Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12636

PLN Bangun PLTMG 20 Mega Watt

0

batampos.co.id – Manajer PLN Rayon Natuna Dwi Ristiono mengatakan, PLN akan bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Natuna, targetnya tahun 2019. Rencana pembangunan PLTMG ini kata Ristiono, menyesuaikan master plan yang sudah diselesaikan PLN tahun lalu. Lokasinya tetap di kawasan Penarik.

“PLTMG yang direncanakan ini kapasitasnya 20 Mega Watt. Dalam waktu dekat ini saya akan berkoordinasi lanjutan bersama Pemerintah Daerah,” kata Risdianto baru-baru ini.

Rencana pembangunan PLTMG ini kata Risdianto, akan menjadi titik beban akan tumbuh dan akan menyerap sumber daya listrik, berdasarkan analisanya. Namun PLN akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait tata ruang wilayah wilayah. Karena dalam pembangunan PLTMG 20 Mega Watt dibutuhkan lahan seluas lima hektare.

Untuk status lahan, PLN juga akan berkoordinasi bersama pemerintah daerah. Karena dalam aturannya dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, pemerintah daerah memiliki kewenangan membebaskan lahan untuk PLN sebagai investasi.

“PLTMG ini ditargetkan tahun 2019. Jika sudah beroperasi, tentu kemampuan daya melebihi. Kebutuhan listrik untuk investasi swasta di daerah sudah tidak ada masalah,” jelas Risdianto.

Risdianto menyatakan optimis dalam rencana pemerintah bangun PLTMG di Natuna. Hal ini untuk menjawab program pemerintah percepatan pembangunan di perbatasan ini.
Bahkan tahun 2017 ini sambung Risdianto, beberapa pulau di Natuna sudah mendapat penambahan mesin pembangkit dalam program 35 ribu Mega Watt. Di antaranya ditempatkan di pembangkit Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat, Pian Tengah, Pulau Midai, Sedanau dan Pulau Laut.

Pulau-pulau yang mendapat tambahan mesin pembangkit ini akan menyala 24 jam. Sekarang masih 14 jam. Karena akan dievaluasi surplus pemakaian daya. Tahun 2018, PLN akan meningkatkan pola operasi. (arn)

Pelabuhan SBP Dipadati Penumpang

0
Ratusan penumpang saat tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Senin (25/12). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2018, Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP) telah dipadati penumpang sejak beberapa hari yang lalu. Tidak terkecuali pada saat perayaan Natal, Senin (25/12) kemarin.

Kepala Pos (Kapos) Pelabuhan SBP KSOP Kelas II Tanjungpinang, Sutrisno mengatakan bahwa kepadatan penumpang telah terjadi sejak Jumat (22/12) lalu. Menurutnya, pada hari libur ini terjadi lonjakan penumpang hingga 100 persen dari hari biasanya.

“Kalau hari biasa itu sekitar 2.500 sampai 3.000 penumpang. Tapi kalau hari libur ini bisa mencapai 5.000 penumpang per harinya atau bahkan bisa lebih,” ujarnya saat ditemui di Pelabuhan Domestik SBP, Senin (25/12) kemarin.

Menurut Sutrisno, kepadatan penumpang ini akan terus berlangsung hingga memasuki tahun baru mendatang. Sebagian besar dari para penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Domestik SBP adalah tujuan Kota Batam dan diikuti oleh beberapa daerah lainnya.

“Banyaknya penumpang dengan tujuan Batam juga diimbangi dengan kapal yang ada. Karena tiap sebentar ada terus kapal tujuan Batam sampai jam setengah enam,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga akan terus memantau kondisi cuaca yang dikirmkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika (BMKG) Kota Tanjungpinang. Pihaknya juga akan melarang kapal untuk berangkat jika kondisi cuaca memburuk.

“Kalau untuk pelayaran ke Batam masih aman. Jika gelombang tinggi, kita akan melarang kapal untuk berangkat dan memperhatikan keselamatan penumpang,” bebernya.

Sementara itu penumpang dengan tujuan Batam, Rosna mengatakan bahwa liburan akhir tahun ini ia bersama dengan suami dan tiga orang anak. Ia memilih pergi liburan ke Batam karena banyak tempat rekreasi dan terjangkau dalam segi biaya.

“Kalau ke Batam untuk tiket sekitar Rp. 60 ribu. Jadi masih terjangkau. Lagipula di Batam juga ada keluarga juga yang mau dikunjungi,” ujar warga Kijang ini.

Rencananya, ia akan berlibur ke Batam hingga usai tahun baru mendatang. Pasalnya, libur akhir tahun ini juga bertepatan dengan libur anak sekolah. Sehingga, ia bisa berlibur dengan seluruh anggota keluarganya.

“Karena kebetulan anak libur sekolah, jadi suami ambil cuti. Kami merayakan tahun baru di Batam nanti,” imbuhnya. (cr1)

Pria Asal Jombang Ditemukan Tewas di Batam

0
Kompol Oji Fahroji saat mau evakuasi mayat laki laki yang tewas di Tamab wijaya, Seiharapan, Sekupang

batampos.co.id – Mayat laki 57 atas nama Nur Jasmin asli Jombang, Jawa Timur warga Ruli Kampung Agas,  Seiharapan,  Sekupang ditemukan tewas, Selasa (26/12/2017) pukul 06.30 Wib.

Warga mendapati Jasmin dalam kondisi telungkup di Taman Wijaya,  Seiharapan,  Sekupang.

Tiada tanda kekerasan yang ditemukan.

Awalnya, warga mengira ia tertidur. Rupanay saat dipegang tubuhnya terasa hangat.

Menemukan ia tewas, warga segera lapor ke Polisi.

Barang-barang ditemukan di lokasi ialah ponsel, dua botol kecil minyak urut dan alat alat urut

“Selanjutnya jasad jasmin dibawa ke rumah sakit bayangkara Polda di Nongsa,” ujar Kapolsek Sekupang, Oji Fahroji. (ali)

Dua Hari, 4.284 Orang Menyeberang ke Batam

0
Penumpang yang tiba di pelabuhan ASDP Tanjunguban,
Kecamatan Bintan Utara kabupaten bintan, Senin (25/12) kemarin. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (asdp) Tanjunguban mencatat terjadi peningkatan penumpang maupun kendaraan yang menyeberang ke Batam dari Tanjunguban selama libur natal. Bila dibandingkan tahun lalu, jumlah penumpang dan kendaaan yang menyeberang ke Batam melalui pelabuhan asdp Tanjunguban telah mengalami peningkatan sekitar 5 persen.

“Sabtu kemarin meningkat sektar 5 persen jika dibandingkan tahun lalu. Terus Minggu justru menurun dibandingkan tahun lalu. Sama pagi (senin) ini sepi, peningkatan penumpang dan kendaraan justru terjadi sore hari ini (kemarin). Sudah terlihat banyak yang akan menyeberang ke Batam. Rata-rata wisatawan lokal yang datang untuk menghabiskan liburan di Bintan,” ujar Supervisor ASDP Tanjunguban Asuni kepada Batam Pos Senin (25/12) siang.

Seperti Sabtu (23/12) lalu, tercatat sekitar 2.045 orang menyeberang ke Batam, sedangkan tahun lalu sekitar 970 orang penumpang. Lalu Minggu (24/12) lalu, tercatat 2.239 orang menyeberang ke Batam, sementara pada tahun lalu sekitar 1.931 orang. Sehingga dalam dua hari total penumpang yang menyeberang dari Tanjunguban ke Batam sekitar 4.284 orang.

Sedangkan jumlah sepeda motor yang menyeberang dari Tanjunguban pada hari Sabtu (23/12) mengalami peningkatan dari tahun lalu, yakni 246 sepeda motor menjadi 423 sepeda motor. Minggu (24/12), jumlah sepeda motor justru menurun dari sekitar 415 unit sepeda motor menjadi 350 unit sepeda motor.

Mobil pribadi yang menyebrang dari Tanjunguban ke Batam pada Sabtu (23/12) mengalami peningkatan dari 144 menjadi 275 unit mobil, sedangkan hari Minggu (24/12) mengalami penurunan dari 262 unit menjadi 199 unit mobil pribadi.

“kami hanya mencatat data kendaraan baik sepeda motor dan mobil serta penumpang yang menyeberang ke Batam saja, sedangkan dari Batam ke Tanjunguban, pihak asdp Batam yang mencatat,” terangnya.

Asuni juga mengatakan, jumlah trip juga mengalami peningkatan dari tahun lalu, yang rata-rata 10 trip per hari menjadi 12 hingga 13 trip per hari. Sedangkan armada yang dikerahkan untuk transportasi selama natal dan tahun baru 2018, Asuni mengatakan masih tetap empat kapal roll on roll off (roro).

Selain hal itu, ia memperkirakan, lonjakan kendaraan dan penumpang akan kembali terjadi pada tanggal 1 Januari 2018 karena banyak warga Batam yang telah menyeberang ke Tanjunguban pada tanggal 31 Desember 2017 untuk meghabiskan liburan sekaligus merayakan pergantian tahun di sejumlah objek wisata baik di bintan maupun Tanjungpinang.

“Wisatawan lokal ini diperkirakan akan kembali pada tanggal 1 atau 2 Januari 2018,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Pos Pelayanan ASDP Tanjunguban AKP Paino kepada Batam Pos mengatakan, sejauh ini jumlah penumpang yang datang dan meninggalkan Tanjunguban tidak jauh beda. Ia mencatat, seperti Minggu kemarin sebanyak 1.655 orang datang dari Batam ke Tanjunguban sedangkan penumpang yang kembali ke Batam sekitar 1.480 orang.

“Sebagian kecil menginap, namun kalau dilihat penumpang yang datang bukan pemudik natal melainkan wisatawan lokal yang berlibur ke Bintan, karena sebagian besar pulang pada hari yang sama. untuk hari ini belum ada datanya karena masih didata,” katanya.

Sejauh ini jadwal penyeberangan masih normal, belum ada penambahan sampai malam hari. “Masih sampai jam 6 sore. Mungkin nanti tanggal 31 atau 1 januari bisa jadi membeludak, mungkin ditambah tapi lihat syahbandar juga kalau cuaca buruk bisa jadi tak diizinkan berlayar,” katanya.

Pantauan Batam Pos di lapangan, arus kendaraan dan penumpang yang akan menyeberang ke Batam dari Tanjunguban masih normal, namun sebaliknya jumlah penumpang dan kendaraan yang datang dari Batam ke Tanjunguban mengalami peningkatan meski belum sepadat Hari Raya Idul Fitri. (cr21)

Polisi Kembali Tangkap Satu Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong

0
Anggota Polisi membopong salah satu tersangka pembobol rumah kosong saat ekspos di Mapolsek Sagulung, Sabtu (23/12). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Jajaran Polsek Sagulung berhasil menangkap Azani (40), satu pelaku komplotan pembobolan rumah dan ruko yang kerap kali beraksi di wilayah Batam. Pelaku terpaksa ditembak lantaran melakukan perlawanan saat hendak di tangkap di kawasan Kijang Timur, pada Kamis lalu (21/12).

Azani sendiri merupakan salah satu pelaku dari komplotan Sataria (36), Natalyadi Pohan (42), Adi (46), dan Nafiri (28) yang sebelumnya ditangkap jajaran Polsek Sagulung. Setiap beraksi, mereka tidak segan-segan melukai dan mengancam korbannya dengan senjata tajam yang dibawa.

“Mereka ini adalah residivis kambuhan, semuanya sudah pernah masuk penjara. Yang terakhir kita tangkap Azani, di kawasan Kijang,” kata Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto, Sabtu (23/12).

Hendrianto menuturkan, selain tidak segan-segan melukai korbannya, mereka juga melakukan penyekapan terhadap korbannya. Dimana setelah beraksi, mereka mengikat dan menyekap korbannya, kemudian mereka membawa korban dan membuang ditengah jalan.

“Yang terakhir kemarin mereka beraksi di Ruko Buana mas Sagulung, korbannya disekap dan ditinggalkan di tengah jalan di wilayah Tiban,” kata Hendrianto.

Dari pengakuan pelaku kepada polisi, mereka sudah melakukan aksi serupa sebanyak 10 kali di sejumlah wilayah di kota Batam. Dimana tujuh diantaranya di wilayah Batamkota, tiga di daerah Lubukbaja dan satu kali di wilayah Sagulung.

“Mereka mengincar rumah dan ruko kosong di wilayah Batam. Setiap beraksi, mereka selalu komplotan. Kawanan ini biasanya beraksi tujuh orang,” katanya.

Dari lima kawanan pelaku yang diamankan, polisi masih mengejar dua rekan lainnya, diantaranya Do, dan Iw. Ketiganya masih dalam pengejaran jajaran Polsek Sagulung. “Kami masih kembangkan kasusnya, dua pelaku masih DPO,” kata Hendrianto.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario merah, satu buah gitar, enam buah handphone, satu parang, dua obeng, dua Tv, satu kamera Canon dan satu unit Apliyer warna hitam.

“Setiap beraksi, mereka selalu membongkar paksa rumah incarannya menggunakan linggis. Kami masih kembangkan dan mengejar pelaku lainnya,” kata Bonar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ke lima pelaku dijerat pasal 365 mengenai pencurian dengan kekerasan dan diancam hukuman sembilan tahun penjara. (ali)

LAZ Masjid Raya Batam Gelar Khitanan Anak Saleh

0
Kepala Kementrian Agama Kota Batam Erizal Abdulah (dua kiri) bersama Direktur Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Raya Batam Syarifuddin (kanan) meninjau pelaksanaan khitanan anak sholeh yang diselenggarakan LAZ di Masjid Raya Batam, Senin (25/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Raya Batam menggelar kegiatan Khitanan Anak Saleh (KAS). Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 23-25 Desember ini, berhasil mengkhitankan 130 anak tidak mampu yang tersebar di Batam.

Direktur LAZ MAsjid Raya Batam, Syarifuddin mengatakan kegiatan khitanan ini digelar ditiga tempat terpisah yakni Masjid Baitul Ullum yang berlokasi di Jodoh sebanyak 30 anak, dilanjutkan Pulau Ngenang 20 anak, dan terakhir Masjid Raya 80 anak.

“Jadi total ada 130 anak yang berhasil di khitan tahun ini,” kata dia disela-sela acara, Senin (25/12).

Ia mengatakan KAS ini bisa terlaksana berkat sedekah, zakat yang telah diberikan kepada LAZ Masjid Raya Batam. Ia berharap anak yang dikhitan tahun ini bisa menjadi anak yang saleh ke depannya.

“Untuk penyemangat kami juga memberikan anak-anak bingkisan dan uang transpor mereka,” sebutnya.

Dia mengungkapkan acara KAS ini merupakan kali kedelapan yang digelar LAZ Masjid Raya Batam. Ia berharap tahun depan semakin banyak lagi anak-anak yang tidak mampu bisa mengikuti KAS ini.

Ia menambahkan, KAS sengaja dilakukan saat libur sekolah. Hal ini memberikan kemudahan bagi anak untuk beristirahat di rumah selama masa penyembuhan. Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan lancar.(cr17)

Ribuan Umat Kristiani Ikuti Perayaan Ibadah Natal

0
Umat Kristiani melaksanakan ibadah pagi pada hari Natal di Gereja Santo Petrus Lubukbaja, Senin (25/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ribuan umat kristiani mengikuti ibadah perayaan natal di Gereja St. Petrus, Lubukbaja, Batam, Senin(25/12) pagi. Ibadah berlangsung khidmat dan penuh kedamaian begitu terlihat jelas sejak acara berlangsung pukul 08.00 WIB. Jemaat datang dengan berpakaian rapi serta rasa sukacita menyambut natal. Senyum mereka begitu tergurat di wajah mereka saat memasuki gereja.

Kepala Paroki (Pastor Paroki) RD. Fransiskus Tatu Mukin Pr mengatakan selain di dalam gereja, jemaat juga memenuhi hingga di teras gereja, di bawah tenda jemaat tetap khusuk beribadah. Perayaan kali ini mengangkat tema hendaklah damai sejahtera kristus memerintah dalam hatimu.

“Di hari kelahiran Yesus Kristus ini, semua umat berharap damai untuk dunia, tak terkecuali di Kepri yang kita cintai ini. Bersatu, damai agar semuanya indah,” kata dia usai pelaksanaan ibadah.

Ia menyampaian setiap umat agar bisa menjaga kerukunan berbangsa dan bertanah air Indonesia. Semua mahkluk bisa hidup berdampingan dan hidup dipenuhi rasa damai.

“Semuanya penuh pesan damai,” sebutnya.

Ia menambahkan ibadah akan dilanjutkan di sore hari. Menurutnya jumlah jemaat yang akan hadir pada ibadah natal juga akan sama dengan pagi ini. “Masih ribuan yang akan beribadah,” RD. Fransiskus Tatu Munkin Pr.

Diluar gereja tampak polisi juga memperketat penjagaan. Dengan melibatkan pengurus gereja dalam membantu pengamanan. Salah satu petugas dari Polsek Lubukbaja, Bripka Icuk Sugiarto menyebutkan sejumlah personil dari Polda Kepri sebelumnya telah melalukan penyisirkan di beberapa tempat ibadah termasuk gereja St. Petrus.

Untuk menjamin keamanan selama ibadah berlangsung, di luar gereja terlihat beberapa personil polisi yang berjaga mengamankan perayaan natal.

Salah satu personil Polsek Lubukbaja, Bripka Icuk Sugiarto mengatakan personil yang ada saat ini memastikan pelaksanaan bisa berjalan lancar hingga akhir nanti. Sebelum pelaksanaan pihaknya telah melakukan pengecekan sekita lokasi gereja.

“Sejauh ini semua aman,” kata Icuk.

Ia menyebutkan untuk pengamanan di St Petrus Lubukbaja ada tujuh personil polisi yang bertugas. Keberadaan kamera pemantau yang berada di sekitar gereja dinilai juga memberikan kemudahan kepolisian dalam mengamankan perayaan natal.

Hal serupa juga terlihat di Gereja Kerahiman Ilahi yang berada di Tiban, Sekupang. Ratusan umat kristiani terlihat memadati gereja untuk beribadah. Beberapa personil polisi juga terlihat berjaga-jaga mengamankan ibadah.

Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fharoji mengatakan ibadah natal berlangsung dengan aman dan terkendali. Umat kristiani khidmat mengikuti ibadah mulai dari malam sebelum perayaan natal.

“Semua terkendali dan bebas dari gangguan,” sebutnya.(cr17)

Cullinary Night VIII STIE Ibnu Sina

0
Pengunjung menikmati makanan yang dijajakan oleh Mahasiswa Ibnu Sina pada acara bazar makanan, Jumat (22/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ratusan mahasiswa Ibnu Sina memeriahkan acara STIE Cullinary Night VIII, di halaman STIE Ibnu Sina, Jumat (22/12). Acara ini merupakan praktek mata kuliah kewirausahaan dari Mahasiswa Manajemen 2A dan 2B.

Ketua Panitia, Samsul Adi Bakti mengatakan ada delapan kelompok wirausaha yang memiliki stand masing-masing dan semuanya berjualan makanan. Semua biaya seperti modal adalah berasal dari mahasiswa. Tentunya sesuai dengan prinsip wirausaha, mereka juga harus mendapatkan untung dari hasil jualan ini.

“Kami dibebaskan menjual apa saja. Yang terpenting adalah menyusun proposal anggaran dan pada akhirnya mempresentasikan hasil jualan ini kepada dosen nantinya,” kata Samsul.

Sementara itu, Dosen Pengampu Kewirausahaan, Dr Sudianto mengatakan praktek wirausaha ini adalah wajib bagi mahasiswa. Setiap semester selalu diadakan.

“Dengan harapan praktek ini bisa mengasah jiwa wirausaha mahasiswa dan ke depan mereka bisa membuka lapangan pekerjaan sehingga bisa mengurangi angka pengangguran,” kata Sudianto.

Melalui praktek ini pula, Mahasiswa akan mendapatkan nilai. Untuk penilaiannya terdiri dari kerapian, kekompakkan, kebersihan dan ketersediaan menunya.

“Jadi sebelumnya mereka mengajukan proposal, kita check kembali apakah barang jualan mereka sudah sesuai dengan proposal yang diajukan,” jelasnya.

Setelah praktek ini, kata Sudianto. Mahasiswa selanjutnya harus membuat laporan hasil jualan. Dengan begitu, mereka bisa menjadi wirausaha sebenar-benarnya.

“Seperti yang saya sampaikan, dengan harapan mereka tidak berhenti di sini. Mereka bisa menjadi entrepreneur dan membuka lapangan pekerjaan tentunya sehingga dapat menggerakkan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, melalui praktek ini STIE Ibnu Sina tidak hanya mempersiapkan mahasiswanya menjadi karyawan, tapi juga menghasilkan karyawan lewat tangan-tangan entrepreneur muda, terlihat dari produk-produk inovatif mahasiswanya yang berjejer rapi di halaman kampus tersebut. (cr18)

Libur Panjang, Sejumlah Hotel di Batam Padat

0
ilustrasi

batampos.co.id – Perayaan Natal yang juga berdekatan dengan Tahun Baru, menjadi ajang libur panjang sebagian besar warga. Sebab, tak sedikit yang memanfaatkannya dengan mengambil cuti, maupun pihak sekolah dan pihak lainnya yang memakai rentang waktu tersebut sebagai hari berlibur.

Meski Batam berada di lokasi strategis yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, tapi kota ini tak hanya sebagai tempat transit karena masih dipadati kunjungan domestik maupun wisman. Terbukti dari sejumlah hotel berbintang yang ada di Batam, padat hingga tahun baru.

Cluster marketing communication manager Harris Hotel Batam, Dila Bachmid mengaku mengalami peningkatan di libur Natal dan Tahun Baru. “Hari ini (kemarin,red) full hingga beberapa hari ke depan,” ujar Dila, Senin (25/12).

Dengan alasan libur panjang, tamu yang menginap di hotel Harris Batamcenter ini justru lebih didominasi wisatawan domestik.

“Perbandingannya sekitar 70 banding 30 persen,” sebutnya.

Ia berpendapat, warga di Batam ataupun dari kabupaten/kota di Kepri memilih memanfaatkan liburan hemat bersama keluarga.

“Kebanyakan keluarga. Apalagi di kesempatan ini, banyak kejutan yang kita sediakan untuk tamu, sempena Natal dan Tahun Baru,” terang Dila.

Sahid Hotel & Convention Batamcenter juga demikian. Hotel bintang tiga ini full saat Natal. Namun kepadatan tamu diakui marketing communication executive Sahid Hotel & Convention Batamcenter, Try Sam Suri, lebih didominasi tamu dari luar (wisman).

“80 persen dari luar. Mayoritas dari Singapura,” jelas Suri.

Tidak hanya Batamcenter, sejumlah hotel di Nagoya pun padat. Seperti Nagoya Hill Hotel Batam, mengalami peningkatan pengunjung yang datang dari luar kota Batam.

“Padat, hampir 70 persen kamar terisi,” kata admin koordinator Nagoya Hill Hotel, Jesicha.

Semetara di Grands i Hotel Nagoya melalui sekretarisnya, Renny mengaku, sejak awal Desember sudah terjadi peningkatan jumlah tamu yang menginap. “Peningkatannya menunjukkan grafik naik terus hingga akhir tahun ini,” tuturnya.

Hal ini senada diungkapkan sekretaris persatuan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) Batam, Tarigan. Ia menyebutkan, kunjungan tamu hotel akan meningkat sehari sebelum hari H.

“Seperti Natal, padatnya mulai kemarin (24/12). Hari ini mulai berkurang, dan besok rata-rata check out,” paparnya.

Lanjut Tarigan, kepadatan kembali terjadi untuk malam 30 dan 31 Desember (Tahun Baru).

“Sekarang saja reservasinya sudah mulai banyak. Dan memang tamu hotel di batam didominasi dari Singapura dan Malaysia,” tambahnya.

Soal harga, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana pihak hotel bersama-sama menaikkan harga penginapan di hari-hari besar atau libur panjang.

“Tapi sekarang kami tidak berani lagi. Harga yang dipakai cenderung masih harga standar karena untuk menarik jumlah kunjungan wisatawan itu sendiri,” pungkas Tarigan. (nji)

Libur Natal, Pantai Melayu Diserbu Pengunjung

0
Warga memadati Pantai. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id  – Pantai Melayu mulai dipadati pengunjung pada libur Natal, Senin (25/12) pagi. Pengunjung berdatangan dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua. Bahkan tidak sedikit pula yang memakai jasa angkutan umum.

Adrian, salah seorang pengunjung datang bersama istri dan dua anaknya. Ia mengatakan hanya ingin memanfaatkan waktu libur untuk berlibur bersama keluarga. Apalagi, pekan ini anak-anaknya juga masih menikmati libur panjang sekolah.

“Mumpung hari ini libur, anak-anak juga masih libur sekolah,” kata Adrian.

Lian, pengunjung lain mengaku memanfaatkan momentum cuti bersama setelah sebelumnya merayakan Natal bersama keluarganya. Cuaca di sekitar Pantai Melayu sendiri cerah dan cukup panas. Pengunjung pun terlihat terus bertambah.

“Tadi jam 08.00-an sudah di sini biar enggak panas, ternyata sudah ramai,” kata Lian ditemani suami dan tiga anaknya.

Sebagai tempat tujuan wisata yang terkenal dikalangan wisatawan, pantai yang terletak di Balerang ini dihubungkan dengan jembatan Balerang. Pantai ini termasuk kedalam pantai dengan kondisi yang tertata rapi untuk tempat wisata.

Pantai Melayu juga menyediakan fasilitas yang cukup. Diawali dengan taman yang terdapat di sepanjang pantai dan juga trotoar untuk wisatawan yang ingin menghabiskan waktunya dengan beristirahat dan mengelilingi pantai dengan nyaman.

Terdapat kedai-kedai yang menyediakan makanan dan minuman untuk wisatawan yang menghabisakan waktu liburanya.

Untuk Anda yang suka dengan olah raga pantai, maka Pantai Melayu menyediakan penyewaan banana boat. Selain jalan-jalan disepanjang garis pantai, pengunjung juga bisa menikmati keindahan pulau-pulau kecil yang ada disekitar pantai. (rng)