Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 12730

Pickup Tabrak Satu Rumah dan Empat Motor

0

batampos.co.id – Sebuah mobil pickup BP 8192 yang dikemudikan oleh Masudi Manianta Sembiring, 33 menabrak sebuah rumah dan empat unit sepeda motor di Jalan Todak dekat kantor PLN Mc Dermott, Batuampar, Minggu (12/11) pagi.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Pada saat kejadian, Masudi mengemudikan mobil dengan seorang penumpang Mujiburrahman, 26.

“Mobil ini datang dari jalan arah Simpang Empat Melcem, kemudian belok kiri menuju ke arah pelabuhan Makobar Batuampar dengan melalui Jalan Todak,” kata Putu, Minggu (12/11) siang.

Sesampainya di depan Gedung PLN Batuampar, mobil yang dikemudikan Masudi tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak sebuah rumah yang ada di sebelah kanan jalan tersebut. Akibatnya, rumah itu mengalami rusak parah di bagian depan.

“Pengemudi mobil mengalami luka pada bagian kepala dan punggung. Sementara penumpangnya mengalami luka robek pada bagian pipi sebelah kiri,” tuturnya.

Selain itu, empat unit sepeda motor yang tengah terparkir di depan rumah juga mengalami rusak berat karena ditabrak mobil serta terkena reruntuhan rumah yang roboh.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Satu unit mobil serta empat unit sepeda motor yang rusak telah kita bawa ke Unit Laka Lantas Polresta Barelang,” bebernya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polresta Barelang Iptu Efendi Marpaung mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui bahwa Masudi mengemudi mobil dalam keadaan mengantuk.

“Karena mengantuk, rencana dia mau jemput buah ke pelabuhan Makobar, Batuampar untuk dibawa ke pasar Jodoh. Ini mobil milik tukang buah,” tambahnya. (cr1)

Lomba Batam Pos Curi Perhatian Pengunjung Sumbar Expo

0

batampos.co.id – Pegelaran lomba mewarnai, mengambar hingga fashion show sukses digelar Batam Pos pada acara Sumatera Barat (Sumbar) Expo 2017 di Dataran Engku Putri, Minggu (12/11). Selain bertujuan memperkenalkan tentang Sumatera Barat, lomba tersebut juga mengasah bakat dan kreatifitas anak.

Antuasias anak yang merupakan peserta sudah terlihat sebelum lomba mewarnai dan mengambar dimulai. Masing-masing dari peserta juga sudah menyiapkan meja lipat yang digunakan sebagai alas mengambar dan mewarnai. Lomba mewarnai dan mengambar ini dibagi dua kategori, yakni untuk anak usia 4-6 tahun dan 6-10 tahun. Semua peserta bebas mengkreasikan gambar, asalkan sesuai dengan tema yakni sumatrabarat.

Usai lomba mewarnai, kegiatan dilanjutkan dengan fashionshow. Fashionshow yang diikuti belasan peserta ini juga terbagi dalam dua kategori. Yakni peragaan busana adat minang dan busana berbahan dasar koran bekas Batam Pos.

Ketua Panitia Lomba yang merupakan Manajer EO Batam Pos, Herman Mangundap mengatakan lomba tersebut terlaksana disela acara Sumbar Expo 2017. Karena hadir ditengah acara sumatrabarat, tema lomba pun juga bersinggungan dengan daerah sumatra barat atau adat minang.

Dalam kegiatan tersebut Batam Pos juga menyisipkan lomba kreasi dan fashionshow busana berbahan dasar koran bekas Batam Pos

“Kami diminta khusus untuk menyelenggarakan lomba untuk anak-anak. Dan, bisa dilihat, peminat lomba cukup banyak dan mereka semua antusias,” kata Herman.

Ali Sadikin, juri lomba mewarnai dan mengambar mengatakan cukup sulit menentukan sang juara. Selain kreatifitas yang tinggi, para peserta juga lihai dalam memadukan warna.

“Cukup lama mendapatkan pemenang. Setelah dirumbukan, kami mendapatkan tiga pemenang terbaik dan yang baik,” terang Ali.

Hal senada dikatakan juri lomba fashion show, Yunus Suchari yang cukup sulit menentukan pemenang dari lomba peragaan busana berbahan dasar koran. Namun, ada empat penilaian dalam lomba tersebut sehingga pemenang terbaik didapatkan. Empat penilaian lomba busana adalah kreasi, ekspresi, catwalk dan make up.

“Semuanya bagus-bagus, namun kami memilih yang terbaik,” ujar pria yang akrab disapa Yos ini.

Setetelah melakukan perumbukan, juri pun menetapkan sang juara lomba-lomba tersebut.

Untuk lomba mewarnai usia 6-10 tahun,

  • juara 1 Khansa Naazily Tasya Wihardi,
  • juara 2 Haikal Ammor Dhiyaurrah Man
  • juara 3 Novita Fitriani

Sedangkan untuk lomba mewarnai umur 4-6 tahun,

  • juara 1 adalah Nizar Ar-Rasyid,
  • juara 2 Muhammad Haif
  • juara 3 Zheo.

Sementara untuk lomba fashionshow pakaian adat minang, juara 1 diraih Nurul Hidayah, juara 2 Nadine, juara 3 Ngesti Gawa Tirta Wening.

Untuk lomba fashionshow berbahan dasar koran juara 1 diraih Kesya Najwa, juara 2 Keyko Kanaya, juara 3 Khirani Nolled. Sedangkan untuk best costume disabet Chintya dan best perform diraih Nasita Humaira.

Dewi Sartika, ibu dari Kesya Najwa sudah menyiapkan kostum untuk anaknya empat hari sebelum lomba dimulai. Desain baju diambil dengan tema karnaval dikerjakan secara bersama-sama di sanggar tempat anaknya berlatih.

“Bakatnya (Najwa) sudah terlihat dari kecil, karena itu saya masukan sanggar. Alhamdulillah selalu saja berprestasi,” ujar Dewi warga Batuaji ini. (she)

Rasa Capek Terbayarkan dengan Belanjaan Gratis

0

batampos.co.id – Tri Ana Pancawati mampu menyelesaikan berburu belanjaannya sekaligus stiker bonusnya hanya dalam waktu kurang dari tujuh menit di Family Shopping (Famshop) minggu ini. Seperti apa keseruannya, berikut ulasannya.

TRI Ana Pancawati mengajak suaminya, M Ali Sabri dan anaknya, Wahyu Hidayat di Hypermart Nagoya Hill (Nohil) Nagoya, Lubukbaja, Sabtu (11/11) sore.

Sebelum dimulai, Tri diarahkan panitia Family Shopping (famshop), Cindy, mengenai tata cara ikut program famshop yang digelar Batam Pos bekerjasama dengan BPR Sejahtera Batam (SB) tiap seminggu sekali ini.

Tri disarankan agar tak mengambil barang belanjaan di atas harga Rp 20 ribu. Peserta hanya diperbolehkan mengambil satu item barang pada produk yang sama. Panitia juga menjelaskan soal bonus Rp 250 ribu yang tersimpang di antara produk tertentu.

“Fokus saja mencari barang belanjaan sesuai petunjuk yang kami jelaskan, jangan melebihi harga yang kami tentukan, sembari mencari stiker bonus yang tertempel di salah satu produk. Bila waktu masih tersisa, lanjutkan berbelanja. Bila bonus didapat, total modal belanjanya Rp 750 ribu,” ujar Cindy.

Usai mendapat pengarahan, Tri Ana dibantu suaminya, M Ali Sabri dan anaknya, Wahyu Hidayat diperbolehkan mensurvei terlebih dahulu tempat belanjaan di setiap sudut lorong rak barang di Hypermart Nagoya Hill.

Usai mensurvei, peserta yang tinggal di Perumahan Marbela Blok G7 Nomor 3 Batamkota ini kembali ke garis start yang ditentukan panitia famshop. Kali ini waktu yang diberikan peserta famshop untuk berbelanja, delapan menit. Begitu semua siap, panitia famshop memberi aba-aba dimulainya famshop dengan membunyikan sirine toa.

Begitu sirine berbunyi, Tri Ana kali ini bertugas mencari barang belanjaan dibantu anaknya. Sedangkan suaminya bertugas mendorong troli belanjaan.

Lorong pertama yang dimasuki adalah lorong yang menyediakan aneka merek aneka deterjen pelembut dan pewangi pakaian. Tri mengambil salah satu produk deterjen pelembut pakaian.

Tri kembali berlari menuju lorong yang menyediakan aneka produk susu krimer kemasan kaleng. Tri memilih salah satu produk susu krimer kemasan kaleng dan memasukkannya ke lori belanjaan.

Berikutnya Tri menuju lorong yang menyediakan aneka produk aneka tisu kering. Dewi kembali mengambil salah satu produk tisu kering dan memasukkannya ke troli belanjaan.

Peserta kali ini cepat sekali berburu belanjaannya. Tak sampai lima menit, lori belanjaannya sudah terisi banyak belanjaan.

Kali ini Tri kembali memasuki lorong yang menyediakan aneka jenis produk kecap manis kemasan plastik. Tri mengambil satu produk kecap manis dan memasukkan ke dalam troli belanjaan.

Tri memilih berbelanjan dengan cara berlari kecil untuk mempercepat perburuan belanjaannya.

Berikutnya Tri memasuki lorong yang menyediakan aneka produk deterjen untuk mencuci baju. Satu produk diambilnya, Dewi kembali berlari memasuki lorong berikutnya yakni lorong aneka minuman sirup.

Waktu sudah berjalan lima menit, masih tersisa tiga menit lagi. Panitia famshop mengingatkan agar peserta saatnya fokus mencari stiker bonus yang tertempel di produk deterjen pencuci piring merek Sunlight.

Begitu petunjuk disebutkan panitia, Tri langsung berlari ke lorong yang menyediakan aneka deterjen pembersih piring merek Sunlight.

Berhenti di produk Sunlight, Tri dibantu suami dan anaknya langsung membongkar-bongkar kemasan Sunlight. Tak lama, stiker bonus ditemukannya dan satu deterjen Sunlight diambilnya. Mereka kembali berlari mencari-cari lagi barang yang hendak diincarnya.

“Ayo semangat lagi, masih ada waktu panjang. Tampaknya peserta kali ini troli belanjaannya sudah hampir penuh,” ujar panitia Famshop.

Tri memperlambat langkah berburu belanjaannya. Ia bersama suami dan anaknya memilih berjalan santai usai mendapatkan stiker bonus, sembari melintasi rak yang menyediakan aneka mainan anak serta baju-baju.

Tak terasa waktu berburu belanja tinggal menyisakan beberapa detik lagi. .

“Stop, waktu berburu belanjaan sudah habis. Silakan troli langsung didorong menuju kasir di depan,” ujar panitia famshop, Cindy mengarahkan peserta untuk menghentikan perburuan belanjaannya.

Troli belanjaan didorong ke lorong kasir. Saat pengecekan dan menghitung jumlah harga barang oleh panitia dibantu kasir, tak satupun produk yang dilarang diambil, masuk dalam troli belanjaan Junar dan ketiga adiknya.

Setelah semua barang belanjaan dihitung, total barang yang diambil oleh Tri mencapai Rp 915.878. Kelebihan belanjaan sebanyak Rp 165.787 harus dibayar dari koceknya sendiri oleh peserta.

“Nggak sia-sia saya, suami dan anak memilih berlari dalam berburu belanjaan. Capek sih, tapi terbayarkan dengan hasilnya, bonus kami dapat lebih cepat. Begitu juga barang belanjaan kami dapatkan,” teran Tri yang tampak kelelahan usai berlari-lari.

Pada penutupan acara famshop, panitia menggelar kuis berhadiah ke pengunjung Hypermart Nagoya Hill. Pertanyaan yang dilontarkan seputar produk Batam Pos atau BPR Sejahtera Batam.

Kali ini pengunjung Hypermart Nagoya Hill yang beruntung dari kuis BPR Sejahtera adalah Rina, warga Sekupang yang mendapat bingkisan dari BPR Sejahtera Batam

Sedangkan pemenang undian kuis Batam Pos adalah pengunjung atas nama Juniar Pasaribu, warga Perumahan Griya Batuaji Asri Blok D Nomor 8. (gas)

Simapan BPR Sejahtera Batam Manjakan Nasabah dengan Berlimpah Hadiah

Simpanan Masa Depan ( SIMAPAN ) adalah produk tabungan dari BPR Sejahtera Batam (SB) yang memanjakan nasabah untuk mendapatkan hadiah tanpa diundi dan pastinya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan nasabah .

Pilihan hadiah beragam mulai dana cashback , produk Tupperware, ponsel, barang elektronik, emas antam, sepeda motor, mobil, perlengkapan rumah tangga dan masih banyak lagi sesuai dengan permintaan nasabah.

Simapan merupakan pilihan tepat bagi anda yang ingin memiliki barang sesuai dengan keinginan, sekaligus menabung dengan suku bunga yang menarik. Di samping itu, nasabah juga diberikan free (gratis) perlindungan asuransi jiwa.

Tunggu apa lagi, ayo buruan buka tabungan Simapan di BPR Sejahtera Batam. Menabung suka-suka, dan mendapatkan hadiahnya suka-suka.

Kunjungi segera kantor operasional BPR SB di berbagai wilayah di Batam seperti di Komplek Tanjungpantun Blok A Nomor 13-14 Jodoh, Komplek Pertokoan Aviari Pratama Blok A4 Nomor 8 Batuaji, Komplek Citra Mas Blok A Nomor 4 Penuin, Komplek Pertokoan Botania Garden Blok A1 Nomor 2 Batamkota, dan di Komplek Pertokoan Mitra Raya Blok A Nomor 1 Batamkota. (gas)

Pembaca batampos.co.id, e-Paspor Memiliki berbagai Keunggulan, Antara Lain….

0

batampos.co.id– Elektronik Paspor secara sekilas hampir mirip seperti paspor biasa. Namun Elektronik Paspor atau sering disebut e Paspor ini, memiliki berbagai kegunaan dan dijamin lebih aman. Kabid Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Irwanto Suhaili menuturkan bahwa, dengan menggunakan e Paspor bebas visa saat memasuki beberapa negara.

“Salah satunya Jepang,” kata Irwanto, Sabtu (11/11).

Ia mengatakan dengan e paspor data yang tersimpan lebih aman dan sulit dipalsukan. Lalu kecepatan saat pemeriksaan keimigrasian, dapat menggunakan fasilitas auto gate. E Paspor Indonesia sendiri sudah melalui ujicoba di Bangkok, Thailand dan Kantor Pusat ICAO di Montreal, Kanada dan hasilnya sudah sesuai dengan standar internasional.

Irwanto menyarankan kepada masyarakat Batam khususnya, agar mengajukan e Paspor agar mempermudah perjalanan ke luar negeri. Caranya pengajuannya sama saja juga persyaratannya, hanya waktu penyelesaiannya yang memerlukan waktu lebih lama. Karena kita perlu menanamkan data biometrik ke dalam chip dan harus hati-hati agar data yang disimpan sempurna.

“Untuk biaya PNBPnya sendiri sebesar Rp.655.000 dibayarkan melalui bank persepsi,” ungkapnya.

Bagi masyarakat Batam yang suka travel ke luar negeri. Irwanto merekomendasikan agar segera membuat e Paspor.

“Data di e paspor terintegrasi dengan data e KTP,” ungkap Irwanto. (ska)

Bayi 10 Bulan Sebesar Anak 8 Tahun

0

Nama Luis Manuel Gonzales viral. Berbagai media di Meksiko mengabadikannya.

Gara-garanya, bobot tubuhnya mencapai 28 kilogram. Masalahnya, Luis Manuel masih berusia 10 bulan.

Tubuhnya jauh lebih besar daripada kakaknya, Mario, yang berumur tiga tahun. Belum diketahui pasti penyebab pembengkakan tubuh Luis Manuel. Diduga, dia terkena prader-willi syndrome, gangguan genetik yang mengakibatkan tubuh tumbuh abnormal.

”Awalnya, saya pikir karena ASI saya bagus,” ujar Isabel Pantoja, sang ibu.

Perempuan 24 tahun itu mengungkapkan bahwa saat lahir, berat anak keduanya tersebut hanya 3,5 kilogram, hampir sama seperti saat Mario dilahirkan. Namun, berat badan Luis Manuel tumbuh begitu cepat, seperti tak terkendali. Ketika masih berusia 2 bulan, dia berbobot 10 kilogram. Kini Luis Manuel menggunakan popok sekali pakai ukuran dewasa dan baju untuk anak 8 tahun.

Bobot tubuh sebesar itu membuat Luis Manuel kesulitan bergerak. Dia tak bisa merangkak, apalagi berdiri tegak sambil berpegangan layaknya bayi seusianya. Ibu dan ayah Luis Manuel mengaku sering kali kelelahan jika harus menggendong buah hatinya tersebut. Kalau ingin menggunakan stroller, mereka harus memilih yang benar-benar kuat.

”Dia pernah saya taruh di stroller, lalu bagian tengahnya patah,” kata Gonzales, sang ayah.

Berdasar serangkaian tes, bayi yang tinggal di Tecoman, Negara Bagian Colima, Meksiko, itu diduga terkena prader-willi syndrome. Jika benar, Luis Manuel membutuhkan suntikan hormon seharga USD 555 (Rp 7,5 juta) untuk satu kali injeksi. Padahal, Gonzales hanya bekerja di pabrik minuman dengan gaji USD 200 per bulan atau setara Rp 2,7 juta. Karena itu, mereka membuat akun Facebook yang meminta bantuan untuk pengobatan.

Namun, Silvia Orozco, dokter bedah yang memiliki spesialisasi di bidang nutrisi, punya pendapat lain. Dia menduga, Luis Manuel tidak terkena prader-willi syndrome. Ada kemungkinan saat hamil, Pantoja kekurangan nutrisi tertentu sehingga kelenjar yang mengatur metabolisme di tubuh Luis tidak bekerja maksimal. Karena itu, dia mengirim sampel jaringan tubuh Luis Manuel ke AS untuk detail yang lebih akurat.

Pantoja mengakui bahwa kehamilannya terbilang rewel. Saat mengandung Luis Manuel, kakinya sempat bengkak pada trimester ketiga. Dia juga merasa Luis Manuel lebih berat dan banyak bergerak saat berada di rahim, bahkan cenderung hiperaktif. Jauh berbeda jika dibandingkan dengan saat dia mengandung Mario. (thestraittimes/mexicodailynews/sha/c16/any)

Sophia Latjuba Berusia 47 Tahun Sophia Latjuba masih Memikat

0
foto: instagram

Meski usianya sudah 47 tahun, Sophia Latjuba masih terlihat cantik. Tak heran jika Ariel Noah kepincut dengan ibunda Eva Celia.

Bisa menjaga bentuk tubuhnya, Sophia mengaku melakukan gaya hidup sehat.

“Saya percaya kalau gaya hidup sehat itu adalah investasi. Kita makan nutrisi tinggi, itu membuat saya enggak khawatir lagi,” kata Sophia Latjuba di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11).

Salah satu bentuk pola hidup sehat yang dilakukannya dengan melakukan diet vegan. Seperti diketahui, diet vegan merupakan jenis diet vegetarian yang tak mendonsumsi daging, telur, serta produk hewani.

Sophia mengaku mendapat banyak manfaat dari diet vegan yang dijalaninya sejak beberapa bulan terakhir.

“Beberapa bulan ini saya diet vegan. Bukan untuk kurus, melainkan mengatur makan-makan kita. Enggak makan binatang yang bernapas begitu, dan enggak minum susu karena itu pun dari binatang,” ucap janda Indra Lesmana ini.

“Selama jadi vegan, saya merasa lebih enak dan energinya dua kali lipat,” tutur Sophia Latjuba. (mg7/jpg)

Meksiko Lirik Pesawat N219

0
Dinas Pengairan BWI‏ Presiden Joko Widodo (tengah) menerbangkan pesawat kertas dalam Pemberian Nama Pesawat N219 di Base Ops, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (10/11/2017). Presiden memberikan nama Nurtanio kepada purwarupa pesawat N219 yang merupakan karya anak bangsa hasil kerjasama PTDI dan LAPAN.–Foto: Imam Husein/Jawa Pos

batampos.co.id – Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Mexico sepakat kerjasama  sektor   penerbangan. Kemarin (11/11) proses penandatanganan Bilateral Airworthines Agreement antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dengan Directorate General of Civil Aeronautics Republic Mexico dilakukan. Perjanjian kerjasama yang disampaikan pada acara Forum Konsultasi Bilateral ke-6 Indonesia-Mexico tersebut juga membicarakan salah penjualan Pesawat N219 yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia.

”Mexico adalah mitra penerbangan bilateral  yang penting bagi Indonesia.  Untuk itu, sangat perlu  melakukan kerjasama pengakuan sistem kelaikudaraan antar kedua negara ini,” ujar Agus Santoso, Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Menurut Agus, ada potensi bagus bagi Indonesia untuk menjadikan Mexico dan negara-negara sekitarnya sebagai pasar penerbangan. Salah satunya adalah untuk penjualan pesawat N219 kepada Promotora Aerospacial El Paso (PAEP) Mexico. PAEP yang merupakan perusahaan Mexico bekerjasama dengan pemerintah negara bagian Chihuahua untuk mengembangkan regional airline.

“Negara sekitar Meksiko, seperti Guatemala dan El Salvador juga menjadi potensi. Kerjasama ini dapat mempermudah proses penjualan pesawat tersebut,” ujarnya. Dalam perjanjian tersebut, salah satu elemen utama yang akan disertakan adalah sertifikasi produk-produk penerbangan di Indonesia. Sehingga bisa dipakai dan diakui langsung di Mexico.

Menurut Agus, pesawat N219 merupakan produk penerbangan unggulan Indonesia yang sedang dipasarkan ke manca negara. Untuk itu jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan melakukan berbagai upaya untuk mendorong suksesnya pengembangan bisnis pesawat tersebut.

Dia juga menambahkan, N219 dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan penerbangan yang bisa melayani rute pendek dengan 19 penumpang. ”Pesawat jenis ini sangat pas untuk menghubungkan banyak daerah terpencil di gunung maupun pada kondisi ekstrem lainnya,” katanya.

Saat ini antara PTDI yang diwakili anak perusahaan IPTN North America dengan PAEP sedang dalam penandatanganan persetujuan kerjasama lanjutan. Dengan demikian diharapkan dapat mendorong penjualan 30 pesawat N219 ke Mexico dalam kurun waktu 5 tahun kedepan. pada 8 Mei lalu, IPTN North America juga telah mencapai kesepakatan sekaligus menandatangani MoU dengan Light Blue. S.A. Guatemala.

Selain itu kerjasama bilateral tersebut juga berisikan untuk saling mempromosikan layanan udara internasional. Hal lain yang dibicaraan mengenai membangun layanan terjadwal antara masing-masing wilayah. (lyn)

BP Batam Tambah 17 Izin Lagi

0
Sejumlah warga Batam sedang mengurus dokumen di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Gedung Sumatera Promotion Center. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Perencanaan Mal Pelayanan Publik (MPP) terus digesa agar segera bisa diresmikan pada Desember mendatang. Untuk tahap awal, perizinan yang berada diluar wewenang Pemko Batam sudah dimatangkan. Contohnya BP Batam dengan 75 izin.

“Rencana awal, BP Batam 75 izin, Kanwil Kumham 4 izin, Imigrasi Batam 9 izin, BKPM 14 izin, Kemenaker 2 izin, Dirjen Pajak 1 izin, Dirjen Bea Cukai 1 izin, BPN 3 izin dan perbankan seperti BNI,” ujar Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto, Sabtu (11/11).

BP Batam sendiri juga tengah mengembangkan 17 layanan perizinan dan non perizinan yang rencananya akan ditambahkan belakangan. Layanan perizinan dan non perizinan tersebut antara lain

  • pelayanan perubahan peruntukan,
  • pelayanan fatwa planologi,
  • pelayanan pematangan lahan,
  • pelayanan perizinan penempatan titik reklame,
  • pelayanan izin pemakaian ROW jalan untuk utilitas,
  • pelayanan izin penghijauan,
  • pelayanan pemakaian ROW jalan untuk jasa lainnya,
  • pelayanan uji laboratorium mekanika tanah,
  • pelayanan pemangkasan pohon penghijauan,
  • pelayanan jasa mini garden, pelayanan pengajuan alokasi lahan,
  • pelayanan Skep dan SPJ, pelayanan pembukaan kantor cabang,
  • pelayanan penertiban angka importir (API) dan pelayanan izin penutupan kantor cabang.

“Dan semuanya direncanakan akan diimplementasikan perizinan dan non perizinan berusaha agar terintegrasi secara elektronik (single submission),” timpal Bambang.

Dan sejumlah perizinan yang nantinya akan terintegrasi dengan instansi lainnya nanti adalah Surat Izin keluar Masuk Barang (SIKMB) bersama dengan Pemko Batam dan BKPM dan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Land Management System (LMS) yang merupakan program internal BP Batam terkait perizinan lahan.

“Dan i23J yang akan terintegrasi dengan BKPM, Kementerian Hukum dan Ham, Kemendag, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan lainnya,” pungkas Bambang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mal Pelayanan Publik Batam ini nantinya akan diresmikan Presiden Joko Widodo. Mal tersebut digadang-gadang menjadi yang terlengkap di Indonesia. Mal Pelayanan Publik Batam akan melayani 340 perizinan dan pelayanan publik lainnya.

“Dibandingkan daerah lain yakni DKI, Bayuwangi dan Surabaya, yang kami kunjungi, Mal Pelayanan Publik Batam paling lengkap dalam proses perizinannya,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batam, Gustian Riau.

Tidak hanya itu saja, Mal Pelayanan Publik Batam juga menyediakan lokasi atau ruangan khusus VIP untuk para investor yang menggunakan layanan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK).

“Jadi para investor tinggal duduk saja. Di ruangan VIP tersebut sudah ada keseluruhan perizinan melalui fasilitas KLIK. Sangat mudah dan nyaman tentunya,” beber Gustian.

Gustian memaparkan, 340 perizinan ini dari Pemko Batam, BP Batam, Imigrasi, Samsat, BPN, Polri, Bea Cukai, dan Kadin Batam.

Bahkan selain instansi pemerintah juga akan ada pelayanan non pemerintah seperti PLN Batam, PT Adhya Tirta Batam (ATB), Notaris, Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT), dan Real Estate Indonesia (REI) serta banyak lain sebagainya.

“Dan kemungkinan ini akan berkembang terus,” paparnya.

Ia menambahkan, semua perizinan di Mal Pelayanan Publik Batam ini nantinya berbasis online. “Program kami kedepan proses antrian pengurusan izin menggunakan SMS saja, tidak lagi antri di tempat,” pungkas Gustian. (leo)

Sultan Mahmud Tak Pernah Berkompromi dengan Belanda

0

batampos.co.id – Ketua Tim Pengkaji Peneliti Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Kepri, Abdul Malik mempersoalkan sinopsis Sultan Mahmud Riayat Syah III yang dibacakan Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri saat perayaan penyambuatan Sultan Mahmud sebagai Pahlawan Nasional di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu (11/11). Menurut Malik, sang Sultan tidak pernah sedikitpun berkompromi dengan Belanda.

“Perayaan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau terhadap Anugerah Gelar Pahlawan Nasional Gerilya Laut Republik Indonesia kepada Sultan Mahmud Riayat Syah sungguh luar biasa hebatnya,” ujar Malik, kemarin.

Menurut Malik, gelaran itu menunjukkan apresiasi, kebanggaan, sekaligus penghormatan kepada Allahyarham Sultan Mahmud Riayat Syah dan jasa-jasa serta perjuangan luar biasa SMRS dalam menghalau penjajah Belanda dari bumi nusantara ini. Malangnya kata Malik, acara megah dan sakral itu tercoreng oleh pembacaan Sinopsis Perjuangan Sultan Mahmud Riayat Syah.

“Entah siapakah yang menulis sinopsis itu dan tak diketahui juga motif dan motivasinya menuliskan begitu sehingga dibacakan oleh si pembaca sinopsis apa adanya,” papar Malik,

Akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menegaskan, yang paling fatal dan ceroboh, di dalam pembacaan sinopsis itu disebutkan Sultan Mahmud Riayat Syah pernah berupaya melakukan rekonsiliasi diplomatik dengan VOC-Belanda, tetapi ditolak oleh Belanda.

“Bertahun-tahun kami Tim Penulis Naskah Usulan Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai Pahlawan Nasional Gerilya Laut Republik Indonesia melakukan penelitian. Tak ada satu fakta dan data pun yang kami temukan bahwa Sultan Mahmud Riayat Syah pernah berdiplomasi dengan Belanda. Malah sebaliknya, VOC-Belanda-lah yang berupaya untuk menjalin diplomasi dengan Sultan Mahmud, tetapi ditolak oleh Baginda Sultan,” tegas Malik.

Dekan Fakultan Ilmu Pendidikan dan Keguruan tersebut juga menjelaskan, upaya Belanda itu dijawab oleh Sultan Mahmud Riayat Syah dengan perang. Ungkapan bahwa Sultan Mahmud pernah berupaya melakukan rekonsiliasi diplomatik dengan VOC-Belanda secara tersirat “mengecilkan arti perjuangan dan ketauladanan” Sang Pahlawan Nasional Gerilya Laut itu. Apalagi, kesemuanya itu tak berbasis fakta dan data. Tak jelas apa motif yang melatari penyisipan ungkapan menyimpang itu di dalam sinopsis perjuangan Sultan Mahmud Riayat Syah yang dibacakan di depan banyak sekali hadirin yang membanjiri Gedung Daerah, Sabtu, 11 November 2017,”

“Melalui klarifikasi ini, kami Tim Penulis Naskah Usulan mengimbau masyarakat untuk tak terpengaruh oleh ungkapan yang tak berdasar dan jauh dari nilai akademik itu. Kalau Sultan Mahmud pernah menjalin diplomasi dengan musuh, tentulah Baginda tak diangkat menjadi Pahlawan Nasional. Karena perkara itu sangat sensitif bagi seorang figur Pahlawan Nasional,” terang Malik.

Poster Sultan Mahmud Riayat Syah saat memimpin Kesultanan Lingga diperkenalkan pada event tingkat Provinsi Kepri. f-istimewa

Ditambahkannya, nyatanya Sultan Mahmud Riayat Syah disahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, melalui Presiden Joko Widodo, karena sejak 1784-1811. Karena Sang Sultan sangat gigih melawan Belanda. Dan, sejak berhijrah ke Lingga 1787 sampai 1811 Baginda menerapkan strategi perang gerilya laut sehingga Belanda harus mengakui Kemerdekaan Kesultanan Lingga-Riau-Johor-Pahang dan Kedaulatan Baginda Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai Penguasa Terbesar Kesultanan tersebut.

“Kalaupah sinopsis ini yang disampaikan saat usulan kemarin. Kami yakin, sudah tidak masuk kategori pahlawan nasional lagi,” tutup Malik.

Seperti diketahui, Tim Penulis Naskah Usulan Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai Pahlawan Nasional Gerilya Laut mereka yang terlibat adalah, Dr. Drs. H. Abdul Malik, M.Pd; Prof. Dr. Susanto Zuhdi; Dr. Mukhlis PaEni; Dr. Didik Pradjoko; Drs. H. Abdul Kadir Ibrahim; M.T, Drs. Suarman; Kamarul Zaman, S.Pd; Raja Malik Hafrizal, dan Lazuardy.

Pemprov Gelar Syukuran Adat, Sambut Pahlawan Nasional.

Sultan Mahmud Riayat Syah resmi menjadi Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/Tahun 2017 Anugerah diserahkan langsung oleh Presiden Jokowi kepada ahli waris keturuan kedelapannya yaitu Tengku Husein Saleh di Istana Negara, Kamis (9/11) lalu.

Atas Anugerah ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar berbagai acara penyambutan sebagai rasa syukur dan menghargai jasa-jasa Almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah yang telah berkorban harta dan bahkan nyawa untuk Indonesia.

Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun mengatakan bahwa Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai Pahlawan Bahari yang dimiliki Kepri saat ini diharapkan menjadi motivasi dan semangat yang dititipkan untuk masyarakat di Kepri guna terus bejuang dengan semangat membangun daerah.

“Para pejuang yang telah berujang dimasa lalu dan kita nikamti kemerdekaannya maka saat inilah kita melanjutkan perjuangan mereka dengan berjuang dalam pembangunan, ekonomi, pendidikan, budaya serta agama,”ujar Nurdin.

Nurdin melanjutkan bahwa disela-sela Penyambutan tadi Tanjungpinang diguyur hujan seakan pertanda yang menggambarkan bahwa Beliau berjuang menjaga keutuhan NKRI khususnya di wilayah Kepri tidak pernah menyerah dan tanpa lelah meskipun dalam keadaan panas, hujan maupun badai dan angin kencang.

“Kejadian yang kita rasakan tadi baiknya kita ambil hikmah dan pelajaran berarti apalagi kita tahu bahwa hujan merupakan pertanda berkah yang datang dari Allah SWT semoga Kepri selalu di berkahi olehNya,” papar Nurdin.

Tak lupa Nurdin berpesan bahwa perjalanan membangun daerah masih panjang, diibaratkan sebuah perahu bernama Kepri tentu kita semua adalah para pengisi perahu tersebut dengan menjalankan tugas dibidang dan tanggungjawab masing-masing.

“Untuk itu kebersamaan diantara kita sangat dibutuhkan dalam berlayar menuju kejayaan Kepulauan Riau,” tutup Nurdin.

Sementara itu Tengku Husein Saleh selaku ahli waris dari Sultan Mahmud Riayat Syah mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat yang terus berjuang dan berperan aktif sehingga anugerah ini diberikan.

Syukuran sendiri diawali dengan pembacaan riwayat hidup Sultan Mahmud Riayat Syah oleh Budayawan Melayu Rida K. Liamsi, Dilanjutkan dengan pemberian tepuk tepung tawar oleh Gubernur Nurdin kepada Ahli Waris Tengku Husein Saleh ditutup dengan Penyerahaan tanda penghargaan pahlawan nasional dan Plakat keputusan Presiden RI dari ahli waris Tengku Husein Saleh kepada Gubernur Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekdaprov Kepri H.TS. Arif Fadillah berserta Istri Hj. Risma Rini, Asisten I dan III Raja Ariza dan Muhammad Hasbi, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Kepala-Kepala OPD, Ketua LAM Abdul Razak, Tokoh masyarakat berserta tamu undangan lainnya.(jpg)

Penjelasan MenLHK Siti Nurbaya dan Menpar Arief Yahya tentang Ijen

0
foto: @PengairanBwi

Simpang siur seputar informasi pembangunan fisik di puncak Ijen, Banyuwangi sampai juga ke Menteri Pariwisata Arief Yahya. Apalagi siulan-siulan netizen di media sosial sudah sedemikian kencang, lebih banyak yang kontra daripada yang setuju.

“Beberapa pertanyaan media yang sampai di handphone saya, langsung saya forward ke Bu Siti Nurbaya Bakar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang punya kawasan itu. Dan beliau langsung merespons cepat, terima kasih Ibu MenLHK, ini sangat membantu netizen yang ingin tahu,” jelas Arief Yahya, Menpar RI.

Menpar yang asli Banyuwangi itu, kebetulan menghadiri pagelaran Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), Sabtu 11 November 2017 lalu. Ada beberapa pejelasan Menteri Arief kepada wartawan di Pendopo Kabupaten Banyuwangi. Pertama, apa yang dibangun yaitu pagar, musholla dan toilet, sangat dibutuhkan oleh wisatawan.

Kedua, kata Arief Yahya, lokasi bangunan mushola dan toilet tidak pada lokasi yang biasa untuk melihat pemandangan dan bukan di jalur pendakian. “Mungkin ini yang perlu disosialisasikan, agar tidak menimbulkan aneka praduga,” sebut Arief Yahya dengan nada datar.

Lalu apa penjelasan MenLHK Siti Nurbaya yang dikirim ke Menpar Arief? Ini dia pointersnya:

Konstruksi dibangun dengan berbagai pertimbangan.
1.Karena lebar bibir kawah ijen hanya 2m, dengan kanan kiri kawah dan jurang sebingga perlu diantisipasi dengan pagar pengaman. Pagar dibangun dengan struktur menyerupai kayu sehingga menyatu dengan alam.
2. Pagar juga sudah ada sebelumnya dan sangat tidak aman. Pagar akan membatasi pengunjung dari kawah, karena pengunjung terlarang untuk turun ke kawah dan selama ini tidak ada pembatas meski ada papan larangan.
3. Toilet dan mushola menjawab guna memenuhi permintaan wisatawan, masyarakat dan pejabat yg ke ijen selalu mengeluhkan ketiadaan mushola shg tidak bisa sholat subuh tepat waktu.

Soal toilet dan mushala, Menpar Arief Yahya juga membenarkan, bahwa itu dibutuhkan. “Di seluruh destinasi wisata dunia, dimana pun juga butuh toilet yang bersih, bagus, nyaman. Jadi ini bagus, kalau ingin menjadi global player, harus menggunakan global standard,” kata Arief Yahya lagi.

Ini lanjutan penjelasan Menteri LHK Siti Nurbaya:

1. Yg dibangun hanya pagar pengaman, toilet, mushola. Tidak ada bangunan lain selain itu. Dan bukan kereta gantung, warung, toko, resto, hotel ataupun taman bermain. Titik mushala dan toilet pun bukan di jalur pendakian, dan tidak akan menghalangi pandangan pengunjung dr blue fire, karena terletak 226m dari titik bluefire. Tinggi pagar hanya 85 cm sehingga tidak menghalangi photographi.
2. Investornya negara, karena Ijen adalah salah satu prioritas nasional pariwisata. Anggaran pembangunan Ijen dibangun dg Dipa KLHK melalui Dipa BBKSDA Jatim Tahun Anggaran 2017.

Lalu apa komentar Menpar Arief? “Saya rasa penjelasan Bu MenLHK bagus, semoga ini bisa membantu netizen, yang ingin tahu seputar Ijen,” kata Arief Yahya. (*)