Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 12415

Harmoni Imlek, Harmoni Pilkada

0
Sejumlah warga Tionghoa melaksanakan sembahyang menyambut Imlek di Vihara Bahtera Sasana Tanjungpinang, Jumat (16/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 di Tanjungpinang berlangsung meriah dan hangat, Kamis (16/2). Meriah karena ada panggung besar di Jalan Merdeka yang menyajikan hiburan silih berganti. Hangat karena terasa harmoni para pemeluk agama di ibu kota Provinsi Kepri ini.

Harmoni ini sudah terjalin selama 15 tahun. Dan selama itu pula tidak pernah terjadi gesekan antarpemeluk agama di Tanjungpinang. Semangat harmoni perayaan Tahun Baru Imlek ini yang harus dibawa dalam menyambut pelaksanaan pemilihan kepala daerah tahun ini.

Ketua Walubi Kepri, Hengki Suryawan kepada seluruh warga yang merayakan Tahun Baru Imlek agar turut serta dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada tengah tahun nanti. Bahwasanya semua lapisan masyarakat, kata dia, punya peran yang penting dalam menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Dan yang paling penting jangan sampai mudah terpancing isu-isu yang bertujuan memecah-belah harmoni bermasyarakat di Tanjungpinang. Harmoni Imlek ini harus dibawa sampai harmoni Pilkada nanti,” kata pria yang juga pengusaha besar di Tanjungpinang ini.

Pada hari pencoblosan, sambung Hengki, semua warga yang punya hak suara diharapkan bisa meluangkan waktu untuk pergi ke Tempat Pemungutan Suara dan menyalurkan hak pilihnya. Kata dia, sudah tidak zaman lagi apatis terhadap Pilkada yang bisa berdampak selama lima tahun ke depan.

“Jangan pula karena perbedaan pilihan calon wali kota kita lantas terpecah belah. Sudah nyata bahwa harmoni dalam perbedaan ini sudah berlangsung sejak lama dan mari kita rawat bersama,” ajak Hengki.

Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza juga menyuarakan hal yang sama. Harmoni keberagaman di Tanjungpinang adalah modal besar menyambut pesta demokrasi lima tahunan. Pada pelaksanaan Pilkada nanti, Ariza berharap, setiap warga semakin cerdas jika mendapati isu-isu yang mengarah pada disintegrasi dan destruktif terhadap kenyamanan hidup bermasyarakat di Tanjuungpinang.

Ariza bahkan menerangkan bahwa tugasnya selama meneraju kepemimpinan di Pemko Tanjungpinang sepanjang sembilan bulan ke depan adalah memfasilitasi terselenggaranya Pilkada Tanjungpinang yang damai, aman, tertib, dan nyaman.

“Tidak bisa cuma omong saja. Tapi perlu dukungan bapak-ibu semua. Seperti kata Pak Hengky tadi, kita semua yang hadir di sini adalah saudara dalam menuju Tanjungpinang yang lebih nyaman untuk ditinggali,” ucap Ariza.

Unsur kekeluargaan dan silaturahmi, sambung Ariza, mesti menjadi ikatan kuat satu sama lain dalam menyambut Pilkada. Ariza tak ingin, perbedaan pilihan pada pemilu ini justru memperpecah-belah satu sama lain.

“Itulah mengapa semangat perayaan Imlek yang harmonis ini mesti kita bawa sampai pelaksanaan Pilkada dan seterusnya,” pungkasnya. (aya)

BPTP Kepri Hadirkan Varietas Unggul Baru

0
Kepala BPTP Kepri Mizu Istianto (kanan) bersama pejabat lainnya memanen padi di Desa Bukit Langkap Lingga, Kamis (15/2) lalu. F.BPTP Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian-Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPTP Balitangtan) Provinsi Kepri, Dr.Ir. Mizu Istianto, MS mengatakan pihaknya sudah menghadirkan padi varietas unggul baru di wilayah perbatasan Kabupaten Lingga. Menurutnya kerjsama BPTP dengan petani sudah berjalan dengan baik.

“Kerjasama pengembangan padi sawah antara BPTP Kepri bersama petani sebagai bagian dari ujicoba varietas unggul baru (inpari 40, inpari 33, inpara 2, inpara 5, inpara 3, banyuasin, martapura dan indragiri) seluas 10 hektar dengan menggunakan teknologi spesifik lokasi berjalan dengan baik,” ujar Mizu Isdianto, Minggu (16/2) lewat siaran persnya.

Dijelaskannya untuk mengukur keberhasilan tersebut, pihaknya sudah melakukan panen bersama di Desa Bukit Langkap Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Kamis (15/2) lalu. Lebih lanjut katanya, kondisi Lahan yang digunakan merupakan lahan bukaan baru yang masih mengandung Fe (zat besi) dengan pH tanah sangat rendah (asam). Inovasi teknologi yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan penggunaan varietas unggul baru, pengaturan pupuk berimbang spesifik lokasi, pengendalian hama dan penyakit, dan inttermitten drainase.

“Inovasi teknologi yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan penggunaan varietas unggul baru, pengaturan pupuk berimbang, pengendalian hama dan penyakit, dan inttermitten drainase,” jelasnya.

Dikatakannya juga, Inpari 33 sengaja dirakit untuk menghadapi berbagai serangan OPT utama padi sawah seperti kresek/Xanthomonas dan wereng batang coklat (WBC) yang akhir-akhir ini sangat tinggi intensitas serangannya, dengan umur tanaman 107 hari setelah sebar dengan potensi hasil 9,8 t/ha, tekstur nasi sedang mengandung amilosa 23,42 persen, sedangkan inpari 40 sengaja dirakit untuk toleran kekeringan dan tahan terhadap hawar daun bakteri, dengan umur 116 hari setelah sebar, tekstur nasi sedang mengadung amilosa 23,6 persen.

Masih kata Mizu, sesuai arahan Menteri pertanian bahwa menjadikan wilayah perbatasan sebagai lumbung pangan berorientasi ekspor. BPTP kepri bersama Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Lingga merencakan akan pengembagan sekitar 31 hektar khusus Bukit Langkap. Kunci keberhasilan program pengembangan padi sawah di Lingga adalah harus ada motivasi masyarakat yang tinggi, ketersediaan sarana produksi, dan menerapkan anjuran inovasi teknologi budidaya padi sawah bukaan baru.

“Kita akan terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan varietas yang sudah ada,” paparnya lagi.

Ditambahkannya, BPTP Kepri juga memberikan apresiasi kepada para Marwanto, Jamhari, dan Sahidin. Karena sudah bekerja keras untuk menghasilkan lima ton gabah dari lahan seluas 2 hektar. Adapun varietas inpari 33 salinitas), dan 8.2 ton gabah kering panen (varietas inpari 40).

Kabid Pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lingga, Joko Wiyono mengatakan bahwa komitmen pemerintah daerah lingga menjadikan basis ketahanan pangan khususnya lingga dengan pengembangan berbagai komoditas pertanian khususnya padi.

Sementara itu, Sahidin, salah satu petani di Desa Bukit Langkap mengatakan bahwa dirinya dan petani lainnya yang mengerjakan lahan persawahan merasa bahagia dengan panen tersebut. Ia mengaku sangat berterima kasih kepada BPTP Balitbangtan Kepri dan pihak terkait sudah memperhatikan petani khususnya melakukan pendampingan dan menghadirkan pilihan varietas unggul baru padi spesifik lokasi. Komitmen bersama petani mewujudkan pengembangan wilayah perbatasan dengan ketahanan pangan berbasis kepulauan berorientasi ekspor.

Turut hadir dalam acara panen bersama , Ketua STTP Malang, Ir. Fathan A. Rasyid MS, perwakilan STTP Bogor, perwakilan STTP Medan, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan lingga camat lingga timur, kepala desa bukit langkap, dandramil, petani dan mahasiswa STTP.(jpg)

Fenomena Halo Matahari Hebohkan Warga 

0
Fenomena halo matahari di Natuna hebohkan warga. Fenomena ini dinilai jarang terjadi dan terlihat meski secara meteorologi adalah fenomena biasa. F. Aulia Rahman/Batam Pos

batampos.co.id– Fenomena halo matahari menghebohkan sebagian warga di Ranai Natuna. Fenomena berbentuk cincin warna pelangi mengelilingi matahari ini terlihat beberapa jam mulai sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (15/2).

Sejumlah warga Ranai mengaku jarang melihat penampakan fenomena halo matahari di Natuna. Dan menganggap sebagai pertanda  alam.

“Mudah-mudahan bukan pertanda buruk. Fenomena itu jarang terlihat di Natuna cukup lama. Cuaca pun cukup pasas, tidak biasa secara langsung dilihat mata telanjang,” ujar Ari Warga Ranai.

Sejumlah warga pun sangat heboh terjadinya fenomena halo matahari. Warga pun ramai mengabadikan gambar halo matahari dengan ponsel. Warga pun merasakan suhu udara cukup panas dari biasanya.

Sementara menurut Perakirawan stasiun BMKG Ranai Asrul Saparudin mengatakan, fenomena halo matahari merupakan fenomena alam atau kejadian alam biasa.

Secara teori, fenomena optik yang menampilkan bentuk cincin di sekitar sumber cahaya. Fenomena tersebut terjadi akibat refleksi dan refraksi cahaya matahari oleh kristal-kristal es yang terdapat di awan cirrus, awan yang terletak di tingkatan atmosfer.

“Saat terjadi fenomena halo matahari suhu tercatat 29 Drajat celsius. Tapi fenomena halo matahari adalah kejadian biasa,” ujar Asrul.(arn)

Disparsenbud Promosi Wisata ke Malaysia

0

batampos.co.id – Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya (Disparsenbud) Kabupaten Karimun tahun ini mempunyai target kunjungan wisawatan sebanyak 100 ribu ke berbagai daerah di Kabupaten Karimun pada tahun ini. Dari jumlah tersebut target kunjungan turis asing sebanyak 15 ribu orang.

”Secara global, sampai dengan akhir tahun lalu laporan yang kita terima kunjungan wisatawan asing dan lokal lebih dari 90 ribu orang dari target kita 100 ribu orang. Dan, tahun ini target kita juga sama seperti tahun lalu. Hanya saja, khusus untuk kunjungan wisatawan asing tahun lalu kita tergetkan 12 ribu orang. Namun, realisasi 9 ribu lebih. Dan, untuk tahun ini target kita untuk wisatawan asing sebanyak 15 ribu orang,” ujar Plt Kepala Disparsenbud Kabupaten Karimun, Zamri, Jumat (16/2).

Dikatakan Zamri, pihaknya berani meningkatkan kunjungan wisatawan asing sebanyak 15 ribu karena optimis. Apalagi, pada bulan depan pihaknya akan memenuhi undangan dari salah satu persatuan majelis pemerintah di Malaysia. Dan, kesempatan kunjungan ini akan dijadikan komentum untuk melakukan promosi objek wisata yang ada di Kabupaten Karimun.

”Selain mempromosikan objek wisata pantai yang kita miliki ketika memenuhi undangan di Malaysia nanti, kita juga akan memberitahukan event-event apa saja yang akan kita laksanakan sepanjang tahun ini. Baik event yang bersifat seni budaya dan juga yang bersifat olahraga. Salah satunya, kegiatan Tour of Karimun. Kegiatan tour ini adalah kegiatan bersepeda. Dan, selain Malaysia, kita juga akan mengundang klub-klub sepeda di Singapura,” jelasnya. (san)

Trotoar Coastal Area Dicat Khas Melayu

0
Trotoar di kawasan Coastal Area dicat warna warni sesuai dengan ciri khas melayu untuk memperindah suasana. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Karimun, beberapa waktu lalu melakukan pengecatan terhadap trotoar di gapura masuk Coastal Area hingga jembatan satu. Pengecatan tersebut, menyesuaikan khas warna melayu yaitu

merah, kuning dan hijau untuk keindahan Coastal Area supaya menjadi daya tarik lagi bagi para pengunjung yang datang ke Coastal Area.

” Kita bantu sedikit saja. Untuk masyarakat ketika sore hari jalan-jalan, sambil mengenalkan warna khas melayu kepada anak-anak,” kata Kepala Dinas PUPR Karimun Zulfan, kemarin (16/2).

Dengan dilakukan pengecatan trotoar tersebut, secara tidak langsung dapat melestarikan budaya melayu yang identik dengan warna khas terang. Sehingga, generasi muda tidak mudah melupakan corak khas melayu nantinya. Selain itu untuk mendukung program Adipura yang akan dilakukan penilaian nanti, dimana Coastal Area masuk dalam penilaian tersebut.

” Intinya, kita memberikan kenyamanan terhadap masyarakat maupun wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Coastal Area. Anda bisa lihat sendiri, setiap sore banyak masyarakat yang melakukan aktivitas mulai dari duduk-duduk sambil menikmati lalulintas kapal maupun berolahraga bersama keluarga,” ungkapnya.

Namun, kata Zulfan lagi dirinya berharap kepada masyarakat agar saling menjaga kebersihan maupun taman yang ada di sepanjang Coastal Area. Supaya jangan dirusak atau membuang sampah pada tempatnya yang sudah disediakan oleh Pemerintah Daerah. Sehingga, keastrian Coastal Area tetap terjaga hingga ke anak cucu nantinya.

” Insya Allah, kalau ada anggaran apa salahnya kita benahi kawasan Coastal Area ini. Paling penting harus saling menjagalah,” pesannya.

Sementara itu pantauan dilapangan, para pekerja sedang melakukan pengecatan trotoar yang terbuat dari papling blok dengan diselang seling warna merah, kuning dan hijau. Pengecatan tersebut dimulai dari ujung trotoar Coastal Area hingga trotoar jembatan satu di tepi laut yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jalan kaki.

” Baguslah, Coastal Area cukup bersih dan tertata rapih. Saya berharap di Coastal Area kulinernya ditata lebih baik lagi, supaya lebih nyaman,” kata Sima salah seorang wisatawan lokal asa Selat Panjang yang kebetulan liburan ke Tanjungbalai Karimun.(tri)

Enam Perempuan Jadi Anggota PPK

0
Ahmad Sulton. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, Kamis (15/2) lalu telah mengumumkan hasil seleksi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2019 dengan nomor surat 10/SDM.02.1-Pu/2102/KPU-Kab/II/2018 setelah dilakukan rapat pleno KPU kabupaten Karimun.

”Jadi 36 orang resmi kita tetapkan menjadi anggota PPK secara adhoc selama Pemilu 2019 nanti. Dan akan dilakukan pelantikan, langsung bimbingan teknis untuk pelaksanaan tahapan pemilu,” jelas Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton, kemarin (16/2).

Dikatakan, setelah dilakukan serangkaian seleksi mulai dari seleksi administrasi yang mencapai 172 orang, kemudian seleksi test tertulis yang lolos hanya 161 orang. Dan terakhir tes wawancara yang hanya diikuti 54 orang dari 12 kecamatan yang masing-masing kecamatan tidak sama. Dimana, setiap kecamatan mempunyai kuota hanya 6 orang yang terpilih, tapi untuk kecamatan Durai dan Buru hanya diisi 5 orang dan kecamatan Kundur Utara hanya 4 orang.

Sedangkan, selebihnya lengkap diisi 6 orang per kecamatan. Dengan latar belakang yang berbeda-beda dimulai dari kalangan mahasiswa, honorer, wirausaha, nelayan, ASN, guru, karyawan swasta, dosen. ” Pas, tes wawancara ada juga yang mengundurkan diri. Yang jelas secara definitif ada 36 orang dan keterwakilan perempuan ada 6 orang,” ungkapnya.

Dari 12 kecamatan tersebut, keberadaan perempuan ada disetiap PPK diantaranya PPK Kecamatan Tebing, Meral, Karimun, Ungar, Kundur Barat dan Meral Barat. Dengan demikian, tahapan seleksi PPK sudah selesai, tinggal pelaksanaan PPS yang masih dalam proses.

” Masih dalam seleksi administrasi PPS. Saya kagum juga, emansipasi wanita terhadap dunia politik cukup besar di kabupaten Karimun. Mereka siap tantangan, Pemilu 2019 nanti bersama KPU Karimun untuk mensukseskan mencerdaskan masyarakat dalam memilih wakil rakyat di Pemilu nanti,” kata Sulton.

Sementara itu Ketua Panwaslu Karimun Tiuridah Silitonga ketika dikonfirmasi mengatakan, tahapan seleksi PPK yang dilaksanakan oleh KPU Karimun selama ini berjalan sesuai koridor aturan yang ada. Walaupun ada latar belakang, honorer, ASN maupun guru mereka mempunyai hak untuk ikut seleksi PPK.

”Yang jelas ketika dilapangan kita dapatkan, anggota PPK yang berlatar belakang honorer, ASN atau guru bermain. Maka akan kita lakukan tindakan tegas,” ucapnya.(tri)

Dua Staf PLN Diperiksa

0
Lulik Febyantara. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Penyidik Sat Reskrim Polres Karimun masih melakukan pengembangan terkait operasi tangkap tangan (OTT) dengan tersangka CHT yang merupakan oknum pegawai PLN Ranting Tanjungbalai Karimun pada Senin (12/2) dengan barang bukti uang tunai Rp 15 juta yang berasal dari pelanggan PLN di Kecamatan Buru.

”Kita memang masih melakukan pengembangan dalam kasus OTT yang melibatkan oknum pegawai PLN Ranting Tanjungbalai Karimun. Pada Kamis (15/2) penyidik kita telah memanggil Adi Sasmito selaku Supervisor dan Pipuk Trisna selaku Administrasi Pelanggaran. Keduanya kita panggil selaku saksi untuk memberikan keterangan terkait OTT yang kita tangani,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara kepada Batam Pos, Jumat (16/2).

Dari keterangan keduanya, kata Lulik, dapat diambil kesimpulan bahwa jika ada pelanggan PLN yang melakukan pelanggaran. Seperti ketika petugas PLN melakukan razia penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) dan menemukan adanya meteran listrik yang terpasang di rumah pelanggan, sementara meteran tersbeut posisinya tidak berada di situ. Sehingga, dianggap pelanggaran dan harus membayar sejumlah denda.

”Terkait dengan denda, maka dari keterangan saksi-saksi yang kita lakukan pemeriksaan menyebutkan bahwa pembayaran denda dilakukan oleh pelanggan sendiri. Pembayaran denda itu sendiri dibayar setelah ada surat resmi atau ada penetapan berapa besarnya denda yang dikeluarkan oleh PLN. Kemudian, untuk membayarnya, pelanggan langsung membayar sendiri ke rekning PLN. Bukan dititipkan kepada oknum pegawai PLN ketika kita melakukan penangkapan OTT,” paparnya.

Dikatakan Lulik, pihaknya juga sudah melayangkan surat panggilan kepada Manajer PLN Ranting Tanjungbalai Karimun untuk diminta keterangannya selaku saksi pada pada Sabtu (17/2). Tujuannya sama, seperti dua orang staf PLN yang sudah memberikan keterangan. Sehingga, penyidik perlu mengetahui tata cara pembayaran denda pelanggaran pelanggan PLN.

Sepertri berita di koran ini, Tim Saber Pungli Polres Karimun melakukan OTT trerhadap CHT setelah menerima uang dari pelanggan berinisial Rz di Pulau Buru yang dianggap melanggar ketentuan PLN. Yakni, meteran yang terpasang di rumah RZ posisinya bukan berada di rumah RZ. Dengan kata lain, meteran punya orang lain. Hanya saja, yang memasang meteran tersebut sekitar dua tahun lalu adalah CHT ketika itu menjabat sebagai Kepala PLN Sub Rayon Pulau Buru. (san)

Stok BBM Mencukupi

0
Masyarakat yang menjulan BBM dengan menggunakan bekas botol mineral di jalan umum A Yani Tanjungbalai Karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun menyatakan, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama untuk jenis premium dan solar cukup berlimpah hingga setelah Imlek nanti.

Hal ini, dikarenakan BBM tersebut sudah tidak subsidi lagi dan dari pihak SPBU maupun Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) sudah melakukan pemesanan BBM ke pertamina sebelum menjelang liburan Imlek.

”Tidak ada masalah. Walaupun ada APMS yang tutup, dikarenakan libur Imlek beberapa hari. Tapi, ketersediaan BBM premium dan solar maupun pratamax tetap ada,” jelas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, kemarin (16/2).

Dimana, untuk kebutuhan pulau Karimun rata-rata jenis premium bensin 33.300 Kilo Liter dan solar 17.319 Kilo Liter. Dan apabila, stok tersebut menipis bisa langsung dipesan ke Pertamina kapanpun. Begitu juga di pulau Kundur dan Moro, juga stok BBM mencukupi. Sebab, aktivitas masyarakat untuk menggunakan kendaraan dalam liburan Imlek kali ini tidak begitu banyak.

”Biasanya masyarakat memanfaatkan keluar daerah liburan Imlek. Jadi, kendaraannya tidak dipergunakan, ataupun kendaraan dipergunakan hanya terbatas. Terutama bagi warga kita yang sedang melaksanakan tahun baru Imlek,” ungkapnya.

Sementara itu pantauan dilapangan, di kedua SPBU yang ada di pulau Karimun tetap buka seperti biasa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengisi BBM jenis premium, pratamax maupun solar. Sedangkan, di APMS rata-rata tutup di hari pertama tahun baru Imlek.

Selain itu, penjualan BBM di pinggir jalan oleh masyarakat terlihat cukup berlimpah stok BBM premium mapun pratamax. Mulai dari jalan raya utama hingga ke pelosok daerah tetap ada penjualan BBM tersebut. Mulai dari penjualan menggunakan botol mineral, hingga menggunakan mesin literan seperti yang ada di SPBU.

”Selisih sedikit saja dengan yang ada di SPBU. Tapi, lebih praktislah di bandingkan ke SPBU sudah terjadi antrian,” kata Rahmat salah seorang warga Karimun.(tri)

Pekerja Tewas Tertimpa Tiang Listrik

0
Sebelum meninggal Sidik sempat dilarikan ke puskesmas, namun karena korban mengalami luka yang parah, nyawanya tidak bisa tertolong. F. Syahid/batam Pos.

batampos.co.id – Nasib malang dialami M. Sidik. Pria berusia 40 tahun yang beralamat di Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan. Dia tewas dengan kondisi luka di beberapa bagian tubuhnya setelah tertimpa tiang listrik saat muat tiang listrik ke atas mobil Pick up di sekitar jalan Temburun Kecamatan Siantan Timur Kamis (15/2) siang.

Setelah kejadian korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tarempa oleh rekan kerjanya. Namun nyawa korban tidak tertolong karena lukanya terlalu parah dibagian pipi kiri dan luka memar di dada sebelah kiri.

Manajer Administrasi PLN Rayon Tarempa Dedi Prima Irawan, membenarkan adanya kecelakaan saat pengangkutan tiang listrik besi. Namun dirinya tidak mengetahui secara pasti mengenai kronologi kejadiannya. Pasalnya pemasangan tiang tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga.

Dirinya juga mengaku tidak mengetahui posisi korban apakah sebagai karyawan tetap pihak vendor atau pekerja borongan. “Kronologinya saya tidak tahu persis, karena vendor yang mengerjakan pemasangan tiang itu,” ungkap Dedy, kepada wartawan kemarin.

Sementara itu Supervisor Teknik Rayon Anambas Arif Wiratna, juga mengatakan hal yang sama. Dirinya mengaku tidak tahu persis kejadian tersebut. Pasalnya, dari pihak vendor yakni PT. Fajar Kuansing biasanya memberikan laporan dulu jika bekerja. Tapi saat itu pihak vendor tidak ada laporan kepadanya.

“Memang ada pengerjaan tiang, setahu saya tiang akan dibawa ke desa Air Sena melalui jalur laut, tapi sebelumnya harus diangkut menggunakan mobil dulu kepelabuhan,” ungkapnya lagi.

Sementara itu pihak kontraktor melalui Saudara Emi, mengaku tidak ada kejadian apapun. Dirinya mengatakan jika anak buahnya tidak ada yang mengalami kecelakaan kerja. “Tidak ada kejadian apa-apa,” ungkapnya ketika dihubungi melalui telepon seluler miliknya kemarin.

?Kapolres Anambas, AKBP Junoto, mengatakan, korban tertimpa tiang saat kelima rekannya hendak menaikkan tiang listrik ke dalam truk dengan cara diangkat. Tiang tersebut, tiba-tiba terguling dan menimpa korban. “Ada saksi yang melihat peristiwa itu. ?Salahsatunya pengawas lapangan tempat korban bekerja,” ujarnya Jum’at (16/2/2018).

Dari penuturan saksi, korban dibawa ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan sekitar pukul 12.30 WIB. Namun dari keterangan dokter di Puskesmas, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di Jalan Karang Tikar Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan sekitar pukul 13.30 WIB,” ungkapnya.  (sya)

Limbah Minyak Cemari Pantai Lagoi

0
Petugas pertamanan dan kebersihan Club Med dibantu turis turun tangan membersihkan pantai yang tercemar limbah minyak berwarna hitam, Jumat (16/2) pagi. F. Edi untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Limbah minyak hitam atau sludge oil kembali mencemari pantai Lagoi, Bintan. Dugaan sementara, limbah bersumber dari oli bekas pemakaian kapal yang dibuang ke laut ketika berlayar di perairan Bintan. Akibat peristiwa itu, Club Med salah satu resort dan hotel di kawasan pariwisata Bintan Resorts, Lagoi terpaksa menutup sementara aktivitas di pantai.

Pantauan di lapangan, limbah minyak hitam mengotori sepanjang pesisir pantai Lagoi. Beberapa petugas pertamanan dan kebersihan turun tangan membersihkan bekas tumpahan minyak berwarna hitam.

Selain petugas pertamanan dan kebersihan hotel, beberapa turis pun ikut membantu membersihkan pesisir pantai dari limbah minyak berwarna hitam. Petugas pertamanan dan kebersihan Club Med, Edi menuturkan, kejadian ini bukanbkali pertama. Kamis (15/2) sore lalu, pesisir pantai Club Med telah dicemari limbah minyak berwarna hitam.

“Sudah dibersihkan, namun pagi dan siang (kemarin) ini kembali mencemari pantai. Karena masih banyak, aktivitas di pantai saat ini masih ditutup sementara,” kata dia.

Dia menyebutkan, saat ini petugas pertamanan dan kebersihan pantai sedang mensterilkan pesisir pantai dari limbah minyak berwarna hitam dengan memasukkan ke wadah yang telah disediakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan.

Edi menyesalkan kejadian pencemaran limbah minyak hitam di pesisir pantai Club Med, Lagoi karena menganggu wisatawan yang berlibur saat merayakan Tahun Baru Imlek. “Pas Imlek pula, dan saat ini tingkat hunian hotel penuh,” kata dia.

Selain itu, masih menurut dia, pencemaran limbah minyak berwarna hitam ini juga bisa merusak biota laut. “Sampai saat ini kami belum mendengar pantai lain juga tercemar limbah minyak hitam,” tukas dia.

Sementara itu, Kabid Pengolahan Sampah dan Limbah, DLH Kabupaten Bintan, Asri belum berhasil dikonfirmasi. (met)