Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12349

BP Batam Kembalikan UWTO Lahan di Hutan Lindung

0
ilustrasi lahan. foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menyelesaikan 1.895 berkas pengajuan lahan sepanjang 2015 hingga 2016 yang masih mandek hingga saat ini. Targetnya, akhir tahun ini selesai agar pengusaha bisa segera membangun lahan tersebut.

“Dulu sempat terhenti, makanya mau kami proses segera biar segera dibangun,” ujar Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo, Kamis (10/5).

Proses pengajuan lahan memang sempat terhenti karena kebijakan pimpinan sebelumnya yang ingin beres-beres internal di kantor lahan. Tujuannya adalah melakukan migrasi pelayanan dari manual ke digital. Sehingga berimbas juga kepada berkas-berkas pengajuan lahan tak diproses.

Dwi kemudian menjelaskan jenis-jenis pengajuan permohonan lahan berdasarkan pemrosesan oleh BP Batam terdiri dari empat kategori.

Pertama, pemohon sudah bayar Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) sebesar 10 persen, tapi belum memperoleh Surat Perjanjian (SPJ), Surat Keputusan (Skep), dan Penetapan Lahan (PL). Kedua, pemohon sudah bayar UWTO penuh, namun belum keluar SKEP, SPJ, dan PL. Ketiga, pemohon sudah bayar UWTO penuh dan mendapatkan PL, namun belum memperoleh Skep dan SPJ. Keempat, pihak yang baru mengajukan permohonan lahan saja.

“Ini semua harus kami tindaklanjuti,” imbuhnya.

Kemudian, jika ditelusuri berdasarkan status lahannya, maka berkas pengajuan permohonan lahan dibagi lagi jadi lima kategori. Pertama, lahan yang berstatus jelas (clear and clean). Untuk lahan ini, si pemohon dipersilakan untuk melanjutkannya dengan pemaparan rencana bisnis di depan BP Batam. Kedua, lahan yang masuk dalam hutan lindung. Untuk lahan ini, BP tak bisa berbuat apa-apa.

“Kami hanya akan menyurati bahwa prosesnya tak bisa dilanjutkan. Lalu kami bersedia mengembalikan pembayaran UWTO-nya jika yang bersangkutan menyampaikan kepada kami,” paparnya.

Ketiga, lahan yang masuk Daerah Penting dengan Cakupan Luas dan berdampak Strategis (DPCLS) atau hanya sebagian saja.

“Untuk lahan ini, kami akan pecah PL untuk yang tak kena DPCLS, sedangkan untuk yang kena kami bikin PL juga atas nama pemilik lahan. Tapi sebelumnya harus menunggu pelepasan dari kementerian terkait. Dewan Kawasan (DK) yang akan bicara dengan kementerian tersebut,” paparnya.

Keempat, lahan tumpang tindih. Persoalan ini memang agak berat, namun BP Batam akan mencoba berunding dengan pihak-pihak yang bersengketa soal lahan tersebut.

“Kita akan bicara dengan mereka, atau cari lahan yang lain lagi,” ungkapnya.

Terakhir, lahan yang belum ada HPL-nya. Untuk persoalan ini, Dwi mengatakan BP yang akan mengurus HPL-nya ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pengusaha yang mengajukan permohonan lahan di atas tanah yang belum ada HPL-nya bisa mengecek langsung prosesnya di BPN karena BP Batam mencantumkan nomor dan tanggal surat rekomendasi BP ke BPN.

Sebelumnya, karena kepentingan ekonomi, BP Batam yang dahulu bernama Otorita Batam (OB) memberikan kesempatan pada para pengusaha untuk mengurus HPL sendiri. Proses tersebut merupakan salah satu cara untuk mempercepat pembangunan. Namun dalam perjalanannya, proses tersebut tidak memberikan hasil yang baik.

Ada perkembangan di mana lahan lebih cepat dialokasikan, tapi HPL tak kunjung terbit. Prosesnya lama. Hal tersebut membuat ketidakpastian hukum di Batam. Sehingga, kerja sama percepatan penerbitan HPL dianggap dapat menyelesaikan masalah ini.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam, Achyar Arfan menyambut positif penuntasan status Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Batam secara keseluruhan. “Ini sangat bagus bagi Batam ke depannya,” ujar Achyar.

Dia mengapresiasi langkah BP Batam dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menyelesaikan HPL tersebut.

“Dua lembaga negara bisa duduk bareng untuk membicarakan masalah-masalah yang selama ini dianggap sebagai penghambat kemajuan Batam,” kata Achyar. (leo)

KH Sholeh Qosim Wafat saat Menunaikan Salat

0
Almarhum KH Sholeh Qosim dalam suatu kesempatan. (dok. Radar Surabaya/Jawa Pos Group)

batampos.co.id – Seorang ulama besar berpulang. KH Sholeh Qosim, pengasuh Pondok Pesantren An Nidhomiyah, Ngelom, Taman, Sidoarjo, meninggal dunia ketika menunaikan salat Magrib kemarin (10/5/2018).

Kiai khos kelahiran Bangil, Jawa Timur, itu merupakan salah satu saksi sejarah kemerdekaan Indonesia.

“Abah merupakan bagian Laskar Hizbullah saat masa perang kemerdekaan,” kata Abdul Mun’im, putra kelima sang kiai yang meninggal pada usia 90 tahun tersebut.

Atas jasanya itu, Kiai Sholeh Qosim pernah diundang khusus ke Istana Negara untuk menghadiri acara peringatan HUT TNI di Cilegon, Banten, pada 2016.

Di luar jasanya ikut perang kemerdekaan, Kiai Sholeh Qosim memiliki peran besar dalam dunia pendidikan. Melalui pondok pesantren yang diasuhnya, ribuan santri telah diajar.

Bukan hanya di pondok, Kiai Sholeh Qosim juga menebarkan ilmu di luar pondok. Salah satunya, almarhum rutin mengisi pengajian di Masjid Agung Sidoarjo sepekan sekali.

“Beliau adalah guru bagi banyak orang. Paripurna besok (hari ini, Red) kami tunda karena bersamaan dengan pemakaman beliau,” ujar Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan.

(fim/c9/ttg)

Pengusaha Batam belum Kuatirkan Merosotnya Nilai Rupiah

0
ilustrasi

batampos.co.id – Meskipun level Rupiah hampir mendekati Rp 14 ribu. Pengusaha kawasan industri tidak khawatir.

Wakil Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng mengatakan saat ini pihaknya belum menerima keluhan atas dampak dari nilai tukar rupiah yang merosot tersebut.

Pihaknya juga menilai untuk saat ini memang belum memberikan dampak yang signifikan bagi industri di Batam.

Namun jika terus terjadi dalam jangka panjang maka pasti akan memberikan dampak terhadap industri di Batam. Hanya saja untuk saat ini pihaknya menilai bahwa merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat belum mengarah terhadap dunia usaha di Batam.

“Kalau jangka panjang pasti akan ada imbasnya. Tapi kalau untuk saat ini kami belum melihat ke arah tersebut,” kata Ayung.

Sedangkan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera mengatakan Bank Indonesia akan terus memonitor dan mewaspadai risiko berlanjutnya tren pelemahan nilai tukar Rupiah.

“Baik yang dipicu oleh gejolak global seperti dampak kenaikan suku bunga Amerika, perang dagang Amerika dan China, kenaikan harga minyak dan lainnya,” katanya.

Ia berjanji Bank Indonesia akan tetap berada di pasar untuk menjaga stabilitas Rupiah sesuai fundamentalnyal.

Menyikapi kenaikan pertumbuhan ekonomi sebanyak 4,47 persen pada triwulan ini, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo akan mendorong industri berorientasi ekspor seperti manufaktur dan galangan kapal untuk bangkit. Caranya adalah memberikan insentif bagi industri-industri tertentu yang sewa lahannya akan segera berakhir.

“Sudah ada beberapa yang mau memperpanjang sewa lahannya, walaupun masa penggunaannya masih tinggal 5 atau 6 tahun lagi. Kami siap memberikan diskon atau cara pembayaran yang lebih mudah,” kata Lukita, Rabu (9/5).

Cara lainnya adalah mendorong agar pemerintah pusat mau menggunakan barang produksi lokal seperti dari Batam.

“Kami juga terus memberikan dukungan ke pemerintah pusat agar menggunakan produksi dalam negeri, khusunya di sektor migas dan mineral,” jelasnya.

BP juga katanya telah berdialog dengan Kementerian Perdagangan terkait soal barang larangan terbatas. BP kata Lukita menginginkan agar proses perizinan lartas tersebut didelegasikan ke BP Batam. Tujuannya untuk mempermudah pengusaha kawasan industri dalam mengimpor bahan baku yang termasuk dalam lartas, contohnya garam industri, karton dan plastik. (leo)

Tahap Satu, Tidak Semua Kelurahan Dapat Jatah Sembako Murah

0
Warga Kelurahan Sungai panas dan Kelurahan Teluk Tering Kecamatan Batamkota antri saat membeli sembako murah yang digelar oleh Disperindag Kota Batam didepan Edukit Batamcenter, Kamis (10/5). Bazar sembako murah ini setidaknya bisa membantu masyarakat yang membutuhkan dengan harga yang murah. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tahap pertama penyaluran sembako murah tidak merata di semua kelurahan, artinya ada kelurahan yang tidak mendapat putaran pertama dan harus menunggu putaran kedua. Padahal, kehadiran sembako murah tahap awal guna membantu masyarakat tidak mampu menjelang Ramadan.

Seperti yang terjadi di Batamkota. Untuk diketahui, 6 ribu paket sembako murah di kecamatan ini dibagi hari ini, Kamis (9/5). Namun dari enam kelurahan yang ada, hanya empat kelurahan yang akan menerima tahap awal yakni Seipanas, Teluk Tering, Sukajadi dan Taman Baloi. Sementara, dua kelurahan lain menunggu tahap dua yang diperkirakan Desember mendatang.

Camat Batam Kota Muhammad Fairuz Batubara menyebutkan, penentuan ini berdasarkan wilayah dan sudah melalui kesepakatan antar kelurahan. Bahkan, ia menyebutkan sistem seperti ini sudah dilakukan tahun lalu.

“Empat kelurahan ini dekat-dekat. Jadi gini, saya bekerja dan udah ngatur dan didudukkan denga lurah, enggak mungkin saya ambil keputusan sepihak,” kata dia.

Sistem seperti di Batam Kota ini berbeda dengan kecamatan lain yang menerapkan setiap kelurahan masing-masing setiap kelurahan mendapatkan kuota baik pada tahap pertama maupun kedua. Soal ini, Fairuz menegaskan sistem yang dilakukan di Batamkota sudah tentu berbeda sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

“Jangan banding-banding, urusan kami urusan Batamkota, urusan belakang padang urusan Belakangpadang. Jangan samakan karakter kami dengan karakter yang lain, antar RT saja berbeda karakter apalagi antar kecamatan,”paparnya.

Menurutnya, untuk empat kelurahan tahap pertama ini akan di pusatkan pembagiannya dilakukan di dua lokasi, pertama di depan Edukit untuk Kelurahan Seipanas dan Teluk Tering. Sementara, Kelurahan Sukajadi dan Taman Baloi dipusatkan di Golden Gate Imperium.

“Kelurahan Belian dan Baloi Permai nanti di tahap kedua,” ungkapnya.

Ada kelurahan yang tidak dapat pada tahap pertama juga terjadi di Seibeduk yang akan dibagikan dalam waktu dekat ini. Dari empat kelurahan yang ada, hanya dua kelurahan dulu yang mendapat kuota menjelang Ramadan ini. Yakni, KelurahanTanjungpiayu dan Duriangkang dengan total 4 ribu paket, jika dibagi setiap keluarah mendapat 2 ribu paket.

“Udah sepakat sama lurah, mau diratakan ( seribu paket per tahap pada setiap kelurahan) mereka bilang ribet juga,” ucap Sekretaris Camat Seibeduk Gufron.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Batam Sri Miranthy Adisthy menyebutkan, pada dasarnya tahun ini Pemko Batam menyediakan 128 ribu paket yang dibagi ke seluruh kelurahan.. Namun sistem penyalurannya dikembalikan ke camat dan lurah.

“Yang penting 2 ribu per kelurahan untuk tahun ini,”katanya.

Hal serupa juga disampaikan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam Zarefriadi.

“Kalau kami menyiapkan dan membagikan. Soal penerima tanya kelurahan dan kecamatan,” kata Zarefriadi. (iza)

Najib Mengaku Kalah

0

batampos.co.id – Angin perubahan itu bernama Pilihan Raya Umum (PRU) 14. Saking kencangnya angin itu bertiup, Najib Razak terjungkal dari kursi perdana menteri (PM) Malaysia. Kamis (10/5), politikus 64 tahun itu mengakui kekalahan Barisan Nasional (BN), koalisi partai pemerintah (UMNO), dalam jumpa pers sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

”Berapapun kursi yang kami capai, itu adalah mandat rakyat. Tugas berat menanti BN,” kata Najib sebagaimana disiarkan serentak oleh stasiun radio dan stasiun televisi Malaysia, Kamis (10/5).

Meski mengakui kemenangan lawannya, Pakatan Harapan (PH), ketua UMNO itu tidak memberikan ucapan selamat kepada Mahathir Mohamad yang akan menjadi PM berikutnya. Dia bahkan menyerahkan penunjukan PM kepada Yang Dipertuan Agong.

Hasil penghitungan suara resmi menunjukkan bahwa BN memperoleh 79 kursi parlemen nasional. Sedangkan, PH yang terdiri dari empat partai sukses mengamankan 113 kursi. Jumlah yang cukup untuk membentuk pemerintahan. Sebab, partai pemenang hanya membutuhkan minimal 112 dari total 222 kursi parlemen nasional untuk membentuk pemerintahan baru.

Biasanya, begitu hasil akhir diumumkan, partai pemenang akan langsung diberi mandat untuk memimpin. Apalagi, kali ini, PH mendapatkan limpahan kursi Warisan Sabah yang berjumlah delapan dan satu kursi kandidat independen Batu, P Prabakaran. Dengan jumlah total 122 kursi, PH layak membentuk pemerintahan. Sayangnya, pemerintahan hanya bisa dibentuk setelah PM anyar dilantik.

Sampai pukul 17.00 waktu setempat, belum ada kabar tentang pelantikan PM baru. Padahal, sesaat setelah Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR) mengumumkan hasil resmi penghitungan suara pada sekitar pukul 04.00 dini hari kemarin, Mahathir menegaskan dia bakal langsung dilantik pagi harinya. Ketika sampai siang tak kunjung jelas, pria yang akan menjadi PM tertua di dunia itu berharap dilantik sebelum pukul 17.00 waktu setempat.

Itu membuat Istana Negara di Jalan Tuanku Abdul Halim dijaga ketat. Kemarin, polisi membarikade akses jalan utama menuju Istana Negara. Mereka berjaga di lokasi yang berjarak sekitar 200 meter dari gerbang utama bangunan berkubah emas tersebut. Ada sedikitnya tiga kelompok polisi yang berjaga di sana. Masing-masing kelompok terdiri dari 7-8 personel. Mereka memakai seragam serba hitam dengan tulisan polis di belakangnya.

”Kami diperintahkan untuk menjaga Istana Negara dan tidak boleh ada tamu yang masuk,” kata Hassan, seorang polisi.

Sedikitpun, dia tidak menyinggung tentang pelantikan PM baru. Tapi, indikasi bahwa akan ada perhelatan khusus di sana tampak dari banyaknya personel yang bertugas di sana. Selain itu, ada tenda putih besar di sisi sebelah kanan bangunan, di depan toilet. Dua mobil polisi dengan lampu rotator menyala terparkir di sana.

Penjagaan ketat juga terlihat di Putrajaya. Tepatnya, di area Seri Perdana. Sekitar 500 meter dari bangunan dengan atap berbentuk kubah warna hijau itu tiga polisi berjaga. Pada lapis kedua yang berjarak sekitar 10 meter dari tiga polisi itu, tampak tiga petugas lain yang juga berjaga. Mereka duduk di kursi, di bawah pohon.

”Tak ada apa-apa lah di sini. Pelantikan di Kuala Lumpur,” kata Zamrie, polisi yang mencegat wartawan Jawa Pos (grup Batam Pos).

Jika benar tidak ada apa-apa, lantas mengapa jalanan ditutup dan lalu lintas dialihkan?

”Kami hanya mengamankan. Nantinya akan ada proses serah terima kekuasaan. Maka, dokumen-dokumen yang ada di kantor PM harus kami amankan. Agar tak terjadi kegaduhan,” ungkapnya.

Tapi, di lokasi itu, Jawa Pos melihat ada banyak pekerja yang mendirikan tenda. Lokasinya ada di tengah-tengah jalan raya yang ditutup. Itu mengindikasikan bakal ada acara khusus di Putrajaya. ”Oh, tidak tidak. Tak ada apa-apa. Pergi saja ke Kuala Lumpur,” kata pria Melayu tersebut. Menurut dia, penjagaan di Putrajaya diperketat sejak dini hari. Tepatnya setelah SPR mengumumkan kemenangan PH.

It is a fresh breath of air,” kata Nurul Haida Dzulkifli. Perempuan 35 tahun yang bekerja sebagai personal assistant direktur sebuah lembaga nonpemerintahan di kawasan Petaling Jaya itu tak sabar merasakan suasana pemerintahan yang baru. Sebab, setelah lebih dari 60 tahun memimpin Malaysia, kali ini UMNO tersingkir. Dia bersyukur, partisipasinya dalam PRU 14 pada 9 Mei lalu tak sia-sia.

Melalui pesan elektronik, Hisommudin, periset Ilham Centre, mengungkapkan kelegaannya karena BN kalah. ”Malaysia dapat pemerintah baharu (baru),” tulisnya tak lama setelah Mahathir mendeklarasikan kemenangan PH dari Langkawi dini hari kemarin. Bersih 2.0 pun secara resmi menyambut baik kemenangan oposisi. Meskipun, SPR terlalu lambat mengumumkan hasil resmi. Sebelum-sebelumnya, hasil resmi diumumkan tengah malam.

Azmi Tarmizi, executive editor print division harian Sinar, mengaku bangga karena rakyat Malaysia mencetak sejarah. ”Ini keputusan yang sangat bermakna dalam sejarah negeri kami. Setelah enam dekade, terjadilah perubahan pentakbiran (pemerintahan) seperti yang kami inginkan,” ungkapnya. Tapi, PH harus bisa merealisasikan janji-janjinya kepada rakyat. Setidaknya, dalam 100 hari pertama, ada perubahan nyata yang terjadi.

Pencabutan GST (goods and services tax), menurut Azmi, menjadi hal yang krusial. Perbaikan pekonomian menjadi janji yang paling dipegang rakyat. Karena itu, PH tak boleh main-main.

”Kali ini, BN kalah banyak meskipun tak mau mengakui. Ini bukti bahwa rakyat menginginkan sentuhan Tun Mahathir. Beliau bukan orang baru dalam pemerintahan. Dia pernah memimpin kami dan rakyat mau dipimpin lagi olehnya,” terangnya.

Berbeda dengan sebagian besar penduduk Malaysia yang girang ketika ditanyai pendapatnya tentang hasil PRU 14, pejabat-pejabat UMNO bungkam. Sejak Najib batal menggelar jumpa pers pada Rabu malam di markas UMNO di PWTC, orang-orang partai berwarna biru tua itu juga tutup mulut pada media. Permohonan wawancara yang Jawa Pos kirimkan kepada Mohammad Nawar Ariffin, ketua angkatan muda UMNO, tak direspons.

Di kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah, kekalahan BN memantik euforia. ”Akhirnya masuk penjara juga Najib,” kata Sa’ari bin Bakri. Sopir taksi itu lantas menyebutkan kasus pembunuhan sadis Altantuya Shaariibuu dan kasus 1MDB sebagai dua faktor utama yang akan menyeret Najib ke bui. Dia yakin, suami Rosmah Mansor itu tidak akan lagi bisa mengelak dari kasus hukum yang dulu dengan mudah ditutupinya saat menjabat PM. (hep/JPG)

12 Ton Cokelat Tumpah di Jalan

0
foto: yahoo

Nyaris tidak ada orang yang suka cokelat. Kecuali, mungkin, tim pemadam kebakaran dan kepolisian di Polandia.

Maklum, pada Rabu (9/5), mereka dibikin enek lantaran harus membersihkan 12 ton cokelat cair yang menutup jalan antara Poznan dan Konin. Ruas jalanan utama itu pun harus ditutup, lantaran cokelat mudah membeku dan bikin permukaan jalan licin.

”Sebuah truk pengangkut cokelat menabrak batas jalan dan terguling. Muatan truk meluber, sementara pengemudinya cedera parah,” papar Marlena Kukawska, juru bicara kepolisian setempat. Tim pemadam kebakaran menyatakan, membersihkan cokelat cair lebih sulit ketimbang salju dan es.

”Kami harus pakai semprotan air hangat bertekanan tinggi,” ucap Bogdan Kowalski, pemadam kebakaran yang bertugas di sana. (Mirror/fam/JPG)

Tsunami Pemilu Malaysia

0

Bukan main perjuangan orang tua ini: dia menang pemilu di Malaysia. Setidaknya itulah hasil sementara pemilu ke-14 Malaysia.

Pakatan Harapan, koalisi oposisi sudah merebut 102 kuri. Barisan Nasional baru 70 kursi. Independen meraih 6 kursi. Partai Islam PAS kembali berjaya di Trengganu. Total mendapat 15 kursi

Pertahanan basis BN di Johor ternyata jebol. Sedang Selangor kembali disikat habis oleh Mahathir. Disisakan satu kursi saja. Penang, basis tokoh oposisi Anwar Ibrahim, juga dibabat habis.

Teman-teman saya di Malaysia tidak tidur. Saya minta dia terus siap menerima tilpon saya. Di Amerika sih masih jam 13.30.

Tepat jam 00.00 tadi Mahathir sudah mengumumkan kemenangannya. Sudah siap membentuk pemerintahan baru Malaysia. Tapi KPU masih belum bisa menerima klaim itu.

Suasana di kubu partai pemerintah sangat tegang. Tokoh-tokohnya pada bungkam. Seperti terhipnotis lagu ‘sayang’. Yang saya hafal gerakan koreografinya: untuk senam saya.

Tiap menit ada perkembangan baru: siapa menang di dapil mana. Kalau ingin tahu jago Anda menang atau kalah tinggal masukkan nama: oh … dia menang. Oh… kalah. Oh… masih sedang dihitung.

Begitulah Undian Raya di Malaysia. Pemilunya sistem distrik. Tiap distrik the winner take all.

Yang menang dapat kursi parlemen. Biar pun selisih satu suara. Suara yang kalah hangus.

Ada 222 dapil di seluruh Malaysia. Terbanyak di Serawak, 27 dapil. Lalu Sabah, 26 kursi. Johor 25 kursi. Kota Kuala Lumpur disebut Federal Teritory: 13 dapil.

Mula-mula Barisan Nasional (BN) yang unggul. Terutama ketika suara dari Serawak masuk. Tetangga Pontianak itu memang basisnya BN.

Lama-lama Pakatan Harapan (PH) yang unggul. Tokoh-tokoh Pakatan Harapan menang mudah di dapil masing-masing.

Tokoh-tokoh utama kelihatan dapat kursi semua. Tidak ada kejutan. Mahathir Mohamad, sudah pasti masuk parlemen. Meski hitungan belum selesai. Jaraknya amat jauh. Wan Azizah, istri tokoh oposisi Anwar Ibrahim sudah memenangi dapilnya. Perdana Menteri Najib menang mudah di kampungnya. Tokoh muda Partai Pribumi Bersatu, Syed Saddiq unggul jauh di dapil Muar, Johor. Nurul Izzat, yang pindah dapil, juga sudah unggul jauh.

Kalau pun tidak menang, Pakatan Harapan merebut kursi jauh lebih banyak dari Pemilu 2013: 72 dari 222 kursi. Dan Mahathir sudah menyatakan siap jadi pemimpin oposisi. Jika Pemilu kali ini belum bisa menang.

Tapi ternyata kian malam kian seru. Kelompok Mahathir terus mengungguli BN. Kian jauh jaraknya. Tidak tahu apa yang akan terjadi 10 jam lagi. Ketika hasilnya sudah final.

”Ini benar-benar tsunami terjadi di Malaysia,” kata teman saya itu. ”Tidak mengira Johor bisa terkena tsunami,” tambahnya.

Johor adalah negara bagian yang paling mencolok investasi barunya. Dari Tiongkok di bidang real estate. Lihatlah proyek Forrest City yang mengahadap Singapura itu. Luar biasa. Kota baru yang penuh pencakar langit.

”Tapi kami hanya bisa menontonnya,” ujar sopir taksi yang mengantar saya di Forrest City. Dua bulan lalu. ”Harganya tidak terjangkau oleh kami-kami ini,” tambahnya. Itu, katanya, jadi rasanan publik. Hanya menambah dalamnya jurang antara kaya dan miskin.

Johor seumur hidup jadi tambang suara BN. Sultannya sangat kuat. Anti Mahathir pula. Ini karena Mahathir pernah mengurangi kekuasaan para sultan saat Mahathir menjabat perdana menteri dulu.

Kini Johor jebol. Sultan memiliki 40 persen saham di proyek itu dengan cara setor tanah. Yang 60 persen dari investor swasta Tiongkok: perusahaan real estate terbesar di sana.

Kuala Lumpur jangan ditanya: kembali dikuasai habis oposisi. Rakyat Malaysia sudah membuat pilihan. Lebih memilih orang tua itu. Yang saat kampanye terakhir terkena demam itu.

Ada lima isu utama menjelang Undian Raya ini. 1) Harga sembako terus naik. 2) Dua bulan lagi berlaku pajak baru: PPN. Yang Malaysia sangat telat menerapkannya. 3) Investasi Tiongkok yang dianggap berlebihan dan mahal. 4) Hutang luar negeri negara terus melambung. Padahal Mahathir membangun Malaysia dulu tanpa hutang. 5) Mega korupsi 700 juta dolar. Yang langsung terkait ke perdana menteri Najib dan istrinya. Yang hobinya belanja barang mewah; sepatu, tas, perhiasan, dan memamerkannya.

Kini sang istri menuai hasilnya. Dan memberikan ‘hadiah’ termahal bagi karir politik suaminya. (dis)

Desprindag Tera Ulang Alat Ukur di Seluruh Pasar

0
Kadisperindag Kota Batam, Zarefriadi mengetes timbangan yang dipasang di Pasar Aviari, Rabu (9/5). Timbangan ini untuk alat ukur ulang bagi pembeli dipasar ini. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Desprindag) kota Batam akan menertibkan alat ukur atau timbangan yang digunakan pedagang di pasar. Ini bertujuan untuk mengindari kecurangan yang mungkin saja dilakukan oknum pedagang demi keuntungan yang lebih menjelan dan selama Lebaran nanti.

Kadisperindag kota Batam Zarefriadi saat meninjau pasar basah SP Plaza dan Aviari di Sagulung dan Batuaji, Rabu (9/5) kemarin menuturkan, penertiban itu diwujudkan dengan melakukan tera ulang alat ukur atau timbangan yang sudah disediakan Desprindag di masing-masing pasar yang ada.

“Setiap pasar sudah kami sediakan alat ukur khusus dari kami (Didperindag). Alat ukur itu akan kami cek lagi (tera ulang agar sesuai dengan fungsinya). Nanti ada pedagang yang nakal bermain dengan alat ukur akan ketahuan jika pembeli ukur ulang di alat yang sudah kami sediakan ini,” ujarnya di pasar Aviari, kemarin.

Saat ini alat ukur yang disediakan Desprindag sudah tersebar di seluruh pasar, namun karena sudah lama dipakai tentu ada yang rusak atau lari meteran pengukurnya. Seperti yang dijumpai Zarefriadi pada alat ukur yang ada di pasar Aviari. Alat ukur tersebut ternyata sudah tidak normal lagi sebab meteran sudah lari sekitar setengah ons.

“Mungkin karena sudah terlalu lama. Ini akan segera kami atasi. Yang rusak diganti dan yang lari meterannya akan ditera ulang,” tuturnya.

Selain tera ulang alat ukur yang disediakan pihaknya, Kadisperindag juga memintah anggotanya untuk mengawasi alat ukur yang digunakan oleh masing-masing pedagang. Jika tidak sesuai dengan alat ukur yang disediakan oleh Disperindag tentu akan tindak tegas.

“Tadi saya sudah ngobrol dengan ibu-ibu yang belanja disini memang ada masalah itu (ketidak sesuaian alat ukur dari pedagang). Ini akan kami awasi secara serius. Anggota akan pantau rutin. Pedagang yang bermain akan kami data,” ujarnya.

Kepada masyarakat Zarefriadi juga menghimbau agar selalu mencocok barang belanjaannya dengan alat ukur yang disediakan itu. Jika ada selisi timbangan barang belanjaanya, warga diminta untuk melapor ke pihaknya.

“Masyarakat juga harus jelih dong. Kalau belanja manfaatkan alat yang sudah kami sediakan ini. Ada selisi (timbangan) laporkan. Akan kami tindak lanjuti,” imbaunya. (eja)

Ribuan Usaha Mikro, Hanya 300 yang Punya Izin

0
ilustrasi

batampos.co.id – Saat ini ada ribuan usaha mikro di Batam yang masih aktif.Tetapi baru 300 yang sudah memiliki izin usaha.

“Kalau total UMKM totalnya lebih dari 70 ribu tetapi usaha mikro dan kecil saya kurang paham berapa banyak. Tapi sudah pasti mikro ini ada ribuan jumlahnya. Tetapi sayang, hanya 300 yang memiliki izin usaha mikro,” kata kepala dinas UMKM Kota Batam, Suleman Nababan, Rabu (9/5).

Ia mengatakan, sebagian besar pelaku UMKM bergerak dalam bidang jasa. “Kita harapkan akan semakin banyak pelaku usaha mikro dan kecil yang memiliki izin usaha,”katanya.

Padahal menurut Suleman, dengan memiliki izin usaha maka banyak keuntungan yang didapat pelaku UKM. Termasuk pendampingan dari pemerintah daerah untuk pengembangan usaha UKM tersebut.

“Pemerintah daerah mendampingi pelaku UKM dalam hal ini untuk meningkatkan kapasitas SDM. Selain itu ada juga anggaran atau pun kegiatan dari provinsi dan pusat yang sifatnya untuk pengembangan pelaku UKM,” katanya.

Suleman menambahkan, untuk pengurusan izin usaha mikro saat ini sudah selesai di tingkat kecamatan. Dan pengurusannya pun gratis. “Sebenarnya sangat banyak manfaatnya kalau ada izin usaha mikro. Makanya kita harapkan akan semakin banyak yang mengurus izin usahanya,” katanya.

Sementara itu, anggota komisi II DPRD Kota Batam Mulia Rindo Purba mengatakan pemberdayaan usaha mikro dan kecil ini harus diseriusi pemerintah. Di mana UMKM adalah garda terdepan untuk pengembangan ekonomi di Indonesia.

“Ini memang harus benar-benar kita perhatikan. Harus ada terobosan dari pemerintah untuk memberdayakan pelaku UMKM ini,” katanya.

Menurutnya pemerintah harus bisa cepat merealisasikan gedung yang bisa dijadikan jadi sentra promosi UMKM di Batam. Di mana tempat tersebut bisa menjadi tempat memasarkan produknya.

“Kalau terkait izin itu, harapan kita ada kesadaran dari pelaku UMKM, tetapi juga harus terus disosialisasikan oleh pemerintah kepada pelaku,” katanya. (ian)

Penggarap Sei Gong Kantungi Rp 800 Juta

0
Pekerja menggesa pembangunan Bendungan Seigong, Barelang, Senin (14/8). Bendungan Seigong ini sudah mencapai 50 persen pengerjaanya. Dan nantinya airnya akan menyuplai untuk air di batam. Jadi warga Batam tidak perlu khawatir krisi air. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sembilan warga penggarap lahan di sekitar Waduk Sei Gong menerima uang kerohiman, Rabu (9/5). Nilai uang kerohimannya cukup bervariasi. Bahkan ada salah satu penggarap mengantongi Rp 800 juta karena memiliki kebun yang cukup besar disana.

“Setelah kami kaji, ada 46 warga dari 78 warga yang berhak menerima uang kerohiman. Besarannya bervariasi tergantung jumlah dan jenis tanaman yang tumbuh disana. Termasuk penghitungan dari sisi bangunan diatas lahan,” kata Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto di Gedung BP Batam, Rabu (9/5).

Penyerahan uang kerohiman diberikan secara bertahap yang akan diselesaikan dalam tempo seminggu sejak penyerahan pertama pada 9 Mei.”Syarat utamanya adalah membawa dokumen diri berupa kartu keluarga dan KTP. Selain itu bukti lahan garapan dan hasil verifikasi dari tim survey,” katanya lagi.

Penyerahan uang kerohiman lewat transfer ke rekening.”Yang sudah punya rekening bank langsung ditransfer dan yang belum dibuatkan rekeningnya. Untuk layanan administrasinya buka di lantai 3 Gedung BP dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB sore,” ujarnya.

Besaran uang kerohiman di hari pertama ini memang cukup fantastis. Namun jumlah tersebut telah disesuaikan dengan harga bangunan dan tumbuhan yang tumbuh diatas tanah negara tersebut.

“Tadi ada yang dapat Rp 200 juta, bahkan ada yang dapat 800 juta untuk satu orang,” jelasnya.

Untuk warga yang belum mengambil uang kerohimannya sampai waktu yang belum ditentukan boleh mengambil uangnya di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

“Karena seminggu setelah penyerahan uang kerohiman selesai, BP akan menitipkan anggaran pemerintah untuk uang kerohiman tersebut ke PN,” ungkapnya.

BP Batam berharap penyaluran uang kerohiman ini bisa berjalan lancar, dan cepat selesai. Adapun proses penyelesaiannya dari awal, dinilai sudah sesuai prosedural.

“Kami hanya menjalankan apa yang jadi peraturan presiden di Perpres Nomor 56 Tahun 2017 dan SK Gubernur Kepri. Sosialisasi juga sudah dilakukan berulang. Besaran uang kerohimannya, bukan orang BP yang tentukan. Ada tim terpadu, tim independent yang melakukan apraisal,” kata Eko.(leo)