Kyle Cropsey, delapan tahun setelah dia menyelipkan tulisan future car ke dalam mobil Volkswagen 1971 yang tengah diparkir di New York, Amerika Serikat, impiannya terwujud. Guru berusia 23 tahun itu ditelepon Chris Mead, putra pemilik mobil tersebut. Keluarga Mead setuju menyerahkannya ke Cropsey.
Sebagaimana dikutip Associated Press, mendiang ayah Chris membeli mobil itu dari pemilik sebelumnya. Chris tahu soal Cropsey setelah menemukan selipan kertas tersebut. Tersimpan di bawah logbook.
Mobil itu penuh kenangan. Dengannya, Chris dan seluruh keluarga berkeliling AS. Karena itu, keluarga setuju menyerahkannya ke Cropsey dengan syarat: terus mengabarkan kondisi mobil. Juga, harus digunakan untuk bertualang dan bersenang-senang.
’’Beginilah kalau sudah jodoh,” kata Cropsey saat ditanya reaksinya setelah ditelepon Chris. (*/c18/ttg/JPG)
batampos.co.id – Jajaran Subdit Tindak Pidana Korupsi (tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri menangkap seorang oknum pejabat Kantor Syahbandar Pos Kabil, Batam, berinisial TP, Jumat (13/4) sore. Dari tangan TP polisi menyita uang Rp 5 juta yang diduga merupakan hasil pungutan liar dari agen-agen kapal.
Direskrimsus Polda Kepri AKBP Rustam Mansur membenarkan penangkapan TP tersebut. Namun ia masih enggan membeberkan kronologis dan modus tindak pidana yang dilakukan TP.
“Kami lagi melakukan pendalaman,” kata Rustam, Jumat (13/4).
Saat berita ini ditulis pukul 21.00 tadai malam, TP telah dibawa ke Mapolda Kepri dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan di ruangan Subdit Ditreskrimsus Polda Kepri di lantai tiga Mapolda Kepri.
Sementara sumber Batam Pos membenarkan jika polisi menyita barang bukti berupa uang Rp 5 juta dari TP. Menurut sumber, TP sebenarnya tergolong pejabat baru di Syahbandar Pos Kabil. Sebelumnya, ia merupakan Syahbandar Sekupang, Batam.
Sumber tersebut mengatakan, pungli mungkin saja terjadi di Kantor Syahbandar Pos Kabil. Karena di pelabuhan itu masih menggunakan sistem manual. Saat agen atau pemilik kapal ingin melaksanakan olah gerak kapal, ada pertemuan langsung dengan pejabat berwenang.
“Masih langsung, tidak online. Pertemuan ini memungkinkan (pungli) itu terjadi,” ucapnya. (ska)
batampos.co.id – Direktur Badan Usaha Bandara Udara (BUBU) Internasional Hang Nadim, Suwarso mengambil langkah tegas atas aksi intimidasi oknum taksi konvensional ke calon penumpang. Ia menghimbau masyarakat yang mendapat perlakuan intimidasi dapat melaporkan ini ke pihak kepolisian.
“Nantinya tak hanya polisi, kami juga akan tindak lanjuti laporan itu. Ada sanksi administratif juga,” katanya, Rabu (11/4).
Apabila pelanggaran dilakukan oknum pengendara taksi masih dalam kategori ringan, pihak bandara hanya menjatuhkan sanksi skor selama tiga hari. Namun sanksi ini akan terus meningkat saat pengendara melakukan hal serupa terus menerus.
“Hingga akhirnya kami memberikan sanksi pemutusan kerjasama. Tak hanya mobil, termasuk orangnya juga,” ujarnya.
Karena aksi intimidasi, Suwarso mengaku sudah mengumpulkan para pengendara taksi. Selain itu, selebaran juga dibagikan pihak bandara ke tenan, pengendara taksi, termasuk juga pengguna jasa bandara.
“Kami sedang melakukan evaluasi,” ucapnya.
Evaluasi ini, kata Suwarso berguna untuk melihat indeks kinerja dari para pengendara taksi.
“Tak hanya sekali, tapi secara berkala dilakukan evaluasi,” tuturnya.
Suwarso mengungkapkan demi memberikan kenyamanan ke penumpang, pihaknya telah memindahkan taksi-taksi yang mangkal di area pakir Alfa dan Bravo.
“Untuk Charlie, pihak taksi meminta untuk mereka. Ini sedang kami pertimbangkan,” ujarnya.
Uang yang dipungut pihak bandara sebanyak Rp 200 ribu sebulannya, dipergunakan juga untuk kenyamanan para pengemudi taksi.
“Perbaikan parkiran, jalan, untuk mereka juga,” ucapnya. (ska)
Setelah berpisah belasan tahun, Nur Hamdan, 29, bertemu dengan ibunya, Parinah yang sempat hilang belasan tahun di Inggris, Kamis (12/4). (MIFTAHUL MUFID/Radar Banyumas/Jawa Pos Group)
PADA detik-detik setelah mobil itu berhenti, tak banyak lagi kata yang terucap. Hanya pelukan erat dan uraian air mata.
Semua yang berada di pelataran rumah di Desa Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah, itu pun larut dalam keharuan. Parinah, perempuan yang diantarkan mobil Daihatsu Xenia hitam tadi, memeluk anak, cucu, serta menantunya satu per satu. Erat sekali. Seolah tak mau sedetik pun melepaskan mereka dari pelukan.
“Senang sekali rasanya bisa pulang,” kata Parinah sembari masih sesenggukan kepada wartawan setelah masuk ke dalam rumah milik Sunarti, salah seorang anaknya, itu.
Wajar kalau suasananya demikian mengharukan.
Itu adalah kepulangan pertama Parinah ke kampung halaman setelah “menghilang” selama sekitar 14 tahun. Dari awalnya berangkat menjadi TKI (tenaga kerja Indonesia) ke Arab Saudi pada Desember 1999 sampai kemudian dipulangkan dari London, Inggris.
Tak heran kalau perempuan 50 tahun tersebut melewatkan begitu banyak momen penting dalam kehidupan keluarganya. Tiga anaknya, Sunarti, Parsin, dan Nurchamdan, yang ketika dia tinggal masih lajang atau bahkan remaja kini masing-masing telah punya anak.
Untuk kali pertama pula Parinah bertemu dengan ketiga cucunya, Oktavia, Angga Syahputra, dan Prima Syahputra. “Waktu akan nikah (pada 2005) dulu saya mencoba kirim surat. Tapi, tak ada jawaban,” kata Sunarti yang tinggal di Dusun Nusaori kepada Radar Banyumas (Jawa Pos Group).
Sunarti berkirim surat setelah menerima surat dari sang ibu pada 5 Maret 2005. Itulah surat pertama yang diterima keluarga setelah perempuan kelahiran Banyumas pada 28 Januari 1968 tersebut dibawa si majikan pindah ke Inggris. Kepindahan yang tanpa sepengetahuan keluarga.
Surat pertama dari Parinah itu sudah langsung berisi permintaan agar dibantu pulang ke Indonesia. Lantaran masih kecil dan tak tahu prosedur pemulangan ibunya, Sunarti tidak melakukan upaya apa-apa.
Dia dan kedua adiknya, Parsin (kini berusia 33) dan Nur Hamdan (saat ini 29 tahun), saat itu hanya kebingungan. “Cuma ada petunjuk kartu nama majikan. Ada juga nomor telepon yang bisa dihubungi,” ungkapnya.
Ke alamat yang tertulis di kartu nama itulah empat kali keluarga membalas surat tersebut, termasuk surat dari Sunarti untuk memberi tahu dia akan menikah dengan Marito, selalu kembali.
Sesuai alamat di kartu nama, Parinah tinggal bersama majikan di Hove, kota kecil di sebelah Brighton. Keterangan dari kantor pos di sana yang tertera di surat-surat dari keluarga sama: nama Parinah yang dituju tidak ada.
Di desanya, Parinah dua kali menikah. Yang pertama dengan Nur Hadi. Setelah Nur meninggal, dia menikah lagi dengan Sikin yang kini tak diketahui keberadaannya.
Parinah berangkat ke Arab Saudi pada 16 Desember 1999 melalui PT Afrida Duta. Dan, mendapat majikan bernama Alaa M. Ali Abdallah yang berprofesi dokter spesialis kandungan.
Tak seperti saat di Inggris, selama bekerja di Saudi, komunikasi dengan keluarga berjalan lancar. Baik melalui surat maupun telepon.
Tapi, setelah surat pertama pada Maret 2005 tadi, semua gelap. Parinah seperti hilang ditelan bumi. Bisa jadi keluarga majikan membatasi akses dia.
Pada 2005 itu juga Parinah berkirim surat disertai bukti transfer ke rekening Bank BRI milik sang adik. Ketiga anaknya memang dirawat orang tuanya, dibantu sang adik. Sebab, Parinah sudah berpisah dari suami. “Pernah kirim 500 poundsterling. Tapi, kata pihak bank, uang itu tidak masuk,” tutur Sunarti dalam wawancara sebelumnya dengan Radarmas.
Sampai kemudian pada 28 Januari 2018 keluarga menerima surat kedua dari Parinah. Isinya sama: mohon bantuan untuk dipulangkan ke Indonesia.
“Saya lari keluar ke kantor pos saat majikan masih tidur,” kenang Parinah.
Menurut Parinah, saat itu sekitar pukul 9 atau 10. Kebetulan, letak kantor pos tak jauh dari rumah si majikan.
Parinah (memakai jaket jeans) memeluk erat anak pertamanya Sunarti, Kamis (12/4). (Yudha Iman Primadi/Radar Banyumas/Jawa Pos Group)
Begitu mendapat surat kedua itu, Sunarti dan adik-adiknya melapor ke Kantor Imigrasi Cilacap. Mereka lantas mendapat arahan ke mana dan bagaimana membantu pemulangan ibunya.
Usaha anak-anak Parinah tak sia-sia. Pada 5 Maret 2018, datang surat dari Dirjen Protokol dan Konsuler Kemenlu Indonesia. Surat pemberitahun itu menyatakan bahwa KBRI Inggris sudah menghubungi pengguna jasa Parinah. Namun, majikan Parinah tidak kooperatif.
Selanjutnya, KBRI London meminta bantuan aparat hukum setempat, dalam hal ini kepolisian di Brighton, Sussex, Inggris, agar pengguna jasa Parinah diproses hukum. Akhirnya, pada 5 April, Parinah berhasil dikeluarkan dari rumah majikannya. Pada hari itu juga, majikan Parinah dan keluarganya ditangkap dengan tuduhan modern slavery atau perbudakan modern.
Parinah mengaku tak pernah kekurangan soal makan. Tapi, gajinya selama bekerja tidak pernah diberikan. Identitasnya juga disembunyikan. Tidak boleh pergi kalau tidak dengan anggota keluarga majikan.
Parinah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Rabu (11/4). Kamis pagi (12/4) dia sampai di Desa Nusawungu dengan diantar petugas Balai Pelayanan, Penempatan, dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Serang, Banten, serta Koordinator LTSA PTKLN Cilacap Ervi Kusumasari.
Parinah tentu masih menunggu hak-haknya selama bekerja bisa dia terima. Tapi, setidaknya semua pengalaman tak menyenangkan selama belasan tahun telah berlalu. Dia sudah kembali ke tengah anak-anak dan cucu-cucunya yang demikian lama ditinggalkannya.
Sementara dia akan tinggal di Dusun Nusaori. Serumah dengan Sunarti dan keluarganya. Sebab, rumah miliknya di Desa Petarangan, Banyumas, sudah dijual sekitar lima tahun lalu.
“Saya belum tahu akan mengerjakan apa. Saya nikmati dulu waktu bersama anak-anak dan cucu-cucu,” kata Parinah.
Tapi, Sunarti sudah menegaskan, dirinya dan adik-adiknya tak akan mengizinkan sang ibu bekerja di luar negeri lagi. “Pokoknya, ibu tidak boleh pergi lagi. Ngurus cucu saja di rumah,” ujar Sunarti yang diiyakan sang adik, Parsin.
batampos.co.id – Rendahnya minat masyarakat untuk mengikuti lelang hak tanggungan yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Batam, berbanding terbalik dengan jumlah hak tanggungan yang dilelang. Terbukti dari 146 hak tanggungan yang dilelang tahun 2018, baru terjual 18 unit.
Kepala Seksi Pelayanan Lelang KPKNL Batam, Dian Subakti mengakui, sepinya peserta lelang sudah terjadi sejak dua tahun terakhir. Bahkan ada beberapa lelang malah tidak ada pesertanya. Alhasil, harus dilelang ulang.
Untuk saat ini agak sulit laku. Karena beberapa lelang tak ada pesertanya,” kata Dian, Kamis (12/4).
Bila melihat permintaan lelang yang masuk dari pihak perbankan sendiri terbilang cukup tinggi. Hal ini terbukti dari jumlah hak tanggungan yang dilelang tiap bulan rata-rata 45 sampai 50 unit. Sebagian besar hak tanggungan seperti ruko dan rumah yang dilelang ini merupakan rumah sitaan bank atau kredit macet perbankan.
“Memang menurun saat ini. Kadang kita lelang 20 cuma laku 2. Lelang lima laku satu,” sebut Dian.
Bila dibandingkan data tiga tahun terakhir, lelang hak tanggungan terbilang cukup baik. Misalnya di tahun 2015, dari 524 kali yang dilelang, laku terjual 116 unit. Tahun 2016 ada 373 kali, dengan penjualan 88 unit. Sementara di tahun 2017, KPKNL melelang 552 kali hak tanggungan kredit macet perbankan. Terjual 84 unit.
“Paling banyak kredit macet di BTN. Biasanya sekali lelang bisa mencapai 20 unit,” paparnya.
Proses lelang rumah kredit macet di KPKNL, kata Dian, dimulai dari permintaan lelang oleh pihak perbankan. Baik itu bank negeri atau swasta akan mengajukan dengan melampirkan beberapa persyaratan seperti perjanjian kredit debitor dengan bank, sertifikat hak tanggungan, akta pemberian hak tanggungan dan bukti kredit macet.
“Biasanya yang masuk lelang itu dinyatakan macet oleh bank dan baru bisa diajukan pelelangan,” jelasnya.
Setelah persyaratan dilengkapi pihak perbankan, kemudian pihak KPKNL akan memeriksa berkasnya. Syarat-syarat yang dilengkapi ini haruslah sesuai pereturan menteri keuangan 27 tentang proses lelang. “Kalau KPKNL sudah menyatakan lengkap, barulah kantor lelang membuat surat balasan untuk memberikan jadwal lelang,” paparnya.
Ia menambahkan, dalam hal ini pihak bank wajib mengumunkan pelelangan di media cetak sebanyak dua kali. Rentan waktu pun dibatasi per 15 hari. Hal ini dimaksud agar ada kesempatan dan tenggang waktu bagi kreditur untuk mengajukan keberatan atau gugatan. Selain itu juga untuk menginformasikan bahwa akan ada pelelangan.
“Jadi ada dua, pertama memberi tahu pada pihak yang berkepentingan mengajukan keberatan atau gugatan. Kedua, orang yang berminat lelang jadi banyak. karena kita mengandalkan pengumunan itu,” lanutnya.
Selain diumumkan di koran, lelang juga ditampilkan secara online di website lelangdjkn.kemenkeu.go.id.
“Kalau tak sempat baca koran bisa buka di website tersebut. Di link ini menampilkan lelang seluruh Indonesia. Jadi misalnya mau pilih wilayah Batam tinggal klik KPKNL Batam,” papar Dian lagi.
Semantara non online, lelang ditentukan jadwal dan lokasinya. Biasanya di KPKNL atau bank bersangkutan. Pemenang lelang adalah mereka yang menawar dengan harga tertinggi. Namun tidak sedikit juga peserta lelang hanya satu orang, sehingga tidak ada saingan, harga yang didapatkan pun adalah harga limit pihak bank.
“Tapi kalau banyak yang nawar, kadang-kadang bisa dua kali lipat dari harga limit,” jelasnya. (rng)
batampos.co.id – Proses pengembangan Pelabuhan Batuampar akan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Pelabuhan Indonesia I (Persero). Namun Pelindo dan BP Batam masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) untuk mulai mengembangkannya.
“Masih dalam tahap persiapan. Kami masih menunggu Perpresnya dulu baru bisa digarap,” kata Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana di Kabil Batam, Rabu (11/4) saat kegiatan Padat Karya Tunai.
Perpres sangat penting karena menjadi dasar penugasan perusahaan dalam menggarap proyek pengembangan Pelabuhan Batuampar. Kerjasama dengan BP Batam juga dapat berjalan dengan baik dan tanpa hambatan.
Perpres ini masih dalam tahap persiapan. Mengapa memerlukan Perpres. Karena Pelabuhan Batuampar merupakan aset negara sehingga harus mematuhi prosedur yang ada.
Sedangkan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan pihaknya juga berupaya mendorong keluarnya Perpres tersebut.”Kami ingin cepat mendapat kepastian agar pengembangan Pelabuhan Batuampar bisa segera digarap,” jelasnya.
Batuampar sangat diharapkan menjadi pilar penting dalam mengurangi biaya logistik Batam yang selama ini sangatlah mahal.”Harus bisa beri manfaat untuk pengurangan biaya logistik sehingga memberikan manfaat bagi ekonomi Batam,” paparnya.
Pelabuhan Batuampar sudah tertinggal jauh dibanding pelabuhan lain yang ada di Asean. Padahal merupakan penopang utama aktifitas lalu lintas barang.
Saat ini Pelabuhan Batu Ampar hanya mampu menampung 400 ribu hingga 500 ribu TEUs. Selain itu, infrastruktur pelabuhan di Batuampar masih minim. Padahal dperkirakan akan ada 143 juta TeUS Kontainer yang lalu lalang di Selat Malaka.
Rencananya BP Batam akan mengembangkan dermaga sisi utara Batuampar, dan menambah kapasitas crane di pelabuhan tersebut. Pengembangan ini bisa menambah kapasitas Batuampar hingga 1,2 juta TEUs.Nilai investasi untuk pengembangan pelabuhan ini mencapai USD 160 juta, atau sekitar Rp 2,16 triliun.(leo)
batampos.co.id – Suka berbagi foto melalui instagram? Kini instagram mengenalkan fitur terbarunya.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna membuat foto dengan efek bokeh (blur di titik tertentu). Dengan begitu, pengguna tidak perlu repot-repot mengedit atau menggunakan perangkat smartphone canggih dengan dual kamera.
Dalam keterangan resminya, Instagram menuliskan bahwa jejaring sosial berbagai foto dan video itu merilis dua fitur sekaligus. Selain memungkinkan pengguna mengambil gambar dengan efek bokeh, pengguna juga bisa melakukan mention ke sesama pengguna Instagram menggunakan stiker mention.
Fitur yang bisa mengambil gambar dengan efek bokeh bernama ‘Fokus’. Ini letaknya berada di sebelah kanan fitur superzoom dalam mode ‘Stories’.
Cara menggunakannya mudah. Ketika mengklik fitur ‘Fokus’ pada mode stories, pengguna secara otomatis mendapatkan gambar dengan efek bokeh.
Efek bokeh tersebut bisa didapatkan ketika sedang menggunakan kamera utama maupun kamera swafoto alias selfie.
Tak hanya foto, pengguna juga bisa mengambil gambar dengan efek bokeh untuk video. Setelahnya, juga bisa ditambahkan dengan berbagai tools kreatif semisal stiker untuk membuat stories menjadi semakin eye catchy dan lucu.
Sementara untuk fitur baru stiker mention juga semakin memanjakan pengguna. Caranya, buka menu stiker kemudian pilih @mention dan ketik nama akun teman kamu yang ingin di-mention. Stiker yang disajikan pun beragam dan yang pasti gambarnya lucu-lucu. Ini bisa dipilih semau kamu.
itur baru instagram foto bokeh (Istimewa/Instagram)
Sayangnya, kedua fitur yang menambah cantik unggahan foto dan video kamu di platform Instagram ini belum bisa dirasakan semua pengguna. Hanya pengguna tertentu yang beruntung untuk bisa merasakan fitur ini lebih dahulu. Kendati demikian, tampaknya tidak butuh waktu lama lagi semua pengguna Instagram akan bisa merasakan fitur ini.
Perlu diingat, fitur ini tersedia untuk pengguna smartphone dengan sistem operasi iOS dan Android. Untuk iPhone hanya beberapa produk yang bisa menjajal fitur ini yakni iPhone SE, iPhone 6S, 6S Plus, iPhone 7, 7 Plus, iPhone 8 dan 8 Plus, serta iPhone X.
Sementara untuk Android user, hanya beberapa sistem Android terbaru yang bisa memiliki fitur ini di aplikasi Instagram miliknya. (ryn/JPC)
Sejumlah pekerja sedang menambang pasir di sekitar dam Tembesi, Jumat (9/3). Tambang pasir ilegal yang berada di hutan lindung ini merusak dam dan daerah tangkapan air. | Alfian/ Batam Pos
batampos.co.id – Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto akan segera membentuk tim untuk mengatasi kegiatan tambang pasir ilegal di sekitar Dam Tembesi. Pasalnya kegiatan tersebut dikhawatirkan dapat membuat dam tersebut jebol jika terus dibiarkan berlarut-larut.
“BP sendiri punya satuan untuk mengamankan itu. Dan ini sudah menjadi konsentrasi pimpinan BP untuk menanganinya,” kata Eko, Kamis (12/4).
Pihaknya sudah berulang kali melakukan penertiban. Tapi setelah usai, maka beberapa hari kemudian, kegiatan tambang pasir ilegal berjalan normal seperti biasanya.
“Beberapa hari lalu juga ada penertiban, besoknya malah muncul-muncul lagi. Kami memang tak boleh lengah,” ucapnya.
Penambangan pasir ilegal dapat merusak area tangkapan air di sekitar dam. Hal tersebut sangat mengkhawatirkan sekali karena dam tersebut merupakan penopang utama penyedia air bersih bagi masyarakat Batam.
“Kita akan segera bahu membahu dengan aparat keamanan lain. Nanti bisa rusak catchmen area dan bisa jebol dam itu,” paparnya.
Menurut Eko, pekerjaan penambang pasir benar-benar merugikan lingkungan.”Mereka tak berpikir ke arah kerusakan lingkungan, karena yang penting bisa dapat keuntungan saja dari itu,” jelasnya.
Mengenai mesin-mesin penambang pasir yang tak kunjung diangkut Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, ia enggan berkomentar.
“Saya terima kasih atas masukan dari teman-teman. Mesinnya ya oke-oke,” ujarnya.
Permasalahan tambang pasir ilegal ini memang sudah lama menjadi kontroversi. Namun tak kunjung dibenahi baik oleh pemerintah daerah maupun BP Batam. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kepri Ruslan Kasbulatov mengatakan tidak ada sama sekali upaya hukum dari pihak terkait untuk mengatasi masalah ini.
“Ada apa dengan PPNS Pemprov dan BP Batam. Tak mungkin mereka tak tahu. Pasti ada permainan,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa Dam Tembesi adalah dam yang dibutuhkan untuk menjaga ketahanan air bersih di Batam. Pengelolannya yakni BP Batam harus bisa menjaganya dengan sebaik-baiknya.
“Jika bicara investasi, maka harus ada ketersediaan air. Jangan yang ini malah dibiarkan terus,” paparnya.(leo)
batampos.co.id – Wanita kerap bermasalah dengan bentuk tubuh. Takut kegemukan, dan juga takut kekurusan. Keduanya bisa jadi masalah. Tapi, bagi ibu dua anak ini seolah aman dengan postur tubuhnya meski gemar makan.
Ia adalah Ana Queen. Wanita kelahiran April 1988 tersebut, mengaku senang dengan hunting kuliner.
“Saya senang travelling dan sekarang saya doyan makan,” ujar Ana dengan tawa khasnya.
Makna doyan makannya itu juga tidak tertutup dengan menu tertentu. “Sejauh ini masih bisa menikmati banyak makanan. Suka semua. Tapi kalau saya disuruh milih, lebih ke japanese food, korean dan western food,” sebutnya.
Hal itu diikuti dengan aktifitasnya di luar ibu rumah tangga, yang juga sering mendampingi suami saat bertemu klien.
“Kami punya pabrik di Tanjunguncang, dan rata-rata tamu datang dari luar terutama dari Jepang. Nah, ketemu klien itu kan enaknya sembari makan,” ungkap Ana.
Untuk menjaga agar tubuhnya tetap proposional, wanita dengan tinggi 158 centimeter ini mengimbanginya dengan olahraga.
“Saya rutin gym. Selain sehat, kecantikan juga terjaga dengan olahraga. Jadi olahraga haruslah buat wanita,” pungkasnya. (nji)
Kapal pengangkut miras noncukai diamankan di Lanal Batam. (Dok. Koarmabar)
batampos.co.id – KRI Pulau Rusa (PRA)-726 berhasil menangkan KM Setia Kawan GT 95 di Perairan Selat Singapura.
Kapal kargo tersebut kedapatan mengangkut 150 karton minuman keras (miras).
Awalnya, KRI Pulau Rusa melaksanakan patoli di Selat Singapura dalam rangka Operasi Benteng Sagara-18 BKO Guskamlabar. Petugas kemudian mendeteksi kapal kargo yang melakukan manuver mencurigakan.
Selanjutnya, KRI PRA-726 melaksanakan prosedur pengejaran, penangkapan dan penyelidikan (Jarkaplid). Hingga akhirnya kapal kargo tersebut berhasil dihentikan di Utara Karang Galang. Petugas lantas melakukan penggeledehan.
“Dilakukan Jarkaplid karena kapal ini tidak seperti kapal-kapal biasanya. Manuvernya malah menjauh ketika didekati kapal patroli,” kata Kadispen Armada Barat Letkol Laut (P) Agung Nugroho dalam keterangan tertulis, Kamis (12/4).
Hasil pemeriksaan diketahui, KM Setia Kawan GT 95 membawa 11 ABK. Semuanya Warga Negara Indonesia (WNI). Sesuai dokumen port clearance, kapal tersebut berlayar dari Singapura menuju ke Thailand.
Namun dokumen port clearance itu diduga palsu. “Yang paling memberatkan adalah kapal memuat barang ilegal, minuman keras noncukai,” ujar Agung.
Atas dugaan kesalahan dan pelanggaran, maka kapal dikawal KRI Pulau Rusa-726 menuju dermaga Lanal Batam untuk proses hukum lebih lanjut.