Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 12300

Batam Menari Optimis Pecahkan Rekor MURI

0

batampos.co.id – Event Batam Menari yang akan digelar pada 8 April mendatang diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 20000 peserta. Hingga saat ini peserta yang telah mendaftar melalui websitenya sudah mencapai 6.687 peserta.

“Di website Batam Menari sudah ada 6.687 pendaftar. Dan diluar itu, ada 6.755 peserta dari SMA setingkat. Acara ini juga mendapat dukungan yang luar biasa dari punggowo, Perpat, IKSB dan lainnya,” kata Ketua Panitia Batam Menari yang juga Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, Dendi Gustinandar di ruang kerjanya di Gedung BP Batam, Senin (19/3).

Peserta lainnya berasal dari 2700 karyawan BP Batam.

“Kalau BP Batam ada acara, ya karyawannya musti ikut. Ditambah lagi bagi yang sudah berkeluarga, anggota keluarganya pasti ada yang ikut kan,” jelasnya.

Jumlah peserta itu ditambah lagi dengan peserta dari komunitas, sanggar tari dan dari wisman asing tentunya. Sebenarnya dari jumlah peserta yang terkumpul hingga saat ini sudah cukup untuk memecahkan rekor MURI untuk menari yang dipegang oleh Aceh dengan 10 ribu penari beberapa tahun silam. Namun event Batam Menari ini digelar bukan hanya untuk memecahkan rekor MURI, tapi juga untuk menjalin kebersamaan masyarakat Batam.

“Apresiasi sungguh luar biasa. Dan membuktikan bahwa benar seni dan budaya bisa mempersatukan masyarakat,” ujarnya.

Untuk peserta dari wisman asing, Dendi menuturkan pihaknya masih menunggu balasan dari kantor kedutaan Indonesia disana.”Tanggal 23 keatas saya akan bertemu dengan mereka untuk memastikannya,” jelasnya.

Sedangkan latihan untuk Batam Menari sendiri telah dilakukan rutin setiap akhir pekan. Bahkan latihan terakhir yang diadakan di depan Welcome to Batam pada Sabtu (17/3) dihadiri oleh 7000 peserta. Untuk latihan rutin sendiri dipusatkan di 35 titik latihan.

“Batam ini memang perlu kegiatan. Untuk awal kita akan menciptakan nama Batam lewat event ini. Setelah jadi kalender kegiatan tahunan, saya yakin wisman asing akan ramai datang,” jelasnya.

Lebih Baik Benahi Infrastruktur

Meskipun BP Batam sangat antusias dengan pagelaran Batam Menari ini, kalangan pengamat berpendapat sebaliknya. Wakil Ketua Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) Kepri Wirya Silalahi menilai daripada menciptakan event yang banyak menghabiskan biaya, lebih baik BP Batam membenahi infrastruktur untuk mendukung peningkatan kunjungan wisman ke Batam.

“Lakukan pembenahan insfrastruktur untuk mendukung Batam dikunjungi oleh 3 juta wisman per tahun, yang selama satu dekade ini hanya stagnan di angka 1.5 juta wisman per tahun,” ujarnya.

Batam kata Wirya telah menjadi kota pariwisata terbesar ketiga di Indonesia setelah Bali dan Jakarta. Ia menilai potensi Batam sangat besar tiap tahunnya.”Batam bisa dikunjungi sampai 3 juta wisman pertahun,” jelasnya.

Sebagai contoh kecil, penduduk Singapura mencapai 5,5 juta orang dan penduduk kota Johor Malaysia mencapai 550 ribu orang. “Bila 1 persen saja penduduk kedua kota ini mengunjungi Batam, atau 60 ribu orang per minggu ke Batam saat weekend, maka dalam satu tahun ada 3 juta wisman yang berkunjung ke Batam,” paparnya.

Hal ini sangat dimungkinkan apabila BP Batam dan Pemko Batam merubah paradigma wisata di Batam. “Perlu adanya pembenahan kapal-kapal ferry internasional yang berlabuh, pelabuhan ferry international, dan bandara international di Batam,” katanya.

Jika diperlukan, maka perbanyaklah pelabuhan international di Batam. Demikian juga perlunya pembenahan taksi, hotel dan tempat-tempat favorit wisman di Batam agar supaya wisman senang dan betah mengunjungi Batam.

“Selain itu, perlu diubahnya paradigma wisman di Batam tidak hanya acara kegiatan budaya dan seremoni, tetapi Batam menjadi tempat berlibur akhir pekan, jauh dari suasana rutinitas dan kejenuhan di Singapura dan Johor,” jelasnya.

Bila Batam berhasil menjadi tempat berlibur yang menyenangkan baik dari segi suasana, ekonomis, dan keamanan, wisman yang berkunjung di Batam bisa tumbuh sampai 3 juta wisman bahkan lebih per tahunnya.(leo)

Curi Hape Buat Pesta Miras

0
Tersangka Udin saat digelandang polisi ke Mapolsek Kota usai mencuri hape milik karyawan gudang ikan, Senin (19/3).
F.Cipi Ckandina/Batam Pos

batampos.co.id – Dinginnya dinding penjara tidak membuat Udin jera berbuat tindakan kriminal. Resdidivis spesialis pencuri hape ini kembali mengulangi perbuatannya.

Ia tergoda ponsel milik karyawan gudang yang tergeletak di atas meja sebuah gudang ikan di Pelantar Satu Tanjungpinang, Jumat (16/3) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Kota, Ipda Agus Supriadi menjelaskan, waktu itu tersangka Udin melihat sebuah ponsel ketika melintas di Gudang Ikan Pelantar Satu. Tanpa pikir panjang tersangka masuk dengan cara meloncat pagar gudang itu dan mengambilnya.

Berkat rekaman Closed Circuit Television (CCTv) dan keterangan beberapa saksi yang mengenalinya, polisi tak membutuhkan waktu lama untuk meringkuspenjahat kambuhan ini. “Tersangka kami amankan, Sabtu (17/3) malam di salah satu tempat hiburan malam di Bintan Plaza. Dia sedang pesta minuman keras,” terangnya.

Atas perbuatannya itu tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 7 tahun.(cca)

Empat Kapal Vietnam Diamankan Polisi

0
Kapal Polair Mabes Polri mengawal empat kapal asing yang diamnkan saat bersandar di Batuampar , Senin (19/8). Polair Mabes Polri mengamankan 4 kapal asing asal Vietnam yang melakukan pencurian ikan diperairan Natuna. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Satuan Polisi Perairan (Polair) Mabes Polri menangkap empat kapal asing asal Vietnam yang melakukan tindak pidana pencurian ikan di perairan Natuna Utara, Kamis (15/3) lalu. Usai diamankan, kapal itu langsung dibawa menuju Dermaga Pelabuhan Batuampar.

Pantauan Batam Pos, empat kapal itu telah bersandar di Dermaga Pelabuhan Batuampar, Senin (19/3) kemarin. Kapal itu diapit Kapal Polisi (KP) Baladewa 8002 milik Polair Mabes Polri dan dijaga oleh beberapa orang anggota polisi berpakaian lengkap Sat Polair.

Empat kapal yang diamankan itu bernomor lambung, BV 5480 TS/Sima – 050, KG 90592 TS/Sima – 053, KG 95337 TS/054 dan KG 95366. Dari masing-masing kapal, juga terdapat alat jaring yang digunakan untuk menangkap ikan serta berbagai jenis ikan hasil tangkapan yang disimpan dalam peti es.

Dari infromasi yang dihimpun Batam Pos dari pihak kepolisian, empat kapal itu diamankan dengan waktu dan lokasi yang berbeda. Saat diamankan, kapal asal Vietnam itu tidak bisa menunjukkan dokumen resmi. Kemudian, petugas melakukan pemeriksaan dari dalam kapal.

Adapun hasil pemeriksaan itu, petugas menemukan beberapa bendera yang diantaranya bendera Indonesia, Malaysia serta Vietnam. Sementara, saat dilakukan penangkapan, kapal itu menggunakan bendera Indonesia untuk mengelabui petugas.

Dari perairan Natuna Utara sampai ke Batam, butuh perjalanan selama tiga hari. Sebab, KP Baladewa 8002 tidak bisa menggunakan kecepatan penuh dalam membawa ke empat kapal itu. Sebab, selama perjalanan mereka hanya melaju dengan kecepatan 6 knot.

Komandan Kapal Polisi (KP) Baladewa 8002 Kompol Dani membenarkan adanya penangkapan ini. Namun, saat dikonfirmasi terkait penangkapan ini, Dani belum bisa membeberkannya. Sebab, tangkapan ini rencananya akan diekspose oleh Kapolda Kapri Irjen Didid Widjanardi.

“Benar kalau kita melakukan tangkapan empat kapal. Kalau untuk lebih jelasnya besok (hari ini, red) akan kita sampaikan,” ujarnya singkat. (gie)

Permintaan Pemko Batam kepada BP Batam

0
Warga Batam bermain di Taman Kolam Sekupang. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pelaksana Tugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rozie meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam menimbang secara matang setiap kali mengalokasikan lahan. Tak hanya menimbang manfaat ekonomi, BP Batam sebaiknya juga perlu mempertimbangkan kondisi lingkungan dan kepentingan masyarakat secara umum.

“Bukan hanya tentang ekonomi, yang perlu diperhatikan adalah kelestarian lingkungan, tak boleh sembarangan,” kata Herman.

Alhasil, kata pria yang menjabat Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan (Disperkintam) Kota Batam ini mengatakan alokasi yang tidak matang justru akan berdampak negatif bagi Batam. Maka dari itu saran agar BP Batam memperhatikan alokasi lahan dilakukan dengan pertimbangan matang.

“Bisa banjir, tanah longsor dan bencana lain nanti. Kolam resapan misalnya, kalau ditimbun bagaimana, kalau alokasi untuk cagar alam atau apa mungkin bisa diterima,” ucapnya.

Untuk diketahui Kolam di Taman Kolam Batamcenter telah dialokasikan BP Batam ke CV Mayang Terurai sejak 2001 lalu, padahal lokasi ini merupakan daerah resapan air. Ditanya terkait lokasi lain yang sejatinya harus bebeas alokasi dan digunakan untuk kepentingan menjaga ekosistem lingkunga, Herman menyebut data tak sepenuhnya di DLH Batam namun ada di Dinas Bina Marga Batam dan Sumber Daya Air.

“Soal kebutuhan drainase atau apa di PU (DBM SDA, red). Tapi lengkapnya pasti di BP Batam punya,” ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya tentang reklamasi yang erap menganggu alur drainase, Herman mengatakan pihaknya tak tinggal diam. Contohnya di Dapur 12 Sagulung, pihaknya mmeberhentikan kegiatan tersebut.

“Sudah kami minta hentikan, tapi kami panggil yang bersangkutan belum datang,” kata dia. (adi)

Dian Sastro Dihujat karena Terlalu Seksi

0

Dian Sastro baru saja merayakan hari jadinya ke-36 tahun pada Jumat, 16 Maret 2018. Bersama teman-temannya, aktris bernama lengkap Diandra Paramita Sastrowardoyo itu terlihat merayakan ulang tahunnya di sebuah kelab malam.

Dalam pesta tersebut, Dian, yang mengenakan busana hitam dengan atasan terbuka di bagian dada, asyik menyanyi dan bergoyang mengikuti irama musik bersama para tamu undangan.

Netizen awalnya menyoroti busana yang dikenakan Dian. Mereka menilai busana tersebut terlalu seksi.

Namun yang membuat netizen makin heboh adalah rokok di tangan kanan Dian. Sebab, selama ini Dian dikenal sebagai penganut gaya hidup sehat.

Aksi Dian merokok di kelab malam mengundang reaksi pro-kontra dari warganet. Sejumlah warganet kaget melihat tingkah Dian. Pandangan mereka terhadap aktris cantik ini berubah.

“Merokok, astaga jd unrespect deh,” ujar seorang warganet. “Aku kira Dian sastro jaim hihi eh taunya ngrokok shock,” tulis warganet lainnya.

Namun ada juga warganet yang memberikan dukungan kepada Dian Sastro. Mereka merasa merokok adalah hal wajar dan tidak seharusnya dipermasalahkan.

“Ngerokok aja pada julid..mending ngerokok dr pada artis yg pada nyabuu…netijen oh netijen,” kata netizen lain. (jpg)

Nasabah Lebih Mudah Blokir Kartu

0
ilustrasi

batampos.co.id – Perbankan terus mempermudah layanan nasabah seperti permintaan informasi dan blokir kartu. PT Bank Mandiri Tbk, misalnya, menghadirkan layanan berupa chatbot bernama Mandiri Intelligence Assistant (Mita).

Mita merupakan chatbot yang berfungsi sebagai virtual customer service yang dapat melayani nasabah selama 24 jam setiap hari. Chatbot Mita merupakan salah satu langkah transformasi digital Bank Mandiri dalam memberikan layanan yang lebih efektif, efisien, dan customer oriented.

Mita juga dapat melayani blokir kartu debit dan kredit nasabah. Dengan begitu, ketika nasabah mengalami masalah pada kartu atau hilang, proses blokir tidak harus melalui telepon ke contact center atau mendatangi kantor cabang.

Senior Vice President Customer Care Bank Mandiri Lila Noya menyatakan, nasabah hanya perlu membuka situs resmi www.bankmandiri.co.id, pilih menu perbankan atau kartu kredit, lalu masuk ke chatbot Mita.

’’Pemblokiran bisa langsung dilakukan setelah nasabah mengisi data yang diminta Mita. Setelah itu, kartu otomatis terblokir,’’ ujarnya saat peluncuran Mita dan pembaruan website Mandiri, Rabu (19/3).

Setelah kartu terblokir, call center Bank Mandiri akan menghubungi nasabah untuk memastikan kebenaran permohonan pemblokiran kartu. Jika ternyata tidak melakukan permohonan pemblokiran namun menerima konfirmasi dari call center Bank Mandiri, nasabah pemegang kartu bisa langsung meminta blokir dibatalkan.

’’Misalnya, ternyata yang chat dengan Mita atau yang melakukan permohonan pemblokiran kartu tersebut orang jahil, bisa langsung kami buka lagi akses kartu nasabah yang asli,’’ jelasnya.

Ke depan, Mita terus dikembangkan sehingga tidak hanya bisa memproses permintaan informasi dan blokir kartu. Dalam jangka panjang, Mita dapat memproses transaksi perbankan. Tahun lalu interaksi melalui layanan contact center digital Bank Mandiri, yakni e-mail dan media sosial, mencapai 10 persen dari total interaksi ke contact center.

Frekuensinya pun meningkat sekitar 40 persen dari tahun sebelumnya. Dari rasio itu, interaksi nasabah di layanan e-mail dan media sosial terdiri atas permintaan informasi 51 persen, permintaan bantuan 28 persen, dan keluhan 21 persen.

Selain meluncurkan Mita, Bank Mandiri memperbarui tampilan website resminya. Menurut Direktur Digital Banking & Technology Bank Mandiri Rico Usthavia Frans, perubahan perwajahan website tersebut merupakan respons perseroan atas masukan nasabah, stakeholder dan masyarakat, serta kajian internal perusahaan.

’’Kami ingin meningkatkan kualitas dan pola komunikasi perusahaan dan seluruh stakeholder, termasuk nasabah dan regulator. Kami pun terbuka atas ruang-ruang perbaikan lain guna mengembangkan website itu,’’ ujarnya.

Bank Mandiri memiliki 21,9 juta nasabah tabungan dan 1,8 juta nasabah kredit hingga akhir Desember 2017. Rata-rata website visitor Bank Mandiri tercatat 155 ribu visitor per hari. (rin/c22/fal/jpg)

Overlapping? Entahlah

0

Sedikit gambaran soal hasil diskusi dengan teman-teman pengusaha Batam: yang dibutuhkan saat ini adalah berbagai kemudahan dalam berinvestasi, regulasi yang jelas dan tidak berubah-ubah, serta kondusivitas yang terjaga.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengembalikan “gairah” hidup Batam. Yang lagi tren adalah event. Apakah berhasil? Entahlah.

Banyak event diagendakan, baik oleh pemerintah daerah maupun Badan Pengusahaan (BP) Batam. Semuanya berorientasi pada pariwisata.

Yang menarik, event yang dibuat itu menuai pro dan kontra. Terutama event yang digarap BP Batam.

Wajar! Karena hasilnya belum terlihat. Tidak ada juga tolok ukur yang menyatakan event tersebut sukses atau tidak. Entahlah.

Alhasil, tidak sedikit pengusaha yang bilang BP Batam keluar jalur. Overlapping. Bahkan ada yang bilang offside.

Banyak pula yang menyebut jika event-nya kurang menarik wisatawan. Entahlah.

Sah-sah saja. Bisa iya, bisa tidak. Tergantung dari sudut pandang mana menilainya.
Contohnya, sorotan soal tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BP Batam sempat disampaikan ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk. Dia mendesak agar BP Batam fokus mengembangkan investasi dan mengurangi kegiatan-kegiatan pariwisata.

Apa yang disampaikan pengusaha kondang itu tidak ada salahnya. Menurutnya, sudah semestinya BP Batam konsentrasi pada investasi dan perdagangan. Yakni bagaimana mengembangkan kawasan investasi, menarik investor sebanyak-banyaknya, meningkatkan lalu lintas perdagangan, dan membantu Pemko Batam membangun berbagai fasilitas serta infrastruktur di Batam.

“Namanya saja Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP-KPBPB Batam), sesuai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, mengurusi soal investasi, perdagangan, kalaupun ada pariwisata lebih kepada pengembangan kawasan industri pariwisata,” demikian pernyataan Jadi beberapa waktu lalu dikutip dari Batam Pos.

Saya pun sempat waswas, karena apa yang dilakukan BP Batam mirip dengan “perusahaan” event organizer (EO). Untungnya, hanya menjadi guyonan saya dengan rekan-rekan kerja. “Jangan-jangan EO Batam Pos punya saingan untuk menggelar event,” celetuk saya beberapa waktu lalu. Kwakakakak

Ada benarnya juga sih. Untuk menggelar event, perlu kolaborasi dengan pemerintah. Atau serahkan saja ke pemerintah melalui satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Ada yang membidangi kok. Istilah bekennya: bagi-bagi job.

Meskipun sebagai lembaga negara yang mengelola kawasan Free Trade Zone (FTZ), BP Batam memiliki tugas untuk mengelola pariwisata. Namun sebisa mungkin jangan sampai ada overlapping. Hehehehe

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kepri, Denni Rade Situmeang juga sempat angkat suara terkait event yang digelar. “Jika ingin membuat event, maka buatlah event yang meningkatkan kunjungan wisman (wisatawan mancanegara), bukan hanya untuk menghibur masyarakat Batam saja,” saran dia seperti dikutip koran Batam Pos.

Nah, kalau terkait kualitas event, saya belum bisa berkomentar banyak. Karena saya sendiri belum pernah menyaksikan secara langsung event yang digelar itu. Maklum, sejak tiba di Batam tujuh bulan lalu, saya belum menonton satupun event di Batam. Hehehehehe

Sudahlah. Yang pasti, kritik dan saran dari para pemangku kepentingan ada baiknya didengar. Percuma menggelar banyak event kalau sasarannya tidak jelas. Cuma hambur uang. Istilah kerennya: bakar duit.
Daripada bakar duit, lebih baik dipakai untuk membangun destinasi wisata baru. Bisa wisata alam, wisata belanja, atau apalah. Bisa didiskusikan bersama.

Alternatif lainnya, bisa juga dilarikan ke infrastruktur seperti mempercantik pelabuhan dan bandara, atau lainnya.

Saya pikir, yang diinginkan masyarakat, khususnya para pemangku kepentingan, bukan hanya menonton event. Melainkan bagaimana ekonomi bisa tumbuh, investasi berjalan, serta kenyamanan tinggal di kota ini.

Untuk merealisasikan itu semua, dibutuhkan gebrakan-gebrakan dalam hal kebijakan hingga regulasi yang pro-ekonomi. ***

 

Guntur Marchista Sunan
General Manager Batam Pos

 

Plisss, Jangan Suka Menahan Pipis

0
ilustrasi

Beberapa orang suka menahan kondisi ini hingga berjam-jam ke depan untuk buang air kecil. Namun, sebenarnya menahan kencing itu aman atau tidak? Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Senin (19/3), terungkap beberapa fakta tentang menahan buang air kecil.

Berapa banyak urin yang bisa disimpan di kandung kemih?

Kandung kemih adalah tempat penampungan urin yang sudah siap dibuang oleh tubuh. Kandung kemih bersifat elastis sehingga bisa meregang lebih besar jika isinya semakin banyak, dan akan kembali pada ukuran normalnya ketika kosong.

Orang dewasa yang sehat dapat menahan sekitar 450 ml urin di dalam kandung kemih. Sedangkan pada anak-anak di bawah usia 2 tahun dapat menyimpan hingga 113 ml. Semakin dewasa akan semakin tinggi kemampuan menampung air kencing.

Apa yang terjadi saat sedang menahan pipis?

Ketika merasa ingin buang air kecil, yang terjadi di dalam tubuh adalah kandung kemih sudah mulai penuh dengan cairan. Respon ini adalah proses yang cukup rumit dan melibatkan banyak otot, organ, dan sistem saraf yang bekerja untuk memberi tahu inilah saatnya untuk buang air kecil.

Dilansir dari laman Healthline, saat kandung kemih Anda sudah hampir setengah penuh, kandung kemih akan mengaktifkan saraf di sekitarnya untuk memberi tahu otak. Otak akan mendapatkan sinyal bahwa kandung kemih mulai penuh dan memberi perintah untuk segera buang air kecil. Ketika mendapatkan sinyal tersebut, sistem saraf pusat akan refleks mengirimkan sinyal lagi ke saraf di sekitar kantung kemih untuk menahan pergerakannya, jangan dikeluarkan dahulu hingga tiba di toilet.

Semakin lama menahan pipis, ini artinya secara sadar seseorang sedang melawan sinyal yang diberikan kandung kemih untuk segera pipis. Semakin meregang kandung kemih, maka rasa tidak nyaman pun akan semakin terasa.

Meskipun kandung kemih sebenarnya mampu meregang dan menampung urin hingga 1.000 ml, dalam beberapa kasus kandung kemih bisa pecah. Untuk memperbaikinya butuh pembedahan khusus. Untungnya, kasus ini terhitung jarang terjadi.

Lalu, bolehkah menahan buang air kecil?

Umumnya, seseorang masih boleh menahan pipis asal tidak terlalu lama dan sering dilakukan. Sebab, normalnya tubuh memang memiliki kemampuan alami untuk menahan air kencing keluar dari kandung kemih. Namun, jika kandung kemih menahan hingga lebih dari kapasitasnya dalam jangka waktu yang semakin lama, seseorang akan mulai merasa sangat tidak nyaman.

Untuk berapa lama boleh ditahan dan berapa lama tidak boleh sebenarnya tidak ada batasan khusus, ini bisa bervariasi dari orang ke orang. Tergantung dengan respon saraf, usia, seberapa banyak cairan yang hasilkan, dan berapa lamanya.

(ika/JPC)

Pemerintah akan Mengimpor Garam untuk …

0
Ilustrasi Petani Garam (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

batampos.co.id – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengakui Indonesia kekurangan kebutuhan garam industri. Sehingga, pemerintah memutuskan mengimpor garam hingga tahun 2021 mendatang.

Selama masa itu, pemerintah tengah melakukan ekstentisasi lahan untuk garam. Jika sudah terealisasi, maka kebutuhan garam industri diklaim dapat terpenuhi.

“Yang paling ngerti soal garam industri di Indonesia adalah Menteri Perindustrian. Kedua, kita tidak pernah kekurangan garam makan. Yang kita kurang adalah garam industri,” ujarnya di Jakarta, Senin (19/3).

“Nah garam industri ini kita kontrol impornya sampai nanti tahun 2021. Setelah itu, kita mustinya tidak akan ada impor lagi. Karena sekarang sedang pembangunan industri garam,” sambungnya.

Sayangnya, mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) tersebut belum bisa memastikan kapan keran impor akan dibuka. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian saat ini sedang melakukan pembahasan untuk memastikannya.

“Itu sedang diatur oleh pak Menperin. Dia kan tau, kamu pabrik ini, pabrik ini, kurangmu berapa. Kan dia yang data. Kalau kau bohong, tahun depan kau kena pinalti. Simple saja,” pungkasnya. (hap/JPC)

Helmy Hemilton Dilantik Jadi Waka III DPRD Batam

0

batampos.co.id – Sempat tertunda beberapa kali, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Batam kembali menjadwalkan Rapat Paripurna istimewa pergantian unsur pimpinan, Selasa (20/3). Rapat paripurna ini, Helmy Helminton bakal gantikan Tengku Hamzah sebagai wakil Ketua III DPRD Batam sisa masa jabatan 2014-2019.

Helmy sendiri akan dilantik Kepala Pengadilan Negeri Batam untuk diambil sumpahnya sebagai pengganti pimpinan DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Demokrat.

“Surat undangan terkait pelantikan Helmy juga sudah disebar beberapa hari lalu,” kata anggota Bamus DPRD Batam, Musofa, Senin (19/3/2018).

Sementara itu, surat kesediaan dari Ketua Pengadilan Negeri (PN) Batam untuk melantik Helmy, juga sudah diterima DPRD pekan lalu. Oleh sebab itulah Banmus berani menjadwalkan pelantikan Selasa ini.

“Pada rapat Banmus kemarin, sebenarnya sudah ada sinyal dari PN. Diputuskanlah 20 Maret ini pelantikan,” ujarnya.

Terkait banding yang dilakukan pihak Tengku Hamzah sendiri ia mengaku DPRD sudah mendapat balasan dari PTUN.

“Proses pengajuan bandingnya dianggap gugur karena sudah lewat 14 hari. Sementara saudara Hamzah baru kirim suratnya hari ke-15. Jadi putusannya sudah inkrah, sebab bandingnya terlambat,” jelasnya. (rng)