Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12346

SKK Migas Beri Kuliah Umum di UMRAH

0
Suasana kuliah umum di UMRAH

batampos.co.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) Perwakilan Wilayah Sumatera Bagian Utara beserta KKKS Wilayah Kepulauan Riau memberikan Kuliah Umum di hadapan Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah), Tanjungpinang, Rabu (18/4/2018).

Kuliah umum kali ini bertema “Pengenalan Industri Hulu Migas dalam Pembangunan Nasional”.

Ratusan mahasiswa hadir pada kesempatan ini.

Hadir dalam kegiatan Kuliah Umum ini, Rektor Umrah yang diwakili Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Civitas Academika Umrah.

Hadir pula dari manajemen KKKS Medco E&P Natuna, Premier Oil Natuna Sea. BV, Star Energy (Kakap) Ltd dan West Natuna Exploration (WNEL).

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Nanik Rahmawati, menyampaikan bahwa dengan diadakannya Kuliah Umum mengenai kegiatan Hulu Migas saat ini, diharapkan membangkitkan semangat dari mahasiswa Umrah untuk lebih memperdalam pengetahuan tentang kegiatan Hulu Migas khususunya di Provinsi Kepulauan Riau.

Selain itu, Wakil Dekan III juga menyampaikan terimakasih atas kesediaan SKK Migas Perwakilan Sumbagut dan KKKS Wilayah Kepulauan Riau untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman baru tentang kegiatan hulu migas di Provinsi Kepri.

Sementara itu, Kepala Pewakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut yang diwakili Kepala Departemen Humas Haryanto Syafri dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kegiatan Kuliah Umum kali ini merupakan program SKK Migas Perwakilan Sumbagut bersama KKKS Wilayah Kepuluan Riau untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada mahasiswa terkait industri hulu migas.

Mahasiswa merupakan penerus dan masa depan Kepulauan Riau Khususnya mempunyai peran penting dalam pembangunan daerah dan pengembangan industri hulu migas dimasa yang akan datang. Untuk itu semangat hulu migas untuk pembangunan nasional terus di tingkatkan.

“SKK Migas bersama KKKS di Wilayah Kepulauan Riau terus bersinergi bersama dengan masyarakat terutama di wilayah Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas melalui program-program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan terus berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah,” ujar Haryanto Syafri. (*)

Kotak Amal Masjid Dibobol Maling

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pencuri kotak amal kembali beraksi. Kali ini, kotak amal Masjid Al Weini Batu 7 Tanjungpinang dibobol, Rabu (18/4) sekitar pukul 4.30 WIB tadi.

Imam masjid, Muhammad Ali mengatakan saat itu dirinya hendak bersiap salat subuh. Saat membuka pintu masjid, ia melihat kaca berserakan memenuhi lantai masjid.

“Saya kaget, waktu itu belum ada jamaah yang datang,” ujarnya.

Ali pun curiga dan langsung memeriksa perangkat pengeras suara. Namun perangkat tersebut masih berada di tempatnya.

Lalu ia memeriksa kotak amal dan mendapati kotak yang terbuat dari kaca itu hancur dan uang di dalamnya raib.

“Gak tau berapa jumlahnya (uang, red). Mungkin sekitar Rp 30ribu,” bebernya.

Selain itu, kaca jendela di ruangan penjaga masjid yang berisi kotak amal kosong juga pecah dibobol maling.

“Penjaga masjid tidak ada di tempat, lagi ada urusan keluarga,” katanya.

Ali menduga, pencuri memecah kaca menggunakan potongan besi yang tidak jauh berada diantara pecahan kaca.

“Mungkin pakai besi bekas tambat hewan qurban,” katanya.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Hendriyal mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan dan langsung melakukan identifikasi tempat kejadian.

“Petugas sudah memeriksa dan masih kami selidiki,” pungkasnya. (odi)

Modif Yamaha Aerox 155 menjadi Single Seater

0
Tampilan Yamaha Aerox dibalut jok single seater (Teguh Jiwa Brata / JawaPos.com)

batampos.co.id – Pembaca, pasti sudah mengenal Yamaha Aerox 155. Sebuah big scooter yang sedang naik daun. Coba kenali foto diatas. Nampak beda kan…..

Anda bisa memodifikasi jok Aerox menjadi single seater. Jok ini untuk berkendara sendiri atau tanpa pembonceng layaknya motor balap. Saat Anda ingin berboncengan, cukup melepas single seater ini. Kemudian menggantinya dengan jok standar.

“Jadi bila ingin single seater, slip on saja. Dalam arti, jok motor kita buka lalu cover single seater kita masukin ke jok motor. Begitu sudah masuk, kita tutup lagi jok motor. Nah, Aerox sudah jadi single seater. Cover ini tidak akan lepas karena posisinya menjepit,” kata Tukijan, pemilik bengkel ARM Motor, di Jl. Radjiman Widyodiningrat Pengarengan No. 21-22 Cakung, Jakarta Timur, Senin (17/4).

Single seater ini dijual seharga Rp 350 ribu. Harga tersebut sudah termasuk pengecatan. Setiap pembelian jok single seater akan mendapatkan garansi 1 tahun. Jok dua warna atau lebih masa ganransinya lebih lama. Dua tahun lebih lama.

Jok model balap itu dibuat dari bahan fiber.

“Kami (ARM Motor) sendiri memakai bahan dari fiber. Fiber itu kan ada yang tipis, tebal, bahan yang lumayan kuat dan yang tidak. ARM Motor sendiri memakai bahan yang cukup bagus dan ada garansinya. Garansi 1 tahun lebih untuk warna. Untuk kepecahan, kita berikan garansi lebih dari 2 tahun. Tapi jangan diduduki, bila duduki garansi tidak berlaku karena akan ketahuan dari pecahannya. Bahan fiber itu kan ada yang setelah beberapa waktu, mulai ada retakan abstrak. Retakan ini karena bahannya yang kurang bagus. Nah kalau kita ada garansi seperti itu,” tutupnya. (sab/JPC)

Xiaomi Redmi Note 5 hanya Rp 2,4 Jutaan

0
Xiaomi Redmi Note 5 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

batampos.co.id – Xiaomi Redmi Note 5 dijual paling murah seharga Rp 2,4 jutaan.

Head of Xiaomi South Pacific Region & Xiaomi Indonesia Country Manager Steven Shi mengatakan, produk yang baru diluncurkannya ini mengusung dual kamera dengan kemampuan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ala smartphone flagship.

“Kami menghadirkan salah satu produk terbaik kami untuk konsumen yang mencari smartphone yang kuat,” kata Shi di gelaran peluncuran Xiaomi Redmi Note 5 di Jakarta, Rabu (18/4).

“Selain menjadi produk smartphone pertama yang mengusung chipset terbaru Qualcomm Snapdragon 636, Redmi Note 5 ini juga membawa kemampuan AI pada kameranya,” kata Shi menambahkan.

Xiaomi Redmi Note 5 memiliki fitur kamera yang umum dibawa sebuah smartphone flagship atau kamera DSLR profesional. Kamera utama Xiaomi Redmi Note 5 hadir dengan opsi resolusi 12 MP dan 5 MP. Sementara untuk kamera depannya memiliki resolusi sebesar 13 MP dilengkapi LED flash untuk menemani foto selfie dalam keadaan low light.

“Kamera Xiaomi Redmi Note 5 dibekali dengan teknologi AI semantic segmentation. Teknologi tersebut memungkinkan kamera mengambil gambar dengan fokus tajam serta deteksi sudut gambar secara tepat,” kata Shi.

Lainnya ada juga fitur dual piksel yang diklaim biasa digunakan kamera DSLR profesional. Dijelaskannya, dalam sensor 12 MP pada kamera utamanya memiliki dua photodiode. Ini merupakan perangkat semikonduktor yang mampu mengubah cahaya menjadi arus listrik. Sehingga dalam satu resolusi 12 MP itu tadi, memiliki total 24 juta photodiode. Imbasnya, sensor kamera mampu menangkap fokus dengan lebih cepat dari sensor phase detection auto focus (PDAF) tradisional.

Sementara kamera depannya, dengan resolusi 13 MP dan LED selfie light juga mampu menghasilkan efek bokeh dengan single kamera. Sebab menggunakan semantic segmentation AI yang mampu memberikan efek bokeh dengan tepian yang nyata dan tidak kabur.

Selain itu, ada juga AI Beautify 4.0 yang dapat memberikan kesan halus pada setiap gambar yang diambilnya.

“Tidak butuh lagi kosmetik untuk terlihat cantik dan tampan saat berfoto. AI beautify 4.9-nya mampu menyempurnakan area wajah dengan lebih baik,” jelas Shi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Xiaomi Redmi Note 5 hadir dengan dua pilihan penyimpanan, yakni RAM 3 GB + ROM 32 GB dan RAM 4 GB + ROM 64 GB. Jikalau kurang, penyimpanannya masih bisa diekspansi dengan slot Micro-SD yang tersedia.

Untuk kapasitas baterainya terbilang gambot, yakni sebesar 4.000 mAh. Keamanannya disediakan fitur face unlock dan fingerprint scanner. Xiaomi Redmi Note 5 hadir dengan sistem operasi Android Oreo (8.0) yang dipadukan dengan MIUI 9 khas Xiaomi.

Head of Xiaomi South Pacific Region & Xiaomi Indonesia Country Manager, Steven Shi saat menunjukan kemampuan kamera Xiaomi Redmi Note 5 di Jakarta, Rabu (18/4). (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Xiaomi Redmi Note 5 dibanderol dengan harga Rp 2,4 jutaan untuk varian RAM 3 GB + ROM 32 GB.

Sementara banderol Rp 2,9 jutaan untuk varian yang lebih tinggi dengan RAM 4 GB+ ROM 64 GB dengan varian warna blue, black, dan gold.

Xiaomi Redmi Note 5 mulai tersedia pada 25 April pekan depan pada platform belanja online Lazada dan MiStore untuk penjualan offline di beberapa daerah.

(ryn/JPC)

Data Itu Penting, Pentingnya Data

0

batampos.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri HTS Arif Fadillah mengatakan data memiliki fungsi yang sangat strategis yakni, sebagai dasar untuk membuat suatu perencaan, dasar untuk membuat keputusan, sebagai alat pengendali terhadap pelaksanaan suatu kegiatan dan sebagai dasar evaluasi suatu kegiatan. Oleh karena itu data sangat penting dalam pengelolaan suatu organisasi atau pemerintahan.

“Data ibarat kompas yang memandu kita dalam pelaksanaan pembangunan. Tanpa data kita tidak dapat membuat perencaan dan implementasi kegiatan dengan tepat sasaran,” kata Arif saat membuka secara resmi acara Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Pemanfaatan data dan Dokumen Kependudukan dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Tahun Anggaran 2018 di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (17/4).

Turut hadir pada kesempatan ini Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kepri M Hasbi, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Misni dan Kasubdit Monitoring, Evaluasi dan Dokumentasi , Direktorat Pengelolaan Informasi Kementerian Dalam Negeri Ir. Lim Anny Miryanti.

Hanya saja menurut Arif seringkali ditemukan data yang disajikan ke publik khususnya data tentang kependudukan banyak terjadi ketidakseragaraman antara satu instansi dengan instansi lainnya sehingga diragukan keakuratan dan kevalidannya. Padahal dalam konteks pembangunan yang akuntabel, maka akurasi dan validitas data mutlak diperlukan.

Untuk itu dalam mewujudkan pembangunan yang baik, akuntabel dan berkesinambungan sesuai dengan cita-cita dan harapan rakyat, maka perlu satu data dalam pembangunan.

“Satu data ini sangat penting karena data akan menjadi dasar dan bahan pertimbangan pemerintah atau stakeholder dalam mengambil suatu keputusan/kebijakan,” ujar Arif.

Kedepan Arif berharap dengan adanya bimtek ini dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia untuk dapat melayani masyarakat dengan lebih baik dalam hal pelayanan administrasi kependudukan.

“Selamat melaksanakan bimtek, semoga apa yang dipelajari nantinya bisa diaplikasikan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” Ujar Arif.

Sementara itu Ir. Nasril Kabid pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Kepri dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan bimtek ini diikuti oleh seluruh Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri.

“Mudah-mudahan dengan pelatihan yang akan diberikan dapat meningkatkan SDM yang dapat lebih baik dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Nasril menjelaskan bahwa pada saat ini, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil telah memfasilitasi ketersediaan data kependudukan yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai lembaga yang membutuhkan.

Dengan menggunakan aplikasi data Warehouse, Gubernur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat memberikan Hak Akses kepada lembaga-lembaga yang membutuhkan data kependudukan untuk mendukung tugas dan fungsinya.

“Dengan adanya aplikasi ini diharapkan data kependudukan dapat digunakan sebagaimana mestinya oleh berbagai instansi untuk keperluan pembangunan,” jelasnya. (*)

Sekdaprov: Pencegahan Korupsi Perlu Dilakukan Bersama

0

batampos.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah menegaskan bahwa upaya pencegahan korupsi harus dilakukan secara massif dan terintegrasi, bukan secara ad-hoc dan parsial atau sepotong-potong. Pencegahan korupsi yang dilakukan dengan deteksi dini akan mampu secara preventif mengamankan keuangan daerah dari potensi kebocoran dalam pembiayaan dan belanja daerah.

“Kita menyadari bahwa pencegahan tindak pidana korupsi adalah upaya yang tidak kalah pentingnya daripada pemberantasan tindak pidana korupsi,” ujar Arif saat membuka secara resmi acara Diklat Terpadu Pencegahan Tindak Pidana Korupsi yang diselenggarakan oleh EU-UNDP SUSTAIN bekerjasama dengan Mahkamah Agung RI dan Biro Hukum Setda Provinsi Kepri di Hotel Aston, Tanjungpinang, Selasa (17/4).

Kepada peserta Arif berharap agar dapat mengikuti pelatihan ini secara penuh dan serius, sehingga pada akhirnya nanti dapat mentransfer ilmu yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.

“Terimakasih kepada Mahkamah Agung RI, Uni Eropa dan UNDP melalui proyek SUSTAIN atas kerjasama penyelengaraan diklat terpadu yang dilaksanakan di Provinsi Kepri, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua,” tutup Arif .

Sementara itu Hakim Tinggi Mahkamah Agung RI-Pusdiklat Teknis Simanjuntak, SH, MH menyatakan pelaksanaan diklat ini sejalan dengan kewajiban dalam pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor.10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan 2017.

Adapaun materi-materi yang akan dipelajari diantaranya mengenai kiat mencegah korupsi di bidang perizinan serta pengadaan barang dan jasa serta materi mengenai perspektif pidana dalam administrasi pemerintahan.

“Saya harap materi pembelajaran ini dapat diserap dan diaplikasikan dengan baik oleh seluruh peserta sehingga memberikan pemahaman yang komprehensif tentang cara-cara pencegahan korupsi di satuan kerja masing-masing,” harapnya. (*)

Keterbatasan Peralatan, UNBK di Batam Minim

0
Siswa-siswi SMKN terlihat serius saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer mata pelajaran Bahasa Indonesia, senin (2/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini masih sangat minim. Pasalnya dari 171 SMP/MTs negeri swasta yang akan melaksanakan ujian nasional di Kota Batam, baru 57 sekolah yang siap untuk mengikuti UNBK.

Sekretaris Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan, 57 sekolah tersebut terdiri dari delapan SMP negeri, 29 SMP swasta, 2 MTs negeri dan 18 MTs swasta. Minimnya UNBK SMP negeri ini disebabkan keterbasan komputer dan jaringan di setiap sekolah.

“Memang ada keterbatasan di sekolah negeri, sehingga banyak yang tidak bisa melaksanakan UNBK,” sebutnya saat Rapat Dengar
Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPRD Kota Batam, Selasa (17/4).

Namun demikian diakuinya, dibandingkan tahun 2017 lalu, hanya enam SMP negeri yang melaksanakan UNBK. Keenam sekolah ini juga tak semuanya mandiri, melainkan sebagian besarnya menumpang peralatan di sejumlah SMA negeri dan sekolah swasta lain.

“Misalnya tahun lalu, SMP negeri 3 numpang di SMA negeri 1, SMP negeri 4 numpang di SMP MKS, SMP negeri 11 numpang di SMKN 1, MP negeri 2 numpang di SMKN2 dan hanya SMP 6 yang mendiri. Alhamdulilah tahun ini semuanya sudah mandiri,” papar Hendri.

Adapun dua sekolah lain yang baru melaksanakan UNBK tahun ini adalah SMP negeri 2 menumpang di SMAN 2 dan SMP 53 mandiri.

“Kita terus dorong agar sekolah yang sudah siap agar mandiri. Salah satunya dengan mempersiapkan jaringan internet, server dan komputer. Selain itu perlu dukungan Komisi IV tentang pelaksanaan UNBK (penganggaran) agar bisa berjalan,” lanjutnya.

Untuk SMP swasta, lanjut Hendri, dari 57 yang melaksanakan UNBK, tujuh diantaranya masih menumpang di sekolah lain. Sisanya mandiri. “Artinya bila melihat perbandingan sekolah negeri dan swasta yang melaksanakan UNBK memang cukup besar,” jelasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Aman mengatakan, bila melihat persentasenya hanya 14 persen saja SMP negeri yang melaksanakan UNBK. Padahal, kata dia, secara nasional sudah berada di angka 8 persen dan menjadi salah satu program nasional pendidikan.

“Artinya kita sudah sangat ketinggalan. Kan malu Batam masih manual,” sesalnya.

Ia berharap, ke depan UNBK harus menjadi konsen pemerintah daerah. Tidak lagi seperti tahun sebelumnya, dimana pengadaan komputer dan jaringan UNBK sama-sama diusulkan, tiba-tiba di tengah jalan dipotong karena alasan rasionalisasi anggaran.

Ketua Komisi IV DPRD Batam, Djoko Mulyono menambahkan, di dalam RPJMD juga sudah ditegaskan terkait UNBK ini. Seharusnya, sesuatu yang sudah termuat disana harus direalisasikan. Bukan sebalinya, mengindahkan dengan alasan keterbatasan anggaran.

“Regulasi dan PP sudah jelas. Bahkan ada di RPJMD. Artinya ke depan pemerintah fokus untuk UNBK ini,” kata Djoko. (rng)

Atraksi Seksi di Dataran Engku Putri Telan Korban Lagi

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang masih mengusut video atraksi erotis dalam acara pesta rakyat yang digelar di Engku Putri, Batam, Sabtu (14/4/2018) lalu.

Di dalam video tersebut terlihat 3 perempuan muda sedang menari dengan pakaian seksi.

Sejauh ini, polisi menetapkan lima tersangka. Lima tersangka itu merupakan tiga orang penari erotis dalam video itu yang berinisial H, R dan N. Beserta dua orang dari penyelenggara acara berinisial A dan H.

“Kasus itu sudah diproses dan menetapkan lima tersangka. Tersangka kasus pornografi ini akan berkembang lagi jadi enam tersangka,” kata Kapolresta Barelang Kombes Hengki.

Hengki mengatakan, sejauh ini satu orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka itu masih diperiksa oleh penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polresta Barelang.

Sementara untuk penetapan tersangka terhadap satu orang yang masih diperiksa itu akan dilakukan gelar perkara terlebih dahulu di Polresta Barelang, Rabu (18/4) sore.

“Kita akan lihat siapa saja yang terlibat. Yang pasti dari panitia penyelenggara acara itu,” katanya. (gie)

Sekolah di Batam belum Bisa Ikuti Permendigbud

0

batampos.co.id – Sekretaris Dinas pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengaku, Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan (Permendigbud) No 17 Tahun 2017 terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) belum bisa diterapkan di tahun ini. Sebab, bila melihat lulusan SD/MI di mainlad Kota Batam berjumlah 19.747 siswa. Sementara daya tampung SMP negeri dan swasta hanya berkisar 15.296 orang.

“Kita belum bisa terapkan satu kelas diisi 32 orang siswa sesuai Permendigbud. Jumlah ini kita dapat setelah menggabungkan rombel di sekolah negeri dan rombel swasta,” kata Hendri, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPRD Kota Batam, Selasa (17/4).

Menurut dia, daya tampung 15.296 di SMP negeri swasta ini didapat dari 481 rombongan belajar (rombel) yang terdiri dari 43 SMP/MTs negeri dan 108 SMP/MTs swasta dikali 32 siswa per rombel.

Artinya akan ada 4.478 siswa yang tidak tertampung jika kita mengacu permendigbud. Bila satu kelas diisi 40 siswa lanjut dia, juga ada selisih 467 siswa yang tidak tertampung di SMP negeri dan swasta.

“Makanya harus di atas 40 per rombel. Kalau 32 saya rasa tidak akan mungkin bila melihat jumlah lulusan SD saat ini,” terang Hendri.

Selain PPDB SMP, untuk SD lanjut dia tidak ada masalah. Sebab, bila melihat data dinas kependudukan, anak usia 6 tahun di maindland berjumlah 22.950 siswa. Sementara data tamatan TK 2018 berjumlah 20.791.

Bandingkan dengan daya tampung SD negeri swasta sebesar 25.144 siswa. Daya tampung tersebut terdiri dari 898 rombel yang tersebar di 91 SD negeri dan 247 sd swasta.

“Artinya kalau kita tetapkan satu rombel 28 siswa sesuai permendigbud, ada sisa sekitar 2 ribuan siswa yang masuk SD,” lanjut Hendri.

Ia menambahkan, untuk PPDB nanti akan menggunakan sistem zonasi. Langkah ini guna mengakomodir anak-anak di sekitar lingkungan sekolah dan menekan upaya orangtua memasukkan anaknya ke sekolah tertentu. Selain itu, tidak ada lagi sekolah favorit. Setiap calon siswa hanya boleh mendaftar di satu sekolah negeri terdekat dari tempat tinggal.

“Untuk pembagian zonasi masih kami atur,” tambahnya.

Perhitungannya, 90 persen siswa SD dan SMP yang diterima adalah mereka yang berada di zonasi sekolah. Sementara 5 persennya di luar zonasi, sedangkan 5 persen lainnya siswa prestasi akademik dan non akademik. Pembagian zona ini telah direncanakan bakal diatur dalam petunjuk teknis (juknis) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA 2017/2018 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Batam.

“Jadi kita tetap sesuai permendigbud, namun untuk rombel SMP belum bisa diterapkan 100 persen karena keterbatasan kelas,” papar dia.

“Jadi ketika di suatu zona sudah tidak tertampung di sekolah negeri, maka mau tidak mau harus sekolah swasta,” tegas Hendri.

Siswi SMAN 19 Sagulung tampak ceria saat peresmian sekolah mereka, Rabu (24/1). SMAN 19 ini diresmikan oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. F Dalil Harahap/Batam Pos

Ketua Komisi IV DPRD Batam Djoko Mulyono mengatakan, tahun depan tidak ada lagi alasan, PPDB sesuai permendigbud 17 Tahun 2017. Untuk itulah ia meminta disdik harus menyiapkan sejak jauh-jauh hari, terutama menyangkut daya tampung dan keterbatasan ruang kelas.

“Kalau masih seperti ini satu kelas diisi 40-45 siswa tentu proses belajar tidak akan maksimal, ini harus disikapi serius,” tegasnya.

Selain itu ia melihat perwako bantuan insentif guru swasta belum mengikat. Dimana ada kewajiban sekolah swasta penerima bantuan berkontribusi dalam bentuk menyediakan kuota 10-15 persen untuk siswa tidak mampu dan bina lingkungan.

“Kalau sekarang hampir semua sekolah swasta menerima bantuan insentif. Sementara yang memberikan kuota bagi siswa miskin dan bina lingkungan baru Hidayatullah di Batuaji saja. Seharusnya semua sekolah swasta ini turut berpartisipasi,” terang Djoko.

Ia menbambahkan, kerjasama ini harus ditegaskan dalam bentuk MoU antara pemko dan sekolah swasta di Batam.

“Jadi kalau semua sudah berpatisipasi, ada kuotanya. Saya rasa PPDB tidak ada masalah lagi,” jelasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Riky Indrakari menambahkan, setiap tahun pemko mengkucurkan Rp 42 miliar untuk membantu sekolah swasta. Angka ini dinilai terlalu besar, sementara tidak ada kontribusi pada saat PPDB. Ia menilai, seharusnya bantuan ini lebih diperuntukan bagi sekolah yang mau berkontribusi. Sehingga ke depan tidak lagi bantuan insentif, melainkan bantuan dalam bentuk ruang kelas baru.

“Dari pada kita bangun satu sekolah anggaran Rp 13 miliar. Belum lagi biaya administrasi Rp 1 miliar per tahun. Mending kita bantu sekolah swasta untuk bangun RKB. Tapi dengan catatan, mereka wajib meakomodir siswa bina lingkungan dan tidak mampu,” tegas Riky.

Sementara itu anggota Komisi IV lainnya Safari Ramadhan meminta sistem zonasi harus transparan. Disdik harus bisa memastikan batasan zonasi, sehingga pada saat PPDB tidak menjadi permasalahan. “Zonasi yang disusun seperti apa. Apalagi keberadaan sekolah negeri di Batam belum merata. Saya rasa ini harus diprioritaskan. Sehingga tidak ada namanya melompat ke zonasi yang lain,” tegas Safari.

Terkait penentuan zonasi ini, disdik mengaku akan segera menyampaikan ke komisi IV DPRD Batam.

“Kita masih bahas, minggu depan, kita berikan pembagian zonasinya,” lanjut Hendri. (rng)

Targetkan Partisipasi Pemilih Pilwako Tanjungpinang ialah 77,5 %

0
Pilwako Pinang

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Wali Kota (Pilwako) 27 Juni mendatang mencapai 77,5 persen. Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang partisipasi pada Pemilihan Gubernur 2014 yang hanya mencapai kisaran 65-66 persen saja.

Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria optimistis target itu realistis dan akan terpenuhi. Setidaknya ada dua faktor di balik optimisme ini. Pertama, kata Robby, latar belakang masing-masing kandidat calon wali kota.

“Ini bukan tidak mungkin, karena persaingan agak ketat,” tutur Robby, Selasa (17/4) kemarin.

Dengan ketatnya persaingan antar kedua belah pihak ini, sambung Robby, ia meyakini masing-masing tim pemenangan kian intensif mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan Pilwako nanti.

“Dan semakin penasaran pula masyarakat karena ini,” tutur Robby.

Intensnya ajakan dari tim pemenangan, menurut Robby menjadi faktor pendukung. Dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

Selain itu, faktor kedua adalah sosialisasi yang digencarkan sudah sejak jauh-jauh hari. Robby bahkan menyebutkan bahwasanya sosialisasi Pilwako tahun ini jadi lebih semarak lantaran KPU juga menyentuh pemilih pemula yang persentasenya cukup besar mengacu pada data pemilih yang sudah dikantongi.

“Itulah mengapa kami sekarang rajin turun ke kampus dan sekolah. Kami ingin anak muda Tanjungpinang jadi lebih peduli dan partisipatif dalam Pilkada,” pungkasnya. (aya)