Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12507

Lioe Nam Khiong Masuk Museum Rekor Dunia Taekwondo Indonesia

0

batampos.coid – Nama, Grand Master Lioe Nam Khiong, masuk dalam Museum Rekor Dunia Taekwondo Indonesia (MURTI).

Lioe dinobatkan sebagai Taekwondoin Indonesia pertama yang meraih DAN IX Kukkiwon.

Pemberian penhargaan dari MURTI itu diserahkan langsung oleh Ketua Museum Rekor Dunia Taekwondo Indonesia Riki Jaw kepada Grand Master Lioe Nam Khiong disela – sela Rapat Kerja Nasional Rakernas UTI Pro di Hotel Mega Anggrek Jakarta Barat Minggu (4/3).

“Terima kasih kepada MURTI yang telah memberikan penhargaan kepada Saya. Mudah mudahan ini jadi pemicu untuk terus mengembangkan Taekwondo Indonesia ,” ujar Lioe Nam Khiong

Menurut Lioe Nam Khiong, sebenarnya sudah lama MURTI ingin memberikan penghargaan tersebut.

”Mungkin ini saatnya saya menerima penhargaan , terima kasih kepada MURTI ,” ujar Grand Master Lioe Nam Khiong singkat

Ketua Museum Rekor Dunia Taekwondo indonesia MURTI,Riki Jaw mengatakan,salut dan bangga atas prestasi Grand Master Lioe Nam Khiong yang meraih gelar DAN IX pertama di Indonesia.

“Saya atas nama pengurus MURTI dengan bangga memberikan apresiasi piagam penghargaan MURTI kepada Lioe Nam Khiong yang memiliki prestasi sangat luar biasa ,” ungkap Riki Jaw Ketua MURTI, dalam sambutannya.

Ini merupakan Penghargaan yang ke-12 yang diberikan MURTI kepada Grand Master Lioe Nam Khiong. Rekor lain yang telah dianugerahi MURTI kepada Grand Master Lioe Nam Khiong diantaranya penggagas pertama Kejuaraan Kukkiwon pertama.

Kemudian ketika mengamban tugas sebagai Wakil Ketua Umum PB.T.I ( 2007-2011) , membawa tim Taekwondo indonesia meraih prestasi tertinggi 6 emas di Sea Games 2011 Jakarta – Palembang.

Penggagas pemberian Sabuk Hitam DAN VII Kukkiwon , dari Presiden Kukkiwon Man Soon Jung kepada Menpora RI Imam Nahrawi.

Rekor termuda peraih DAN IV tahun 1983 dan Taekwondoin Indonesia pertama meraih DAN VIII tahun 2008

Sebelumnya MURTI ,juga telah menganugerahkan penghargaan kepada Menkopolhukam Jenderal TNI (Pur) Wiranto sebagai Ketua Dewan Pembina PB T.I terlama (1997-2019). Wiranto yang juga pernah mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Umum PB T.I di Era Ketua Umum PB.T.I Letjen TNI (Pur) Harsudiono Hartas. (*)

Gelapkan Duit Perusahaan, Lahijal Ditangkap Polisi

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jajaran Polsek Lubukbaja, Minggu (1/3) lalu menangkap Lahijal Iyus Husani, 23. Ia diduga menggelapkan uang puluhan juta di tempat kerjanya.

Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja Iptu Awal Sya’ban Harahap menuturkan bahwa Lahijal ditangkap polisi setelah mendapat laporan dari pimpinan dimana tempat Lahijal bekerja.

“Dari laporan itu, pelaku menggelapkan uang hasil penjualan sayur. Dari hasil penjualan sayur itu tidak disetorkannya kepada bosnya,” kata Awal, Senin (5/3).

“Selanjutnya dia kami bawa ke Polsek untuk diproses selanjutnya. Uang yang digelapkannya itu sebesar Rp. 23 juta,” ujarnya. (gie)

Mulai Hari Ini, Polresta Barelang Lakukan Operasi Simpatik Seligi

0
Lalulintas Kota Batam. | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Jajaran Satlantas Polresta Barelang mulai hari ini melaksanakan Operasi Keselamatan (Operasi Simpatik Seligi 2018). Operasi ini akan berlangsung selama dua puluh satu hari atau hingga tanggal 25 Maret 2018 mendatang.

“Dalam operasi ini kita mengedepankan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) dalam berlalu lintas. Atau lebih tepatnya kita memberikan edukasi kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran lalu lintas,” kata Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati, Senin (5/1).

Meski mengedepankan edukasi atau sanksi teguran, tentunya polisi juga akan melakukan penilangan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berat. (gie)

Menuju Smart City, Sistem Informasi dan Data OPD Saling Terintegritas

0

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi memberikan tugas berat kepada pejabat yang akan menakhodai Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bintan. Nantinya, dinas yang baru dibentuk itu diberikan tugas mengintergrasikan seluruh sistem informasi dan data di semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Bintan.

“Tugas penting Diskominfo Bintan nantinya, bagaimana Kabupaten Bintan
bisa menuju Smart City,” kata Apri, Minggu (4/3).

Apri mengakui, untuk menjadikan Kabupaten Bintan sebagai Kota Pintar (Smart City) tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena itu, harus dilakukan dengan kerja keras dan dukungan semua pihak termasuk dari

“Memang tidak mudah untuk mewujudkannya, namun bukan berarti tidak mungkin. Sangat dibutuhkan kerja keras dan dukungan semua pihak, saya yakin bisa terealisasi,” kata dia.

Untuk mewujudkannya, Apri mengatakan, Diskominfo harus memainkan perannya dalam memadukan antara perkembangan teknologi dan sumber daya manusia (SDM). Karena, nantinya, semua sistem pelayanan maupun informasi yang diperlukan oleh masyarakat harus diintegrasikan oleh dinas ini.

Dia menjelaskan, sebenarnya Smart City adalah solusi mengatasi berbagai masalah mulai sampah sampai perkembangan terkini lingkungan di suatu daerah. Bahkan Smart City bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bintan.

“Smart City adalah upaya mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Salah satu tujuannya menampung aspirasi masyarakat, mulai dari keluhan, saran dan kritik yang sifatnya membangun,” kata dia.

Selain itu, Smart City pun mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien dan yang terpentingnya penggunaan teknologi informasi sebagai solusi untuk memudahkan pelayanan publik.

Menengok dua tahun pemerintah Bupati Bintan Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, banyak sekali fitur aplikasi yang dilaunching. Antara lain layanan perizinan Investasi, layanan kepegawaian hingga layanan informasi. Adapun fitur aplikasi online yang dapat diunggah melalui layanan aplikasi google playstore diantaranya Sistem Informasi Manajemen Pendapatan Asli Daerah (SIMPAD), E-List, Sistem Informasi Manajemen ASN (SIMANTAN) dan Data Bintan In Hand. (met)

Penyeludupan TKI Ilegal Berhasil Digagalkan

0
Puluhan Calon TKI ilegal diamankan di Makodim Bintan, Sabtu (3/3). F. Abert untuk Batam Pos

batampos.co.id – Kodim 0315 Bintan menggagalkan upaya penyeludupan 27 orang calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tujuan Malaysia melalui Pantai Trikora, Desa Teluk Bakau, Bintan, Jumat (2/3). Selain itu, aparat juga mengamankan seseorang yang diduga menjadi penyalur pengiriman TKI ilegal tersebut dan saat ini masih diperiksa intensif.

“Iya tadi malam (Jumat Malam, red), anggota kami menggagalkan pengiriman TKI ilegal melalui pelabuhan tidak resmi di Pantai Trikora,” ungkap Dandim 0315 Bintan, Letnan Kolonel Ari Suseno, Sabtu (3/3).

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang melapor adanya aktivitas sekelompok orang yang mencurigakan ke Babinsa di daerah Malang Rapat Bintan. Mendapat informasi tersebut Babinsa melaporkan ke Kodim 0315 Bintan.

“Sudah satu minggu ada aktivitas yang mencurigakan, petugas lalu melakukan pengecekan, ternyata ada calon TKI yang siap menyebrang ke Malaysia,” kata Ari.
Dari hasil pemeriksaan terungkap, calon TKI diminta membayar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per orang agar bisa bekerja di negeri jiran tersebut. Selain itu, TKI tersebut tidak sadar telah menjadi korban dan tidak menyadari uang yang dikeluarkan untuk berangkat ke Malaysia tidak akan dikembalikan.

“Mereka ini korban, jadi Kodim Bintan tetap akan melakukan pengembangangan kasus ini dan terus memburu jaringan penyalur TKI ilegal,” paparnya.

Selanjutnya, calon TKI ilegal yang berhasil diamankan akan diserahkan ke Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjungpinang. “Saat ini semua calon TKI masih ditampung di Makodim, Senin akan kita serahkan ke BP3TKI,” pungkasnya. (odi)

Upah Kurir Sabu Rp 40 Juta

0
Dua tersangka kurir sabu jaringan internasional, Samad dan Firdaus digiring polisi. F. Sandi/batampos.co.id

batampos.co.id – Keinginan untuk mendapatkan untung besar yang diharapkan tiga tersangka Samad, Firdaus dan Burhanudin dengan cara membawa sabu dari Perairan OPL Karimun-Malaysia akhirnya berhasil digagalkan. Kegiatan yang sudah berkali-kali dilakukan ketiga tersangka diketahui polisi dan akhirnya ditangkap.

”Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Karena, kegiatan menjadi kurir sabu dari Malaysia ke Karimun bukan kali pertama. Khususnya untuk mengetahui jaringan dari ketiga tersangka. Kemudian, terkait ketiganya sebagai kurir memang mendapatkan sejumlah uang. Misalnya, pada Desember tahun lalu dan Januari lalu satu kali membawa mendapatkan Rp 9 juta,” ujar Kasat Res Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madyatias, Sabtu (3/3).

Karena telah lolos tiga kali, kata Nendra, dianggap akan terus berhasil. Khusus untuk sabu sebanyak 19,77 kg, ketiga tersangka akan mendapatkan uang sebesar Rp 40 juta. Namun, yang baru diterima ketiga tersangika baru uang muka sebesar Rp 5 juta. Artinya, kalau barangnya sampai dengan selamat sampai kepada penerima. Tapi, harapan mendapatkan uang banyak telah gagal.

”Selama bekerja menjadi kurir, uang hasil dari pembayaran membawa sabu dibagi rata. Kalau pun ada lebih besar sedikit, maka yang akan mendapatkan adalah Samad. Karena, dia sebagai pemilik kapal pompong dan juga ikut langsung mendampingi. Dari keterangan ketiga tersangka saat ini, kita sedang melakukan pengembangan orang-orang yang ada di belakangnya. Yakni, berinisial OT dan AT,” paparnya.

Menyinggung tentang tersangka Burhanudin, Nendra menyebutkan untuk tersangka Burhanudin memang telah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dan dinyatakan memang sakit.

”Awalnya, ketika menjalani pemeriksaan terlihat sesak nafas. Kemudian, dibawa ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan. Ternyata Burhanudin menderita sakit streoid atau gondog dalam. Selama ini juga tersangka sudah mengkonsumsi obat. Untuk itu, saat ini satu orang tersangka kita antarkan ke RSUD dengan mendapatkan penjagaan 24 jam oleh tiga orang polisi,” jelasnya. (san)

Yamet Berikan Pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus

0
Bupati tinjau fasilitas Yamet cabang Tanjungbalai Karimun. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, kemarin (4/3) meresmikan Yamet Child Development Center cabang Tanjungbalai Karimun. Kehadiran pusat pengembangan anak khususnya untuk anak berkebutuhan khusus, sangat membantu masyarakat Karimun yang memiliki anak kebutuhan khusus nantinya.

”Saya sangat berterimakasih kepada bapak Jholpy yang telah menghadirkan Yamet Child Development Center di Karimun. Dan saya sarankan juga kepada Disdik dan SLB di Karimun agar bisa berkolaborasi nantinya,” kata Rafiq.

Yang menjadi kebanggaan lagi kata Rafiq, tenaga pengajarnya diambil dari anak-anak Karimun yang sebelumnya sudah ditraining terdahulu. Sehingga, bisa memberdayakan putra putri Karimun untuk berkarir dan mendidik anak yang berkebutuhan khsusu.
” Anak saya lulusan UI jurusan psikologi yang sekarang lagi ambil S2, kalau sudah tamat. Bisa bergabung disini ya pak Jholpy,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Yamet Indonesia Tri Gunadi, menceritakan asal usul pendirian Yamet Child Development Center bermula dari anaknya yang mengalami gangguan autis sekitar 17 tahun lalu. Saat ini, sudah hadir di 33 Provinsi Yamet Child Development Center di Indonesia. Serta, direncanakan akan eskpansi keluar negeri di empat negara di Asia yaitu Singapura, Vietnam, Kamboja dan Mongolia.

“Kita, memiliki enam divisi pelayanan namun untuk di Karimun kami buka dua divisi dulu yakni terapi dan school. Dengan fasilitas yang cukup lengkap,” ujar Tri Gunadi yang disambut tepuk tangan meriah para tamu undangan.

Sedangkan Cabang Yamet Tanjungbalai Karimun Jholpy mengungkapkan, berawal dari anaknya yang mengalami gangguan autis.Dimana, rencananya akan akan melakukan terapi diluar daerah Karimun. Namun, setelah melakukan konsultasi dengan pendiri Yamet. Maka dirinya, membuka cabang Yamet di Karimun.

”Saya pikir kenapa tidak kita buka sendiri di Karimun. Dan ini bisa membantu saudara-saudara kita yang mempunyai anak berkebutuhan khsusus,” kisahnya.

Dimana, fasilitas yang disediakan diantaranya sensori integrasi, okupasi terapi, terapi wicara, terapi perilaku ABA verbal behavior, fisioterapi, snoezolen, brain gym dan sebagainya. Selain itu diberikan penginapan bagi orangtua dari luar pulau Karimun, serta yang lebih penting adalah saat proses terapi orangtua bisa mendapatkan vidionya.

”Kalau orangtua tidak bisa mendampingi di sini, kita sediakan aplikasi internet via smartphone, jadi orangtua bisa pantau dari rumah. Biayanya kita sesuaikan dengan kondisi perekonomian Karimun, kita tidak bisa samakan dengan yang di Jakarta,” terangnya.(tri)

DPRD Batam Menunggu Surat Resmi Penundaan Pajak Daerah Kota Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Penundaan kenaikan pajak hiburan oleh Gubernur Kepri, harus disertai surat resmi kepada Walikota dan DPRD Batam. Sebab, perda pajak daerah tersebut merupakan produk daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh kedua lembaga pemerintahan ini.

“Bisa saja ditunda, tapi harus ada surat resmi dong. Alasan penundaannya apa dan sebagainya,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Batam, Sallon Simatupang, Senin (5/3).

“Artinya apa di surat ini nantinya juga dijelaskan dasar penundaannya apa. Karena sebagaimana diketahui, APBD kita bersumber dari pajak ini,” paparnya. (rng)

Disdik Riau Percayakan BRK Salurkan Dana Bosnas

0
Kepala Disdik Riau Rudiyanto, Dirut BRK Irvandi Gustari usai menandatangi kerjasama pelaksanaan pembayaran bantuan dana Bosnas, Bosda, dan sertifikasi Guru di Gedung Bank Riau Kepri di Pekanbaru, kamis (1/3). F. Bank Riau Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Pemprov Riau menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Riau Kepri (BRK) tentang pelaksanaan pembayaran bantuan dana Bosnas, Bosda, dan Sertifikasi Guru Pemerintah Provinsi Riau di Gedung Menara Dang Merdu BRK Pekanbaru, Kamis (1/3).

Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Kepala Disdik Pemrov Riau Rudiyanto dan Dirut BRK Irvandi Gustari yang disaksikan Sekretaris Dinas Pendidikan Riau Ahyu Suhendra, Komut HR. Mambang Mit, Pindiv Projas Rizali Effendi, dan Pincab Utama Azhar Effendi.

Dirut BRK, Irvandi Gustari mengatakan dengan kerjasama ini nantinya pembayaran seluruh Dana Bosnas, Dana Bosda serta Sertifikasi Guru Pemerintah Provinsi Riau dilakukan secara online oleh Bank Riau Kepri dengan sistem pembayaran realtime, terekam, termonitor.

“Semoga ini dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak dan layanan kami kedepannya menjadi lebih baik. Bank Riau Kepri siap dan mendukung untuk meningkatkan pelayanan baik ke Dinas Pendidikan maupun masyarakat Riau dan Kepri,” ungkapnya.

Kepala Disdik Pemprov Riau Rudiyanto berharap dengan terealisasinya kerjasama ini dapat meningkatkan pelayanan pembayaran gaji kepada seluruh guru di Provinsi Riau yang jumlahnya sangat besar. “Mudah-mudahan kedua belah pihak dapat menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik, agar apa yang direncanakan dapat berjalan lancar,” harapnya.(cca)

HIMNI Gelar Baksos Pengobatan Gratis

0
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat melakukan cek tensi didampingi ketua HIMNI Kepri Elimansyah Hia dalam acara baksos. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, memberikan apresiasi terhadap DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kepri dalam melakukan bakti sosial (baksos) kesehatan di Kabupaten Karimun, sabtu (3/3). Sehingga, bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui dunia kesehatan.

”Dengan baksos ini, secara tidak langsung bisa membantu masyarakat kabupaten Karimun dalam pengecekan kesehatan maupun pengobatan secara gratis. Yang secara otomatis membantu program Pemkab Karimun dalam kesehatan,” kata Rafiq.

Sehingga, kegiatan yang positif ini supaya dapat dilaksanakan secara berkelanjutkan. Aksis baksos kesehatan oleh DPD HIMNI Kepri, dapat memberikan contoh kepada ormas lainnya untuk melakukan hal yang sama. Dan bisa melakukan kolaborasi antara ormas sebagai penyelenggara baksos dengan Pemkab Karimun. Artinya, antara Pemerintah Daerah dan Ormas saling mendukung dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara gratis.

”Ini kali kedua setelah beberapa pekan lalu ada salah satu ormas yang melakukan baksos di kabupaten Karimun. Paling penting saya, mendukung siapapun Ormas yang berbuat baik kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DPD HIMNI Kepri Elimansyah Hia mengatakan, program baksos kesehatan baru kali pertama dilaksanakan di kabupaten Karimun dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan di masa yang akan datang. Yang sebelumnya, dilaksanakan di kota Batam pada tahun lalu sebagai bentuk kepedulian HIMNI kepada masyarakat di seluruh provinsi Kepri.

”Kemarin, kita sudah bincang-bicang dengan Pak Bupati yang kebetulan beliau sebagai ketua PMI. Dan kemungkinan, kita akan melaksanakan baksos donor darah bersama PMI,” ungkapnya.

Selain itu juga, nanti dalam rangkat hari jadi Republik Indonesia tepatnya 17 Agustus mendatang akan dilaksanakan kegiatan olahraga. Dalam, baksos ini pihaknya telah menerjunkan tim medis 12 mahasiswa kedokteran asal Nias, 6 dokter aktif dan dari Karimun melalui Dinas Kesehatan 3 dokter dan 5 perawat.

”Target 350 orang, tapi kalau lebih tidak ada masalah untuk stok obat-obatan disediakan untuk 500 orang. Syukurlah kegiatan berjalan sukses dan lumayan cukup banyak warga yang berobat dari berbagai daerah yang ada di pulau Karimun,” kata Elimansyah.

Dimana saat ini jumlah DPC HIMNI ada di Kepri sudah terbentuk ada empat yaitu DPC HIMNI Batam, Karimun, Tanjungpinang dan Bintan. Dan dilanjutkan baksos yang sama di Tanjungpinang pada bulan depan.

”Setiap DPC HIMNI akan dilaksanakan kegiatan baksos. Lumayanlah, DPC HIMNI Karimun sudah ada kurang lebih 200 KK,” paparnya.(tri)