untuk korban ledakan bom tersebut. Doa dipimpin langsung oleh pastor paroki romo Eman.

“Mengingat ada terjadi ledakan bom di gereja di Surabaya mari kita laraskan tiga kali Salam Maria untuk saudara-sudara kita yang tekena serang bom tersebut,” ujar romo Eman. (eja)

Polisi Amankan 5 Kapal Vietnam

0

batampos.co.id – Polisi mengamankan lima kapal asing asal Vietnam, Kamis (12/5) lalu di Perairan Laut Natuna Utara. Kapal tersebut diduga mencuri ikan di wilayah Indonesia. Saat ini awak beserta kapalnya diserahkan ke PSDKP Natuna.

“Kami amankan lima kapal ini di posisi 06° 00′ 270″ U – 106° 00′ 029″ T,” kata Kapten Kapal Baladewa 8002 Kompol Jazuli Dani, Sabtu (12/5) lalu.

Ia mengatakan penangkapan lima kapal ini bermula dari patroli rutin yang dilakukan Kapal Baladewa di perairan Kepri. Namun saat berada di Peraian Natuna, pihak kepolisian mendeteksi ada beberapa kapal sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan.
“Kami coba dekati, ternyata itu kapal asing,” ucapnya

Saat melihat kapal Baladewa mendekat, kata Dani kelima kapal asing itu berusaha melarikan diri. Namun karena kesigapan dari kru Baldewa, kapal asal Vietnam itu berhasil dicegat sebelum kabur.

Dani mengatakan dari kapal dengan nomor lambung BD93636TS, polisi berhasil mengamankan enam kru, beserta 3 kilogram cumi kering, satu kilogram ikan. Di kapal dengan nomor lambung BD93474TS, diamankan 6 kru kapal dengan barang bukti 3 kg cumi kering.

“Kapal BV93969TS, kami amankan sembilan kru kapal. Dari kapal ini kami mendapati barang bukti berupa 500 kg ikan campuran dan 200 kg cumi dan udang. Dari kapal BV92778TS dan BV93968TS, kami amankan enam orang kru kapal. Di kapal ini kami tak temukan ikan, hanya drum kosong bekas isi BBM,” tuturnya.

Dani mengatakan 27 orang Warga Negara Vietnam ini, melanggar pasal 92 Undang-Undang no 31 tahun 2004 tentang perikanan, sub pasal 93 ayat 2 dan 4 jo pasal 98 dan pasal 69 ayat 4 Undang-Undang RI no 45 tahun 2009, tentang perubahan atas Undang-Undang no 31 tahun 2004 tentang perikanan. “Kapal dan awaknya sudah di PSDKP,” pungkasnya. (ska)