Pemain andalan SMA Ananda (biru), Kelvin masih menjadi tumpuan timnya untuk merebut gelar juara HSBL 2018 dari tangan SMA Maitreya. F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos
batampos.co.id – Gelaran Batam Pos Honda Student Basketball League (HSBL) 2018 siap dihelat mulai Jumat (26/1) ini.
Sales Manager Capella Honda, Harri Sutiono mengatakan, pihak panitia mengaku sudah siap menggelar pertandingan-pertandingan bergengsi antar SMA se-Kepri ini.
Upacara pembukaan Batam Pos HSBL 2018 akan dilaksanakan Jumat (26/1) ini mulai pukul 14.00 WIB di Gor Sekolah Yos Sudarso Batam.
Dalam upacara pembukaan nanti, panitia sudah mengundang seluruh pimpinan dealer Honda di Batam, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Ketua Pengkot Perbasi Batam, Ketua Pengprov Perbasi Kepri, Asmin Patros, Suhadi, yayasan Sekolah Yos Sudarso selaku tuan rumah dan Ketua KONI Batam.
Laga pembuka akan mempertemukan tim putra SMKN 4 Batam melawan SMA Maha Bodhi Karimun di pool A, dilanjutkan partai juara bertahan SMA Maitreya berhadapan SMKN 2 Batam di pool A.
Setelah itu, di partai tim putri akan saling berhadapan SMA Mondial melawan SMA Maha Bodhi di pool H. Kemudian, di pool K, ada SMA Yos Sudarso melawan SMA Mondial B.
Kembali berlanjut di partai tim putra, yakni SMAN 4 Batam berjumpa SMA Djuwita di pool B. Kemudian kembali lagi ke partai tim putri, ada SMA Bodhi Dharma bersua SMK Kartini di pool I. Usai itu, terdapat SMKN 5 Batam melawan SMAN 17 Batam di pool J.
Dan partai terakhir sekaligus menjadi laga penutup, di tim putra, yakni SMK Permata Harapan berhadapan dengan SMK Maitreya.
“Total ada delapan partai di hari pertama,” kata Harri kepada Batam Pos, Kamis (25/1).
Sebanyak 20 tim putra dan 12 tim putri bakal bersaing menjadi yang terbaik dalam turnamen yang ditunggu-tunggu pecinta basket di Kepri terutama pelajar SMA dan sederajat ini.
Dalam ajang kompetisi bola basket antar pelajar SMA/SMK se-Kepri ini juga akan dimeriahkan dengan lomba dance dan juga riding test.
Harri berharap, ajang yang dihelat mulai 26 Januari hingga 4 Februari 2018 ini bisa berjalan sukses dan lancar. (oza)
Lori Pengangkut Belasan Karung Semen Terguling di Jalan Yos Sudarso, Kamis (25/1) siang. Akibat kejadian ini jalan dari arah Batuampar ke Simpang Indo Mobil Mengalami Kemacetan. Foto: Eggi Idriansyah / batampos
batampos.co.id – Satu unit mobil lori BP 9032 ZE yang mengangkut belasan karung semen mengalami terbalik di depan Baloi Kolam, Kamis (25/1) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Polresta Barelang, Ipda Frediano mengatakan, mobil lori warna putih itu datang dari arah Batuampar hendak menuju ke Simpang Indomobil.
“Awalnya anggota dapat informasi dari masyarakat adanya laka lantas. Laka ini teradi karena off control dari pengemudi lori,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Dijelaskan Frediano, pada saat kejadian itu sopir lori melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di depan Ruli Baloi Kolam, sopir terkejut karena melihat ada orang yang menyeberang dan membanting stir ke arah kanan.
“Karena banting stir itu terjadi off control dan terguling. Sopirnya mengalami luka ringan,” katanya.
Akibat kejadian itu, kaca depan truk pembawa semen itu pecah dan bodi bagian kiri mengalami penyok. Akibat Kejadian ini, jalan dari arah Batuampar menuju ke Simpang Indomobil sempat mengalami kemacetan panjang karena posisi truk melintang dan menutupi sebagian besar badan jalan.
“Untuk menghindari kemacetan, kendaraan yang terguling itu langsung kita evakuasi dan sopirnya kita bawa untuk dimintai keterangan,” imbuhnya. (gie)
batampos.co.id – Rencana pembentukan Biro Pariwisata oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam mendapat penolakan dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Hal ini mencuat dalam rapat di tim Dewan Kawasan (DK) di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengungkapkan jika rencana tersebut tidak di cermati dengan baik justru akan menimbulkan kekisruhan karena, baik Pemko Batam maupun BP Batam akan bergerak dalam konteks yang sama.
“Saya semata berpikir nanti akan ada overlapping baru, irisan baru atau persoalan baru yang membuat hubungan kami akan kembali kontraproduktif,”ucap Amsakar.
Menurutnya, kini yang terjadi baik BP Batam maupun Pemko Batam membuat gelaran yang justru sama.
Ia contohkan, ketika Pemko Batam buat Car Free Day, acara serupa juga dilakukan BP Batam. Begitupun dengan Duta Pariwisata, jika dulu pernah dilakukan Pemko Batam, kini juga dilakukan BP Batam.
“Sebaiknya jangan ada hal semacam ini ke depan,”katanya.
Apalagi kini, sebut Amsakar, BP Batam sedang dihadapkan pada tiga tugas utama yakni percepatan traformasi FTZ ke KEK, upaya pertumbuhan ekonomi 7 persen serta percepatan masalah yang tertunda seperti penyerahan aset.
“Ini amanah Prseiden dan Menko perekonomian,”katanya.
Amsakar mengatakan, dalam kesempatan tersebut Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo memeberikan pandangan positif agar ovelaping dapat diminimalisir kedepan. Dalam kesempatan yang sama, Lukita disebutkan menyampaikan fokus BP Batam adalah pengembangan destinasi.
“Kalau destinasi kami berikan dukungan, karana destinasi butuh support dana yang tdiak sedikit dan APBD kami tak akan sanggup untuk itu,” katanya.
Jika demikian adanya, Amsakar berpendapat perlu penyesuaian nomenklatur, yakni dengan membubuhkan porsi pengembangan destinasi wisata pada Biro Pengembangan Wilayah yang berada di bawah Deputi Bidang Perencanaan, Pengembangan dan Promosi BP Batam. dengan kata lain, diubah menjadi Biro Pengembangan Wilayah dan Pengembangan Destinasi Wisata, bukan khusus Biro Pariwisata dibawah koordiansi Deputi V Bidang Pelayanan Umum.
“Tapi pembicaraan ini belum putus. BP Batam harus komunikasikan dulu dengan Kemenpan RB via Deputi Kelembagaan, setelah itu keutusan di Dewan Kawasan,” terang Amsakar.
Sebelumnya, kritik jugapernah disampikan Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan jika Badan Pengusahaan (BP) Batam ingin turun tangan mengembangkan sektor pariwisata Batam disamping Industri hendaknya tak menggelar acara yang serupa. Menurutnya, masih ada bagian dari sektor kepariwisataan lain yang juga perlu dikembangkan.
¡°Saya bikin kegiatan yang ini, dia bikin kegiatan ini (sama), ngapain sih. Kalau sama kan mubazir,¡± kata Rudi, belum lama ini.
Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dikonfirmasi soal perlu atau tidaknya Biro Pariwisata di BP Batam, memilih untuk tidak berkomentar banyakk. Namun ia mengaku akan mebicarakan itu terlebih dahulu.
“Soalnya itu hal yang teknis, kami akan bicarakan dulu,” kata Asman. (adi)
Menteri Pendayaan Aparatur Negara Repormai dan Birokrasi Asman Abnur bersama Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan RB M Yusuf , Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin melouncing E-Sistem Akuntabilitas Kinerja Intasi Pemerintas (SAKIP) Reviu pada acara penyerahan laporan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja pemerintas wilayah daerah I di Hotel Radisson, kamis (25/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Penerapan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) terus berkembang. Di antaranya dikombinasikan dengan implementasi e-performance based budgeting. Kementerian PAN-RB mengklaim melalui penyusunan anggaran berbasis performa itu bisa menghemat anggaran hingga Rp 41,15 triliun.
Menteri PAN-RB Asman Abnur menjelaskan melalui e-performance based budgeting yang diterapkan di instansi puast maupun daerah, berhasil dilakukan beberapa efisiensi anggaran. Kementerian PAN-RB mengklaim penghematan bisa sampai Rp 41 triliun lebih berdasarkan indikasi serta potensi inefisiensi penggunakan anggaran di luar belanja pegawai.
Asman menjelaskan inefisiensi atau pemborosan itu diantaranya terjadi karena tidak jelasnya hasil yang akan dicapai dalam sebuah program tertentu. Kemudian juga disebabkan ukuran kinerja yang tidak jelas, tidak adanya keterkaitan antara program dengan sasaran, serta rincian kegiatan tidak sesauai dengan tujuannya.
Menurut politisi PAN itu, diperlukan integrasi antara akuntabilitas kinerja dengan sistem e-budgeting. Sehingga bisa memastikan bahwa setiap anggaran yang dikeluarkan orientasinya berupa manfaat untuk masyarakat. Asman mengamati saat ini sudah banyak instansi yang menerapkan e-budgeting. Namun dalam penerapannya tidak diintegrasikan dengan kinerja yang berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.
’’Sehingga penerapan e-budgeting ini belum mampu mencegah pemborosan anggaran,” kata Asman dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja pada Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi Wilayah I di Hotel Radisson, Batam, Kamis (25/1).
Asman menjelaskan Presiden Joko Widodo meminta supaya efisiensi tidak hanya dilakukan dengan memotong anggaran. Tetapi juga mendorong peningkatan efektivitas pemanfaatan anggaran oleh seluruh instansi pusat maupun daerah. Untuk itu Asman meminta supaya capaian SAKIP yang didapat instansi supaya terus ditingkatkan.
Kemarin (25/1) Asman mengumumkan hasil penilaian SAKIP untuk wilayah I yang terdiri dari Sumatera, Banten, dan Jawa Barat. Hasilnya di wilayah I ada 57 kabupaten/kota yang mendapatkan penilaian SAKIP CC dan 43 daerah mendapatkan skor C.
POLISI dibantu anggota Tim SAR gabungan berupaya mengangkat mobil KIA Picanto yang ringsek setelah tertabrak dan terseret kereta api jurusan Solo-Wonogiri di Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/1/2018). Sementara pengemudi mobil, Raden Roro Intan Ayu Kusuma, dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Solo karena mengalami luka serius.
Setnov (kemeja merah) saat akan disidang. foto: jawapos.com
batampos.co.id – Skandal mega korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) memanas. Itu menyusul munculnya nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sidang terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (25/1). Mantan Presiden Indonesia (2004-2014) itu disebut melakukan intervensi proyek e-KTP yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.
Nama SBY muncul dalam tanya jawab antara saksi Mirwan Amir dengan penasehat hukum (PH) Novanto, Firman Wijaya. Dalam pertanyaannya, Firman memperjelas perihal hubungan pemenang pemilu 2009, yakni Partai Demokrat, dengan proyek e-KTP yang dibahas di DPR tahun 2010 lalu.
Mirwan yang kala itu menjabat sebagai wakil ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR dari Fraksi Partai Drmokrat mengatakan bahwa e-KTP merupakan program pemerintah. Nah, saat diminta untuk mempertegas siapa pemerintah yang dimaksud, Mirwan lantas menyebut nama Susilo Bambang Yudhoyono. “Memang itu adalah program pemerintah,” ungkap Mirwan.
Berikutnya, Mirwan yang disebut pernah berkomunikasi dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam dakwaan Novanto itu menyatakan sempat menyampaikan kepada SBY bahwa proyek e-KTP sebenarnya bermasalah. Penyampaian itu dilakukan saat acara di kediaman SBY di Cikeas.
Namun, SBY kala itu justru meminta proyek dilanjutkan. “Tanggapan dari Bapak SBY bahwa ini (e-KTP) untuk menuju Pilkada jadi poyek ini harus diteruskan,” ungkapnya menirukan instruksi SBY setelah menerima laporan masalah e-KTP tersebut. “Saya tidak tahu masalah teknisnya e-KTP, tapi menurut Pak Yusnan (pengusaha yang tidak jadi ikut proyek e-KTP) program e-KTP ini ada masalah,” bebernya.
Ditanya apa alasan SBY memberikan instruksi tersebut, Mirwan tidak tahu. Dia mengaku tidak punya kekuatan untuk bertindak lebih jauh. Baik menanyakan alasan di balik intervensi presiden dua periode tersebut hingga kewenangan menyetop anggaran e-KTP sebesar Rp 5,9 triliun itu. “Saya hanya sebatas itu saja, habis itu saya tidak punya (kekuatan, red),” terangnya.
Kesaksian Mirwan tersebut menjadi senjata baru bagi kubu Novanto. Sebab, keterangan yang baru mencuat dalam sidang itu bisa digunakan sebagai fakta yang melemahkan peran Novanto sebagai aktor utama korupsi e-KTP. Hal itu pun sejalan dengan langkah Novanto mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC).
Firman Wijaya mengatakan, saksi Mirwan itu merupakan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU) KPK. Pihaknya hanya mempertegas saja apa yang ditanyakan oleh jaksa kepada Mirwan dalam sidang kemarin. “Jaksa penuntut umum memulai dengan pertanyaan apakah proyek e-KTP ini ada kaitannya dengan pemenang pemilu 2009, karena itu saya sebagai penasehat umum mempertegas,” ujarnya usai sidang.
Menurut Firman, keterangan Mirwan mengungkap adanya intervensi pengaruh dari kekuatan besar kala itu. Dengan demikian, kata Firman, dakwaan jaksa yang menilai kliennya memiliki peran penting dalam proses anggaran e-KTP keliru. “Dipertegas saja, (KPK) jangan ada tabir, siapa yang disebut penguasa yang mengintervensi itu (e-KTP),” cetusnya.
Fakta baru tentang SBY itu kian memantapkan manuver Novanto. Sebelumnya, dia di persidangan Senin (22/1) lalu menyatakan bahwa akan membeberkan nama anggota DPR yang menerima aliran dana e-KTP. Dia mengaku sudah menulis catatan itu dan akan memberikannya ke JPU KPK. Namun, anehnya, meski bakal membeber nama anggota DPR, Novanto tetap belum mau mengakui penerimaan uang USD 7,3 juta dan jam tangan Richard Mille seharga USD 135 ribu.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah menegaskan, pihaknya sampai saat ini belum mendapat informasi apapun dari Novanto terkait daftar nama politikus yang akan dibeberkan di persidangan tersebut. Artinya, rencana Novanto membuka daftar nama yang tertuang dalam buku catatan pribadi itu masih dipertanyakan. “Belum ada informasi yang baru dan kuat,” ujar Febri.
Terpisah, Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, pernyataan yang disampaikan Mirwan tidak menunjukkan bahwa SBY dan Partai Demokrat terlibat dalam pusaran korupsi e-KTP. Kalaupun ada kader yang terlibat, hal itu merupakan perbuatan oknum dan bukan partai secara lembaga.
Saat itu, terangnya, SBY tidak mungkin menghentikan proyek yang sudah berjalan. Kebijakan tersebut sudah disetujui pemerintah dan DPR. Apalagi, tutur dia, program e-KTP sebagai upaya penataan identitas kependudukan warga negara Indonesia. (tyo/lum/jpgrup)
batampos.co.id – Batam kembali menjadi tuan rumah dalam perlombaan kapal layar bertaraf internasional untuk tahun ketiga. Tepatnya di Nongsa Point Marina & Resort, kegiatan bernama 3rd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2018 ini akan digelar 26-28 Januari nanti.
“Kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya digelar di Batam, setelah tahun sebelumnya dihadiri lebih dari 300 peserta dan supporter asal Indonesia dan beberapa negara lainnya,”ketua pelaksana sekaligus Manajer Marina, Prakash Reddy, Rabu (24/1).
Di tahun ini, lanjutnya, terdapat 10 peserta lomba kapal layar yang berasal dari Singapura, Australia, Inggris, New Zealand, juga USA. Selain itu, yang diikuti peserta dari anak-anak sekolah, untuk kategori Optimists dan Lasers.
“Masing-masing terdapat 15 peserta yang merupakan anak sekolah dari Indonesia dan Malaysia,” sebut Prakash.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di Nongsa Regatta 2018 memiliki perlombaan jetski round Batam endurance race, yang akan diikuti 20 peserta. Perlombaan ini dimulai 27-28 Januari dengan mengelilingi seluruh pulau-pulau mainland di Batam.
“Durasi waktu start-finish diperkirakan 4-6 jam. Rencananya pak gubernur Kepri (Nurdin Basirun) akan menjadi salah satu peserta Jetski ,” terangnya.
Junior executive markom & PR NPM Oza Syafriani menambahkan, di akhir acara (28/1), kegiatan juga akan ditutup dengan lomba radio controls, diikuti 10 peserta ekspatriat yang tinggal di Batam. Tidak hanya itu, pihaknya ikut memberikan kesempatan kepada para bloger, untuk membuat karya tulis yang dilengkapi video dan foto, yang akan diperlombakan.
“Karya yang dibuat berkaitan dengan Nongsa Regatta. Hadiahnya berupa uang tunai senilai Rp 1 juta hingga Rp 500 ribu,” papar Oza.
Dalam kegiatan tersebut diharapkan, dapat menarik perhatian baik lokal maupun internasional terhadap wisata bahari Kepri, khususnya Batam.
“Terimakasih kami kepada Kemenpar yang selalu mendukung kegiatan ini. Begitu juga kepada Jotun, Patria dan Adidas, yang membantu untuk hadiah di kategori peserta pelajar,” ungkap Prakash. (nji)
Sejumlah papan reklame terpasang di Simpang Gelael Batam Center. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Memasuki tahun politik, Badan Pengusahaan (BP) Batam kebanjiran pengajuan titik reklame. Untuk mengakomodir kebutuhan reklame, BP Batam berencana untuk menambah jumlah titik reklame.
“Ini lagi kami rapatkan karena sudah mulai. Kadang-kadang mereka main nancap saja. Makanya kami sudah menyarankan agar bisa segera menghubungi jasa periklanan yang sudah terdaftar,” kata Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana BP Batam, Ronald Kastanye di Gedung BP Batam, Rabu (24/1).
Untuk data berapa jumlah titik reklame dan berapa kemungkinan penambahan, Ronald mengatakan timya masih menyusunnya sehingga belum bisa diinformasikan secepatnya.
Ia kemudian mengungkapkan memasuki tahun politik, pihak-pihak yang berniat menjadi Calon Legislatif (Caleg) sudah mulai mengajukan permohonan.
Ronald melihat situasi tahun politik yang menghendaki pemasangan reklame secara masif, maka dengan alasan tersebut, BP Batam akan memberikan titik-titik reklame tambahan yang bersifat sementara.
“Kami kan mesti jaga situasi. Jangan sampai diperebutkan. Kan dalam satu daerah apalagi yang banyak pemilihnya, bisa ada 5 hingga 50 caleg,” katanya.
BP Batam katanya akan menerima segala pengajuan, namun ia mengimbau agar lebih baik mengajukannya lewat jasa periklanan. Karena menurutnya supaya bisa menjaga kondusivitas iklim dunia usaha.
“Kami juga harus mengakomodir pengusaha jasa periklanan yang taat aturan. Jadi nanti caleg-caleg tersebut akan kami arahkan ke jasa periklanan,” jelasnya.
Pantauan Batam Pos di MPP, memang banyak pihak yang mengajukan pendirian reklame di titik-titik yang ditetapkan BP Batam.
Customer Service (CS) BP Batam, Raja yang bertugas menerima pengajuan reklame mengaku dalam sehari ada 20 kali pengajuan. Alasannya adalah karena sudah mulai memasuki tahun politik. Sehingga banyak kepentingan politik lewat pencitraan diri dari reklame akan semakin marak.
“Jumlah tersebut meningkat dari yang biasanya lima pengajuanperhari,” ujarnya.
Disamping itu, pengajuan reklame meningkat karena proses pelebaran jalan. Karena jalan dilebarkan, maka titik reklame ikut berpindah. Sehingga pihak yang sudah terlanjur terikat kontrak harus memverifikasi ulang.
Syarat untuk mengajukan reklame tidaklah banyak. Selain harus melengkapi dokumen administrasi yang diperlukan. Juga harus menyertakan foto lokasi. (leo)
Teknisi Batam Aero Technic (BAT) sedang melakukan perawatan pesawat lion air di MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) Lion Air Grup, di Bandara Hang Nadim Batam. F Cecep Mulyana/Bata,m Pos
batampos.co.id – Duta Besar Panama, Deborah Ho terkagum-kagum melihat kecanggihan pusat perawatan pesawat atau Maintenance Repair Overhaul (MRO) milik Lion Air di Batam. Ia semakin yakin untuk membantu mempromosikan Batam ke negara-negara yang menjadi rekan-rekan bisnis Panama.
“Saya datang untuk bekerjasama karena pekerjaan saya di Dubes lebih berhubungan dengan otoritas pelabuhan dan bandara,” ujarnya usai meninjau fasilitas MRO milik Lion Air di Bandara Hang Nadim, Rabu (24/1).
Ia mengaku sesuatu seperti MRO belum ada di negaranya, sehingga ia sangat antusias untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti dirinya mengusulkan pembangunan MRO di Panama.
Selain kagum dengan kecanggihan MRO Lion Air di Batam. Ia juga takjub dengan sejumlah bidang usaha yang mengandalkan teknologi digital di Batam seperti Kinema Studio.”Dan saya tertarik jika kita bisa bekerjasama di beberapa sektor bukan hanya di maritim tapi di sektor lainnya,” paparnya lagi.
Sebagai bentuk apresiasinya, ia akan membantu untuk mempromosikan Batam di hadapan para Dubes lainnya.”Dan akan mengusulkannya ke Kamar Dagang Industri (Kadin) negara-negara yang ada kerjasama dengan Panama,” jelasnya lagi.
Dalam pandangan pribadinya, jika ia merupakan seorang pengusaha, maka Deborah akan langsung investasi di Batam. Namun ia adalah seorang diplomat sehingga membantu promosikan Batam merupakan bentuk pertukaran yang tepat dengan informasi berharga yang ia peroleh di Batam.
“Saya yakin lima tahun kedepan, Batam akan menjadi kota besar. Saya nanti akan datang lagi untuk melihatnya,” janjinya.
Sedangkan General Manager Base Maintenance MRO Lion Air, Riki Supriadi mengatakan bukan hanya pesawat Lion dari Indonesia saja yang dirawat di MRO ini.”Tapi juga ada yang dari Malaysia, Thailand dan lainnya,” ungkapnya.
MRO Lion sudah diakui oleh Amerika. Suatu penghargaan yang jarang diperoleh oleh MRO lainnya di dunia. Untuk kegiatan perawatan rutin, Lion bisa mengerjakannya dalam rentang 10 hingga 14 hari.
Sedangkan untuk service, Lion bisa selesaikan dalam waktu 90 hari. Dan dua tahun untuk memperbaiki pesawat yang rusak parah.
Sedangkan General Manager BUBU Hang Nadim, Suwarso mengatakan Indonesia sedang menjajaki hubungan kerjasama investasi dengan Panama.
“Sedang dijajaki antar dua negara. Dubesnya juga tertarik dengan Kinema karena HBO pernah buat film disini,” ungkapnya.(leo)
batampos.co.id – DPRD Kota Batam meminta Pemko Batam untuk menata pedagang kaki lima di Batam. Pelebaran jalan dan penataan kota mengorbankan banyak pedagang kaki lima.
“Kita berharap kalau misalnya ada penertiban harus ada solusi. Pedagang kaki lima ini juga warga yang ingin meneruskan hidup dengan cara halal,” kata anggota komisi I DPRD Kota Batam, Tumbur M sihaloho.
Menurutnya, Pemko bisa membuat satu tempat untuk menampung pedagang seperti pasar. Terutama pedagang yang ada di kawasan jodoh.
“memang pasar induk itu harus ditata. Kita berharap Bp dan Pemko bisa duduk bersama untuk membicarakan ini. Jangan menunggu kemenkeu. Kalau itu nanti lama, lalu bagaimana nasib pedagang?,” katanya.
Ia juga mendorong BP Batam untuk terus mendesak kemenkeu mengalihkan aset, pasar induk untuk segera dikelola pemko Batam. “Memang pemko terkendala untuk mengelola pasar induk secara utuh. Tetapi kan bisa tetap dilakukan penataan,” katanya.
Sementara itu, kepala dinas pasar dan UMKM Kota Batam Suleman Nababan mengatakan bahwa Pemko Batam sudah merencanakan untuk menata pedagang kaki lima. Tetapi ia berharap pasar induk bisa segera diserahkan ke Pemko Batam.
Petugas kebersihan menyapu kawasan Jodoh Boulevard. Kawasan ini banyak kios kaki lima, sampah banyak, fasilitas pada rusak dan kumuh. Parahnya lagi tempat ini menjadi sarang preman buat mabuk-mabukan. F. Dalil Harahap/Batam Pos
“Pasar induk itu mampu menampung banyak pedagang. Jadi pedagang yang ada sekarang di pinggir jalan akan ditampung di sana,” katanya.
Selain itu pedang kaki yang memiliki produk kerajinan bisa dipromosikan di gedung khusus di Bengkong yang saat ini sudah mulai progres pembangunan. “Kita berdayakan pedagang yang punya kreatifitas. Kita juga akan tetap melakukan pembinaan,” katanya. (ian)