Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 12633

Pemprov Dituding Nepotisme, Soal Beasiswa

0
Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan mahasiswa di Kantor Disdik Kepri, Selasa (12/12). F. Jailani/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri dituding nepotisme dalam penyaluran beasiswa Tahun Anggaran (TA) 2017. Sebagai bentuk protes, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Selasa (12/12) menuntut adanya transparansi atas beasiswa tersebut.

Pantauan di lapangan, aksi demonstrasi yang digelar sekitar pukul 09.00 WIB tersebut, selain mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian, Disdik Kepri juga menyiapkan brikade khusus dari sejumlah personel Pemuda Pancasila (PP) dengan seragam kebesarannya. Hal itu, menjadi pemicu marahnya para demonstrasi.

“Kami ingin bertanya, apa urusannya Pemuda Pancasila menjadi benteng Disdik Kepri. Jangan kami dibenturkan dengan premanisme,” teriak Hairun, Koordinator Lapangan yang memimpin aksi tersebut.

Masih pantauan di lapangan, sempat terjadi aksi saling dorong dengan sejumlah personel Pemuda Pancasila. Melihat situasi semakin panas, pihak kepolisian mengambil sikap tegas. Barisan Pemuda Pancasila yang di dalamnya ada Pejabat Eseloan IV Disdik Kepri tersebut diminta untuk mundur.

“Kami melihat, keputusan yang dibuat Disdik Kepri tentang beasiswa beprestasi dan kurang mampu sarat dengan nepotisme,” ujar Hairun.

Menurut Hairun, tidak ada bentuk transparansi yang dilihatkan Disdik Kepri. Apalagi banyaknya nama ganda yang dibuat pada waktu pengumanan penerima beasiswa pekan lalu. Hal itu mengindikasikan, proses seleksi yang digelar beberapa waktu lalu hanyalah formalitas belaka.

“Jika kepada Dinas dan Gubernur tidak becus mengurus dunia pendidikan Kepri. Kita minta mundur secara teratur,” tegas Hairun.

Berselang satu jam menggelar aksi, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Arifin Nasir akhirnya menemui pendemo. Menanggapi tudingan demonstran, Arifin mengatakan besaran beasiswa Tahun 2017 adalah Rp 5 miliar. Dijelaskannya, dari jumlah tersebut Rp 3,3 miliar diperuntukkan bagi beasiswa mitra.

“Sisanya adalah untuk bantuan beasiswa berprestasi dan jalur kurang mampu. Kami sudah berupaya menambah jumlahnya menjadi Rp2 miliar, bukan Rp 1,7 miliar,” ujar Arifin.

Disebutkannya, secara keseluruhan penerima beasiswa adalah 975 orang. Sebanyak 650 orang penerima beasiswa berprestasi. Sedangkan sisanya adalah untuk jalur kurang mampu dan bantuan pendidikan. Menurut Arifin, proses seleksi yang dilakukan adalah untuk menjadikan beasiswa ini tepat sasaran.

“Demi Allah, saya jamin tidak ada titip menitip. Karena prosedurnya sudah kita perketat. Terkait adanya nama ganda, sudah kita revisi. Penerimanya tetap berdasarkan nilai yang sudah ada,” jelas Arifin.

Merasa kurang puas dengan jawaban yang disampaikan Kadisdik Kepri tersebut, para demonstran memutuskan untuk melakukan aksi lanjutan ke Kantor Gubernur Kepri. Disana, para pengunjuk rasa melakukan aksi bakar ban. Gubernur berhalangan menemui pendemo. Lantaran sedang berada di luar kota.(jpg)

Pemkab Perbaiki Gorong-gorong yang Rusak

0
Tumpukan material pasir dan batu untuk perbaikan gorong-gorong di jalan Kebun Pinang. F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akhirnya memperbaiki gorong-gorong di Jalan Kebun Pinang Kelurahan Tanjungbatu Kota yang sudah lama rusak. Perbaikan dilakukan setelah gorong-gorong jebol dan sering dikeluhkan warga setempat.

Alek, salah satu warga setempat menyampaikan terima kasih dengan diperbaikinya gorong-gorong tersebut. Diakuinya jebolnya gorong-gorong sudah cukup lama dan sangat membahayakan pengendara karena posisi gorong-gorong yang rusak tepat di tengah jalan.

“Dengan diperbaikinya gorong-gorong diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga. Mengingat Jalan Kebun Pinang tersebut merupakan jalan penghubung antardesa dan kelurahan,” terang Alek, Selasa (12/12) kemarin.

Informasi diperoleh, pengerjaan gorong-gorong menelan dana sebesar Rp 149.7171.000 yang bersumber dari dana APBD 2017. Rehabilitasi gorong-gorong memakan waktu selama 60 hari kalender. (ims)

PT Timah Gelar Workshop Operasi Penambangan Timah

0

batampos.co.id – Kembali PT Timah Wilayah Operasi Kepri dan Riau, menggelar sosialisasi kepada Muspika Kecamatan Kundur Barat, serta workshop operasi penambangan dan Corporate Social Responsibility (CSR) bertempat di wisma PT Timah Kundur, Selasa (12/12).

Pesertanya terdiri dari pihak Kecamatan Kundur Barat, perwakilan Kacabjari Karimun, kelurahan dan desa. Selain itu ada juga pihak UPTD Perikanan, KIP Mitra, ketua nelayan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ketua pemuda di wilayah Kecamatan Kundur Barat dan sekitar.

“Walaupun kami sudah lama beroperasi, tapi tetap wajib memberikan sosialisasi kepada seluruh komponen masyarakat di sekitar operasi PT Timah,” jelas General Manajer PT Timah Wilayah Operasi Kepri dan Riau I Gede Adipura.

Lanjutnya, tujuan dari dilaksanakannya workshop operasi penambangan dan CSR adalah menyampaikan bagaimana operasi penambangan PT Timah dari segi peraturan, teknis, legalitas, WIUP dan program CRS itu sendiri. Sesuai dengan visi dan misi perusahaan dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat di wilayah operasi produksi PT Timah itu sendiri.

“Artinya, operasi penambangan Timah yang kami lakukan status dan aturannya sesuai dengan peraturan Pemerintah dan legalitas hukumnya jelas,” paparnya.

Dengan demikian kata Gede lagi, workshop yang dilaksanakan bisa meningkatkan komunikasi kepada instansi pemerintah, masyarakat, maupun nelayan dalam aktivitas sehari-hari. Sehingga tidak ada yang merasa terganggu terhadap produksi penambangan Timah. “Kami ingin agar masyarakat bisa berdampingan dengan perusahaan dalam memberikan kontribusi kepada daerah,” jelasnya.

Pada workshop ini yg menjadi narasumber dari PT Timah sendiri, Waka Unit Tonggo, Kacabjari Tanjungbatu Aji Satrio Saputro, dengan presentasi oleh Seno Pati, Camat Kundur Barat Anji, Kapolsek Kuta/Kuba AKP Eddi Suryanto, dan Pasop Lanal TBK Lettu Willi. (ims)

Satu Lagi, Aplikasi Pesan Hotel Diluncurkan

0

Disaksikan 16 asosiasi industri pariwisata, Menpar Arief Yahya dan Ketua PHRI Hariyadi B Sukamdani meluncurkan aplikasi pemesanan hotel bookingina.com. Acara ini sekaligus menjadi salah satu point penting dalam Rakornas Pariwisata IV tahun 2017 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, 11-12 desember 2017.

“Sukses buat Bookingina.com,” ucap Menpar Arief Yahya pada Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) dalam melaunching aplikasi pemesanan hotel bookingina.com itu. Dia berharap Bookingin.com itu bisa menjawab tantangan ketatnya persaingan hotel pada era digital.

Ketua Umum PHRI Hariyadi B Sukamdani optimis bisa mengembangkan aplikasi digital ini khusus pemesanan hotel itu. Karena anak-anak muda zaman now memang 70% berbasis gatget.

“PHRI akan memberikan pelayanan reservasi yang lebih efisien kepada customersnya. Reservasi online ini akan lebih murah dan mudah,” ujar Hariyadi di Rakornas bertema Visit Wonderful Indonesia yang disingkat ViWI itu.

Hariyadi lagi-lagi menjelaskan aplikasi bookingina.comini bisa menjadi jawaban akan era digital. “Kami juga berharap aplikasi ini bakal mendukung program kepariwisataan di untuk mengejar target wisnus dan wisman. Hadir juga Ketua Asita Asnawi Bahar, Ketua Inaceb Budi Tirtawisata dan lainnya.

RAKORNAS

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata IV yang digelar Kementerian Pariwisata di The Kasablanka Hall (Kota kasablanka), Jakarta, 11-12 Desember 2017, juga sangat kuat membahas Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018. Kira-kira seperti apa warna warninya?

Menteri Pariwisata terjun langsung mengawal ini. “Kita akan me-launching Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018. Juga memperkuat sinergitas dg spirit Indonesia Incorporated dengan semua elemen untuk meraih target pariwisata nasional 2018 sebanyak 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman),” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Selasa (12/12).

Dalam Rakornas Pariwisata IV ini akan ada beberapa pembahasan yang dibagi dalam beberapa kategori. “Indonesia Incorporated, Hot Deal —More for Less—, Calendar of Event Wonderful Indonesia (CoE WI) 2018 dan Destinasi digital,” ujar Menpar.

Yang menarik adalah “Destinasi Digital” yang selama dua hari berturut-turut disampaikan di forum resmi Kemenpar. Pertama, saat penganugerahan Pewarta Wisata 2017 di Balairung Gedung Sapta Pesona, 10 Desember 2017. Lalu di Rakornas Pariwisata ke-4 tahun 2017 di Kota Kasablanka, Jakarta.

Yang dimaksud Destinasi Digital adalah sebuah destinasi baru, yang dilakukan anak-anak GenPI Generasi Pesona Indonesia. Yakni membuat pasar-pasar yang Instagramable, yang layak selfie, sesuatu yang menjadi idaman kaum millenial yang acap dijuluki Kids Zaman Now itu.

“Sudah ada 7 pasar yang semuanya meledak. Pasar Karetan Semarang, Pasar Pancingan Lombok, Pasar Baba Boentjit Palembang, Pasar Siti Nurbaya Padang, Pasar Tahura Lampung, Pasar Mangrove Batam, Pasar Kaki Langit Jogja. Anak anak Genpi yang ngegas membuat destinasi ala millenials itu,” papar Arief Yahya.

Selain itu, akan dilakukan sinkronisasi dengan industri pariwisata serta persiapan paket tour di masing-masing destinasi yang dikemas dalam paket tour VIWI 2018. “Kita menyiapkan CoE WI dan paket tour VIWI 2018 di 18 destinasi unggulan yang paling siap dalam mendatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Ke-18 destinasi tersebut tersebar di Sumatera (Medan/Danau Toba, Batam, Belitung, Padang, dan Pelembang); Pulau Jawa (Jakarta, Bandung, Borobudur Joglosemar, Subaya-Bromo-Tengger, dan Banyuwangi); Kalimantan (Balikpapan); Bali, Nusa Tenggara Barat (Lombok); Sulawesi (Makassar/Wakatobi dan Manado); dan Papua Barat (Raja Ampat).

Nantinya, segala penyiapan pelaksanaan CoE WI dan paket tour VIWI 2018 akan melibatkan dukungan semua stakehoder pariwisata dalam semangat Indonesia Incorporated.

“Ini sebagai upaya memperkuat unsur 3 A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) khususnya untuk penjualan paket-paket wisata yang banyak melibat industri pariwisata maupun perusahaan airlines,” lanjutnya

Menpar Arief Yahya menjelaskan, CoE WI 2018 antara lain mempersiapkan 100 premier event, 100 cultural event, dan dua event akbar yaitu Asian Games dan Annual Meeting IMF-WB. “Ini akan menjadi momentum untuk mendulang banyak wisman serta mengenalkan destinasi wisata Indonesia,” harapnya.

Bahkan 2 logo event besar itu dipasang di LED Back Drop di Mal Kota Kasablanka itu. Menpar Arief Yahya menjelaskan, untuk menyambut kehadiran puluhan ribu atlet, official, dan suporter dari 45 negara di ajang Asian Games di Jakarta dan Palembang Kemenpar bersama industri pariwisata dan dinas pariwisata daerah menyiapkan paket wisata (pre-on-post event) di sejumlah destinasi antara lain; Palembang, Banten, Bandung, Bali, dan Lombok.

Begitu juga untuk menyambut event pertemuan IMF-World Bank (Annual Meeting IMF World Bank) di Bali pada Oktober 2018. Even yang bakal dihadiri 15.000 delegasi dari 189 negara anggota itu bakal disambut dengan 60 paket wisata. Destinasi Bali dan 6 destinasi Bali beyond yakni Lombok, Komodo, Yogyakarta, Tana Toraja, Danau Toba dan Banyuwangi, ikut disentuh.

Hal lainnya adalah program paket VIWI normal atau paket VIWI hot deal 2018. “Program hot deal belum lama ini telah dilakukan oleh indutri pariwisata dan kapal ferry di Batam dan berhasil mendatang wisman cross border dari Singapura dan Malaysia,” ujarnya.

Selain itu, juga ada pembahasan soal Digital Destination. Saat ini, Kemenpar sudah aktif menggarap sejumlah pasar. Pionirnya adalah Pasar Karetan yang merupakan bentuk kolaborasi masyarakat dan generasi Pesona Indonesia (GenPi). Acaranya kini sukses menjadi atraksi wisata akan dikembangkan secara profesional dan siap dikunjungi wisman dan wismnus “Saya targetkan akan ada 100 pasar baru pada tahun 2018 nanti,” bahasnya.

Rakornas Pariwisata IV ini akan dihadiri sekitar 400 peserta dari Kementerian Pariwisata, instansi terkait, industri pariwisata, pemda, dan media. Pembicara yang akan ditampilkan terdiri dari Forum Gubernur, Forum Industri Pariwisata, Forum Airlines, Forum Perbankan, serta pembicara tamu di antaranya pelaku bisnis online pariwisata antara lain TripAdvisor dan Expedia.

Pada kesempatan ini Menpar Arif Yahya juga akan me-launching E-Commerce, bookingina.com dan Asita Go serta menyaksikan penandatangan kerja sama (PKS) dan MoU 75 brand dalam Co Branding WI/PI, dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kemenpar dengan 8 Asosiasi Industri Pariwisata tentang VIWI 2018. (*)

Tarif PDAM Naik 45 Persen

0

batampos.co.id – PDAM Tirta Karimun akan menaikkan harga tarif per kubik air bersih sebesar 45 persen mulai Januari 2018. Hal ini didasari atas makin tingginya biaya produksi air bersih. Ditambah lagi belum pernah ada kenaikan tarif air bersih sejak 2002.

“Sejak 15 tahun lalu tarif air bersih tidak pernah naik. Saat ini tarif air bersih yang dikelola BUMD sekarang merupakan yang terendah dibandingkan kabupaten/kota se-provinsi Kepri. Bahkan, jika dibandingkan dengan tarif air yang dikelola swasta lebih mahal dibandingkan yang kami kelola,” ujar Direktur PDAM Tirta Karimun, Indra Santo, Selasa (12/12).

Sebagai contoh, katanya, tarif air bersih yang dikelola pihaknya jika dihitung per per liter harganya Rp 1,2, dibandingkan dengan tarif harga air bersih yang dijual pihak lain. Air yang dikelola pihak swasta tarifnya Rp 10 per liter dan air yang dijual menggunakan tanki air ke rumah-rumah warga per liter Rp 45. Biaya produksi dari tahun ke tahun juga terus mengalami peningkatan.

“Untuk mengolah air bersih tidak hanya memompa air dari sumbernya dan kemudian didistribusikan. Tapi juga memerlukan bahan kimia untuk membuat air tersebut bersih. Seperti kaporit, alum dan soda. Dalam satu bulan dibutuhkan ketiga jenis bahan kimia tersebut sebanyak 5 ton dengan biaya mencapai Rp 60 juta lebih. Untuk itu, dengan harga air saat ini belum bisa menutup biaya operasional,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Indra, harga air untuk golongan sosial yang saat ini bertarif Rp 1.200 per kubik akan naik menjadi Rp 1.750 per kubik. Kemudian, untuk golongan non niaga, rumah tangga biasa dan rumah mewah serta instnasi pemerintah dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.300 per kubik. Untuk golongan niaga dari Rp 4 ribu per kubik naik menjadi Rp 6.500 per kubik. Serta, golongan industri dari Rp 8 ribu menjadi Rp 13.500 per kubik.

“Seiring dengan peningkatan tarif harga air bersih tahun depan, kami juga akan meningkatkan kualitas air bersih dan pelayanan terhadap pelanggan. Saat ini kondisi air bersih PDAM Tirta Karimun tingkat keasamannya atau PH mencapai 6,5. Bahkan terkadang mencapai 7. Selain itu, kami juga menerapkan sistim subsidi. Contohnya, tarif air untuk golongan sosial yang nantinya menjadi Rp 1.750 merupakan tarif subsidi,” paparnya. (san)

Damn! I Love Indonesia pada Rakornas IV Pariwisata

0

Siapa yang tidak kenal produk “DAMN I Love Indonesia” milik Daniel Mananta? Produk yang menjadi tren di kalangan anak muda? Yang pernah dipakai Adam Levine, vokalis band Maroon 5? CEO Air Asia Tony Fernandez? Nah, warna warni menarik ini akhirnya ikut dimunculkan di Rakornas Pariwisata ke-IV di The Hall, Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (12/12).

Lantas ngapain juga “DAMN I Love Indonesia” ikutan muncul di even akbar sekelas Rakornaspar? Even yang dihadiri sejumlah menteri? Orang-orang penting dari berbagai industri pariwisata?

Ternyata, produknya dilirik ikutan CO Branding dengan Wonderful Indonesia. Branding yang sudah nangkring di posisi 47 dunia. Branding yang juga sudah mendapat puluhan award nomor satu tingkat dunia. Hasilnya? Presenter sekaligus pengusaha muda, Daniel Mananta merasa happy. Dia mengaku makin mantap mengibarkan nama Indonesia ke level yang lebih tinggi lagi.

“Gue senang sekali produk Damn! I Love Indonesia dipercaya Kemenpar untuk co-branding. Perkembangannya kian signifikan,” kata Daniel di acara Rakornas IV Pariwisata di The Hall, Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (12/12).

Nominal keuntungannya memang enggan disebutkan. Meski begitu, menurut Daniel, produksinya terus meningkat. “Pertama dulu, gue hanya produksi 60 potong dengan dua warna saja. Rinciannya 5 lusin warna putih, dan 5 lusin warna hitam,” kenangnya.

Namun, sekarang ceritanya berbeda jauh. Dia mengaku bisa menghasilkan 2000 potong kaos setiap bulan. Ribuan kaos itu terdiri dari 10 warna yang berbeda untuk perempuan dan laki-laki.

Kunci suksesnya ada di marketing. Dan cara yang dipakainya adalah menggunakan endorser. Sahabat-sahabat selebritinya kerap dilibatkan sebagai bagian dari marketing itu.

Di level mancanegara malah lebih ngeri lagi. Pesepak bola asal Inggris David Beckham dan vokalis grup band asal California Maroon 5, Adam Levine, pernah memakai kaos “DAMN I Love Indonesia.” CEO Air Asia Tony Fernandez, juga pernah ikutan memakai kaos rancangannya.

“Nanti jurus bagi-bagi akan dilakukan lagi. Kali ini yang dibagikan tentu saja yang ada brand Wonderful Indonesia-nya,” tambah Daniel.

Saat ini, produk yang ditujukan kepada masyarakat kelas menengah dan atas ini sudah memiliki 10 toko yang terbesar di Indonesia. Daniel pun berharap usahanya ini bisa dilirik dunia Internasional.

“Saya terus mengikuti pameran internasional biar dikenal sampai luar negeri. Sekarang keluar negerinya sudah bisa bersama Wonderful Indonesia,” pungkasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengapresiasi langkah co-branding yang dilakukan artis bersama Kemenpar tadi. Dengan menerapkan standar kualitas yang tinggi, akan lebih mudah bagi satu produk untuk hadir dan bersaing.

“Kalau ingin bersaing di level global, gunakan global standard juga. Kenali dirimu maka kamu akan memenangi peperangan. Dan respons cepat dari endorser akan memberi dampak yang besar dalam meningkatkan brand pariwisata Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Rakornas IV Pariwisata Tahun 2017

0

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata ke-IV tahun 2017 digelar oleh Kementerian Pariwisata.

Spirit menjadikan pariwisata sebagai leading sector ekonomi bangsa. Spirit menjadikan Indonesia menjadi negara yang terbaik di industri periwisata. Dan optimismenya, tergambar dari hadirnya seluruh stakeholder pariwisata yang hadir. Menyongsong jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 17 juta di tahun 2018.

“Presiden Jokowi sudah menetapkan target kunjungan 20 juta wisman di tahun 2019. Kami terus mendukung dari sisi akses. Menpar pun telah menunjukkan hal itu. Kerja yang nyata, konkret. Koordinasi yang bagus akan menghasilkan hal yang baik pula,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Samadi yang hadir dalam Rakornas yang digelar di The Hall, Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (12/12).

Ucapan Menhub Budi Karya begitu optimis, jika bekerja sama, pariwisata Indonesia akan kuat. Bandara Internasional Soekarno Hatta (AP2) dan Bandara Ngurah Rai Bali (AP1) bisa menjadi hub airport untuk wisman. “Kami terus mendorong ada hub dan sub hub ke destinasi wisata lain,” jelas Budi Karya.

Dia juga meyakini, parieisata Indonesia semakin dikenal. Indonesia yang semakin menunjukkan “tajinya” di dunia. Karena potensi pariwisata Indonesia harus diseriusi.

Semangat optimisme itu juga tergambar saat Menteri Pariwisata Arief Yahya melakukan penandatanganan komitmen bersama Asosiasi Industri Pariwisata. Begitu juga dengan sejumlah brand nasional dan produk milik artis yang co-branding dengan Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia.

“Incorporated, saling mempromosikan, saling mengendors. Sama-sama bertekat mewujudkan target,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar mengatakan, semangat bersama memang sudah menjadi hal yang harus dilakukan. Sebagai rapat pamungkas di tahun ini, Kemenpar akan menyempurnakan semangat Indonesia Incorporated itu dalam tema “Visit Wonderful Indonesia (VIWI) 2018”.

Menyempurnakan berbagai ide maupun strategi-strategi jitu guna mendatangkan target 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2018.

Menpar menegaskan, bahwa pariwisata oleh Presiden Joko Widodo telah ditetapkan sebagai leading sector perekonomian bangsa. Karena itu begitu telah ditetapkan, seluruh kementerian/lembaga harus dapat mendukung keberadaan pariwisata dengan baik.

“Indonesia masuk dalam Top 20 the fastest growing in the world. Kita tumbuh 24 persen dibanding pasar regional dan global pariwisata. Artinya ketika kita tumbuh lebih cepat dari market, maka share kita juga akan naik,” ujar Menpar Arief Yahya.

Kendati demikian kenaikan tersebut, Indonesia masih kalah dengan Vietnam yang tumbuh sebesar 25,2 persen.

“Kita harus akui kita kalah dari Vietnam, tapi intinya pariwisata kita bisa menjadi yang terbesar dan terbaik. Terlihat dari banyaknya penghargaan dan sumbangan devisa yang besar. Mengalahkan CPO. Pariwisata kita begitu besar, begitu hebat tanpa perlu heboh-heboh seperti indstri lain,” ujar Menpar.

Guna menunjang pariwisata di tahun 2018, Menpar mengatakan Indonesia Incorporated juga perlu diperkuat. Semangatnya salah satunya dengan melakukan benchmarking dengan negara-negara pesaing. Seperti Jepang, Malaysia dan Thailand.

Jepang misalnya, yang dalam dua tahun berhasil meningkatkan tingkat kunjungan wisatawanya dari 10 juta menjadi 20 juta.

“Itulah Jepang, berhasil menaikkan kunjungan wisatawan,” kata Menpar.

Apa yang dilakukan Jepang, kuncinya salah satunya adalah selain penataan atraksi, aksesibilitas dan amenitas, tapi juga memberikan kemudahan-kemudahan bagi wisatawan ataupun industri. Jepang membuat wisatawan bisa masuk dengan mudah (ease of entering) juga visa free dan depresiasi terhadap Yen. “Intinya adalah deregulasi,” kata Menpar.

Indonesia pun dikatakannya tidak perlu takut untuk juga bisa melakukan. Diferensiasi pariwisata Indonesia kuat, price competitiveness juga tinggi. Indonesia bisa melayani semua segmen.

“Strateginya harus kompak, speed. Dengan kekuatan bersama,” ujar Menpar Arief Yahya.

Untuk itu ia mengatakan, Visit Wonderful Indonesia 2018 dapat dibahas secara detail dalam Rakornas kali ini.

“Kita menyiapkan CoE WI dan paket tour VIWI 2018 yang ada di 18 destinasi unggulan yang paling siap dalam mendatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Sebanyak 18 destinasi tersebut tersebar di Sumatera (Medan/Danau Toba, Batam, Belitung, Padang, dan Pelembang); Pulau Jawa (Jakarta, Bandung, Borobudur/Yogyakarta,Solo, Subaya-Bromo-Tengger, dan Banyuwangi); Kalimantan (Balikpapan); Bali, Nusa Tenggara Barat (Lombok); Sulawesi (Makassar/Wakatobi dan Manado); dan Papua Barat (Raja Ampat).

Menpar Arief Yahya mengatakan, penyiapan pelaksanaan CoE WI dan paket tour VIWI 2018 melibatkan dukungan semua stakehoder pariwisata dalam semangat Indonesia Incorporated. Khususnya untuk penjualan paket-paket wisata yang banyak melibatkan industri pariwisata maupun perusahaan airlines.

“Dengan semangat kebersamaan kita akan wujudkan dalam program paket VIWI normal atau paket VIWI hot deal 2018,” kata Arief Yahya.(*)

Biaya Perjalanan Dinas Dipangkas

0
Aunur Rafiq. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun telah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018 dari pemerintah pusat yang diserahkan oleh Gubernur Kepri, Senin (11/12) di Tanjungpinang. Untuk 2018, DIPA yang diterima sebesar Rp 791 miliar, terbesar kedua setelah Kota Batam.

“Jumlah DIPA yang diterima untuk kegiatan 2018 sebesar RP 791 miliar, lebih besar dibandingkan tahun lalu. Hal ini disebabkan banyaknya Dana Alokasi Khusus (DAK) yang kita dapatkan dalam bentuk paket pengadaan dan kegiatan. Namun meski meningkat untuk penerimaan lain-lain, seperti kita ketahui bersama Dana Bagi Hasil Migas (DBH) cukup banyak dipangkas sampai Rp 113 miliar,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (12/12).

Untuk itu, kata Bupati, seluruh jajaran OPD yang ada di Kabupaten Karimun harus melakukan efisiensi. Salah satunya yang menjadi sasaran efisiensi adalah biaya perjalanan dinas yang harus dipotong 35 persen. Sebelumnya, biaya perjalanan dinas itu nilainya Rp 170 miliar. Tapi, di APBD murni 2018 nilai anggarannya hanya tersedia sebesar Rp 85 miliar. Selain itu, efisiensi juga dilakukan untuk mengurangi acara-acara seremonial dan pelatihan yang dianggap belum mendesak.

“Anggaran 2018 yang sudah disahkan oleh legislatif beberapa waktu lalu sudah banyak efisiensi. Kami ingin benar-benar memperbanyak anggaran yang bisa langsung menyentuh untuk masyarakat. Mulai dari pendidikan, kesehatan dan juga proyek-proyek pembangunan yang mendapatkan porsi cukup banyak. Proyek pembangunan tersebut merata untuk seluruh wilayah pulau-pulau yang ada di Kabupaten Karimun,” tegas Rafiq.

Selain itu, lanjut Rafiq, Organisasi Perangkat Desa (OPD) yang mempunyai tanggung jawab untuk mencari Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pungutan retribusi yang sah berdasarkan aturan yang berlaku agar dapat lebih meningkatkan kinerjanya. Karena pada tahun ini PAD dari semua sektor baru mencapai Rp 380 miliar. Dari penerimaan tersebut masih ada beberapa OPD yang belum bekerja optimal, sehingga belum mencapai target penerimaan yang telah masuk dalam proyeksi. (san)

Cup Sayang…..

0

Pramugari Garuda Indonesia mencoba membantu menenangkang seorang bocah yang rewel saat pesawat hendak mengudara, Sabtu (18/11/2017).

Berkat kelembutan dan kasih sayang seorang ibu sang bocah imut itu pun menikmati penerbangan Jakarta-Batam.

 

Foto/teks. Dalil Harahap/Batam Pos

Pengemis Menginap di Hotel

0
Razia pengemis dan anak jalanan. Pengemis ini didapati menginap di hotel. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kecamatan Karimun, kemarin (12/12) pagi melakukan razia terhadap para anak jalanan dan pengemis di wilayah Kecamatan Karimun bersama dengan pihak Polsek Balai, TNI AL, Satpol PP dan Dinsos Karimun.

“Keluhan masyarakat terhadap aksi para anak jalanan maupun pengemis sudah cukup meresahkan. Makanya, dilakukan razia pagi hari. Sebelumnya razia malam hari tapi tidak nampak mereka,” jelas Camat Karimun, Arpan.

Dari hasil razia tersebut, terjaring 10 anak jalanan termasuk wanita, tiga orang tua pengemis yang biasa melakukan aksinya di beberapa titik. “Yang cukup mencengangkan, pengemis ini menginap di hotel. Telepon genggamnya cukup canggih, berbagai alasanpun disampaikan mereka,” ungkapnya.

Masih kata Arpan, pihaknya hanya merealisasikan keluhan warga. Sedangkan proses pemulangan maupun pendataan ada di Dinas Sosial Karimun. Para anak jalanan maupun pengemis ini diserahkan ke Dinsos Karimun untuk dipulangkan ke daerah asal.

“Saya sudah laporkan ke Bupati Karimun. Intinya bagaimana kota Tanjungbalai Karimun bersih dari anak jalanan maupun pengemis. Walaupun mereka musiman datang ke Karimun, termasuk warga kita yang menjadi pengemis,” ujarnya.

Sementara salah satu anak jalanan Aldo mengungkapkan, bahwa dirinya baru datang dari Batam untuk menjumpai teman-temannya yang ada di Karimun. “Main-main sajalah bang, tapi kena razia. Disuruh pulang saya, yang pulanglah, apalagi,” komentarnya.

Pantauan di lapangan, para pengemis dan anak jalanan yang terjaring razia dikumpulkan di halaman Kantor Satpol PP Karimun untuk pendataan. Kemudian, dilanjutkan proses pemulangan oleh Dinsos Karimun. “Sudah sering kamilakukan razia, mau tidak mau kita pulangkan ke daerah asal. Yang jelas mereka ada alamatnya, “‘ kata Plt Kepala Dinas Sosial Karimun Syahruddin. (tri)