Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 12669

Perhatikan Tanda Ini

0

 

Petugas bagian operator jaringan gas (jargas) Perusahaan Gas Negara (PGN), Rahmat Hidayat, 30, mengedukasi pelanggan untuk mengetahui kebocoran pada instalasi pada meteran dan pengaturan volume tekanan gas serta cara membacanya di rumah makan Bude Wiwik Bakeri milik Arif 56, di Perumahan Buana Raya, Sagulung, Kamis (23/11).

Arif mengatakan, pemakaian gas PGN ini lebih hemat dan praktis, lebih hemat apa lagi untuk usaha rumah makan miliknya.

Perusahaan Gas Negara memiliki 4001 pelanggan pada tahap satu dalam 16 perumahan di Batam.

Foto/ Teks: Dalil Harahap/Batam Pos

 

Menpar Arief Yahya Apresiasi Kecepatan dan Kesigapan Industri Pariwisata Bali

0

Begitu pagi tadi, pukul 07.15 WITA, Senin 27 November 2017, diumumkan oleh otoritas bandara bahwa Ngurah Rai International Airport ditutup hingga 18 jam ke depan, industri pariwisata Bali cepat melaporkan perkembangan lapangan.

Persis seperti yang pernah dirapatkan dengan Menpar Arief Yahya di BPPD Bali lalu, bahwa industri siap dengan skenario jika bandara tutup. Wisatawan yang terimbas, karena cancellation pesawat, tidak ada flight ke luar Bali, diberikan free akomodasi 1 malam, dan selanjutnya hanya berbayar 50% saja.

“Bagus! Cepat, dan beginilah seharusnya tanggap darurat industri perhotelan di Bali. Jangan berhitung untung rugi dulu, melayani customers yang sedang panik dan tidak bisa terbang pulang, itu jauh lebih penting,” kata Arief Yahya.

Sebenarnya, Menpar Arief punya hitungan yang jika itu dilakukan industri, dampak ke depannya akan sangat bagus buat Bali. Mereka, para travellers itu akan sangat fanatik, loyal, setia dengan Bali. Nama Bali akan semakin harum di mata wisatawan di seluruh dunia.

“Tapi sudahlah, kita melayani mereka sebagai sesama umat manusia saja, dengan cara-cara kemanusiaan, humanisme saja. Tidak elok berbincang bisnis di tengah suasana gaduh bencana,” ucap Arief Yahya.

Menteri asli Banyuwangi ini mengajak industri untuk berpikir mega. Jika kita memberikan sesuatu, Tuhan tidak tidur. Tuhan akan membalas berlipar-lipat, entah dari mana asal muasal datangnya. “Kita berempati, seandainya itu terjadi dan menimpa kita dan keluarga! Lalu hotel, industri, dan pemerintahnya membantu secara tulus, menjamin suasana nyaman, itu sangat bermakna dan dalam!” jelasnya.

Saat memimpin rapat TTC Tim Crisis Center di Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin pagi, Arief Yahya lega menerima laporan dari Bali Tourism Hospitality (BTH) —istilah lain dari Crisis Center Kemenpar—. Dengan terbata-bata, Menpar Arief pun mengucapkan terima kasih pada para pengusaha pariwisata di Bali.

BTH telah disiapkan bus-bus kecil berkapasitas 12 orang siap membantu wisatawan dari Bandara Ngurah Rai untuk kembali hotel. Industri perhotelan Bali memberikan kemudahaan dengan tarif 1 night free dan diskon 50% untuk hari berikutnya kepada wisatawan yang terkena cancel atau yang ingin extend.

Keputusan itu sangat meringankan bagi wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus) yang tidak bisa terbang karena bandara tutup. “Tidak bisa pulang itu bukan kemauan mereka! Juga bukan keinginan kita. Ini karena alam,” kata Arief Yahya.

Pelaku usaha (industri) pariwisata di Bali mulai memberikan bantuan kemudahan kepada wisatawan yang terkena pembatalan atau cancelation karena ditutupnya Bandara Ngurah Rai Bali sejak Senin pagi, pukul 07.15 WITA (27/11) akibat terkena dampak erupsi Gunung Agung.

Untuk meringankan beban psikologis wisatawan, pelaku usaha biro (industri) perjalanan wisata (BPW) Bali telah menerjunkan para petugasnya untuk melakukan pendampingan kepada wisatawan hingga mereka memutuskan apakah tetap berlibur di Bali; melanjutkan ke destinasi lain; atau memutuskan untuk pulang.

Selain itu telah disiapkan 15 shelter atau assembly point untuk wisatawan yang terkena cancel agar tidak merasa bosan dan tetap nyaman selama extend di antaranya : Grand Inna Bali Beach Hotel, ITDC Nusa Dua, Krisna Oleh-oleh Sunset Road, Krisna Wisata Kuliner, Taman Ayu, Bali Bird Park, Bali Adventure Tours, Bali Safari and Marine Park, Desa Wisata Kertalangu, True Bali Experience, Bencingah Puri Ubud, Pod Chocolate, Taman Sari, Ubud Adventure Center, Pod Chocolate Cafe Sunset.

TTC Tim Crisis Center atau Bali Tourism Hospitality (BTH) juga melaporkan, masing-masing perusahaan maskapai penerbangan telah bergerak cepat dalam menangani penumpang yang cancel di antaranya ada yang memberikan penginapan hotel bagi penumpang yang terpaksa extend. Ada yang memberi uang, seperti dilakukan Jet Star, sebesar Rp 150.000 kepada penumpang yang terkena cancel.

Untuk menghindari kekecewaan, bagi penumpang yang akan berangkat dari Jakarta menuju Bali, disarankan untuk dialihkan ke Bandara Djuanda Surabaya kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menggunakan bus penjemputan yang sudah siap mengantarkan penumpang ke Bali.

Pengurusan Visa
Kemudahan dalam pengurusan visa juga diberikan petugas Imigrasi Bali. Sebanyak 8 wisatawan mancanegara (wisman) terdiri; 1 wisman dari Amerika Serikat, Perancis, Jerman, dan 4 wisman Rusia siang itu telah mendatangi counter pelayanan imigrasi untuk memperpanjang masa visa mereka yang habis hari ini, dan oleh petugas langsung diperpajang.

Sebelumnya Menpar Arief Yahya telah menghimbau industri penerbangan dan perhotelan di Pulau Bali memberikan diskon khusus kepada wisatawan menyusul adanya kenaikan aktivitas vulkanik Gunung Agung sejak Sabtu (25/11). Pasalnya, kenaikan aktivitas vulkanik Gunung Agung di Bali telah menyebabkan penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai pukul 07.15 WITA hingga 18 jam ke depan.

Menpar Arief Yahya meminta semua pihak maklum dan memastikan semua penumpang yang terkena pembatalan penerbangan dan terpaksa check-in kembali di hotel-hotel diberikan diskon khusus hingga 50% dan mempermudah mengurus visa bagi wisatawan yang mau habis masa tinggalnya tanpa dikenakan biaya.

“Yang di Lombok juga sama ya?” harap Menpar Arief.

Kepada maskapai LCC low cost carrier, diharapkan tidak mengenakan flight cancellation charge atau rescheduling charge. Apabila visa turis sudah kedaluarsa, otomatis diberi perpanjangan 1 bulan.

“Tolong ya? Ini penting,” ungkapnya.

Menpar Arief Yahya juga menghimbau, pengelola bandara (airport) harus terus meng-update informasinya terkait buka/tutup Bandarara serta kesiapan Bandara melayani wisatawan khususnya Bandara Ngurah Rai, Lombok, dan Bandara Banyuwangi. (*)

Anak Karimun Hobi Dunia Modeling

0
Risna Seprina menjadi ikon promo BPR Busana Arta Mulia. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.idAnak-anak Karimun, mulai tingkat pelajar hingga remaja cukup antusias di dunia modeling yang terus bermunculan untuk mengasah bakat dan mengukir prestasi di atas catwalk. Salah satunya Risna Seprina siswi kelas VII SMPN 1 Karimun, anak pasangan dari Rustam Abdul Gani dan Andriani. 

Gadis berkulit sawo matang ini, sejak kecil mempunyai hobi modeling dan sudah tidak asing lagi untuk berlengak lengok di atas catwalk. Berbagai even terus diikuti, baik di Karimun maupun di luar Karimun. Dengan suka duka yang dilalui, tetap terus jalan untuk tampil diatas catwalk. Dan pada Sabtu (25/11) lalu salah satu Bank BPR Buana Arta Mulia mengadakan fashion compotition dalam rangka hari jadi ke 8 di gedung Nasional Tanjungbalai Karimun.

Kesempatan tersebut, tidak disia-siakan dengan meraih juara pertama untuk kategori busana casual dan pesta glamour. Dan sekaligus dijadikan sebagai ikon promo di BPR Buana Arta Mulia.

Alhamdulillah, berkat dukungan kedua orangtua saya berhasil terpilih menjadi ikon promo di bank BPR Buana Arta Mulia di Karimun ,” ungkap Risna Seprina.

Dengan meraih juara pertama, dirinya tidak akan sampai disini saja. Namun, terus akan mengikuti perlombaan fashion show baik di Karimun maupun diluar yang tetap berlatih secara otodidak. Akan tetapi, tetap mengutamakan dunia pendidikan bisa dibarengi dengan mengasah hobi modeling sejak kecil. Sehingga, keduanya bisa mengukir prestasi.

Walaupun segudang prestasi sudah diraihnya, seperti Juara Umum Avione ditahun 2013, Juara kedua Wajah Pesona Indonesia, Juara tiga Touch of Batik Indonesia Model ditahun yang sama yaitu 2016 lalu. Serta pernah menjadi finalis duta Batik Kepri di kota Batam pada tahun 2017 ini dan berbagai prestasi dunia modeling sudah dilewati.

”Harapan saya agar Pemkab Karimun terutama Dinas Pariwisata, lebih memperhatikan anak-anak yang berbakat di dunia modeling. Supaya bisa membuat even-even fashion show di Karimun ini,” harapnya.

Sehingga, bisa melahirkan modeling-modeling yang berasal dari Karimun. Dan dirinya, suatu saat nanti bisa mewakili kabupaten Karimun menjadi duta Karimun ditingkat Nasional dalam even modeling. Dengan demikian, dapat mengharumkan nama kota kelahirannya, serta membuktikan kepada kedua orangtua bahwa hobi bisa mengukir prestasi dengan tidak meninggalkan dunia pendidikan. (tri)

Anugerah Pesona Indonesia 2017 untuk Riau

0

Provinsi Riau berhasil menjadi juara umum Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 pada pada Sabtu, (25/11) malam.

Provinsi yang terkenal dengan julukan homeland of melayu itu, berhasil meraih tujuh Anugerah API. Ketujuh penghargaan itu adalah, Makanan tradisional terpopuler Bolu Berendam Indragiri Hulu, Situs Sejarah terpopuler Istana Siak Kabupaten Siak, tempat berselancar terpopuler Bono Kabupaten Pelalawan.

Riau juga mendapatkan jawara Atraksi Budaya Terpopuler Bakar Tongkang Kabupaten Rokan Hilir, Festival Pariwisata terpopuler, Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi, minuman tradisional terpopuler Laksamana mengamuk dan Objek Wisata belanja terpopuler, Pasar Bawah, Pekanbaru.

Anugerah Pesona Indonesia itu diberikan oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, yang diwakilkan oleh, Sekretaris Kementerian Pariwisata Uus Kuswara di Studio 3 Metro TV, jalan Kedoya, Kebun Jeruk, Jakata Barat.

Sekretaris Kemenpar RI, Ukus Kuswara, pada saat menyampaikan sambutannya mengatakan, kegiatan API diselenggarakan guna menjadi kalibrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dengan standar nasional bahkan dunia.

“Diharapkan even ini menjadi konfidensial sehingga dapat menciptakan pengakuan dari seluruh lapisan masyarakat terhadap sektor pariwisata,” kata Sekretaris Kemenpar, Uus Kuswara.

Ukus Kuswara juga berharap kepada seluruh daerah, dengan adanya anugerah API itu, dapat semakin giat bersemangat dalam mengembangkan pariwisata di daerahnya.

Dalam penyelenggaraannya, API memberikan dampak yang positif bagi pariwisata Indonesia. Serta turut berperan dalam mempromosikan destinasi yang ada di Indonesia melalui media internet yang melibatkan masyarakat umum. Periode pemungutan suara (voting) sendiri dilakukan sejak tanggal 1 Juni 2017 sampai dengan 31 Oktober 2017.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menuturkan, saat ini pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan presiden Joko Widodo sedang gencar-gencarnya mengangkat sektor Pariwisata.

“Guna mensinergikan program itu pemerintah provinsi Riau bersama Kabupaten/Kota harus berperan aktif lagi, agar program pariwisata yang sedang ditingkatkan oleh pemerintah pusat sejalan dengan program di daerah,” tutur Gubernur Riau yang kerab disapa Andi Rachman.

Mananggapi soal API Andi Rachman mengungkapkan, terima kasih kepada Kementerian Pariwisata, karena telah memberikan kepercayaan kepada Riau untuk menjadi juara umum.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras pemerintah provinsi Riau, bersama pemerintah Kabupaten/kota, komunitas, media massa, pihak swasta dan seluruh lapisan masyarakat yang telah memiliki komitmen untuk memajukan sektor pariwisata termasuk Ekonomi Kreatif khususnya Kuliner,” ungkapnya.

Semoga Anugerah ini dapat memberikan semangat baru dalam mendorong sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” ungkapnya lagi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengucapkan selamat dan merupakan sebuah kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat di Riau.

“Selamat kepada Provinsi Riau. Dengan adanya juara umum ini artinya wisata Riau sudah mulai dikenal banyak orang, bukan hanya lokal tetapi dunia,” ujarnya.

Anugerah Pesona Indonesia (API) merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia.

Serta mendorong peran serta berbagai pihak terutama pemerintah daerah untuk lebih berupaya mempromosikan pariwisata di daerahnya masing-masing.(*)

Cicipi Kuliner Banten di Alun-alun

0

Penampilan Wayang Ajen menjadi atraksi wisata budaya yang turut memperkuat sekaligus mengangkat potensi wisata Banten yang begitu kaya.

“Seperti diketahui, Banten punya ragam potensi wisata yang besar. Tidak hanya budaya, kuliner, tapi juga alamnya yang indah,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati.

Selama satu hari penuh, Pameran 30 Ikon Kuliner Nusantara di Alun-Alun Barat Kota Serang, Banten, Sabtu (25/11) dipadati masyarakat. Dimulai dari pagi hari dengan pameran 30 ikon kuliner nusantara. Deretan kuliner seperti Satai Maranggi, Satai Ayam Madura, Rendang Padang, Nasi Tumpeng, Es Bir Pletok, Kunyit Asam Solo dan lainnya disuguhkan kepada masyarakat.

Tidak hanya pameran kuliner, demo masak dari dua chef andal, Sisca Soewitomo dan Chef Marco Lim semakin memeriahkan acara.

Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata, Vita Datau mengatakan, 30 Ikon Kuliner Nusantara adalah program dari pemerintah pusat dalam membangkitkan potensi wisata Indonesia melalui kuliner.

“Tapi tidak boleh berhenti sampai disitu saja. Bahwa ikon tersebut harus menjadi pemantik bagi pengembangan kuliner daerah,” ujar Vita Datau.

Untuk itu ia berharap, kehadiran pameran kuliner ini bukan sebagai ajang mengenalkan makanan daerah lain di Banten, tapi justru menjadi pemantik agar masyarakat ataupun komunitas dapat mengembangkan dan mendorong kuliner khasnya sebagai daya tarik wisatawan.

“Berdasarkan data, wisata kuliner adalah penyumbang PDB terbesar pada industri ekonomi kreatif. Artinya, wisatawan itu dalam pengeluaranya, 30 persen dikhususkan untuk makanan dan oleh-oleh,” ujar Vita Datau.

Banten pun, ujar Vita Datau, punya potensi itu. Rabeg misalnya, yang merupakan makanan khas dari Serang, Banten.

“Nah bagaimana makanan ini bisa dikreasikan. Kuncinya ada tiga, yaitu Rasa, Rupa dan Rekayasa,” ujar Vita.

Satu makanan dapat dikembangkan atau dipromosikan secara luas ketika dia memiliki rasa yang enak yang bisa disesuaikan dengan selera orang banyak. Kemudian rupa, bahwa makanan itu presentasinya harus bagus.

“Rekayasa, adalah makanan itu bisa dimasak dengan mudah. Bagaimana caranya? Melalui kegiatan inilah diharapkan potensi wisata khususnya kuliner di Banten dapat dikembangkan,” ujar Vita Datau yang dalam acara turut dihadiri Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kemenpar, Mumus Muslim.

Begitu juga dengan suguhan Wayang Ajen yang ditampilkan sebagai pemuncak acara.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan, kehadiran pementasan Wayang Ajen tentunya diharapkan menjadi atraksi wisata budaya bagi masyarakat dan wisatawan. Namun tentunya, suguhan ini justru mengangkat potensi wisata budaya lainnya yang ada di Serang, dan Banten pada umumnya.

“Wayang Ajen memang punya daya tarik kuat. Banyak wisatawan yang selalu memburu penampilannya. Ketika hadir di Serang, maka wisatawan itu tidak hanya menikmati Wayang Ajen, tapi apa yang menjadi daya tarik lainnya yang ada di Banten. Kehadiran acara ini justru memperkuat potensi wisata budaya yang ada di Banten,” ujar Esthy didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Kemenpar, Wawan Gunawan.

Dalam kesempatan itu, sebelum pementasan, digelar juga edukasi budaya bagi anak-anak untuk bisa mencintai wayang. Anak-anak, dengan didampingi dua orang dalang dari Wayang Ajen, diajak untuk mengetahui lebih dalam tentang wayang. Mereka diajarkan tentang filosofi wayang, bahkan mereka diajak berinteraksi langsung untuk memainkan wayang.

Dengan ini tentunya diharapkan akan dapat tumbuh kecintaan anak-anak terhadap wayang.

“Dengan begitu, ketika anak-anak sudah mengenal, maka mereka akan semakin mudah dalam mengembangkan budaya-budaya yang ada di Banten. Termasuk wayang garing khas Banten,” ujar Wawan Gunawan.

Wawan mengatakan, anak-anak diberi ruang dan waktu untuk benar-benar mengenal wayang sebagai bagian dari budaya yang besar di Indonesia.

“Diharapkan mereka akan mencintai seni dan budaya. Sehingga nantinya andil mereka dalam membesarkan budaya Banten semakin tinggi,” ujar Wawan.

Pertunjukan Wayang Ajen yang dimulai pukul 20.00 WIB tadi malam sendiri dipadati ribuan penonton. Mereka sangat antusias menyaksikan suguhan dari Wayang Ajen yang mengkolaborasikan antara wayang golek, multimedia dan komposisi musik, tari, musikalisasi puisi, dakwah, musik pop dan lawak. Dalam satu pertunjukkan serta didukung juga penataan artistik panggung, keserasian tata cahaya, serta kostum yang harmonis layaknya sebuah konser yang diminati anak muda.

“Pagelaran yang bagus sekali. Luar biasa menarik, Wayang Ajen mampu menyampaikan nilai tontonan yang berkualitas dan nilai tuntutan moral keagamaan serta mendorong promosi pariwisata Banten,” ujar Asda II Pemprov Banten, Ino S Rawita.

Hal senada juga disampaikan Ustaz Agus dari salah satu pesantren di Serang. Ia mengatakan apa yang disuguhkan Wayang Ajen menyentuh qolbu dan memberi bekal tontonan yang penuh tuntunan.
“Suasana spritualnya terasa,” ujar Ustaz Agus.

Tidak hanya tuntutan, Wayang Ajen juga menghadirkan tontonan yang memukau sekaligus menghibur.

“Penampilannya spektakuler. Lucu abis, nggak bikin ngantuk,” ujar Rina, salah seorang penonton dari Tangerang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi suguhan promosi wisata kuliner sekaligus penampilan dari Wayang Ajen. Ia mengatakan apa yang dihadirkan Kementerian Pariwisata bersama Dinas Pariwisata Provinsi Banten diharapkan dapat semakin meningkatkan dan mengangkat potensi-potensi yang ada di daerah. Dalam hal ini adalah Serang dan Banten pada umumnya.

“Banten yang jaraknya dekat dengan Jakarta serta aksesnya yang mudah punya potensi besar dalam pengembangan pariwisata. Untuk itu diharapkan semua unsur pentahelix, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, media, dan komunitas dapat sama-sama mengangkat pariwisata Banten. Ayo ke Banten. Exciting Banten,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

Babel Trail Run Coba Rebut Turis

0
ilustrasi

Kabupaten Bangka Selatan makin memperkuat diri sebagai salah satu destinasi wisata di Provinsi Bangka Belitung. Setelah sukses menghadirkan rangkaian Toboali City on Fire beberapa waktu lalu, kali ini Toboali diramaikan gelaran Babel Trail Run 2017.

Event yang berlangsung pada Sabtu (26/11) kemarin sukses diikuti ratusan peserta.Inilah ajang yang menggabungkan antara kekuatan olahraga dengan pariwisata. Dimana para peserta diajak berlari sambil menikmati berbagai suguhan destinasi menarik yang ada di Bangka Selatan.

Perlombaan ini terbagi menjadi dua kategori yakni kategori pelajar (10K)dan umum (21K). Sembari berlari, pelari akan menghadapi beberapa tantangan buatan dan tantangan yang sudah tersedia oleh alam yang tak terduga diberbagai lokasi.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Bangka Selatan Haris Setiawan mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dari Pemkab Bangka Selatan untuk mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Bangka Selatan.

“Dan kali ini adalah dengan melalui ajang sport tourism Babel Trail Run 2017,” ujar Haris.

Ia pun tidak menampik jika nantinya Bangka Selatan dapat menjadi salah satu ikon baru penyelenggaraan ajang Sport Tourism di Indonesia. Karena Bangka Selatan punya potensi yang besar. Mulai dari deretan pantai, bukit, dan tata kota yang menarik untuk ditelusuri.

“Bupati Basel menyambut antusias event Babel Trail Run 2017, event ini bisa memberikan dampak nyata untuk Basel. Apalagi pesertanya banyak dari luar Babel dan event ini rencananya akan menjadi agenda tahunan dan itu bisa memberikan dampak positif untuk kemajuan Basel,” ujar Haris.

Sebagai bagian dari Belitung, Pulau Bangka khususnya di Bangka Selatan punya karakteristik yang hampir sama dengan Belitung. Pantai-pantai indah dengan batu-batu granitnya yang berdiri kokoh.

Batu Belimbing dan Pantai Batu Perahu yang letaknya bersebelahan bisa menjadi pilihan destinasi bagi anda untuk disinggahi. Belum lagi ada Pantai Nek Aji. Atau jika ingin menikmati panorama seperti Danau Kaloin, Banga Selatan punya Aik Tawas Air Bara yang keindahan dan luasnya dua kali lipat.

“Acara Babel Trail Run ini turut mempromosikan Kabupaten Bangka Selatan dan semoga ini menjadi awal perkembangan pariwisata di Bangka Selatan. Saya berharap acara seperti semakin banyak dan meluas,” ujar Bangka Selatan Justiar Noer.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan, kegiatan ini tentunya akan membawa dampak positif terhadap pengembangan pariwisata di Bangka Selatan.

Terlebih saat ini gaya hidup masyarakat yang sudah menjadikan kegiatan olahraga sebagai gaya hidup. Sehingga akan menjadi daya tarik yang besar bagi Bangka Selatan ketika menyelenggarakan satu kegiatan pariwisata yang dibungkus dengan olahraga.

“Event ini diharapkan dapat menjadikan Bangka Selatan sebagai destinasi wisata bertaraf internasional. Daya tarik provinsi Bangka Belitung pun semakin besar,” ujar Esthy didampingi Kabid Penguatan Jejaring Kemenpar Hidayat.

Menteri Pariwisata Arief Yahya searah sependapat dengan bawahannya itu. Ia mengatakan penyelenggaraan satu kegiatan merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mempromosikan satu daerah atau destinasi pariwisata, yang ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebuah event, imbuh Arief, memiliki manfaat ganda, yaitu manfaat langsung dan tidak langsung. Manfaat yang pertama adalah memperkenalkan destinasi. Kedua, bisa menjadi ikon untuk mendatangkan wisatawan langsung pada saat event berjalan.

Selanjutnya, memacu masyarakat lokal dalam mengembangkan kreativitas dan secara langsung terlibat dalam kepariwisataan

“Tidak kalah pentingnya, sebuah event atau festival akan menggairahkan dan membangkitkan kesenian dan kebudayaan lokal yang merupakan modal dasar pembangunan kepariwisataan,” kata Arief.(*)

Keindahan Taman Simalem Resort Bius Menpar Arief Yahya

0

Dalam kunjungan kerja ke Sumatera Utara, 25 November 2017 Menteri Pariwisata Arief Yahya dibuat terkesima oleh Taman Simalem Resort di Bukit Merek, Tanah Karo, Sumatera Utara.

Dari sini view Danau Toba terlihat sangat jelas. Balutan suasananya tak ubahnya seperti di pedesaan yang mewah.

“Melewati gerbang pintu masuk saja wisatawan sudah disambut pemandangan taman yang indah di ditemani udara sejuk seperti halnya di Berastagi,” kata Menpar Arief Yahya, Minggu (26/11).

Di spot lainnya, Menpar juga dibuat takjub dengan pemandangan hutan yang asri dengan vegetasi pohon pinus. Kanan kiri jalan ditanami dengan kayu yang terawat rapi. Itu kian menambah keasrian jalan menuju gapura utama Taman Simalem Resort.

Spot selfienya juga oke punya. Ada Pearl of Lake Toba yang menjadi lokasi favorit bagi wisatawan untuk berfoto dengan panorama Danau Toba sebagai latarnya. Di lokasi ini juga sering menjadi lokasi photo shoot bagi pasangan yang akan menikah. Terdapat juga fasilitas seperti lapangan outbond, paintball, air terjun dan lain-lain.

“Luar biasa. Ini destinasi yang pas untuk berlibur. Apa lagi berlibur keluarga. Keindahan alam ditambah fasilitas kelas dunia,” tambahnya.

Kawasan ekowisata Taman Simalem Resort berada dalam kawasan seluas 206 hektar dan berada pada ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut. Konsepnya sangat keren. Menggabungkan agrowisata dengan luas lebih dari 25 hektar dengan kegiatan ekowisata di dalam satu kawasan terpadu.

Menpar mengatakan, tumbuhnya amenitas seperti ini menandakan menggeliatnya pariwisata yang semakin berkembang seiring diresmikannya Bandara Silangit. “So many things to do here. Ada lapangan golf, cafe, air terjun, arena outbound, kolam pancing, trekking forest, kebun bunga dan tanaman organik. Sangat lengkap. Pesonanya selalu berbeda dari sudut mana saja,” ucapnya. (*)

Kemenpar Genjot Pariwisata Sumut

0

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Komisi X Sofyan Tan mengatakan, Indonesia beruntung Presiden Joko Widodo memilih Menteri Pariwisata bukan berasal dari Bali. Sehingga, lanjut Sofyan, dalam kebijakannya, tidak hanya terfokus pada pengembangan Bali saja.

“Kita ini beruntung punya Menteri Pariwisata Arief Yahya. Karena beliau ini tahu betul potensi-potensi pariwisata di Indonesia. Beliau tidak hanya terfokus mengembangkan Bali, tapi justru menciptakan 10 Bali Baru dari daerah lainnya,” ujar Sofyan Tan, Sabtu (25/11).

Pernyataan itu disampaikannya pada seminar Pengembangan Pariwisata Sumatera Utara di Hotel Aryaduta, Medan, 25 November 2017.

Sofyan menjelaskan, secara geografis, Sumatera Utara memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di jalur palayaran internasional Selat Malaka yang dekat dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand. Menurutnya, percepatan infrastruktur kunci kesejahteraan Sumatera Utara baik itu pelabuhan, bandara maupun jalan tol.

“Di dalam penataan kawasan, pembangunan infraktruktur penunjang seperti hotel, restoran dan memperbanyak atraksi wisata serta peningkatan kemampuan SDM harus dilakukan Sumatera Utara,” ujar Sofyan.

Sofyan menambahkan, Sumatera Utara saat ini juga memiliki 10 proyek strategis nasional di Sumatera Utara. Salah satunya percepatan infrastruktur transportasi, listrik, dan air bersih untuk 10 kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) prioritas Danau Toba.

“Pengembangan sektor pariwisata ini perlu didukung bukan hanya oleh kesiapan akses transportasi seperti bandara dan jalan, tapi perlu juga dilakukan penataan kawasan, pembangunan infraktruktur penunjang. Seperti hotel, restoran dan memperbanyak atraksi wisata serta peningkatan kemampuan SDM dan tidak kalah pentingnya adalah budaya,” tutur Sofyan.

Perkembangan pariwisata Indonesia terkini, lanjut Sofyan, yakni jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2017 mencapai 1,35 juta wisman. Dengan capaian ini optimis target 15 juta wisman akhir tahun 2017 akan terlampaui.

“Pertumbuhan pariwisata Indonesia sangat tinggi. Mencapai 22,4% per tahun dan menjadi top 20 in the world. Untuk menjadi world class destination kami akan menggunakan standar dunia terutama unsur Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas (3A). Unsur atraksi, sudah menuju ke arah sana bahkan memiliki keunggulan terutama dalam hal nature, culture, dan manmade,” tambah Sofyan.

Sementara, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Tazbir mengatakan, banyak sekali tujuan wisata yang ada di Sumatera Utara. Bahkan, masyarakat Sumatera Utara beruntung memiliki icon Danau Toba yang brand-nya sudah sangat kuat.

“Apabila pemerintah Sumut serius menggarap sektor pariwisata ini bukan tidak mungkin akan sesukses Bali. Karena Sumut punya Danau Toba. Yang perlu dilakukan pemerintah adalah bagaimana membangun sarana dan prasarana untuk kepentingan pariwisata tersebut,” ujar Tazbir didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Kemenpar, Eddy Susilo.

Tazbir menambahkan, apabila sarana dan prasarana sudah tersedia semua bukan tidak mungkin pariwisata akan maju dan memberikan pendapatan daerah yang cukup besar. Tazbir menegaskan, sarana dan prasarana merupakan ruh dalam pembangunan dan menuju kejayaan, makanya pemerintah melakukan pembangunan.

“Selain itu, harus ada pengembangan destinasi. Yaitu peningkatan kualitas dan kuantitas SDM pariwisata. Ini untuk meningkatkan daya saing pariwisata nasional. Lalu ada peningkatan promosi pariwisata Indonesia melalui berbagai media (digital dan konvensional) di dalam dan luar negeri,” papar Tazbir.

Kementerian Pariwisata saat ini serius mendorong pengembangan destinasi wisata potensial khususnya Sumatera Utara dan Danau Toba sebagai icon. Sebab itu, pengembangan wisata alam, budaya dan sport serta wisata MICE (Meeting Incentive Conference & Exhibition) di Sumatera Utara lebih mudah.

“Danau Toba merupakan destinasi wisata yang telah dikenal sejak lama, sehingga relative lebih mudah dibranding baik itu alamnya, budayanya, bahkan wisata MICE-nya,” pungkas Tazbir.

Kementerian Pariwisata yang dikomandoi Arief Yahya mempercepat pengembangan berbagai destinasi wisata di Sumatera Utara dengan ikon Danau Toba sehingga akan makin banyak wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung ke provinsi itu.

“Provinsi Sumatera Utara memiliki banyak objek wisata yang menarik dan perlu dikembangkan, apalagi sudah terbentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mengatakan, badan itu bertugas mempercepat proses pembangunan Danau Toba yang masuk dalam 10 destinasi prioritas nasional. Dengan adanya badan otoritas tersebut, ditambah dengan makin banyaknya rute penerbangan langsung menuju Bandar Udara Internasional Kuala Namu, serta Bandar Udara Silangit dan Bandar Udara Sibisa, maka jumlah wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke kawasan itu akan bertambah.

“Konsep 3A yakni Atraksi, Akses, dan Amenitas harus terus digenjot di level implementasi. Khusus untuk menambah Akses, membuka pintu lebih banyak wisman ke Indonesia. Tentu ini akan menaikkan volume wisman menuju Medan, Sumatera Utara, dengan ikon Danau Toba,” jelas Menpar Arief Yahya. (*)

Serahkan Keputusan Pilkada di Daerah

0
Zulkiflin Hasan membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW Partai Amanat Nasional (PAN) di Tanjungpinang, Sabtu (25/11) lalu. Acara tersebut juga dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi, Asman Abnur, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan membuka secara resmi, Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW PAN Kepri, Sabtu ( 25/11) lalu di Hotel CK, Tanjungpinang. Lewat Rakerwil tersebut, Zulkifli Hasan meminta seluruh Kader PAN di Provinsi Kepri untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita punya tanggungjawab besar untuk menjaga keutuhan NKRI. Khususnya PAN Kepri yang berada di benteng utara Indonesia ini,” ujar Zulkifli Hasan dalam sambutannya.

Pada kegiatan yang bertajuk ” Menjahit Kembali Merah Putih ” tersebut, pria yang duduk sebagai Ketua MPR tersebut mengharapkan, lewat Rakerwil ini lahir gagasan-gagasan hebat dari PAN Provinsi Kepri yang berguna bagi kepentingan pembangunan negara kedepan.

“Harus ada terobosan yang kita lahirkan. Apalagi PAN adalah partai politik yang mengusung Jargon Nasionalisme,” paparnya.

Ditanya apakah sudah membuat keputusan politik yang strategis dalam menghadapi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang 2018 nanti. Menjawab pertanyaan tersebut, Zulkifli menegaskan telah menyerahkan sepenuhnya kepada DPD PAN Tanjungpinang untuk membuat keputusan.

“Kalau memang yang lain, tentu harus calon yang kompten. Kalau memang ada kader, juga harus kader yang militan. Dan ini menjadi ranahnya DPD untuk membuat keputusan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Kepri, Hamid Rizal menambahkan, lewat Rakerwil ini, bisa mendapatkan masukan-masukan stratgis dari kader-kaser PAN di Provinsi Kepri. Apalagi dalam menyonsong Pemilu Serentak pada 2019 mendatang. Harapan besarnya adalah PAN mendapatkan perolehan kursi yang signifikan pada Pemilu nanti.

“Kita berharap PAN di Provinsi Kepri bisa memberikan yang terbaik. Dan mendapatkan banyak kursi DPRD di Kepri pada Pemilu nanti,” ujar Hamid Rizal yang merupakan Bupati Natuna tersebut.

Turut hadir dalam Rakerwil tersebut adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi, Asman Abnur, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul.(jpg)

Dukungan ke Mustafa Adalah Keputusan DPP

0

batampos.co.id – Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kepri, Abdul Basith membantah pernyataan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang menyatakan dukungan terhadap Mustafa Widjaja bukan merupakan keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Dimana Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan, baik itu PKB, Partai Demokrat, maupun Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah merupakan keputusan tertinggi partai.

“Dukungan yang sudah kami sampaikan bersama tiga partai, belum lama ini adalah SK dari DPP. Artinya bukan DPW yang membuat keputusan” ujar Abdul Basith, Minggu (26/11).

Menurut Basith, keputusan tersebut adalah merupakan sikap politik pihaknya sebagai partai pengusung Sani-Nurdin (Sanur). Sehingga tidak ada lagi, asumsi-asumsi yang menilai, pihaknya tidak ingin menuntaskan polemik Wakil Gubernur Kepri. Basith berharap, baik NasDem maupun Gerindra bisa membuat pertimbangan.

“Kami tidak ingin ada ketimpangan dalam roda organisasi pemerintahan. Pada tingkatan kami sudah final. Artinya tuntas atau tidaknya polemik ini tergantung pada NasDem dan Gerindra,” tegas Abdul Basith.

Terpisah, Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOl) Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengemukakan penilainya. Menurutnya,
meskipun Gerindra belum secara tegas menyatakan dukungan terhadap calon wagub kedua dan masih bertahan dengan nama Fauzi Bahar, tetapi masih terbuka peluang untuk bagi calon lain, terutama Mustafa Widjaja untuk melakukan pendekatan kepada DPP Partai Gerindra.

“Kita tahu ini tidak mudah, sebab Fauzi Bahar punya background militer yang sama dengan Ketua Umum Gerindra. Tapi jika semua pihak punya komitmen untuk sama sama membangun Kepri yang lebih baik, tentu ego masing,” ujar Endri Sanopaka.

Ia memberikan apresiasi partai pendukung termasuk Demokrat yang memiliki kursi paling banyak dalam koalisi namun ikut sepakat atas satu nama yang sama dengan PKB dan PPP. Dijelaskannya, langkah tersebut adalah upaya untuk memecah kebutuan proses Pemilihan Cawagub Kepri.

“Tapi kalau ternyata nanti kembali muncul ego diantara partai dan juga Gubernur sendiri, yah sebaiknya pemerintah pusat dalam hal ini harus tegas, bila perlu diberikan sanksi dengan politik anggaran sebagaimana yang pemerintah pusat sudah lakukan sekarang,” tegas Endri.

Ditegaskannya juga, apabila dalam waktu dekat ini ternyata muncul kembali polemik wagub. Selain sanksi politik, rasanya sanksi sosial juga dapat diberikan pada kepemimpinan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Yakni, dengan menyatakan mosi tidak percaya secara kolektif.

“Tidaknya adanya sanksi hukum, jika Gubernur tidak memiliki Wagub menjadi penyebab molornya tahapan-tahapan yang sudah disusun oleh Pansus Wagub DPRD Kepri,” tutup Endri Sanopaka.(jpg)